p-Index From 2021 - 2026
10.025
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL EMBA : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Media Komunikasi Geografi JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN (JMMP) Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Comm-Edu (Community Education Journal) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu JURNAL GLOBAL EDUKASI Biolearning Journal JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) EKONOMI BISNIS Al-Misbah : Jurnal Islamic Studies Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Jurnal Pengabdian UNDIKMA International Journal of Business, Law, and Education Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Journal of Science and Education (JSE) Sivitas : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat JES-MAT (Jurnal Edukasi dan Sains Matematika) Jurnal Cakrawala Informasi (JCI) Jurnal Basicedu Abdimas Indonesian Journal DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Innovative: Journal Of Social Science Research PERFECT EDUCATION FAIRY Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Journal of Innovative and Creativity Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Maneggio AN-NIDA: Jurnal Pendidikan Islam Indonesian Tourism Journal Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran J-CEKI Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan Jurnal Intensi (Integrasi Riset Psikologi) Edumaspul: Jurnal Pendidikan Lingua: Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Bahasa Arab
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Comm-Edu (Community Education Journal)

PENGELOLAAN PROGRAM PERCONTOHAN PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET B DI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) KABUPATEN KARAWANG Afif, Rizky; Sutarjo, Sutarjo; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.19225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan program percontohan pendidikan kesetaraan Paket B di Sanggar Kegiatan Belajar Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan subyek penelitian ini ialah Kepala SKB, 1 orang Pamong Belajar, 2 orang tutor dan 2 orang warga belajar pendidikan kesetaraan paket B di SKB Karawang. Analisis data penelitian dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan simpulan serta verifikasi tentang perencanaan, pengorganisasian, pelaksanan, penilaian dan pengembangan program. Hasil  analisis penelitian diperoleh gambaran bahwa percontohan perencanaan program diawali dengan menentukan tujuan, identifikasi kebutuhan belajar, merancang kurikulum berbasis kecakapan hidup (life skills), dan merancang pembiayaan untuk kegiatan kesetaraan akademik dan keterampilan. Percontohan dalam pengorganisasian sumber daya meliputi pengelola, pendidik dan tenaga kependidikan, serta sumber belajar melalui pembagian tugas struktural dengan membagi rombongan belajar. Penggerakan dilakukan melalui upaya motivasi yang dilakukan oleh pamong dan tutor  pada kegiatan sosialisasi, pembelajaran intrakurikuler/akademik, secara terjadwal dan keterampilan vocational berdasarkan kebutuhan dan minat warga belajar sehingga partispasi warga belajar terlibat penuh. Pembinaan dilakukan oleh pihak internal maupun eksternal melalui supervisi, monitoring dan pengawasan secara langsung dan tidak langsung. Penilaian difokuskan pada penilaian proses dan penilaian hasil warga belajar maupun tutor. Pengembangan program percontohan Paket B yang sudah berjalan melalui kemitraan dengan lembaga yang  memanfaatkan lulusan untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Berdasarkann hasil analisis tersebut, dapat  disimpulkan bahwa program pendidikan kesetaraan paket B di SKB Karawang memiliki keunikan sebagai percontohan dalam perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, penilaian, dan pengembangan yang menghasilkan lulusan dapat melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Rekomendasi untuk pengembangan program kesetaraan paket B sebagai percontohan, diharapkan dapat ditingkatkan lebih luas lagi dengan menjalin jejaring kemitraan melalui DUDI dan stakeholder terkait lainnya dalam pemanfataan lulusan dibidang kecakapan hidup  kemandirian penyelenggaraan program pendidikan kesetaraan Paket B bermanfaat bagi masyarakat secara luas.
RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK (RPTRA) DALAM MENINGKATKAN TUMBUH KEMBANG ANAK DI KELURAHAN BENDUNGAN HILIR (Studi Kasus RPTRA Taman Raning) Pratiwi, Arofa Anggun; Hidayat, Dayat; Sutarjo, Sutarjo
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.19251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang mengetahui peran RPTRA sebagai lingkungan belajar dalam meningkatkan tumbuh kembang anak usia dini dan mengetahui tumbuh kembang anak di RPTRA Taman Raning. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dilakukan di RPTRA Taman Raning Jakarta Pusat. Subjek penelitian terdiridari koordinator RPTRA, pengelola RPTRA, dan orang tua. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitianmenunjukan bahwa peran RPTRA sebagai lingkungan belajardalam meningkatkan tumbuh kembang anak seperti fasilitas-fasilitas dalam RPTRA tidak hanya ramah anak, namun juga ramah penyandang disabilitas. Fasilitas yang ada di RPTRA ini terdiri dari fasilitas bermain, fasilitas olahraga, fasilitas bersantai, dan berbagai fasilitas penunjang. Anak-anak yang banyak menghabiskan waktu untuk bersosialisasi di luar rumah biasanya memiliki lebih sedikit masalah sosial, emosional dan perilaku daripada mereka yang memiliki lebih sedikit kesempatan untuk bersosialisasi, RPTRA didesain dan di program untuk melaksanakan ruang publik yang ramah bagi anak, untuk itulah kehadirannya mampu membawa fungsi sosialisasi bagi anak yang merupakan bagian dari stimulasi tumbuh dan kembang anak.
STRATEGI PEMBERDAYAAN ANAK ASUH MELALUI KETERAMPILAN HIDROPONIK DI LEMBAGA YAYASAN PANTI SOSIAL ASUHAN ANAK (PSAA) DAARUL HASANAH KARAWANG Handayani, Dini; Sutarjo, Sutarjo; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.24552

