p-Index From 2021 - 2026
8.854
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Bunga Rampai Usia Emas Jurnal Pengajaran MIPA Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains AWLADY Jurnal Pendidikan Anak JURNAL IQRA´ JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Analisa Journal of Natural Science and Integration Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) PrimaryEdu - Journal of Primary Education Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat JAPRA (Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal) Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Attadib: Journal of Elementary Education Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar PAKAR Pendidikan Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Pasundan International of Community Services Journal (PICS-J) Didaktika: Jurnal Kependidikan JURNAL EDUPENA JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Journal of Basic Education Research Indonesian Journal of Innovation Studies International Journal of Learning and Instruction (IJLI) Satwika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JSEP (Journal of Science Education and Practice) Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan International Journal of Education and Teaching Zone Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Jurnal Basicedu Euclid Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan Journal of Environment and Sustainability Education Lensa Pendas Jurnal Pendidikan Progresif JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) International Journal of Learning Media on Natural Science IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Jurnal Didaktik Matematika Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI APLIKASI PIXTON SEBAGAI UPAYA MENINGKATAN KETERAMPILAN PEMBUATAN BAHAN AJAR DIGITAL DALAM BENTUK KOMIK UNTUK MAHASISWA CALON GURU SEKOLAH DASAR Dede Trie Kurniawan; Nailah Tresnawati; Sri Maryanti
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 2, No 2 (2019): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1105.673 KB) | DOI: 10.33603/cjiipd.v2i2.2205

Abstract

Komik edukasi dapat menyampaikan materi pembelajaran dengan menarik, sehingga cocok digunakan untuk media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode perkuliahan mahasiswa calon guru sekolah dasar dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembuatan media komik pembelajaran pendidikan lingkungan hidup untuk siswa sekolah dasar. Metode yang dipakai untuk mencapai tujuan yaitu melalui penelitian pengembangan (Development Research) dengan model ADDIE (Analisis, Design, Development, Implementation dan Evaluation) yang diarahkan untuk mengembangkan komik pembelajaran pendidikan lingkungan hidup (PLH) berbasis TIK dengan aplikasi PIXTON. Penelitian ini berupaya untuk mengembangkan metode perkuliahan yang dapat memberikan keteramipilan pembuatan bahan ajar digital dalam bentuk komik untuk mahasiswa calon guru sekolah dasar di salah satu perguruan tinggi swasta kota Cirebon. Hasil Penelitian menunjukan mahasiwa calon guru sekolah dasar mampu merancang dan membuat komik dengan aplikasi pixton dalam mengembangkan materi pembelajaran sekolah dasar untuk mata pelajaran pendidikan lingkungan hidup.
Karakteristik Keterampilan Guru Abad 21 Rofita Rahayu; Sofyan Iskandar; Dede Trie Kurniawan
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.417 KB) | DOI: 10.33603/caruban.v6i1.8018

Abstract

Abstrak. Guru era abad 21 menyongsong generasi emas yang melek dengan IPTEK. Generasi emas adalah generasi muda yang mempunyai keterampilan abad 21 yaitu insan yang berkarakter, berpikir kritis, kreatif, inovatif, komunikatif, kolaboratif, dan kompetitif. Menyiapkan generasi emas Indonesia untuk kehidupan di abad ke-21 adalah sesuatu yang kompleks dan rumit. Berbagai tantangan yang harus dihadapi di era Revolusi 4.0 dan Society 5.0 seperti: globalisasi, teknologi, migrasi, kompetisi, perubahan di segala bidang, dan tantangan lingkungan. Upaya pemerintah menyiapkan segala perubahan ini diantaranya pembangunan di bidang pendidikan, dengan melakukan penyempurnaan dan pengembangan kurikulum serta peningkatan profesionalisme tenaga pendidik (guru). Penelitian ini menggunakan kajian literatur yang mana literatur yang diambil sesuai dengan pokok pembahasan dan di analisis secara mendalam sehingga dapat diambil kesimpulan dan temuan dalam penelitian. Penelitian kualitatif dituntut mampu mengorganisasikan semua teori yang dibaca. Literatur yang diambil baik dari buku, artikel jurnal baik nasional maupun internasional dan literatur lainnya. Guru sebagai seorang pendidik di sekolah, haruslah memiliki kompetensi terbaik dalam bidangnya. Maju mundurnya suatu negara berada ditangan guru. Dalam menyiapkan generasi milenial yang tangguh, kreatif, inovatif, kompetitif yang berdaya saing dan cerdas tentunya diperlukan guru yang memiliki main set yang unggul dengan menerapkan kurikulum. Oleh karena itu untuk memberikan pendidikan yang berkualitas kepada peserta didik di era abad 21 ini menuntut guru untuk memiliki keterampilan teknologi yang dibutuhkan agar dapat memanfaatkan kekuatan komputer dan teknologi yang terkait dengannya untuk pengajaran yang efektif.Kata Kunci: Abad 21, Keterampilan Guru, Kinerja Guru
Peran Matakuliah Konsep Dasar Ilmu Pengetahuan Alam Dalam Membekali Kompetensi Calon Guru Sekolah Dasar dede trie kurniawan
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 1, No 1 (2018): Edisi Januari
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.001 KB) | DOI: 10.33603/cjiipd.v1i1.1164

