p-Index From 2021 - 2026
8.957
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Ilmu Lingkungan Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Lingkungan LINK Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmiah Mahasiswa JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Belitung Nursing Journal Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Serambi Engineering JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan JOURNAL OF RESEARCH IN PUBLIC HEALTH SCIENCES Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kebidanan Indonesia Avicenna : Journal of Health Research Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Narra J KESANS : International Journal of Health and Science Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat jurnal administrasi politik dan sosial Journal of Noncommunicable Diseases (JOND) Gema Lingkungan Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Proceeding Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN ISO 14001 Septanti, Elza Muthia; Joko, Tri; Setiani, Onny
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30934

Abstract

Lingkungan menjadi prioritas internasional sejak Konferensi Lingkungan Stockholm 1972 dan KTT Bumi 1992. Setelah KTT Pembangunan Berkelanjutan Dunia (WSSD) 2002, berbagai mekanisme pengelolaan lingkungan telah didirikan. Isu lingkungan kini menjadi fokus perusahaan, terutama dalam industri yang berdampak besar pada ekologi. Polusi industri ini, bersama dengan polusi perkotaan dan penggunaan bahan kimia, mengancam kesehatan dan kesejahteraan manusia. Di Indonesia, kebijakan keberlanjutan mengharuskan perusahaan mengendalikan polusi dan memelihara fungsi ekologis, didukung oleh Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 yang menuntut informasi valid tentang perlindungan lingkungan. Perusahaan diharuskan memenuhi standar kualitas lingkungan, yang mendorong adopsi langkah hijau seperti standar ISO-14001. Standar ini membantu perusahaan publik beroperasi ramah lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim, serta meningkatkan nilai perusahaan dan daya saing. ISO-14001 diterapkan oleh 307.059 perusahaan secara global pada 2018, dengan 1.944 di Indonesia. Ini menunjukkan peran penting ISO-14001 dalam strategi industri hijau, mengurangi risiko pencemaran, dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Implementasi efektif ISO-14001 memastikan kepatuhan terhadap standar tertinggi dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat, serta pelestarian lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi implementasi ISO 14001 di berbagai negara. Metode yang digunakan adalah metode literature review berdasarkan jurnal terkait dari tahun 2014 hingga 2024. Berdasarkan hasil tinjauan, ISO 14001 telah membantu dalam mengurangi emisi dan meningkatkan produktivitas serta efisiensi perusahaan.
PENGGUNAAN INSEKTISIDA RUMAH TANGGA GOLONGAN PIRETROID DI KOTA MAGELANG KUSUMA, AGCRISTA PERMATA; Martini, Martini; Setiani, Onny
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 9, No 1 (2021): EDITION MARCH 2021
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v9i1.1318

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi di dunia. Incidence Rate (IR) DBD Kota Magelang dari Tahun 2014 sampai dengan Tahun 2017 selalu lebih tinggi dari target IR DBD nasional. Penyebaran kasus DBD merata di seluruh wilayah Kota Magelang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan insektisida rumah tangga di Kota Magelang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai upaya pencegahan dan perencanaan kebijakan kesehatan dalam pengendalian DBD. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Wawancara penggunaan insektisida rumah tangga dilakukan kepada 300 responden yang mewakili tiap rumah tangga. Data penggunaan insektisida rumah tangga dianalisis menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan insektisida rumah tangga golongan piretroid terdistribusi di 14 kelurahan survei Kota Magelang dengan frekuensi penggunaan insektisida rumah tangga antara 1-7 kali per minggu. Sebesar 49,35% rumah tangga memilih insektisida jenis semprot. Masyarakat mayoritas (75,33%) menggunakan insektisida rumah tangga pada malam hari.
Literature Review: Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Gangguan Fungsi Paru Pekerja Industri Mebel di Indonesia Anissah, Neli; Setiani, Onny; Darundiati, Yusniar Hanani
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i03.3918

