Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PERENCANAAN ANGGARAN, PELAKSANAAN ANGGARAN, DAN KOMPETENSI PEGAWAI TERHADAP EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN MELALUI KUALITAS PENGAWASAN PADA PT PLN (PERSERO) UP3 PAREPARE Rizkiyansyah, Ari; Setiawan, Lukman; Abduh, Thamrin
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.6006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, dan kompetensi pegawai terhadap efektivitas pengelolaan keuangan pada PT PLN (Persero) UP3 Parepare, dengan kualitas pengawasan sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur (path analysis) berbasis Structural Equation Modeling (SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 33 pegawai yang terlibat dalam pengelolaan anggaran dan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan anggaran memiliki pengaruh terbesar terhadap efektivitas pengelolaan keuangan (koefisien total = 0,629), diikuti oleh kompetensi pegawai (0,265) dan perencanaan anggaran (0,119). Kualitas pengawasan terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara ketiga variabel tersebut dengan efektivitas pengelolaan keuangan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pelaksanaan anggaran dan kompetensi pegawai, serta peningkatan kualitas pengawasan untuk mencapai pengelolaan keuangan yang efektif. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam mengoptimalkan proses penganggaran dan pengawasan demi pencapaian tujuan keuangan yang lebih baik. This study aims to analyze the influence of budget planning, budget implementation, and employee competence on the effectiveness of financial management at PT PLN (Persero) UP3 Parepare, with the quality of supervision as a mediating variable. A quantitative approach using path analysis based on Structural Equation Modeling (SEM) was employed. Data were collected through questionnaires distributed to 33 employees involved in budget and financial management. The results indicate that budget implementation has the greatest impact on financial management effectiveness (total coefficient = 0.629), followed by employee competence (0.265) and budget planning (0.119). The quality of supervision significantly mediates the relationship between these variables and financial management effectiveness. These findings highlight the importance of strengthening budget implementation and employee competence, as well as improving supervision quality to achieve effective financial management. The study provides practical implications for organizations to optimize budgeting and supervision processes to better achieve financial goals.
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR, KERJASAMA TIM DAN WORK LIFE BALANCE TERHADAP KINERJA ANGGOTA POLISI MILITER SATUAN PUSPOMAD MELALUI KEPUASAN KERJA Mariani, Mariani; Setiawan, Lukman; Karim, Abdul
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.6011

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengembangan karir, kerjasama tim, dan Work Life Balance terhadap kinerja anggota Polisi Militer Satuan PUSPOMAD, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Data dikumpulkan dari 155 anggota menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir, kerjasama tim, dan Work Life Balance berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja. Kerjasama tim, work life balance, dan kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja anggota, sementara pengembangan karir tidak berpengaruh langsung signifikan terhadap kinerja. Kepuasan kerja memediasi pengaruh pengembangan karir dan kerjasama tim terhadap kinerja secara parsial, tetapi tidak memediasi pengaruh work life balance. Temuan ini memberikan kontribusi praktis dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan militer dengan menekankan pentingnya pengembangan karir dan kerjasama tim yang didukung oleh kepuasan kerja untuk meningkatkan kinerja personel. Penelitian ini juga memperkaya literatur tentang manajemen kinerja dan kepuasan kerja dalam konteks organisasi militer. This study aims to analyze the effect of career development, teamwork, and work-life balance on the performance of Military Police members at the PUSPOMAD Unit, both directly and through job satisfaction as a mediating variable. Data were collected from 155 members using questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS software. The results reveal that career development, teamwork, and work-life balance have a significant positive effect on job satisfaction. Teamwork, work-life balance, and job satisfaction significantly positively affect performance, while career development does not have a significant direct effect on performance. Job satisfaction partially mediates the effect of career development and teamwork on performance but does not mediate the effect of work-life balance. These findings provide practical implications for human resource management in military organizations by emphasizing the importance of career development and teamwork supported by job satisfaction to enhance personnel performance. This study also contributes to the literature on performance management and job satisfaction in the military organizational context.
