p-Index From 2021 - 2026
8.442
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI) Kharisma Tech Siwayang Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Pariwisata, Kebudayaan, dan Antropologi Journal Transformation of Mandalika Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Ocean Engineering: Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Indonesian Journal of Islamic Elementary Education Asghar: Journal of Children Studies Jurnal Pendidikan Kreatif Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Jurnal Media Akademik (JMA) Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Intelek Insan Cendikia Jurnal Bisnis Inovatif dan Digital Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan dan ekonomi (JUPEK) Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam QOUBA : Jurnal Pendidikan J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Ekoman: Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Manajemen Aslama Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) International Journal on Educational Issues (IJEI) Journal of Social Humanities and Education: Scripta Humanika Prophetik : Jurnal Kajian Keislaman Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah
Claim Missing Document
Check
Articles

Dilema Profesionalisme Guru di Era Digital: Studi Pustaka tentang Tantangan Implementasi Kode Etik Manziz, Ilham; Najwa Kamila Zada; Lailatus Syifa Azzahro; Nur Khasanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49284

Abstract

The rapid development of digital technology has significantly transformed educational practices and created new challenges for teachers in maintaining professionalism. This study aims to analyze the dilemma of teacher professionalism in the digital era, particularly in relation to the implementation of the professional code of ethics. This research employed a qualitative approach using a library research method by examining relevant books, scientific articles, journals, and other academic sources. Data were analyzed through content analysis to identify patterns, challenges, and adaptive strategies related to teacher professionalism in digital contexts. The findings reveal that teacher professionalism in the digital era is not solely determined by pedagogical competence and technological mastery, but also by the ability to internalize ethical values in both online and offline professional practices. Major challenges include blurred boundaries between personal and professional identities, oversharing behavior on social media, digital ethical dilemmas, and increasing social pressure in public digital spaces. Therefore, teachers are encouraged to strengthen self-regulation and digital literacy, while educational institutions need to establish contextual digital ethics policies. This study contributes to educational science by offering a conceptual framework for reinterpreting teacher professional ethics in the context of digital transformation.
INTERNALISASI SIFAT WAJIB RASULULLAH DALAM PENGUATAN ETIKA PROFESI GURU DI ERA DIGITAL Silmi Afifah; Inas Farrah Dina Noor; Arsya Ma’wa Ni’matul Izzati; Nur Khasanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50414

Abstract

This article examines the internalization of the obligatory traits of Prophet Muhammad, shiddiq, amanah, tabligh, and fathanah, as a foundation for strengthening teachers’ professional ethics in the digital era. This topic is important because digital transformation has changed educational practices and expanded teachers’ ethical responsibilities. Teachers are no longer only responsible for delivering learning materials in the classroom, but also for guiding students in using digital media wisely, verifying information, maintaining academic honesty, protecting students’ privacy, and communicating ethically in online learning spaces. This study employed a qualitative approach with a library research design. The data sources consisted of relevant literature, including books, journal articles, regulations, and previous studies related to Islamic education, prophetic traits, teacher professional ethics, and digital education. The research instrument used was a documentation guide to identify, classify, and analyze key concepts from the selected sources. Data were analyzed using content analysis through the stages of data reduction, categorization, interpretation, and conclusion drawing. The results show that shiddiq strengthens teachers’ honesty and academic integrity; amanah reinforces responsibility in carrying out educational duties; tabligh supports ethical and educative communication; and fathanah encourages teachers to be intelligent, adaptive, and wise in using digital technology. The study concludes that the internalization of the obligatory traits of Prophet Muhammad can serve as a moral and spiritual foundation for developing teachers who are professional, ethical, and relevant to the challenges of digital education.
IMPLEMENTASI EDUKASI MEDIA PPT INTERAKTIF UNTUK MENGENALKAN KONSEP DASAR LITERASI KEUANGAN PADA AUD DI KB ANGGREK LANDUNGSARI Syaikha, Rafa Zahra; Tuffahati, Rafsya Shakilla; Nailu Rakhmah, Zahrotun Nisa; Nur Khasanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50803

Abstract

This study aims to explain the implementation of interactive PowerPoint (PPT) media as an educational tool to introduce basic financial literacy concepts to early childhood students at KB Anggrek Landungsari. The research is motivated by the critical need to instill financial awareness from an early age to shape children’s character by helping them distinguish between wants and needs. Using a descriptive qualitative method, data were collected through observation, interviews, and documentation. The interactive PPT media was designed with animated visuals, currency-recognition games, and savings simulations tailored to the developmental stages of young children. Findings indicate that the implementation of this interactive media significantly increased student engagement and understanding compared to conventional methods. Students demonstrated an improved ability to identify currency values and grasp the importance of saving through engaging simulations. In conclusion, the use of interactive PPT is an effective pedagogical strategy for simplifying abstract financial concepts into concrete experiences for early childhood. This technology-based approach serves as a valuable reference for educators in developing innovative and practical learning tools
EFEKTIVITAS SEMINAR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DI ERA ABAD KE-21 Muhammad Faizal Amri; Nur Shania; Fajar Shidiq Pratama; Nur Khasanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51468