Abstract

Paparan debu di lingkungan kerja industri mebel bisa menyebabkan gangguan fungsi paru, baik restriktif, obstruktif, maupun kombinasi keduanya (mixed). Penurunan fungsi paru terjadi secara bertahap dan kronis. Kajian sistematis ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor risiko yang ada hubungannya dengan gangguan fungsi paru pada pekerja industri mebel di Indonesia. Penelitian ini adalah tinjauan sistematis terhadap artikel ilmiah dengan desain studi cross-sectional yang dipublikasikan antara tahun 2016 hingga 2025. Pencarian dilakukan melalui tiga basis data yakni Google Scholar, ScienceDirect, dan Scopus. Kriteria inklusi meliputi artikel berbahasa Indonesia atau Inggris, membahas pekerja mebel di Indonesia, dan faktor risiko yang berkaitan dengan gangguan fungsi paru. Dari hasil tinjauan terhadap 19 artikel, ditemukan bahwa paparan debu kayu, lama masa kerja, durasi kerja harian, serta kebiasaan merokok merupakan faktor utama yang paling konsisten terkait dengan gangguan fungsi paru pada pekerja industri mebel. Sementara itu, pengaruh penggunaan alat pelindung diri (APD) serta usia menunjukkan hasil yang tidak konsisten antar studi. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian paparan debu yang lebih optimal, serta peningkatan edukasi dan kepatuhan dalam penggunaan APD secara tepat guna, untuk meminimalkan risiko gangguan pernapasan pada pekerja.
ANALISIS TATA LAKSANA KLINIK SANITASI UNTUK PENGENDALIAN ISPA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Khairunnisa, Shafira Mutia; Setiani, Onny; Wahyuningsih, Nur Endah; Nurjazuli, Nurjazuli
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.8830

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyakit berbasis lingkungan dan cenderung dianggap biasa oleh masyarakat, sedangkan ISPA yang tidak ditangani dengan baik dapat berakhir dengan pneumonia atau kematian. Klinik sanitasi merupakan solusi untuk mengatasi penyakit berbasis lingkungan melalui upaya promotif dan preventif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap aspek input dan proses dalam pelaksanaan klinik sanitasi untuk pengendalian ISPA pada masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Kedung Badak Kota Bogor. Metode penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif, dengan melakukan observasi lapangan dan wawancara mendalam kepada informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa belum adanya SOP klinik sanitasi yang disesuaikan dengan situasi pandemi, ketidaksesuaian jadwal dengan regulasi yang berlaku, belum dilengkapinya SDM dengan pelatihan terkait klinik sanitasi, tidak adanya media KIE seputar ISPA, serta tidak dilakukannya konseling, inspeksi, dan intervensi kesehatan lingkungan terhadap pasien ISPA pada masa pandemi COVID-19. Temuan tersebut menunjukan masih terdapat hal-hal yang belum optimal baik dalam aspek input maupun proses pada tata laksana klinik sanitasi di Puskesmas Kedung Badak Kota Bogor.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MIJEN KOTA SEMARANG Fajar; Sulistyani; Setiani, Onny
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v1i01.1

Abstract

Pneumonia is still the biggest cause of childhood mortality and also the cause of death in many elderly people in the world. The incidence of Pneumonia in 2015 in Semarang City was found as many as 7,759 cases, an increase compared to the previous year which reached 4,295 cases. The problem of Penumonia disease is most prevalent in the Working Area of ​​Mijen Community Health Center, which is found 337 cases. This was a case-control study using the retrospective study method. Case group were 35 respondents and control group 35 respondents. The data analysis used univariate and bivariate analysis with Chi Square and the magnitude of risk with Odd Ratio and multivariate analysis to know the correlation (p) of independent variables together with dependent variable with logistic regression. The results of the research: 1) there is a relationship between the habit of opening the window of the house with the incidence of pneumonia (p = 0,031, OR = 3,273; 95% CI), 2) Cigarette Smoke Exposure (p = 0,002; OR = 5,537; 95% CI); 3) Healthy house (p = 0,010; OR = 6,303; 95% CI). Multivariate analysis results: 1). there is a relationship between the habit of opening the window of the house with the incidence of pneumonia OR = 3,596, 2). Cigarette Smoke Exposure OR = 8,426,3). House Condition OR = 9,240. The habit of opening the window of the house, exposure to cigarette smoke, and healthy homes have a relationship with the incidence of pneumonia
Respiratory and Neurological Health Effects of Chromium and PM Exposure among Troso Woven Fabric Workers: A Cross Sectional Study in Jepara Darundiati, Yusniar Hanani; Joko, Tri; Setiani, Onny; Raharjo, Mursid; Nurjazuli, Nurjazuli; Rahman, Muhammad Auliya
Gema Lingkungan Kesehatan Vol. 23 No. 4 (2025): Gema Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gelinkes.v23i4.371

