p-Index From 2021 - 2026
9.867
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fitopatologi Indonesia Jurnal Teknik Industri Agrikultura Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi Pendidikan Biologi MAGISTRA Rekayasa Mesin AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Scientific Journal of Informatics Jurnal IPTEK JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA Ahkam: Jurnal Hukum Islam JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia International Humanities and Applied Science Journal RELE: Rekayasa Elektrikal dan Energi Jurnal Teknik Elektro Sketsa Bisnis AGROMIX Jurnal Jatiswara Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) Jurnal Entomologi Indonesia Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal MABIS: Manajemen dan Bisnis Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi International Journal of Nasopharyngeal Carcinoma JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Jurnal Humaniora Teknologi ICIT (Innovative Creative and Information Technology) Journal Journal Sensi: Strategic of Education in Information System Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Dinasti International Journal of Digital Business Management Narada : Jurnal Desain dan Seni Civics Education And Social Science Journal (CESSJ) Jurnal Humaniora Teknologi Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Community Empowerment Jurnal Somasi (Sosial Humaniora Komunikasi) International Journal of Mechanical Engineering Technologies and Applications (MECHTA) IAIC Transactions on Sustainable Digital Innovation (ITSDI) Jurnal Ekonomi Efektif MAVIB Journal : Jurnal Multimedia Audio Visual and Broadcasting Journal Industrial Manufacturing Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE) International Journal Education and Computer Studies Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) PELS (Procedia of Engineering and Life Science) Jurnal Sosial dan Sains Journal Research of Social Science, Economics, and Management Jurnal Ekonomi Kreatif dan Manajemen Bisnis Digital (JEKOMBITAL) PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs International Journal of Indonesian Business Review Blockchain Frontier Technology (BFRONT) An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah An-Nur International Journal of Islamic Thought Cognitive Development Journal Journal of Fundamental Management (JFM) Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

TEKNIK MEMBONGKAR PERTAHANAN VIRUS LOKAL MENGGUNAKAN VISUAL BASIC SCRIPT DAN TEXT EDITOR UNTUK PENCEGAHAN Junaidi, Junaidi; Santoso, Sugeng; Widada, Sugeng
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal Vol 102 No 2 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan virus lokal belakangan ini yang terkadang menginfeksi komputer, menuntut harus mulai berfikir mengambil bagian tentang bagaimana cara pembuatan pencegahnya. Hal ini diperlukan, karena virus lokal terkadang sulit dideteksi oleh beberapa antivirus terkemuka, kecuali oleh beberapa antivirus buatan lokal yang kemudian dipublikasikan sebagai antivirus yang mampu menangani satu atau beberapa jenis virus lokal. Hal ini bisa terjadi mungkin saja disebabkan karena virus lokal bekerja tidak sebagaimana virus non lokal pada umumnya, sehingga keluar dari standar pencarian virus, contohnya saja jarang sekali virus lokal yang menginfeksi file exe atau file com atau yang lainnya, sehingga sangat sulit dideteksi sebagai virus atau bukan, kecuali ketika virus tersebut telah dilaporkan dan terdeteksi oleh pembuat antivirus, baru virus tersebut dapat diatasi, lagi-lagi tercipta asumsi bahwa virus selangkah lebih maju dari antivirus. Salah satu penyebab dari sulitnya mendeteksi virus lokal ini, karena hampir tidak ada bedanya dengan file biasa, apalagi virus ini juga menggunakan bahasa lokal. Satu sisi mungkin bisa berbangga, karena beberapa nama virus lokal merupakan bahasa Indonesia, dan telah menjadi nama yang berada di database daftar virus internasional. Kini saatnya mencoba membongkar pertahanan virus lokal secara manual, yang mungkin suatu saat teknik ini akan mampu menciptakan antivirus secara sederhana. Teknik membongkar pertahanan virus lokal menggunakan bahsa visual basic script dan teks edior mengacu pada target pengamanan beberapa bagian vital yang diinfeksi oleh virus, seperti registry, msconfig, sysedit, cmd, folder windows, system32 dan masih banyak lagi. Hal ini dimaksudkan bahwa dengan memahami teknik membongkar pertahahanan virus tentunya diharapkan mampu mencegah virus menginfeksi komputer lebih dini, hal ini sejalan dengan asumsi bahwa mencegah lebih baik dari mengobati.
