p-Index From 2021 - 2026
12.71
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Buletin Udayana Mengabdi E-Jurnal Medika Udayana Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia AL KAUNIYAH Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Molecular and Cellular Biomedical Sciences (MCBS) Qanun Medika - Medical Journal Faculty of Medicine Muhammadiyah Surabaya Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Smart Medical Journal Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Media Ilmu Kesehatan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Acta Biochimica Indonesiana Jurnal Bidan Komunitas ISM (Intisari Sains Medis) : Jurnal Kedokteran Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Abdi Insani Science Midwifery Jurnal Peduli Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bali Membangun Bali Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Jurnal Impresi Indonesia Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Of Human And Education (JAHE) Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Aesculapius Medical Journal Warmadewa Minesterium Medical Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia World Psychology Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Asian Journal of Healthcare Analytics Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Community Services Journal (CSJ) Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Indonesian Journal of Pharmacology and Therapy Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS BODY MASS INDEX (BMI) DAN DERAJAT PROTEINURIA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI DENPASAR Paramitha, I Gusti Ayu Mas Diah; Lestarini, Asri; Sari, Ni Luh Putu Eka Kartika; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Cahyawati, Putu Nita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.43217

Abstract

Diabetes melitus (DM) masih menjadi permasalahan kesehatan yang serius di dunia. Salah satu komplikasi DM tipe 2 yakni nefropati diabetik yang menyebabkan kerusakan pada struktur ginjal. DM tipe 2 timbul akibat adanya berbagai faktor risiko, seperti obesitas yang menunjukkan status gizi dan dapat diukur menggunakan body mass index (BMI). BMI menunjukkan tingkat metabolisme serta memengaruhi fungsi ginjal yang tercermin dari proteinuria pada DM tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara BMI dengan derajat proteinuria pada pasien DM tipe 2 di Denpasar. Metode yang digunakan ialah observasi analitik dengan pendekatan cross sectional serta menggunakan 50 subjek DM tipe 2 yang tersimpan di Laboratorium Biomolekuler FKIK Universitas Warmadewa. Pengumpulan data dilakukan melalui formulir yang berisi data dasar penderita, data onset, tekanan darah, kadar gula darah puasa, data BMI, serta data protein dalam urin. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (uji Spearman). Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa sebagian besar subjek berjenis kelamin laki-laki (56%), berusia 61-70 tahun (44%), memiliki riwayat menderita DM tipe 2 kurang dari 10 tahun (56%), memiliki tekanan darah kategori pre hipertensi (52%), dan memiliki gula darah puasa (GDP) yang tinggi (62%). Mayoritas subjek tergolong dalam kategori BMI normal (52%) dan memiliki proteinuria positif +1 (62%). Nilai p pada penelitian ini adalah 0,235 artinya terdapat hubungan yang tidak signifikan antara body mass index (BMI) dengan derajat proteinuria pada pasien DM tipe 2 di Denpasar.
Relationship between physical activity and hypertension in adults in the working area of Puskesmas Tampaksiring I Wacika, Dewa Ngakan Gede Sathyananda; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Suyasa, Eka Ariawan
Qanun Medika - Jurnal Kedokteran FK UMSurabaya Vol 8 No 01 (2024): Qanun Medika Vol 08 No 01 January 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jqm.v8i01.18840

Abstract

Hypertension, often known as high blood pressure, is characterized by systolic blood pressure of at least 140 mmHg and/or diastolic blood pressure of at least 90 mmHg. Lack of regular physical activity is one of the risk factors for hypertension. This study aims to analyze the relationship between physical activity and the incidence of hypertension in adulthood. This study employs a cross-sectional design and analytical observational research methodology. The number of subjects in the study were 62 hypertension subjects and 62 non-hypertension subjects. Data was collected with the IPAQ-SF questionnaire to determine the level of physical activity. Data analysis was performed using the Chi-square statistical test. The results of the univariate analysis showed that the majority of research subjects were aged 41-60 years (53.2%), female (66.9%), and 91.5% of subjects with hypertension were classified as having low physical activity. There was a strong correlation between physical activity and the incidence of hypertension, as shown by the bivariate analysis, which yielded a value of p = 0,00 (p 0,05). The conclusion of this study was that there is a relationship between physical activity and the incidence of hypertension in adulthood in the working area of Tampaksiring I public health center.
Phytochemical and Antioxidant Capacity Test on Turmeric Extract (Curcuma Longa) Traditionally Processed in Bali Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Cahyawati, Putu Nita; Udiyani, Desak Putu Citra; Wijaya, D.; Pandit, I Gde Suranaya; Wirajaya, Anak Agung Ngurah Mayun
Bali Membangun Bali: Jurnal Bappeda Litbang Vol 1 No 2 (2020): August 2020
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51172/jbmb.v1i2.115

