p-Index From 2021 - 2026
8.526
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan Lembaran Ilmu Kependidikan Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Jurnal Pendidikan Biologi Journal of Biology Education Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology Unnes Science Education Journal REiD (Research and Evaluation in Education) Jurnal Pendidikan UNIGA Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Journal of Natural Science and Integration Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Jurnal Basicedu Journal of Innovative Science Education Unnes Journal of Mathematics Education Research Journal of Primary Education Jurnal Mangifera Edu Journal of Research and Educational Research Evaluation Berkala Penelitian Hayati Life Science PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Jurnal Basicedu Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Proceeding Seminar Nasional IPA Prosiding Seminar Nasional Biologi Unnes Science Education Journal Journal of Biology Education Journal of Innovative Science Education Journal of Research and Educational Research Evaluation Jurnal Dharma Indonesia Jurnal Profesi Keguruan
Claim Missing Document
Check
Articles

Profil Kompetensi Sains Siswa dalam Pembelajaran Literasi Sains Berpendekatan Inkuiri Saintifik Fajri Basam; Ani Rusilowati; Saiful Ridlo
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.74 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis profil kompetensi sains siswa dalam pembelajaran literasisains berpendekatan inkuiri saintifik. Penelitian ini merupakan penelitian experiment dengan desain pretestposttest control group. Sampel penelitian ini sebanyak 86 orang dari 2 kelas masing-masing di SMPN 1Lilirilau dan MTs DDI Pattojo Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi selatan. Hasil analisis penelitianmenunjukkan bahwa kompentensi sains berdasarkan aspek PISA yaitu aspek penjelasan fenomena ilmiahmendapatkan rata-rata persentase tertinggi sebesar 81% dibandingkan kedua aspek lainnya yaitu identifikasiisu sains dengan rata-rata persentase sebesar 76% dan penggunaan fakta-fakta sains sebesar 71%. Sedangkanhasil analisis kompetensi sains berdasarkan aspek literasi sains, di antara keempat aspek, aspek batangtubung pengetahuan memperoleh rata-rata persentase tertinggi sebesar 80% dibandingkan ketiga aspeklainnya yaitu aspek cara menyelidiki sebesar 79%, cara berpikir sebesar 76%, dan interaksi antara SETSsebesar 78%.
KOMPOS ORGANIK DENGAN PEROMBAK AGRI SIMBA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERAKARAN KACANG TANAH (Arachis hipogaea L.) Saiful Ridlo
JURNAL PENELITIAN BIOLOGI BERKALA PENELITIAN HAYATI Vol 9 No 2 (2004): June 2004
Publisher : The East Java Biological Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23869/429

Abstract

The dried rice stalks and banana stem are waste product after their harvesting but have potential as organic compost. Organic compost fertilizer treatment has a purpose to give nutrient for growth media until the root had enough and grow well. In this study, a peanuts root of two cultivars, kelinci and gajah, were grew in soil growth media which enrich an organic compost fertilizer, i.e. dried rice stalks, banana stem and mix of both composting with Agri Simba as starter, would be compared with control to look the kinds of growth media, cultivars and their interaction affect on rooting. The method used in this study was on experiment with on experimental design called completely randomized design. Each unit of the treatment tested four times. Many parameters would be studied in this case: length of the primary root, sum of live root apical, sum of nodules. They analyzed by two ways ANOVA test. Anatomical structure was analyzed by descriptive method. Harvesting of the cell have done 8th and 20th day after planting. The result of this study showed that organic composts have variation content of the N, P, and K on three kind of compost, certainly. The growth media treatment affected significantly (p < 0.05) in peanut rooting at less on root length and on sum of live root apical in early growth phase and sum of nodules in secondary growth. The cultivars treatment affected significantly (p < 0,05) on peanut rooting at less on sum of live root apical but not (p > 0.05) on root length and sum of nodules. Their interaction treatment not affected (p > 0.05) on rooting parameter observed. The treatments may affect on anatomical structure.
Analisis Soal Tes Pilihan Ganda Berbasis Higher Order Thinking Skill menggunakan Aplikasi Anates Windows Versi 4.0.9 For Windows Ledi Merlin Purwati; Rizky Arianty; Diah Malaka Syakilah; Saiful Ridlo; Endang Susilaningsih
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 15, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v15i2.1287

