Claim Missing Document
Check
Articles

APPLICATION OF KVISOFT MAKER-BASED FLIPBOOK PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MODEL BASED ON KINEMASTER TO IMPROVE CAPABILITIES HOTS LITERACY FOR GRADE XI STUDENTS OF SMA NEGERI 1 PERCUT SEI MASTER MATTER REACTION RATE Pasaribu, Putri Cantika; Suyanti, Retno Dwi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There several problems in efforts to improve students' literacy host skills caused by the inaccuracy of learning models and media used for abstract chemical material, so it is necessary to use appropriate learning models and media. This study aims to determine the significant differences between students host literacy skills after using the problem based learning (PBL) model with kinemaster flipbook media and to find out which aspects of mastery develop throught the problem based learning PBL model with kinemaster based media. Research design using one group pretest posttest sample selection is done by random sampling technique. The sample stuied was high svhool students in class 12 Sains 4 as many as 32 students. The instruments used were multiple choice test and interviews. The relust this study showed that there were 26 valid question with a reliability 0,734. The normality test found that the data were normally distributed. Data analysis showed that the N-Gain value met the high criteria, namely 0,7186 (71,86%). Hypothesis testing obtained tvalue = 2,232 with ttabel = 1,697 thus t count > than t table so that the research hypothesis is accepted. This means that there a significant difference between the ability of students to host literacy after using the problem based learning (PBL) model with kvisoft flipbook media kinemaster based maker. The host literacy of student literacy that developed the most in this study through the problem based learning (PBL) model with kvisoft maker based flipbook media was C4 reasoning with a presentation of 71,96%.Keywords: Media Flipbook Kvisoft Maker, Kinemaster, PBL, HOTs LiteracyDOI: 10.23960/jppk.v13.i1.2024.13
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan E-LKPD terhadap HOTS Literasi Siswa pada Materi Kesetimbangan Kimia Rumapea, Sri Anugrah Cristina; Suyanti, Retno Dwi
Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Vol. 5 No. 4 (2025): October
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/panthera.v5i4.692

Abstract

This study aims to analyze whether the literacy HOTS of students taught with the E-LKPD-assisted Problem Based Learning (PBL) model is higher than the literacy HOTS of students taught using the conventional model. The population of this study is class XI of SMA Negeri 2 Medan which consists of 12 classes. The research sample was 36 students in grades XI Sativa and XI Pluto. The test instrument was 24 valid items with an r11 value of 0.873. The hypothesis test used the right-hand t-test with the results of the study obtained a tcal value of > ttable (7.481 > 1.994). This means that Ha is accepted and H0 is rejected, which means that the HOTS of student literacy using the Problem Based Learning (PBL) model assisted by E-LKPD media is higher than the HOTS of student literacy by using the conventional model on chemical equilibrium material, with an N-Gain value in the experimental class of 0.80 (80%), and an N-Gain value in the control class of 0.65 (64.94%). Furthermore, the most developed aspect of literacy HOTS is C5 level reasoning with a percentage of 87%. These findings prove that E-LKPD-assisted PBL is effective in improving HOTS-based chemical literacy in chemical equilibrium materials.
INTEGRASI MEDIA 3D SKETCHFAB DAN ALAT PERAGA KONVENSIONAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISTEM PENCERNAAN PADA PEMBELAJARAN IPA Sonia Gandi Purba; Irene Paulina Napitupulu; Josua Boni Hutasoit; Retno Dwi Suyanti; Sri Masnita Pardosi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/dj9n0g89