Abstract

Purpose: The purpose of this study was to determine the ways and objectives of the use of turmeric by Balinese, as well as the phytochemical content and antioxidant capacity of turmeric extract which is traditionally processed in Bali. Research methods: The method and purpose of utilizing turmeric were obtained through observation and interviews with 900 Balinese respondents. Quantitative phytochemical tests include starch, protein, flavonoid, tannin, phenol and vitamin C levels and qualitatively for the presence of triterpenes, steroids, alkaloids, and saponins. Antioxidant capacity was measured using the DPPH method. Findings: Through this research, we found there were only 36.8% of respondents had ever used turmeric as a traditional medicine. Utilization of turmeric was mostly in the form of loloh or traditional drinks. Phytochemical test results showed turmeric extract had 67.38% starch, 3.42% protein, 2709.39 mg/100 gr flavonoids, tannins 291.64 mg/100gr, phenol 1584.04 mg/100 gr, and vitamin C 0.06 mg/100gr. Qualitatively, turmeric extract contained triterpenes, alkaloids, and saponins, but did not contain steroids. The antioxidant capacity of turmeric extract was 70.9 mg/L GAEAC. Implications: Turmeric extract is a traditional medicine made from nature that is most commonly used by Balinese and very potential to be developed as an antibacterial, antioxidant, anti-inflammatory, or other benefits that still need further investigation.
Chemical and Microbiological Characteristics of Sei-Pindang Tuna Fish I Gde Suranaya Pandit; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda; I Nengah Suaria
Formosa Journal of Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjmr.v2i12.7258

Abstract

Pindang is a fishery processing product that plays an important role in post-harvest activities. Pindang products have a relatively short shelf life, namely less than 2 days at room temperature. Smoking is a drying technique used to maintain the shelf life of fish by using wood fuel as a smoke producer. Pindang tuna that has undergone the smoking process is given the name Sei-Pindang Ikan Tongkol. The aim of this research is to determine the chemical and microbiological characteristics of Sei-Pindang Tuna Fish. The results showed that sei-pindang tuna had a water content of 44.69 ± 0.66%, histamine content of 11.88 ± 1.12 mg N/100 g, total volatile bases content of 43.23 ± 0.22 mg N/100 g and the total number of bacteria was 2.1 x104 ± 1.2 x103 cfu/g.
Pelatihan Penanganan Cedera Leher dan Patah Tulang pada Petugas Puskesmas III Denpasar Selatan Lestarini, Asri; Sumadewi, Komang Trisna; Aryastuti, Sri Agung; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 2 No 4 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v2i4.814

Abstract

Angka kejadian patah tulang maupun cedera leher pada kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih tinggi. Puskesmas III Denpasar Selatan menjadi salah satu tempat penanganan pasien dengan cedera leher dan patah tulang. Masalah yang dihadapi Petugas Puskesmas di bagian gawat darurat adalah kurangnya pelatihan dan penyegaran kembali mengenai penanganan cedera leher dan patah tulang, serta kurangnya peralatan yang memadai. Solusi masalah tersebut yaitu penyuluhan, pelatihan dan pendampingan penanganan cedera leher dan patah tulang, serta pemberian peralatan. Kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan dilakukan di Puskesmas III Denpasar Selatan, dengan 14 petugas gawat darurat Puskesmas III Denpasar Selatan. Hasil program ini adalah adanya peningkatan pengetahuan yang dilihat dari hasil rerata postest (85,86) lebih tinggi dari hasil rerata pretest (70,43). Setelah diobservasi, didapatkan peningkatan kemampuan peserta untuk penanganan cedera leher dan patah tulang. Diharapkan dapat dilakukan kegiatan yang serupa sehingga menyegarkan kembali petugas Puskesmas III Denpasar Selatan dalam penanganan cedera leher dan patah tulang.
The Relationship Between Sleep Quality and Depression Level in Students During the Covid-19 Pandemic Period Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Yamamoto, Sota; Kobayashi, Riko
World Psychology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/wp.v4i1.799

