This Author published in this journals
All Journal Maksimum : Media Akuntansi Universitas Muhammadiyah Semarang Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS English Review: Journal of English Education JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN BISNIS KOMUNITAS Proceeding SENDI_U Benefit: Jurnal Manajemen dan Bisnis Script Journal: Journal of Linguistic and English Teaching Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English Jurnal ASET (Akuntansi Riset) Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan BASIS (BAHASA DAN SASTRA INGGRIS) English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI ENGLISH JOURNAL JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan) Meteor STIP Marunda Jurnal Dharma Duta JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Jurnal Pajak dan Keuangan Negara (PKN) English Journal Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Cahaya Mandalika International Journal of English Linguistics, Literature, and Education (IJELLE) International Journal of Business, Law, and Education International Journal of English and Applied Linguistics (IJEAL) Journal of Language Education, Linguistics, and Culture Estoria: Journal of Social Sciences & Humanities Jurnal Teknik Informatika dan Elektro (JURTIE) Jurnal Ilmu Multidisplin Jejak: Jurnal Pendidikan Sejarah Universitas Jambi Edu Sosial : Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah JISMA: Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, dan Akuntansi Indonesian Research Journal on Education Surakarta English and Literature Journal Indonesian Journal of Islamic Elementary Education Barista : Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah Fundamental : Jurnal Ilmiah Hukum Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Floresiensis Journal : Jurnal Pendidikan Sejarah Journal of Indonesian History ALMUISY: Journal of Al Muslim Information System SeLEC Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Claim Missing Document
Check
Articles

TARI PATUNG SIGALE-GALE SEBAGAI WISATA BUDAYA DI PULAU SAMOSIR SUMATERA UTARA Sihotang, Susi Masrolika; Purnomo, Budi
Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah Vol. 2 No. 3 (2023): Sejarah Lokal dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/krinok.v2i3.25707

Abstract

Artikel ilmiah ini berisi tentang kebudayaan Batak, yaitu tarian Patung Sigale-gale, serta peran pemerintah, masyarakat dan pelaku seni untuk melestarikan tarian Patung Sigale-gale, Kepulauan Samosir, Sumatera Utara. Pariwisata merupakan suatu hal penting bagi negara. Dengan adanya pariwisata, akan mendapat pemasukkan dan pendapatan dari setiap daya tarik wisata. Penulisan laporan ini disajikan secara kualitatif untuk memperoleh gambaran informasi yang berhubungan dengan potensi dan pelestarian tarian Patung Sigale-gale, dan analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, Sumber Daya Manusia merupakan komponen utama pelestarian Tarian Patung Sigale-gale, tanpa adanya manusia tidak akan mungkin dikelola dengan baik dan tidak akan mungkin menghasilkan pemasukan.
Rumah Adat Bolon di Desa Siallagan Samosir sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA Negeri 1 Ronggurnihuta N, Melisa Cefcuty.; Purnomo, Budi; Siregar, Isrina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26851

Abstract

Rumah Adat Bolon merupakan salah satu warisan budaya Batak Toba yang memiliki nilai sejarah dan filosofi mendalam. Pulau Samosir menjadi salah satu tempat yang masih mempertahankan keberadaan Rumah Adat Bolon sebagai bagian dari identitas budaya setempat. Dalam artikel ini bertujuan menjelaskan pengertian rumah adat Bolon di desa siallagan samosir yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah di SMA Negeri 1 Ronggurnihuta. Metode yang digunakan dalam penyusunan artikel ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Rumah Bolon di desa Siallagan, Samosir merupakan salah satu peninggalan budaya Batak Toba memiliki makna dan nilai-nilai yang relevan sebagai sumber belajar sejarah selain sebagai tempat tinggal, rumah adat ini berfungsi sebagai pusat kegiatan adat dan sosial, memperkuat identitas komunitas Batak Toba. Rumah Adat Bolon tidak hanya menjadi warisan arsitektur tetapi juga simbol kebanggaan budaya yang perlu dijaga untuk generasi mendatang sesuai dengan kompetensi dasar (KD) 3.1 Mendeskripsikan Konsep dan Ruang Lingkup Sejarah.
Tengkuluk Sebagai Identitas Masyarakat Melayu Jambi Soraya, Ade; Siregar, Isrina; Purnomo, Budi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tengkuluk sebagai simbol identitas budaya masyarakat Melayu Jambi dalam perspektif historis. Tengkuluk, sebagai penutup kepala tradisional perempuan, memiliki nilai-nilai historis, simbolis, dan sosial yang kuat dalam struktur budaya masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian historis dengan empat teknik utama, yaitu: heuristik (pengumpulan sumber sejarah), kritik sumber (verifikasi keaslian dan kredibilitas data), interpretasi (penafsiran makna historis), dan historiografi (penyusunan narasi sejarah). Data diperoleh melalui studi arsip, wawancara dengan tokoh adat, educator Meseum Siginjai dan juga masyarakat Melayu Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tengkuluk tidak hanya berfungsi sebagai atribut busana, tetapi juga mencerminkan status sosial, nilai-nilai moral, serta struktur adat dalam masyarakat. Variasi bentuk dan cara pemakaiannya menandakan perbedaan usia, status perkawinan, dan fungsi ritual. Dengan demikian, tengkuluk merupakan simbol penting dalam pembentukan dan pelestarian identitas kultural masyarakat Melayu Jambi.Tengkuluk juga memiliki sembilan puluh delapan macam jenis dengan makna yang berbeda pada setiap jenisnya.
Prosesi Adat Perkawinan Batak Toba sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA Nommensen Jambi Romaito, Romaito; Purnomo, Budi; Siregar, Isrina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26990

