Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS DISIPLIN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA MELALUI KOMPETENSI PADA UPT SMP NEGERI 4 SATAP SABBANG SELATAN DI KABUPATEN LUWU UTARA Sukmawati, Sukmawati; Setiawan, Lukman; Karim, Abdul
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.6002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin dan motivasi terhadap kinerja guru melalui kompetensi sebagai variabel mediasi pada UPT SMP Negeri 4 Satap Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori untuk menguji hubungan kausal antarvariabel. Populasi penelitian terdiri atas seluruh guru UPT SMP Negeri 4 Satap Sabbang Selatan dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi maupun kinerja guru. Kompetensi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru serta mampu memediasi hubungan antara disiplin dan motivasi dengan kinerja guru. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa peningkatan disiplin kerja dan motivasi akan mendorong terbentuknya kompetensi yang lebih baik sehingga berdampak pada peningkatan kinerja guru. Implikasi penelitian memberikan rekomendasi kepada pihak sekolah untuk memperkuat budaya disiplin, meningkatkan motivasi kerja melalui sistem penghargaan dan pengembangan profesional, serta menyelenggarakan program peningkatan kompetensi secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan kinerja guru. This study aims to examine the influence of discipline and motivation on teacher performance through competence as a mediating variable at UPT SMP Negeri 4 Satap Sabbang Selatan, North Luwu Regency. The study employed a quantitative approach using an explanatory research design to investigate the causal relationships among the research variables. The population consisted of all teachers at UPT SMP Negeri 4 Satap Sabbang Selatan, with a total sample of 32 respondents selected using a saturated sampling technique. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS version 4. The findings reveal that discipline and motivation have positive and significant effects on both competence and teacher performance. Competence also has a positive and significant effect on teacher performance and mediates the relationships between discipline, motivation, and teacher performance. These findings indicate that improving work discipline and motivation enhances teacher competence, which ultimately leads to better teacher performance. The study recommends that school management strengthen a culture of discipline, enhance teacher motivation through appropriate reward systems and professional development, and implement continuous competency development programs to improve the quality of teaching and overall teacher performance.
ANALISIS KOMPETENSI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA MELALUI MOTIVASI KERJA PADA PT VALE INDONESIA Sulfadly, Sulfadly; Setiawan, Lukman; Karim, Abdul
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.6003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada PT Vale Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori untuk menguji hubungan kausal antarvariabel. Populasi penelitian berjumlah 254 karyawan PT Vale Indonesia, dengan sampel sebanyak 72 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja maupun kinerja karyawan. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan serta mampu memediasi hubungan antara kompetensi dan disiplin kerja dengan kinerja karyawan. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa peningkatan kompetensi yang didukung oleh penerapan disiplin kerja yang baik akan meningkatkan motivasi kerja sehingga berdampak pada peningkatan kinerja karyawan secara berkelanjutan. Implikasi penelitian memberikan rekomendasi kepada manajemen PT Vale Indonesia untuk mengembangkan program peningkatan kompetensi, memperkuat budaya disiplin kerja, serta menerapkan strategi yang mampu meningkatkan motivasi kerja guna mendukung produktivitas dan efektivitas kinerja karyawan. This study aims to examine the influence of competence and work discipline on employee performance through work motivation as a mediating variable at PT Vale Indonesia. The study employed a quantitative approach using an explanatory research design to investigate the causal relationships among the research variables. The population consisted of 254 employees of PT Vale Indonesia, with a sample of 72 respondents selected using a purposive sampling technique. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS version 4. The findings reveal that competence and work discipline have positive and significant effects on both work motivation and employee performance. Work motivation also has a positive and significant effect on employee performance and mediates the relationships between competence, work discipline, and employee performance. These findings indicate that improving employee competence and strengthening work discipline enhance work motivation, which ultimately leads to better employee performance. The study recommends that PT Vale Indonesia implement sustainable competency development programs, strengthen work discipline, and adopt strategies that enhance employee motivation to improve organizational productivity and overall performance.
