Claim Missing Document
Check
Articles

Level of Knowledge “Cerdik” Programs on Blood Pressure in Hypertension Patients Yulanda, Nita Arisanti; Dika Putri, Uray Weza Azalia; Mita, Mita
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i12.15242

Abstract

ABSTRACT  Hypertension is one of the leading causes of death. This disease has taken millions of lives and is a covert killer. The rise in hypertension rates is mainly in developing countries such as Indonesia. Indonesia faces 63 million documented cases of hypertension, causing 427,218 deaths each year and ranked third among the ten most common diseases in West Kalimantan, in the city of Pontianak. Bad lifestyle is one of the factors causing hypertension. In order to address the prevalence of hypertension, the Indonesian government has proposed the implementation of CERDIK programmes. However, a gap has been found between the programmes implemented and the trend of increasing prevalence. This study is to find out the relationship of blood pressure of hypertensive patients with the level of knowledge of patients about the CERDIK program at the Clinic of Neurology of RSUD Dr. Soedarso Pontianak. The design of this study was a quantitative writing design that uses cross-sectional methodology. The random sample sampling consisted of 58 respondents, determined using Spearman's rho hypothesis test. Based on the writing findings, the majority of participants (36.2%) belonged to early geriatric demographics (age 46-55), with a female majority (81%). 48.3% of respondents had a high school education or higher, and 34.5% were employed as housewives. The proportion of participants with a satisfactory level of knowledge reached 81% of the total sample. Nearly half of respondents (47%) had normal high blood pressure and grade 1 hypertension. This research suggests that there is no statistically significant correlation between the blood pressure of hypertensive patients and their level of knowledge of the CERDIK program. Keywords: “CERDIK Program”, “Hypertension”, “Knowledge”.
UKS REBORN: MENUJU SEKOLAH SEHAT, GENERASI BANGSA SEHAT Tafwidhah, Yuyun; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2570-2576

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) telah lama menjadi program penting dalam mewujudkan generasi sehat di Indonesia. UKS hadir untuk mendukung terwujudnya proses belajar mengajar yang optimal. Hal ini tidak hanya memastikan bahwa aspek kesehatan fisik dan mental siswa terjaga, tetapi juga mendukung pembentukan karakter peserta didik sebagai bagian dari penanaman nilai-nilai profil pelajar Pancasila. Meskipun telah lama dicanangkan, pelaksanaan UKS masih dihadapkan pada berbagai permasalahan baik dari faktor internal maupun eksternal. Akibatnya, kegiatan trias UKS tidak dapat dilakukan dengan optimal. Sebagai upaya untuk memperkuat dan meningkatkan efektivitas program UKS, diperlukan revitalisasi UKS dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Metode yang digunakan yaitu brainstorming dan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan ketua yayasan, kepala sekolah, guru, komite dan siswa. Hasil yang diperoleh yaitu terbentuknya struktur organisasi UKS dan rencana tindak lanjut dalam pelaksanaan UKS. Simpulan yang dapat diambil yaitu pentingnya manajemen UKS sebagai langkah awal dan kunci utama dalam mewujudkan sekolah sehat. Diharapkan revitalisasi UKS dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung perkembangan potensi peserta didik dengan karakter yang mulia.
MANAJEMEN STRES AKADEMIK BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI (SMAN) 1 PONTIANAK Pramana, Yoga; Ali Maulana, M.; Fauzan, Suhaimi; Novikadarti Rahmah, Gabby; Mita, Mita; Audrelia, Cheryl; Fitriani, Dina; Rofirullah, Fazrul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1609-1615

Abstract

Stres akademik adalah jenis stres yang timbul sebagai hasil dari tekanan yang terkait dengan tuntutan akademik yang tinggi. Hal ini sering dialami oleh siswa, baik di tingkat sekolah menengah, perguruan tinggi, maupun universitas. Stres akademik dapat memiliki dampak negatif pada kesejahteraan mental dan fisik siswa. Diperlukan upaya manajemen stres dalam proses mengenali, memahami, dan mengatasi tekanan atau ketegangan yang timbul dari berbagai aspek kehidupan siswa serta penting bagi siswa untuk belajar mengelola stres akademik dengan cara yang sehat dan efektif. Pengabdian kepada Masyarakat ini telah selesai dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 di Fakultas Kedokteran, Jurusan Keperawatan, Universitas Tanjungpura. Ditemukan bahwa sebanyak 16 orang (80%) dan sebanyak 4 orang (20%) responden yakni siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pontianak yang memiliki stres akademik tingkat sedang dan stres akademik tingkat berat dari total 20 orang responden perwakilan dari siswa kelas X dan siswa kelas XI. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan ialah pengisian kuesioner untuk melihat gambaran tingkat stres akademik, edukasi terkait manajemen stres akademik, kegiatan aktivitas fisik menyenangkan berupa permainan dan ditutup dengan diskusi dan tanya jawab.
EDUKASI TENTANG PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SEMATA KABUPATEN SAMBAS Rahmawati, Nadia; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Wendari, Annisa; Kurniati, Vina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2889-2893

