Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD N Sarongsong Vebrianty Mokoagow; Widdy H. F. Rorimpandey; Deysti Trifena Tarusu
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi wujud zat dan perubahannya melalui penerapan model pembelajaran Inkuiry Terbimbing pada siswa kelas IV SD N Sarongsong. Metode yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N Sarongsong. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Penerapan model pembelajaran Inquiry Terbimbing pada kelas IV SD N Sarongsong sudah sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan model Inkuiry Terbimbing. Penerapan yang dilakukan pada siklus I dan II relatif sama. Namun, yang membedakan pada siklus II dimana guru lebih memotivasi siswa agar turut berpartisipasi aktif dengan memberikan pujian atau hadiah bagi siswa yang menjawab banyak benar, pengembangan media yang awalnya hanya menggunakan media power point menjadi media video pembelajaran dan guru lebih mempersiapkan diri agar lebih fleksibel dalam perpindahan fase pembelajaran Inquiry Terbimbing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Inquiry Terbimbing hasil belajar IPAS peserta didik setiap siklusnya mengalami peningkatan yang signifikan, diperoleh ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I sebesar 59,25% dengan jumlah peserta didik yang tuntas belajar adalah 16 orang dan hasil belajar pada siklus II ketuntasan belajar diperoleh 92,59% dengan jumlah peserta didik yang tuntas belajar adalah 25 orang. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Inquiry Terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD N Sarongsong. Penerapan model pembelajaran Inquiry Terbimbing ini dapat menjadi solusi alternatif bagi guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaran IPAS materi Perubahan wujud zat.
Analisis Literasi Digital dalam Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Novita Longkutoy; Widdy Rorimpandey; Richard D.H. Pangkey
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 1 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i1.6767

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemanfaatan literasi digital dalam mendukung pendidikan karakter di SD Katolik 2 St. Yoseph Woloan, Kota Tomohon. Studi ini menawarkan kebaruan dengan menunjukkan bagaimana literasi digital diintegrasikan secara sistematis dalam program sekolah dasar untuk membentuk karakter siswa, suatu pendekatan yang belum banyak dikaji dalam literatur sebelumnya. Celah yang diisi oleh penelitian ini adalah kurangnya studi yang mengaitkan literasi digital dengan pendidikan karakter dalam konteks konkret di sekolah dasar. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa literasi digital diterapkan melalui program Literasi Pagi dan penggunaan media digital dalam pembelajaran. Program ini efektif menumbuhkan nilai karakter seperti mandiri, kreatif, komunikatif, kritis, jujur, dan bertanggung jawab. Proses pelaksanaan berlangsung dalam tiga fase: pra-aktivitas, aktivitas, dan pasca-aktivitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital, jika diterapkan secara terencana dan melibatkan kolaborasi guru, siswa, dan orang tua, dapat menjadi sarana strategis dalam pembentukan karakter di sekolah dasar.
Project Based Learning Model Box Sifcay Assistance in Improving Science Learning Outcomes I Made Gabriel Sirman; Widdy H.F. Rorimpandey; Susan N.H. Jacobus
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.92606

Abstract

The lack of active involvement and in depth understanding of concepts causes the low learning outcomes of students in science subjects. Conventional learning methods are considered less able to stimulate critical thinking skills. This study examines the effectiveness of applying project based learning models with Box Safety Media to improve student learning outcomes in science subjects. This type of research uses Classroom Action Research (CAR) design; each cycle consists of four stages: planning, action, observation, and reflection. The total number of students is 33, consisting of 17 boys and 16 girls. The methods used in data collection are observation and testing. The research instrument is in the form of questionnaires and tests. Data analysis techniques use qualitative and quantitative descriptive analysis. The results show that using the Sifcay Assisted Project Based Learning improves the learning outcomes of fifth grade students. This can be seen from the learning outcomes of students who have increased from cycle I to cycle II, from 72.2% to 90.6%. It is concluded that the Box Sifcay Project Based Learning Assistance learning model can improve science learning outcomes in fifth grade students. The implication is that applying the Box Sifcay project based learning model can effectively improve students' science learning outcomes through more contextual and meaningful learning experiences.
Penerapan Model Project Based Learning (PJBL) Sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas III SD Negeri 1 Tataaran Wanda Natalin Saldrak; Mersty E. Rindengan; Widdy Rorimpandey
Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : Arfah BHMS Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/eduvasi.v1i3.95