REKAYASA TEKNIK PEMROGRAMAN PENCEGAHAN DAN PERLINDUNGAN DARI VIRUS LOKAL MENGGUNAKAN API VISUAL BASIC Junaidi, Junaidi; Santoso, Sugeng; Sunarya, Lusyani
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal Vol 102 No 2 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belakangan ini perkembangan virus yang begitu cepat membuat pengguna komputer merasa kesal, apabila komputernya berjalan sangat lambat tidak seperti biasanya, hal ini mungkin telah terinfeksi virus. Dari sekian banyaknya virus, beberapa diantaranya merupakan virus lokal yang beberapa bulan terakhir sedang gencar-gencarnya menyerang. Virus lokal yang dibuat dengan bahasa pemrograman visual basic, mempunyai beragam nama dan varian, juga memiliki keragaman teknik penyerangan dan pertahanan, biasanya aktivitas penyerangan sulit untuk diketahui. Namun demikian, jika kita mencoba memahami teknik penyerangan, penyebaran dan pertahanannya, virus lokal yang dibuat dengan bahasa pemrograman visual basic, hampir memiliki kemiripan teknik penyerangan, penyebaran dan pertahanan, sehingga mudah bagi yang mengerti untuk mengetahui penyerangan dan pertahanan virus lokal. Rekayasa virus lokal dengan visual basic meliputi teknik menginfeksi flashdisk dari sebuah komputer, menginfeksi komputer target dimana flashdisk terpasang, menggandakan diri ke folder tertentu (umumnya beberapa folder inti seperti windows, system32 dan lain sebagainya). Kemudian virus lokal ini akan menginfeksi registry, pemblokiran registry, cmd, msconfig, sysedit, pengatur folder option dan masih banyak lagi yang akan dibahas satu persatu dalam memahami teknik penyerangan dan pertahanan virus lokal serta pembuatannya melalui bahasa pemrograman visual basic. Dilihat dari teknik infeksi sistem, penggandaan ke sistem dan infeksi registry, virus lokal yang dibuat dengan bahasa pemrograman visual basic mudah untuk diciptakan bagi yang sedikit mengerti dan mudah untuk dimusnahkan bagi yang sedikit mengerti, hal ini sangat tergantung dari tingkat pemahaman. Atas dasar itulah penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran tentang teknik pembuatan virus lokal dalam hal penyerangan dan pertahanannya.
