p-Index From 2021 - 2026
9.705
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Biologi Udayana Agrikultura Bioeducation Journal Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA SEMIRATA 2015 Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Jurnal Biologi Tropis JURNAL PENGABDI Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education Journal on Education GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Dharma Laksana JURNAL BIOEDUCATION Jurnal Mangifera Edu Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan Jurnal Abdi Insani EKOTONIA: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi dan Mikrobiologi Variabel Jurnal Paedagogy Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education IJPD (International Journal Of Public Devotion) Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal ABM Mengabdi Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Pijar MIPA EduNaturalia: Jurnal Biologi dan Kependidikan Biologi JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Jurnal Penjaminan Mutu JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Unnes Science Education Journal Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Info Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Etnobotani Tumbuhan Pewarna Alami di Desa Raut Muara Kabupaten Sanggau Riani, Sapa; Syamswisna, Syamswisna; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini
EKOTONIA: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi, dan Mikrobiologi Vol 8 No 2 (2023): Ekotonia: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi dan Mikrobiologi
Publisher : Department of Biology, Faculty of Agriculture, Fisheries and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ekotonia.v8i2.4455

Abstract

ABSTRACT The use of synthetic dyes can trigger health and environmental problems. Natural dyes are one of the innovations to replace the use of synthetic dyes because they are non-toxic and environmentally friendly. The people of Raut Muara Village, Sanggau Regency utilize several plants as natural dyes such as tipu' (Etlingera linguiformis (Roxb.) R.M.Sm) which is used as a food dye, kecombrang (Etlingera elatior (Jack)) as a beverage dye, red bajakah (Spatholobus ferrugineus Zoll.&Moritzi)Benth.) as a cosmetic, and yellow root (Arcangelisia flava (L.) Merr) as a fabric dye. This study aims to increase public knowledge about the types, parts of plants used and processing methods carried out by the people of Raut Muara Village. The method used in the research is descriptive method and data collection techniques by triangulation which is a combination of interviews, observation and documentation. Determination of informants using purposive sampling technique with 53 informants. The results of the study obtained 26 plant species from 22 families that are utilized by the leaves, fruit, seeds, and roots. Keywords: Ethnobotany, Natural coloring, Raut Muara VillageABSTRACT The use of synthetic dyes can trigger health and environmental problems. Natural dyes are one of the innovations to replace the use of synthetic dyes because they are non-toxic and environmentally friendly. The people of Raut Muara Village, Sanggau Regency utilize several plants as natural dyes such as tipu' (Etlingera linguiformis (Roxb.) R.M.Sm) which is used as a food dye, kecombrang (Etlingera elatior (Jack)) as a beverage dye, red bajakah (Spatholobus ferrugineus Zoll.&Moritzi)Benth.) as a cosmetic, and yellow root (Arcangelisia flava (L.) Merr) as a fabric dye. This study aims to increase public knowledge about the types, parts of plants used and processing methods carried out by the people of Raut Muara Village. The method used in the research is descriptive method and data collection techniques by triangulation which is a combination of interviews, observation and documentation. Determination of informants using purposive sampling technique with 53 informants. The results of the study obtained 26 plant species from 22 families that are utilized by the leaves, fruit, seeds, and roots.Keywords: Ethnobotany, Natural coloring, Raut Muara Village
Pengembangan Instrumen Three-Tier Diagnostic Test Pada Konsep Pembelahan Sel Kelas IX SMP Afriany, Messy; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini; Candramila, Wolly
ORYZA ( JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI ) Vol 13 No 1 (2024): ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/oz.v13i1.1776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan soal tes diagnostik three-tier yang memenuhi kriteria kevalidan, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran pada Submateri Pembelahan Sel kelas IX SMP. Metode R&D yang digunakan adalah model 4D yang dimodifikasi dengan tahapan evaluasi Tessmer. Tes diagnostik disusun sebanyak 25 soal dengan tiga konsep inti yaitu kromosom, pembelahan mitosis, dan meiosis. Expert review dilakukan oleh 2 orang dosen biologi dan 1 guru IPA, one-to-one evaluation 5 orang siswa dan small group evaluation 30 orang siswa non partisipan, dan large group evaluation 180 siswa kelas IX SMP Negeri 11 Pontianak. Seluruh soal dinyatakan layak digunakan dengan nilai validasi tertinggi 0,79944 dan terkecil 0,36295 lebih besar dari nilai rtabel (0,361). Nilai reliabilitas yaitu 0,9695 berkategori sangat tinggi. Nilai indeks kesukaran mencakup 84% berkategori sukar dan 16% sedang. Profil jawaban siswa dalam evaluasi kelompok besar sudah menunjukkan sebaran pada ketiga jenis pemahaman konsep siswa dengan persentase bervariasi. Namun, daya pembeda soal masih memperlihatkan 44% berkategori jelek dan hanya 24% berkategori baik dan 32% cukup. Perbaikan pada soal-soal dengan daya pembeda yang jelek diperlukan untuk meningkatkan kualitas tes diagnostik dalam membedakan profil pemahaman konsep siswa.
How Do Lecturers Implement Case and Project Learning Models to Strengthen the Merdeka Curriculum? : A Study at Tanjungpura University, Indonesia Bistari, Bistari; Mumtazah, Nadia Wardah; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini; Rusdiono, Rusdiono
Jurnal Paedagogy Vol 11, No 4 (2024): Jurnal Paedagogy (October 2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v11i4.12892