Abstract

Adat perkawinan Batak Toba merupakan bagian integral dari budaya Batak di Indonesia yang memiliki makna dan nilai historis dan filosofi. Dalam pelaksanaan adat perkawinan Batak Toba bukan hanya sekedar perayaan tetapi juga cerminan dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang berkembang dalam masyarakat Batak Toba hingga saat ini masih dilaksanakan seiring berkembangnya zaman. Dalam artikel ini bertujuan menjelaskan bagaimana tahapan prosesi dari adat perkawinan Batak Toba yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah di SMA Nommensen Jambi. Metode yang digunakan peneliti dalam penyusunan artikel ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adat perkawinan Batak Toba memiliki makna dan nilai nilai leluhur yang relevan sebagai sumber pembelajaran sejarah terutama dalam memahami interaksi sosial dan perubahan budaya adat batak toba yang terus berlangsung dan di wariskan dari generasi ke genaris sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.1 Menganalisis Perkembangan Nasionalisme Indonesia pada Masa Penjajahan hingga Proklamasi Kemerdekaan, melalui pembelajaran kontekstual.
Development of Construct 3 Based Educational Game Learning Media to Increase Interest Learn the History of Class X Students SMA Negeri 15 Muaro Jambi Juwita, Rani; Anggraeni, Santi; Purnomo, Budi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29490

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Research & Development yang menggunakan Model ADDIE dengan tahapan sebagai berikut: Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Subjek uji coba pada penelitian ini melakukan uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Teknik analisis data menggunakan jenis data kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini 1) Mengatasi permasalahan di sekolah berupa rendahnya minat belajar dengan menggunakan produk berupa media pembelajaran permainan edukatif berbasis konstruk 3. 2) Efektivitas penggunaan produk media pembelajaran permainan edukatif berbasis konstruk untuk meningkatkan minat belajar Sejarah. Ada beberapa hasil, diantaranya melalui hasil validasi ahli materi dengan skor presentase sebesar 98% (Sangat Layak) dan validasi ahli media dengan skor sebesar 90% (Sangat Layak). Menunjukkan media pembelajaran permainan edukatif layak digunakan dan diujicobakan kepada peserta didik. Setelah itu diperoleh hasil dalam melihat respon peserta didik yaitu dengan presentase rata-rata sebesar 88% (Sangat Layak) melalui hasil ini media pembelajaran permainan edukatif dikategorikan sangat layak.
Pendampingan Pelaksanaan Idul Adha 1446 Hijriah Sesuai Syariat Islam di Perumahan Nilagraha Desa Gonilan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah Purnomo, Budi; Purwanto Purwanto; Purnomo , Budi; Purwanto, Purwanto
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/gt316z27