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA ANGGOTA BIDPROPAM MELALUI KOMITMEN ORGANISASI PADA POLDA SULAWESI SELATAN Musu, Martha Alvin; Setiawan, Lukman; Abduh, Thamrin
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.6007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan motivasi terhadap kinerja anggota Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) melalui komitmen organisasi pada Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh anggota Bidpropam Polda Sulawesi Selatan dengan jumlah sampel sebanyak 61 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Analisis meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi, dan analisis jalur (Path Analysis) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Disiplin kerja dan motivasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggota Bidpropam. Komitmen organisasi terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja sekaligus memediasi pengaruh disiplin kerja dan motivasi terhadap kinerja anggota. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan disiplin kerja dan motivasi akan memperkuat komitmen organisasi sehingga mampu meningkatkan kinerja anggota secara optimal. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi pada penguatan disiplin kerja, peningkatan motivasi, dan pengembangan komitmen organisasi sebagai strategi peningkatan kinerja anggota Bidpropam Polda Sulawesi Selatan. This study aims to examine the influence of work discipline and work motivation on the performance of members of the Professional and Internal Affairs Division (Bidpropam) through organizational commitment at the South Sulawesi Regional Police. This study employed a quantitative approach using an explanatory survey design. The population consisted of all Bidpropam personnel of the South Sulawesi Regional Police, while the sample comprised 61 respondents selected using a saturated sampling technique. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). The analytical procedures included validity testing, reliability testing, multiple regression analysis, and Path Analysis to examine both direct and indirect relationships among the variables. The findings reveal that work discipline and work motivation have positive and significant effects on organizational commitment. Both variables also significantly improve employee performance. Organizational commitment positively influences employee performance and serves as an intervening variable in the relationship between work discipline, work motivation, and performance. These findings indicate that strengthening work discipline and enhancing work motivation contribute to stronger organizational commitment, which ultimately improves the performance of Bidpropam members. The study recommends that the South Sulawesi Regional Police strengthen human resource management policies focusing on discipline, motivation, and organizational commitment to achieve sustainable improvements in employee performance.
PERAN MOTIVASI DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN TENAGA KEPENDIDIKAN MELALUI MUTASI PADA UNIVERSITAS BOSOWA Muflihunna, Siti Vitia; Remmang, Hasanuddin; Setiawan, Lukman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.7763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek mediasi mutasi pada pengaruh motivasi dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan Universitas Bosowa. Metode penelitian yang digunakan adlah pendekatan kuantitatif dengan Teknik analisis data Struktural Equation Modeling (SEM) berbasis partial least square (PLS). data dikumpulkan melalui kuesioner yang di sebarkan kepada 81 karyawan Tenaga Kependidikan Universitas Bosowa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutasi, serta terhadap kinerja karyawan secara langsung. Selain itu, mutasi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sekaligus memediasi secara signifikan hubungan antara motivasi dan komitmen organisasi terhadap kinerja. Nilai R-Square (R²) yang diperoleh untuk variabel mutasi sebesar 0,633, dan untuk variabel kinerja karyawan sebesar 0,733, yang menunjukkan bahwa model memiliki daya jelas prediktif yang kuat terhadap variabel-variabel tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan motivasi, komitmen organisasi, dan mutasi kerja yang efektif dapat secara simultan meningkatkan kinerja pegawai secara optimal This research aims to analyze the mediating effect of job mutation on the influence of work motivation and organizational commitment on employee performance at Universitas Bosowa. The research employed a quantitative approach using Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Squares (PLS) method. Data were collected through questionnaires distributed to 81 administrative employees (tenaga kependidikan) of Universitas Bosowa. The results reveal that both work motivation and organizational commitment have a positive and significant effect on job mutation, as well as a direct positive and significant effect on employee performance. Furthermore, job mutation is also proven to have a positive and significant effect on employee performance, while significantly mediating the relationship between work motivation, organizational commitment, and performance. The R-Square (R²) value obtained for the job mutation variable is 0.633, and for the employee performance variable is 0.733, indicating that the model has strong predictive power for these variables. These findings suggest that effective management of work motivation, organizational commitment, and strategic job mutation can simultaneously and optimally enhance employee performance.