Abstract

This study explores how lecturers at Tanjungpura University implement case and project-based learning models to strengthen the Merdeka Curriculum. Employing a qualitative approach with a descriptive method, data were gathered from 49 lecturers across various faculties through questionnaires and unstructured interviews. Data analysis involved descriptive techniques, with questionnaire results analyzed by frequency and percentage, while interview responses were interpreted qualitatively to identify key themes. Findings indicate that while many lecturers have begun integrating case and project-based learning, the extent of implementation varies significantly among faculties. Significant challenges include a lack of awareness and understanding of these models, insufficient institutional support, and difficulty integrating these methods into theory-heavy or practice-oriented courses. However, factors such as the need to align teaching practices with accreditation standards and the availability of faculty development programs are essential enablers. The study concludes that case and project-based learning hold significant potential for enriching the Merdeka Curriculum, and more structured support and awareness-building initiatives are necessary to realize their full benefits. Recommendations for lecturers include improving competencies through training, collaborating in learning design, and developing evaluation methods. For policymakers, strengthening institutional support, socializing the curriculum, and reviewing policies to integrate case and project-based learning are advised.
PELATIHAN PEMBUATAN ECOPRINT BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNTAN PONTIANAK Wahyuni, Eko Sri Wahyuni; Panjaitan, Ruqiah Ganda Putri; Afandi, Afandi; Ningsih, Kurnia Ningsih; Titin, Titin; Tenriawaru, Andi Besse; Syamswisna, Syamswisna; Yeni, Laili Fitri; Yuniarti, Anisyah; Fajri, Hayatul; Candramila, Wolly; Daningsih, Entin; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v8i2.6716

Abstract

Pendidikan merupakan suatu cara seseorang mendapatkan ilmu, baik secara formal maupun nonformal. Dalam pendidikan terjadi proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi. Namun, pemanfaatan teknologi yang kurang tepat dapat menyebabkan seseorang menjadi ketergantungan dan kurang memperhatikan lingkungan. Salah satu program yang dapat membantu seseorang dalam memanfaatkan sumber daya alam dengan baik yaitu ecoprint. Tujuan dari kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dengan pemanfaatan bahan alam sehingga mereka dapat ikut melestarikan potensi yang ada di Indonesia serta menghasilkan produk yang bernilai ekonomis. Metode yang dilakukan beberapa tahap yaitu tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. Hasil ecoprint yang telah dibuat menjadi berbagai produk yang bernilai guna, seperti 10 kain blancu, 20 tote bags, dan 10 pounch serut. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini sebagai bentuk pemanfaatan potensi lokal yang berasal dari tumbuhan sebagai bahan alami.
The Thickness Changes of Anatomical Ornamental Monocotyledon Plant Leaves Affected by the Interactions between Plant Types and Light Intensity Daningsih, Entin; Febriyanti, Inka; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini
Agrikultura Vol 35, No 2 (2024): Agustus, 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v35i2.48669

