Claim Missing Document
Check
Articles

The utilization of mapping to improve the quality of community development in rural areas Ahmad Saiful Munir; Andi Luthfi Fadhil; Hany Melati Melati Hamid; Naurah Fatiah Amalia; Muh. Yogi Nurbiah Ramli; Agus Bintara Birawida; Muhammad Kurnia; Muhammad Rachmat
Community Empowerment Vol 9 No 7 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.10953

Abstract

Selayar Regency occupies the sixth position for stunting in South Sulawesi, with a prevalence of 32.1%. This problem is exacerbated by the community's limited access to information about stunting, so educational efforts are needed to disseminate stunting information presented using spatial mapping patterns. This activity aimed to develop village maps and identify high-stunting areas using spatial maps to improve the quality of community development. This map-making activity begins with data collection, and then data processing is carried out using ArcGIS software, digitization methods, and spatial analysis in the form of overlay analysis. Maps that have gone through the layout stage are then printed and submitted to the village government and health workers. The utilization of this map of strategic locations such as village offices, health centers, and local nutrition centers assesses the success of this services activity as a source of information in determining priority steps in preventing and handling stunting cases.
PELATIHAN REPARASI KURSI SOFA SEBAGAI SOLUSI RAMAH LINGKUNGAN UNTUK PENGURANGAN LIMBAH FURNITUR DI KOTA TERNATE Hidayah, Nurul; Rachmat, Muhammad
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2112

Abstract

Program pelatihan reparasi kursi sofa berbasis kebutuhan lokal ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis, kesadaran lingkungan, dan kesiapan berwirausaha masyarakat di Kota Ternate, khususnya bagi pemuda pengangguran dan ibu rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan model pelatihan berbasis praktik langsung (experiential learning), edukasi lingkungan, dan simulasi kewirausahaan, yang dilaksanakan selama tiga bulan. Peserta berjumlah 20 orang yang diseleksi melalui mekanisme terbuka dan dilatih oleh mentor dari pelaku usaha lokal. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dari nilai pre-test rata-rata 49,80 menjadi 83,55 pada post-test, serta keberhasilan 80% peserta dalam menyelesaikan reparasi sofa secara mandiri. Selain itu, 70% peserta mampu menyusun rencana usaha sederhana, dan terbentuk komunitas informal antar peserta sebagai forum berbagi pengalaman dan peluang usaha. Program ini juga meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya daur ulang furnitur sebagai solusi ramah lingkungan. Simpulan, bahwa pelatihan reparasi sofa mampu memberdayakan masyarakat secara teknis, ekonomi, dan sosial dengan pendekatan kontekstual yang dapat direplikasi di wilayah urban lainnya. Kata Kunci: Pelatihan Keterampilan, Reparasi Sofa, Pemberdayaan Masyarakat, Kewirausahaan Lokal, Daur Ulang Furnitur
KADER POSYANDU HARI INI: URGENSI PENYEGARAN KADER DI DESA POPO KABUPATEN TAKALAR Arundhana, Andi Imam; Jaya, Abdul Mollah; Rachmat, Muhammad; Ulfa, Nadia; Turisno, Natasha Tessalonica
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4iK.5423

