p-Index From 2021 - 2026
7.116
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ProNers IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) MarIslands Window of Health : Jurnal Kesehatan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Teorema: Teori dan Riset Matematika Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Sketsa Bisnis Manuju : Malahayati Nursing Journal Journals of Ners Community Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Journal of Maternity Care and Reproductive Health Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara TANJUNGPURA JOURNAL OF NURSING PRACTICE AND EDUCATION MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Fokus Manajemen Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Keperawatan BSI Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Innovative: Journal Of Social Science Research TOFEDU: The Future of Education Journal Carmin: Journal of Community Service JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, STISIPOL RAJA HAJI Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Social Work and Science Education Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI TENTANG PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SEMATA KABUPATEN SAMBAS Rahmawati, Nadia; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Wendari, Annisa; Kurniati, Vina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2889-2893

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana ukuran bayi lebih pendek dibandingkan usianya akibat kekurangan gizi pada ibu dan anak. Hal ini disebabkan rendahnya pengetahuan, sikap, perilaku dan dukungan ibu terhadap gizi pada bayi. Salah satu perilaku kesehatan yang membantu mencegah terjadinya stunting pada balita adalah dengan mensosialisasikan nutrisi yang baik terutama pada ibu hamil. Metode yang digunakan dengan ceramah dan diskusi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait nutrisi yang baik dalam upaya mencegah stunting. Selain nutrisi, ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi tablet fe (zat besi) agar terhindar dari anemia yang menjadi salah satu penyebab stunting. Sasaran dalam edukasi ini adalah 30 ibu-ibu hamil yang datang ke Posyandu. Hasil dari kuesioner yang diisi oleh ibu hamil sebelum dan sesudah mendapatkan edukasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor sebesar 20,67 mengindikasikan bahwa edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman mereka tentang stunting. Bagi tenaga kesehatan, memberikan penyuluhan kesehatan adalah salah satu metode yang efisien untuk mencegah stunting pada anak. Agar mencapai hasil yang lebih maksimal, penyuluhan kesehatan sebaiknya dilakukan secara terus-menerus melalui ceramah yang informatif serta demonstrasi praktik pemberian makanan bergizi dan perawatan kesehatan ibu hamil. Dengan pendekatan ini, informasi penting dapat disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, membantu meningkatkan kesadaran dan penerapan langkah-langkah pencegahan stunting.
EDUKASI PENYAKIT SKABIES-INFEKSI KULIT PADA PESERTA DIDIK PESANTREN ALMUBEROK MIFTAHUL ULUM SUI. AMBAWANG Fauzan, Suhaimi; Novikadarti Rahmah, Gabby; Maulana, M. Ali; Fujiana, Fitri; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Arisanti Yulianda, Nita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.141-146

Abstract

Skabies dan Penyakit Kulit lainnya kerap terjadi di lingkungan pendidikan berbasis asrama seperti salah satunya di pesantren. Pola ini dapat terjadi dikarenakan kebiasaan buruk perilaku dalam menjaga kebersihan diri. Penelitian ini berupaya dalam meningkatkan pengetahuan peserta didik pesantren melalui pendidikan kesehatan berbasis audio-visual. Jumlah peserta yang diikutkan sebanyak 48 orang dengan teknik quota sampling. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan peserta didik akan diukur terlebih dahulu tingkat pengetahuan, kemudian evaluasi akhir akan diukur kembali tingkat pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Rata-rata tingkat pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebesar 4,8, kemudian rata-rata setelah dilakukan pendidikan sebesar 5,8. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian video edukasi penyakit skabies-infeksi kulit lainnya terhadap tingkat pengetahuan peserta didik Pesantren Sui. Ambawang
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG BULLYING DI PONDOK PESANTREN Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Arisanti Yulanda, Nita; Rahmawati, Nadia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4588-4592