Abstract

The different levels of light intensity affect the anatomical thickness of monocotyledon ornamental plant leaves. The aim of this research was to determine the anatomical thickness of several monocotyledon ornamental plant leaves under different light intensities. The research used a factorial complete randomized design with two main factors, namely plant type and different light intensity, repeated three times. The first factor was the plant type, which consisted of six plant species of monocotyledon ornamental plants which were Chlorophytum laxum, Dracaena reflexa, Rhoeo discolor, Aglaonema commutatum, Cordyline fruticosa and Hymenocallis littoralis. The second factor was light intensity, which consisted of high light intensity (open areas) and low light intensity (shaded areas). The observation was carried out on preserved leaf anatomy made using the paraffin method with modification. The observation variables were the total thickness of the leaf, upper and lower epidermis, mesophyll (for undifferentiated mesophyll), and palisade and sponge (for differentiated mesophyll). Data were analyzed using analysis of variance followed by the LSD test if the treatment was significant. Correlation tests were carried out between total leaf thickness and each leaf anatomical part under conditions of high and low light intensity. The results showed that the interaction between plant types and light intensity influenced the total thickness of the leaves, upper and lower epidermis, and palisade. The plant types independently influenced the mesophyll and sponges, while the light intensity independently influenced only the mesophyll but not the sponge thickness. Hymenocallis littoralis was the only plant that showed thicker under low light intensity, with an increase in the thickness of the upper and lower epidermis. The palisade mainly influenced leaf thickness changes in the differentiated mesophyll.
Etnobotani Tumbuhan Obat oleh Masyarakat Desa Sungai Ulu Kabupaten Natuna Suri, Linda Amelia; Syamswisna, Syamswisna; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 11, No 2 (2023): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i2.9440

Abstract

Sungai Ulu Village, East Bunguran District, Natuna Regency is a village where the people use plants as traditional medicine. It is necessary to document medicinal plants in order to increase awareness to preserve medicinal plants. The aim of this research is to conduct an ethnobotanical study of medicinal plants to determine the use of medicinal plants by the people of Sungai Ulu Village. This type of research is qualitative research with descriptive methods, with samples taken using snowball sampling techniques. The data collection technique uses triangulation, namely a combination of interviews, observation and documentation. The research results showed that there were 76 types of medicinal plants used by local communities, consisting of 45 families that could treat 41 types of diseases. The part of the plant that is most widely used is the leaves, while the habitus that is most commonly found is herbs with the most locations in home gardens, with the most processing and use method being boiled and then drunk.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI ORGAN PERNAPASAN PADA HEWAN DAN MANUSIA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS V SD surono, wahid; Djudin, Tomo; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini; Muharini, Rini; Erlina, Erlina
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 12, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i1.2299

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan factorial designs pada 101 siswa dari dua sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui angket kemandirian belajar dan tes kemampuan berpikir kritis. Hasil uji anova menunjukkan bahwa variabel Kelas memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis (Sig. = 0,017, F = 5,856), sedangkan variabel Kemandirian tidak signifikan (Sig. = 0,105, F = 2,685). Meskipun terdapat interaksi antara Kelas dan Kemandirian yang tidak signifikan (Sig. = 0,00, F = 16,687). Hasil uji post hoc menunjukkan interaksi signifikan antara tingkat kemandirian belajar yang sangat tinggi dan penerapan pendekatan saintifik (p = 0,00), serta antara kemandirian belajar tinggi dan penerapan pendekatan saintifik (p = 0,033), serta antara kemandirian belajar sangat tinggi dan kelas pembelajaran pendekatan saintifik (p = 0,00). Ini menunjukkan bahwa pada tingkat kemandirian belajar yang tinggi, implementasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran memberikan hasil yang signifikan.
Meningkatkan Aktivitas Belajar Peserta Didik melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match pada Mata Pelajaran Biologi Kelas X SMA Sasmita Dewi; Asriah Nurdini Mardiyyaningsih; Nurdianingsih Nurdianingsih
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.12-19