Abstract

Kader merupakan pilar utama penggerak pembangunan kesehatan ibu dan anak di suatu wilayah. Salah satu perannya adalah menyediakan data faktual kondisi sasaran melalui Sistem Informasi Posyandu (SIP). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat kemampuan kader Posyandu di Desa Popo dalam menggunakan SIP dan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA). Kegiatan ini difasilitasi oleh Mahasiswa KKN – PPM gelombang 99 Universitas Hasanuddin pada bulan Juli 2018. Jumlah kader Posyandu yang hadir mencapai 17 orang dari lima dusun yang ada di Desa Popo. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pemaparan materi mengenai SIP dan KIA, simulasi pengisian SIP dan grafik pertumbuhan anak, dan diskusi kelompok terarah. Bidan desa hadir di kegiatan ini sebagai informan kunci. Terdapat 11,8% yang telah bekerja selama lebih dari 20 tahun, 70,6% dengan masa tugas lebih dari 10 tahun, dan hanya 17,6% yang baru 10 tahun terakhir menjadi kader. Hasil dari kegiatan ini adalah hanya 6% kader Posyandu yang pernah mengisi SIP, dan hanya 47,1% kader yang tahu menentukan usia anak pada KMS. Selain itu, hanya 11,8% yang dapat menentikan status gizi berdasarkan grafik pertumbuhan. Setelah pelaksanaan kegiatan, 100% kader dapat mengisi SIP, 94% kader dapat menentukan usia dan status gizi berdasarkan grafik pertumbuhan anak. Baik kader maupun Bidan Desa menganggap bahwa pelatihan ataupun penyegaran kader Posyandu sangat penting terutama dalam meningkatkan keterampilan pencatatan dan pelaporan di Desa. Lama kerja kader tidak menentukan keterampilan kader dalam mengisi SIP dan buku KIA. Pemerintah daerah Kabupaten Takalar perlu melakukan penyegaran kader sebagai upaya untuk meningkatkan performa kader dalam bekerja. Kata kunci: kader, Posyandu, bidan desa, Puskesmas, kesehatan ibu dan anak
Hubungan Tingkat Stres dengan Perilaku Emotional Eating pada Mahasiswa Tingkat Akhir Program Sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin: RELATIONSHIP BETWEEN STRESS LEVELS WITH EMOTIONAL EATING BEHAVIOUR IN FINAL-YEAR UNDERGRADUATE STUDENTS AT THE FACULTY OF PUBLIC HEALTH, HASANUDDIN UNIVERSITY Alifah Tasya Khaerunnisa; Hidayanty, Healthy; Salam, Abdul; Hasan, Nurzakiah; Rachmat, Muhammad
Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia
Publisher : Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jgmi.v14i1.42353

Abstract

Pendahuluan: Emosi memiliki pengaruh dalam pemilihan makanan dan kebiasaan makan seseorang, di mana makanan sering dijadikan sebagai mekanisme koping untuk meredakan emosi tersebut. Dampak yang terjadi dapat mempengaruhi nafsu makan, baik menurunkan atau meningkatkan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan perilaku emotional eating pada mahasiswa tingkat akhir Program Sarjana di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Bahan dan Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan desain cross-sectional. Besar sampel ditentukan menggunakan teknik pengambilan sampel proporsional sampling yang berjumlah 120 responden. Penelitian ini dilakukan dengan pengisian kuesioner Student Stress Inventory (SSI) dan Dutch Eating Behaviour Questionnaire (DEBQ) serta pengukuran antropometri tinggi badan dan berat badan. Analisis data dengan program SPSS menggunakan chi-square. Hasil: Presentase tertinggi pada jenis kelamin perempuan (85%) dengan usia terbanyak pada 20-22 tahun (81,7%) dan pada program studi Kesehatan Masyarkat (66,7%) angkatan 2020 (77,5%). Distribusi status gizi berdasarkan IMT menunjukkan mahasiswa tingkat akhir FKM berstatus gizi gemuk dengan (20%) dan kurus (20,8%). Pada kategori stres terbanyak dialami pada kategori sedang sebanyak (46,7%), dan untuk kategori emotional eating terbanyak pada tingkat sedang dengan (51,7%). Pada hasil uji bivariat pada analisis hubungan menunjukkan adanya hubungan antara stres dengan emotional eating (p-value = 0,003) pada mahasiswa tingkat akhir program sarjana di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Kesimpulan: Stres dapat mempengaruhi emotional eating. Disarankan kepada mahasiswa untuk mengontrol koping stres yang dialami seperti berfokus pada olahraga, menulis jurnal, menjaga pola makan sehat dan mengatur waktu istirahat juga penting untuk keseimbangan mental dan fisik. Kata kunci : koping stres; perilaku makan; mahasiswa
Efektivitas Atraktan Recycled Water terhadap Peningkatan Angka Bebas Jentik: The Effectiveness of Recycled Water Attractants in Improving the Larvae-Free Index Muh. Saleh; Nildawati; Wahid, Isra; Khaer, Ain; Rachmat, Muhammad
Aspirator Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Aspirator Volume 15 Nomor 2 2024
Publisher : Perkumpulan Entomologi Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58623/aspirator.v15i2.81

