Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Comm-Edu (Community Education Journal)

PERAN KADER BINA KELUARGA LANSIA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI SATPEL PPKB KECAMATAN TELAGASARI KABUPATEN KARAWANG Nuraeni, Nuraeni; Sutarjo, Sutarjo; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v8i1.7780

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini yaitu, 1) Mendeskripsikan peran kader Bina Keluarga Lansia dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dan 2) Mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung kader dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Terbentuknya BKL dilatarbelakangi dengan adanya masalah tingginya angka penduduk lansia yang berakibat tingginya angka konsumsi dibanding produksi, selain itu lansia merasa tidak dihargai, tidak dibutuhkan dan tidak dipedulikan oleh keluarganya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 2 orang Kader BKL, 2 orang warga lansia dan 1 orang PLKB. Hasil penelitian yaitu peran kader sebagai pembimbing, motivator, mengelola kelompok BKL, penyuluhan, rujukan lansia. Kesimpulan peran kader telah dilakukan dengan baik sehingga warga lansia mendapat perhatian lebih dari para kader dan kesehatan para lansia juga lebih terkontrol. Untuk faktor pendukung, pemerintah desa, kecamatan serta masyarakat sekitar sangat mendukung kegiatan BKL, sementara faktor penghambat terbatasnya obat yang diberikan, alat transportasi yang kurang memadai serta kurangnya diskusi mengenai pendanaan.
PERAN FORUM GENRE KOTA DEPOK DALAM PENYELENGGARAAN PROGRAM SEKOLAH PRANIKAH Puspa Rana, Diah Ayu; Sutarjo, Sutarjo; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Premarital school is a teaching and learning activity to improve knowledge and skills for unmarried men and women. It includes social, psychological, intellectual and sexual education. Premarital school is an effort to provide change or information, knowledge, skills and values ​​regarding future married life. Therefore, this research aims to describe the role of the Depok City Genre Forum in implementing the Premarital School program as well as the supporting and inhibiting factors for implementing the Premarital School program in the city of Depok. This research uses a case study method with a qualitative approach involving interviews, observation and documentation. The subjects of this research consisted of the head of the Youth Resilience sector from DP3AP2KB, the premarital school committee and premarital school participants. The results of the research show that the Depok City Premarital School succeeded in inviting and making them knowledgeable enough to think about whether marriage needs to be planned and whether they need to think carefully about their readiness to get married. Keywords: Premarital School, Genre Forum, Teenagers
PENGELOLAAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT CERIA DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT Prasandi, Muhamad Teddy Aditya; Sutarjo, Sutarjo; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.19779

Abstract

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) adalah sumber informasi masyarakat kelas menengah atas atau kelas menengah bawah. Artinya Taman bacaan di sini merupakan tempat kegiatan membaca yang bernuansa terbuka serta sederhana untuk siapa saja yang ingin menggunakannya. Taman Bacaan Masayarakat sebuah lembaga atau unit layanan menyediakan berbagai kebutuhan bahan bacaan yang dibutuhkan dan berguna bagi setiap orang perorang atau sekelompok masyarakat didesa atau wilayah. Adannya taman bacaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan mewujudkan masyarakat budaya baca. Untuk memajukan budaya literasi di Indonesia, Pemerintah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendorong adannya Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Salah satu Taman Bacaan Masyarakat yang berhasil berdiri yaitu ada Taman Bacaan Masyarakat Ceria. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripssikan pengelolaan dan faktor pendukung penghambat TBM Ceria. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek pengeloa TBM Ceria, dua warga belajar, dan tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan koleksi data, reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan taman bacaan masyarakat serambi baca dalam meningkatkan minat baca masyarakat sudah baik dimulai dari perencanaan adalah suatu proses untuk mempersiapkan secara sistematis kegiatan-kegiatan yang ingin dilakukan untuk mencapai sesuatu tujuan, pengorganisasian adalah merupakan pengelompokan kegiatan-kegiatan penugasan serta penyediaan keperluan dan wewenang untuk melaksanakan kegiatannya, pelaksanaan adalah cara dalam penentuan terhadap apa yang akan harus dilakukan, bersamaan pula dengan melakukan penilaian dan memperbaiki agar pelaksanaannya dapet berjalan dengan sesuai seperti yang direncanakan. Suatu tindakan untuk mengusahakan agar anggota kelompok berusaha mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan melalui kekuasaan atau jabatan secara efektif demi kepentingan jangka panjang, dan pengawasan, sudah berjalan semestinya. Namun didalam prosesnnya tentu ada faktor penghambat seperti komiten dan sarana prasarana dan pendukung seperti minat, motivasi, kesadaran, dukungan, partisipasi dan penghargaan mulai dari faktor internal hingga faktor eksternal.
PENGELOLAAN LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) KARYA DUTA EDUCATION BANDUNG Haikal Yasin, Moch Iqbal; Santika, Tika; Sutarjo, Sutarjo
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24543