Abstract

Indonesia dalam penilaian PISA termasuk dalam kategori rendah dalam kemampuan literasi. Hal ini diperlukannya berbagai upaya termasuk dalam evaluasi pembelajaran dengan menyediakan soal HOTS. Soal yang ideal akan melatih siswa untuk dapat berfikir kritis dalam pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis soal tes pilihan ganda berbasis HOTS menggunakan aplikasi Anates 4.0.9 for windows. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Instrumen yang dibuat dalam penelitian ini ialah kisi-kisi soal dan butir soal HOTS. Penelitian ini melibatkan siswa kelas IV SDN 3 Kerandon Kabupaten Cirebon sejumlah 30 siswa. Hasil analisis menunjukkan mayoritas tingkat kesukaran soal kategori mudah, mayoritas daya pembeda soal kategori baik, efektivitas pengecoh kategori sangat baik, validitas soal sejumlah 16 dan soal yang diujikan bersifat reliabel. Hasil yang diperoleh kemudian dirangkum menjadi satu dalam rekap analisis butir soal.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Penilaian Kemampuan Berpikir Kreatif pada Mata Pelajaran Matematika untuk Siswa Sekolah Dasar Mia Hafizah Tumangger; Kartono Kartono; Saiful Ridlo
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3623

Abstract

Tujuan di balik penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan pengembangan instrumen penilaian kemampuan berpikir kreatif dalam pelajaran Matematika siswa kelas IV sekolah dasar di kecamatan Besitang Kabupaten Langkat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualiatif. Subjek penelitian yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah 3 guru dari 3 Sekolah Dasar Kecamatan Besitang Kabapaten Langkat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, sehingga pedoman observasi, pedoman wawancara dan smartphone digunakan sebagai instrumen pengumpulan data. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teori Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru belum memiliki instrumen penilaian kemampuan berpikir kreatif kelas IV Sekolah Dasar. Guru menilai kemampuan  berpikir kreatif siswa hanya berdasarkan penilaian sikap. Oleh karena itu, pegembangan instrumen penilaian kemampuan berpikir kreatif tes pada mata pelajaran Matematika kelas IV Sekolah Dasar perlu dikembangkan. Guru sangat berharap adanya pengembangan penilaian kemampuan berpikir kreatif tes pada mata pelajaran Matematika kelas IV Sekolah Dasar sehingga guru dapat mengukur dan mengetahui tingkat berpikir kreatif siswa.
The scientific argumentative skill analysis reviewed from the science literacy aspect of pre-service teacher Fina Fakhriyah; Ani Rusilowati; Sunyoto Eko Nugroho; Sigit Saptono; Saiful Ridlo; Budinaini Mindyarto; Endang Susilaningsih
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 11, No 4: December 2022
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v11i4.22847

Abstract

Scientific argumentative skills could encourage the critical thinking skill of college students about scientific phenomena. This research aimed to measure and describe the scientific argumentative skill of the primary school teacher candidates, reviewed from the scientific literacy. This research applied the quantitative method by using a survey typed cross-sectional design. The researchers selected the participants with convenience sampling. The results were 184 college students of even semester of 2020/2021. The applied instrument was the validity process. The data collecting techniques were test and questionnaire assisted with a Google Form. The test instrument consisted of four items. Then, the questionnaire item of the student’s perceptions about the argumentative scientific skills consisted of ten items. The researchers arranged the instruments with the indicators of science literacy-based scientific argumentative skills about biodiversity. The validity results showed that the test and questionnaire instruments were valid, relevant, and reliable to measure the skills. The researchers measured the argumentative scientific skills with Toulmin argumentative pattern (TAP) that was modified. The scientific argumentative skill profiles of the students showed that a percentage of 52% students was at level 3. However, there were no students reaching level 5. The students’ perceptions showed that they were interested in expressing their arguments and confidence while expressing their opinions. The results suggested the science educators prepare teacher candidates with argumentative scientific skills by developing learning innovation. The empowerment strategy by using scientific argumentation measurement is essential to apply to create better primary school teacher candidate with 4.0 century skills.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Instrumen Penilaian Kemampuan Berpikir Kreatif pada Mata Pelajaran Matematika untuk Siswa Sekolah Dasar Mia Hafizah Tumangger; Kartono Kartono; Saiful Ridlo
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3623