Abstract

Kompetensi digital guru merupakan kebutuhan mendesak dalam menghadapi tuntutan pendidikan abad ke-21. Namun, banyak guru di Indonesia masih menghadapi keterbatasan signifikan dalam mengembangkan media pembelajaran digital secara mandiri dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas kegiatan seminar dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi guru terhadap pengembangan media pembelajaran digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain one-group post-test only. Subjek penelitian adalah 47 guru SMP/MTs dan SMA/MA di Kabupaten Pekalongan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket daring melalui Google Form dengan empat indikator: pemahaman tentang urgensi media digital, motivasi implementasi media digital, kesadaran terhadap kendala teknis, dan minat terhadap pelatihan lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 93,0% peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang urgensi media pembelajaran digital, 83,7% termotivasi untuk mengimplementasikan media digital dalam pembelajaran, 76,7% mengidentifikasi kurangnya pelatihan teknis praktis sebagai kendala utama, dan 69,8% berminat mengikuti pelatihan lanjutan. Temuan ini mengindikasikan bahwa seminar yang menggabungkan presentasi, demonstrasi, dan diskusi interaktif efektif dalam meningkatkan kesadaran dan motivasi guru. Implikasi penelitian menegaskan perlunya program pelatihan lanjutan yang bersifat praktis dan kontekstual untuk mendukung pengembangan kompetensi digital guru secara berkelanjutan.
ANALISIS ETIKA PROFESI GURU DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT ISLAM DI ERA DIGITAL Muhamad Aufa Firzatullah; Eriska Aprilia; Dini Sekar Arum; Nur Khasanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51475

Abstract

Dunia pendidikan telah mengalami perubahan besar sebagai akibat dari kemajuan teknologi digital, terutama dalam hal tanggung jawab dan moral guru. Interaksi pembelajaran yang meluas ke ruang digital menuntut guru tidak hanya kompeten secara pedagogik, tetapi juga mampu menjaga profesionalitas dan integritas dalam penggunaan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika profesi guru dalam perspektif filsafat Islam di era digital, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan solusi yang relevan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui berbagai karya ilmiah yang relevan dengan etika profesi guru, filsafat islam, dan pebdidikan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika profesi guru berakar pada konsep akhlak yang mencakup nilai kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan keteladanan. Di era digital, etika mengalami perluasan ke ranah siber yang menuntut literasi digital dan kesadaran etis yang tinggi. Tantangan utama meliputi rendahnya literasi digital, penggunaan media sosial yang kurang bijak, dan meningkatnya beban kerja daring. Solusi yang ditawarkan adalah penguatan nilai akhlak, peningkatan kesadaran amanah, serta dukungan institusi melalui kebijakan dan pelatihan literasi digital berbasis nilai.
KOLABORASI ETIS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGHADAPI KRISIS MORAL DI ERA DIGITAL Halul Aliyah; Muhammad Fadlan Ramadhan; Muhamad Rizqi Zidan; Nur Khasanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.52293

Abstract

This study aims to analyze the concept of ethical collaboration among Islamic Religious Education (PAI) teachers as a strategy for strengthening moral education in the digital era. The increasing cases of cyberbullying, hate speech, hoax dissemination, and the degradation of digital communication ethics indicate that moral education can no longer rely solely on individual approaches. This study employed a qualitative approach using the library research method through stages of identification, selection, critical evaluation, and thematic synthesis of various national and international scientific literatures. The data sources were obtained from indexed scientific articles, academic books, and reports from international institutions published between 2022 and 2026 related to digital ethics, moral education, collaborative learning, and Islamic education. A total of 32 articles were analyzed using thematic analysis techniques. The findings reveal that ethical collaboration is not merely interpreted as professional cooperation among teachers, but also as a collective moral practice built upon the values of trustworthiness (amanah), responsibility, dialogical communication, and respect for differences in digital spaces. The implementation of ethical collaboration is reflected through professional learning communities, the strengthening of Islamic values-based digital literacy, ethical communication, and collaborative school leadership. This study contributes theoretically to the development of the concept of ethical collaboration as an Islamic moral education framework that is adaptive to the challenges of digital transformation.
KODE ETIK GURU DAN DAMPAKNYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI ERA KURIKULUM MERDEKA Hafidz Al Faqih; M. Wildan Ahfadh; Fadhilatul Fauziah; Nur Khasanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.52925