ANALISIS MOTIVASI DAN PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA MELALUI DISIPLIN KERJA PADA KANTOR POLRES BANTAENG Salam, Salman; Abduh, Thamrin; Setiawan, Lukman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.7734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antarvariabel yang berperan dalam pembentukan kinerja anggota, khususnya pada aspek Motivasi Kerja, Pelatihan Kerja, Disiplin Kerja, dan Kinerja Anggota. Secara khusus, penelitian ini menguji empat fokus analisis, yaitu: (1) pengaruh langsung Motivasi Kerja dan Pelatihan Kerja terhadap Disiplin Kerja, (2) pengaruh langsung Disiplin Kerja terhadap Kinerja Anggota, (3) pengaruh langsung Motivasi Kerja dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Anggota, serta (4) pengaruh tidak langsung Motivasi Kerja dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Anggota melalui mediasi Disiplin Kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui survei terhadap populasi berjumlah 52 anggota, sementara sampel penelitian ditetapkan sebanyak 50 responden menggunakan rumus Slovin. Proses penelitian berlangsung selama dua bulan, yakni Februari hingga April 2025, dengan analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SmartPLS untuk menguji hubungan kausal antarvariabel. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Motivasi Kerja dan Pelatihan Kerja terbukti memberikan pengaruh langsung dan signifikan terhadap Disiplin Kerja. Selanjutnya, Disiplin Kerja berkontribusi secara positif terhadap peningkatan Kinerja Anggota. Selain itu, Motivasi Kerja dan Pelatihan Kerja turut memberikan pengaruh langsung terhadap Kinerja Anggota. Penelitian ini juga mengonfirmasi bahwa Motivasi Kerja dan Pelatihan Kerja memiliki pengaruh tidak langsung terhadap Kinerja Anggota melalui Disiplin Kerja sebagai variabel mediasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan aspek motivasional, peningkatan kualitas pelatihan, serta penerapan disiplin yang konsisten untuk mendorong optimalisasi kinerja anggota secara berkelanjutan. This study aims to analyze the interrelationships among key variables that influence member performance, particularly Work Motivation, Job Training, Work Discipline, and Member Performance. Specifically, the research investigates four analytical focuses: (1) the direct influence of Work Motivation and Job Training on Work Discipline, (2) the direct influence of Work Discipline on Member Performance, (3) the direct influence of Work Motivation and Job Training on Member Performance, and (4) the indirect influence of Work Motivation and Job Training on Member Performance through Work Discipline as a mediating variable. A quantitative approach was applied, using primary data collected through a survey of 52 members; the sample of 50 respondents was determined using the Slovin formula. The research was conducted over two months, from February to April 2025, and the data were analyzed using SmartPLS to examine causal relationships among variables. The findings reveal that Work Motivation and Job Training significantly and directly affect Work Discipline. Furthermore, Work Discipline positively contributes to improving Member Performance. Work Motivation and Job Training also directly influence Member Performance. Additionally, the study confirms that Work Motivation and Job Training indirectly influence Member Performance through Work Discipline as a mediating factor. Collectively, the results emphasize the strategic importance of strengthening motivational factors, enhancing training quality, and ensuring consistent disciplinary enforcement to support sustainable improvement in member performance.