IMPLEMENTASI VESSEL TRAFFIC SERVICES (VTS) DI WILAYAH KERJA DISTRIK NAVIGASI TIPE A KELAS I MAKASSAR Risal Riadi; Thamrin Abduh; Lukman Setiawan
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.7811

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis tingkat kompetensi operator Vessel Traffic Service (VTS) pada Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Makassar, mengingat peran strategis mereka dalam menjamin keselamatan pelayaran serta efisiensi arus lalu lintas kapal. Kompetensi operator VTS menjadi komponen fundamental yang harus memenuhi standar internasional yang ditetapkan oleh International Association of Marine Aids to Navigation and Lighthouse Authorities (IALA), khususnya standar IALA V103/1 yang mengatur kualifikasi dan kemampuan minimal bagi petugas VTS. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen standar operasional. Data dianalisis menggunakan metode analisis tematik untuk memetakan pola kompetensi aktual, menemukan kesenjangan kompetensi, serta mengidentifikasi kebutuhan peningkatan dan pelatihan lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar operator telah memenuhi persyaratan kompetensi dasar sesuai standar IALA, terutama dalam aspek komunikasi maritim, prosedur layanan lalu lintas, serta pengawasan pergerakan kapal. Namun, ditemukan pula beberapa aspek yang memerlukan peningkatan, khususnya terkait penguasaan teknologi navigasi terbaru, kemampuan pengambilan keputusan dalam situasi darurat, serta penerapan manajemen risiko lalu lintas laut. Selain itu, pelatihan berbasis simulasi dan program sertifikasi ulang secara berkala dianggap penting untuk menjaga konsistensi kompetensi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi operator VTS merupakan elemen vital dalam menjamin keselamatan pelayaran dan mendukung efisiensi navigasi, sehingga penguatan kemampuan teknis dan penyegaran kompetensi harus menjadi prioritas berkelanjutan dalam pengelolaan SDM VTS. This study analyzes the competency levels of Vessel Traffic Service (VTS) operators in the Class I Type A Navigation District of Makassar, given their strategic role in ensuring shipping safety and efficient vessel traffic flow. The competence of VTS operators is a fundamental component that must meet international standards set by the International Association of Marine Aids to Navigation and Lighthouse Authorities (IALA), particularly the IALA V103/1 standard, which regulates the minimum qualifications and capabilities for VTS officers. This study uses a qualitative descriptive approach, with data collected through in-depth interviews, direct observation, and the review of standard operating documents. The data were analyzed using thematic analysis to map actual competency patterns, identify competency gaps, and determine the need for improvement and further training. The results of the study show that most operators have met the basic competency requirements set by IALA standards, particularly in maritime communication, traffic service procedures, and vessel movement monitoring. However, several aspects were found to require improvement, particularly mastery of the latest navigation technology, decision-making skills in emergencies, and the application of maritime traffic risk management. In addition, simulation-based training and periodic recertification programs are considered essential to maintain competency consistency. Overall, this study confirms that VTS operator competency is a vital element in ensuring shipping safety and supporting navigation efficiency, so that strengthening technical capabilities and refreshing competencies must be a continuous priority in VTS human resource management.