Abstract

AbstrakSains merupakan badan dari ilmu pengetahuan, dibentuk dari proses inkuiri yang berlangsung terus menerus dan berkesimanbungan, dan meliputi orang-orang yang bergerak dalam bidang enterprice sains. Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa ilmu sains diperoleh dari suatu proses inkuiri yang panjang dan terus menerus melalui tahapan-tahapan eksperimental. Hal utama yang membuat sains menjadi khas dari ilmu yang lain adalah sains memiliki karakteristik memerlukan proses penyelidikan dalam membangun konsep-konsep sains dengan kata lain proses inkuiri diperlukan untuk mengkontruksi ilmu pengetahuan dalam konteks sains. Upaya memajukan Sains (Dasar) yang sangat utama adalah menghasilkan pengajar Sains Dasar pada tingkat  pendidikan menengah (guru) dan pendidikan tinggi (dosen) dengan pemahaman dan penyusunan bahan ajar yang baik. Bahan ajar sains untuk calon guru SD haruslah mengandung kekuatan bernalar dan kemajuan Sains terakhir. Makalah ini berupaya untuk mengungkap peran matakuliah ilmu pengetahuan alam dalam pemenuhan kompetensi calon guru sekolah dasar Kata kunci: IPA; Kompetensi Guru SD; Mahasiswa Calon guru SD
PERBEDAAN PEMBELAJARAN ABAD 19-20 DENGAN PEMBELAJARAN ABAD 21 Yan Yan Heryanti; Sofyan Iskandar; Dede Trie Kurniawan
Jurnal Edupena Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era globalisasi memberi dampak yang cukup luas dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk tuntutan dalam penyelenggaraan pendidikan. Salah satu tantangan nyata tersebut adalah bahwa pendidikan hendaknya mampu menghasilkan sumberdaya manusia yang memiliki kompetensi utuh, dikenal dengan kompetensi abad ke-21 yang sangat berbeda dengan pembelajaran pada abad 19-20 dimana Perubahan dari abad 19 ke abad 21 yaitu berubahnya sistem pembelajaran dari teacher centered menjadi student centered. Kompetensi abad ke-21 merupakan kompetensi utama yang harus dimiliki siswa agar mampu berkiprah dalam kehidupan nyata pada abad ke-21. Di Abad-21 ditantang untuk mampu menciptakan pendidikan yang dapat ikut menghasilkan sumber daya pemikir yang mampu ikut membangun tatanan sosial dan ekonomi sadar pengetahuan sebagaimana layaknya warga dunia di Abad-21. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Perbedaan Pembelajaran di abad 19-20 dengan pembelajaran abad 21untuk mengetahui hal apa saja yang semakin berkembang di dunia pendidikan dari masa kemasa dan mengetahui apa yang harus dipersipkan di abad 21. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Serta studi pustaka (library research). Dengan mengumpulkan beberapa artikel serta pendapat para ahli mengenai Perbedaan Pembelajaran di abad 19-20 dengan abad 21 yang kemudian di kembangkan dengan berbagai penemuan yang ada tentang perbedaan pembelajaran di abad 19-20 dengan pembelajaran abad 21
Media Analysis of Educational Tourism Guidebooks in Character Value Cultivation in Early Childhood Based on Local Wisdom Kuswanto Kuswanto; Elly Malihah Setiadi; Momod Abdul Somad; Kama Abdul Hakam; Ai Sutini; Dede Trie Kurniawan; Teti Nurhayati; Restu Adi Nugraha
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 6, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v6i1.21521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis media pembelajarn (buku panduan) dalam kegiatan wisata edukasi untuk anak usia dini. Kegiatan wisata edukasi masih dipahami sebagai ajang piknik/bertamasa untuk anak, guru dan orang tua, sehingga unsur esensial dari edukasi belum didapatkan oleh anak dalam proses pembelajaran di luar kelas. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menganalisis media pembelajaran untuk anak usia dini dalam kegiatan wisata edukasi. Analisis dilakukan melalui analisis kebutuhan media pembelajaran, analisis empirical/empiris (melalui observasi), dan analisis melalui studi literatur dari beberapa sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis kebudayaan masih kurang memfasilitasi anak dalam kegiatan wisata edukasi, oleh karena itu, pendidik perlu menyiapkan media pembelajaran berupa buku panduan berwisata yang mampu mengenalkan kebudayaan daerah kepada anak. Sehingga hal ini sebagai upaya reflektif guru dalam merancang pembelajaran di luar kelas dengan menyiapkan media pembelajaran yang mampu menginternalisasikan nilai-nilai karakter anak. Apabila ini dilakukan dengan penuh kesadaran maka pembelajaran menjadi bermakna dan berdampak kepada pemahaman siswa/anak usia dini akan kebudayaannya, selain itu kegiatan wisata edukasi ini berusaha membangun perasaan anak supaya mereka merasa memiliki akan kebudayaannya, dengan menjaga dan melestarikan kebudayaan yang terdapat di daerah tempat tinggalnya.Kata Kunci:  Anak Usia Dini, Kearifan Lokal, Media Pembelajaran, Wisata Edukasi.ABSTRACTThis study aims to analyze learning media (guidebooks) in educational tourism activities for early childhood. Educational tourism activities are still understood as picnic/excursions for children, teachers and parents, so that the essential elements of education have not been obtained by children in the learning process outside the classroom. This research method uses a qualitative descriptive approach by analyzing learning media for early childhood in educational tourism activities. The analysis was carried out through an analysis of learning media needs, empirical analysis (through observation), and analysis through literature studies from several sources. The results of the study show that the development of culture-based learning media still does not facilitate children in educational tourism activities, therefore, educators need to prepare learning media in the form of tourism guidebooks that are able to introduce regional culture to children. So this is a teacher's reflective effort in designing learning outside the classroom by preparing learning media that is able to internalize children's character values. If this is done with full awareness then learning becomes meaningful and has an impact on students/early childhood understanding of their culture, besides that this educational tourism activity seeks to build children's feelings so that they feel they belong to their culture, by maintaining and preserving the culture in the area where they live.Keyword:  Early Childhood, Educational Tourism, Learning Media, Local Wisdom
Tingkat kemampuan guru Sekolah Dasar dalam penggunaan model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital Dewi Siti Solihah; Sofyan Iskandar; Dede Trie Kurniawan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.17355