TEKNIK MEMBONGKAR PERTAHANAN VIRUS LOKAL MENGGUNAKAN VISUAL BASIC SCRIPT DAN TEXT EDITOR UNTUK PENCEGAHAN Junaidi, Junaidi; Santoso, Sugeng; Widada, Sugeng
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal Vol 102 No 2 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan virus lokal belakangan ini yang terkadang menginfeksi komputer, menuntut harus mulai berfikir mengambil bagian tentang bagaimana cara pembuatan pencegahnya. Hal ini diperlukan, karena virus lokal terkadang sulit dideteksi oleh beberapa antivirus terkemuka, kecuali oleh beberapa antivirus buatan lokal yang kemudian dipublikasikan sebagai antivirus yang mampu menangani satu atau beberapa jenis virus lokal. Hal ini bisa terjadi mungkin saja disebabkan karena virus lokal bekerja tidak sebagaimana virus non lokal pada umumnya, sehingga keluar dari standar pencarian virus, contohnya saja jarang sekali virus lokal yang menginfeksi file exe atau file com atau yang lainnya, sehingga sangat sulit dideteksi sebagai virus atau bukan, kecuali ketika virus tersebut telah dilaporkan dan terdeteksi oleh pembuat antivirus, baru virus tersebut dapat diatasi, lagi-lagi tercipta asumsi bahwa virus selangkah lebih maju dari antivirus. Salah satu penyebab dari sulitnya mendeteksi virus lokal ini, karena hampir tidak ada bedanya dengan file biasa, apalagi virus ini juga menggunakan bahasa lokal. Satu sisi mungkin bisa berbangga, karena beberapa nama virus lokal merupakan bahasa Indonesia, dan telah menjadi nama yang berada di database daftar virus internasional. Kini saatnya mencoba membongkar pertahanan virus lokal secara manual, yang mungkin suatu saat teknik ini akan mampu menciptakan antivirus secara sederhana. Teknik membongkar pertahanan virus lokal menggunakan bahsa visual basic script dan teks edior mengacu pada target pengamanan beberapa bagian vital yang diinfeksi oleh virus, seperti registry, msconfig, sysedit, cmd, folder windows, system32 dan masih banyak lagi. Hal ini dimaksudkan bahwa dengan memahami teknik membongkar pertahahanan virus tentunya diharapkan mampu mencegah virus menginfeksi komputer lebih dini, hal ini sejalan dengan asumsi bahwa mencegah lebih baik dari mengobati.
REKAYASA TEKNIK PEMROGRAMAN PENCEGAHAN DAN PERLINDUNGAN DARI VIRUS LOKAL MENGGUNAKAN API VISUAL BASIC Junaidi, Junaidi; Santoso, Sugeng; Sunarya, Lusyani
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal Vol 103 No 2 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belakangan ini perkembangan virus yang begitu cepat membuat pengguna komputer merasa kesal, apabila komputernya berjalan sangat lambat tidak seperti biasanya, hal ini mungkin telah terinfeksi virus. Dari sekian banyaknya virus, beberapa diantaranya merupakan virus lokal yang beberapa bulan terakhir sedang gencar-gencarnya menyerang. Virus lokal yang dibuat dengan bahasa pemrograman visual basic, mempunyai beragam nama dan varian, juga memiliki keragaman teknik penyerangan dan pertahanan, biasanya aktivitas penyerangan sulit untuk diketahui. Namun demikian, jika kita mencoba memahami teknik penyerangan, penyebaran dan pertahanannya, virus lokal yang dibuat dengan bahasa pemrograman visual basic, hampir memiliki kemiripan teknik penyerangan, penyebaran dan pertahanan, sehingga mudah bagi yang mengerti untuk mengetahui penyerangan dan pertahanan virus lokal. Rekayasa virus lokal dengan visual basic meliputi teknik menginfeksi flashdisk dari sebuah komputer, menginfeksi komputer target dimana flashdisk terpasang, menggandakan diri ke folder tertentu (umumnya beberapa folder inti seperti windows, system32 dan lain sebagainya). Kemudian virus lokal ini akan menginfeksi registry, pemblokiran registry, cmd, msconfig, sysedit, pengatur folder option dan masih banyak lagi yang akan dibahas satu persatu dalam memahami teknik penyerangan dan pertahanan virus lokal serta pembuatannya melalui bahasa pemrograman visual basic. Dilihat dari teknik infeksi sistem, penggandaan ke sistem dan infeksi registry, virus lokal yang dibuat dengan bahasa pemrograman visual basic mudah untuk diciptakan bagi yang sedikit mengerti dan mudah untuk dimusnahkan bagi yang sedikit mengerti, hal ini sangat tergantung dari tingkat pemahaman. Atas dasar itulah penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran tentang teknik pembuatan virus lokal dalam hal penyerangan dan pertahanannya.