PEMBERDAYAAN UMKM DI KOTA MAKASSAR MELALUI OPTIMALISASI GOOGLE SITES DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE GEMINI UNTUK PENINGKATAN DAYA TARIK DISPLAY PRODUK DIGITAL Nurdyansa Nurdyansa; Lukman Setiawan; Nurhidayanti Nurhidayanti; Nur Fadhila Amri
JUAN: Jurnal Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/juan.v3.i1.208

Abstract

Transformasi digital UMKM di Kota Makassar masih menghadapi kesenjangan, di mana adopsi website sebagai media promosi mandiri masih sangat rendah dibandingkan media sosial. Kendala utama yang dihadapi pelaku usaha adalah keterbatasan kemampuan teknis (coding), desain grafis, dan penyusunan narasi pemasaran. Pengabdian ini bertujuan memberdayakan UMKM melalui pelatihan pembuatan website berbasis Google Sites yang diintegrasikan dengan Artificial Intelligence (Google Gemini) untuk optimalisasi konten. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui workshop dan pendampingan teknis bagi 74 pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas digital peserta, dengan 53 website produk (71,6%) berhasil dipublikasikan secara mandiri. Skor kompetensi praktik peserta meningkat drastis dari rata-rata 2,15 (pre-test) menjadi 4,25 (post-test), terutama pada aspek kualitas visual dan deskripsi produk. Disimpulkan bahwa integrasi alat pembuatan website sederhana dengan teknologi AI generatif merupakan solusi efektif dan efisien untuk mengatasi hambatan teknis UMKM, sekaligus meningkatkan kredibilitas dan daya saing produk lokal di pasar digital.
ANALISIS MANAJEMEN SKILL TERHADAP KINERJA ANGGOTA POLRI MELALUI MOTIVASI KERJA PADA KANTOR POLRES MAJENE Burhanuddin, Burhanuddin; Abduh, Thamrin; Setiawan, Lukman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterampilan manajerial (manajemen skill) yang terdiri dari perencanaan, organizing, dan kepemimpinan terhadap kinerja anggota, baik secara langsung maupun melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Kinerja anggota dalam suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh kualitas manajemen yang diterapkan oleh individu dalam posisi kepemimpinan dan pengorganisasian. Motivasi kerja menjadi faktor penting dalam menjembatani keterampilan manajerial terhadap output kinerja yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui survei kuesioner kepada 50 responden dari total 52 anggota pada sebuah institusi. Pengumpulan data dilakukan selama dua bulan, mulai Oktober hingga Desember 2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan perencanaan, organizing, dan kepemimpinan secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggota. Selain itu, ditemukan bahwa ketiga dimensi keterampilan manajerial tersebut juga berpengaruh terhadap kinerja anggota melalui peningkatan motivasi kerja. Dengan demikian, motivasi kerja terbukti sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara manajemen skill dan kinerja. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kompetensi manajerial dan strategi peningkatan kinerja berbasis motivasi di lingkungan organisasi. This study aims to analyze the effect of managerial skills, which include planning, organizing, and leadership, on member performance, both directly and through work motivation as a mediating variable. Member performance in an organization is significantly influenced by the quality of management practices implemented by individuals in leadership and organizational roles. Work motivation plays a crucial role in bridging the impact of managerial skills on performance outcomes. This research uses a quantitative approach with primary data collected through a questionnaire survey involving 50 respondents from a total of 52 organizational members. Data collection was conducted over a two-month period from October to December 2024. Data were analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) technique based on Partial Least Squares (PLS). The results reveal that planning, organizing, and leadership skills have a direct, positive, and significant impact on member performance. Furthermore, these managerial skill dimensions also affect performance indirectly through enhanced work motivation. Thus, work motivation serves as a mediating variable that strengthens the relationship between managerial skills and performance. These findings provide significant implications for the development of managerial competencies and motivation-based performance improvement strategies within organizational settings.