Abstract

Perilaku bullyng merupakan perilaku yang memiliki dampak secara psikologis maupun dampak secara fisik. Perrilaku bullyng di sekolah berasrama yang jauh dari keluarga perlu mendapatkan kewaspadaan agar tidak terjadi, karena resiko yang ditimbulkan dapat lebih besar karena rendahnya control dari keluarga dan sepenuhnya berada pada sekolah. Maraknya kasus bullyng yang terjadi menyebabkan tim pengabdian kepada masyarakat membuat sebuah kegiatan dengan melakukan edukasi bullyng sebagai langkah dalam peningkatan pengetahauna pencegahan bullyng di sekolah berasrama atau dikenal dengan pondok pesantren. Hasil pengetahuan yang didapat peserta saat sebelum diberikan sebuah edukasi mendapatkan nilai rerata yaitu 57,86 setelah diberikan sebuah edukasi maka  nilai rerata meningkat menjadi 96.23. terdapat pengaruh yang efektif dalam pemberian edukasi guna meningkatkan pengetahuan pencegahan bulyng di pondok pesantren.
PENINGKATAN KEPUASAN KERJA PERAWAT PADA PELAKSANAAN MAKP METODE TIM DI RUMAH SAKIT : LITERATURE REVIEW Mohlisin, Mohlisin; Mita, Mita; Pramana, Yoga
ProNers Vol 6, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i1.48223

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan kerja perawat menjadi elemen penting dalam pelayanan keperawatan di rumah sakit. Setiap rumah sakit memiliki sistem asuhan keperawatan untuk menjaga kualitas pelayanannya. Sistem yang telah diterapkan di rumah sakit salah satunya yaitu model asuhan keperawatan profesional dengan metode yang banyak digunakan yaitu metode tim. Metode: Jenis penelitian literatur review dengan kerangka kerja menggunakan SPIDER. Database yang digunakan yaitu Google Scholar, PubMed, Online Library Wiley, Semantic Scholar, dan Science Direct dengan artikel penelitian diterbitkan mulai tahun 2015-2020. Hasil: Hasil penelusuran 1.303 artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi didapatkan 1.226 lalu diskrining didapatkan 38 artikel kemudian diseleksi sesuai kriteria ekslusi didapatkan 7 artikel. 2 artikel menggunakan desain   eksperimental, 2 artikel menggunakan desain quasi eksperimen, 2 artikel menggunakan desain korelasi dan 1 artikel menggunakan desain ethnography. Keseluruhan artikel didapat menjelaskan penggunaan metode tim meningkatkan kepuasan kerja perawat karena mempengaruhi koordinasi, pengawasan, delegasi, komunikasi dan kepemimpinan. Kesimpulan: 7 artikel menjelaskan penerapan metode tim dapat meningkatkan kepuasan kerja perawat dalam pemberian asuhan keperawatan yang menjadi pertimbangan penggunaan metode tim untuk pelaksanaan asuhan keperawatan di rumah sakit.
PERILAKU CARING PERAWAT TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT: LITERATURE REVIEW Nurwianti, Ismaniar; Mita, Mita; Putri, Triyana Harlia
ProNers Vol 7, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v7i2.46027

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator utama dalam aspek pelayanan kesehatan di rumah sakit. Pasien yang memiliki tingkat kepuasan tinggi terhadap pelayanan keperawatan di rumah sakit menentukan keputusannya untuk berkunjung di lain waktu pada masa mendatang. Berdasarkan banyaknya tinjauan mengenai adanya konsep caring dan kepuasan pasien, maka peneliti tertarik untuk melakukan literature review demi mengkaji hubungan caring dengan kepuasan pasien, serta konsep caring dan kepuasan pasien itu sendiri. Tujuan: Mengetahui perilaku caring perawat terhadap tingkat kepuasan pasien di rumah sakit. Metode: Metode yang digunakan adalah penelusuran database elektronik pada PubMed, Google Scholar, dan Science Direct dengan rentang periode publikasi tahun 2015 "“ 2020. Hasil: Delapan artikel dipakai dalam review. Seluruhnya menunjukkan hubungan yang signifikan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien. Indikator perilaku caring yang dibutuhkan sebaiknya dapat disesuaikan dengan kebutuhan perawatan pasien yang ada. Kesimpulan: Perilaku caring perawat sangat esensial untuk dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pasien karena berdampak positif pada kondisi kesehatan pasien.
Gambaran Penggunaan Media Sosial Pada Mahasiswa Keperawatan Di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Di Masa Pandemi lestari, lidia; mita, mita; sukarni, sukarni
ProNers Vol 6, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i2.53028

