Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MEDIA VISUAL “HAPPY EARTH VS SAD EARTH” TERHADAP PEMAHAMAN DAMPAK PERUBAHAN LINGKUNGAN DIBANDINGKAN METODE PEMBELAJARAN KONVENSIONAL Chindy Aprimisa br Meliala; Romanna Silalahi; Artha Angelin Manurung; Retno Dwi Suyanti; Sri Masnita Pardosi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/m2fb5k31

Abstract

Perubahan kondisi lingkungan saat ini menjadi salah satu tantangan global yang membutuhkan pendekatan pembelajaran yang mampu membantu siswa memahami penyebab serta dampaknya secara mendalam. Salah satu media yang banyak dimanfaatkan dalam proses pembelajaran adalah ilustrasi visual seperti “Happy Earth vs Sad Earth”, karena mampu menyederhanakan konsep ekologi yang kompleks menjadi gambaran yang mudah dimaknai. Penelitian ini bertujuan menelaah sejauh mana visual tersebut berpengaruh terhadap pemahaman siswa jika dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Kajian dilakukan melalui metode studi literatur (CIN) dengan meninjau lima belas sumber terkini berupa jurnal nasional maupun internasional, buku, serta pedoman pendidikan lingkungan yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2025. Hasil analisis mengungkapkan bahwa penggunaan media visual secara konsisten membantu meningkatkan pemahaman konsep, memperkuat daya ingat, serta menumbuhkan keterlibatan emosional siswa terhadap isu lingkungan. Kontras antara representasi bumi yang sehat dan yang rusak mempermudah siswa membangun struktur pengetahuan yang lebih runtut, sekaligus menjadikan pembelajaran lebih menarik dibandingkan penyampaian materi secara verbal. Selain itu, media visual terbukti mampu menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap lingkungan. Berdasarkan hasil tersebut, ilustrasi “Happy Earth vs Sad Earth” berpotensi besar dioptimalkan sebagai media pembelajaran pada berbagai jenjang untuk memperkuat pemahaman serta kesadaran ekologis siswa sejak dini.
PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN IPA TERHADAP MEDIA VISUAL INTERAKTIF PADA MATERI ZAT ADITIF DAN ADIKTIF Aries Dame Uli Panjaitan; Marlon Brando Hutahaean; Mayfa Dwi Arvi; Retno Dwi Suyanti; Sri Masnita Pardosi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/fwc1c570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Pendidikan IPA Universitas Negeri Medan terhadap penggunaan media visual interaktif pada pembelajaran materi zat aditif dan adiktif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner skala Likert yang disebarkan melalui Google Form kepada mahasiswa Stambuk 2023 dan 2024. Media visual interaktif dianggap mampu memfasilitasi pemahaman konsep abstrak, memberikan visualisasi materi yang lebih jelas, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan mahasiswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memberikan persepsi positif terhadap penggunaan media ini. Aspek yang dinilai paling menonjol meliputi kejelasan informasi, kualitas tampilan visual, kemudahan navigasi, serta relevansi konten dengan kebutuhan belajar. Selain itu, mahasiswa menilai bahwa media visual interaktif sesuai dengan karakteristik generasi digital yang lebih responsif terhadap konten berbasis visual dan interaksi langsung. Temuan ini menegaskan bahwa media visual interaktif memiliki potensi besar sebagai alat bantu pembelajaran modern yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA, khususnya pada materi zat aditif dan adiktif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan media pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.
STUDY LITERATURE ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PHET SIMULATIONS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GELOMBANG Anggi Putri Simamora; Mardiana; Nadia Priska; Raudatul Fadilla; Ummi Kalsum; Maykhel Yustinus Hutapea; Retno Dwi Suyanti; Sri Masnita Pardosi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/aem1x077