Abstract

The Troso weaving industry in Jepara, Indonesia, is a traditional craft sector that relies on synthetic dyes and manual production, thereby exposing workers to chromium (Cr) and particulate matter (PM2.5 and PM10) with potential respiratory and neurological risks. This study aimed to analyze their association with respiratory and neurological disorders among workers. A cross-sectional design was applied involving 101 weaving workers from four production sites. Environmental sampling measured Cr concentrations in wastewater and PM2.5/PM10 in the ambient air, while worker characteristics and health complaints were assessed using the ECSC-87 and Q18 questionnaire. Data were analyzed using chi-square tests and odds ratios. Cr concentrations in wastewater ranged from <0.010 to 0.104 mg/L, remaining below the effluent quality standard of 1.0 mg/L but confirming the continuous use of chromium-based dyes discharged without treatment. Average PM2.5 and PM10 levels were 108.75 µg/m³ and 117.75 µg/m³, both exceeding national air quality standards (55 and 75 µg/m³). Bivariate analysis showed that respiratory disorders were significantly associated with exposure duration ≥40 hours/week (OR=7.333; p=0.0001) and working period >5 years (OR=20.935; p=0.0001), whereas dye type, dyeing frequency, and PPE use were not significant. Neurological disorders were significantly associated with exposure duration (p=0.001), working period (p=0.001), type of dye (p=0.0001), frequency of dyeing (p=0.018), and PPE use (p=0.0001). Environmental monitoring confirmed elevated PM levels and chromium-based dye use, while statistical analysis showed that prolonged exposure and long working periods associated with respiratory disorders, and neurological disorders were linked to multiple occupational factors.
Systematic Review: Risk Factor Analysis for Malaria Incidence in Indonesia Dwi Kuntari, Ayu; Rahardjo, Mursid; Setiani, Onny
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 5 No 2 (2025): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v5i2.486

Abstract

Malaria remains one of the public health issues in Indonesia, caused by the mosquito vector Anopheles spp., with a fairly high morbidity and mortality rate and a strong potential to trigger extraordinary events (outbreaks) in Indonesia. One of the ways to control malaria is by controlling the risk factors. The control of risk factors will be successful if its implementation is based on accurate data and information about the vector, the environment, its breeding, as well as the behaviour of the local community. The aim of this study is to analyse the risk factors for malaria incidence in Indonesia. Method: This study used a systematic review of five journal articles on malaria incidence in Indonesia, each using a case-control research method. Results: Based on the similarity of variables between researchers, there are several statistically significant risk factors, namely the use of wire mesh on ventilation, using mosquito nets, tight wall conditions, the presence of breeding places, the presence of resting places and being outside the house at night. Meanwhile, the protective factor for malaria incidence in Indonesia based on the average Odds Ratio (OR) above was the presence of breeding sites (properly managed). Conclusion: There are thirteen variables that become risk factors and one protective factor of malaria, namely the presence of breeding sites
LITERATURE REVIEW: KUALITAS UDARA DALAM RUANG SEBAGAI FAKTOR RISIKO KEJADIAN SICK BUILDING SYNDROME Oktavia, Widya Ayu; Setiani, Onny; Joko, Tri; Sulistiyani, Sulistiyani; Suhartono, Suhartono
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 13, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.13.3.2025.267-280