Abstract

The Covid-19 pandemic has caused significant disruptions in daily life, leading to various mental health challenges, particularly among students. Sleep quality and depression are closely related, with poor sleep often contributing to higher levels of depression. During the pandemic, changes in daily routines, increased stress, and social isolation have likely affected both sleep patterns and mental health. This study aims to investigate the relationship between sleep quality and depression levels in students during the Covid-19 pandemic period. A cross-sectional design was employed, with 300 university students completing an online survey. Sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), and depression levels were measured with the Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9). The results indicated that students reporting poor sleep quality had significantly higher depression scores compared to those with better sleep quality. A negative correlation was found between sleep quality and depression levels, with poorer sleep associated with higher depression severity. The study concludes that poor sleep quality is a significant predictor of increased depression in students during the pandemic. These findings emphasize the need for interventions targeting sleep improvement as part of mental health support for students during and beyond the Covid-19 crisis.
The Impact of Cognitive-Behavioral Therapy on Decreased Symptoms of PTSD in Victims of Natural Disasters Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Tan, Ethan; Lim, Sofia
World Psychology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/wp.v4i1.800

Abstract

Post-traumatic stress disorder (PTSD) is a significant mental health issue faced by individuals who have experienced natural disasters. Survivors of such events often endure long-lasting psychological effects, including flashbacks, hyperarousal, and emotional numbness, which hinder their ability to reintegrate into normal life. Cognitive-behavioral therapy (CBT) has emerged as an effective intervention for PTSD, offering tools for individuals to reframe distressing thoughts and regulate emotional responses. This study investigates the impact of CBT on the symptoms of PTSD in victims of natural disasters. The primary aim is to evaluate whether CBT can reduce the severity of PTSD symptoms in affected individuals. A quasi-experimental design was used, with 100 participants who were victims of a recent natural disaster. Participants underwent 8 weeks of CBT sessions, with pre- and post-assessment using the PTSD Checklist for DSM-5 (PCL-5). The results indicated a significant reduction in PTSD symptoms, with a marked decrease in both intrusive thoughts and hyperarousal behaviors. The findings suggest that CBT is an effective therapeutic approach for alleviating PTSD symptoms in disaster survivors. The study concludes that integrating CBT into post-disaster mental health care programs can significantly improve the well-being of disaster victims.
Ulasan: Beberapa Jamur Liar yang Berpotensi Menyebabkan Keracunan di Indonesia Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Pandit, I Gede Suranaya; Putra, Ivan Permana
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol. 18 No. 1 (2025): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v1i1.34781

Abstract

AbstrakJamur merupakan fungi dengan bentuk makroskopik yang terdistribusi pada berbagai relung ekologi. Pemanfaatan jamur sebagai bahan pangan dan medis telah dilakukan sejak lama di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Namun, karena secara morfologi tubuh buah jamur sering kali terlihat identik antara satu dengan lainnya, keracunan jamur menjadi resiko yang sering muncul. Hingga saat ini catatan keragaman, potensi pemanfaatan, dan informasi mengenai keracunan jamur liar di Indonesia masih sangat minim. Ulasan ini bertujuan untuk memberikan informasi beberapa jamur liar beracun (hasil penelitian penulis, diskusi dengan penggiat jamur, dan studi literatur) yang dilengkapi dengan deskripsi jamur sebagai media diseminasi ilmu mikologi. Sebanyak 11 kelompok jamur diuraikan pada tulisan ini yaitu Amanita spp., Chlorophyllum molybdites, Clarkeindat trachodes, Cantharocybe cf. virosa, dan Coprinus spp. Pada fase tua, Gymnopilus sp., Inocybe sp., Lepiota sp., Panaeolus sp., Podostroma cornu-damae, dan Scleroderma spp.Beberapa jamur tersebut telah dilaporkan menyebabkan keracunan hingga kematian di Indonesia. Sebagian besar kasus keracunan terjadi akibat kesalahan identifikasi beracun sebagai jamur edible. Namun, beberapa  genus jamur yang dilaporkan juga memiliki spesies yang bisa dikonsumsi pada jenis yang tepat atau umur tubuh buah. Identifikasi yang baik dan pengalaman saat merambah jamur liar merupakan salah satu cara untuk membedakan jamur liar beracun dan konsumsi.AbstractMushrooms are macroscopic forms of fungi that are distributed in various ecological niches. The utilization of mushrooms as food and medical ingredients has been done for a long time all over the world, including Indonesia. However, because morphologically the fruiting bodies of mushrooms often look identical to each other, mushroom poisoning is a risk that often arises. Until now, records of diversity, potential utilization, and information on wild mushroom poisoning in Indonesia are still minimal. This review aims to provide information on several poisonous wild mushrooms (the results of the author's research, discussions with mushroom activists, and literature studies) equipped with mushroom descriptions as a medium for disseminating mycological science. A total of 11 groups of fungi are described in this paper, namely Amanita spp., Chlorophyllum molybdites, Clarkeindat trachodes, Cantharocybe cf. virosa, and Coprinus spp. in the old phase, Gymnopilus sp., Inocybe sp., Lepiota sp., Panaeolus sp., Podostroma cornu-damae, and Scleroderma spp. Some of these fungi have been reported to cause poisoning and death in Indonesia. Most of the poisoning cases occurred due to misidentification of the poisonous mushrooms as edible mushrooms. However, some of the reported fungal genus mushrooms also have species that can be consumed at the right type or age of the fruiting body. Good identification and experience when foraging for wild mushrooms is one way to differentiate between poisonous and edible wild mushrooms.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Limbah Kulit Jeruk Siam Kintamani (Citrus nobilis) dengan Pelarut Polar, Semipolar, dan Nonpolar Nirmalasari, Ni Kadek Diah Ayu; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Udiyani, Desak Putu Citra; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Dewi, Erly Sintya
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.19385