ANALISIS PENILAIAN KINERJA PADA KANTOR ITWASDA POLDA SULSEL Sampe, Sarce Husdi; Setiawan, Lukman; Karim, Abdul
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.7753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pelaksanaan penilaian kinerja anggota; (2) mengkaji model-model penilaian kinerja anggota yang digunakan dalam organisasi; dan (3) mengidentifikasi berbagai kendala yang muncul dalam penerapan metode penilaian kinerja tersebut. Penelitian dilaksanakan melalui wawancara mendalam dengan lima informan yang dipilih secara purposif. Proses pengumpulan data berlangsung selama dua bulan, yaitu Februari hingga April 2025. Seluruh data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik reduksi data dan perbandingan antar-informasi (comparability data) untuk memperoleh temuan yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penilaian kinerja anggota telah berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip dasar evaluasi kinerja, terutama terkait penerapan indikator yang berorientasi pada kompetensi dan produktivitas. Model penilaian kinerja yang digunakan dinilai cukup konsisten dalam mengukur efektivitas dan efisiensi pencapaian kinerja, meskipun belum sepenuhnya terstandarisasi. Selain itu, penelitian menemukan adanya beberapa kendala dalam implementasi model penilaian kinerja, di antaranya ketidaksesuaian beberapa faktor penilaian dengan konteks pekerjaan, kurangnya pemahaman anggota terhadap indikator evaluasi, serta belum optimalnya sistem monitoring dan umpan balik. Temuan ini mengindikasikan perlunya perbaikan mekanisme penilaian, peningkatan kapasitas evaluator, serta penyesuaian indikator kinerja agar lebih relevan dengan kebutuhan organisasi. This study aims to: (1) analyze the implementation of member performance appraisal; (2) examine the performance appraisal models applied within the organization; and (3) identify the challenges encountered in the application of these appraisal methods. The research was conducted through in-depth interviews with five purposively selected informants. Data collection took place over two months, from February to April 2025. All collected data were analyzed using data reduction techniques and comparability analysis to generate comprehensive findings. The results indicate that the performance appraisal process aligns with the fundamental principles of performance evaluation, particularly in the use of indicators focused on competence and productivity. The performance appraisal models employed were found to be consistent in assessing effectiveness and efficiency, although standardization remains limited. Furthermore, several obstacles were identified in implementing the appraisal models, including misalignment between certain assessment factors and job characteristics, limited understanding of appraisal indicators among members, and suboptimal monitoring and feedback mechanisms. These findings highlight the need to improve appraisal procedures, enhance evaluator capacity, and adjust performance indicators to ensure greater relevance to organizational needs.
EVALUASI KOMPETENSI, PELATIHAN, BEBAN KERJA, DAN PEMANFAATAN SISTEM DIGITAL DALAM PENGUATAN KINERJA ANGGOTA ITWASDA POLDA SULAWESI SELATAN Sumardi, Sumardi; Abduh, Thamrin; Setiawan, Lukman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.7754

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kompetensi kerja, efektivitas pelatihan, beban kerja, serta pemanfaatan sistem digital dalam mendukung kinerja anggota pada Kantor Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sulawesi Selatan. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi tidak terstruktur, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi, penelitian ini mengeksplorasi dinamika faktor individual dan organisasional yang memengaruhi pelaksanaan tugas pengawasan internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi anggota dipengaruhi oleh kombinasi faktor pengetahuan, keterampilan, pengalaman, motivasi, kemampuan intelektual, kondisi emosional, serta budaya organisasi. Pelatihan berpotensi meningkatkan kompetensi, namun efektivitasnya sangat bergantung pada ketepatan analisis kebutuhan, pemilihan metode, dan konsistensi evaluasi. Beban kerja yang tinggi teridentifikasi sebagai kendala utama yang menghambat produktivitas, meskipun digitalisasi melalui aplikasi Dumas terbukti mampu mengurangi beban administratif dan meningkatkan akuntabilitas penanganan aduan. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan pentingnya manajemen SDM strategis dalam mendukung efektivitas fungsi pengawasan internal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan analisis kebutuhan pelatihan, penataan beban kerja yang proporsional, serta optimalisasi penggunaan sistem digital untuk meningkatkan kualitas kinerja dan tata kelola di lingkungan Itwasda Polda Sulsel. This research aims to evaluate work competencies, training effectiveness, workload, and the use of digital systems in supporting the performance of members of the Regional Supervisory Inspectorate (Itwasda) of the South Sulawesi Regional Police. Using a qualitative approach through unstructured observation, in-depth interviews, and documentation analysis, this study explores the dynamics of individual and organizational factors that influence the implementation of internal supervision tasks. A combination of factors, including knowledge, skills, experience, motivation, intellectual ability, emotional condition, and organizational culture, influence member competency, as the results demonstrate. The accuracy of needs analysis, method selection, and consistency of evaluation heavily influence the effectiveness of training, which has the potential to improve competence. High workloads were identified as a major obstacle to productivity, although digitization through the Dumas application has been proven to reduce administrative burdens and improve accountability in handling complaints. Overall, these findings emphasize the importance of strategic human resource management in supporting the effectiveness of internal oversight functions. This study recommends strengthening training needs analysis, structuring a proportional workload, and optimizing the use of digital systems to improve performance quality and governance within the South Sulawesi Regional Police Internal Oversight Division.