Abstract

The increasing cases of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in Indonesia demands effective, affordable, and environmentally friendly vector control strategies. This study aimed to evaluate the effectiveness of recycled water-based attractants in improving the Larvae-Free Index (Angka Bebas Jentik/ABJ) compared to conventional water and brown sugar plus yeast attractants. The study was conducted over nine weeks in three hamlets with homogeneous environmental characteristics in Pangkep Regency, South Sulawesi. Simple ovitraps were used to attract gravid female mosquitoes, while ABJ was measured through the inspection of natural containers. The results showed that recycled water significantly increased ABJ, reaching 96.08% in the eighth week, higher than conventional water (53.03%) and brown sugar plus yeast (37.50%). One-way ANOVA revealed a significant difference among attractant groups (p = 0.000), and further analysis using the Post-hoc Tukey test confirmed significant differences between recycled water and the other two attractants. In conclusion, recycled water proved to be an effective attractant for diverting mosquito oviposition from natural containers to ovitraps, thereby increasing environmental ABJ. This method has potential as a practical, sustainable, and community-based solution for vector control in dengue-endemic areas.
Perilaku Merokok Remaja Sekolah Menengah Pertama Rachmat, Muhammad; Thaha, Ridwan Mochtar; Syafar, Muhammad
Kesmas Vol. 7, No. 11
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, perilaku merokok semakin merata, bukan hanya perilaku orang dewasa, tetapi juga telah menjadi gaya hidup para remaja. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan antara tingkat pengetahuan, interaksi kelompok sebaya, interaksi keluarga, iklan rokok, dan sikap dengan perilaku merokok remaja di kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional cross sectional. Teknik sampling menggunakan multistage random sampling dengan jumlah sampel 471 responden. Data dianalisis dengan uji kai kuadrat, koefisien phi(f) dengan α = 0,05. Responden perokok sekitar 25,3%, sementara responden yang berpengetahuan rendah 16,6%, berinteraksi negatif dengan kelompok sebaya 24,2%, berinteraksi negatif dengan keluarga 47,8%, respons negatif iklan rokok 4,9%, dan sikap negatif 3,4%. Uji kai kuadrat menunjukkan ada hubungan antara interaksi kelompok sebaya (nilai p = 0,000), interaksi keluarga (nilai p = 0,010), iklan rokok (nilai p = 0,000), dan sikap merokok (nilai p = 0,001) dengan perilaku merokok remaja. Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku merokok remaja (nilai p = 0,056). Kelompok sebaya dan iklan rokok berpengaruh paling bermakna pada perilaku merokok remaja. Sekolah perlu dilibatkan lebih intensif pada upaya pencegahan dan intervensi perilaku merokok pada anak dan remaja. Nowadays, Smoking not only the behavior of adults, but it has become a way of life for most of teenagers. The study aimed to analyze the correlation between knowledge, peer group interaction, family interaction, cigarette advertisement, and attitude of smoking between smoking behavior among teenagers in Makassar city. Observational cross sectional study was performed in this study. There were 471 respondents selected by applying multistage random sampling. Data was analyzed with chi square test, phi coefficient (f) with α = 0.05. Number of smokers were 25.3% of respondents, meanwhile, low knowledge of respondents were 16.6%, a negative interaction within a peer group of 24.2%, a negative interaction with family 47.8%, the negative response to cigarette advertising 4.9%, and a negative attitude 3.4%. Chi square test showed there was a correlation between peer group interaction (p value = 0.000), family interaction (p value = 0.010), cigarette advertisement (p value = 0.000), and smoking attitude (p value = 0,001), and smoking behavior of the teenagers. However, no correlation between the level of knowledge (p value = 0.056) and smoking behavior among the teenagers. Peer group and cigarette advertisement most significant affect smoking behavior of teenagers. It is recommended that schools need to be involved to provide prevention and intervention on smoking behavior of teenagers are more intensive.
Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun Menggunakan Media Permainan Hand’s Card pada Siswa Sekolah Dasar Apriyanti, Dewi; Haris, Yuli Fathiyah; Ratnawati, A. Sri; Zahrany, Asyifa; Kurniawan, Nanang; Lalusu, Erni Yusnita; Rachmat, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 4, No 2 (2024): Abdira, April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v4i2.453