Abstract

Pemberdayaan anak asuh merupakan langkah yang sangat penting bagi upaya pengurangan penduduk miskin, upaya pemberdayaan anak asuh merupakan kepedulian dalam kemitraan dan kesetaraan dari pihak yang sudah maju kepada pihak yang belum berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil pemberdayaan anak asuh melalui keterampilan hidroponik. Lokasi penelitian dilakukan di Lembaga yayasan panti sosial asuhan anak (PSAA) daarul hasanah kabupaten karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu pengelola, pembimbing dan 3 orang anak asuh yang mengikuti kegiatan hidroponik. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Anak asuh mendapatkan pemahaman mendalam tentang teknik hidroponik, termasuk cara merawat tanaman, mengatur nutrisi, dan mengelola lingkungan tumbuh tanaman tanpa tanah. Melalui praktik langsung merawat tanaman hidroponik, anak asuh mengembangkan keterampilan praktis seperti keahlian teknis dalam merawat tanaman, dan Anak asuh belajar untuk bertanggung jawab atas perawatan tanaman mereka. Panti Sosial Asuhan Anak Daarul Hasanah Karawang telah berhasil mengimplementasikan strategi pemberdayaan anak asuh melalui pembelajaran keterampilan hidroponik. Melalui program ini, anak asuh tidak hanya mendapatkan pengetahuan praktis tentang pertanian juga keterampilan baru yang relevan di era modern ini. Pertama, anak asuh dapat memperoleh pengetahuan tentang teknik bercocok tanam yang inovatif. Kedua, mereka belajar untuk menghargai proses pertanian.
PERAN KADER BINA KELUARGA LANSIA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI SATPEL PPKB KECAMATAN TELAGASARI KABUPATEN KARAWANG Nuraeni, Nuraeni; Sutarjo, Sutarjo; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v8i1.7780