PENERAPAN FUNGSI MANAJEMEN DALAM MENEKAN POTENSI FRAUD MELALUI MOTIVASI KERJA PADA PT BOSOWA BERLIAN MOTOR CABANG AMBON Diora, Tresha Adiestia; Setiawan, Lukman; Karim, Abdul
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.7771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan fungsi manajemen terhadap potensi fraud melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada PT Bosowa Berlian Motor Cabang Ambon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori untuk menguji hubungan kausal antarvariabel. Populasi penelitian terdiri atas seluruh karyawan PT Bosowa Berlian Motor Cabang Ambon, dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang ditentukan menggunakan teknik Slovin. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan fungsi manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Penerapan fungsi manajemen juga berpengaruh signifikan terhadap potensi fraud, sedangkan motivasi kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap potensi fraud serta mampu memediasi hubungan antara fungsi manajemen dan potensi fraud. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa penerapan fungsi manajemen yang efektif, didukung oleh motivasi kerja yang tinggi, mampu memperkuat sistem pengendalian internal sehingga berkontribusi dalam menekan potensi terjadinya fraud. Implikasi penelitian memberikan rekomendasi kepada manajemen PT Bosowa Berlian Motor Cabang Ambon untuk memperkuat fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, meningkatkan motivasi kerja karyawan, serta membangun budaya organisasi yang menjunjung tinggi integritas sebagai strategi pencegahan fraud yang berkelanjutan. This study aims to examine the influence of management functions on fraud potential through work motivation as a mediating variable at PT Bosowa Berlian Motor Ambon Branch. The study employed a quantitative approach using an explanatory research design to investigate the causal relationships among the research variables. The population consisted of all employees of PT Bosowa Berlian Motor Ambon Branch, with a total sample of 50 respondents selected using the Slovin sampling technique. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS version 4. The findings reveal that the implementation of management functions has a positive and significant effect on work motivation. Management functions also have a significant effect on fraud potential, while work motivation significantly influences fraud potential and mediates the relationship between management functions and fraud potential. These findings indicate that effective implementation of management functions, supported by high employee motivation, strengthens internal control systems and contributes to reducing the potential for fraud within the organization. The study recommends that the management of PT Bosowa Berlian Motor Ambon Branch strengthen planning, organizing, directing, and controlling functions, enhance employee work motivation, and foster an organizational culture based on integrity as a sustainable strategy for fraud prevention.
PERAN DISIPLIN KERJA DAN KEMAMPUAN DALAM PENINGKATAN KINERJA MELALUI MOTIVASI PADA KANTOR MARKAS KOMANDO BRIMOB POLDA SULSEL Saharuddin, Saharuddin; Abduh, Thamrin; Setiawan, Lukman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.7814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan langsung maupun tidak langsung antara Disiplin Kerja, Kemampuan Kerja, Motivasi Kerja, dan Kinerja Anggota pada sebuah organisasi kepolisian. Fokus utama penelitian mencakup empat tujuan, yaitu: (1) menganalisis pengaruh langsung Disiplin Kerja dan Kemampuan Kerja terhadap Motivasi Kerja, (2) menganalisis pengaruh langsung Motivasi Kerja terhadap Kinerja Anggota, (3) menganalisis pengaruh langsung Disiplin Kerja dan Kemampuan Kerja terhadap Kinerja Anggota, dan (4) menganalisis pengaruh tidak langsung Disiplin Kerja dan Kemampuan Kerja terhadap Kinerja Anggota melalui Motivasi Kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui survei terhadap 52 anggota sebagai populasi, dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan selama dua bulan, yaitu Februari hingga April 2025, dan dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disiplin Kerja dan Kemampuan Kerja berpengaruh langsung terhadap Motivasi Kerja, sedangkan Motivasi Kerja terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap Kinerja Anggota. Selain itu, Disiplin Kerja dan Kemampuan Kerja berpengaruh langsung terhadap Kinerja Anggota, dan keduanya juga memiliki pengaruh tidak langsung melalui variabel Motivasi Kerja. Temuan ini menegaskan bahwa Motivasi Kerja memiliki peran penting dalam memperkuat kontribusi Disiplin Kerja dan Kemampuan Kerja terhadap peningkatan Kinerja Anggota secara keseluruhan. This study aims to analyze both the direct and indirect relationships among Work Discipline, Work Ability, Work Motivation, and Member Performance within a police organization. The research focuses on four key objectives: (1) to examine the direct influence of Work Discipline and Work Ability on Work Motivation, (2) to analyze the direct influence of Work Motivation on Member Performance, (3) to examine the direct influence of Work Discipline and Work Ability on Member Performance, and (4) to analyze the indirect influence of Work Discipline and Work Ability on Member Performance through Work Motivation as a mediating variable. This study employs a quantitative approach using primary data collected through a survey administered to 52 members as the population, with a sample of 50 respondents determined using the Slovin formula. Data collection took place over two months, from February to April 2025, and was analyzed using SmartPLS. The results indicate that Work Discipline and Work Ability have a direct effect on Work Motivation, while Work Motivation significantly influences Member Performance. Furthermore, Work Discipline and Work Ability directly affect Member Performance and also exhibit indirect effects through Work Motivation. These findings highlight the pivotal role of Work Motivation in strengthening the contributions of Work Discipline and Work Ability to enhance overall Member Performance.