Abstract

A number of behavior-based illnesses are linked to inadequate soap handwashing. This demonstrates how important it is to practice hand washing with soap (HWWS). Teaching children to wash their hands with soap at a young age is the goal of this education program. Children in school are the ideal audience for HWWS promotion activities since they are receptive to new information and eager to share it with others. This activity used the educational game method with Hand's Card media (picture cards) and installation of HWWS poster. This service was conducted on January 13 and 14, 2023, at five public elementary schools (SDN) in Bonto Matene Village, South Sulawesi: SDN 26 Mangkaca, SDN 9 Mangkaca, SDN 34 Citta, SDN 1 Segeri, and SDN 2 Segeri. Students in Bonto Matene Village's grade 4 elementary school are benefiting from this activity, as seen by their excitement and participation in HWWS instruction, as well as by the notable changes of knowledge (p-value0.05) that occur both before and after education. It is anticipated that students will be able to put HWWS into practice in order to foster a HWWS culture that can enhance health.
Implementasi Teknologi Tepat Guna Jamban Sehat untuk Optimasi Sanitasi Aman di Wilayah Pesisir Kabupaten Pangkep Saleh, Muh.; Amansyah, Munawir; Bujawati, Emmi; Khaer, Ain; Rachmat, Muhammad
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.997

Abstract

Akses terhadap sanitasi yang aman merupakan kebutuhan dasar manusia yang esensial, khususnya bagi masyarakat pesisir yang rentan terhadap pencemaran lingkungan dan penyakit. Masyarakat di wilayah pesisir kampung nelayan di Kelurahan Pundata Baji, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, masih kekurangan akses terhadap sanitasi yang memadai. Hal ini menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan sanitasi di wilayah pesisir Kampung Nelayan tersebut dengan menerapkan teknologi tepat guna jamban. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) digunakan untuk melibatkan secara aktif masyarakat setempat dan pemangku kepentingan lainnya dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, implementasi, hingga evaluasi. Melalui proses PAR, pengabdian ini berhasil menyediakan solusi konkret dengan merancang dan membangun contoh jamban model pasang surut yang sesuai dengan lingkungan lokal dan kebutuhan masyarakat. Teknologi jamban pasang surut ini terbukti efektif dan nyaman digunakan oleh masyarakat setempat. Hasil pengabdian ini dapat menjadi panduan bagi pemerintah daerah lainnya untuk mengadopsi praktik terbaik dalam pencapaian Open Defecation Free (ODF) dan akses sanitasi aman, serta mewujudkan lingkungan sehat dan berkelanjutan di wilayah pesisir. Kesimpulannya, implementasi teknologi ini berkontribusi signifikan dalam meningkatkan capaian ODF serta kualitas sanitasi aman dan kesehatan masyarakat pesisir.
Strengthening Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) for Elementary School Children in Gowa Regency Bunga, Elfira Indri; Bahri, Nadya Tri Wulandari; Kusumawardani, Diva Fadliah; Baddulu, Nia Aulyah; Junadi, Nur Afifah; Nurazizah, Izdihar; Irmayanti, Irmayanti; Nasrah, Nasrah; Rachmat, Muhammad
Journal of Mestika Nusantara Satu Community Services Vol. 1 No. 1 (2024): JULY
Publisher : Yayasan Mestika Nusantara Satu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69716/f46nzq07