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana ukuran bayi lebih pendek dibandingkan usianya akibat kekurangan gizi pada ibu dan anak. Hal ini disebabkan rendahnya pengetahuan, sikap, perilaku dan dukungan ibu terhadap gizi pada bayi. Salah satu perilaku kesehatan yang membantu mencegah terjadinya stunting pada balita adalah dengan mensosialisasikan nutrisi yang baik terutama pada ibu hamil. Metode yang digunakan dengan ceramah dan diskusi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait nutrisi yang baik dalam upaya mencegah stunting. Selain nutrisi, ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi tablet fe (zat besi) agar terhindar dari anemia yang menjadi salah satu penyebab stunting. Sasaran dalam edukasi ini adalah 30 ibu-ibu hamil yang datang ke Posyandu. Hasil dari kuesioner yang diisi oleh ibu hamil sebelum dan sesudah mendapatkan edukasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor sebesar 20,67 mengindikasikan bahwa edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman mereka tentang stunting. Bagi tenaga kesehatan, memberikan penyuluhan kesehatan adalah salah satu metode yang efisien untuk mencegah stunting pada anak. Agar mencapai hasil yang lebih maksimal, penyuluhan kesehatan sebaiknya dilakukan secara terus-menerus melalui ceramah yang informatif serta demonstrasi praktik pemberian makanan bergizi dan perawatan kesehatan ibu hamil. Dengan pendekatan ini, informasi penting dapat disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, membantu meningkatkan kesadaran dan penerapan langkah-langkah pencegahan stunting.
EDUKASI PENYAKIT SKABIES-INFEKSI KULIT PADA PESERTA DIDIK PESANTREN ALMUBEROK MIFTAHUL ULUM SUI. AMBAWANG Fauzan, Suhaimi; Novikadarti Rahmah, Gabby; Maulana, M. Ali; Fujiana, Fitri; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Arisanti Yulianda, Nita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.141-146

Abstract

Skabies dan Penyakit Kulit lainnya kerap terjadi di lingkungan pendidikan berbasis asrama seperti salah satunya di pesantren. Pola ini dapat terjadi dikarenakan kebiasaan buruk perilaku dalam menjaga kebersihan diri. Penelitian ini berupaya dalam meningkatkan pengetahuan peserta didik pesantren melalui pendidikan kesehatan berbasis audio-visual. Jumlah peserta yang diikutkan sebanyak 48 orang dengan teknik quota sampling. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan peserta didik akan diukur terlebih dahulu tingkat pengetahuan, kemudian evaluasi akhir akan diukur kembali tingkat pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Rata-rata tingkat pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebesar 4,8, kemudian rata-rata setelah dilakukan pendidikan sebesar 5,8. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian video edukasi penyakit skabies-infeksi kulit lainnya terhadap tingkat pengetahuan peserta didik Pesantren Sui. Ambawang
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG BULLYING DI PONDOK PESANTREN Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Arisanti Yulanda, Nita; Rahmawati, Nadia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4588-4592

Abstract

Perilaku bullyng merupakan perilaku yang memiliki dampak secara psikologis maupun dampak secara fisik. Perrilaku bullyng di sekolah berasrama yang jauh dari keluarga perlu mendapatkan kewaspadaan agar tidak terjadi, karena resiko yang ditimbulkan dapat lebih besar karena rendahnya control dari keluarga dan sepenuhnya berada pada sekolah. Maraknya kasus bullyng yang terjadi menyebabkan tim pengabdian kepada masyarakat membuat sebuah kegiatan dengan melakukan edukasi bullyng sebagai langkah dalam peningkatan pengetahauna pencegahan bullyng di sekolah berasrama atau dikenal dengan pondok pesantren. Hasil pengetahuan yang didapat peserta saat sebelum diberikan sebuah edukasi mendapatkan nilai rerata yaitu 57,86 setelah diberikan sebuah edukasi maka  nilai rerata meningkat menjadi 96.23. terdapat pengaruh yang efektif dalam pemberian edukasi guna meningkatkan pengetahuan pencegahan bulyng di pondok pesantren.
Pengaruh Problem Based Learning berbantuan Scaffolding terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dan Self-Concept Peserta Didik Mita, Mita; Ihsanudin, Ihsanudin
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i2.3198