MEKANISME KECERDASAN EMOSIONAL DALAM PENYELESAIAN KONFLIK KERJA DAN PENINGKATAN KINERJA TIM: PERAN MEDIASI BERBAGI PENGETAHUAN PADA TENAGA KESEHATAN Akhtar SRED, Muhammad; Setiawan, Lukman; Annisa, Annisa
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.9287

Abstract

Kinerja tim merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit, terutama dalam lingkungan kerja yang menuntut kolaborasi lintas profesi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja tim tenaga kesehatan dengan mempertimbangkan peran pengelolaan konflik dan berbagi pengetahuan dalam proses kerja kolaboratif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori pada tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit pemerintah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Sampel dipilih menggunakan teknik stratified random sampling berdasarkan jenis rumah sakit dan kategori tenaga kesehatan. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja tim. Individu dengan kemampuan mengenali, mengelola, dan mengendalikan emosi cenderung mampu membangun komunikasi yang lebih efektif, mengurangi konflik interpersonal, serta meningkatkan intensitas berbagi pengetahuan di dalam tim. Kondisi tersebut berkontribusi pada peningkatan koordinasi kerja, kohesi tim, dan pencapaian tujuan organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kecerdasan emosional sebagai bagian dari strategi manajemen sumber daya manusia di rumah sakit guna memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kinerja tim secara berkelanjutan.Ketik abstrak bahasa indonesia. tidak boleh lebih dari 200 kata, dalam satu alinea tanpa acuan (referensi) tanpa singkatan/akronim, dan tanpa footnote.  Team performance is a critical factor in improving healthcare service quality, particularly in environments that require intensive interprofessional collaboration. This study aims to examine the effect of emotional intelligence on team performance among healthcare professionals by considering the role of conflict management and knowledge sharing within collaborative work processes. A quantitative explanatory research design was employed involving healthcare personnel from public hospitals in South Sulawesi and Central Sulawesi, Indonesia. Respondents were selected using stratified random sampling based on hospital type and professional category. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The findings indicate that emotional intelligence has a positive and significant effect on team performance. Individuals with stronger abilities to recognize, regulate, and manage emotions are more likely to foster effective communication, reduce interpersonal conflicts, and encourage knowledge-sharing behaviors within teams. These conditions contribute to improved coordination, team cohesion, and organizational goal attainment. The results highlight the strategic importance of emotional intelligence development as a human resource management initiative to strengthen collaborative practices and enhance team performance in healthcare organizations.
