p-Index From 2021 - 2026
8.501
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Bunga Rampai Usia Emas Jurnal Pengajaran MIPA Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains AWLADY Jurnal Pendidikan Anak JURNAL IQRA´ JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Analisa DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA PAEDAGOGIA Journal of Natural Science and Integration Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) PrimaryEdu - Journal of Primary Education Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat JAPRA (Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal) Khazanah Pendidikan Islam Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Attadib: Journal of Elementary Education Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Pasundan International of Community Services Journal (PICS-J) Didaktika: Jurnal Kependidikan JURNAL EDUPENA Proceeding Biology Education Conference JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Journal of Basic Education Research Indonesian Journal of Innovation Studies International Journal of Learning and Instruction (IJLI) Satwika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JSEP (Journal of Science Education and Practice) Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Basicedu Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Euclid Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan Journal of Environment and Sustainability Education Lensa Pendas Jurnal Pendidikan Progresif JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) International Journal of Learning Media on Natural Science IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

TANTANGAN PENDIDIKAN ABAD 21 Erna Susilawati; Sofyan Iskandar; Dede Tri Kurniawan
Jurnal Edupena Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuntutan dan tantangan pendidik dalam teknologi di dunia pendidikan di era 21 sekarang ini adalah penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan di mana pendidik dituntut untuk “melek’ terhadap informasi dan kemajuan teknologi. Dengan adanya teknologi ini pendidik dituntut untuk mampu menggunakan teknologi secara optimal dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat seperti sekarang ini di mana pendidik merasa “tertantang” untuk bisa menguasai proses tranformasi penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, oleh arena itu pendidik harus mau belajar tentang penggunaan teknologi di mana dalam pembelajaran pada era 21 sekarang mulai diterapkan sistem pembelajaran hybrid. Di samping memiliki keterampilan mengajar dalam menyampaikan materi pembelajaran secara tatap muka, pendidik juga memiliki keterampilan dan pengetahuan dalam mengembangkan sumber pembelajaran berbasis digitalisasi atau internet atau komputer, pendidik juga harus mampu menginovasi metode pembelajaran ataupun mampu mengaplikasikan dua metode pembelajaran dalam pembelajaran tersebut. Kombinasi pembelajaran bisa juga diterapkan pada integrasi e-learning (online). Pendidik harus dapat dapat memenuhi tuntutan pengetahuan berdaya saing tinggi dalam pemanfaatan teknologi agar peserta didik mampu bersaing dan eksis pada masanya.
PENGEMBANGAN MEDIA MULTIMODALITAS BERBASIS WEB DALAM MENGENAL BENTUK BANGUN DI KELAS RENDAH JENJANG SEKOLAH DASAR Imas Masfufah; Yunus Abidin; Dede Tri Kurniawan
Euclid Vol 10, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i3.8598

Abstract

Pembelajaran di sekolah mulai disesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi. Sejalan dengan tuntutan pendidikan saat ini yang mengarah pada pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi, pendidik harus mampu atau memiliki keterampilan dalam pemanfaatan tekhnologi. Salah satu cara pengembangan media pembelajaran agar dapat menarik motivasi belajar peserta didik yakni penggunaan media multimodalitas berbasis web dalam mengenal bentuk bangun. Media pembelajaran multimodalitas dapat menyajikan media audio, media video, media buku elektronik dan media dalam bentuk aplikasi permainan dalam satu waktu. Namun, dari pemanfaatan website masih belum maksimal dan masih banyak pendidik yang mengabaikannya. Berdasarkan uraian tersebut, maka peneliti bertujuan untuk mengembangan media pembelajaran multimodalitas berbasis web di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Model UTAUT2 menunjukkan bahwa behavior intention, use behavior, performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating conditions, hedonic motivation, price value, dan habit. Penelitian dilakukan di Kabupaten Cirebon dengan populasi 90 guru sekolah dasar dan jumlah sampel minimal 80. Penelitian dilakukan dengan analisis jalur struktur model persamaan (SEM) PLS. Hasil peneliitian menunjukkan bahwa Faktor Effort Expectancy, Hedonic Motivation, dan Percive Learning Oportunitis merupakan variabel yang berpengaruh besar. ICT Usage Habists merupakan variabel yang memiliki pengaruh sedang. Variabel Facilitating Conditions, Performance Expectancy, dan Social Influence merupakan faktor yang memiliki pengaruh yang sangat minim bahkan tidak berpengaruh.
Tingkat kemampuan guru Sekolah Dasar dalam penggunaan model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital Dewi Siti Solihah; Sofyan Iskandar; Dede Trie Kurniawan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.17355

