Articles
Optimalisasi Perlindungan Konsumen Atas Kebocoran Pengelolaan Data Pribadi Dalam Pinjaman Online
Nurani, Evi;
Wiryanto, Wiryanto;
Riyanto, Slamet
Jurnal Hukum Jurisdictie Vol 5 No 2 (2023): Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi Dalam Dunia Digital
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Islam As-Syafi'iyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/jhj.v5i2.133
Penelitian hukum mengenai Optimalisasi Perlindungan Konsumen Atas Kebocoran Pengelolaan Data pribadi Dalam Pinjaman Online bertujuan untuk memaparkan langkah-langkah optimalisasi perlindungan konsumen atas kebocoran pengelolaan data pribadi yang sering dilakukan oleh pelaku usaha dalam usaha jasa pinjaman online. Adapun rumusan masalahnya adalah: bagaimana managemen pengelolaan data konsumen yang di lakukan oleh pelaku usaha pinjaman online dalam menjamin perlindungan hukum terhadap konsume, dan bagaimana upaya perlindungan konsumen dalam penanggulangan kebocoran data secara optimal. Teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah teori perlindungan konsumen dan pertanggungjawaban pelaku usaha. Metode penelitannya berifat eksplanatif dengan pendekatan yuridis normatif. Data diperoleh dari studi kepustakaan ditambah dengan wawancara secara terbatas dengan aparat kepolisian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebocoran data konsumen usaha jasa pinjaman online masih sangat sering terjadi, dan seringkali terjadi karena manajemen pengelolaan data yang dilakukan oleh pelaku usaha jasa pinjaman online tidak menerapkan sistem pengamanan yang baik. Pada beberapa kasus ada dugaan kesengajaan pembocoran yang dilakukan oknum penyedia jasa. Kebocoran data pribadi juga terjadi terjadi karena central data diterobos oleh hacker, penyalahgunaan oleh pegawai perusahaan pinjaman online maupun upaya-upaya kerjasama tidak legal antara perusahaan pinjaman online dengan kelompok debt collector (penagih utang). Meskipun ada ancaman sanksi pidana jika melakukan pembocoran data atau menjual data kepada pihak ketiga, namun kebocoran data pribadi konsumen penjaman online tetap terus terjadi. Meskipun telah ada berbagai peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang perlindungan data pribadi di Indonesia, namun tampaknya belum ada yang mampu memberikan perlindungan menyeluruh atas hak dan kepentingan konsumen terkait privasi dan data pribadinya. Ketiadaan peraturan yang komprehensif ditambah dengan minimnya tindakan pencegahan teknis membuat konsumen di Indonesia rentan terhadap pelanggaran data pribadi, seperti kebocoran data dan penyalahgunaan data pribadi. Optimalisasi penegakan hukum terhadap Tindakan pembocoran data pribadi konsumen pinjaman online adalah peningkatan pengetatan izin pendirian/operasional perusahaan pinjaman online, pengawasan manajemen data pribadi yang dikelola perusahaan pinjaman online, dan audit mutu operasional pinjaman online oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Tinjauan Yuridis Terhadap Kekeliruan Hakim Dalam Putusan Tindak Pidana Penggelapan Dari Perspektif Kepastian Hukum
Awaludin, Udin;
Solihin, Nanang;
Wiryanto, Wiryanto
Jurnal Hukum Jurisdictie Vol 5 No 2 (2023): Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi Dalam Dunia Digital
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Islam As-Syafi'iyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/jhj.v5i2.135
Pemberantasan tindak pidana penggelapan harus dituntut dengan cara yang sesuai dengan yang terdapat di dalam KUHP, serta melibatkan potensi yang ada dalam masyarakat khususnya pemerintah dan aparat penegak hukum. Penegakan hukum diIndonesia dilakukan oleh aparat negara yang berwenang. Aparat negara yang berwenang dalam pemeriksaan perkara pidana adalah aparat Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan. Tipe penelitian ini adalah Yuridis Normatif. Tahap pertama peneliti akan mengumpulkan bahan bahan hukum terkait permasalahan yang dikaji. Penelitian dengan mengkonsepsikan hukum sebagai norma, kaidah, asas, atau dogma-dogma, dan menggunakan pendekatan perundang-undangan yang dijelaskan secara deskriptif berdasarkan permasalahan dari berbagai aturan-aturan hukum dan literatur, serta mencari suatu opini hukum tentang masalah yang menjadi objek permasalahan. penegakan hukum adalah penyelenggaraan hukum dilakukan oleh penegak hukum dan sesorang yang mempunyai kepentingan sesuai dengan kewenangan kemampuan setiap individu sesuai aturan hukum yang berlaku. Kasus tindak pidana penggelapan, mengenai penegakan hukum pidana sebenarnya tidak hanya bagaimana cara membuat hukum sendiri, melainkan juga mengenai apa yang dilakukan oleh aparatur penegak hukum dalam mengantisipasi dan mengatasi masalah masalah dalam penegakan hukum Penanggulangan kejahatan merupakan suatu cara atau upaya menanggulangi adanya perbuatan yang meskipun tidak ditentukan dalam undang-undang sebagai perbuatan pidana tetapi sebagai onrecht, yaitu sebagai perbuatan yang bertentangan dengan hukum. Penegakan hukum hendaknya dapat digunakan dalam rangka penyerasian nilai-nilai atau norma-norma yang ada pada Masyarakat.