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini yaitu, 1) Mendeskripsikan peran kader Bina Keluarga Lansia dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dan 2) Mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung kader dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Terbentuknya BKL dilatarbelakangi dengan adanya masalah tingginya angka penduduk lansia yang berakibat tingginya angka konsumsi dibanding produksi, selain itu lansia merasa tidak dihargai, tidak dibutuhkan dan tidak dipedulikan oleh keluarganya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 2 orang Kader BKL, 2 orang warga lansia dan 1 orang PLKB. Hasil penelitian yaitu peran kader sebagai pembimbing, motivator, mengelola kelompok BKL, penyuluhan, rujukan lansia. Kesimpulan peran kader telah dilakukan dengan baik sehingga warga lansia mendapat perhatian lebih dari para kader dan kesehatan para lansia juga lebih terkontrol. Untuk faktor pendukung, pemerintah desa, kecamatan serta masyarakat sekitar sangat mendukung kegiatan BKL, sementara faktor penghambat terbatasnya obat yang diberikan, alat transportasi yang kurang memadai serta kurangnya diskusi mengenai pendanaan.
PERAN FORUM GENRE KOTA DEPOK DALAM PENYELENGGARAAN PROGRAM SEKOLAH PRANIKAH Puspa Rana, Diah Ayu; Sutarjo, Sutarjo; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Premarital school is a teaching and learning activity to improve knowledge and skills for unmarried men and women. It includes social, psychological, intellectual and sexual education. Premarital school is an effort to provide change or information, knowledge, skills and values ​​regarding future married life. Therefore, this research aims to describe the role of the Depok City Genre Forum in implementing the Premarital School program as well as the supporting and inhibiting factors for implementing the Premarital School program in the city of Depok. This research uses a case study method with a qualitative approach involving interviews, observation and documentation. The subjects of this research consisted of the head of the Youth Resilience sector from DP3AP2KB, the premarital school committee and premarital school participants. The results of the research show that the Depok City Premarital School succeeded in inviting and making them knowledgeable enough to think about whether marriage needs to be planned and whether they need to think carefully about their readiness to get married. Keywords: Premarital School, Genre Forum, Teenagers
PENGELOLAAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT CERIA DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT Prasandi, Muhamad Teddy Aditya; Sutarjo, Sutarjo; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.19779

Abstract

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) adalah sumber informasi masyarakat kelas menengah atas atau kelas menengah bawah. Artinya Taman bacaan di sini merupakan tempat kegiatan membaca yang bernuansa terbuka serta sederhana untuk siapa saja yang ingin menggunakannya. Taman Bacaan Masayarakat sebuah lembaga atau unit layanan menyediakan berbagai kebutuhan bahan bacaan yang dibutuhkan dan berguna bagi setiap orang perorang atau sekelompok masyarakat didesa atau wilayah. Adannya taman bacaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan mewujudkan masyarakat budaya baca. Untuk memajukan budaya literasi di Indonesia, Pemerintah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendorong adannya Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Salah satu Taman Bacaan Masyarakat yang berhasil berdiri yaitu ada Taman Bacaan Masyarakat Ceria. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripssikan pengelolaan dan faktor pendukung penghambat TBM Ceria. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek pengeloa TBM Ceria, dua warga belajar, dan tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan koleksi data, reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan taman bacaan masyarakat serambi baca dalam meningkatkan minat baca masyarakat sudah baik dimulai dari perencanaan adalah suatu proses untuk mempersiapkan secara sistematis kegiatan-kegiatan yang ingin dilakukan untuk mencapai sesuatu tujuan, pengorganisasian adalah merupakan pengelompokan kegiatan-kegiatan penugasan serta penyediaan keperluan dan wewenang untuk melaksanakan kegiatannya, pelaksanaan adalah cara dalam penentuan terhadap apa yang akan harus dilakukan, bersamaan pula dengan melakukan penilaian dan memperbaiki agar pelaksanaannya dapet berjalan dengan sesuai seperti yang direncanakan. Suatu tindakan untuk mengusahakan agar anggota kelompok berusaha mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan melalui kekuasaan atau jabatan secara efektif demi kepentingan jangka panjang, dan pengawasan, sudah berjalan semestinya. Namun didalam prosesnnya tentu ada faktor penghambat seperti komiten dan sarana prasarana dan pendukung seperti minat, motivasi, kesadaran, dukungan, partisipasi dan penghargaan mulai dari faktor internal hingga faktor eksternal.
PENGELOLAAN LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) KARYA DUTA EDUCATION BANDUNG Haikal Yasin, Moch Iqbal; Santika, Tika; Sutarjo, Sutarjo
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24543