ANALISIS DISIPLIN DAN PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA MELALUI KOMPETENSI PADA KANTOR DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN PUNCAK Selon, Lili; Setiawan, Lukman; Karim, Abdul
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5975

Abstract

Budaya Disiplin, Pelatihan Kerja, Kompetensi Kerja, Kinerja Pegawai, dan Analisis Mediasi merupakan komponen utama dalam penelitian ini yang bertujuan untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung dari disiplin serta pelatihan kerja terhadap kinerja melalui kompetensi sebagai variabel mediasi. Kinerja pegawai menjadi indikator penting dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi, terutama dalam sektor publik yang menuntut produktivitas tinggi dan pelayanan berkualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap seluruh populasi sebanyak 63 anggota pada instansi terkait. Pengumpulan data dilakukan selama dua bulan, yakni dari Oktober hingga Desember 2024, dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Pelatihan kerja juga terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja. Lebih lanjut, kompetensi kerja memainkan peran sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh antara disiplin dan pelatihan kerja terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi sebagai strategi penghubung antara sumber daya manusia dan produktivitas organisasi. Dengan demikian, peningkatan kedisiplinan dan intensitas pelatihan harus diiringi dengan strategi peningkatan kompetensi agar kinerja pegawai dapat optimal dan berkelanjutan. Discipline Culture, Job Training, Work Competence, Employee Performance, and Mediation Analysis are the primary components of this study, which aims to examine both direct and indirect effects of discipline and job training on performance through competence as a mediating variable. Employee performance is a crucial indicator of an organization’s success, especially in public sector institutions that demand high productivity and service quality. This research employs a quantitative approach using a full-population survey method with 63 participants. The data were collected over a two-month period, from October to December 2024, and analyzed using SmartPLS software. The results show that work discipline has a significant direct effect on employee performance. Similarly, job training contributes positively to performance enhancement. Furthermore, work competence functions as a mediating variable that strengthens the relationship between both discipline and training toward performance outcomes. These findings highlight the essential role of competence development as a bridging strategy between human resources and organizational productivity. Therefore, increasing discipline and training intensity must be accompanied by strategic efforts to enhance competence, to ensure that employee performance is both optimal and sustainable.
MENGEKSPLORASI KUALITAS JASA LAYANAN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA MELALUI MOTIVASI KERJA PADA KAMPUS POLITEKNIK ILMU PELAYARAN MAKASSAR Sakka, Gusman; Remmang, Hasanuddin; Setiawan, Lukman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kualitas Jasa Layanan terhadap Motivasi Kerja, menganalisis pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Taruna, serta menganalisis pengaruh tidak langsung Kualitas Jasa Layanan terhadap Kepuasan Taruna melalui Motivasi Kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, di mana data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 72 responden yang merupakan sampel dari total populasi sebanyak 254 taruna. Survei dilaksanakan selama dua bulan, yakni Oktober hingga Desember 2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kualitas Jasa Layanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Kerja. Selanjutnya, Motivasi Kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Taruna. Selain itu, hasil penelitian membuktikan bahwa Kualitas Jasa Layanan berpengaruh secara tidak langsung terhadap Kepuasan Taruna melalui peningkatan Motivasi Kerja sebagai variabel intervening. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan mutu layanan secara holistik dalam rangka meningkatkan kepuasan taruna, dengan memperhatikan aspek motivasional sebagai faktor penentu. Dengan demikian, institusi pendidikan vokasi perlu memperkuat strategi peningkatan kualitas layanan yang bersinergi dengan penguatan motivasi kerja taruna demi menciptakan kepuasan yang berkelanjutan. This study aims to analyze the effect of Service Quality on Work Motivation, to analyze the effect of Work Motivation on Student Satisfaction, and to investigate the indirect effect of Service Quality on Student Satisfaction through Work Motivation as a mediating variable. This research employs a quantitative approach using a survey design, in which primary data were collected through questionnaires distributed to 72 respondents, sampled from a total population of 254 cadets. The survey was conducted over a period of two months, from October to December 2024. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with the SmartPLS software. The results indicate that Service Quality has a positive and significant effect on Work Motivation. Furthermore, Work Motivation positively and significantly influences Student Satisfaction. In addition, the findings reveal that Service Quality indirectly affects Student Satisfaction through Work Motivation as a mediating variable. These results highlight the importance of managing service quality comprehensively in order to improve student satisfaction, with motivational factors serving as key drivers. Therefore, vocational education institutions are advised to implement service improvement strategies that synergize with efforts to enhance student motivation to achieve sustainable satisfaction
PENGARUH BEBAN KERJA, KEPUASAN, DAN RISIKO KECELAKAAN TERHADAP PENERAPAN K3 DAN KINERJA KARYAWAN DI UP3 KENDARI ULP KONAWE SELATAN Dewi, Sinti; Setiawan, Lukman; Karim, Abdul
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.6000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja, kepuasan kerja, dan risiko kecelakaan kerja terhadap kinerja karyawan melalui penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai variabel mediasi pada UP3 Kendari ULP Konawe Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori untuk menguji hubungan kausal antarvariabel. Populasi penelitian terdiri atas seluruh karyawan UP3 Kendari ULP Konawe Selatan, dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja, kepuasan kerja, dan risiko kecelakaan kerja masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penerapan K3 juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya, beban kerja, kepuasan kerja, dan risiko kecelakaan kerja tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja karyawan, namun memberikan pengaruh tidak langsung melalui penerapan K3 sebagai variabel mediasi. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa implementasi K3 yang efektif mampu menjembatani pengaruh kondisi kerja terhadap peningkatan kinerja karyawan. Implikasi penelitian memberikan rekomendasi kepada manajemen UP3 Kendari ULP Konawe Selatan untuk memperkuat implementasi program K3, mengelola beban kerja secara proporsional, meningkatkan kepuasan kerja, serta meminimalkan risiko kecelakaan kerja sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. This study aims to examine the influence of workload, job satisfaction, and work accident risk on employee performance through the implementation of Occupational Health and Safety (OHS) as a mediating variable at UP3 Kendari ULP Konawe Selatan. The study employed a quantitative approach using an explanatory research design to investigate the causal relationships among the research variables. The population consisted of all employees of UP3 Kendari ULP Konawe Selatan, with a total sample of 50 respondents selected using a saturated sampling technique. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS version 4. The findings reveal that workload, job satisfaction, and work accident risk each have positive and significant effects on the implementation of Occupational Health and Safety (OHS). OHS implementation also has a positive and significant effect on employee performance. However, workload, job satisfaction, and work accident risk do not have significant direct effects on employee performance but exert significant indirect effects through OHS implementation as a mediating variable. These findings indicate that effective OHS implementation serves as a key mechanism linking workplace conditions to improved employee performance. The study recommends that the management of UP3 Kendari ULP Konawe Selatan strengthen OHS implementation, manage workload proportionally, enhance employee job satisfaction, and minimize workplace accident risks to create a safer, healthier, and more productive working environment.