Abstract

Pembelajaran sistem pencernaan pada mata pelajaran IPA masih menghadapi tantangan karena materi yang abstrak, sulit diamati secara langsung, serta menuntut kemampuan visualisasi spasial yang tinggi. Metode konvensional seperti ceramah dan gambar 2D sering kali hanya menghasilkan pemahaman permukaan. Studi literatur ini bertujuan menganalisis potensi integrasi media 3D Sketchfab dengan alat peraga konvensional sebagai pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan komprehensif. Penelitian dilakukan melalui telaah terhadap 33 sumber, kemudian diseleksi menjadi 15 jurnal relevan terbitan 2019–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa alat peraga konvensional berperan penting dalam membangun dasar pemahaman konkret tentang struktur dan letak organ, sedangkan media 3D Sketchfab memberikan visualisasi interaktif dan dinamis yang mendukung pemahaman proses fisiologis secara lebih mendalam. Integrasi kedua media melalui model dua tahap pemberian konsep dasar menggunakan alat peraga fisik kemudian pendalaman materi melalui Sketchfab terbukti mampu mengoptimalkan kekuatan masing-masing. Pendekatan ini menciptakan pengalaman belajar multimodal yang lebih menarik, meningkatkan pemahaman konseptual, dan mendukung capaian hasil belajar secara signifikan. Dengan demikian, integrasi media 3D dan alat peraga konvensional direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran IPA yang lebih relevan dan efektif untuk materi sistem pencernaan.
Studi Literatur: Efektivitas Platfrom Digital Interaktif berbasis PhET dalam materi Bentuk dan Perubahan Energi Anisa Ramadhani; Dhea Syah Nazwa Nasution; Hanifah Az-zahra; Putri delvia; Sania Siregar; Suci Ramadhani; Retno Dwi Suyanti; Sri Masnita Pardosi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPA pada topik bentuk dan perubahan energi kerap menimbulkan kesulitan bagi siswa karena konsep yang dipelajari bersifat abstrak dan tidak didukung media visual yang memadai. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan mengkaji sejauh mana simulasi digital PhET efektif digunakan sebagai media pembelajaran interaktif melalui kajian literatur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap sejumlah artikel ilmiah yang membahas penggunaan PhET dalam pembelajaran IPA. Proses analisis dilakukan dengan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi temuan, metode, dan hasil penelitian yang berkaitan dengan efektivitas media tersebut. Hasil telaah menunjukkan bahwa PhET mampu meningkatkan penguasaan konsep, hasil belajar, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui penyajian visual yang konkret, interaktif, dan memungkinkan eksplorasi mandiri. Selain itu, media ini turut meningkatkan motivasi, minat belajar, dan keaktifan siswa karena memberikan pengalaman belajar yang dekat dengan eksperimen nyata. Di sekolah dengan fasilitas laboratorium terbatas, PhET juga dapat menjadi alternatif praktikum yang efektif. Oleh karena itu, penggunaan simulasi PhET dinilai mampu meningkatkan kualitas pembelajaran IPA pada materi energi dari aspek kognitif maupun afektif. Pengintegrasian PhET ke dalam model pembelajaran berbasis inkuiri atau eksplorasi disarankan untuk memperkuat keterlibatan siswa dalam memahami konsep secara mendalam.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA ZOOM DAN WORDWALL DALAM MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA FAKULTAS MIPA Tasya Natalia Tarigan; Cindy Clara Siregar; Tasya Wiyandini Zega; Sri Masnita Pardosi; Retno Dwi Suyanti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ehcmvp58

Abstract

Zoom sebagai media pembelajaran sinkron memberikan ruang interaksi langsung antara dosen dan mahasiswa, sedangkan Wordwall merupakan aplikasi evaluasi interaktif yang menyediakan beragam permainan edukatif yang dapat meningkatkan minat dan keaktifan belajar. Kedua media ini semakin banyak dimanfaatkan dalam penerapan blended learning di perguruan tinggi. Kajian ini dilakukan untuk melihat bagaimana penggunaan Zoom dan Wordwall berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa Fakultas MIPA. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan menelaah berbagai jurnal nasional yang membahas efektivitas media digital dan model blended learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Analisis dilakukan melalui pengumpulan, pemilihan, serta sintesis beberapa artikel yang relevan dari penelitian eksperimental maupun deskriptif. Berdasarkan hasil penelaahan, Zoom terbukti mampu memperkuat kemampuan mahasiswa dalam berdiskusi, menyusun argumen, dan mengevaluasi informasi selama proses pembelajaran sinkron. Di sisi lain, Wordwall mendukung penguatan pemahaman konsep melalui kuis dan permainan edukatif yang mendorong partisipasi aktif mahasiswa. Secara umum, hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan kedua media tersebut dalam model blended learning memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI LISTRIK DAN MAGNET Nuha Febry Anisa; Gabrie Tamahra Nainggolan; Windry Sary Sihombing; Retno Dwi Suyanti; Sri Masnita Pardosi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/4ddp2n69

