p-Index From 2021 - 2026
10.215
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Agrikultura Bioeducation Journal Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA SEMIRATA 2015 Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Jurnal Biologi Tropis JURNAL PENGABDI Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Window of Health : Jurnal Kesehatan Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education Journal on Education GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Dharma Laksana JURNAL BIOEDUCATION Jurnal Mangifera Edu Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan Bio-Inoved : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Jurnal Abdi Insani EKOTONIA: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi dan Mikrobiologi Variabel Jurnal Paedagogy Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education IJPD (International Journal Of Public Devotion) Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal ABM Mengabdi Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Pijar MIPA EduNaturalia: Jurnal Biologi dan Kependidikan Biologi JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Jurnal Penjaminan Mutu JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Unnes Science Education Journal Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Info Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Aktivitas Belajar Peserta Didik melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match pada Mata Pelajaran Biologi Kelas X SMA Dewi, Sasmita; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini; Nurdianingsih
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.12-19

Abstract

Aktivitas dikenal sebagai kegiatan yang diikuti dengan perubahan tingkah laku karena interaksi dengan lingkungan. Pada proses pembelajaran, aktivitas dapat dilihat melalui kegiatan belajar. Belajar adalah ketika seseorang berinteraksi dengan lingkungannya untuk mengubah tingkah lakunya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik melalui model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match pada mata pelajaran Biologi kelas X SMA. Subjek penelitian meliputi 28 peserta didik kelas X MIPA 4. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data aktivitas belajar dengan observasi menggunakan lembar observasi aktivitas belajar peserta didik. Penelitian dianggap berhasil apabila peserta didik memiliki aktivitas belajar meningkat dengan kriteria minimum “aktif”. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar peserta didik telah meningkat. Pada siklus I yaitu aktivitas belajar peserta didik memperoleh nilai persentase sebesar 69,53% dengan kriteria aktif. Sedangkan pada siklus II yaitu aktivitas belajar peserta didik memperoleh nilai persentase sebesar 80,46% dengan kriteria aktif. Aktivitas belajar peserta didik dari siklus I menuju siklus II mengalami peningkatan sebesar 10,93%. Maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik pada mata pelajaran Biologi kelas X SMA.
PENGEMBANGAN MEDIA E-BOOKLET GEN, DNA, KROMOSOM UNTUK KELAS XII SMA Oktaviani, Rizki; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini; Candramila, Wolly
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.76-88

Abstract

Gen, DNA, Kromosom adalah salah satu topik yang dianggap sulit oleh siswa SMA. Untuk mengatasi kesulitan memahami topik tersebut adalah perlunya media pembelajaran yang tepat. Media yang mengintegrasikan pengetahuan teknologi, pedagogi, dan konten (TPACK) dapat menjadi solusi. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan media e-booklet pada Submateri Gen, DNA, Kromosom. Penelitian ini menggunakan metode riset dan pengembangan model ADDIE dan terbatas pada tiga tahap pertama yaitu analyze, design, dan develop. Pada tahap develop, pembuatan media dilanjutkan pengukuran respons siswa. Instrumen penelitian yang digunakan mencakup lembar validasi dan angket. Responden yang terlibat adalah siswa kelas XII MAN 1 Pontianak sebanyak 13 orang Media e-booklet divalidasi oleh 5 orang validator yakni 2 orang dosen Pendidikan Biologi dan 3 orang guru Biologi kelas XII di SMA Pontianak pada 9 aspek yaitu format, isi, bahasa, kesederhanaan, keterpaduan, penekanan, keseimbangan, bentuk, dan warna sebanyak 16 indikator. Respons siswa dilihat dari aspek kognitif, afektif, dan konatif sebanyak 21 pernyataan. Hasil pengembangan media e-booklet Submateri Gen, DNA, Kromosom dinyatakan layak pada seluruh item penilaian berdasarkan nilai validitas (>0,87) dan reliabilitas (ICC=0,891). Respons siswa terhadap media e-booklet juga berada pada kategori sangat baik sebesar 84,6%. Produk media yang dihasilkan berpotensi sangat baik untuk membantu pembelajaran pada Submateri Gen, DNA, Kromosom.
Pengembangan Website Virus Sebagai Sumber Belajar Biologi Kelas X IPA Daniel, Herkulanus Hendi; Yeni, Laili Fitri; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini
JURNAL BIOEDUCATION Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/bioed.v10i1.3657