TEKNIK MEMBONGKAR PERTAHANAN VIRUS LOKAL MENGGUNAKAN VISUAL BASIC SCRIPT DAN TEXT EDITOR UNTUK PENCEGAHAN Junaidi, Junaidi; Santoso, Sugeng; Widada, Sugeng
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal Vol 103 No 2 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan virus lokal belakangan ini yang terkadang menginfeksi komputer, menuntut harus mulai berfikir mengambil bagian tentang bagaimana cara pembuatan pencegahnya. Hal ini diperlukan, karena virus lokal terkadang sulit dideteksi oleh beberapa antivirus terkemuka, kecuali oleh beberapa antivirus buatan lokal yang kemudian dipublikasikan sebagai antivirus yang mampu menangani satu atau beberapa jenis virus lokal. Hal ini bisa terjadi mungkin saja disebabkan karena virus lokal bekerja tidak sebagaimana virus non lokal pada umumnya, sehingga keluar dari standar pencarian virus, contohnya saja jarang sekali virus lokal yang menginfeksi file exe atau file com atau yang lainnya, sehingga sangat sulit dideteksi sebagai virus atau bukan, kecuali ketika virus tersebut telah dilaporkan dan terdeteksi oleh pembuat antivirus, baru virus tersebut dapat diatasi, lagi-lagi tercipta asumsi bahwa virus selangkah lebih maju dari antivirus. Salah satu penyebab dari sulitnya mendeteksi virus lokal ini, karena hampir tidak ada bedanya dengan file biasa, apalagi virus ini juga menggunakan bahasa lokal. Satu sisi mungkin bisa berbangga, karena beberapa nama virus lokal merupakan bahasa Indonesia, dan telah menjadi nama yang berada di database daftar virus internasional. Kini saatnya mencoba membongkar pertahanan virus lokal secara manual, yang mungkin suatu saat teknik ini akan mampu menciptakan antivirus secara sederhana. Teknik membongkar pertahanan virus lokal menggunakan bahsa visual basic script dan teks edior mengacu pada target pengamanan beberapa bagian vital yang diinfeksi oleh virus, seperti registry, msconfig, sysedit, cmd, folder windows, system32 dan masih banyak lagi. Hal ini dimaksudkan bahwa dengan memahami teknik membongkar pertahahanan virus tentunya diharapkan mampu mencegah virus menginfeksi komputer lebih dini, hal ini sejalan dengan asumsi bahwa mencegah lebih baik dari mengobati.
System Dynamics Modeling to Improve Islamic Economic and Financial Literacy in Sharia Business Unit Ahmad, Habib Sadewo; Santoso, Sugeng
International Journal of Indonesian Business Review Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/ijibr.v4i2.1528

Abstract

Purpose – This study aims to identify and analyze optimal strategies that can be implemented by PT. XYZ to improve Islamic economic and financial literacy through a system dynamics modeling approach. Methodology/approach – A case study approach was applied to PT. XYZ (Sharia Business Unit) using a mixed-method qualitative and quantitative design. Primary data were obtained through surveys and in-depth interviews, while secondary data came from official reports and the national sharia literacy strategy document. The system dynamics model was developed using Vensim software. Findings – There is a 30.5% literacy gap between employees and customers. Simulation results indicate that simultaneous interventions involving employee training, digital information access, and National Sharia Board (DSN) socialization can increase employee literacy to approximately 70% and customer literacy to approximately 50% within five years. Novelty/value – This research integrates a system dynamics approach to formulate Islamic financial literacy strategies, which is still rarely applied in Indonesia's Islamic financial ecosystem.