Abstract

Indoor air quality is a crucial aspect of creating a healthy and productive work environment. Decreased air quality has the potential to cause various health problems in building occupants. One of the health problems that is often associated with poor indoor air quality is Sick Building Syndrome (SBS). This study aims to synthesize findings from various studies to provide a comprehensive understanding of environmental risk factors that contribute to the occurrence of SBS. This study is a literature review to review the results of previous studies related to indoor air quality and sick building syndrome. The search database used in searching for this article comes from national and international journals. The selection of articles is based on inclusion criteria, including publication within the last 10 years, a cross-sectional study design, and discussion of indoor air quality in relation to the occurrence of SBS. The results of the review of 10 articles showed that the factors that trigger the onset of sick building syndrome symptoms include temperature, humidity, lighting, particulates (PM2.5 and PM10), air flow rate, ventilation systems, and exposure to chemical contaminants. Environmental management as an effort to overcome the occurrence of sick building syndrome includes improving the ventilation system, controlling temperature and humidity, managing chemical contaminants, controlling particulates, and improving lighting. SBS symptoms are influenced by several environmental factors that can affect worker health and productivity. Therefore, environmental management is needed as a way to overcome the occurrence of SBS.
The Relationship Between Pesticide Exposure and Disturbances in Balance Function in Apple Farmers in Tulongrejo Village, Bumi Aji District, Batu City Sylvia Nehemia Siregar; Onny Setiani; Yusniar Hanani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 6 (2025): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i6.11288

Abstract

This study aims to analyze the morphological diversity and phylogenetic relationships of six species from the Annonaceae family at the Purwodadi Botanical Garden using a phenetic approach. The background of this research is based on the importance of character-based identification to support taxonomy, conservation, and plant classification within the Annonaceae family, which is known for its high diversity. The research began with field exploration and specimen identification, followed by morphological characterization focusing on stem, leaf, petiole, and flower traits. Data acquisition was conducted by direct observation and measurement using tools such as calipers, rulers, and color tables. The morphological data were analyzed using Hierarchical Cluster Analysis and Principal Component Analysis (PCA) with SPSS 25.00 software to determine phylogenetic relationships among the species. The results revealed two major clusters: the first includes Mitrephora polyprena, Stelechocarpus burahol, Orophea enneandra, and Polyalthia bullata, with a similarity index of 73.2%, and the second consists of Annona muricata and Miliusa horsfieldii, with 59.3% similarity. PCA results indicated that leaf width, leaf length, petiole length, leaf color, and stem surface were the most influential morphological traits. These findings demonstrate that the phenetic approach is effective for analyzing phylogenetic relationships and can contribute to conservation strategies and biodiversity management.
Analysis of the Quality of the Physical Environment of the House on the Incidence of Tuberculosis in Tembalang Subdistrict Vanessa Rizky Aditya; Mursid Raharjo; Onny Setiani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.11393

