Claim Missing Document
Check
Articles

Membangun Resiliensi Ekonomi Wilayah Melalui Kewirausahaan Muda: Integrasi Pengalaman Bertani dan Dukungan Keluarga di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan Arsyad, Kisman Awaluddin; Yunandar2, Detia Tri; Nuryanti, Nuryanti
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 32, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.114769

Abstract

Sektor pertanian Indonesia menghadapi krisis regenerasi, ditandai dominasi petani berusia di atas 45 tahun dan rendahnya keterlibatan pemuda di tengah bonus demografi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi, lingkungan keluarga, dan pengalaman bertani terhadap minat kewirausahaan agribisnis pemuda di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional survey terhadap 400 pemuda usia 19–39 tahun yang dipilih melalui stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS 26. Hasil menunjukkan bahwa motivasi, lingkungan keluarga, dan pengalaman bertani berpengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun simultan terhadap minat kewirausahaan agribisnis, dengan kontribusi sebesar 52,7% (R²=0,527). Lingkungan keluarga merupakan faktor paling dominan, diikuti pengalaman bertani dan motivasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik melalui penguatan motivasi, optimalisasi peran keluarga, serta peningkatan pengalaman praktis untuk mendorong kewirausahaan agribisnis pemuda dan memperkuat ketahanan ekonomi wilayah.
Memperkenalkan Budaya Belis Manggarai Melalui Teknologi Digital: Pendekatan Kognitivisme Dalam Pembelajaran IPS Tanggur, Femberianus Sunario; Shole, Moh.; Saddam, Saddam; Nuryanti, Nuryanti; Wisnuwardana, I Gede Wayan
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59098/jipend.v9i2.2001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan teknologi digital dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya Belis Manggarai melalui pendekatan kognitivisme dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat sekolah dasar. Dengan perkembangan teknologi digital yang pesat, pendidikan dihadapkan pada tantangan dalam mengintegrasikan budaya lokal, khususnya budaya Belis, ke dalam kurikulum sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan guru, siswa, dan tokoh masyarakat sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital seperti video interaktif dan aplikasi pembelajaran meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam memahami budaya Belis. Teknologi digital memungkinkan siswa untuk belajar secara lebih interaktif dan multisensori, memfasilitasi pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai budaya Belis. Temuan utama penelitian ini adalah bahwa pembelajaran berbasis teknologi digital tidak hanya membuat pembelajaran lebih menarik dan relevan, tetapi juga memperkuat keterlibatan emosional siswa terhadap budaya lokal mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metode pengajaran yang inovatif untuk melestarikan budaya lokal di era digital.
Implementation of Strengthening the Profile of Pancasila Students in Indonesian Learning Containing Cultural Values of Wayang Stories in Elementary Schools Nuryanti, Nuryanti; Slamet, Sty; Daryanto, Joko
Journal of Basic Education Research Vol 6 No 2 (2025): May
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jber.v6i2.1724

Abstract

Purpose of the study: This study aims to analyze the implementation of Indonesian language learning embedded with local cultural values from wayang stories to strengthen the dimensions of the Pancasila Student Profile at the elementary school level. Methodology: This study used a qualitative descriptive approach with a bounded case study design. Data were collected using interview instruments validated by education experts, classroom observations, and documentation analysis. The data were analyzed using Miles and Huberman's interactive model to identify planning, implementation, challenges, and perceptions in cultural-based learning. Main Findings: The study found that integrating wayang stories into Indonesian language learning increased students' engagement and understanding of character values such as honesty, responsibility, and cooperation. Teachers showed creativity in designing learning activities but still encountered challenges in evaluation tools and time constraints. Localized story adaptation and collaboration with cultural communities became effective strategies to overcome these barriers. Novelty/Originality of this study: This study introduces a structured learning model that combines language learning with cultural narratives to reinforce character education aligned with the Pancasila Student Profile. It contributes to the development of culturally responsive pedagogy and offers practical solutions for embedding local wisdom into the national curriculum
3 Fakta Menarik Tentang Kedudukan dan Peran Pendidikan Islam dalam Sistem Pendidikan Nasional Adisel, Adisel; Nuryanti, Nuryanti; Pulungan, Muhammad Rezki
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 5 No. 1 (2022): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v5i1.3635

Abstract

The purpose of this research is to know what are the roles and positions of Islamic Education in National Education. This type of research is library research. The data collection of this research was taken from primary and secondary data sources. The results of the study, that the role and position of Islamic education in national education, namely: 1) Religious education is held by the government and community groups of religious adherents, in accordance with statutory regulations. 2) Religious education serves to prepare students to become members of the community who understand and practice the values ​​of their religious teachings and/or become experts in religious knowledge. 3) Religious education can be held in formal, informal and non-formal education channels. Religious education is in the form of diniyah education, pesantren, pasraman, pabhaja samanera and other similar forms. In conclusion, the position of Islamic education in the national education system is flexible, sometimes as a subject and sometimes as an institution (educational unit). Religious education as a source of values ​​and part of national education. Religious education has an urgent role in developing the potential of students to have religious spiritual strength, noble character and Muslim personality (specifically Islam). Keywords: Position of Islamic Education, National Education System.
Integration of Puppet Story Cultural Values in Strengthening the Character of Elementary School Students Nuryanti, Nuryanti; Slamet, St. Y.; Daryanto, Joko
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109818