Optimalisasi Tugas Dan Tanggung Jawab Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang Dan Jasa Untuk Mencegah Terjadinya Tindak Pidana Korupsi
Risman, Cecep Tatang;
Wiryanto, Wiryanto;
Sultan, Sultan
Jurnal Hukum Jurisdictie Vol 5 No 2 (2023): Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi Dalam Dunia Digital
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Islam As-Syafi'iyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/jhj.v5i2.142
PPK adalah pejabat yang diberi kewenangan oleh PA/ KPA untuk mengambil keputusan dan atau melakukan tindakan yang dapat mengakibatkan pengeluaran anggaran belanja negara. Dengan tugas dan peran yang sangat besar tersebut, ternyata dalam kedudukan PPK dalam pengelolaan keuangan daerah belum sepenuhnya dijalankan berdasarkan ketentuan yang ada, hal tersebut dapat dilihat dengan masih dirangkapnya jabatan PPK oleh Pejabat Struktural maupun staf di lingkungan pemerintah. Pokok Permasalahan dalam Penelitian ini yaitu: 1. Bagaimana Bagaimana Standarisasi tugas, fungsi serta tanggung jawab PPK(Pejabat Pembuat Komitmen) dalam pelaksanaan Pengadaan Barang dan jasa Pemerintah?, 2. Bagaimana optimalisasi tugas dan tanggung jawab PPK dalam pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang didukung dengan yuridis empiris, dan data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data premir merupakan data yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan pihak-pihak terkait. Data sekunder merupakan data yag diperoleh dari literatur, dokumen-dokumen serta peraturan Perundang-Undangn yang terkait Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen). Hasil dari penelitian ini ialah bahwa upaya yang dilakukan Upaya yang dilakukan PPK Unit Layanan Pengadaan Secara Eletronik dalam mencegah tindak pidana korupsi di kabupaten Purwakarta yaitu dengan memastikan dokumen perencanaan itu dapat dipertanggung jawabkan, memastikan bahwa pelaksanaan pekerjaan itu berjalan sesuai ketentuan yang ada di dalam kontrak, pada saat surat terima pekerjaan PPK harus memastikan bahwa pekerjaan ini sesuai dengan apa yang telah disepakati dengan kontraknya. Faktor yang mempengaruhi PPK dalam pencegahan tindak pidana korupsi di kabupaten Purwakarta yaitu faktor yuridis, perilaku, struktur, sumber daya manusia.
Efektivitas Teori Sibernetika Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Tingkat Sekolah Dasar di “Ruangguru”
Azis, Moch Qitfirul;
Wiryanto, Wiryanto;
Muhimmah, Hitta Alfi
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 7, No 2 (2023): MEI (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/jkp.v7i2.46248
The study alms to determine the effectiveness of cybernetics theory in Indonesian subjects at the elementary school level and to formulate a cybernetic strategy in a space effort to apply learning to students about cybernetics theory. This research is a qualitative research using descriptive methods. Interviews and documentation. The results of the study show that learning chybernetics theory in elementary schools is effective if accompanied by parents, this is because renters have net been able to access digital technology properly startup digital “Ruangguru” can be used as a means of independent learning in schools. Theory and concepts about learning the context of reading, writing and listening is fully available. Howevwr, speaking practice materials for self development are not well facilitated. The role of educators in shapping the attitudes and morals of students also cannot be represented by simply being applied online. It can be conculeded that startup digital “Ruangguru” as distance learning methods are only used to increase knowledge.