Abstract

School age children (6-12 years old) are very vulnerable to health problems. Therefore, awareness of the importance of health needs including personal hygiene to be instilled from an early age, one of which is through programs to strengthen clean and healthy living behavior (PHBS). This community empowerment aims to improve the knowledge, attitude, and behaviors of clean and healthy living behavior (PHBS) in elementary school students grade 4, 5 and 6. Community empowerment was performed in eight elementary schools spread across four villages in Pattallassang sub-district, Gowa Regency, namely Je'nemadinging Village, Pacellekang Village, Panaikang Village, and Pakatto Village which included 272 students. The community empowerment model was implemented through lectures, educational games and practice. Educational materials include Handwashing with Soap (CTPS), Stop Open Defecation, and healthy snacks. The results of the community empowerment were evaluated using pretest and posttest questionnaires distributed to participants before and after the education. Questions on the questionnaire include questions to measure participants' knowledge, attitudes, and behaviors. The result of these activities was an increase in the knowledge, attitudes, and behavior regarding PHBS in most of the elementary school students from the four villages that became the location of the community empowerment.
Counseling on Drugs and HIV AIDS in Handling Mental Health Disorders at SMPN 33 and SMPN 34, Bulukumba Regency Dewi, Laela Alfionita; Rachmat, Muhammad; Nasrah, Nasrah; Hidayat, Muliati; Astriana, Tiara; Yunus, Ariyati; Riskiyani, Shanti
Journal of Mestika Nusantara Satu Community Services Vol. 1 No. 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : Yayasan Mestika Nusantara Satu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69716/fc3vft62