Abstract

Bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP). Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian sebanyak empat orang di antaranya satu orang pengelola, satu orang tutor/instruktur, dan dua orang peserta didik Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Karya Duta Education Bandung. Hasil penelitian yang diperoleh terdapat empat tahapan dalam suatu pengelolaan, yang di mana di awali dengan melakukan identifikasi kebutuhan program dalam perencanaan. Pengorganisasian dengan cara mengelompokkan pengelola, tutor/instruktur, serta kelompok belajar pada peserta didik. Pelaksanaan program dilakukan mulai hari Senin-Kamis. Untuk penggunaan strategi, metode, dan media diserahkan kepada para tutor/instruktur karena mereka yang bersinggungan langsung dengan peserta didik. Proses pengawasan dilakukan terhadap dua pihak yaitu kepada para peserta didik dan lembaga. Untuk pengawasan kepada peserta didik dilakukan dengan cara pengelola melakukan terjun langsung ke dalam proses pembelajaran program maupun ke tempat mereka bekerja apabila telah menyelesaikan program yang ada di lembaga. Untuk pengawasan kepada lembaga dilakukan oleh penilik dari Dinas Pendidikan Kota Bandung yang di mana dilakukan untuk melihat progres peserta didik dan lulusan. Saran pihak lembaga meningkatkan lagi pelayanan, kualitas tutor/instruktur, serta sarana dan prasarana.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN LATIHAN DASAR MAHASISWA PECINTA ALAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER KONSERVASI ANGGOTA DI WILAYAH BEKASI KARAWANG Daratista, Jeni; Dewi, Ratna Sari; Sutarjo, Sutarjo
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.27914

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation of Basic Training Education (Diklatsar) in Student Nature Lover Organizations (Mapala) in shaping the conservation character of members in the Bekasi Karawang region. The character values examined include environmental awareness, cooperation, responsibility, independence, critical thinking, and their application in daily life. This research is motivated by the lack of character education as a means of instilling conservation values deeply and sustainably among the younger generation. The study employs a descriptive qualitative approach with data collection techniques such as in-depth interviews, observation, and documentation. The research subjects consist of nine informants who are chairpersons, mentors, and active members from three Mapala organizations in Bekasi and Karawang namely Mapalaska, Kapal Baja, and Mapala Petang. The main focus of the study is on three aspects of Diklatsar implementation planning, execution, and evaluation, as well as how these activities shape the members conservation character. The findings reveal that the implementation of Basic Training in these organizations has been structured and oriented towards character development through experiential learning. Thus, Basic Training Education in Mapala serves not only as a model of nature-based youth education but also as an alternative solution for shaping students character in environmental concern, collaboration, responsibility, independence, and critical thinking.
PERAN MANAJERIAL PENGELOLA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI SPS PAUD PELITA Al Wahid, Salsabila Zalfa; Sutarjo, Sutarjo; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.28894

Abstract

This study examines how the managerial role of managers in improving the competence of teachers in SPS PAUD Pelita. The study used a qualitative descriptive approach, with data obtained through interviews with managers, teachers, and parents. The results show that managers contribute to the development of teachers through planning, direction, and involvement in External Training, although it has not been outlined in the form of official programs. Supporting factors include the commitment of managers, participation of parents, and cooperation with outside parties. The obstacles faced include limited funding, inadequate facilities, and the dual role of managers in school operations.  
STRATEGI KOMUNIKASI, INFORMASI, DAN EDUKASI (KIE) KADER DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DI POSYANDU VIRGO 6 KABUPATEN BEKASI Sabila, Siti Zahra; Sutarjo, Sutarjo; Santika, Tika
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.28915