Abstract

Materi listrik dan magnet merupakan salah satu topik fisika yang memiliki tingkat abstraksi tinggi sehingga sering menimbulkan kesulitan belajar dan miskonsepsi pada peserta didik. Keterbatasan dalam memvisualisasikan konsep seperti medan listrik, medan magnet, dan induksi elektromagnetik menuntut adanya penggunaan media pembelajaran yang tepat agar pembelajaran menjadi lebih konkret dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis efektivitas penggunaan media pembelajaran pada materi listrik dan magnet berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Artikel dikumpulkan melalui penelusuran Google Scholar pada rentang tahun 2021–2025 menggunakan teknik PRISMA yang meliputi tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Dari ratusan artikel yang ditemukan pada pencarian awal, diperoleh sembilan artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai jenis media pembelajaran, baik berbasis fisik maupun digital, secara konsisten efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi listrik dan magnet. Selain pemahaman konsep, beberapa media juga berdampak positif terhadap hasil belajar, minat belajar, kreativitas, literasi sains, keterampilan eksperimen, dan antusiasme belajar siswa. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan media pembelajaran merupakan strategi yang relevan dan efektif dalam mengatasi karakteristik abstrak materi listrik dan magnet serta mendukung pembelajaran yang lebih bermakna.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DENGAN INTEGRASI PERMAINAN KARTU DALAM TOPIK EKOSISTEM: STUDI LITERATUR Ivana Cristin Sidabutar; Ayu Nika; Rahfany Nabilah Putri Lubis; Sri Masnita Pardosi; Retno Dwi Suyanti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/26kbn819

Abstract

Pemahaman mendalam mengenai konsep konvensional adalah, bahwa pembelajaran konvensional, di mana ceramah dan tugas-tugas bersifat tulisan. Secara teratur, tidak berhasil dalam memaksimalkan partisipasi siswa dan akibatnya, mempertahankan mereka. Oleh karena itu, situs sejarah ini berusaha membandingkan istilah keberhasilan canggih dalam penugasan standar ini sebagai bagian dari pengajaran sistem ekosistem dan kartu permainan obrolan kepada para peserta didik. Tujuh belas artikel, termasuk 14 artikel berskala nasional dan 3 artikel berskala individu yang diterbitkan antara 2016 dan 2025, menggunakan teknik deskriptif-komparatif dengan analisis isi. Data menunjukkan bahwa kerusakan akibat kondisi buruk pada proses pengajaran konvensional berkontribusi pada pemahaman dasar mengenai studi ini. Walaupun pengajaran teknik yang efektif untuk analisis spesifik dari tugas ini, ia menemukan baik pengoptimalan motivasi yang tidak teratur, penyemaian untuk pengingat tugas jangka panjang, dan risiko analisis spesifik yang lemah. Sebaliknya, penerapan kartu permainan (board game, kartu interaktif, atau kartu konsep) secara konsisten menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar kognitif, motivasi belajar, kemampuan kolaborasi, dan pandangan terhadap interaksi komponen ekosistem. Permainan yang menggunakan kartu juga mendukung pemahaman konsep abstrak dan membuatnya lebih mudah dipahami melalui proses pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan melibatkan banyak orang. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran yang menggabungkan permainan kartu menawarkan alternatif pengajaran yang lebih baik dibandingkan metode tradisional, terutama dalam mengajarkan kerumitan ekosistem.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA ZEP QUIZ TERHADAP TINGKAT KONSEP PEMAHAMAN PEMBELAJARAN IPA MATERI SISTEM PERNAPASAN PADA SISWA SMP KELAS VII Martina Agnes Octavia Nainggolan; Rinda Annisa Fhutu Neva; Rahel Pakpahan; Retno Dwi Suyanti; Sri Masnita Pardosi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/rvckvr94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Zep Quiz terhadap pemahaman konsep IPA pada materi Sistem Pernapasan siswa kelas VII. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan konsep siswa yang masih dipengaruhi dominannya metode ceramah dan terbatasnya media visual yang mampu menjelaskan konsep abstrak. Zep Quiz dipilih sebagai media berbasis permainan digital yang menyediakan poin, batas waktu, dan umpan balik cepat untuk meningkatkan motivasi serta efektivitas evaluasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif studi kasus dengan melibatkan 30 siswa kelas VII SMP Negeri 12 Medan. Data diperoleh melalui hasil kuis pada platform Zep Quiz dan dianalisis berdasarkan persentase akurasi jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata akurasi siswa mencapai 71%, termasuk kategori tinggi. Distribusi akurasi menunjukkan 70% soal berada pada kategori tinggi, 10% sangat tinggi, 10% sedang, dan 10% rendah. Rendahnya akurasi pada konsep penyakit pernapasan (34%) mengindikasikan sub-topik abstrak masih memerlukan penguatan. Secara keseluruhan, Zep Quiz terbukti efektif sebagai media pembelajaran dan evaluasi karena mampu meningkatkan motivasi, menyediakan umpan balik cepat, dan memetakan kelemahan konsep siswa.
PEMANFAATAN SIMULASI PHET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATERI GETARAN DAN GELOMBANG Tiwi Cahyani Marpaung; Pera Nopitasari; Roria Natal Simbolon; Retno Dwi Suyanti; Sri Masnita Pardosi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/jq9cqp37