Abstract

Jeruk memiliki banyak komponen nutrisi yang berperan sebagai sumber antioksidan alami. Namun, sebagian besar nutrisi tersebut terdapat pada kulit jeruk yang jarang dimanfaatkan. Kulit Jeruk Siam mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, vitamin C, likopene, pektin, serta tannin, sehingga memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan pada limbah kulit jeruk siam kintamani dengan berbagai jenis pelarut. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi, dan pengujian aktivitas antioksidan dilakukan melalui metode Diphenylpicrylhydrazil (DPPH). Hasil dari penelitian ini adalah pelarut metanol berhasil mengubah larutan DPPH yang memiliki warna ungu menjadi berwarna kuning, selain itu pengujian dengan pelarut etil asetat juga mampu mengubah larutan DPPH menjadi warna kuning atau bening. Namun perubahan warna dari ungu ke kuning tidak tampak signifikan pada pelarut n-hexana. Nilai IC50 untuk pelarut metanol sebesar 136,17 atau 0,13617 mg/ml, etil asetat sebesar 1412,05 atau 1,41205 mg/ml dan n-hexana sebesar 1736,71 atau 1,73671 ml/mg. Apabila ketiganya dibandingkan maka dapat disimpulkan pelarut metanol memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dibandingkan dengan pelarut lainnya.
Pelatihan Pemilahan Sampah dan Eco Enzyme Guna Pengembangan dan Menggagas Rumah Kompos Menjadi Wahana Eduwisata Di Gianyar Bali Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Pandit, I Gede Suranaya; Dewi, Ni Wayan Erly Sintya; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung
Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Welfare : June 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/welfare.v1i2.531