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis dan self-concept di SMPN 14 Kota serang serta penggunaan model pembelajaran yang digunakan pendidik yang masih kurang efektif menjadi latar belakang dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis dan self-concept antara peserta didik yang mendapatkan model Problem Based Learning berbantuan scaffolding dengan peserta didik yang mendapatkan model pembelajaran ekspositori serta mengetahui apakah peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis antara peserta didik yang mendapatkan model Problem Based Learning berbantuan scaffolding lebih baik dengan peserta didik yang mendapatkan model pembelajaran ekspositori. Metode eksperimen semu (Quasi Experiment) yang digunakan pada penelitian ini. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di SMPN 14 Kota Serang Tahun ajar 2023/2024 dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-C sebagai kelas kontrol. Adapun instrumen yang digunakan terdiri dari instrumen tes (soal uraian) dan non tes (angket self-concept). Hasil analisis data diperoleh: (1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yang menggunakan model Problem Based Learning berbantuan scaffolding dengan peserta didik menggunakan model ekspositori. (2) Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis antara peserta didik yang mendapatkan model Problem Based Learning berbantuan scaffolding lebih baik daripada peserta didik yang mendapatkan model pembelajaran ekspositori. (3) Terdapat perbedaan self-concept peserta didik yang menggunakan model Problem Based Learning berbantuan scaffolding dengan peserta didik menggunakan model ekspositori.
The Influence of Lifestyle and Hedonism on Impulse Buying with Self-Control as a Moderation Variable Mita, Mita; Hesi Eka Puteri
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 12 No 2 (2025): Sketsa Bisnis
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jgwbt353

Abstract

Introduction; The problem studied in this research is the effect of lifestyle and hedonism attitudes on impulse buying, with self-control as a moderating variable. The purpose of this study is to determine and analyze these effects among Generation Z Muslims in Bukittinggi City. Method; This research is field research with a quantitative approach. Data were collected through direct observation by distributing questionnaires. The sample consisted of Generation Z in Bukittinggi City. Data processing was done using SPSS 26. Analytical tools included instrument tests (reliability and validity), classical assumption tests (normality, autocorrelation, multicollinearity, heteroscedasticity), and hypothesis testing using t-test, F-test, and moderated regression analysis (MRA). Result; The results showed that the lifestyle variable significantly affects impulse buying (significance value 0.104 < 0.05). Hedonism attitude also significantly affects impulse buying (significance value 0.000 < 0.05). Moderation analysis revealed that self-control significantly moderates the relationship between lifestyle and impulse buying (coefficient = -0.064, significance = 0.00 < 0.05), indicating that stronger self-control weakens the effect of lifestyle on impulse buying. However, self-control does not moderate the relationship between hedonism attitude and impulse buying (coefficient = -0.024, significance = 0.131 > 0.05). Conclusion; Self-control plays a moderating role in the influence of lifestyle on impulse buying among Generation Z Muslim fashion consumers in Bukittinggi City, weakening this effect. However, self-control does not moderate the influence of hedonism attitudes on impulse buying.
Students' Knowledge Level on First Aid For Sports Injuries Aprizal, Wahyu; Fauzan, Suhaimi; Pramana, Yoga; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita
ProNers Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v10i2.94744

Abstract

Background: Sports injuries frequently occur among students during physical activities; however, many remain uninformed about proper first aid procedures, such as the RICE method (Rest, Ice, Compression, Elevation). Objective: This study aims to identify students' knowledge levels regarding first aid for sports injuries at SMA Negeri 7 Pontianak. Methods: This quantitative study employed a descriptive design using a survey method with a Guttman scale questionnaire. The sample consisted of 247 students from grades XI and XII at SMA Negeri 7 Pontianak. Results: The findings revealed that the majority of students possessed good knowledge (54.35%), adequate knowledge (43.5%), and insufficient knowledge (3.2%) regarding the RICE method. Although many students had not been directly exposed to the RICE method, they still demonstrated good knowledge, influenced by other factors such as curriculum or prior learning experiences. Conclusion: The majority of students demonstrated good knowledge regarding the RICE method.
Interprofessional Education Learning Evaluation: Based on Core Competencies Interprofessional Education Collaborative Haulaini, Shahiroh; Mita, Mita; Elvinda, Esty; Annafiatuzakiah, Annafiatuzakiah; Sinaga, Clara Ritawany
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 15, No 4
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.105581