Abstract

Perkembangan teknologi informasi membuka peluang pemanfaatan media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA, khususnya pada materi getaran dan gelombang yang bersifat abstrak. Simulasi PhET hadir sebagai solusi inovatif yang mampu memvisualisasikan konsep fisika melalui representasi dinamis dan manipulatif sehingga memudahkan siswa memahami hubungan antarvariabel seperti amplitudo, frekuensi, periode, dan cepat rambat gelombang. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis pemanfaatan simulasi PhET sebagai media pembelajaran interaktif pada materi getaran dan gelombang di tingkat SMP. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelaahan artikel ilmiah dari Google Scholar pada rentang tahun 2020–2025. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa simulasi PhET secara konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman konsep, aktivitas belajar, motivasi, serta keterampilan berpikir kritis siswa. PhET juga efektif sebagai laboratorium virtual yang mampu mengatasi keterbatasan fasilitas praktikum konvensional dan mendorong eksplorasi mandiri secara terstruktur. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa integrasi simulasi PhET dalam pembelajaran IPA SMP dapat menjadi strategi pembelajaran inovatif yang relevan untuk menunjang pembelajaran abad ke-21, serta berkontribusi dalam mengurangi miskonsepsi siswa terhadap konsep getaran dan gelombang.
PARADIGMA BARU PENGEMBANGAN MEDIA IPA BERBASIS E-KOMIK DAN ULAR TANGGA UNTUK KETERAMPILAN ABAD 21 Selfa Raya Hadi Kesuma; Kezia Elmaesia Br Tarigan; Ruth Masta Yemima Sibarani; Retno Dwi Suyanti; Sri Masnita Pardosi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/jc4ama31