Abstract

Tujuan di balik penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan pengembangan instrumen penilaian kemampuan berpikir kreatif dalam pelajaran Matematika siswa kelas IV sekolah dasar di kecamatan Besitang Kabupaten Langkat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualiatif. Subjek penelitian yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah 3 guru dari 3 Sekolah Dasar Kecamatan Besitang Kabapaten Langkat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, sehingga pedoman observasi, pedoman wawancara dan smartphone digunakan sebagai instrumen pengumpulan data. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teori Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru belum memiliki instrumen penilaian kemampuan berpikir kreatif kelas IV Sekolah Dasar. Guru menilai kemampuan  berpikir kreatif siswa hanya berdasarkan penilaian sikap. Oleh karena itu, pegembangan instrumen penilaian kemampuan berpikir kreatif tes pada mata pelajaran Matematika kelas IV Sekolah Dasar perlu dikembangkan. Guru sangat berharap adanya pengembangan penilaian kemampuan berpikir kreatif tes pada mata pelajaran Matematika kelas IV Sekolah Dasar sehingga guru dapat mengukur dan mengetahui tingkat berpikir kreatif siswa.
Profil Kemampuan Pedagogical Content Knowledge (PCK) Calon Guru Biologi Sukaesih, Sri; Ridlo, Saiful; Saptono, Sigit
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 46, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v46i2.11026

Abstract

Pedagogical Content Knowledge (PCK) merupakan kompetensi spesifik guru yang merupakan paduan antara pengetahuan konten dan pedagogik yang berkembang seiring waktu dan pengalaman. Melalui pembelajaran, PCK calon guru dapat dioptimalkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis profil kemampuan PCK calon guru Biologi FMIPA UNNES. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk mendeskripsikan PCK calon guru biologi. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa yang menempuh Mata Kuliah Microteaching pada semester genap 2016/2017. Profil PCK calon guru diperoleh dengan menganalisis instrumen CoRe dan PaPeR. Berdasarkan analisis CoRe dan PaPeR menunjukkan hal-hal berikut: Materi yang banyak dipilih untuk microteaching adalah materi kelas XI (58%), materi kelas X (31%), dan materi kelas XII (12%).  Jumlah ide besar untuk mengembangkan materi ajar ada 3 sampai 5. Calon guru biologi sudah baik dalam mengelola waktu mengajar dan sudah baik kemampuannya dalam memilih strategi pembelajaran (85%). Ada 62% calon guru memiliki penguasaan konsep dengan benar, sedangkan 38% memiliki penguasaan konsep yang tidak mendalam, dan ada yang mengarah pada miskonsepsi. Ada 77% calon guru menunjukkan kesulitan dalam mengelola kelas yang efektif. Calon guru belum memanfaatkan media secara maksimal, diantaranya dalam menciptakan interaksi siswa dengan media pembelajaran. Simpulan penelitian ini bahwa kemampuan PCK calon guru Biologi perlu dioptimalkan dalam beberapa aspek konten dan pedagogik.Pedagogical Content Knowledge (PCK) is a kind of spesific competency which is a combination of pedagogical and content knowledge and improved throughout times and experiences. This improvement can be achieved together with the learning process. The purpose of this research was to analyzed the PCK profile of prospective Biology teacher within FMIPA UNNES. The analysis was done descriptively with student of Microteaching course during second semester of 2016/2017 as the research subjects. The profile of the PCK was gained by using CoRe and PaPeR. The evaluation of CoRe and PaPeR showed that the frequently choosen Biology substances for Microteaching are the substances of 11th grade (58%), 10th grade (31%), and 12th grade (12%). The main idea to develop learning material was ranging from 3 to 5. The prospective Biology teacher has already been capable enough in teaching time management and learning strategy selection (85%). There was 62 % prospective teacher with appropriate perceptive among Biology concepts and only 38% with lack or even mistaken concept. 77% prospective teacher was having trouble in effectively handling the class. Most of them has not maximally used media, including in the creation of student and media interaction. It was concluded that the prospective teacher PCK was can be optimized in many aspect of pedadogic and content.
Pengembangan Karakter Konservasi untuk Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru Sarjana Mengajar di Daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (PPG-SM3T) Ridlo, Saiful
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 43, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v43i2.3175