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Project Based Learning (PJBL) approach to improve the writing skills of third-grade students at SD Negeri 1 Tataaran. The research category used was Classroom Action Research, which was implemented in two rounds, each of which included the design phase, implementation of activities, observation, and reflection. The research respondents were 27 third-grade students at Tataaran 1 Public Elementary School. The information gathering strategies applied included observation and evaluation, while the information analysis strategy used was descriptive analysis. Based on the learning achievement percentage obtained in the first cycle of 69.30%, improvements were needed in the second cycle, which subsequently indicated progress and achieved the classical mastery standard. Therefore, it can be concluded that the implementation of the Project Based Learning (PJBL) approach is effective in improving the writing skills of third-grade students at SD Negeri 1 Tataaran.
PEMANFAATAN BOARD GAME DIGITAL DALAM PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS RENDAH Widdy H. F. Rorimpandey; Marsel Bonifasius Mamahit; Susan Wanda Ticoalu; Trinny Meifira Kalalo; Greyti Oktafia Sulangi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4474

Abstract

Pembelajaran kosakata merupakan fondasi penting dalam pemerolehan bahasa pada siswa sekolah dasar, khususnya pada kelas rendah yang berada pada tahap perkembangan literasi awal. Namun, hasil observasi di SD Inpres Tataaran 1 menunjukkan bahwa siswa kelas III masih mengalami kesulitan mengenali, memahami, dan menggunakan kosakata dalam kalimat sederhana akibat dominasi metode konvensional yang kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia melalui pemanfaatan board game digital Wordwall. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa, angket/wawancara, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan penguasaan kosakata siswa dari pra-siklus, siklus I, hingga siklus II, disertai peningkatan aktivitas, motivasi, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Pada siklus II, lebih dari 75% siswa mencapai KKM, sehingga indikator keberhasilan terpenuhi. Respon siswa terhadap Wordwall sangat positif; mereka merasa pembelajaran lebih menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami. Dengan demikian, Wordwall terbukti efektif sebagai media pembelajaran kosakata Bahasa Indonesia bagi siswa sekolah dasar dan layak diintegrasikan secara lebih luas dalam pembelajaran.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Widdy H.F Rorimpandey; Mariyanti Toya Mascarinhas; Glendra Robot; Sagita Healthy Mongkol; Falda Freiti Kapahang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar pada materi proses dalam tubuh manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa kelas V SD Inpres Tondano yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 20 siswa. Kelas eksperimen diberikan pembelajaran menggunakan Project Based Learning, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Data dianalisis melalui uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Hasil uji t independen menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (Sig.<0,05), yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis proyek dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar pada materi proses dalam tubuh manusia.
ANALISIS PEMANFAATAN CHATGPT SEBAGAI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PEMBELAJARAN LITERASI DI SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS DI SD N POPONTOLEN Mayske R. Liando Liando; Norma N. Monigir; Widdy H.F Rorimpandey; Ridwain S. Buniah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4617