Komunitas “Angkring Sinau” sebagai Solusi Penanaman Literasi dan Pelanggengan Budaya di Tengah Pandemi COVID-19 Santoso, Sugeng; Putri, Yayang Ristiana; Sofinda, Sulik
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v8i1.206

Abstract

Pandemi COVID-19 membawa dampak besar terhadap sistem pendidikan di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses teknologi dan sumber belajar. Keterbatasan akan akses teknologi dan sumber belajar akan menyebabkan rendahnya literasi dan sulitnya pembentukan karakter dalam melestarikan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran komunitas Angkring Sinau sebagai solusi alternatif dalam menanamkan literasi, membentuk karakter, dan melestarikan budaya lokal di tengah kebijakan pembelajaran daring. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Angkring Sinau berhasil mengembangkan ekosistem pembelajaran berbasis kearifan lokal dengan memanfaatkan pos ronda sebagai ruang belajar. Kegiatan seperti membaca dongeng Nusantara, mewarnai tema budaya, menyanyikan lagu daerah, dan permainan tradisional mampu menumbuhkan minat literasi dan rasa cinta tanah air. Selain itu, kegiatan seperti Angkring Sinau Mencari Bakat dan Festival Anak Negeri berperan dalam memperluas jangkauan pendidikan berbasis budaya secara nasional. Dengan demikian, komunitas Angkring Sinau terbukti menjadi model pendidikan nonformal yang efektif dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDG’s) nomor 4 tentang pendidikan berkualitas.
Komunitas “Angkring Sinau” sebagai Solusi Penanaman Literasi dan Pelanggengan Budaya di Tengah Pandemi COVID-19 Santoso, Sugeng; Putri, Yayang Ristiana; Sofinda, Sulik
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v8i1.206

Abstract

Pandemi COVID-19 membawa dampak besar terhadap sistem pendidikan di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses teknologi dan sumber belajar. Keterbatasan akan akses teknologi dan sumber belajar akan menyebabkan rendahnya literasi dan sulitnya pembentukan karakter dalam melestarikan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran komunitas Angkring Sinau sebagai solusi alternatif dalam menanamkan literasi, membentuk karakter, dan melestarikan budaya lokal di tengah kebijakan pembelajaran daring. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Angkring Sinau berhasil mengembangkan ekosistem pembelajaran berbasis kearifan lokal dengan memanfaatkan pos ronda sebagai ruang belajar. Kegiatan seperti membaca dongeng Nusantara, mewarnai tema budaya, menyanyikan lagu daerah, dan permainan tradisional mampu menumbuhkan minat literasi dan rasa cinta tanah air. Selain itu, kegiatan seperti Angkring Sinau Mencari Bakat dan Festival Anak Negeri berperan dalam memperluas jangkauan pendidikan berbasis budaya secara nasional. Dengan demikian, komunitas Angkring Sinau terbukti menjadi model pendidikan nonformal yang efektif dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDG’s) nomor 4 tentang pendidikan berkualitas.
IMPLEMENTASI METODE EVALUASI PORTOFOLIO PADA PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK MATERI TEKS DRAMA BAGI SISWA DI DAERAH TERPENCIL RAJA AMPAT Santoso, Sugeng
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v11i1.223

Abstract

Raja Ampat adalah salah satu daerah di Papua yang memiliki kualitas pendidikan yang kurang baik. Situasi tersebut mendesak adanya inovasi dalam proses pembelajaran agar siswa di sana tetap memperoleh pembelajaran yang bermakna dan terpantau secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode evaluasi portofolio dalam pembelajaran berbasis proyek materi teks drama bagi siswa di daerah terpencil Raja Ampat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek 12 siswa kelas VII SMP CAP yang berada di Distrik Meos Mansar. Data dikumpulkan melalui observasi, analisis portofolio, dan dokumentasi hasil proyek. Pembelajaran dilaksanakan selama tujuh minggu, dengan tiga kali pertemuan setiap minggu, dan terdiri atas enam tahapan: pengenalan materi, pengembangan ide dan penulisan naskah, latihan peran dan ekspresi, persiapan properti, perekaman video, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode evaluasi portofolio mampu meningkatkan keterlibatan, kreativitas, dan rasa tanggung jawab siswa selama proses pembelajaran. Siswa menjadi lebih percaya diri saat tampil di depan kamera dan mampu bekerja sama dalam kelompok. Guru juga memperoleh kemudahan dalam melakukan evaluasi autentik karena setiap tahap pembelajaran terdokumentasi dengan baik. Metode evaluasi portofolio terbukti sesuai diterapkan dalam konteks sekolah terpencil, karena fleksibel, kontekstual, dan mendorong partisipasi aktif seluruh siswa. Dengan demikian, penerapan metode ini dapat menjadi strategi evaluasi alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis proyek di wilayah 3T, khususnya di Papua.