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a major health problem in Indonesia, including in Tembalang Sub-district, Semarang City, which is listed as one of the areas with high cases. Indonesia ranks among the top three countries in the world with the highest number of TB cases exceeding one million cases. This research is an observational analytic study with a case-control study design. The purpose of this study was to assess the risk factors of household physical environment that affect the incidence of Tuberculosis in Tembalang Sub-district. The results showed that most of the houses with tuberculosis patients had unhealthy environmental conditions, such as poor air circulation (37.5%), high occupancy density (35%), improper flooring (57.5%), insufficient ventilation (67.5%), low lighting (85%), and high humidity (87.5%). These factors were found to have a significant association with an increased risk of TB. However, ceiling conditions and room temperature did not show a significant association with increased TB risk. These findings emphasize the importance of improving the living environment through education and community involvement in improving housing quality as a preventive measure to reduce TB transmission.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Abd. Rasyid Syamsuri Adi, Bayu Kusuma Ali Djamhuri Alifia Intan Berlian Amaliyah, Ratu Aam Ana Qomariah Anak Agung Gede Sugianthara Andriana Marwanto Anies Anies Anisa Nur Fitri Setiarini Anissah, Neli Anju Stefani Annisa Amilush Shalihah Annisa Zolanda Annisa Zolanda Antonius Tae Asa, Antonius Tae Apoina Kartini Apsari, Laeila Ardiansyah, Raihan Mahesa Ardias Ardias Ariani Ariani Ariawan Soejoenoes Arnita Ayu Kusuma, Arnita Ayu Arumdani, Intan Sekar Asrori Asrori Astin Hardiana Astorina YD, Nikie Atyaf Umi Faizah Ayu Widyawati Az-zahro, Putri Rahmawati Bagoes Widjanarko Bambang Setiyobudi Bayu Kusuma Adi Bayu Wicaksono Bhary Kharis Subhiandono, Bhary Kharis Bintar Wahyu Ismail Budi Bowo Leksono, Budi Bowo Budi Waloyo Budiiyono Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Catarina Citra Puspa Dewi Cecilia Sri Rahayu Chesaria Candra Cahyani Choidiyah, Siti Choiroel Anwar Chyntia Nur Aviva Hidayat Cresti Dwitiya Murti Dani Imaduddin Dewi Andang Prastika Dewi Susanti Dhody Ardi Pratama Diah Ayu Pusparini, Diah Ayu Dian Islamiari Qoriah Dini Kusumastuti Dwi Fitriani Dwi Kuntari, Ayu Dwi Sutiningsih Eddi Suhaedi, Eddi Eka Sudarsana Eka Wahyuni Elanda Fikri Endang Sukawati, Endang Etik Sulistyorini Eunike Galuh Saputri Evi Rahmiyati Evi Yulia Arini, Evi Yulia Evy Ratnasari F. S. Nugraheni S., F. S. Fachmi Al Farisi Fahriza Risnawati Faisal Amri Fajar Faris Yudi Akbar Fauziah Anggraini, Fauziah Feriyandi Feriyandi, Feriyandi Fianti andua Fidiyatun Fidiyatun Fitni Hidayati Fitra Ayu Minarti, Fitra Ayu Fitri, Clara Fuadi, Mirza Fathan Hadi Nasbey Hanan Lanang Dangiran Hanan Lanang Dangiran, Hanan Lanang Hanani D, Yusniar Hari Peni Julianti Hasrah Junaidi Helmin Rumbiak, Helmin Hendra Budi Sungkawa, Hendra Budi Heru Padmonobo Homer, Philips I Dewa Made Widaryana, I Dewa Made I Gusti Bagus Wiksuana I Ketut Suada Ika Fitriati, Ika Ilya Farokha Rizqiyana Imam Djamaluddin Mashoedi Imam Djamaludin Mashoedi istiqomah istiqomah Jamhari Jamhari Jayawarsa, A.A. Ketut Kamilah Budhi R Kanthi Hidayahsti Kartika Permatasari Karunia Dwi HPS Ketut Resmaniasih Khabib Mualim, Khabib Khairunnisa, Shafira Mutia Khiki Purnawati Kasim Kholilah Samosir Kun Aristiati Susiloretni