Relevance of Cognitive Learning Theory in Student Concept Formation: Relevansi Teori Belajar Kognitif dalam Pembentukan Konsep Siswa
Saputri, Rizka Sofyan;
Witdanarko , Fajar;
Sunarsih, Tiwik;
Subrata, Heru;
Wiryanto, Wiryanto
Madrosatuna: Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/madrosatuna.v8i1.1596
Learning is an obligation for students. Learning contains theories or subjects that can be used as a reference. One learning theory is cognitive learning theory. This theory prioritizes processes rather than results. The formation of students' concepts can be interpreted as how students understand themselves. Because, there are still some students who cannot understand themselves and still look to other people. This research aims to determine the relevance of cognitive learning theory in forming students' concepts. The method used is a qualitative research method. This method uses narrative in analyzing data and the data is descriptive. The design of this research is library research which uses a literature review to obtain data. Data comes from journal articles, previous publications, and books. The results of this research indicate that there is a connection between cognitive learning theory and student concept formation. Cognitive learning theory prioritizes students' cognitive or intelligence through a learning process. When students understand what they have gained from learning, they can shape their personality to be better and can understand their condition so that they can form a perfect self-concept. Then, several schools still use cognitive learning theory to form students' concepts.
Parents’ Perspectives on the Costs of education
Murni, Arie Widya;
Suryanti, Suryanti;
Wiryanto, Wiryanto
JMSP (Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Vol 7, No 2 (2023): Vol 7 No.2 Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um025v7i22023p79
The research aims to describe the views of parents on the high cost of education. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. Data were collected using structured interview guidelines. The research informants were the guardians of students in the Sidoarjo District area, totaling 60 people according to the data requirements needed by the researchers. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the parents in choosing a school considered the facilities, curriculum, service, and quality factors of a school. The high cost of education is not a barrier for parents to continue their child's education because if a child excels and has a strong will, there will always be a way to continue his education to a higher level.
Analisis Metakognisi Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar dalam Memecahkan Masalah Matematika Bangun Ruang dalam Perspektif Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget
Handriyani Putri, Ade Firma;
Sulistyowati, Dwi Ratna;
Fittari, Mustika;
Julianto, Julianto;
Wiryanto, Wiryanto
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Volume 33 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um009v33i12024p26-39
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas metakognisi peserta didik sekolah dasar dalam memecahkan masalah Matematika pada materi bangun ruang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah enam anak peserta didik kelas 5 SD. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara berbasis tugas pada pertanyaan pemecahan masalah matematika, serta melibatkan studi dokumentasi pada hasil pekerjaan peserta didik untuk dianalisis. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan melakukan reduksi data, kemudian disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian menunjukkan aktivitas metakognisi dan melakukan seluruh proses pemecahan masalah, namun belum terkonstruksi dengan sempurna. Hal ini dapat dilihat pada beberapa tahap indikator aktivitas metakognisi yang tidak dapat mereka lakukan dengan baik. Hal ini ditinjau dari perspektif teori perkembangan Jean Piaget yang menunjukkan bahwa subjek masih berada pada tahap perkembangan kognitif operasional konkret sehingga belum memiliki kapasitas untuk menyajikan strategi baru dalam hal formula dan metode yang diperoleh sebelumnya.