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan mengenai keragaman model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital yang digunakan oleh guru di sekolah dasar untuk menunjang proses pembelajaran, khususnya model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital yang digunakan oleh guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Pembahasan makalah ini dibatasi untuk mendeskripsikan ragam model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital yang digunakan oleh guru di sekolah dasar negeri. Secara singkat, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan berbagai model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital yang digunakan guru di sekolah dasar negeri, serta menunjukkan peran model aplikasi pembelajaran digital dalam pembelajaran di sekolah dasar, khususnya sekolah dasar negeri di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Khususnya, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru sekolah dasar negeri dalam menggunakan berbagai model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital untuk pembelajaran, ketersediaan sarana penunjang guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Majalaya. Guru akan melakukan pembelajaran dengan menggunakan model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital dan menjelaskan pemanfaatan berbagai model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital dalam pembelajaran yang dilakukan oleh guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung.
Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Melalui Penerapan Strategi Know-Want to Know-Learn (KWL) Pada Siswa Sekolah Dasar Suci Trisia Maharani; Prihantini Prihantini; Dede Kurniawan
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.75474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa SD dengan menggunakan salah satu strategi pembelajaran Know-want to Know learn dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Pakuwon tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dimulai dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi Kemmis & McTaggart  (2021)  kemudian dibuat perencanaan perbaikan yang digunakan dalam siklus selanjutnya. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus. Keseluruhan tindakan yang dilakukan pada siklus I dan siklus II diarahkan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Adapun instrumen pengumpulan data tes, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman setelah dilakukan tindakan pembelajaran mengalami peningkatan. Data menunjukkan bahwa pada tindakan pembelajaran siklus I hasil siswa diperoleh nilai rata-rata 72,92% dan pada tindakan pembelajaran siklus II terjadi peningkatan dengan perolehan nilai rata-rata 82,64%. Adapun rekomendasi bagi guru dan peneliti lain diharapkan penelitian ini dapat memberikan inspirasi untuk melakukan penelitian penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dengan metode yang variatif.
Upaya Meningkatkan Minat Belajar dan Keterampilan Mendeskripsikan Alam Melalui Metode Gallery Walk Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Khairun Nisa; Tita Mulyati; Dede Kurniawan
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.75470

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan (1) minat belajar setelah diterapkannya metode gallery walk, (2) keterampilan menulis paragraf deskripsi setelah diterapkannya metode gallery walk. Dalam pelaksanaannya, penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melalui dua siklus. Setiap siklus terdiri dari prosedur perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitiannya ialah siswa kelas 5 yang terdiri dari 21 orang. Sedangkan instrumen penelitiannya berupa tes, wawancara, dan observasi. Analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya ialah (1) metode gallery walk dapat meningkatkan minat belajar siswa; (2) metode gallery walk dapat meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi siswa.
Bahasa Inggris Syva Lestiyani Dewi; Dede Trie Kurniawan; Rendi Restiana Sukardi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 11 (2023): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i11.5499

Abstract

The purpose of this study was to examine common misconceptions among elementary school students regarding the greenhouse effect. The method used was descriptive research, using 52 student samples selected by purposive sampling technique, and the Rasch model was used to analyze the data. The results showed that the Rasch Model confirmed the validity of the tool, highlighting the challenges in understanding the concept of the greenhouse effect among bright students. Students had a misconception rate of 63% when analyzing the relationship between the ozone layer and the greenhouse effect, 62% when distinguishing between the greenhouse effect and global warming, 60% when examining the relationship between the greenhouse effect and cow dung waste, and 56% when determining the relationship between the greenhouse effect and acid rain. Effective teaching strategies are essential for correcting misconceptions, and future research should explore media or learning models to address these issues. It is imperative for educators to design targeted interventions that specifically target these prevalent misconceptions to improve science education outcomes among elementary school students in Indonesia.
Radec Learning Model With E-Modul: An Effort to Enhance Student Critical Thingking Skills Anti Muthmainnah; Dede Trie Kurniawan; Rendi Restiana Sukardi; Nur Hidayah Zayadi
PAEDAGOGIA Vol 27, No 2 (2024): PAEDAGOGIA Jilid 27 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/paedagogia.v27i2.84207