Co-Authors A Irsyadi Palingrung A. M. Ashari Reskyawan Rahman Abduh, Thamrin Abdul Haris Abdul Karim Abdul Karim Abdul Malik Al Saleh Abri Abri, Abri Abubakar, Herminawaty Adimuntja, Revoluance Ahmad Muchlis Ajerana Ajerana Akhtar SRED, Moh. Akhtar SRED, Muhammad Amalia, Intan Fauzia Amri Amri Andi Anugrah Sri Mauliana Andi Mahesa Andi Riwan Lewa Andi Tilka Muftiah Ridjal Andi Wija Pammana Andi Yusran Paris Andriawan, Ahmad Rafli Annisa Annisa Arfian Arfian Arif Budiman Arifuddin Manne Arisal Hasan Astawa, Komang Adi Aswar Anas Awaluddin, Andi Azizurrohman, Muhammad Baharuddin, Sitti Mujahida Basri Basri Bimawardana, Putra Raihan Burhanuddin Burhanuddin Cahyono Cahyono Cahyono Chahyono Chahyono, Cahyono Chahyono, Chahyono Dakhri, Dakhri Darman Darman Dewi, Sinti Dian Fitri Ningsih Diora, Tresha Adiestia Erniwati Erniwati Fatma Firman Menne Fitri, Sunarya Habiby Wahyu Hadianto, Hadianto Haerida, Muh. Akmal Hamrin, Haryanti Hasanuddin Remmang Hasanuddin Remmang, Hasanuddin Hasfi, Wirawan Hasrawati, Hasrawati Herlinda Herlinda Herminawati Abubakar Herminawati Abubakar, Herminawati Hidayat, Dian Nurul Salis Husain, Fita Paramitha Ibrahim, Ely Indrawati, Fitria Indri Wahyuningsih Kafrawi Yunus Kahar, Agus Kaslam Kaslam Khalif Muh. Maulana KHOIRUNNISA Komang Adi Astawa M. Nawir, M. Ma'ruf, Fatmah Mahmuddin, Mahmuddin M. Mane, Arifuddin Mariana, Putri Mariani Mariani Mas'uri, Fadli Miah Said Mihajuddin Mihajuddin Monica Antariesta Lopes De Ruas Muflihunna, Siti Vitia Muh. Kafrawi Yunus Muh. Kafrawi Yunus Muhammad Adi Gunawan Muhammad Idris Muhammad Idrus Muhammad Ikhsan Muhammad Iqbal Muhammad Nasir Muhammad Qadafi Zulkarnain Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muhlis Ruslan Musu, Martha Alvin Narti Sembo Nasruddin Made Nasrul Nasrul Nazli, Rizal Sjarief Sjaiful Nur Fadhila Amri Nurdyansa Nurdyansa Nurdyansa Nurfadli Nurfadli Nurfadli Nurfadli Nurhidayanti Nurhidayanti Nurhilalia Nurhilalia Nurhilalia, Nurhilalia Nurliah Malik Nuryadin, A. Erwin Oesman Lewangka Pandjajangi, Andi Muhammad Ridho Yusuf Sainon Andi Parintak, Juniatik Partono Soemarno Pasang, Albertin Paturusi, A. Andra Arif Putra, Gagas Adi Putu Yoga Santika RACHMAT RACHMAT Rahmah MH, A'isya Mulia Rahman, M. Jamil Ramli Ramli Rante, Ardo Renaldi M Rerung, Regifiantho Tandi Risal Riadi Rizkiyansyah, Ari Roring, Frederick Rukmidi, Edi Ruslan, Muhlis Saharuddin Sakka, Gusman Salam, Salman Sampe, Sarce Husdi Sapiri, Muhtar Sari, Dwi Oktia Sarjito, Aris Sating, Waspada Selon, Lili Sembiring, Rinawati Sirappa, Jeslin Rombe Sitti Azzahrah Abdullah Sitti Mujahida Baharuddin SRED, Moh. Akhtar Suhaena Suhaena Sukmawati Mardjuni Sukmawati Mardjuni, Sukmawati Sukmawati Sukmawati Suleman, Marno Sulfadly, Sulfadly Sumardi . Supardi Supardi Supriadi Supriadi Suriani, Seri Susanto Susanto Syahrier, Andi Ersya Syarifuddin Syarifuddin Tati Murniati Thamrin Abduh Thamrin Abduh Thanwain, Thanwain Tri Cahyono Trisetiawan, Ardhyanto Vira Annisa Wahyuni, Vini Waluyo, Agnesia Wira Tyasti Widya Anggreny Umar Yafet Sampepasang Yuda Susanto Yunus, Kafrawi Yunus, Muh. Kafrawi Yusran Paris, Yusran Yusuf Ali Yusuf, Maryam Zainal Zainal Zulkarnaim Zulkarnaim