Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Prosiding Pendidikan Sains

PENGARUH PENDEKATAN KONTRUKTIVISME DENGAN METODE INKUIRI TERBIMBING DAN EKSPERIMEN TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH SISWA -, Supardi -; Sunarno, Widha -; -, Haryono -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :1) Mengetahui perbedaan pengaruh penggunaan pendekatan konstruktivisme dengan metode inkuri terbimbing dan metode eksperimen terhadap prestasi belajar fisika.2) Mengetahui perbedaan siswa yang memiliki sikap ilmiah tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar belajar fisika.3)Mengetahui ada tidaknya interaksi antara  pendekatan konstruktivisme dengan sikap ilmiah terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 1 Kawedanan Kabupaten Magetan  tahun pelajaran 2011/2012. Sampel pada penelitian  sebanyak dua kelas diambil secara cluster random  sampling yang masing-masing terdiri dari 32 siswa. Kelas X.1 sebagai eksperimen pertama diberi pembelajaran menggunakan metode inkuiri terbimbing dan kelas X.2 sebagai kelas eksperimen kedua menggunakan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode tes untuk prestasi siswa dan angket untuk mengukur sikap ilmiah. Pengujian hipotesis penelitian menggunakkan  Anova dua faktorial dengan sel berbeda menggunakan software SPSS v.16, kemudian dilanjutkan dengan uji Scheffe’. Hasil pada penelitian ini adalah 1) Terdapat pengaruh penggunaan metode inkuiri terbimbing dan eksperimen terhadap prestasi belajar fisika baik kognitif (Fobs = 10,060 atau p=0.002). 2) Terdapat pengaruh sikap ilmiah tinggi dan rendah terhadap prestasi kognitif (Fobs = 48,830 atau p=0.000) belajar fisika. 3) tidak terdapat  interaksi antara metode inkuiri terbimbing dan eksperimen dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar fisika (Fobs = 1,245 atau p=0,269).
PENGEMBANGAN MODUL BIOLOGI BERBASIS GUIDED INQUIRY UNTUK MEMBERDAYAKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS X PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN SMA NEGERI 1 NGEMPLAK BOYOLALI Nugroho, Purwo Adi; Sunarno, Widha -; -, Sugiyarto -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk: 1) Mengetahui karakteristik produk Modul Biologi Berbasis Guided Inquiry untuk memberdayakan keterampilan proses sains siswa kelas X pada materi pencemaran lingkungan SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali, 2) Mengetahui kelayakan produk Modul Biologi Berbasis Guided Inquiry untuk memberdayakan keterampilan proses sains siswa kelas X pada materi pencemaran lingkungan SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali, dan 3) Mengetahui efektivitas produk Modul Biologi Berbasis Guided Inquiry untuk memberdayakan keterampilan proses sains siswa kelas X pada materi pencemaran lingkungan SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Jenis penelitian merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang termodifikasi dari Gall, Borg and Gall (2003) melalui tahapan-tahapan: penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba produk awal, revisi produk I, uji coba lapangan terbatas, revisi produksi II, uji lapangan operasional, revisi produk akhir, diseminasi dan implementasi produk. Hasil penelitian, yaitu: 1) Modul Biologi Berbasis Guided Inquiry dikembangkan menggunakan model Gall, Borg and Gall termodifikasi melalui 10 tahap dan prosedur pengembangan modul biologi, yaitu integrasi antara basis guided inquiry yang mewarnai modul dengan keterampilan proses sains. Sintaks guided inquiry dapat menguatkan keterampilan proses sains yang dirancang pada matrik sebagai dasar dan warna modul yang dikembangkan, 2) Kelayakan Modul Biologi Berbasis Guided Inquiry setelah dilakukannya uji coba produk awal, uji coba lapangan terbatas, dan uji lapangan operasional didapatkan rata-rata sebesar 3,58 dengan persentase sebesar 89,5% dikategorikan ˝Baik˝, dan 3) Efektivitas Modul Biologi Berbasis Guided Inquiry didapatkan nilai N-gain dari keterampilan proses sains siswa sebesar 0,62 yang dikategorikan ˝Sedang˝, dan hasil belajar kognitif siswa yaitu sebesar 0,71 dikategorikan ˝Tinggi˝ dengan hasil signifikansi sebesar p=0,000.  