Abstract

Aktivitas dikenal sebagai kegiatan yang diikuti dengan perubahan tingkah laku karena interaksi dengan lingkungan. Pada proses pembelajaran, aktivitas dapat dilihat melalui kegiatan belajar. Belajar adalah ketika seseorang berinteraksi dengan lingkungannya untuk mengubah tingkah lakunya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik melalui model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match pada mata pelajaran Biologi kelas X SMA. Subjek penelitian meliputi 28 peserta didik kelas X MIPA 4. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data aktivitas belajar dengan observasi menggunakan lembar observasi aktivitas belajar peserta didik. Penelitian dianggap berhasil apabila peserta didik memiliki aktivitas belajar meningkat dengan kriteria minimum “aktif”. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar peserta didik telah meningkat. Pada siklus I yaitu aktivitas belajar peserta didik memperoleh nilai persentase sebesar 69,53% dengan kriteria aktif. Sedangkan pada siklus II yaitu aktivitas belajar peserta didik memperoleh nilai persentase sebesar 80,46% dengan kriteria aktif. Aktivitas belajar peserta didik dari siklus I menuju siklus II mengalami peningkatan sebesar 10,93%. Maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik pada mata pelajaran Biologi kelas X SMA.
PENGEMBANGAN MEDIA E-BOOKLET GEN, DNA, KROMOSOM UNTUK KELAS XII SMA Rizki Oktaviani Oktaviani; Asriah Nurdini Mardiyyaningsih; Wolly Candramila
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.76-88

Abstract

Gen, DNA, Kromosom adalah salah satu topik yang dianggap sulit oleh siswa SMA. Untuk mengatasi kesulitan memahami topik tersebut adalah perlunya media pembelajaran yang tepat. Media yang mengintegrasikan pengetahuan teknologi, pedagogi, dan konten (TPACK) dapat menjadi solusi. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan media e-booklet pada Submateri Gen, DNA, Kromosom. Penelitian ini menggunakan metode riset dan pengembangan model ADDIE dan terbatas pada tiga tahap pertama yaitu analyze, design, dan develop. Pada tahap develop, pembuatan media dilanjutkan pengukuran respons siswa. Instrumen penelitian yang digunakan mencakup lembar validasi dan angket. Responden yang terlibat adalah siswa kelas XII MAN 1 Pontianak sebanyak 13 orang Media e-booklet divalidasi oleh 5 orang validator yakni 2 orang dosen Pendidikan Biologi dan 3 orang guru Biologi kelas XII di SMA Pontianak pada 9 aspek yaitu format, isi, bahasa, kesederhanaan, keterpaduan, penekanan, keseimbangan, bentuk, dan warna sebanyak 16 indikator. Respons siswa dilihat dari aspek kognitif, afektif, dan konatif sebanyak 21 pernyataan. Hasil pengembangan media e-booklet Submateri Gen, DNA, Kromosom dinyatakan layak pada seluruh item penilaian berdasarkan nilai validitas (>0,87) dan reliabilitas (ICC=0,891). Respons siswa terhadap media e-booklet juga berada pada kategori sangat baik sebesar 84,6%. Produk media yang dihasilkan berpotensi sangat baik untuk membantu pembelajaran pada Submateri Gen, DNA, Kromosom.
Pemahaman Konsep Materi Metabolisme pada Siswa Kelas XII MIPA Fitri Anzani; Asriah Nurdini Mardiyyaningsih; Wolly Candramila
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 12, No 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.10658