Abstract

The results of several studies show that the critical thinking abilities of elementary school students in Indonesia are still relatively low. Therefore, this research aims to train elementary school students' critical thinking skills. This research is pre-experimental research using One Group Pretest-Posttest Design. The research instrument used was a pre-test and post-test critical thinking ability test which was processed using the N-Gain formula to measure the influence of the RADEC learning model on students' critical thinking abilities before and after learning activities. The results of the research show that, in terms of critical thinking indicators, the aspects of simple explanation, development of basic skills, concluding, strategy and tactics, have an N-Gain score in the high category, which shows that students' critical thinking skills increase in the high category with an N-Gain score of 0.8 . Meanwhile, for further explanation, it has a value of 0.6 N-Gain in the medium category, which shows that students' critical thinking abilities have increased in the medium category. It can be concluded that the simple explanation aspect is lower than other aspects in students' critical thinking abilities. This shows that students experience a high and moderate increase in critical thinking skills after implementing RADEC-based learning and completing the pre-test and post-test, so that the application of the RADEC-based E-Module is very good for training or improving students' critical thinking skills. critical thinking skills. The E-Module application being developed still needs to be improved in the form of a more attractive presentation and can add more detailed explanations such as commands, tasks, etc.
Keberterimaan Media Multimodalitas Berbasis Website Pada Materi Pubertas di Sekolah Dasar: Tinjauan The 2nd Unified Theory of Accepptance and Use of Technology (UTAUT) Model Rofita Rahayu; Yunus Abidin; Dede Trie Kurniawan
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8, No 1 (2024): JIPPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jippsd.v8i1.123758

Abstract

The research aims to identify the dominant factors influencing the acceptance of web-based multimodal learning media in elementary schools. The research method employed is a quantitative survey using variables within the 2nd UTAUT model. The research sample consists of 100 elementary school teachers, selected through random sampling techniques. The research instrument uses a Likert scale questionnaire. Data analysis is conducted using the SmartPLS 4.0 application. Based on the research findings, it is evident that there are factors that have a significant impact on the acceptance of web-based multimodal learning media. These factors include User Habit (IUH) and Social Influence (SI). Behavioral Intention (BI), it is influenced by Performance Expectancy (PE), Effort Expectancy (EE), Social Influence (SI), Facility Condition (FC), User Habit (IUH), Perceived Learning Opportunity (PLO), and Hedonic Motivation (HM), which have a positive but non-significant influence. In conclusion, teachers' intention to utilize web-based multimodal learning media is strongly supported by their familiarity with technology (IUH) and social influence (SI), which motivates them to develop and use available learning media.
Pengembangan Media Dan Bahan Ajar Digital Jenjang Sekolah Dasar Untuk Pemerolehan Literasi Dasar Anak Anak Indonesia Non Dokumen Di Malaysia Dede Trie Kurniawan; Yunus Abidin; Yeni Yuniarti; Rendi Restiana Sukardi; Dinie Anggraeni Dewi
Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 3 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/perseda.v6i3.2243

Abstract

Education for children of Indonesian citizens (WNI) who do not have residence documents in Malaysia is a critical issue that needs attention by the government. Children of Indonesian citizens who do not have legal educational documents are constrained from obtaining their rights to education in Malaysia. One form of attention given by the government is to provide educational services for all citizens, including Indonesian migrant workers in Malaysia through the Rumah Kita program and Indonesian learning studios in Malaysia. And based on information, the number of non-formal educators is still limited, both in terms of qualifications and competence. This research was conducted with the aim of developing digital media and teaching materials oriented to gamification and learning independence for non-document Indonesian children in Malaysia. The research method used is Design and Development (D&D) using the ADDIE model. At the development stage, the Multimedia Prototype learning media has feasibility that is validated by experts. This research was conducted by producing a reference digital learning resource for the fulfillment of non-documentary basic literacy of Indonesian children in Malaysia. The subjects for assessing media and learning resources were three expert lecturers consisting of elementary school literacy experts, media experts, and elementary school learning content experts. In this paper, researchers will reveal the level of feasibility of media and digital learning resources for non-documented Indonesian children in Malaysia. The three experts who were the subject of the evaluation of the products developed in general stated that these digital media and learning resources were appropriate and good for use in fulfilling the basic literacy of non-document Indonesian children in Malaysia, but there needed to be a forum in the form of a website that would be used as a form of well-administered learning resource center for each media and teaching materials.
Dolanan bocah caruban nagari sebagai upaya pembinaan nilai antikorupsi siswa sekolah dasar Hayati, Auliya Aenul; Kurniawan, Dede Trie
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.763 KB) | DOI: 10.21831/jc.v17i1.28034