Abstract

The government system in Indonesia, the village or ward, is the lowest organizational unit of government. The rural population is the essential capital of development. If the rural population can be fostered as well as possible, then it is hoped that it will become a very valuable human resource for development. In this regard, the government establishes policies, especially in the area of equal distribution of opportunities to obtain education and information for all Indonesians, that are directed at increasing the nation's intelligence and increasing the ability to participate in development activities. Batu Putih Kenek is a village area with a population that is classified as not too dense. Through the latest data obtained from the village office and the results of interviews with the head and village officials, we obtained data on the population of Batu Putih Kenek Village, namely 2,965 people, with details by gender, namely male population = 1,390 people and female population = 1,573. In implementing the village library, many obstacles arise, among them inadequate human resource competence, low public interest in reading, a limited number of collections, and the most dominant problem, the limited budget for the development of the library itself. Even though the library has a significant and strategic role as a partner in supporting the national goal, namely educating the nation's youth, the allocation of funds for library development still needs to be improved. Because this problem is fundamental in nature, it directly impacts all library development programs at all types and levels, especially at the village or ward library level.
Co-Authors Aceng Ali Awaludin Agus Santosa Anak Agung Gede Budhitresna, Anak Agung Gede Anak Agung Gede Raka Gunawarman Anak Agung Istri Kaila Kirtaniya Anak Agung Raka Budayasa Anak Agung Sri Agung Aryastut Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anny Eka Pratiwi Apriliasari, Komang Vitri Apriliasari Aryastuti , Anak Agung Sri Agung Asri Lestarini Asri Lestarini Asri Lestarini Asri Lestarini Asri Lestarini Bayuningrat I Gusti Ngurah Made Bunga Mardhotillah Cahyawati , Putu Nita Cahyawati, Putu Nita Cokorda Agung Prasetya Dwipayana D. Wijaya Dariraditya Pemayun, Tjokorda Gde Agung Deivita, Yan Desak Putu Citra Udiyani Desak Putu Citra Udiyani Dewa Ngakan Gede Sathyananda Wacika Dewi, Erly Sintya Dewi, Ni Kadek Evi Komala Dewi, Ni Wayan Erly Sintya Dewvi, Putu Ayu Savitri Didik Cahyono Dwiyami, Made Indriyani Eka Ariawan Suyasa Erlita Khrisinta Dewi Gde Candra Yogiswara Gede Budhitresna, Anak Agung Gunawan, Untung Gusti Ayu Putu Ratna Wati Heppi Syofya, Heppi Hotnida Nainggolan I Gde Suranaya Pandit I Gde Suranaya Pandit I Gede Suranaya Pandit I Gede Suranaya Pandit I Gede Suranaya Pandit I Gusti Agung Made Adnyana Putra I Gusti Ngurah Kezawa Arisurya I Ketut Irianto I Komang Satriya Wibawa I Made Wandia, I Made I Made Wira Supanji I Nengah Suaria I Putu Gede Eka Ariawan Suyasa, I Putu Gede Eka Ariawan I Putu Jaya Suputra I Putu Rustama Putra I Putu Wirasatya Eka Putra I Wayan Eka Arsana I Wayan Putu Sutirta Yasa I Wayan Sudiarta I Wayan Sumardika I Wayan Wesna Astara Ian Astarina Mas'ud Imam Jayanto Ivan Permana Putra Kobayashi, Riko Komang Vitri Apriliasari Apriliasari Lestarini, Asri Lim, Sofia Luh Gde Evayanti Luh Gede Pradnyawati Luh Gede Sri Yenny Made Indra Wijaya MADE RATNA SARASWATI . Maidelwita, Yani Meilla Ayu Suryaningsih Ni Kadek Inka Widyasastrawati Ni Kadek Novia Puspita Dewi Ni Ketut Witri Cahyani Ni Luh Anik Puspa Ningsih Ni Luh Putu Eka Kartika Sari Ni Made Wenny Novtana Dharma Putra Ni Nyoman Yuni Wiastri Ni Putu Indah Kusumadewi Riandra Ni Wayan Ni Wayan Diana Ekayani Ni Wayan Erly Sintya Dewi Ni Wayan Erly Sintya Dewi Ni Wayan Rusni Ni wayan Sedani, Ni wayan Ni Wayan Widhidewi Ningsih, Ni Luh Anik Puspa Nirmalasari, Ni Kadek Diah Ayu Nita Cahyawati, Putu Pandit I Gde Suranaya Parameswara, A A Gde Agung Paramitha, I Gusti Ayu Mas Diah Pebrianti, Kadek Tari Pradnyawati, Luh Gede Prima Dewi Kusumawati Pt Amelia Agustini Siadja Pt Amelia Agustini Siadja Putra, I Putu Rustama Putra, Made Rangga Dwinanta Putri, Anak Agung Ayu Radismarani Putri, Esha Manahcika Putu Ayunda Trisnia Putu Nita Cahyawati Putu Nita Cahyawati Putu Nita Cahyawati Putu Nita Cahyawati Putu Nita Cahyawati Rabith Madah Khulaili Harsya Ratna Juwita Ratna Juwita, Dewa Ayu Putu Restu Widyo Sasongko Riandra, Ni Putu Indah Kusumadewi Ruspita Sari, Ni Ketut Adelia Sari, Made Harlina Purnama Sari, Ni Luh Putu Eka Kartika Sintya, Erly Sri Agung Aryastuti Sri Agung Aryastuti, Anak Agung Suarni, Ertati Sudiadewi, Ni Putu Eka Sumadewi, Komang Trisna Sunariasih, Ni Nyoman Suyasa, Eka Ariawan Suyasning Hastiko Indonesiani Tan, Ethan Tanjung Subrata Tjokorda Gde Agung Dariraditya Pemayun Udiyani , Desak Putu Citra Udiyani, Desak Putu Citra Utami, Cahyaning Rini Wacika, Dewa Ngakan Gede Sathyananda Wardana, Made Kusuma Wesna Astara, I W2 Widya Lusi Arisona Wijaya, D. Winarningsih, Rahayu Arum Wirajaya, Anak Agung Ngurah Mayun Wirajaya, Anak Agung Ngurah Mayun Yamamoto, Sota Yogiswara, Gde Candra Yoni, Putu Diah Paramitha Dwi Zulfayeni Zulfayeni