Abstract

  Abstrak Kegiatan Idul Adha merupakan salah satu momen penting dalam syiar Islam yang perlu dikelola secara baik dan sesuai syariat. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan beberapa kekurangan dalam tata cara pelaksanaan takbir keliling, sholat Id, penyembelihan hewan qurban, dan pembagian daging secara adil dan inklusif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi warga Perumahan Nilagraha Desa Gonilan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah dalam pelaksanaan Idul Adha 1446 Hijriah agar sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan teknis, observasi, dan evaluasi langsung di lapangan. Tim dosen dari Universitas Surakarta dan ITB AAS Indonesia memberikan pendampingan dalam aspek syariat takbir keliling, tata cara sholat Id, penyembelihan hewan qurban, serta pendistribusian daging qurban kepada masyarakat, termasuk kaum dhuafa dan nonmuslim. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga dalam melaksanakan Idul Adha secara syar’i, meningkatnya partisipasi anak-anak dalam takbir keliling yang tertib dan edukatif, sholat Id, penyembelihan hewan qurban, serta terbentuknya sistem distribusi qurban yang lebih merata dan humanis. Kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai solidaritas dan keberagaman di lingkungan perumahan. Kata Kunci: pengabdian masyarakat, Idul Adha, syariat Islam, qurban, Nilagraha
Analisis Yuridis Tenaga Asing dalam Pelayanan Kesehatan Nasional Chandra, Purwanto; Buaton, Tiarsen; Purnomo, Budi
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.986

Abstract

Tingkat mobilitas internasional yang semakin meningkat dalam era globalisasi telah memberikan dampak signifikan pada sektor pelayanan kesehatan. Banyak negara menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan akan tenaga medis yang memadai. Dalam konteks ini, kehadiran dokter asing dalam pelayanan kesehatan nasional telah menjadi solusi yang diadopsi oleh beberapa negara. Dokter asing membawa pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman dari negara asal mereka untuk membantu mengisi kekurangan tenaga medis dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.  Dalam  menghadapi  permasalahan  ini, pemerintah  Indonesia  mengesahkan  Peraturan  Pemerintah  No.  28  Tahun  2024  tentang  Kesehatan, yang  membuka  peluang  bagi  dokter  asing  untuk  berpraktik  di  Indonesia.  Kebijakan  ini  diharapkan menjadi  solusi  strategis  untuk  mengatasi  kekurangan  tenaga  medis  nasional.  Dalam konteks ini, Undang-Undang No. 17 Tahun 2023, khususnya Pasal 248 sampai 255, memberikan landasan hukum yang tegas mengenai keberadaan dokter asing di Indonesia. Pasal 248 menetapkan bahwa tenaga medis asing yang ingin berpraktik di Indonesia wajib memenuhi standar kompetensi internasional yang diakui secara global, serta mematuhi peraturan hukum yang berlaku di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa mereka memiliki kemampuan medis yang sesuai dengan standar global dan mampu menyesuaikan diri dengan sistem pelayanan kesehatan nasional. Sementara itu, Pasal 249 menegaskan bahwa dokter asing diwajibkan menjalani pelatihan mengenai budaya serta etika profesi kedokteran di Indonesia, guna mempersiapkan mereka dalam menghadapi dinamika sosial dan budaya lokal dalam praktik medis sehari-hari.
EKSISTENSI TARI ASEIK DALAM MEMPERTAHANKAN IDENTITAS BUDAYA KERINCI Rahmanda, Teguh; Mareta, Yoan; Purnomo, Budi
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 1 (2025): Pembelajaran Sejarah, Sejarah, dan Kebudayaan Lokal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i1.47292

Abstract

Tari Aseik sebagai kepribadian sosial dan warisan adat di Kabupaten Kerinci perlu dieksplorasi sebagai salah satu identitas budaya. Hal ini menentukan cara pandang dan kualitas masyarakat kerinci dalam mencerminkan gaya hidup mereka. Hadirnya Tari Aseik pada setiap upacara atau ritual yang di adakan di masyarakat Kerinci mempunyai peranan penting bagi masyarakat setempat, ada kepuasan yang mendalam ketika tari ini diperkenalkan maka tarian ini menarik orang-orang lokal dan asing untuk menjaga dan mengembangkan cara hidup mereka. Tujuan dari eksplorasi ini dilakukan untuk melihat berkembangnya Tari Aseik sebagai kekhasan sosial dalam dalam upacara atau ritual yang ada di masyarakat Kerinci. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif. Sementara itu, pendekatan yang digunakan ialah pendekatan antropologi budaya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kehadiran Tari Aseik yang masih penting keberadaannya hingga kini merupakan gambaran mentalitas, tingkah laku, dan kualitas masyarakat sebagai teladan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Kerinci. Tari Aseik tidak hanya berkaitan dengan olah fisik tetapi juga hubungan antara manusia, alam dan leluhur.
Freedom to Learn in Ki Hajar Dewantara's Perspective: Historical Studies and Their Relevance to Character Education Widiyarto, Sigit; Purnomo, Budi
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 4 No. 2 (2023): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v4i2.185