Abstract

Bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP). Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian sebanyak empat orang di antaranya satu orang pengelola, satu orang tutor/instruktur, dan dua orang peserta didik Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Karya Duta Education Bandung. Hasil penelitian yang diperoleh terdapat empat tahapan dalam suatu pengelolaan, yang di mana di awali dengan melakukan identifikasi kebutuhan program dalam perencanaan. Pengorganisasian dengan cara mengelompokkan pengelola, tutor/instruktur, serta kelompok belajar pada peserta didik. Pelaksanaan program dilakukan mulai hari Senin-Kamis. Untuk penggunaan strategi, metode, dan media diserahkan kepada para tutor/instruktur karena mereka yang bersinggungan langsung dengan peserta didik. Proses pengawasan dilakukan terhadap dua pihak yaitu kepada para peserta didik dan lembaga. Untuk pengawasan kepada peserta didik dilakukan dengan cara pengelola melakukan terjun langsung ke dalam proses pembelajaran program maupun ke tempat mereka bekerja apabila telah menyelesaikan program yang ada di lembaga. Untuk pengawasan kepada lembaga dilakukan oleh penilik dari Dinas Pendidikan Kota Bandung yang di mana dilakukan untuk melihat progres peserta didik dan lulusan. Saran pihak lembaga meningkatkan lagi pelayanan, kualitas tutor/instruktur, serta sarana dan prasarana.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN LATIHAN DASAR MAHASISWA PECINTA ALAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER KONSERVASI ANGGOTA DI WILAYAH BEKASI KARAWANG Daratista, Jeni; Dewi, Ratna Sari; Sutarjo, Sutarjo
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.27914

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation of Basic Training Education (Diklatsar) in Student Nature Lover Organizations (Mapala) in shaping the conservation character of members in the Bekasi Karawang region. The character values examined include environmental awareness, cooperation, responsibility, independence, critical thinking, and their application in daily life. This research is motivated by the lack of character education as a means of instilling conservation values deeply and sustainably among the younger generation. The study employs a descriptive qualitative approach with data collection techniques such as in-depth interviews, observation, and documentation. The research subjects consist of nine informants who are chairpersons, mentors, and active members from three Mapala organizations in Bekasi and Karawang namely Mapalaska, Kapal Baja, and Mapala Petang. The main focus of the study is on three aspects of Diklatsar implementation planning, execution, and evaluation, as well as how these activities shape the members conservation character. The findings reveal that the implementation of Basic Training in these organizations has been structured and oriented towards character development through experiential learning. Thus, Basic Training Education in Mapala serves not only as a model of nature-based youth education but also as an alternative solution for shaping students character in environmental concern, collaboration, responsibility, independence, and critical thinking.
PERAN MANAJERIAL PENGELOLA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI SPS PAUD PELITA Al Wahid, Salsabila Zalfa; Sutarjo, Sutarjo; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.28894

Abstract

This study examines how the managerial role of managers in improving the competence of teachers in SPS PAUD Pelita. The study used a qualitative descriptive approach, with data obtained through interviews with managers, teachers, and parents. The results show that managers contribute to the development of teachers through planning, direction, and involvement in External Training, although it has not been outlined in the form of official programs. Supporting factors include the commitment of managers, participation of parents, and cooperation with outside parties. The obstacles faced include limited funding, inadequate facilities, and the dual role of managers in school operations.  
STRATEGI KOMUNIKASI, INFORMASI, DAN EDUKASI (KIE) KADER DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DI POSYANDU VIRGO 6 KABUPATEN BEKASI Sabila, Siti Zahra; Sutarjo, Sutarjo; Santika, Tika
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.28915