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis pengaruh penggunaan media simulasi interaktif PhET (Physics Education Technology) terhadap peningkatan hasil belajar IPA pada materi Gelombang siswa kelas VIII SMP. Latar belakang utama penelitian ini didasarkan pada tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran IPA, di mana konsep-konsep yang bersifat abstrak seperti Gelombang, sering menjadi hambatan utama yang menyebabkan rendahnya hasil belajar kognitif siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode Kajian Pustaka Sistematis (Systematic Literature Review), di mana berbagai temuan dari penelitian-penelitian eksperimen dan literatur terdahulu yang relevan mengenai penggunaan PhET pada jenjang SMP dianalisis dan disintesis secara mendalam. Hasil sintesis literatur secara konsisten menunjukkan bahwa penerapan media simulasi PhET memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPA siswa SMP, dengan tingkat efektivitas yang optimal pada jenjang ini, bahkan memiliki nilai effect size yang lebih tinggi dibandingkan jenjang lainnya. Secara spesifik, media PhET terbukti efektif dalam memfasilitasi visualisasi konsep abstrak seperti gelombang berjalan dan gelombang stasioner, serta meningkatkan keterampilan proses sains dan pemahaman konseptual pada materi Getaran dan Gelombang. Disimpulkan bahwa media simulasi PhET memiliki pengaruh positif yang kuat dalam meningkatkan hasil belajar IPA materi Gelombang, dan direkomendasikan untuk diintegrasikan sebagai solusi inovatif dalam mengatasi kesulitan pembelajaran konsep abstrak.
KAJIAN LITERATUR EFEKTIVITAS MEDIA WORDWALL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA Dewi Pratiwi; Hanna Mawarni Manullang; Katri Nafisa; Mei Jelina Nadeak; M. Rizky Fauzan Tampubolon; Mutia Haryani Siregar; Retno Dwi Suyanti; Sri Masnita Pardosi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/m9fqva47

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas media Wordwall sebagai media pembelajaran interaktif pada materi sistem pencernaan manusia melalui pendekatan studi literatur. Kajian dilakukan dengan cara menelaah berbagai literatur baik artikel ilmiah terbitan lima tahun terakhir yang membahas penerapan Wordwall dalam pembelajaran IPA serta penggunaan media berbasis gamifikasi digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa Wordwall mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, serta hasil belajar siswa melalui tampilan visual yang menarik, fitur permainan yang variatif, dan umpan balik langsung yang memperkuat pemahaman konsep. Sejumlah penelitian eksperimen melaporkan adanya peningkatan signifikan pada nilai post-test siswa yang belajar menggunakan Wordwall dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Pada materi sistem pencernaan manusia, Wordwall dinilai layak digunakan, ditunjukkan oleh tingginya skor validasi serta meningkatnya pemahaman konseptual siswa terhadap struktur dan fungsi organ pencernaan. Dengan demikian, Wordwall dapat dijadikan media digital yang relevan dan efektif untuk mendukung pembelajaran IPA di era Revolusi Industri 4.0, terutama pada materi yang memerlukan visualisasi dan interaktivitas.
PEMBELAJARAN SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA DENGAN MEDIA ASSEMBLR EDU TINGKAT SMP Awy Silaban; Ayyu Rizkia Nasution; Assyifa’u Qolbiatu Atthoyibah; Ade Prisma Sitepu; Fitri Azizah; Ibnu Firmansyah; Retno Dwi Suyanti; Sri Masnita Pardosi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/k4w43y44