IMPLEMENTASI METODE EVALUASI PORTOFOLIO PADA PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK MATERI TEKS DRAMA BAGI SISWA DI DAERAH TERPENCIL RAJA AMPAT Santoso, Sugeng
Jurnal Humaniora Teknologi Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Humaniora Teknologi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jht.v11i1.223

Abstract

Raja Ampat adalah salah satu daerah di Papua yang memiliki kualitas pendidikan yang kurang baik. Situasi tersebut mendesak adanya inovasi dalam proses pembelajaran agar siswa di sana tetap memperoleh pembelajaran yang bermakna dan terpantau secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode evaluasi portofolio dalam pembelajaran berbasis proyek materi teks drama bagi siswa di daerah terpencil Raja Ampat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek 12 siswa kelas VII SMP CAP yang berada di Distrik Meos Mansar. Data dikumpulkan melalui observasi, analisis portofolio, dan dokumentasi hasil proyek. Pembelajaran dilaksanakan selama tujuh minggu, dengan tiga kali pertemuan setiap minggu, dan terdiri atas enam tahapan: pengenalan materi, pengembangan ide dan penulisan naskah, latihan peran dan ekspresi, persiapan properti, perekaman video, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode evaluasi portofolio mampu meningkatkan keterlibatan, kreativitas, dan rasa tanggung jawab siswa selama proses pembelajaran. Siswa menjadi lebih percaya diri saat tampil di depan kamera dan mampu bekerja sama dalam kelompok. Guru juga memperoleh kemudahan dalam melakukan evaluasi autentik karena setiap tahap pembelajaran terdokumentasi dengan baik. Metode evaluasi portofolio terbukti sesuai diterapkan dalam konteks sekolah terpencil, karena fleksibel, kontekstual, dan mendorong partisipasi aktif seluruh siswa. Dengan demikian, penerapan metode ini dapat menjadi strategi evaluasi alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis proyek di wilayah 3T, khususnya di Papua.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Yamindago Adhi, Christian Adhiguna, Erlangga Tri Adismar, Ryan Afriliana Kusumadewi Afrisha, Ikma Agung Satrio Nugroho Agung Satrio Nugroho Agus Taufik, Agus Ahmad, Habib Sadewo Aisyah Pratiwi, Nur Aji, Unggul Akhiruddin Akhiruddin Akhiruddin Maddu ALI NURMANSYAH Almira, Beta Alvionita, Uci Amalina Sayyidah, Nur Andrean, Dicky Andriani, Tanti Stevany Angger Sri Hertadi Anjela, Lia Aprianto, Yoce Ardiyansah, Ardiyansah Arfiandi, Derri Argadilah, M. Ariffatchur Fauzi Aris Wahyu Murdiyanto Aristo, Nabila Cynthia Arlia Dwi Hapsari Armein Lusi Aryati, Djujuk Asep Saefullah Astriandari, Juni Bahtiar, M. Romi Baqi, M. Puad Abdul Bastiawan, Hertha Basuki