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran literasi di sekolah dasar menjadi penting dalam mendukung pembelajaran yang lebih adaptif dan inovatif di era digital. Namun, kajian empiris mengenai pemanfaatan ChatGPT sebagai Artificial Intelligence dalam pembelajaran literasi pada jenjang sekolah dasar, khususnya dalam praktik pembelajaran nyata, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan ChatGPT sebagai Artificial Intelligence dalam pembelajaran literasi di SD N Popontolen, meliputi bentuk pemanfaatan, manfaat, serta faktor pendukung dan penghambat penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 1 guru kelas V, 17 siswa kelas V, dan 1 kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT dimanfaatkan sebagai alat bantu pedagogis dalam menyusun bahan bacaan, membuat pertanyaan pemahaman, dan membantu menjelaskan materi pembelajaran literasi. Pemanfaatan ChatGPT membantu meningkatkan efisiensi guru dalam menyediakan bahan ajar serta meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Faktor pendukung meliputi tersedianya perangkat teknologi, akses internet, dan dukungan sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan akses internet dan pemanfaatan yang masih terbatas pada guru. Dengan demikian, ChatGPT memiliki potensi sebagai alat bantu pembelajaran yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran literasi di sekolah dasar.
Strategi Guru dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa Kelas V di SD Inpres Taratara II Chintia Mariani Ngala; Widdy H.F Rorimpandey; Romi J. Mongdong
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan strategi yang dilakukan guru dalam membentuk karakter disiplin siswa kelas V di SD Inpres Taratara II(2) Memaparkan hambatan-hambatan yang dialami pendidik dalam menumbuhkan watak disiplin peserta didik di kelas V di SD Inpres Taratara II. (3) Memaparkan upaya pemecahan yang dijalankan oleh pendidik dalam menumbuhkan watak disiplin peserta didik kelas V di SD Inpres Taratara II. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Inpres Taratara II, guru kelas V SD Inpres Taratara II, dan kepala sekolah SD Inpres Taratara II. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian terdapat 3 tahapan yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Pembentukan karakter disiplin siswa dilakukan lewat pembiasaan pada aktivitas siswa dalam pembelajaran dan aktivitas siswa dirumah. Pembiasaan pada aktivitas pembelajaran dilakukan terlebih dahulu oleh guru dengan menjadi teladan pada siswa, dan guru senantiasa memberikan peringatan atau hukuman kepada peserta didik yang melanggar sesuai dengan peraturan/tata tertib sekolah yang telah ditetapkan. (2) Hambatan yang dialami pendidik dalam menumbuhkan watak disiplin siswa di kelas V SD Inpres Taratara II adalah rendahnya kesadaran anak didik akan urgensi kedisiplinan. (3) Solusi yang diselenggarakan guru dalam membentuk karakter disiplin siswa di kelas V SD Inpres Taratara II ialah melibatkan orang tua murid untuk berkolaborasi dengan institusi sekolah dalam rangka penanaman kedisiplinan siswa sekaligus memantau perilaku mereka setiap hari.
TEACHER MISCONCEPTIONS IN DEEP LEARNING ORIENTED INSTRUCTION AND THEIR REMEDIATION THROUGH INSTRUCTIONAL MODULES AND COLLABORATIVE MENTORING Ridwain Stepi Buniahe; Widdy H.F Rorimpandey; Norma Monigir
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 2 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i2.7946

Abstract

This study is grounded in the persistent presence of pedagogical misconceptions among teachers in implementing deep learning–oriented instruction, which leads to inaccuracies in both instructional design and classroom practice. These misconceptions extend beyond technical issues and reflect deeper conceptual misunderstandings, particularly in relation to learning principles, learning experiences, instructional syntax, and the integration of digital technologies. This study aims to identify the forms of teachers’ pedagogical misconceptions and to examine how these can be addressed through instructional modules and collaborative mentoring. A qualitative approach was employed, with data collected through classroom observations, in-depth interviews, and document analysis. Data were analyzed using an interactive model involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that teachers’ pedagogical misconceptions are structural in nature and manifest across multiple dimensions of instruction. Teachers tend to conflate learning principles with learning activities, interpret learning experiences merely as sequences of tasks, organize instructional syntax in a fragmented manner, and utilize digital technology in a predominantly instrumental way. The intervention, implemented through instructional modules and collaborative mentoring, demonstrates a gradual yet transformative improvement in teachers’ pedagogical understanding. This study concludes that addressing pedagogical misconceptions requires an integrated approach that combines conceptual reinforcement with reflective processes facilitated through collaborative mentoring.
Utilization Of Gemini Ai In Developing Teaching Tools For Teacher Work Efficiency At SD Inpres Kumelembuay Marsel Mamahit; Widdy H. F. Rorimpandey; Richard D. H. Pangkey
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i2.2898