Abstract

Jurusan Biologi Universitas Negeri Semarang (Unnes) telah dipercaya sebagai salah satu penyelenggara PPG-SM3T angkatan pertama tahun 2013. Universitas berketetapan untuk menyelenggarakan perkuliahan menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi dan Konservasi (KBKK). Terdapat 11 nilai karakter konservasi yang ingin dikembangkan Unnes sebagai penciri profil lulusannya. Nilai prakondisi karakter yang telah dimiliki universitas konservasi ini adalah takwa, bersih, rapih, nyaman, dan santun. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan pengembangan nilai karakter konservasi bagi mahasiswa PPG-SM3T melalui pembelajaran berbasis strategi Jelajah Alam Sekitar (JAS). Data diambil melalui observasi saat pembelajaran pada semester 1 dan angket, kemudian dipaparkan untuk dinarasikan melalui pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui inisiatif mahasiswa telah berkembang nilai nasionalis tetapi hanya 36% yang menyatakan ingin kembali ke daerah 3T, itupun dengan syarat setelah 3-5 tahun dapat kembali ke Jawa. Program studi telah mendidik melalui pembiasaan dalam pembelajaran SSP sehingga berkembang sikap demokratis, peduli, dan santun. Department of Biology, University of Semarang (Unnes) has been appointed as one of the organizers of the PPG-SM3T University in 2013. The first generation was determined to hold lectures using competency based curriculum and Conservation (KBKK). There are 11 conservation value of a character who wants to be developed as an identifier Unnes graduates profile. Value preconditions character who has owned this conservation university is piety, clean, neat, comfortable, and well mannered. This study aimed to describe the development of the character of the conservation value for students PPG-based learning strategies SM3T through Natural Roaming Around (JAS). Data retrieved through observation while learning in the 1st half and the questionnaire, and then exposed to narrated through a qualitative approach. The results showed that through the initiative of students has grown nationalist value but only 36% who said they wanted to return to the area 3T, and even then the condition after 3-5 years can go back to Java. The study program has been educating through habituation in learning so that the developing CNS democratic attitude, caring, and polite.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DENGAN MENGAPLIKASIKAN PENGAJARAN QUANTUM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Bayuntoro, Johan Tri; Ngabekti, Sri; Ridlo, Saiful
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 44, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v44i1.6669

Abstract

Aktivitas belajar siswa yang rendah dan kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang digunakan pada materi pencemaran lingkungan kelas X MIPA SMA Negeri 11 Semarang menyebabkan hasil belajar yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pengajaran Quantum terhadap hasil belajar siswa aspek pengetahuan dan sikap materi pencemaran lingkungan.Metode penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif. Desain Quasi eksperimen post-test only control group design dan one shot case study digunakan untuk menganalisis keefektifan hasil belajar siswa aspek pengetahuan dan sikap kelas eksperimen menggunakan pengajaran Quantum dengan kelas kontrol yang menggunakan metode diskusi observasi. Sampel yang digunakan adalah kelas X MIPA 4 (kelas eksperimen 1), X MIPA 5 (kelas kontrol), dan X MIPA 6 (eksperimen 2). Analisis uji komparatif hasil belajar aspek pengetahuan menggunakan independent sample test kelas eksperimen dengan kelas kontrol diperoleh thitung (3,97) ttabel 5% (2,00). Analisis hasil belajar aspek pengetahuan menggunakan one sample test menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar melalui pengajaran Quantum kelas eksperimen dengan KKM yang ditetapkan Permendikbud yaitu ≥ 2,67 diperoleh nilai thitung (8,97) ttabel 5% (2,00). Analisis hasil belajar aspek sikap menggunakan one sample test menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar melalui pengajaran Quantum kelas eksperimen dengan KKM yang ditetapkan Permendikbud yaitu ≥ 3 diperoleh nilai thitung (15,79) ttabel 5% (2,00). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pengajaran Quantum efektif terhadap hasil belajar aspek pengetahuan dan sikap materi pencemaran lingkungan.  The low of student activities and lack of teaching media were used in learning environmental pollution for the class X MIPA of SMA Negeri 11 Semarang caused learning outcomes weren’t optimal. This study aimed to determine the effectiveness of Quantum teaching toward student learning outcomes in knowledge and attitude aspects of environmental pollution. This research method is quantitative experiments. Quasi-experimental design of a post-test only control group design and one-shot case study was used to analyze the effectiveness of student learning outcomes of knowledge and attitude aspects of classroom teaching experiment using Quantum with the control class using discussion method of observation. The sample used is class X MIPA 4 (experimental class 1), X MIPA 5 (control class), and X MIPA 6 (experimental class 2). The analysis of the comparative test outcomes with aspects of knowledge using independent sample test to experimental class with control class obtained tcount (3.97) ttable 5% (2.00). The analysis of learning outcomes aspects of knowledge using one sample test showed that there was an average difference in student learning outcomes through Quantum teaching experimental class with KKM established by Permendikbud ie ≥ 2.67 was obtained tcount (8.97) ttable 5% (2.00). The analysis of the student learning outcomes used one aspect attitude until the test showed that there are differences in average outcomes of learning through Quantum teaching experimental class with KKM established by Permendikbud ie ≥ 3 obtained tcount (15.79) ttable 5% (2.00). The result of study shows that the application of Quantum teaching is effective for student learning outcomes in knowledge and attitude aspects of environmental pollution. 
STEM-PjBL Learning: The Impacts on Students’ Critical Thinking, Creative Thinking, Communication, and Collaboration Skills Kurniahtunnisa Kurniahtunnisa; Yustinus Ulung Anggraito; Saiful Ridlo; Fransiska Harahap
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 7 (2023): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i7.2985