Abstract

Good, broad, and in-depth mastery of concepts is very necessary to avoid misconceptions which may influence mastery of concepts in subsequent interconnected material. Low understanding of concepts can be seen from the low material completeness scores as found in class XII MIPA MA Negeri 1 Pontianak in two consecutive academic years, especially in the Metabolism material. This research aims to describe students' understanding of concepts and find out concepts that are difficult for class XII MIPA MA Negeri 1 Pontianak students to understand in Metabolism material. This research uses a survey method with a quantitative descriptive approach. The sample was taken randomly, namely one of three classes XII MIPA at MA Negeri 1 Pontianak in the 2023/2024 academic year, totaling 31 individuals. A two-tier diagnostic test instrument in the form of multiple choices is used to test understanding of the concepts of enzymes, catabolism and anabolism which consists of 20 questions. A combination of first and second level answers is used to differentiate between students who understand the concept, misconception type 1, misconception type 2, and do not understand the concept. The test results show that students' understanding of Metabolism material is in the very low category at 74.19%, in the low category 19.35%, in the medium category 6.45%, and in the high and very high categories 0%. The metabolism material that is most difficult for students to understand is the catabolism sub-material with a percentage of not understanding the concept of 50.69%, misconception type 2 41.93%. However, the percentage of misconceptions type 2 and not understanding concepts in the catabolism sub-material is also high at 50.00% and 33.33% respectively. Likewise, in the enzyme sub-material, the percentage of misconception type 2 was 38.24% and 37.32% did not understand the concept.
Co-Authors . Baringan, . A. Totok Priyadi Afandi Afandi Afriany, Messy Agung Hartoyo Ahmad Yani T Akbar, Didi Alda, Alda Amin Mustajab Andi Besse Tenriawaru Anggi Putri Pratiwi Anisyah Yuniarti Annisa Fitri Ananda Anzani, Fitri Aprizal Herunanda Aunnurahman Aunurrahman Aunurrahman Ayu Putri Herwidiah Basuki Hardigaluh Bilqis, Khofifah Azmi Bistari Cahyani, Christina Wahyu Christanto Syam Christiyanti Aprinastuti, Christiyanti Dea Fitri Handayani Desi Nur Indah Sari, Desi Nur Indah Deswinda Perkiliasari Dian Miranda Dian Miranda Didi Akbar Dita Lindayani Dona Fitriawan Dwi Riyanti Dwi Riyanti Dyoty Auliya Vilda Ghasya Eka Ariyati Eko Sri Wahyuni Elda Irma Jeanne Joice Kawulur Eneng Nunuz Rohmatullayaly Entin Daningsih Eny Enawaty Erlina Erlina Ermi Ristia Erni Lestari Fajri, Hayatul Febriyani, Pangesti Ayu Wandari Febriyanti, Inka Fitri Anzani Fitriani, Eria Fransiska, Nadia Fredy Gunawan Hamdani Hamdani Handayani, Dea Fitri Hardiningrum, Esti Dwi Hariyati Hariyati Hayatul Fajri Herawati, Henny Herkulanus Hendi Daniel Intan Permatasari Irma Naura Rifanka Isti Dwi Puspitawati Isyatirradhiyah, Isyatirradhiyah Jamjemah, Jamjemah Kasianus, Kasianus Khairunnisa Khairunnisa Kurnia Ningsih Kurniati, Yulia Laili Fiitri Yeni Laili Fitri Yeni Lestari, Desriani Lily Thamrin Mahfut Marinda Sari Sofiyana Marta Maria Dona Martono Martono Mashud Masriani . Minati Minati, Minati Miranti . Mita Rahmani Muhammad Reza Muhammad Reza Mumtazah, Nadia Wardah Muskania, Ricka Tesi Natalia Rosi Heavenlim Ningsih, Kurnia Ningsih, Kurnia Ningsih Nisa Dhania Atimi Nufitasari, Nufitasari Nur Hafizah Nurdianingsih Nurdianingsih Nursusanto, Stevanus Widuri Pasaribu, Erna Cristina Patriantoro . Putri Tipa Anasi Putri, Ruqiah Ganda Rahmahwati, Ratih Rahman, Galih Fathur Riani Pita Sari, Riani Riani, Sapa Rida, Yuliana Afiana Rini Muharini Rio Pranata Rio Pranata Rizki Oktaviani Oktaviani Robby Firmansyah Ruqiah Ganda Putri Panjaitan Rusdiono, Rusdiono Rusdiyono Salsabila, Alfiya Sari, Natalia Wulan Sasmita Dewi Septiani, Fransiska Sesilia Seli Siti Maryam SITI MARYAM Siti Nurhasanah Siti Zubaidah Sri Maryuni, Sri Sriwahyuni, Eko Suhara, . Sulistyarini, Sulistyarini Suri, Linda Amelia surono, wahid Suvani, Monika Susi Syamsul Arifin Syamswisna , T. Adri Abi Taek, John kenedi Marcel Tenriawaru, Andi Besse Tiara Tiara Putri Rahmatika Titin . Titin Hartini Titin Titin Tomo Djudin Tomo Djudin touvan samodra Ulli Kadaria Uray Gustian Uray Gustian Uray Gustian, Uray Uray Siti Wahyuna wahid surono Wahyuni, Eko Sri Wahyuni widya astuti Widya Ningsih WOLLY CANDRAMILA Wulansari, Tia Y. Touvan Juni Samodra Yogi Dirgari Yokhebed Yokhebed Youva Kristi* Yuliana, Gatot Yusi Nalurita Zainiarni, Sri Wahyuni