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan mengenai keragaman model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital yang digunakan oleh guru di sekolah dasar untuk menunjang proses pembelajaran, khususnya model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital yang digunakan oleh guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Pembahasan makalah ini dibatasi untuk mendeskripsikan ragam model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital yang digunakan oleh guru di sekolah dasar negeri. Secara singkat, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan berbagai model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital yang digunakan guru di sekolah dasar negeri, serta menunjukkan peran model aplikasi pembelajaran digital dalam pembelajaran di sekolah dasar, khususnya sekolah dasar negeri di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Khususnya, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru sekolah dasar negeri dalam menggunakan berbagai model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital untuk pembelajaran, ketersediaan sarana penunjang guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Majalaya. Guru akan melakukan pembelajaran dengan menggunakan model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital dan menjelaskan pemanfaatan berbagai model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital dalam pembelajaran yang dilakukan oleh guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung.
TANTANGAN PENDIDIKAN ABAD 21 Erna Susilawati; Sofyan Iskandar; Dede Tri Kurniawan
Jurnal Edupena Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuntutan dan tantangan pendidik dalam teknologi di dunia pendidikan di era 21 sekarang ini adalah penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan di mana pendidik dituntut untuk “melek’ terhadap informasi dan kemajuan teknologi. Dengan adanya teknologi ini pendidik dituntut untuk mampu menggunakan teknologi secara optimal dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat seperti sekarang ini di mana pendidik merasa “tertantang” untuk bisa menguasai proses tranformasi penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, oleh arena itu pendidik harus mau belajar tentang penggunaan teknologi di mana dalam pembelajaran pada era 21 sekarang mulai diterapkan sistem pembelajaran hybrid. Di samping memiliki keterampilan mengajar dalam menyampaikan materi pembelajaran secara tatap muka, pendidik juga memiliki keterampilan dan pengetahuan dalam mengembangkan sumber pembelajaran berbasis digitalisasi atau internet atau komputer, pendidik juga harus mampu menginovasi metode pembelajaran ataupun mampu mengaplikasikan dua metode pembelajaran dalam pembelajaran tersebut. Kombinasi pembelajaran bisa juga diterapkan pada integrasi e-learning (online). Pendidik harus dapat dapat memenuhi tuntutan pengetahuan berdaya saing tinggi dalam pemanfaatan teknologi agar peserta didik mampu bersaing dan eksis pada masanya.
PENGEMBANGAN MEDIA MULTIMODALITAS BERBASIS WEB DALAM MENGENAL BENTUK BANGUN DI KELAS RENDAH JENJANG SEKOLAH DASAR Imas Masfufah; Yunus Abidin; Dede Tri Kurniawan
Euclid Vol 10, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i3.8598