Realistic Mathematics Education (RME) Approach to Material on the Characteristics of Two-Dimentional Figures Using the Reog Ponorogo Performance in Elementary Schools
Wiryanto, Wiryanto;
Rahmawati, Ika;
Humaira, Firda
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51276/edu.v5i2.848
: It is critical to approach mathematical education correctly. This is because many students believe math is a tough subject to learn. This problem arises because many teachers teach mathematics in abstract terms. This is a qualitative descriptive study using Graveimeiijeir's design research method. The research was designed to prove the truth of the allegations made in the learning trajectory or HLT (Hypothetical Learning Trajectory) and their impact on students' understanding by applying the RME (Realistic Mathematics Education) approach to the material on the characteristics of two-dimensional figures, with Reog Ponorogo performance media and worksheet serving as a guide for student activities. This study was conducted on class 3B students at MI Ma'arif Darul Ulum Pondok. The research topic is a 6-student group in a classroom. The research stages included preparation, execution in the classroom, and data analysis. Based on this research, it can be seen that the stages of learning activities using the RME approach are based on the stages contained in the iceberg theory, namely, stages of real-world situations (situations), models that describe problem situations (model of), models for solving problems (model for), and formal mathematics stages using Reog Ponorogo performance media can make it easier for students to understand material regarding the characteristics of two-dimensional figures.
Pelatihan Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbantuan Media Online Virtual Manipulative│Mathematical Modelling bagi Guru Sekolah Dasar Kecamatan Tegaldlimo-Banyuwangi
Wiryanto, Wiryanto;
Veronica, Ajeng Rara
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30653/jppm.v9i2.778
Pembelajaran berdiferensiasi sangat disarankan oleh pemerintah untuk diterapkan pada kurikulum merdeka. Selain itu, penggunaan teknologi dalam pembelajaran juga sangat ditekankan pada kurikulum merdeka. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru sekolah dasar terkait penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbantuan media Online Virtual Manipulative│Mathematical Modelling. Guru diberikan informasi terkait penggunaan media Online Virtual Manipulative│Mathematical Modelling sehingga dapat membantu guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan berbasis teknologi. Metode yang digunakan yaitu metode pendekatan fungsional, pelatihan, dan pendampingan. Pada awal pengabdian, belum ada satupun guru yang mengetahui terkait media pembelajaran Online Virtual Manipulative│Mathematical Modelling dan penggunaannya, namun setelah dilakukan pendampingan dan monitoring evaluasi pada kurun waktu empat bulan menunjukkan hasil yang signifikan dan mencapai angka 94%. Guru-guru sangat antusias dan semangat dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi dengan berbantuan media pembelajaran Online Virtual Manipulative│Mathematical Modelling sesuai dengan materi dan jenjang kelas yang diajarkan. Differentiated learning is highly recommended by the government to be implemented in the independent curriculum. Apart from that, the use of technology in learning is also highly emphasized in the independent curriculum. Therefore, this service activity aims to provide training and assistance to elementary school teachers regarding the application of differentiated learning assisted by Online Virtual Manipulative│Mathematical Modeling media. Teachers are given information regarding the use of online virtual manipulative│Mathematical Modeling media so that it can help teachers in implementing technology-based differentiated learning. The methods used are the functional approach, training, and mentoring. At the start of the service, not a single teacher knew about the online learning media Virtual Manipulative│Mathematical Modeling and its use, but after mentoring and monitoring, evaluation over a period of four months showed significant results and reached 94%. The teachers are very enthusiastic and enthusiastic in implementing differentiated learning with the help of the online learning media Virtual Manipulative│Mathematical Modeling according to the material and class level being taught.
Building 21st-century skills through the recent behavioral learning for students outcome
Putri, Dinda Karunia;
Zainovi, Putri Sarah;
Hanip, Singgih Aulia;
Wiryanto, Wiryanto;
Julianto, Julianto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Prodi PGSD FKIP Universitas Islam Sultan Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30659/pendas.11.2.284-298
This study aims to explore the implementation of behavioristic learning theory in the context of 21st-century basic education in Indonesia. This study uses the Systematic Literature Review (SLR) method to understand how behavioristic principles can be integrated into modern teaching practice from 10 reputable journals (Scopus and Sinta), the research stages included planning, conducting, and reporting. Research result in this study suggests that the implementation of behavioristic theory requires a good classroom environment and the use of reward and punishment schemes to shape student behavior. Teachers are expected to be actively involved in the learning process, provide constructive criticism, and conduct an initial analysis of students' ability to design appropriate lesson plans. This research offers novelty in integrating behavioristic theory into modern basic education in Indonesia and makes practical contributions for teachers and implications for the education system to achieve national education goals. This research supports developing quality and sustainable human resources towards a Golden Indonesia 2045.