Abstract

The teacher's code of ethics is a set of norms and values that serves as a guide for teachers' professional conduct. This study aims to analyze the impact of the implementation of the teacher's code of ethics on student learning motivation in the Merdeka Curriculum era through a literature review approach. The method used is a literature study by examining various academic sources including books, scientific journals, and relevant education policy documents. The findings indicate that the teacher's code of ethics, particularly in the dimensions of honesty, fair assessment, and respect for student uniqueness, is closely related to the development of students' intrinsic motivation. Gaps between ethical values that teachers are expected to uphold and actual classroom practices potentially create a learning climate that is not conducive to student development. This study also finds that the Merdeka Curriculum provides broader space while simultaneously demanding a deeper understanding of professional ethics from every teacher. Therefore, strengthening the teacher's code of ethics needs to be explicitly integrated into teacher professional development programs, particularly in the context of implementing the Merdeka Curriculum at the secondary education level.
DILEMA DISIPLIN GURU DI ERA HAK ASASI MANUSIA: ANTARA KODE ETIK DAN TANTANGAN PERILAKU SISWA DI SMP 1 ULUJAMI Sikha Nur Inayah; Windi Nurrohmatul Azizah; Himatunnisa; Nur Khasanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.55569

Abstract

This study aims to analyze teachers' dilemmas in enforcing discipline in the era of human rights, the implementation of the teacher code of ethics, and humanistic disciplinary enforcement strategies at SMP 1 Ulujami. The study used a qualitative approach with descriptive research and case studies. Data were obtained through observation and documentation studies,then analyzed using qualitative descriptive analysis techniques. The results indicate that teachers face a dilemma in enforcing discipline because they must balance assertiveness with respect for students' rights. Challenges in student behavior influenced by technological and social media developments also affect teachers' authority in the learning process. In practice, the implementation of the teacher code of ethics is carried out through a fair, educational, and character-building approach. This study also found that humanistic disciplinary strategies, such as a dialogical approach, providing educational consequences,teacher role models, and collaboration with parents, can create a more conducive learning environment and support positive student character development.
ANALISIS PERAN KODE ETIK GURU DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME PADA PENDIDIKANALISIS PERAN KODE ETIK GURU DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME PADA PENDIDIK Safira Tsaniyatur Rohaimi; Naila Rizqi Salsabila; Ris Dwi Yuliani; Nur Khasanah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.56028

Abstract

Pentingnya kode etik guru dalam membentuk profesionalisme pendidik di tengah tuntutan pendidikan kontemporer menjadi pendorong dilakukannya penelitian ini. Selain kompeten secara akademis, guru juga harus berakhlak mulia dan bersikap profesional sesuai dengan norma-norma etika profesi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran kode etik guru dalam meningkatkan profesionalisme pendidik, termasuk tujuan dan fungsinya serta unsur-unsur yang memfasilitasi dan menghambat penerapannya. Metodologi penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka (penelitian perpustakaan), yang melibatkan analisis deskriptif setelah evaluasi berbagai sumber yang relevan, termasuk buku dan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kode etik guru dapat meningkatkan rasa tanggung jawab, disiplin, dan kualitas kinerja pendidik dengan berperan sebagai panduan moral dan profesional. Kepercayaan masyarakat terhadap profesi guru meningkat dan ikatan sosial di lingkungan pendidikan diperkuat ketika kode etik diterapkan secara konsisten. Namun, masih terdapat masalah dalam implementasinya, termasuk pengawasan yang lemah, kurangnya internalisasi nilai-nilai etika, dan pemahaman instruktur yang terbatas. Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa kode etik berfungsi sebaik mungkin dalam meningkatkan profesionalisme pendidik, diperlukan upaya sistematis melalui peningkatan kompetensi, penguatan regulasi, dan pengembangan profesional berkelanjutan.
WEB APPLICATION FOR PLANT MANAGEMENT AND PEST-DISEASE DIAGNOSIS BASED ON RAD Husnul Fadlilah; Riki Afriansyah; Nur Khasanah
KHARISMA Tech Vol 21 No 2 (2026): KHARISMATech Journal
Publisher : STMIK KHARISMA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55645/kharismatech.v21i2.673