Rahmat Masdi Siduppa Budi Tjahjono Budiarto, Mukti Cahyanugraha, Imanuel Cahyati, Iwe Cempaka Kumala Sari Chandrasa Soekardi Chrishardiyan, Febri Claudia, Unique Gita Dewandaru, Ginanjar Dewi DEWI SARTIAMI Dewi, Tika Sari Dhaifina, Safira Diah Aryani, Diah Dita Megasari Dj, Trismawan Dody Wahjudi Donna, Lisa Safirah Bella Dudhat, Amitkumar Dyah Purwaningrum Eka Wahyuningsih Erlangga, Heri Erna Wijayanti Etlanda, Khoirul Akbar Euis Nurninawati Fachrully Ade, Agung Fachruroji, Addien Fahmi, Muhamad Irfan Fandhika, Fandhika Fatmawati, Ari Ana Fauzan, Muhammad Nepo Febby J. Polnaya Feri Yulianto Fikri, Muhamad Al Firmansyah Firmansyah H.P, Andrea Handayani, Ratri Henderi Henderi . Henny Henny, Henny Herawani, Febrina Himawan Himawan Hindarsah, Ida Huriyah, Zahrotul Hwa, Lee Yong I, Gusnar Ilyas Ilyas Indah Sulistyowati, Indah Isa, Salmi Mohd Islami, Nisa Fadhila Jayanti, Meivina Junaidi Junaidi Karuniawan, Rickho Rizky Kauf, Josch Kayani, Indah Kurniawan, Rofiq Kusnadi Kusumah, Yayi Munara Lestari Santoso, Nuke Puji Lucky Nugroho Mahdi, Muhammad Fattah Maheswari, A. Hasnanda Sakina Marampa, Elieser R Marfatah, Muhammad Ramadhani Markus, Suryo Nugroho Martono, Aris Minanda, Ratih Mucji, Gita Sofiana Muhammad Fachri Maulana Muhtadi, Yudi Mulyono Mulyono Muntasir, Ibnu Nabila, Efa Ayu Naibaho, Uli Arta Naini, Nurul Fitrianis Negara, Ivan Hadi Prawira Niken Nur Kasim, Niken Nur Nisrina, Safira Fegi Nurfadillah Nurfadillah Nurhidajat, R. Nurhidajat, Raden Ongso, Seselia Padeli Padeli Pambudi, Ghanindo Rachmat Pamungkas, Ragil Asih Pamungkas, Wisnu Ardi Pane, Monika Sarananta Pekih, Mufti Imam Po Abas Sunarya Praja, Adhadi Pramono, Galih Pramudhita, Karunia Burhan Praptana Pratama, Putu Yoga Satya Priscillia Picauly, Priscillia Purbobinuko, Zakharias Kurnia Purnama, Diar Eka Puspita, Kori Putri, Yayang Ristiana Rabbani, Zonar Anjab Rahayu, Eka Fitri Rahma, Khalda Faadiyah Rahman, Diki Arif Rahmani, Ngatoiatu Ramadhan, Aditya Ramadhan, Kresna RAUF, AUNU Restuanto, Faqih Rifaldi, Muhammad Faisal Rinayati Rinayati S, Tantri Sabila, Nurahma Sahab, Achmad Indra Saidah Saputra, Subhan Ahmad Saputro, Agung Dwi Sarnadi, Sarnadi Sembiring, Adelina Setiawati, Riri Sevtiani, Imaniar Simanjuntak, Ridwan Zulkarnain Panca Putra Soedjarwo, Soedjarwo Sofinda, Sulik Solihin, Dadang SRI HENDRASTUTI HIDAYAT Sri Wahyuning Sugeng Widada Suhaepi, Muhamad Iip Sumantono, Trubus Sumantri, Dicky Sumaryati, Bety Sunandar, Endang Sunarya, Lusyani Susilo, Yanto Sutrisno, Sutrisno Swastantomo, Rizki Syarifah, Linda Syifa, Ghea Ananda Taufik Maulana, Taufik Tjiptogoro Dinarjo Soehari TRI ASMIRA DAMAYANTI Tukhas Shilul Imaroh Yamin, Abdul Yamin, Steven Yolanda, Ega