Abstract

Latar belakang penelitan ini adalah untuk membantu menyampaikan materi virus dalam bentuk teks, gambar, audio dan video secara bersamaan yang disajikan dalam bentuk website.Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan kelayakan desain pengembangan sumber belajar website berbasis google sites materi virus untuk pembelajaran biologi SMA Kelas X. Metode pengembangan yang digunakan adalah Research and Development  dengan model Four-D Thiagarajan yang dilaksanakan hingga tahap Development (Uji Coba Pengembangan). Kelayakan media divalidasi oleh 5 orang ahli, dilanjutkan dengan uji respon pada 12 siswa. Instrumen validasi berupa angket validasi media oleh ahli dan angket respon siswa. Analisis validasi ahli menggunakan rumus Aiken’s V, sedangkan analisis angket dilakukan dengan perhitungan persentase aspek kognisi, afeksi dan konasi. Hasil penelitian menunjukkan website layak digunakan sebagai sumber belajar materi virus kelas X IPA berdasarkan validasi ahli (Aiken’s V 0,87 ≥ 0,8) dan berdasarkan uji respon siswa pada aspek kognisi, afeksi dan konasi (berturut-turut 95.56%, 96.89%, 94.22%) yang seluruhnya > 61%.
Unveiling Insights: Students' Knowledge and Mastery of Microscopes at SMAN 1 Rasau Eria Fitriani; Wolly Candramila; Asriah Nurdini Mardiyyaningsih
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 6 (2025): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i6.9538

Abstract

The utilization of the biology laboratory at SMA Negeri 1 Rasau has not been optimal, particularly in microscope practice, which plays a crucial role in developing students’ observational skills. This study aims to explore students’ knowledge of microscopes and their usage, with the goal of informing improvements in instructional strategies and laboratory management. A descriptive qualitative method was employed, using a questionnaire focused on four main aspects: the name of the microscope, its function, its parts, and how to operate it. The findings showed that although all students were able to correctly identify the microscope's name, their understanding of its function, structure, and operational procedures remained limited. These results highlight the need to improve both conceptual and practical comprehension through experiential, hands-on learning approaches. It is recommended that schools increase the frequency of laboratory practice, provide more structured guidance, and adapt instruction to address the areas where students show the most misunderstanding.
Student’s knowledge and awareness of 3R in relation to the implementation of the P5 “Sustainable Lifestyle” theme Mulyono, Agung; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini; Candramila, Wolly
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v8i1.23276

Abstract

The Strengthening Pancasila Student Profile (P5) project program is a policy within the Merdeka Curriculum aimed at developing 21st-century character and competencies through project-based learning. This study aims to evaluate the effectiveness of the implementation of the P5 project with the Sustainable Lifestyle theme on 3R-related knowledge and awareness among ninth-grade students at SMP Negeri 2 Sungai Raya. The method used was nex post facto correlational design with a quantitative descriptive approach and simple linear regression analysis. The research instruments included a knowledge test and a 3R awareness questionnaire. The results showed that the average scores for P5 implementation (74.73), knowledge (79.11), and awareness (76.74) were all categorized as 'good.' The simple regression analysis indicated that students' knowledge (β = 0.448; p = 0.001; R = 0.166) and students' awareness (β = 0.097; p = 0.003; R = 0.04) were positively influenced, with knowledge showing a more dominant effect than awareness. These findings suggest linear relationship between the implementation of the Sustainable Lifestyle-themed P5 project and the strengthening of cognitive (knowledge) and affective (awareness) aspects related to environmental issues.Abstrak. Program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kebijakan dalam Kurikulum Merdeka yang bertujuan membentuk karakter dan kompetensi abad ke-21 melalui pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keberhasilan implementasi P5 tema Gaya Hidup Berkelanjutan terhadap pengetahuan dan kesadaran 3R pada siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Sungai Raya. Desain penelitian adalah korelasi ex post-facto dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan uji regresi linear sederhana. Instrumen penelitian berupa tes pengetahuan dan angket kesadaran 3R. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata implementasi P5 sebesar 74,73; pengetahuan 79,11; dan kesadaran 76,74, seluruhnya dikategorikan ‘baik’. Uji regresi sederhana menunjukkan bahwa pengetahuan siswa (β = 0,448; p = 0,001; R = 0,166) dan kesadaran siswa (β = 0,097; p = 0,003; R = 0,04) dengan pengaruh pengetahuan lebih dominan daripada kesadaran. Temuan ini menunjukkan ada linearitas hubungan antara implementasi P5 tema Gaya Hidup Berkelanjutan dengan penguatan aspek kognitif (pengetahuan) dan afektif (kesadaran) mengenai permasalahan lingkungan.
Implementation of PjBl Model in Biotechonology using Traditional Project of Betung Bamboo Shoot Pekasam at Senior High Scholl Bonti District Entin Daningsih; Putri Sekarayu; Asriah Nurdini Mardiyyaningsih
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 5 (2026): In Progress
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i5.12427