Abstract

Penggunaan teknologi informasi di bidang pertanian semakin dibutuhkan untuk membantu petani mengelola tanaman dan mendeteksi hama dan penyakit secara cepat dan akurat. Proses identifikasi yang masih dilakukan secara manual seringkali menimbulkan keterlambatan dan potensi kesalahan, sehingga dibutuhkan sistem digital yang dapat menyediakan informasi diagnostik yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi web untuk manajemen tanaman dan diagnosis hama-penyakit menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Metode RAD dipilih karena memungkinkan pengembangan sistem yang lebih cepat melalui pembuatan prototipe iteratif dan keterlibatan pengguna secara aktif, sehingga menghasilkan aplikasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan lapangan. Aplikasi ini menyediakan fitur untuk mengelola data tanaman, mencatat gejala, dan menentukan hasil diagnostik, lengkap dengan tingkat keyakinan dan rekomendasi penanganannya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua fungsi utama bekerja dengan baik dan dapat mendukung proses identifikasi dengan lebih mudah dan efisien. Pengujian penerimaan pengguna juga menunjukkan respon yang sangat positif, dengan 86,4% responden menyatakan “Sangat Setuju” terhadap kemudahan penggunaan dan manfaat aplikasi. Secara keseluruhan, aplikasi ini dinilai layak dan efektif sebagai solusi pendukung keputusan dalam pengelolaan tanaman dan deteksi dini hama dan penyakit, serta berpotensi mendukung penerapan pertanian presisi.
Co-Authors Abang Naufal Faiz Fathurrahman Abdul Khobir Achmad Irwan Hamzani Ahmad Luqman Hakim Ahmad Makhasin Ma’arif Ahmad Sabila Rosyada Ahmad Tohir Akbar M Farizi Al Fariz, Mar’atu Rosyada Alin Nur Indahsari Alisa Qotrunnada Alisia Zahro’Atul Baroroh Alya Nadiastuti Amelia Gita Maharani Andung Dwi Haryanto Anindia Ameliani Fernanda Anita Liliana Aravik, Havis Arsya Ma’wa Ni’matul Izzati Ayi Ali Hakim Badrani Dhyal Haqqi Chusnul Adib Achmad Dewi Tumatul Ainin Dinar Pramudiya Wardani Dini Sekar Arum Dita Oktavia, Dita Divta Dwi Aprina Diyah Andini Kusumastuti Dwi Noviani Eka Faidah Khasanah Eriska Aprilia Erna Wijayanti Fadhilatul Fauziah Fadlilatul Amin Faidhiyatul Muna Iza Fajar Shidiq Pratama Farah Qotrun Nada Ferida Rahmawati Firma Linda Aida Hafidz Al Faqih Hakim Syah Halul Aliyah Harlan Iswanto Purnomo Herlina Riska Herpratiwi Herpratiw Hifni Laila Nashifah Hikma Fitriani Himatunnisa Hubbi Millatina Rohuma Husnul Fadlilah Inas Farrah Dina Noor I’anatul Ashriyah Kabul Trifiyanto Khalimatur Rosida Kholifah Nur Khasanah Kistanti Laelatul Fadilah Lailatus Syifa Azzahro Laily Muharani Lestari, Indri Lutfiyah, Rifqi Lutfiyanah, Lutfiyanah M. Irfansyah Afsalu Ramedhon M. Tsaqif Hanan M. Wildan Ahfadh Manziz, Ilham Maratus Shalihah Marlisa dwi wijaya gresiska Marshanda Sinta Devi Ma’mun Hanif Mifta Ayu Miftah, Wildan Khairil Anam Moch. Wildani Dwi Sulaiman Mohammad Syaifuddin Muhamad Aufa Firzatullah Muhamad Imam Ghozali Muhamad Naufal Aqil Muhamad Rizqi Zidan Muhammad Alam maulana Muhammad Fadlan Ramadhan Muhammad Faizal Amri Muhammad Hafizh Fikri Muhammad Muhaimin Muhammad Rio Ferdinand Mulyadi, Aditama Mustika Dahlia Mutammam Mu’alimin Mu’alimin Mu’allimin Mu’allimin Nafila Nur Afidah Naila Rizqi Salsabila Nailu Rakhmah, Zahrotun Nisa Najwa Kamila Zada Nala Syafa Alfada Nanang Ilham Fatih Nastiti, Meilisa Fauziah Nisa Rahimia Novita Barokah Novita Kristiani Nur Shania NURLIANA NURLIANA Ocid Abdul Rosyid Orance Debora Puput Rifani Rahma Nafalina Azzahra Rahmasari, Anisa Ria Ratna Ningtyas Riki Afriansyah Ris Dwi Yuliani Rivalina Sintia Rizki Diana Safira Tsaniyatur Rohaimi sarisawati Intishar Sikha Nur Inayah Silmi Afifah Siti Masykuroh Siti Nur Azizah Soedjono Sudirman Sudirman Syaikha, Rafa Zahra Syfa Maulidiyah Taufiq Kurniawan Tuffahati, Rafsya Shakilla Tumiyati Ulul Afni Ulva Milda Tisana Vina Mafaza Wafda Sabilla Widi Jauza Labilla Wina Alya Ramadhani Windi Nurrohmatul Azizah Ziyadah El Fadlillah Zulva Alwan Faozi