Modeling regional fiscal autonomy using multiview graph convolutional networks: Evidence from Mamuju Regency, Indonesia Supriadi, Supriadi; Pandjajangi, Andi Muhammad Ridho Yusuf Sainon Andi; Setiawan, Lukman; Baharuddin, Sitti Mujahida; Azizurrohman, Muhammad
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan Vol. 27 No. 1: April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jesp.v27i1.30552

Abstract

This study examines the level and dynamics of regional fiscal autonomy in Mamuju Regency, Indonesia, from 2013 to 2023 by integrating conventional public finance indicators with a graph-based machine learning approach. The primary objective is to measure fiscal independence and to evaluate the effectiveness of a Similarity-Based Multi-View Graph Convolutional Network (SMGCN) in modeling complex relationships among local revenue, intergovernmental transfers, and total regional income. Fiscal autonomy is operationalized using a fiscal independence index derived from the ratio of Locally Generated Revenue to total regional revenue, while additional variables capture transfer dependence and structural fiscal composition. The empirical analysis employs annual regional budget realization data, which are transformed into multiple graph views reflecting different fiscal dimensions. These graphs are then processed using SMGCN to classify and predict fiscal autonomy categories. The results indicate that Mamuju Regency exhibits persistently low fiscal autonomy, characterized by a high dependence on central government transfers and a limited contribution of Locally Generated Revenue. From a methodological perspective, the proposed model demonstrates superior predictive performance compared with conventional statistical and machine learning benchmarks, suggesting that graph-based representation learning is suitable for capturing interdependencies among fiscal variables. The findings contribute to the literature on fiscal decentralization by providing both empirical evidence of structural fiscal dependence at the local level and a novel analytical framework for assessing regional fiscal performance. Policy implications emphasize the need for strengthening local revenue bases and diversifying regional economic activities to enhance long term fiscal sustainability.
Analisis Tarif Promosi dan Kualitas Layanan terhadap Loyalitas Pelanggan Ojek Online pada Aplikasi Maxim di Kota Makassar Komang Adi Astawa; Cahyono Chahyono; Lukman Setiawan
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Economy Business Development, Desember 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i3.2999

Abstract

Perkembangan layanan transportasi berbasis aplikasi daring telah mengubah pola mobilitas masyarakat perkotaan secara signifikan. Ojek online menjadi alternatif utama transportasi karena menawarkan kemudahan akses, efisiensi waktu, serta fleksibilitas penggunaan. Persaingan antarpenyedia layanan ojek online mendorong perusahaan untuk merancang strategi pemasaran yang mampu mempertahankan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tarif, promosi, dan kualitas layanan terhadap loyalitas pelanggan ojek online pada aplikasi Maxim di Kota Makassar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden pengguna aplikasi Maxim yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan pada penelitian utama. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda yang didukung oleh uji asumsi klasik, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarif, promosi, dan kualitas layanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, baik secara parsial maupun simultan. Kualitas layanan memiliki kontribusi pengaruh paling besar dibandingkan variabel lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa loyalitas pelanggan terbentuk melalui kombinasi antara keterjangkauan tarif, efektivitas promosi, dan pengalaman layanan yang memuaskan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan dalam merumuskan strategi pemasaran jasa serta memperkaya kajian akademik di bidang manajemen pemasaran transportasi online. The development of online-based transportation services has significantly transformed urban mobility patterns. Online motorcycle taxis have become a primary mode of transportation due to their accessibility, time efficiency, and flexibility. Intense competition among online ride-hailing service providers encourages companies to develop marketing strategies that maintain customer loyalty. This study aims to analyze the effects of rates, promotion, and service quality on customer loyalty of online motorcycle taxi services using the Maxim application in Makassar City. A quantitative correlational research design was employed in this study. Data were collected via questionnaires distributed to 100 Maxim application users selected through purposive sampling. The research instrument was tested for validity and reliability before the main data collection. Data analysis was conducted using multiple linear regression, supported by classical assumption tests, partial and simultaneous tests, and coefficient-of-determination analysis. The findings indicate that rates, promotion, and service quality have positive and significant effects on customer loyalty, both partially and simultaneously. Service quality has the strongest influence among the variables. These results indicate that customer loyalty is formed through a combination of affordable pricing, effective promotional strategies, and satisfactory service experiences. This study is expected to provide practical insights for companies in developing service marketing strategies and to contribute academically to the field of online transportation marketing management.