Abstract

One of the most important things for humans is mental health. Based on the results of several studies, it is stated that mental health can be disrupted due to drug abuse and HIV AIDS. Adolescents are an age group that is prone to risky behavior for their mental health. Objective: participants are expected to have good awareness and knowledge related to the impact of drug abuse and HIV AIDS on mental health disorders. Method: This activity uses lecture and discussion methods. The target number is 60 people who are students at SMPN 33 and SMPN 34 in Bulukumba Regency. Result: As for the Asymp.Sig value. (2-tailed) <0.05 means that there is a difference between the pre-test and post-test values, so it can be concluded that mental health counseling influences knowledge related to drugs and HIV/AIDS in preventing mental health disorders. Conclusion: counseling can increase target knowledge about drugs and HIV/AIDS in preventing mental health disorders.
Co-Authors Abnia Misliah Zahrah Abu Jalil, Eva Aqilah Agus Bintara Birawida Ahmad Saiful Munir Aizah Gian, Nur Akmal Alfina Riyanti Haris Alifa Lulu Feisha Alifa Lulu Feisha Alifa Lulu Feisha Alifah Tasya Khaerunnisa Aminuddin Syam Aminuddin Syam Andi Imam Arundhana Thahir Andi Indahwaty AS Andi Luthfi Fadhil Andi Tenri Awaru Apik Indarty Moedjiono Apriyanti, Dewi Ariqah, Afiyah Arundhana, Andi Imam Asrianti, Tanti Astriana, Tiara Atjo Wahyu Atjo Wahyu Atjo Wahyu Aulia, Farikha Auliya Nurazizah Awaluddin Awaluddin Ayu Arista Baddulu, Nia Aulyah Bahri, Nadya Tri Wulandari Baihaqi, Ahmad Rizal Bunga, Elfira Indri Calvin Rinaldy Leonard Chikita Alya Cahya Ningtyas Chintia Seftiani Citrakesumasari Citrakesumasari Citrakesumasari Citrakesumasari Citrakesumasari Citrakesumasari Citrakesumasari Devintha Virani Devintha Virani Dewi, Laela Alfionita Dian Ardyanti Rauf Dian Lestari Dorliyanti, Emy Dwi Santy Damayati Dwilia, Bertha Eka Ernalifia Saputri Eka Ernalifia Saputri Elvita Bellani Emmi Bujawati Emy Dorliyanti Entan, Nur Afni Akda Farihah Muhsanah Farikha Aulia Farikha Aulia Fauziah Muthmainnah Fauziah Muthmainnah Fauziah Muthmainnah Fikri Maulana Fira Wati Firdaus, Nadia Dewi Fuad, Mohammad Gandi Gandi Hany Melati Melati Hamid Haris, Alfina Riyanti Haris, Yuli Fathiyah Hasan, Wahyuni Hasnaeni Hasnaeni Hasnita Hasnita Healthy Hidayanty Henrick Sampeangin Hidayanty, Healthy Hidayat, Muliati Hijrana Mahmuddin Ika Rezki Pratiwi Ika Rezki Pratiwi Ika Rezki Pratiwi Ilyas, Muhammad Effendi Imanuelle Tamara Audrey Siampa Imanuelle Tamara Audrey Siampa Inosenshia, Ignacia Corina Irayanti Randa Linggi Irmawati Tahir Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Irwan, Salsabila Aurelia Isra Wahid Jaya, Abdul Mollah Jonathan Lazarus Jumriani Ansar Jumriani Jumriani Junadi, Nur Afifah Karmila Wahyuni Khadijah Nur Hasanah Assegaf Khaer, Ain Khaliq, Muhammad Farhan Kusumawardani, Diva Fadliah Lalu Muhammad Lalusu, Erni Yusnita Lazarus, Jonathan Linggi, Irayanti Randa M. Arie Rifky Syaifuddin M. Arie Rifky Syaifuddin M. Arie Rifky Syaifuddin Mifta Hul Jannah Mita Wijaya Mohammad Fuad Mohammad Fuad Muh. Ikhsan Muh. Ikhsan Muh. Saleh Muh. Saleh, Muh. Muh. Yogi Nurbiah Ramli Muhafidhah Novie Muhammad Aksin Suarso Muhammad Arsyad Muhammad Asfar Muhammad Farhan Khaliq Muhammad Ikhsan Muhammad Kurnia Muhammad Kurnia Muhammad Kurnia Muhammad Rum Rahim Muhammad Subhan Hamka Muhammad Syafar Muhammad Syafar Muhammad Syafar Mulia, Clarisya Uniarti Muliati Hidayat Munawir Amansyah Nabilah Gandi Nailah Hafizhah Nanang Kurniawan Nasrah Nasrah Nasrah Nasrah Nasrah Nasrah Nasrah Nasrah Nasrah, Nasrah Naurah Fatiah Amalia Nilasari, Nilasari Nildawati Nildawati Nildawati Nildawati Nildawati, Nildawati Ningtyas, Chikita Alya Cahya Novena Maylania Nugroho, Danang Budi Nukman Nukman Nur Afifah Irwan Nur Aizah Gian Nur Aliah Kaimuddin Nur Arifah Nur Asysa Nur Hilmi Dwiadirah Nurazizah, Izdihar Nurinayah Arifin Nursafitri Azzahrah Alim Nurul Amaliah A. Natsir NURUL HIDAYAH Nurzakiah Nurzakiah Radiah Radiah Rahayu Indriasari Rahayu Indriasari Rahmatsah Said Rahmawati Ratnawati, A. Sri Ratnawati, Andi Sri Ridwan Mochtar Thaha Rifqah Amaliah Syam Rini Anggraeni Rini Anggraeni Rizky Chaeraty Syam Rizky Chaeraty Syam Rustam, Sitti Nailah Sabaria Manti Sahabuddin, Siti Mutmainnah Nur Saleh, M Saputri, Eka Ernalifia Seftiani, Chintia Shanti Riskiyani Shanti Riskiyani Siampa, Imanuelle Tamara Audrey Sitti Andriani Anwar Sitti Andriani Anwar Sitti Nailah Rustam Sitti Nailah Rustam Sitti Patimah Sitti Patimah Sri Wafiq Azisah Suchi Avnalurini Sharief Suci Nurul Karunia Rahim Sudirman Nasir Sukri Palutturi Sulindah H. Sultan Sulindah H. Sultan Sulindah H. Sultan Suriah Suriah Suriah Suriah Syafitri, Nurul Mawaddah Syamsir Syamsir Syamsir, Nur Devi Syamsuar Manyullei Tahnia Wafiq Anugrah Yusuf Thahir Haning Tiara Muflihah Tiara Muflihah Tiara Muflihah Turisno, Natasha Tessalonica Ulfa, Nadia Uliarta Marbun Ummu Kalsum Virani, Devintha Wahyuni Hasan Wahyuni Hasan Waode Siti Nurul Aulyah Waode Sitti Nurul Aulyah Waode Sitti Nurul Aulyah Wisnah Lenna Yade Kurnia Yasin, Yade Kurnia Yahya Thamrin Yunifitriyani Ahmad Yunus, Ariyati Yusuf Latief Zahrany, Asyifa Zubaidah, Tantri Risda