Persimpangan merupakan elemen penting dalam sistem jaringan jalan yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pelayanan (Level of Service/LOS) pada simpang tak bersinyal Poltekkes Kemenkes Siteba yang berada pada kawasan komersial serta berfungsi sebagai akses utama menuju kawasan pendidikan. Studi ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan simpang dalam melayani arus lalu lintas berdasarkan kondisi eksisting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh melalui survei volume lalu lintas menggunakan traffic counter selama tiga hari pengamatan pada periode pagi, siang, dan sore. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kecamatan Nanggalo. Analisis kinerja simpang dilakukan dengan mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Hasil analisis menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada jam puncak sore hari Senin pukul 16.00–17.00 WIB sebesar 6.833,25 smp/jam. Simpang Poltekkes Kemenkes Siteba diklasifikasikan sebagai simpang tipe 422 dengan empat lengan dan memiliki tingkat pelayanan E, yang ditandai dengan volume lalu lintas mendekati atau berada pada kapasitas, arus tidak stabil, kecepatan terkadang berhenti serta derajat kejenuhan sebesar 0,93.