Abstract

Background: The Interprofessional Education (IPE) Collaboration emphasizes  4 core crucial for effective collaboration   in health services. The four core competencies included values and ethics, roles and responsibilities, communication, teams, and collaboration.Objectives: This study aimed to evaluate the results of IPE learning at Tanjungpura University based on IPEC core competencies.Methods: A cross-sectional design was adopted, and data were collected through an online survey. The respondents comprised undergraduate students at the Faculty of Medicine at Tanjungpura University who had participated in IPE and were willing to fill out the questionnaire. Data were analyzedwith Jamovi software version 2.6.19 for descriptive and statistical analysis. The study examined the correlation of age, gender, and study program with IPE Core Competency statement.Results: A total of 101 respondents completed the survey, consisting of 80.20% females and 19.80% males, with an average age of 21.2 years. These respondents were enrolled in study programs of Pharmacy (85.15%), Medicine (8.9%), and Nursing (5.94%). No significant correlations were found  between age and gender with understanding of IPE Core Competencies (p-value > 0.05). However a correlation was observed between study programs and understanding of IPE Core Competencies statement "I had the opportunity to learn what interprofessional relationships are like" (p value <0.05), linked to roles and responsibilitiesConclusion:  IPE participation helps students achieve the four Core Competencies. Understanding of thsese competencies was not influenced by age or gender, but was related to study program, particularly in the core competencies of roles and responsibilities.
Co-Authors Abdul Rahman Adiningsih, Berthy Sri Utami Aditya Syamputra, Agam Agustian, Ardi Ahmad Khoiri Aini Nurul Alfiya, Siti Ali Maulana, M. Anggraeni Aprianti, Diana Annafiatuzakiah Annafiatuzakiah Aprizal, Wahyu Arafat, Yasir Arief Andriyanto Arief Andriyanto, Arief Arisanti Yulianda, Nita Aryanti, Rahmi Audrelia, Cheryl Azizah, Imroatul Azizul Kamaludin, Muhammad budi manfaat, budi Budiharto, Ichsan Cantika, Cici Clara Ritawany Sinaga Delima Fajar Liana Dika Putri, Uray Weza Azalia Effendi, RY. Eko Rudiansyah, Eko Eni Pertiwi, Kusuma Ervina Lili Neri Esty Elvinda Fadilah, Rizki Faisal Kholid Fahdi Fauzan, Suhaimi Febrianty, Dwi Fharadila, Annisa Eka Firly, Firly Fitri Fujiana Fitriani, Dina Fitriani, Yessi Fradianto, Ikbail Fradianto, Ikbal Gabby Novikadarti Rahmah Guntur Perkasa, Zurrich Hanna Hanna Haulaini, Shahiroh Hesi Eka Puteri Ihsanudin Khairul Hafsar Kindang, Ismundandar Wahyu Kurniati, Vina Kusuma, Adhi Laila Fitriani Laili, Mahsiani Mina Laita, Inda Tande Lestari, Lidia Maharani, Fauziyah Mahyarudin, Mahyarudin Mamay Maysaroh, Mamay Mandjar, Sherlla Merlinda Laurencia Maulana, M. Ali Maulana, Muhammad Ali Maulidia, Ika Rahmawandini Meisa, Meisa Meliani, Arsi Mohlisin, Mohlisin Muh Fahri, Muh Munadi, Hasan Murtilita, Murtilita Nadeak, Irma Dolsye Maria Nadia, Priska Liz Najini, Robby Nera Umilia Purwanti, Nera Umilia Novaliyosi Novaliyosi Noviani, Nabila Fitri Nur Anisa Nurahayu, Nada Westy Nurlela Nurlela Nurma Izzati Nurmayani, Weni Nuruliza, Fira Nurwianti, Ismaniar Pepriyana, Adiya Prima, Irenne Agil Putri, Widiya Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahma, Athiyyah Nur Rahmaniza, Rahmaniza Rahmat Putra Perdana Rahmawati, Nadia Rahmi, Dian Ramadhan, Alvian Rofirullah, Fazrul Romsih, Oom Safitri, Nadila Sapar Sapar Sari, Ceria Permata Selpiani, Emerentiana Setiandika Igasi, Teguh Simanjuntak, Daddy Deo Gilbert Pamungkas Sri Wahyuni Sukarni Sukarni Sulistianingrum, Ratih Syam, Syifa Subhiyati Tafwidhah, Yuyun Tetty, Tetty Theodora, Cindy Triana, Heti Triyana Harlia Putri Uhtafiyah, Uhtafiyah Umiyanah, Umiyanah Venezuela, Fanny Wahyarti, Heni Wati, Risma Wendari, Annisa Wendy Widiyastini, Kiki Rizki Yoga Pramana Yopi Nisa Febianti Yulanda, Nita Arisanti Yunita, Evia