Abstract

This study aims to describe the strategies of communication, information, and education (KIE) implemented by health cadres in increasing community participation at Posyandu Virgo 6, Bekasi Regency, and to identify the challenges encountered during implementation. A descriptive qualitative approach was used, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The informants included the head of the cadres, two cadre members, and two posyandu participants. The results showed that KIE strategies were carried out through interpersonal, educative, participatory, and adaptive approaches. Communication was conducted directly using simple language, visual media such as posters and the maternal and child health (KIA) book, and dialogue-based education. These strategies proved effective in raising awareness and increasing community attendance. However, cadres faced several challenges, including limited understanding among some residents, shortage of cadre personnel, lack of educational media, and absence of supporting facilities such as toilets. Therefore, support from multiple parties, including cadres, community members, village government, and health workers, is needed to ensure that the implementation of KIE strategies at the posyandu can operate more effectively and sustainably.
Co-Authors Abda Abda Abdul Muis ABDUL MUIS Adhityo Kuncoro Adi, Komang Budi Laksana Adisty Nabilah Fitri Afif, Rizky Aklil Ahmad Mujtaba Al Wahid, Salsabila Zalfa Amalia Firdausya Nurbaeti Amelia, Naila Rizky Andika, Sandy Andra, Nabila Dwi Anggi Arfianisa Armiyanti, Ni Putu Nita Novi Astuti, Nita Athori, Feri Firmansyah Atichasari, Anna Sofia Awaludin Sidik Ayu Andira Badeni Badeni, Badeni Bagas Firgiawan Ruhiyat Bahrum Kamil , Acep Bintang, Rini Sri Dadang Danugiri Daratista, Jeni Dayat Hidayat Desti Rafitri Dewi, Irma Dwi Puspita Dewi, Ni Putu Rahayu Mutiara Dhewangga Yudhistira Diah Pudjiastuti Dianingtyas Agustin Dini Handayani, Dini Dirja, Dirja Dwipawati, Ni Made Gunarsih Elawati, Elawati Elshifa, Aria Erika, Ria Fadhillah Matondang, Ahmad Rizky Fauziah, Restu Febi Kurniawan Febriana Ndaru Rosita Ferovina Wuntu, Happy Fitri, Mufidah Fitria, Nurul Jannah Lailatul Fitriana, Pipit Hadiwinarto Hadiwinarto Haifa Zahra , Wafa Haikal Yasin, Moch Iqbal Haribaik, Made Adelia Suryani Hendro Wibowo Hoerniasih, Nia Hoernisih, Nia Husniyah, Fatihatul Hutajulu, Rahel Carolin I Gede Algunadi I Gede Astra Wesnawa I Gusti Ayu Agung Darma Pertiwi I Kadek Arta I Ketut Suratha I Wayan Treman Ida Bagus Made Astawa IFAH KHADIJAH, IFAH Irvi Nurul Husna, Ade Irwan Agus Ishati, Novitalia Iskandar Mirza Ivangga, Pyalda Monic Juliana, Made Winda Putri Karyawati, Lilis Kejora, Muhamad Taufik Bintang Khoirunnisa, Yunna Nur Khotimah, Siti Kusnul Koswara, Eko Kristiati, Aspi Kuniasih, Nunung Kusnandar, Agus Lailatul Fitria, Nurul Jannah Lilis Karyawati Ma'shum, Sya'roni Ma'shum Made Suryadi Maruli Tua Situmeang, Sahat Masruri Masruri Meilya, Ika Rizqi Muhamad Nuzlan Fadhlillah Muhammad Kristiawan Muliana, I Made Wahyudi Nabila, Anugrah Putri Napipah, Pipih Naufal Nazmuddin Neng Enab Siti. Z Ni Putu Manik Artini Nihayah, Maryama Nisa, Nurani Intan Nuraeni Nuraeni Nurdita, Rahma Nurfadilah, Sarah Nurul Ijatu Zahro Oktariyani, Ni Luh Kadek Rai Pambudi, Kurniawan Pane, Musa Darwin Prasandi, Muhamad Teddy Aditya Prastowo, Sugeng Pratiwi, Arofa Anggun Purnomo, Yudiyanto Joko Purwandari, Elce Puspa Rana, Diah Ayu Putri Wulandari Karimah Putu Indra Christiawan Rahmat, Ricky Rahmawati, Ni Luh Kadek Rahmi , Rahmi Rahmi Rahmi Ramdani, Reggina Fatma Ramlah Ramlah Ramlah Ratna Sari Dewi Ratna Sari Dewi Ria Kurniawati Rini Sri Bintang Rosari, Dini Rosita, Gusti Ayu Sabila, Siti Zahra Safuri Musa Sahat Maruli Tua Situmeang Samsir Nur Alam Santika, Tika Setya Wijayanta Setya Wijayanta Shafa AF, Nadziba Sholeh, Slemat Siti Aisyah Siti Khasana Somantri, Manap Sowiyah Sowiyah Sri Lestari Sri Utomo, Subagyo Sudarwan Danim Suditha, I Nyoman Sugeng Lubar Prastowo Sulton Djasmi Suminar, Uum Suparmi, Ni Wayan Ayu Surya, Rahadiyan sutarjo, i ketut Suwandi, Laudya Putri Syahril Effendi Tuti Alawiyah Utami, Wanda Yulia Utomo, Subagyo Sri Vania Nurfadilla Widagdo, Djoko Widari, Ni Nyoman Tuti Widyadhana, Azzahra Putri Wijayanti, Awit Wuntu, Happy Ferovina Yuliasari, Ida Ayu Laksmi Zahirah Amalia Zahra, Wafa Haifa