Abstract

Project Based Learning (PjBL) is a student-centered learning model thaat emphasizes the production of a final product. However, the integration of local potential into project-based learning remains limited. The production of betung bamboo shoot (Dendrocalamus asper) pekasam is a traditional practice not widely recognized by students, despite its potential to extend shelf life and increase economic value. Therefore, incorporating bamboo shoot pekasam into PjBL can engage students in preserving local wisdom while fostering environmental awareness. The abundance of bamboo shoots in Bonti District presents a valuable local resource that can be developed into meaningful learning projects.This study aimed to determine students’ cognitive, affective, and psychomotor learning outcomes through a PjBL model based on betung bamboo shoots. The research employed a pre-experimental method with a One-Group Pretest-Posttest design. Instruments included lesson plans, pretest-posttest questions, LKPD, and validated assessment sheets using the Guttman scale. Data were analyzed using normality, homogeneity, and t-test. The results showed that the data were normally distributed and homogeneous. Cognitive scores increased from 54.26 to 78, while affective and psychomotor scores reached 84.6 and 90.02, both categorized as very good. These findings indicate that local potential-based PjBL effectively improves student learning outcomes.
DESKRIPSI KESALAHAN KONSEP SISWA PADA STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN Rini Silvia; Asriah Nurdini; Afandi Afandi
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1811