Abstract

Pembelajaran di sekolah mulai disesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi. Sejalan dengan tuntutan pendidikan saat ini yang mengarah pada pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi, pendidik harus mampu atau memiliki keterampilan dalam pemanfaatan tekhnologi. Salah satu cara pengembangan media pembelajaran agar dapat menarik motivasi belajar peserta didik yakni penggunaan media multimodalitas berbasis web dalam mengenal bentuk bangun. Media pembelajaran multimodalitas dapat menyajikan media audio, media video, media buku elektronik dan media dalam bentuk aplikasi permainan dalam satu waktu. Namun, dari pemanfaatan website masih belum maksimal dan masih banyak pendidik yang mengabaikannya. Berdasarkan uraian tersebut, maka peneliti bertujuan untuk mengembangan media pembelajaran multimodalitas berbasis web di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Model UTAUT2 menunjukkan bahwa behavior intention, use behavior, performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating conditions, hedonic motivation, price value, dan habit. Penelitian dilakukan di Kabupaten Cirebon dengan populasi 90 guru sekolah dasar dan jumlah sampel minimal 80. Penelitian dilakukan dengan analisis jalur struktur model persamaan (SEM) PLS. Hasil peneliitian menunjukkan bahwa Faktor Effort Expectancy, Hedonic Motivation, dan Percive Learning Oportunitis merupakan variabel yang berpengaruh besar. ICT Usage Habists merupakan variabel yang memiliki pengaruh sedang. Variabel Facilitating Conditions, Performance Expectancy, dan Social Influence merupakan faktor yang memiliki pengaruh yang sangat minim bahkan tidak berpengaruh.
Tingkat kemampuan guru Sekolah Dasar dalam penggunaan model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital Dewi Siti Solihah; Sofyan Iskandar; Dede Trie Kurniawan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i2.17355

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan mengenai keragaman model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital yang digunakan oleh guru di sekolah dasar untuk menunjang proses pembelajaran, khususnya model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital yang digunakan oleh guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Pembahasan makalah ini dibatasi untuk mendeskripsikan ragam model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital yang digunakan oleh guru di sekolah dasar negeri. Secara singkat, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan berbagai model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital yang digunakan guru di sekolah dasar negeri, serta menunjukkan peran model aplikasi pembelajaran digital dalam pembelajaran di sekolah dasar, khususnya sekolah dasar negeri di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Khususnya, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru sekolah dasar negeri dalam menggunakan berbagai model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital untuk pembelajaran, ketersediaan sarana penunjang guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Majalaya. Guru akan melakukan pembelajaran dengan menggunakan model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital dan menjelaskan pemanfaatan berbagai model aplikasi pembelajaran berbasis teknologi digital dalam pembelajaran yang dilakukan oleh guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung.
Bahasa Inggris Syva Lestiyani Dewi; Dede Trie Kurniawan; Rendi Restiana Sukardi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 11 (2023): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i11.5499