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effectiveness of STEM-PjBL learning on students' critical thinking, creative thinking, communication, and collaboration (4C) skills. This research is quantitative with a one-group pretest-posttest design. The research samples were 106 class XI State Senior High School 16 Semarang students. Quantitative data on critical thinking skills were analyzed using the N-gain test, while other data were analyzed descriptively. The results showed increased students' critical thinking skills based on the N-gain test. The paired sample t-test results in the SPSS 28 program obtained a significance value/Sig. (2-tailed) of 0.001, there were differences in critical thinking skills before and after STEM-PjBL learning. STEM-PjBL learning effectively trained students' creative, collaborative, and communicative thinking skills with high categories. This learning effectively trained students' critical thinking, creative thinking, communication, and collaboration skills
Co-Authors - Sumadi Abdur Rasyid Aditya Marianti Ainun Hidayah Ajeng Suwastikasari Ajib Shofwanthoni, M. Alfin, Muhammad Babun Alkham, Fithri Fakhrunnisa Aloysius Joko Susilo Amin Retnoningsih Andin Irsadi Andra Novitasari Andreas Priyono Budi Prasetyo Anggraeni, Nurlita Anggraeni, Nurlita Ani Rusilawati, Ani Ani Rusilowati Apriana, Wendi Nilpa Arfilia Wijayanti Ari Yuniastuti Arif Widiyatmoko, Arif Asrul Asrul Avif Intan Linawati Bambang Priyono Bambang Subali Barus, Robi Agape Basam, Fajri Bayuntoro, Johan Tri Budi Merry Setia Ningrum, Eka Budi Naini Mindyarto, Budi Naini Budi Waluya, St. Candrawan, Roni Prasetyo Cindy Elvina Ratna Dewati Dewi, Novi Ratna Diah Malaka Syakilah Dite Umbara Alfansuri, Dite Umbara Dwi Septiani Dyah Rini Indriyanti Dzulhikam, Muhammad Edy Cahyono Eka Novita Sari, Eka Novita Elfa Oprasmani Elmovriani, Dellya Elmubarak, Zaim Ely Rudyatmi, Ely Endang Susilaningsih Endang Susilaningsih Endang Susilaningsih Endang Susiloningsih, Endang Erik Prasetyo Erik Prasetyo Ernawati Ernawati Evi Susilawati Fadhila, Farih Fadilah Nur Sugiyanto, Fadilah Nur Fadlurreja, Robbi Fahrurrohman, Atriyanto Fajri Basam Fardiana, Rina Farida, Camellia Green Faridah, Nilen Fatimatuz Zahroh, Fatimatuz Fawaida, Ulya Fina Fakhriyah Fitriatun Nuri Utami, Fitriatun Nuri Fransiska Harahap Hadi Nasbey Handayani, Defi Fina Hardi Suyitno Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hasyim, Ikhlasih Amalia Heni Pujiastuti Herebire, Markus Oktovianus Ita Martini, Ita Izzah, Noor Jannah, Anindita Firdatul Johan Tri