ANALYZING SKILL DAN REASONING SKILL SISWA MADRASAH ALIYAH DI KOTA YOGYAKARTA Winarti, Winarti; Cari, Cari; Sunarno, Widha; Istiyono, Edi
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Salah satu kecapakan hidup yang perlu dikembangkan dari pendidikan adalah kemampuan berpikir. Kemampuan menganalisis (analyzing skill) dan kemampuan penalaran  (reasoning skill)   merupakan bagian yang sangat penting dan diperlukan dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  level kemampuan siswa dalam menganalisis dan penalaran dalam memberi alasan ketika menyelesaikan soal fisika. Jenis penelitian ini merupakan  penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh Madrasah Aliyah  di Kota Yogyakarta yang terdiri dari 5 Madrasah Aliyah yang ada di kota Yogyakarta. Sampel penelitian ini adalah 3 Madrasah Aliyah yang terdiri dari MAN I Yogyakarta, MA Mualimin dan  MA Nurul Ummah.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan analisis siswa madrasah aliyah di 3 MA masih rendah, dibuktikan dengan rata-rata skor siswa adalah 2,69 dari skor maksimal yaitu 12. Kemampuan penalaran pada siswa  3 MA tersebut juga berada pada level rendah dengan capaian skor sebesar 1,05
PEMBELAJARAN IPA DENGAN PENDEKATAN KETRAMPILAN PROSES SAINS MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN BEBAS TERMODIFIKASI DAN EKSPERIMEN TERBIMBING Astuti, Rina; Sunarno, Widha; Sudarisman, Suciati
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran ketrampilan proses sains dengan eksperimen bebas termodifikasi dan eksperimen terbimbing. Menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMK Kasatrian Solo Sukoharjo. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas. Kelas eksperimen pertama (XIR.1) mendapatkan perlakuan dengan pendekatan ketrampilan proses sains metode eksperimen bebas termodifikasi dan kelas eksperimen kedua (XIR.2) mendapatkan perlakuan dengan pendekatan ketrampilan proses sains metode eksperimen terbimbing. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk prestasi belajar, lembar observasi untuk penilaian afektif dan psikomotorik. Uji hipotesis penelitian ini menggunakan analisis variansi dua jalan dengan isi sel tak sama. Hasil penelitian menunjukkan, Pendekatan ketrampilan proses sains dengan metode eksperimen berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA (Biologi), metode eksperimen terbimbing lebih efektif dibandingkan dengan metode eksperimen bebas termodifikasi.
PROFIL KONSEPSI MAHASISWA PADA MATERI KINEMATIKA Handhika, Jeffry; Purwandari, Purwandari; Cari, Cari; Suparmi, Suparmi; Sunarno, Widha
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Mahasiswa memiliki konsepsi berbeda dalam memahami konsep dinamika. Profil konsepsi mahasiswa dapat digunakan sebagai acuan bagi dosen sebelum melaksanakan proses perkuliahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, sampel penelitian yang digunakan adalah mahasiswa semester I program studi pendidikan fisika dan pendidikan biologi IKIP PGRI Madiun sejumlah 63 mahasiswa yang menempuh matakuliah Fisika dasar. Hasil tes konsepsi mahasiswa pada pokok bahasan kinematika menunjukkan bahwa 92,06% mahasiswa memiliki konsepsi salah dalam memahami grafik.