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi keberhasilan penerapan Augmented Reality (AR) yang menggunakan platform Assemblr EDU dalam proses belajar, terutama untuk topik sistem peredaran darah manusia pada tingkat pendidikan dasar sampai menengah. Tantangan yang sering dihadapi siswa dalam menguasai ide-ide biologi yang sulit dipahami, seperti bentuk organ dan cara kerja sirkulasi darah, membuat perlunya alat bantu belajar yang lebih nyata dan menarik. Pendekatan yang digunakan adalah kajian pustaka dengan analisis deskriptif terhadap sepuluh artikel jurnal yang relevan dari tahun 2020 hingga 2025, yang terdiri dari enam penelitian asli dan empat ulasan. Sintesis hasil menunjukkan bahwa AR lewat Assemblr EDU dapat meningkatkan ketertarikan, dorongan belajar, penguasaan materi, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif para pelajar. Fitur visualisasi 3D interaktif yang disediakan terbukti praktis dan cocok digunakan berdasarkan penilaian pakar serta tanggapan pengguna. Lebih lanjut, siswa sekolah menengah pertama merupakan kelompok terbesar yang memanfaatkan AR karena mereka sedang dalam fase perkembangan yang membutuhkan bantuan visual yang jelas. Secara umum, penelitian ini menyimpulkan bahwa AR berbasis Assemblr EDU adalah alat inovatif yang ampuh untuk memperbaiki mutu pembelajaran sains, khususnya pada subjek sistem peredaran darah, dan memiliki prospek luas untuk diterapkan di tingkat pendidikan lainnya.
Corrigendum to “Innovate integration of guided inquiry learning (GIL) and project-based learning (PjBL) to enhance students’ science literacy” Nova Florentina Ambarwati; Retno Dwi Suyanti; Aaron Loh; Ribka Kariani Br Sembiring; Darinda Sofia Tanjung; Dyan Wulan Sari HS
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 14 No. 4 (2025): August
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v14i4.p569-583-corrigendum

Abstract

At the request of the authors, the published version of this article has been updated. After publication, the authors conducted a detailed review. They identified several inconsistencies between in-text citations and the reference list, as well as minor inaccuracies and formatting issues in some reference entries. The authors initiated these corrections following their own post-publication review and do not reflect an error on the part of the editorial office. The amendments concern only the accuracy and consistency of citations and references. They do not affect the data, analyses, interpretation, or conclusions of the study. The authors apologise for any inconvenience these issues may have caused to readers and thank the editorial team for facilitating these corrections.
Pengaruh Model Problem Based Learning berbantuan Video Animasi terhadap Kemampuan HOT-Literacy Siswa pada Mataeri Ekologi dan Kenekaragaman Hayati Indonesia Natasha, Audyva; Suyanti, Retno Dwi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.12927

Abstract

Kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia dimulai dari jalur Pendidikan. Kemampuan berpikir tingkat tinggi sangat penting dikuasai peserta didik untuk mendukung proses berpikir kompleks, berpikir kritis, kreativitas dan problem solving. Namun Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik masih tergolong lemah, hal ini terbukti pada temuan PISA tahun 2022 yang melibatkan 81 negara dan menunjukkan Indonesia berada diperingkat 70 dalam matematika dengan skor 366, peringkat 69 dalam sains dengan skor 383, dan peringkat 71 dalam membaca dengan skor 359. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBL berbantuan video animasi terhadap kemampuan HOT-literacy siswa kelas VII pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati Indonesia dan untuk melihat aspek HOT-Literacy mana yang paling terkembangkan. Jenis penelitian ini ialah quasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan ialah two-group pretest-posttest design, dengan sampel penelitian terdiri dari dua kelas yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan masing-masing kelas berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dipenelitian ini ialah purposive sampling. Kelas eksperimen diberikan perlakukan pembelaajran dengan menggunakan model PBL berbantuan video animasi dan kelas kontrol menggunakan pembelajaran langsung. Instrumen tes yang digunakan berupa soal kemampuan HOT-literacy dengan bentuk soal pilihan berganda sejumlah 20 butir soal yang telah memenuhi syarat uji validasi, reliabilitas, kesukaran, dan daya beda. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh model PBL berbantuan video animasi terhadap kemampuan HOT-literacy peserta didik pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati Indonesia, hal ini ditunjukkan berdasarkan analisis data menggunakan uji t satu pihak kanan pada taraf signifikan 5% (=0,05), diperoleh bahwa ttabel thitung (1,67 2,69) sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Pada kelas eksperimen hasil persentase ranah kognitif siswa ialah C4 penalaran sebesar 45,98%, C5 penalaran sebesar 56,17%, dan C6 penalaran sebesar 25,33%
Effectiveness of Project-Based Inquiry Learning in Developing HOTS-Based Scientific Literacy: Moderated by Science Process Skill Rajagukguk, Kiki Pratama; Suyanti, Retno Dwi; Saragih, Abdul Hasan; Sinclair Taylor, Peter Charles
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i4.pp2509-2537