Abstract

Penelitian ini membahas paradigma baru dalam pengembangan media pembelajaran IPA melalui integrasi e-komik dan permainan ular tangga edukatif sebagai strategi untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21 siswa. Keterampilan abad ke-21 yang mencakup kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi menjadi kompetensi penting dalam menghadapi kebutuhan pembelajaran era digital. Media pembelajaran inovatif dibutuhkan untuk menjembatani karakteristik materi IPA yang abstrak sekaligus mendorong partisipasi aktif peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah artikel jurnal terakreditasi, prosiding, buku ilmiah, serta laporan penelitian yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil penelaahan menunjukkan bahwa e-komik efektif dalam memvisualisasikan konsep IPA melalui alur cerita dan ilustrasi yang menarik, sehingga membantu siswa membangun pemahaman konseptual. Sementara itu, permainan ular tangga edukatif berperan meningkatkan motivasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah melalui mekanisme gamifikasi. Integrasi keduanya menciptakan pengalaman belajar yang lebih imersif, menyenangkan, dan bermakna. Temuan penelitian menguatkan bahwa media IPA berbasis e-komik dan permainan ular tangga memiliki potensi besar untuk mengakselerasi keterampilan abad ke-21, sekaligus menjadi alternatif inovatif dalam pengembangan media pembelajaran di sekolah. Media terintegrasi ini juga sejalan dengan tuntutan modernisasi pendidikan dan karakteristik peserta didik generasi digital.
Co-Authors Aaron Loh Abdul Azis Nasution Abdul Hasan Saragih Ade Prisma Sitepu Aman Simare-mare, Aman Anggi Putri Simamora Anisa Ramadhani Annisya, Yuni Aries Dame Uli Panjaitan Aristo Hardinata Armianti, Riska Artha Angelin Manurung Arwira, Tiara Mahdalena Asep Wahyu Nugraha Assyifa’u Qolbiatu Atthoyibah Awy Silaban Ayi Darmana, Ayi Ayu Nika Ayyu Rizkia Nasution Bornok Sinaga BORNOK SINAGA Br Karo, Desnapia Nesrani Chindy Aprimisa br Meliala Cindy Clara Siregar Damanik, Santri Angelia Darinda Sofia Tanjung Daulat Saragi Delpima Suhita Dewi Pratiwi Dhea Syah Nazwa Nasution Dinozeryd Dwi Pebrianti Dyan Wulan Sari Hs Ely Djulia Erna Pardede Fauziah Fauziah Fitri Azizah Gabrie Tamahra Nainggolan Ginting, Angga Raditia Halim Simatupang Hanifah Az-zahra Hanna Mawarni Manullang Hasratuddin Hayati . Heppy Setya Prima Ibnu Firmansyah Iis Siti Jahro Irene Paulina Napitupulu Ivana Cristin Sidabutar Josua Boni Hutasoit Katri Nafisa Kezia Elmaesia Br Tarigan Kristian H. Sugiyarto Ledya, Kiki Lenggasari Pohan Lisa Ariyanti Pohan LUBIS, ASNARNI M. Rizky Fauzan Tampubolon MARDIANA Marham Sitorus Marlon Brando Hutahaean Marpaung, Christine Petricia Marpaung, Fytry Vebiola Martina Agnes Octavia Nainggolan Martoprawiro, Muhamad A Mayfa Dwi Arvi Maykhel Yustinus Hutapea Mei Jelina Nadeak Motlan . Muhamad A Martoprawiro Munthe, Surya Panangian Mutia Haryani Siregar Nadia Priska Nasution, Alvi Sahrin Natalia Kristiani Lase Natasha, Audyva Nova Florentina Ambarwati Nuha Febry Anisa Nurfajriani Nurfajriani Pardosi, Sri Masnita Pasaribu, Putri Cantika Pera Nopitasari Pohan, Lisa Putri delvia Putri Naomi Br Purba Rahel Pakpahan Rahfany Nabilah Putri Lubis Rahmadatina Panjaitan Rajagukguk, Kiki Pratama Ramlan Silaban Raudatul Fadilla Ribka Kariani Br Sembiring Rinda Annisa Fhutu Neva Rizka Fahreza Romanna Silalahi Roria Natal Simbolon Rumapea, Sri Anugrah Cristina Ruth Masta Yemima Sibarani Sania Siregar Saragih, Innovayani Saragih, Inovayani Selamat Husni Hasibuan Selfa Raya Hadi Kesuma Siahaan, Suria Bersinar Sihite, Angel Geofany Simanjutak, Mariati Purnama Sinclair Taylor, Peter Charles Siregar, Azhari Umar Siti Aisyah Siti Khodijah Dalimunthe Siti Mayang Sari Sitinjak, Abraham Pranata Sitompul, Nopita Sitorus, Francisca T. A Sonia Gandi Purba Sri Masnita Pardosi Sri Yunita Suci Ramadhani Surya Dharma Syaharani Sara Tasya Natalia Tarigan Tasya Wiyandini Zega Tiara Arwira Mahdalena Tiwi Cahyani Marpaung Ummi Kalsum Vera Roni Setiawan Widia Ningsih Wildansyah lubis, Wildansyah Windry Sary Sihombing Yanti Arasi Sidabutar