Abstract

Tingginya ketergantungan manusia akan tekhnologi turut menggeser popularitas permainan tradisonal. Sementara pemahaman terhadap kekayaan nilai budaya lokal pada setiap permainan berperan penting dalam upaya pembinaan nilai antikorupsi sejak usia dini. Peneliti meneliti bagaimana dolanan bocah Caruban Nagari mampu berperan sebagai upaya pembinaan antikorupsi pada siswa Sekolah Dasar. Yaitu bertujuan untuk menganalisis karakteristik permainan, mengkaji jenis-jenis permainan sebagai pendidikan antikorupsi, dan mengembangkan kecerdasan nilai-nilai kebajikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan serangkaian metode deskriptif analisis. Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan kuesioner. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Karakteristik pendidikan antikorupsi melalui permainan tradisional beracuan pada materi pelajaran, guru, proses pembelajaran, dan nilai-nilai, yang berkesinambungan menanamkan perilaku antikorupsi. (2). Nilai antikorupsi Dolanan Bocah Caruban Nagari yaitu nilai jujur, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, mandiri, sederhana, adil, berani, dan peduli dengan tingkat perubahan sikap siswa tertinggi pada nilai kejujuran dan terendah pada nilai kemandirian.-----The high human dependence on technology has helped to shift the popularity of traditional games. While understanding the richness of local cultural values in each game plays a vital role in efforts to foster anti-corruption values from an early age. Researchers examine how the child caruban Nagari can play a role as an effort to foster anti-corruption in elementary school students. It aims to analyze the characteristics of the game, examine the types of games as anti-corruption education, and develop the intelligence of virtue values. This research uses a qualitative approach with a descriptive analysis methods Data collection by observation, interview, and questionnaire. Data processing and analysis techniques use descriptive statistics. The results showed: (1). The characteristics of anti-corruption education through traditional games refer to the subject matter, the teacher, the learning process, and values, which continuously instill anti-corruption behavior. (2). The anti-corruption value of kid caruban nagari is honest, discipline, responsibility, hard work, independent, simple, fair, brave, and caring with the highest level of change in student attitudes on honesty values and the lowest on self-sustained values.
Co-Authors Adestipa, Adestipa Ai Sutini Ai Sutini Ani, Neng Anti Muthmainnah Ari Syahidul Shidiq Arina, Ida Asep Ahyar Auliya Aenul Hayati Azizah, Winda Nur Baharizqi, Sindi Ladya Baharizqi, Sindi Sindi Ladya Dallyono, Ruswan Dede Margo Irianto, Dede Margo Dela Marisana Dewi Siti Solihah Dewi, Syva Lestiyani Dian Rinjani Dina Pratiwi Dwi Santi Dinie Anggraeni Dewi Efi Tasfiyatul Millah Elly Malihah Endang Herawan Erna Susilawati Fazrul Prasetya Nur Fahrozy Fully Rakhmayanti Fully Rakhmayanti Hana Yunansah Harmawati Hayati, Auliya Aenul Hayyuna, Ristafani Ijharudin, Muhammad Ijharudin, Muhammad Imas Masfufah Ishak, Nor Asniza Kama Abdulhakam Khairun Nisa Kharimah, Nurul Ikhsan Komariah Komariah Kuswanto Kuswanto Kuswanto, Kuswanto Lara Sati, Lara Lebyana Norma Belinda Lebyana Norma Belinda Leli Halimah Lestari, Williyanti Lia Marliani Lilit Rusyati Margaretha Sri Yuliariatiningsih Marisana, Dela Meilandari, Aesti Meilinda Meilinda Mirawati Mirawati Muchamad Subali Noto Muhammad Ijharudin Muhammad Zaki Fadilah Nahadi Nailah Tresnawati Nakiya, Mohamad Nelli Ma'rifat Sanusi Ni Putu Laksmi Resti Putri Novi Yanthi Nur Hidayah Zayadi Nurhidayatulloh Nurhidayatulloh Nurul Ikhsan Kharimah Oktaviani, Windi Nur Pina Pitriana Pina Pitriana Pratiwi, Intan Aprilianti Prihantini Prihantini Putri, Dian Permana Rachmania, Setyaningsih Rahayu, Rofita Ratna, Ratna Ayu Kinanti Rena Denya Agustina Reni Nurhayati Restu Adi Nugraha Riandi Riandi Ristafani Hayyuna Rizkina, Van Biaila Rofita Rahayu Rofita Rahayu Rostika, Neneng Sartika Yolanda Setiyani Setiyani Sindi Ladya Baharizqi Sindi Siti Rohmah Siti Sriyati Sofyan Iskandar Sofyan Iskandar Sofyan Iskandar, Sofyan Solihah, Dewi Siti Somad, Momod Abdul Sri Hartati Sri Maryanti Sri Maryanti Suci Trisia Maharani Sukardi, Rendi Restiana Susilawati, Erna Sutrisno, Lucky Taufik Syva Lestiyani Dewi Tatang Muhtar, Tatang Taufik Ramadhan Teti Nurhayati Tin Rustini Tita Mulyati Titis Madyaning Ratri Triana Lestari Wahyu Hartono Wahyu Sopandi Wahyuni, Nuni Sri Winti Ananthia Wiwit Mulyasari Yan Yan Heryanti Yeni Yuniarti Yeni Yuniarti, Yeni Yulia Rahmawati, Yulia Yuliawati, Astri Yunus Abidin Yunus Abidin Yunus Abidin Yusuf Tri Herlambang, Yusuf Tri Zakwandi, Rizki