Kusuma Dara Zulfania Kusuma, Agcrista Permata Kusuma, Ima Candra Lenci Aryani Lilik Suliswati, Lilik Lily Gunawan Lina Yulianti Linda Devega M ROMLI, M Mardiyono, Mardiyono Marlina, Nanda Ika Vera MARTINI Martini Martini Martini Martini Martini Martini Martyna Widya Marzuki Marzuki Mas Henny Dewi Sartika Maskinah, Eni Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Mayang Puspita Sari Melyana Nurul Widyawati Melyana Nurul Widyawati Meta Suryani, Meta MG Catur Yuantari Misgiono Misgiono, Misgiono Mohammad Z. Rahfiludin Mohammad Zen Rahfiludin Muchtar Mawardi Muh Fauzi, Muh Muhammad Fadhlullah Muhammad Fadli Ramadhansyah Muhammad Rivai Mulia Syakira Ramadhani Murniwati Bagia Mursid Rahardjo Mursid Rahardjo Mursid Raharjo Mursid Raharjo Mursid Raharjo Mustafiroh Kasanah Mutasir Mutasir, Mutasir Nasrin Nasrin, Nasrin Neni Saswita Niki Astorina Yunita Dewanti Nikie Astorina Nikie Astorina Yunita Dewanti Nikie Astorina Yunita Dewanti Nikita Rizky Nikmah Jalilah Ritonga Nina Rosenovianty Christiana Nisa Zakiyah Noor Pramono Noverita Dian T, Noverita Dian Novia Luthviatin Novia Rina Dewi Nufla Ihsani Nur Endah Wahyuningsih Nur Endah Wahyuningsih Nur Endah Wahyuningsih Nur Endah Wahyuningsih Nurjazuli Nurjazuli - Nurjazuli Nurjazuli Nurjazuli Nurjazuli Nurjazuli Nurjazuli Nurmala Sari Oktavia Suci Setyoningsih, Oktavia Suci Oktavia, Widya Ayu Paramastri, Nerpadita Philips Homer Philomena Larasati Adilasari Poppi Nastasia Dewi Prasetiyawati, Ida PURNAMA, LUBIS BAMBANG Purwanto P Purwanto Purwanto Purwanto, Anto Pusaka, Semerdanta Puspaningdyah Ekawati Putri Arida Ipmawati Qorina Sabila Fa&#039;iza Raharjo, Puspito Rahayu Utami Rahman, Muhammad Auliya Raihan Mahesa Ardiansyah Raisha Selviastuti Rasyid, Khairul Ratna Dian Kurniawati Retno Sulistiyowati Rika Adi Kusumo, Rika Adi Rizka Laila Rachmawati, Rizka Laila Rizki Nurul Mutmainnah Rizkyansyah, Alif Rodhwa Asma&#039; Amanina Ronna Atika Tsani Rosa Pini Septiani Rosa Rantetoding, Rosa Rosmiati Saleh Rr Sarah Fadhilah Nafisa Rudi Anshari, Rudi Safira Putri Indraswari Sakundarno Adi Samina Samina Sandy Wahap Santri Pertiwi Sarwono Sarwono Septanti, Elza Muthia Setiawati, Rita Shafira Mutia Khairunnisa Sharadifa Putika Apsari Siregar, Sylvia Nehemia Siti Aisyah Kurniasih Siti Maisyaroh Bakti Pertiwi Siti Munfiah Soedjono Soedjono Sri Achadi Nugraheni Sri Endang Pujiastuti Sri Ratna Astuti, Sri Ratna Sri Slamet Mulyati, Sri Slamet Sri Sumarni Sri Wahyuni Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono, Suhartono Suharyo Hadisaputro Sujari Sujari, Sujari SULISTIYANI SULISTIYANI Sulistiyani Sulistiyani Sulistiyono Putra, Ilham Pradana Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sunarti Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Surip Surip Suroto Suroto Suryati Kumorowulan Sus Setyabudi, Sus Sutji Wardhayani, Sutji Sylvia Nehemia Siregar Tri Anggi Huwaida Tri Joko Tri Joko Tri Joko Trijoko Trijoko Ulfa, Elok Fadila Umaroh Umaroh Umaroh Umaroh Umaroh Umaroh Umaroh Umaroh Vandi Putra Malau Vanessa Rizky Aditya Vifta Dian Lestari Vita Olivionita Vitasari, Marliana Wahyuni, Sri Wiarisa, Hesty Wiarisa, Hesty Widiastuti, Yulia Widjarnarko, Bagoes Wikri Eko Putra Wilujeng Ginanjarwati Winda Yunyaty Harianja Winnoto Winnoto Yulizar Yulizar Yundari, Yundari Yura Witsqa Firmansyah Yusniar Hanani Yusniar Hanani Yusniar Hanani D., Yusniar Yusniar Hanani Danudianti Yusniar Hanani Darundiati Yusniar Hanani Darundiati Yusran Fauzi Zaedatul Farida Zulfania, Kusuma Dara Zulmi Indriyani