Abstract

Effectiveness of Project-Based Inquiry Learning in Developing HOTS-Based Scientific Literacy: Moderated by Science Process Skill. Objectives: This study examines three core questions: (1) whether the Project-Based Inquiry (PBI) model improves students’ HOTS scientific literacy, (2) whether students’ initial Science Process Skills (SPS) influence their outcomes, and (3) whether there is an interaction between the two. These variables were selected because HOTS-based scientific literacy and SPS are essential competencies for prospective elementary teachers. Methods: A quasi-experimental design was used with two naturally formed groups. The experimental group learned through the project-based inquiry model, while the control group used guided inquiry. Data were collected using a project assessment sheet and the HOTS scientific literacy test, with identical pre- and post-tests administered.  The data were analyzed using: 1) Normality and homogeneity test, 2) Paired sample t-test, 3) Independent sample t-test, and 4) Hypothesis testing was carried out using two-way ANOVA, where H₀ was rejected if the significance value was <0.05. Findings: The analysis for the learning model factor yielded a highly significant result (p = 0.000; < 0.05). The results show that the learning model had a significant effect on HOTS scientific literacy, with the PBI model outperforming guided inquiry (p = 0.000). SPS level did not produce a significant independent effect (p = 0.562), and no interaction was found between the learning model and SPS. These findings indicate that the PBI model is the primary factor driving students’ improvement. Conclusion: Overall, Project-Based Inquiry is an effective approach to strengthening HOTS scientific literacy among prospective elementary teachers. Although SPS levels did not independently influence outcomes, students across SPS levels still benefited from PBI. These findings offer theoretical insight into how inquiry–project learning supports higher-order reasoning and provide practical guidance for developing instructional designs that foster analytical and evidence-based thinking in teacher education programs. Keywords: project-based inquiry, guided inquiry, science process skill, hots, scientific literacy, science education.
SELIMUT ANTI API INOVASI PENCEGAHAN DAN MITIGASI KEBAKARAN TAHAP AWAL BERSAMA MITRA PBKM KESUMA MARELAN MEDAN Suyanti, Retno Dwi; Pardosi, Sri Masnita; Nasution, Alvi Sahrin; Prima, Heppy Setya
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.2838