Bayuntoro, Johan Tri KARTIKA WIDYANINGRUM Kartono , Kharisma, Firlita Nurul Kurniahtunnisa Kurniahtunnisa Lani Puspita, Lani Ledi Merlin Purwati Ledi Merlin Purwati Lilis Lismaya Lisdiana Lisdiana Lita Latiana Margareta Rahayuningsih Nugroho Edi K Maria Agatha Hertiavi Marina, Heni Marlina, Selly Masturoh, Masturoh Meidina Rahmawati Mia Hafizah Tumangger Milatuzzahroh, Laily Muhammad Irhas, Muhammad Muhammad Miftakhul Falah Muhammad Miftakhul Falah Muhammad Yusuf I'thisom Muhartati, Dwi Muhartati, Dwi Murbangun Nuswowati muttaqien Mafaza Nina Kholina, Nina Ning Setiati Nino Adhi, Nuriana Rachmani Dewi Nitta Jayanti, Nitta Novian Fitri Nurani, Novian Fitri Nugroho Edi Kartijono Nur Kusuma Dewi Nur Rahayu Utami oktavia, zaini Parmin Parmin Partaya, Partaya Priyantini Widiyaningrum Pujiasih, Pujiasih Puspitasari, Ratna Dewi Putra, Anggihsyah Qudwatullathifah, Ratri Nuryani Rachmawati, Rivanna C Rahmawati, Rizqi Rahmawati, Rizqi Retnaningsih Retnaningsih Retniningsih, Amin Retno Wulandari Rina Fardiana Risa Dwita Hardianti Rizky Arianty Rizqiyati, Ni'mah Rizqiyati, Ni'mah Robi Agape Barus Rochmawati, Annisa Rudi Hartono Sa'diyah, Ummi Khalimatus Sapitri, Diah Setiyorini , Sri Rejeki Setiyorini, Sri Rejeki Sherlly Ferdiana Arafah, Sherlly Ferdiana Shofiyati, Aida Sigit Saptono Sindy Nurinda, Sindy Siti Aisyah Siti Alimah Siti Alimah Siti Harnina Bintari Soegiyanto Soegiyanto, Soegiyanto Sri Haryani Sri Mulyani Sri Mulyani Endang Susilowati, Sri Mulyani Endang Sri Ngabekti Sri Rizki Sianturi, Advend Sri Sukaesih SRI WARDANI Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sugiharini, Sugiharini Suharto Linuwih Sulasfiana Alfi Raida, Sulasfiana Alfi SUMADI SUMADI Sumardani Sundari, Wahyu Kunti Sunyoto Eko Nugroho, Sunyoto Eko Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Susanti, Alfiyana Susilo Susilo Suwarsi, Enni Syamsidar, Nora Tiara Linanti, Annisa Tisrin Maulina Dewi, Tisrin Maulina Totok Sumaryanto Florentinus, Totok Sumaryanto Tri Nur Kristina Triana, Dwita Tumangger, Mia Hafizah Tyas Agung Pribadi, Tyas Agung Ulin Nuha Sun’an Ulya Fawaida W.H, Nugrahaningsih Wahyu Hardyanto Wahyu Lestari Wardono Wardono Wicaksana, Yoga Widi Syahroni, Mohammad Widyaningrum, Maharsiwi Widyaningrum, Priyantini Windrianti, Maria Gerrin Wiwi Isnaeni Wiyanto , Wiyanto Wiyanto - Wiyanto Wiyanto Woro Sumarni Yeyendra Yeyendra Yuanika, Aulia Hilma Yuni Arfiani Yunita Kartika Sari, Yunita Kartika Yustinus Ulung Anggraito Yusuf Zakarias Manutede, Yusuf Zakarias Zahrotun Nisa, Zahrotun Zaim Elmubarok Zuliani, Dewi Zulpan, Zulpan