Abstract

Abstrak: Ketidaksesuaian pemahaman konsep siswa dengan konsepsi ilmiah para ahli disuatu bidang disebut miskonsepsi. Pada siswa sekolah menengah, miskonsepsi dapat timbul akibat kesalahan peserta didik dalam menginterpretasi penjelasan guru atau buku teks. Akibatnya, pemahaman peserta didik tentang konsep-konsep saintifik tidak lengkap. Supaya dapat segera diberikan solusi, dibutuhkan identifikasi kesalahpahaman konsep siswa. Metode asesmen Certainty Of Response Index (CRI) memungkinkan identifikasi miskonsepsi secara akurat dalam waktu singkat. Memerlukan alat seperti gambar untuk divisualisasikan atau mikroskop dan memiliki konsep-konsep yang abstrak, pada proses mengkonstruksi pengetahuan konsep struktur dan fungsi jaringan tumbuhan rentan terjadi miskonsepsi, sehingga perlu tindakan penyelidikan konsep yang salah. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas XI IPA SMAN 10 Pontianak sebanyak 75 orang. Hasil riset menunjukkan 29% terjadi miskonsepsi siswa pada materi yang diselidiki, 35% tergolong dalam kategori paham konsep dan 36% kategori tidak tahu konsep. Miskonsepsi terbesar tentang struktur dan fungsi jaringan tumbuhan adalah pada sub materi jenis-jenis jaringan tumbuhan, sedangkan yang terendah pada materi kultur jaringan. Konsep yang banyak disalahpahami peserta didik berupa jaringan vaskuler (xilem dan floem) yang dianggap hanya terdapat pada salah satu bagian organ tumbuhan saja seperti batang dan akar.
Co-Authors . Baringan, . A. Totok Priyadi Afandi Afandi Afandi Afandi Afriany, Messy Agung Hartoyo Ahmad Yani T Akbar, Didi Alda, Alda Amin Mustajab Andi Besse Tenriawaru Anggi Putri Pratiwi Anisyah Yuniarti Annisa Fitri Ananda Anzani, Fitri Aprizal Herunanda Aunnurahman Aunurrahman Aunurrahman Ayu Putri Herwidiah Basuki Hardigaluh Bilqis, Khofifah Azmi Bistari Cahyani, Christina Wahyu Christanto Syam Christiyanti Aprinastuti, Christiyanti Daniel, Herkulanus Hendi Dea Fitri Handayani Desi Nur Indah Sari, Desi Nur Indah Deswinda Perkiliasari Dewi, Sasmita Dian Miranda Dian Miranda Didi Akbar Dita Lindayani Dona Fitriawan Dwi Riyanti Dwi Riyanti Dyoty Auliya Vilda Ghasya Eka Ariyati Eko Sri Wahyuni Elda Irma Jeanne Joice Kawulur Eneng Nunuz Rohmatullayaly Entin Daningsih Eny Enawaty Eria Fitriani Erlina Erlina Ermi Ristia Erni Lestari Fajri, Hayatul Febriyani, Pangesti Ayu Wandari Febriyanti, Inka Fitri Anzani Fitriani, Eria Fransiska, Nadia Fredy Gunawan Hamdani Hamdani Handayani, Dea Fitri Hardiningrum, Esti Dwi Hariyati Hariyati Hayatul Fajri Herawati, Henny Intan Permatasari Irma Naura Rifanka Isti Dwi Puspitawati Isyatirradhiyah, Isyatirradhiyah Jamjemah, Jamjemah Kasianus, Kasianus Khairunnisa Khairunnisa Kurnia Ningsih Kurniati, Yulia Laili Fiitri Yeni Laili Fitri Yeni Lestari, Desriani Lily Thamrin Mahfut Marinda Sari Sofiyana Marta Maria Dona Martono Martono Mashud Masriani . Minati Minati, Minati Miranti . Mita Rahmani Muhammad Reza Muhammad Reza Mulyono, Agung Mumtazah, Nadia Wardah Muskania, Ricka Tesi Natalia Rosi Heavenlim Ningsih, Kurnia Ningsih, Kurnia Ningsih Nisa Dhania Atimi Nufitasari, Nufitasari Nur Hafizah Nurdianingsih Nursusanto, Stevanus Widuri Oktaviani, Rizki Pasaribu, Erna Cristina Patriantoro . Putri Sekarayu Putri Tipa Anasi Putri, Ruqiah Ganda Rahmahwati, Ratih Rahman, Galih Fathur Riani Pita Sari, Riani Riani, Sapa Rida, Yuliana Afiana Rini Muharini Rini Silvia Rio Pranata Rio Pranata Robby Firmansyah Ruqiah Ganda Putri Panjaitan Rusdiono, Rusdiono Rusdiyono Salsabila, Alfiya Sari, Natalia Wulan Septiani, Fransiska Sesilia Seli SITI MARYAM Siti Maryam Siti Nurhasanah Siti Zubaidah Sri Maryuni, Sri Sriwahyuni, Eko Suhara, . Sulistyarini, Sulistyarini Suri, Linda Amelia surono, wahid Suvani, Monika Susi Syamsul Arifin Syamswisna , T. Adri Abi Taek, John kenedi Marcel Tenriawaru, Andi Besse Tiara Tiara Putri Rahmatika Titin . Titin Hartini Titin Titin Tomo Djudin Tomo Djudin touvan samodra Ulli Kadaria Uray Gustian Uray Gustian Uray Gustian, Uray Uray Siti Wahyuna wahid surono Wahyuni, Eko Sri Wahyuni widya astuti Widya Ningsih WOLLY CANDRAMILA Wolly Candramila, Wolly Candramila Wulansari, Tia Y. Touvan Juni Samodra Yogi Dirgari Yokhebed Yokhebed Youva Kristi* Yuliana, Gatot Yusi Nalurita Zainiarni, Sri Wahyuni