Abstract

This study aims to describe the strategies of communication, information, and education (KIE) implemented by health cadres in increasing community participation at Posyandu Virgo 6, Bekasi Regency, and to identify the challenges encountered during implementation. A descriptive qualitative approach was used, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The informants included the head of the cadres, two cadre members, and two posyandu participants. The results showed that KIE strategies were carried out through interpersonal, educative, participatory, and adaptive approaches. Communication was conducted directly using simple language, visual media such as posters and the maternal and child health (KIA) book, and dialogue-based education. These strategies proved effective in raising awareness and increasing community attendance. However, cadres faced several challenges, including limited understanding among some residents, shortage of cadre personnel, lack of educational media, and absence of supporting facilities such as toilets. Therefore, support from multiple parties, including cadres, community members, village government, and health workers, is needed to ensure that the implementation of KIE strategies at the posyandu can operate more effectively and sustainably.
PENERAPAN METODE INDIVIDUAL SYSTEM DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI BIMBA AIUEO Lestari, Sri; Dewi, Ratna Sari; Sutarjo, Sutarjo
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.29208

Abstract

Reading interest is an essential foundation for literacy development that should be nurtured from early childhood. Its growth is strongly determined by learning methods that are in harmony with children’s characteristics, needs, and pace of learning. This study explores the application of the Individual System method in fostering reading interest among children aged 5–6 years at biMBA AIUEO Walahar Karawang. Employing a qualitative descriptive approach, the research involved one administrator, three motivators, and three parents as key informants. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and subsequently analyzed through stages of reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the Individual System was implemented through several structured steps: conducting non-academic initial assessments, preparing gradual learning modules based on the Small Step System, applying person-to-person learning, and conducting narrative evaluations with parental involvement. This method was strengthened by diverse learning media and the establishment of positive emotional bonds between motivators and children. The outcomes indicate improvements in cognitive abilities, sustained enthusiasm for reading, and enhanced fine motor skills. Overall, the Individual System emerges as a holistic and enjoyable pedagogical approach that effectively nurtures reading interest in early childhood education.
Co-Authors Abda Abda Adhityo Kuncoro Adisty Nabilah Fitri Aklil Ahmad Mujtaba Al Wahid, Salsabila Zalfa Amalia Firdausya Nurbaeti Amelia, Naila Rizky Andika, Sandy Astuti, Nita Atichasari, Anna Sofia Awaludin Sidik Badeni Badeni, Badeni Bagas Firgiawan Ruhiyat Bahrum Kamil , Acep Bintang, Rini Sri Daratista, Jeni Desti Rafitri Dewi, Irma Dwi Puspita Diah Pudjiastuti Dianingtyas Agustin Dirja, Dirja Elawati, Elawati Erika, Ria Fadhillah Matondang, Ahmad Rizky Fauziah, Restu Febi Kurniawan Febriana Ndaru Rosita Ferovina Wuntu, Happy Fitri, Mufidah Fitria, Nurul Jannah Lailatul Fitriana, Pipit Haifa Zahra , Wafa Haikal Yasin, Moch Iqbal Hoerniasih, Nia Hoernisih, Nia Husniyah, Fatihatul Hutajulu, Rahel Carolin Irvi Nurul Husna, Ade Irwan Agus Ishati, Novitalia Iskandar Mirza Karyawati, Lilis Khoirunnisa, Yunna Nur Khotimah, Siti Kusnul Kristiati, Aspi Lailatul Fitria, Nurul Jannah Lilis Karyawati Ma'shum, Sya'roni Ma'shum Maruli Tua Situmeang, Sahat Masruri Masruri Meilya, Ika Rizqi Nabila, Anugrah Putri Napipah, Pipih Naufal Nazmuddin Neng Enab Siti. Z Nihayah, Maryama Nisa, Nurani Intan Nuraeni Nuraeni Nurdita, Rahma Nurfadilah, Sarah Pambudi, Kurniawan Pane, Musa Darwin Prasandi, Muhamad Teddy Aditya Prastowo, Sugeng Purwandari, Elce Puspa Rana, Diah Ayu Rahmi , Rahmi Rahmi Rahmi Ramdani, Reggina Fatma Ramlah Ramlah Ratna Sari Dewi Sabila, Siti Zahra Safuri Musa Sahat Maruli Tua Situmeang Samsir Nur Alam Santika, Tika Setya Wijayanta Shafa AF, Nadziba Sri Lestari Sri Utomo, Subagyo Sudarwan Danim Sugeng Lubar Prastowo Suminar, Uum Surya, Rahadiyan Suwandi, Laudya Putri Utami, Wanda Yulia Utomo, Subagyo Sri Vania Nurfadilla Widagdo, Djoko Widyadhana, Azzahra Putri Wijayanti, Awit Wuntu, Happy Ferovina