Abstract

This study aims to analyze the form of integration of the cultural value of wayang stories in Indonesian learning in elementary schools, describe the perception of teachers and students of the character values contained in the puppet story, and identify the challenges of its implementation as a character strengthening strategy. The research uses a descriptive qualitative approach with a staked case study design focused on grade IV of SDN 1 Tawangharjo involving 1 classroom teacher and 25 fourth-grade students as research subjects. Data was collected through in-depth interviews, participant observations, and documentation, and analyzed using thematic-interactive analysis techniques with data triangulation. The results of the study show that wayang stories are used contextually in the planning and implementation of learning that contains character values such as responsibility, courage, and mutual cooperation. Teachers develop thematic modules based on local stories, but still face obstacles in the formulation of value indicators, limitations in visual media, and students' symbolic understanding. The implications of these findings underscore the need to develop a curriculum based on local culture, value literacy training for teachers, and continuous evaluation of students' character. This research contributes significantly to strengthening culturally and contextually relevant character learning in elementary schools by providing a practical framework for integrating local cultural values into formal education curricula.
Co-Authors . Harwoko Abyanuddin Salam Adibtia, Eggi Zulfahri Adisel, Adisel Agoeng Noegroho, Agoeng Agung Wibowo Agus Ganjar Runtiko Akhmad Kharis Nugroho ALWIZAR ALWIZAR, ALWIZAR Amien, Muhammad Andiwi Meifilina, Andiwi ARI WAHYUDI Arsyad, Kisman Awaluddin Aulia Fitri, Aulia Azhar, Ade Rizki Azhar, Ade Rizkia Azizah, Adelina Nur Banun Sri Haksasi Basuki, Hery Betry, Betry Budi Haryanto Dasopang, Helmi Rostiana Detia Tri Yunandar Didin Mujahidin Dwi Septi, Ani Rizki Edwin Mirzachaerulsyah Eka Prasasti Nur Rachmani Eko Handoyo Endah Siswati Eni Fariyatul Fahyuni Evani, Sheptia fahreza, Arta Fareza, Muhamad Salman Fitri Fitri Fredy Hermanto, Fredy Garba, Malami Muhammad Gitanti Rohman Gitanti Rohman, Gitanti Hanif Nasiatul Baroroh Hasan, Nahrul Hasanah, Nurjannatul Helmiati Helmiati HENDRI WASITO Hening Pratiwi Hening Pratiwi, Hening Hidayat Hidayat Ibnu Hurri Indra Zultiar Indrajaya, Nathan Ismail Rokhim, Ismail Jeanita, Rani Saskia Jeanita, Rani Saskia Joko Daryanto JR, Tri Yutdo JUBAEDAH JUBAEDAH, JUBAEDAH Kadar M. Yusuf, Kadar M. Kaloka, Dinda Faradilia Putri Khairul Amin Lili Marliyah Lili Marliyah Lubis, Haniah M Nazir, M Madarina Julia Maghfiroh, Nurmaida Maliana, Dina Mansyur, Nur Indah Ma’rifah, Sa’idatul Meifilina , Andiwi Mubarak, Rais Mulyantini, Sri Nia Kurnia Sholihat Nia Kurnia Sholihat, Nia Kurnia Nugroho, Akmad Kharis Nur Fadhila Gunawan, Ridha Nur Sakinah Nurkamila, Safrina Ose, Anjelina Mariani Parasdya, Sekar Diva Prastiwi, Cahyarini Dwi Prastyanti, Shinta Pratama, Seftian Sanju Prihastuti, Asepma Hygi Pulungan, Muhammad Rezki Purnomo, Wahyudi Putra, Apria R. Soelistijanto Rahmahwati, Devita Sukma Rahmandari, Ismi Arifiana Rehana Rehana Ridha Ahida rizca Ronny Martien Saddam Saddam, Saddam Saipul Al Sukri Sari, Suci Wulan Selfia, Rahma Shole, Moh Shole, Moh. Sibaweh, Imam Slamet . Slamet, STY Soelistijanto, Raden Sri Murhayati St. Y. Slamet SUBEKTI, RUMINTO Supriyanto, Dedi Supriyatna, Reza Sutrisno, Gracelia Imelda Tanggur, Femberianus Sunario Tri Marhaeni Pudji Astuti Tuti Sri Suhesti Utami, Vitis Vini Fera Ratna Utami, Vitis Vini Vera Ratna Vitis Vini Fera Vitis Vini Fera, Vitis Vini Warsinah Warsinah Warsinah Warsinah Warsinah Warsinah Windhiana Sapti Argi Windhiana Sapti Argi, Windhiana Sapti Wisnuwardana, I Gede Wayan Yaldi, Yusri Yuliadi Erdani, Yuliadi Yunandar2, Detia Tri Zaitun Zaitun Zulfadil, Zulfadil