Abstract

Fires are sudden disasters that can cause significant losses, both material and non-material. Prompt early response is crucial to prevent the spread of fire, but many communities lack simple and easy-to-use fire extinguishers. A five-member community service team, in collaboration with the Kesuma Community Learning Center (PKBM), led by Ms. Siti Nurhayati, located in Lk 2 Pasar 2 Barat Terjun, Medan Marelan, and involving 40 community members as partners, conducted training and developed an innovation called a "Fulerene Patterned Fire Blanket." This blanket is made from heat-resistant fullerene-patterned fiberglass and coated with sodium bicarbonate (NaHCO₃), which accelerates fire extinguishing by lowering the temperature and inhibiting oxidation. This combination of materials results in a device that is high-temperature resistant, lightweight, and reusable after washing. This activity included outreach, demonstrations, hands-on training, and involved the local community in simple production of the device. The results demonstrated an increase in community knowledge and skills in dealing with small fires. Enthusiasm for this safe and economical design has also increased disaster awareness and preparedness at the community level. The positive response has opened up opportunities for broader program development. Scientific studies have shown that fullerene-patterned fire blankets are effective as a preventative solution, enhancing community preparedness for early fire risks.
Co-Authors Aaron Loh Abdul Azis Nasution Abdul Hasan Saragih Ade Prisma Sitepu Aman Simare-mare, Aman Anggi Putri Simamora Anisa Ramadhani Annisya, Yuni Aries Dame Uli Panjaitan Aristo Hardinata Armianti, Riska Artha Angelin Manurung Arwira, Tiara Mahdalena Asep Wahyu Nugraha Assyifa’u Qolbiatu Atthoyibah Awy Silaban Ayi Darmana, Ayi Ayu Nika Ayyu Rizkia Nasution BORNOK SINAGA Bornok Sinaga Br Karo, Desnapia Nesrani Chindy Aprimisa br Meliala Cindy Clara Siregar Damanik, Santri Angelia Darinda Sofia Tanjung Daulat Saragi Delpima Suhita Dewi Pratiwi Dhea Syah Nazwa Nasution Dinozeryd Dwi Pebrianti Dyan Wulan Sari Hs Ely Djulia Erna Pardede Fauziah Fauziah Fitri Azizah Gabrie Tamahra Nainggolan Ginting, Angga Raditia Halim Simatupang Hanifah Az-zahra Hanna Mawarni Manullang Hasratuddin Hayati . Heppy Setya Prima Ibnu Firmansyah Iis Siti Jahro Irene Paulina Napitupulu Ivana Cristin Sidabutar Josua Boni Hutasoit Katri Nafisa Kezia Elmaesia Br Tarigan Kristian H. Sugiyarto Ledya, Kiki Lenggasari Pohan Lisa Ariyanti Pohan LUBIS, ASNARNI M. Rizky Fauzan Tampubolon MARDIANA Marham Sitorus Marlon Brando Hutahaean Marpaung, Christine Petricia Marpaung, Fytry Vebiola Martina Agnes Octavia Nainggolan Martoprawiro, Muhamad A Mayfa Dwi Arvi Maykhel Yustinus Hutapea Mei Jelina Nadeak Motlan . Muhamad A Martoprawiro Munthe, Surya Panangian Mutia Haryani Siregar Nadia Priska Nasution, Alvi Sahrin Natalia Kristiani Lase Natasha, Audyva Nova Florentina Ambarwati Nuha Febry Anisa Nurfajriani Nurfajriani Pardosi, Sri Masnita Pasaribu, Putri Cantika Pera Nopitasari Pohan, Lisa Putri delvia Putri Naomi Br Purba Rahel Pakpahan Rahfany Nabilah Putri Lubis Rahmadatina Panjaitan Rajagukguk, Kiki Pratama Ramlan Silaban Raudatul Fadilla Ribka Kariani Br Sembiring Rinda Annisa Fhutu Neva Rizka Fahreza Romanna Silalahi Roria Natal Simbolon Rumapea, Sri Anugrah Cristina Ruth Masta Yemima Sibarani Sania Siregar Saragih, Innovayani Saragih, Inovayani Selamat Husni Hasibuan Selfa Raya Hadi Kesuma Siahaan, Suria Bersinar Sihite, Angel Geofany Simanjutak, Mariati Purnama Sinclair Taylor, Peter Charles Siregar, Azhari Umar Siti Aisyah Siti Khodijah Dalimunthe Siti Mayang Sari Sitinjak, Abraham Pranata Sitompul, Nopita Sitorus, Francisca T. A Sonia Gandi Purba Sri Masnita Pardosi Sri Yunita Suci Ramadhani Surya Dharma Syaharani Sara Tasya Natalia Tarigan Tasya Wiyandini Zega Tiara Arwira Mahdalena Tiwi Cahyani Marpaung Ummi Kalsum Vera Roni Setiawan Widia Ningsih Wildansyah lubis, Wildansyah Windry Sary Sihombing Yanti Arasi Sidabutar