Abstract

Ki Hajar Dewantara is an important figure in the history of Indonesian education. The ideas set forth in various writings are still relevant to the struggle for. The purpose of this study is to describe Ki Hajar Dewantara's perspective on independent learning and describe its relevance to student character education. The research method used is library research method. The results that independent learning is an educational idea based on independence in living one's life but must follow the prevailing norms. The learning carried out aims to improve cognitive abilities, understanding, and the ability to practice the information that has been learned. The concept of character education advances and changes the mind, body, and attitude (inner strength, character), virtuous, intelligent, intelligent and able-bodied individuals. His concepts and ideas can become the basis for the development of modern education that is able to teach students to master science so that they can elevate the dignity of students even higher, not the other way around and factual
Techniques and Equivalence of Translating Taboo Words in The Wolf of Wall Street Movie Yulia Sari Dewi Kusumawati; Purnomo, Budi
Surakarta English and Literature Journal Volume 8, Number 2 (August 2025)
Publisher : University of Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/selju.v8i2.98

Abstract

This study aims at analyzing the translation techniques and equivalence of taboo words in The Wolf of Wall Street movie. This analysis is crucial for understanding how taboo words can be effectively translated without losing their cultural and emotional context. The method used in this research involves descriptive qualitative analysis of 584 occurrences of taboo expressions from the movie. These occurrences are categorized based on types of taboo words and translation techniques used, such as pure borrowing, literal translation, established equivalent, and reduction. This approach allows the researchers to evaluate how each technique and type of equivalence contributes to adapting taboo words in different cultural and linguistic contexts. The results indicate that epithets, the reduction technique, and the use of dynamic equivalence are the most dominant features. Reduction was found 369 times, established equivalent 190 times, literal translation 23 times, and pure borrowing 2 times. Dynamic equivalence was predominantly applied (558 instances) compared to formal equivalence (26 instances), indicating a tendency toward translations that are more natural and culturally appropriate. This study highlights the importance of balancing fidelity to the original text with cultural adaptation in translating taboo words.
Co-Authors Adawia, Robiatul Adi Saputra, Muhammad Adiningrat, Feru Ahmad Jaeni Ahmad Syarif Amani, Akbar Riskal Amir Syarifuddin Andre Mustofa Meihan Anny Wahyuni Arin Arianti Azizah, Ifah Badriul Hegar Bayu Hendro Wicaksono Betty Gama Chandra, Purwanto Desy Rosmalinda Diah Arimbi Disvia, Firstika Memoliana Edy Riyanto Fachry Abda El Rahman Faradina, Anggia Ginting, Teresia Br Giyatmi Giyatmi Hawarulaini, Latifa Heridadi, Heridadi Hermawan , Devi Husain, Bahtiar Ikhwan, Reki Dwi Nur Imas Purnamasari Indrayani, Nelly Indrayani, Nelly - Indri Astuti, Purwani Joko Susilo Junita Yosephine Sinurat Juwita, Rani Karuniasari, Sara Khoiruzzadi, Muhammad Kiswaga, Godlove Elioth Kurniawan, Ratna Dwi Maithryasari, Ni Luh Putu Manullang, Anny Rutmauli Mareta, Yoan MSU Adji, MSU Muhammad Adi Saputra Munifah, Siti Mustofa Meihan, Andre N, Melisa Cefcuty. Nababan, Cendana NR Nagieb, Moch Nainggolan, Melisa Cefcuty Nisa, Nazifatun Nugraha Nugraha Nunun Tri Widarwati Nur Apandi, R Nelly Nurlidianti, Nurlidianti Oktaniati, Ovi Pabidang, Siswanto Padua Elsandy, Antonius Pangestu, Juan Felix Prasetyo, Teguh Purnomo , Budi Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Putri, Cahaya Rahmanda Putri, Nopella Rahmanda, Teguh Ratih Wijayava Rokhmat, Rokhmat Romaito, Romaito Santi Anggraeni Sari M. Sitinjak, Intan sari, nadia indah Sari, Rika Permata Sigit Widiyarto Sihotang, Susi Masrolika Sijabat, Panderaja Sinurat, Junita Siregar, Isrina Siregar, Isrina - Sireger, Isrina - Sitinjak, Widia Priscila Soraya, Ade Suci Meilany Suetha, Dwi Ayu Suriani, Titi Teguh Prasetyo Tri Widarwati, Nunun Unun Pratiwi, Veronika Vigim, Jaqolina Anggraeni Yoga, Muhammad Septian Yulia Sari Dewi Kusumawati Yulianty, Puspa Dewi yulisa geni, bias Yuris Bahadur Wirawan, Yuris Bahadur Zakaria, Yolanda