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH Pistanty, Mingle A; Sunarno, Widha; Maridi, Maridi
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Pelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik modul IPA berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah pada materi polusi serta dampaknya pada manusia dan lingkungan, mengetahui kelayakan modul IPA berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah pada materi polusi serta dampaknya pada manusia dan lingkungan, mengetahui efektivitas modul IPA berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah pada materi polusi serta dampaknya pada manusia dan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan Research and Development yang dikemukakan oleh Thiagarajan, meliputi tahapan define, design, develop, disseminate. Pengembangan modul dinilai berdasarkaan kelayakan materi, perangkat pembelajaran, media, dan bahasa oleh 3 dosen, 1 pakar bahasa, dan 1 guru. Pengumpulan data kemampuan memecahkan masalah menggunakan tes. Tahap pengembangan modul IPA berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah pada materi polusi serta dampaknya pada manusia dan lingkungan menggunakan model 4D meliputi tahapan define berupa analisis kebutuhan, tahap design berupa penyusunan draft modul, tahap develop berupa validasi draft modul, setelah valid dilakukan uji coba skala terbatas pada 10 siswa yang kemudian memperoleh kritik dan saran. Perbaikan draft modul dilakukan sesuai kritik dan saran menjadi draft 2 produk dan tahap terakhir dilakukan disseminate pada 30 siswa untuk mengetahui efektivitas modul. Modul yang dikembangkan memiliki kualitas dengan kategori sangat baik sehingga layak digunakan dalam pembelajaran IPA. Ada peningkatan kemampuan memecahkan masalah selama pembelajaran menggunakan modul IPA berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah pada materi polusi serta dampaknya pada manusia dan lingkungan, ditunjukkan oleh besarnya N-gain sebesar 0,62 dengan kategori sedang.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Prihandono, Eko; Sunarno, Widha; Siti Aminah, Nonoh
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan dan menghasilkan modul pembelajaran fisika yang memiliki karakteristik proses, sikap, dan produk ilmiah (2) memperoleh informasi mengenai spesifikasi modul yang dibutuhkan dalam pembelajaran. (3) mengetahui kelayakan modul pembelajaran fisika berbasis inkuiri terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengembangkan modul pembelajaran fisika pada materi Pemanasan global untuk kelas XI IPA. Penelitian pengembangan ini, mengacu pada model 4-D (four-D Models) yang dikemukakan oleh Thiagarajan dan dimodifikasi. Subjek dari evaluasi ini adalah guru, siswa, ahli bidang materi/isi, ahli tampilan modul, serta ahli aspek pembelajaran. Subjek untuk analisis kebutuhan adalah guru dan siswa. Hasil dari penelitian ini adalah modul berbasis inquiri terbimbing yang telah dikembangkan layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran berdasarkan analisis hasil uji validasi yang telah dilakukan oleh 3 ahli (uji ahli materi/isi didapatkan nilai sebesar 3,21 dalam skala lima, dan nilai ini termasuk dalam kategori “baik”, pada uji validasi ahli tampilan modul didapatkan nilai sebesar 3,93, dan nilai terhadap keterampilan proses sains diperoleh hasil tes sebesar 58,8 meningkat menjadi 82,8, gain yang didapatkan sebesar 0,58 yang memberikan gambaran bahwa peningkatan skor tes tergolong dalam kategori “sedang”
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS BRAIN BASED LEARNING DISERTAI VEE DIAGRAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR RANAH KOGNITIF Danisa, Valent Sari; Suciati, Suciati; Sunarno, Widha
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui: 1) prosedur pengembangan modul pembelajaran biologi berbasis Brain Based Learning disertai Vee Diagram; 2) kelayakan modul pembelajaran biologi berbasis Brain Based Learning disertai Vee Diagram; dan 3) efektivitas modul pembelajaran biologi berbasis Brain Based Learning disertai Vee Diagram untuk meningkatkan hasil belajar ranah kognitif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang mengacu pada modifikasi pengembangan model Borg & Gall. Sampel pengembangan meliputi sampel uji coba lapangan awal sejumlah 6 validator, sampel uji coba lapangan utama sejumlah 10 siswa Kelas X Semester Genap di SMA Negeri 1 Ngemplak Tahun Pelajaran 2013/2014 dan sampel uji coba lapangan operasional sejumlah 27 siswa Kelas X Semester Genap di SMA Negeri 1 Banyudono Tahun Pelajaran 2013/2014. Instrumen