Abstract

The purpose of this study was to examine common misconceptions among elementary school students regarding the greenhouse effect. The method used was descriptive research, using 52 student samples selected by purposive sampling technique, and the Rasch model was used to analyze the data. The results showed that the Rasch Model confirmed the validity of the tool, highlighting the challenges in understanding the concept of the greenhouse effect among bright students. Students had a misconception rate of 63% when analyzing the relationship between the ozone layer and the greenhouse effect, 62% when distinguishing between the greenhouse effect and global warming, 60% when examining the relationship between the greenhouse effect and cow dung waste, and 56% when determining the relationship between the greenhouse effect and acid rain. Effective teaching strategies are essential for correcting misconceptions, and future research should explore media or learning models to address these issues. It is imperative for educators to design targeted interventions that specifically target these prevalent misconceptions to improve science education outcomes among elementary school students in Indonesia.
Co-Authors Ai Sutini Ai Sutini Ani, Neng Ari Syahidul Shidiq Arina, Ida Asep Ahyar Aulia Ihza Cahya Auliya Aenul Hayati Ayuningtyas , Fadilla Baharizqi, Sindi Ladya Baharizqi, Sindi Sindi Ladya Cahya, Aulia Ihza Dallyono, Ruswan Dede Margo Irianto, Dede Margo Dede Salim Nahdi Dede Supriyanto Dela Marisana Dewi Siti Solihah Dewi, Syva Lestiyani Dian Rinjani Dina Pratiwi Dwi Santi Dinie Anggraeni Dewi Efi Tasfiyatul Millah Elly Malihah Endang Herawan Erna Susilawati Fazrul Prasetya Nur Fahrozy Fitri Oktafiyana Fully Rakhmayanti Fully Rakhmayanti Gusmarleni Gusmarleni Hana Yunansah Harmawati Hayati, Auliya Aenul Hayyuna, Ristafani Iis Hartati Ijharudin, Muhammad Ijharudin, Muhammad Imas Masfufah Imelda Helsy, Imelda Ishak, Nor Asniza Kama Abdulhakam Kharimah, Nurul Ikhsan Komariah Komariah Kuswanto Kuswanto Kuswanto, Kuswanto Lara Sati, Lara Lebyana Norma Belinda Lebyana Norma Belinda Lestari, Williyanti Lia Marliani Lilit Rusyati Margaretha Sri Yuliariatiningsih Marisana, Dela Meilandari, Aesti Meilinda Meilinda Mirawati Mirawati Mohamad Gilar Jatisunda Muchamad Subali Noto Muhammad Ijharudin Muhammad Zaki Fadilah Nahadi Nailah Tresnawati Nakiya, Mohamad Nelli Ma'rifat Sanusi Ni Putu Laksmi Resti Putri Novi Yanthi Nurhidayatulloh Nurhidayatulloh Nurul Ikhsan Kharimah Oktaviani, Windi Nur Pina Pitriana Pina Pitriana Pratiwi, Intan Aprilianti Prihantini Prihantini Putri, Dian Permana Rachmania, Setyaningsih Rahayu, Rofita Rahma Halipah Ratna, Ratna Ayu Kinanti Rena Denya Agustina Reni Nurhayati Restu Adi Nugraha Riandi Riandi Ristafani Hayyuna Rizkina, Van Biaila Rofita Rahayu Rofita Rahayu Rostika, Neneng Sartika Yolanda Setiyani Setiyani Sindi Ladya Baharizqi Sindi Siti Rohmah Siti Sriyati Sofyan Iskandar Sofyan Iskandar Sofyan Iskandar, Sofyan Solihah, Dewi Siti Somad, Momod Abdul Sri Hartati Sri Maryanti Sri Maryanti Suci Trisia Maharani Sukardi, Rendi Restiana Susilawati, Erna Sutrisno, Lucky Taufik Syva Lestiyani Dewi Tatang Muhtar, Tatang Taufik Ramadhan Teti Nurhayati Tin Rustini Titis Madyaning Ratri Triana Lestari Ujiati Cahayaningsih Wahyu Hartono Wahyu Sopandi Wahyuni, Nuni Sri Winda Nur Azizah Winti Ananthia Wiwit Mulyasari Wulan Putri Utami Yan Yan Heryanti Yeni Yuniarti Yeni Yuniarti, Yeni Yulia Rahmawati, Yulia Yuliawati, Astri Yunus Abidin Yunus Abidin Yusuf Tri Herlambang, Yusuf Tri Zakwandi, Rizki