Abstract

This study aims to describe the use of Gemini AI, the obstacles encountered, and solutions to these obstacles in developing teaching materials for teacher work efficiency at SD Inpres Kumelembuay. The method used is descriptive qualitative research. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving class teachers of phases A, B, and C, physical education teachers, English teachers, the principal, and students. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was tested by data triangulation. The results of the study indicate that the use of Gemini AI in developing teaching materials improves teacher work efficiency by simplifying the preparation of teaching materials, reducing administrative burdens, saving time, and being easy to use in accordance with current developments. However, there are obstacles such as unstable internet connections, difficulties in creating AI prompts/instructions/commands, device limitations, and a tendency to rely on AI without critical thinking. The proposed solutions include compiling teaching tools that will be used for several meetings at once when the internet network is stable, practicing creating AI prompts/instructions/commands more often from various sources, maximizing the available tools, and being critical in checking and re-editing the results of teaching tools compiled through Gemini AI.
Co-Authors Afriani Putri Timbowo Afrilia Asari Lengkong Agnes Maria Goni Alvrin Kadore Amiana M. Mogot Apeles Lexi Lonto Aryadana, I Kadek Asari Lengkong, Afrilia Atalya Cherin Dwi Hamber Aurike Aneke Novita Korua Ayomi Fatwa Buniahe, Ridwain Stepi Caroles, Denisa Carolina Dien, Jini Chabelita Kaat Chelsea Angela Worung Chintia Mariani Ngala Chrisnanda Y.Y. Kasenda Christy Marchella Deting Damopolii, Janet Kezia Danny A. Masinambow Deane Umboh Deddy F. Kumolontang Deitje Adolfien Katuuk Denysa Anthonia Caroles Deysti Trifena Tarusu Elma Sandodo Ester, Kartini Falda Freiti Kapahang Ferawati Maaluas Fientje J.A. Oentoe Fonny Katili Fransisca G. Palendeng Glendra Robot Greyti Oktafia Sulangi Hadi Suryanto Hadi Suryanto Hans Gregor Lesseng Hetty J Tumurang I Made Gabriel Sirman Imanuel W. E. Taroreh Inriani Toding Iryanti Sili Isabela Maranatha Gosal Jamalri Pajow jeane kalengkongan Jeane Mangangantung Jeanne M. Mangangantung Jeffry Sony Junus Lengkong Jesita Evani Pinu Johanes D.C Karundeng Joulanda A. M. Rawis Jovanka M. Wua Julduz Ruland Paus Julia Tangkilisan Juliana Margareta Sumilat Juliana Tagupia Junita Christi Makawawa Kaesang, Anastasia I. Kamasaan, Asmaul Husna U. Keiyzia Vincentia Gratcia Kandou Kezia L. Oroh Kolopita, Riksan Komedien, Brianne E.J. Lahiang, Elfin Legi, Moses Y. Legi, Mozes Lengkong, Gloria Leonita Horman, Meisara Lewis Organda Pasaribu Liando, Maxie Albert Jacob Liode, Lily Lolombulan, Gloria Lompoliuw, Boby A. Longkutoy, Novita Lowai, Fera Lumapow, Harol R Magdalena J. Kaunang Mahagia, Febriany A. Mamonto, Wiwin Herswinda Mangantes , Meisie L Manggribeth, Stacy N. Margareta Oktavia Sumilat Maria I. Warangkiran Mariyanti Toya Mascarinhas Marsel Bonifasius Mamahit Marsel Mamahit Martinus M Krowin Mayske Rinny Liando Mentiani, Ni Nyoman Mersty Rindengan Modeong, Irshandy Mongdong, Romi J. Mongdong, Romi Junior Moningka, Marcellah Olviana Montori, Selfia Mozes Markus Wullur Ni Dewi Eka Suwaryaningrat Non Norma Monigir Novita Longkutoy Palendeng, Francisca G. Pangkey, Celline Philotheus E. A. Tuerah Pinu, Jesita Evani Pongayow, Paulina Ester Posumah, Putri Wulan Teresa Pricilian Lumintang Rafly Muhammad Nur Rawis, Ivijinia Linmey Tigaulin Richard Daniel Herdy Pangkey Ridwain S. Buniah Ridwain Stepi Buniahe RISAL M. MERENTEK Romi J. Mongdong Rr Sri Kartikowati Rumintjap, Feronika Giofana Sagita Healthy Mongkol Sarah Warring Selti Wentian Siruru Siruru Siruru, Siruru Solagratia A Rumimper Solagratia Aprili Rumimper Soputan, Clara Cindy Stelly Viane Manawan SULASTRI Sulastri Supit Pusung Susan Noviaty Herienth Jacobus Susan Wanda Ticoalu Susan Wanda Ticoalu Tamboto, Aristo Y Tambunan, Emi Napita Tandayu, Megita Prity Tempay, Tiara Junistri Katrin Tesa, Mokoginta Fili Thania C Bawole Toisi, Dyah Putri Cahyani Trinny Meifira Kalalo Trinny Meifira Kalalo Vebrianty Mokoagow Wanda Natalin Saldrak Wawan Gunawan Wilar, Feibe Imelda Wiwin Herswinda Mamonto Wua, Telly Yarona, Sarah Miryam Yusak ratunguri ZOYA F. SUMAMPOW