yang digunakan adalah angket, observasi, wawancara dan tes. Uji coba lapangan operasional menggunakan one group pretest-posttes design. Data hasil belajar ranah kognitif diuji dengan uji Paired T-test dan dihitung dengan gain ternormalisasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) pengembangan modul pembelajaran biologi berbasis Brain Based Learning disertai Vee Diagram menggunakan modifikasi model pengembangan Borg & Gall; 2) kelayakan modul berbasis Brain Based Learning disertai Vee Diagram yang dikembangkan pada uji coba ahli menunjukkan kategori baik dengan nilai 3,45, oleh praktisi menunjukkan kategori sangat baik dengan nilai 3,79 dan oleh siswa menunjukkan kategori sangat baik dengan nilai 3,63  dan 3) pengembangan modul pembelajaran biologi berbasis Brain Based Learning disertai Vee Diagram terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar ranah kognitif dengan perolehan  Ngain 0,64 dengan signifikansi 0,000.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMA/MA Yulia, Liyan Desi; Sunarno, Widha; Siti Aminah, Nonoh
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan karakteristik modul Fisika berbasis KPS pada materi kalor kelas X SMA/MA. (2) mendapatkan modul Fisika berbasis KPS pada materi kalor kelas X SMA/MA yang telah memenuhi kriteria kelayakan. (3) mengetahui penggunaan modul Fisika berbasis KPS pada materi kalor kelas X SMA/MA dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Metode penelitian ini adalah R&D dengan mengacu model 4-D (four D model) yang dikemukakan oleh Thiagarajan, Semmel (1974). Model 4-D terdiri dari define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebarluasan). Modul tersebut disusun menggunakan basis keterampilan proses sains (KPS) yang dimunculkan sebagai kerangka dalam modul karena merupakan bagian dari pendekatan saintifik yang perlu dikembangkan pada kurikulum 2013. Modul dinilai berdasarkan kelayakan materi, media, dan uji coba (terbatas dan  luas) kepada siswa, dan tahap penyebaran pada 3 guru fisika di 3 instansi SMA/MA di Surakarta. Pengumpulan data penelitian menggunakan angket analisis kebutuhan, lembar validasi, angket respon, angket disseminate dan untuk melihat peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa digunakan pengumpulan data melalui pre-post test tertulis. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) modul fisika disusun berdasarkan basis keterampilan proses sains. Aspek keterampilan proses sains yang digunakan meliputi observasi, klasifikasi, interpretasi, mengajukan hipotesis, percobaan, pertanyaan, mengkomunikasi dan menerapkan konsep. (2) modul dikategorikan layak dengan hasil perhitungan (ahli materi, ahli media, guru, teman sejawat) yang menunjukkan nilai rata-rata 86,5 > cut off  85,5. Serta didukung dengan respon positif dari siswa dan hasil disseminate yang dilakukan pada 3 guru fisika di 3 SMA/MA di Surakarta yang mengkategorikan modul baik. (3) penggunaan modul tersebut dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa didukung dari hasil perhitungan gain (0,47) termasuk kategori sedang.
PERFORMANCE ASSESSMENT UNTUK FASE ORIENTASI PADA PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING SISWA SMA DI KOTA BANDAR LAMPUNG Viyanti, Viyanti; Cari, Cari; Sunarno, Widha; Prasetyo, Zuhdan; Widoretno, Sri
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterampilan argumentasi yang dapat diberdayakan pada fase orientasi menggunakan performance assessment.  Seperti diketahui bahwa performance assessment merupakan penilaian yang menuntut siswa untuk menunjukkan bahwa mereka telah menguasai keterampilan dan kompetensi tertentu dengan melakukan atau menghasilkan sesuatu. Dalam penelitian ini performance assessment digunakan untuk menilai keterampilan argumentasi (claims, data, warrants, backings, qualifiers, and rebuttals) siswa yang muncul pada fase orientasi pembelajaran inkuiri terbimbing.  Penelitian ini menggunakan desain penelitian survey dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif.  Pemilihan sampel menggunakan purfosive sampling sehingga diperoleh responden sebanyak 160 siswa berasal dari 5 SMA di Kota Bandar Lampung. Berdasarkan data diperoleh rata-rata persentase keterampilan argumentasi yang muncul pada fase orientasi yang dinilai dengan performance assessment sebagai berikut:  claims 30,7%, data 29,7%, warrants 26,7%, backings 24,8%, qualifiers 18,6%, dan rebuttals 14,5%.  Hasil ini memberikan gambaran adanya gejala kesulitan dalam memberdayakan keterampilan argumentasi siswa untuk fase orientasi pada pembelajaran inkuiri terbimbing.