Co-Authors A Irsyadi Palingrung A. M. Ashari Reskyawan Rahman Abduh, Thamrin Abdul Haris Abdul Karim Abdul Karim Abdul Malik Al Saleh Abri Abri, Abri Abubakar, Herminawaty Adimuntja, Revoluance Ahmad Muchlis Ajerana Ajerana Akhtar SRED, Moh. Akhtar SRED, Muhammad Amalia, Intan Fauzia Amri Amri Andi Anugrah Sri Mauliana Andi Mahesa Andi Riwan Lewa Andi Tilka Muftiah Ridjal Andi Wija Pammana Andi Yusran Paris Andriawan, Ahmad Rafli Annisa Annisa Arfian Arfian Arif Budiman Arifuddin Manne Arisal Hasan Astawa, Komang Adi Aswar Anas Awaluddin, Andi Azizurrohman, Muhammad Baharuddin, Sitti Mujahida Basri Basri Bimawardana, Putra Raihan Burhanuddin Burhanuddin Cahyono Cahyono Cahyono Chahyono Chahyono, Cahyono Chahyono, Chahyono Dakhri, Dakhri Darman Darman Dewi, Sinti Dian Fitri Ningsih Diora, Tresha Adiestia Erniwati Erniwati Fatma Firman Menne Fitri, Sunarya Habiby Wahyu Hadianto, Hadianto Haerida, Muh. Akmal Hamrin, Haryanti Hasanuddin Remmang Hasanuddin Remmang, Hasanuddin Hasfi, Wirawan Hasrawati, Hasrawati Herlinda Herlinda Herminawati Abubakar Herminawati Abubakar, Herminawati Hidayat, Dian Nurul Salis Husain, Fita Paramitha Ibrahim, Ely Indrawati, Fitria Indri Wahyuningsih Kafrawi Yunus Kahar, Agus Kaslam Kaslam Khalif Muh. Maulana KHOIRUNNISA Komang Adi Astawa M. Nawir, M. Ma'ruf, Fatmah Mahmuddin, Mahmuddin M. Mane, Arifuddin Mariana, Putri Mariani Mariani Mas'uri, Fadli Miah Said Mihajuddin Mihajuddin Monica Antariesta Lopes De Ruas Muflihunna, Siti Vitia Muh. Kafrawi Yunus Muh. Kafrawi Yunus Muhammad Adi Gunawan Muhammad Idris Muhammad Idrus Muhammad Ikhsan Muhammad Iqbal Muhammad Nasir Muhammad Qadafi Zulkarnain Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muhlis Ruslan Musu, Martha Alvin Narti Sembo Nasruddin Made Nasrul Nasrul Nazli, Rizal Sjarief Sjaiful Nur Fadhila Amri Nurdyansa Nurdyansa Nurdyansa Nurfadli Nurfadli Nurfadli Nurfadli Nurhidayanti Nurhidayanti Nurhilalia Nurhilalia Nurhilalia, Nurhilalia Nurliah Malik Nuryadin, A. Erwin Oesman Lewangka Pandjajangi, Andi Muhammad Ridho Yusuf Sainon Andi Parintak, Juniatik Partono Soemarno Pasang, Albertin Paturusi, A. Andra Arif Putra, Gagas Adi Putu Yoga Santika RACHMAT RACHMAT Rahmah MH, A'isya Mulia Rahman, M. Jamil Ramli Ramli Rante, Ardo Renaldi M Rerung, Regifiantho Tandi Risal Riadi Rizkiyansyah, Ari Roring, Frederick Rukmidi, Edi Ruslan, Muhlis Saharuddin Sakka, Gusman Salam, Salman Sampe, Sarce Husdi Sapiri, Muhtar Sari, Dwi Oktia Sarjito, Aris Sating, Waspada Selon, Lili Sembiring, Rinawati Sirappa, Jeslin Rombe Sitti Azzahrah Abdullah Sitti Mujahida Baharuddin SRED, Moh. Akhtar Suhaena Suhaena Sukmawati Mardjuni Sukmawati Mardjuni, Sukmawati Sukmawati Sukmawati Suleman, Marno Sulfadly, Sulfadly Sumardi . Supardi Supardi Supriadi Supriadi Suriani, Seri Susanto Susanto Syahrier, Andi Ersya Syarifuddin Syarifuddin Tati Murniati Thamrin Abduh Thamrin Abduh Thanwain, Thanwain Tri Cahyono Trisetiawan, Ardhyanto Vira Annisa Wahyuni, Vini Waluyo, Agnesia Wira Tyasti Widya Anggreny Umar Yafet Sampepasang Yuda Susanto Yunus, Kafrawi Yunus, Muh. Kafrawi Yusran Paris, Yusran Yusuf Ali Yusuf, Maryam Zainal Zainal Zulkarnaim Zulkarnaim