Co-Authors Adhin Setyo Winarko Affandy, Harry Ahmad Khoiri Almuharomah, Farida Amrul Amin Muslih Ana Yuniasti Retno Wulandari Anang Christian Widyanarko, Anang Christian Andiena, Resty Zama Andriyani Andriyani Anggraeni, Melyana Dyah Annur Indra Kusumadani Antomi Saregar Ardian Asyhari Aris Nurkholis Badrul Wajdi Baskoro Adi Prayitno Cari - Cari - Cari, Cari Dananjoyo, Mahamboro Dawud Daru Wahyuningsih Devita Yudhayanti, Devita Dewanto Harjunowibowo Dowes Rahono Dwi Isworo Dwi Ristanto Dwi Teguh Rahardjo Dwijono Dwijono Dwijono Dwijono Dyah Erlina Sulistyaningrum, Dyah Edi Istiyono Edy Purwanto Edy Wiyono Eko Prihandono Elfi Susanti VH Elvin Yusliana Ekawati Elvin Yusliana, Elvin Ena Marsutji Setia Bakti Endang Tri Hastuti, Endang Fahru Nurosyid Fredinan Yulianda Halima Rosida Harjana Harjana Harsono Harsono Haryono - - Hasibuan, Molani Paulina Henny Setyaningsih, Henny Henry Sugiyarti, Henry I Gusti Bagus Wiksuana Indhah Permatasari Isworini Isworini, Isworini Jamain, Zuhair Jeffry Handhika Juli Sukimarwati Koniawan Fajar Rahmanto, Koniawan Fajar Kristanti Kristanti Laili - Mahmudah Lia Angraeni Linda Dwi Astuti Lita Rahmasari Liyan Desi Yulia, Liyan Desi M Masykuri M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Maemonah, Maemonah Mahmud Hilmi, Mahmud Maridi Maridi Matsun Meta Kuswandari Metri Junaedi Mingle A Pistanty, Mingle A Mohammad Isnaini, Mohammad Mohammad Masykuri Muhamad Ajwar MUHAMMAD ALI Mukti, Yoga Prastowo Nonoh Siti Aminah Nonoh Siti Aminah Nulngafan, Nulngafan Nunung Nurlaila Nur Endah Nugraheni, Nur Endah Nurmalita Sari, Nurmalita Nurul Fitrianingrum Parmi, Suparmi Parmono Parmono PUGUH KARYANTO Pujayanto Pujayanto Purwandari Purwandari Purwo Adi Nugroho Rachmad Abdullah Risa Suryana Rohmani Rohmani, Rohmani Rosadi, Ihwan Rosyida, Ulin Nuha Sajidan Sajidan Sakliressy, Maura Trynovita Saleha Saleha Sarwanto *, Sarwanto Sarwanto Sar Sarwanto Sarwanto Selviana, Afifah Shafa Siti Rohmani Soeparmi - Soeparmi - Sri - Setyabudi Sri Widoretno Suci Rahayu Suciati Suciati Suciati Sudarisman Sudarno Sudarno Sugiyarto Sugiyarto Sugiyarto Sugiyarto Suharno Suharno Sukardi Sukardi Sukarmin Sulistyo Saputro Supardi - - Suparmi - - Suparmi Suparmi Suprihati, Wahyurini Supriyono - Supurwoko Suryani - Tri Wahyuni Maduretno, Tri Wahyuni Trustho Raharjo Valent Sari Danisa, Valent Sari Viyanti Viyanti Wahdah Rochmawati Wiji Hastuti, Wiji Winarno Winarno Winarti Winarti Yoga Yuniadi Zuhdan Kun Prasetyo Zuhdan Prasetyo, Zuhdan