Abstract

Latar Belakang: Selama masa pandemi perkuliahan mahasiswa dilakukan dari jarak jauh dengan menggunakan sistem pembelajaran online melalui gadget Hp maupun laptop. Sehingga mahasiswa cenderung dalam menggunakan media sosial untuk membantu menyelesaikan tugas perkuliahan. Penggunaan media sosial secara intens mengakibatkan adanya kecanduan sehingga seseorang cenderung untuk menunda waktu tidur. Tujuan: Mengetahui gambaran penggunaan media sosial pada mahasiswa keperawatan di fakultas kedokteran universitas tanjungpura di masa pandemi. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain analisis deskriptif melalui rancangan cross sectional.Teknik sampling yang digunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 69 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner media sosial. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa keperawatan untan aktif dalam menggunakan media sosial sebanyak 54 orang sedangkan yang tidak aktif dalam menggunakan media sosial sebanyak 15 orang.Kesimpulan: Terdapat gambaran penggunaan media sosial pada mahasiswa keperawatan untan dengan persentase aktif media sosial (78,3%) dan tidak aktif penggunaan media sosial (21,7%).  Kata Kunci: Media sosial, mahasiswa keperawatan  
Pengaruh Problem Based Learning berbantuan Scaffolding terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dan Self-Concept Peserta Didik Mita, Mita; Ihsanudin, Ihsanudin
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i2.3198

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis dan self-concept di SMPN 14 Kota serang serta penggunaan model pembelajaran yang digunakan pendidik yang masih kurang efektif menjadi latar belakang dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis dan self-concept antara peserta didik yang mendapatkan model Problem Based Learning berbantuan scaffolding dengan peserta didik yang mendapatkan model pembelajaran ekspositori serta mengetahui apakah peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis antara peserta didik yang mendapatkan model Problem Based Learning berbantuan scaffolding lebih baik dengan peserta didik yang mendapatkan model pembelajaran ekspositori. Metode eksperimen semu (Quasi Experiment) yang digunakan pada penelitian ini. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di SMPN 14 Kota Serang Tahun ajar 2023/2024 dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-C sebagai kelas kontrol. Adapun instrumen yang digunakan terdiri dari instrumen tes (soal uraian) dan non tes (angket self-concept). Hasil analisis data diperoleh: (1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yang menggunakan model Problem Based Learning berbantuan scaffolding dengan peserta didik menggunakan model ekspositori. (2) Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis antara peserta didik yang mendapatkan model Problem Based Learning berbantuan scaffolding lebih baik daripada peserta didik yang mendapatkan model pembelajaran ekspositori. (3) Terdapat perbedaan self-concept peserta didik yang menggunakan model Problem Based Learning berbantuan scaffolding dengan peserta didik menggunakan model ekspositori.
The Influence of Lifestyle and Hedonism on Impulse Buying with Self-Control as a Moderation Variable Mita, Mita; Hesi Eka Puteri
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 12 No 2 (2025): Sketsa Bisnis
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jgwbt353

Abstract

Introduction; The problem studied in this research is the effect of lifestyle and hedonism attitudes on impulse buying, with self-control as a moderating variable. The purpose of this study is to determine and analyze these effects among Generation Z Muslims in Bukittinggi City. Method; This research is field research with a quantitative approach. Data were collected through direct observation by distributing questionnaires. The sample consisted of Generation Z in Bukittinggi City. Data processing was done using SPSS 26. Analytical tools included instrument tests (reliability and validity), classical assumption tests (normality, autocorrelation, multicollinearity, heteroscedasticity), and hypothesis testing using t-test, F-test, and moderated regression analysis (MRA). Result; The results showed that the lifestyle variable significantly affects impulse buying (significance value 0.104 < 0.05). Hedonism attitude also significantly affects impulse buying (significance value 0.000 < 0.05). Moderation analysis revealed that self-control significantly moderates the relationship between lifestyle and impulse buying (coefficient = -0.064, significance = 0.00 < 0.05), indicating that stronger self-control weakens the effect of lifestyle on impulse buying. However, self-control does not moderate the relationship between hedonism attitude and impulse buying (coefficient = -0.024, significance = 0.131 > 0.05). Conclusion; Self-control plays a moderating role in the influence of lifestyle on impulse buying among Generation Z Muslim fashion consumers in Bukittinggi City, weakening this effect. However, self-control does not moderate the influence of hedonism attitudes on impulse buying.
Students' Knowledge Level on First Aid For Sports Injuries Aprizal, Wahyu; Fauzan, Suhaimi; Pramana, Yoga; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v10i2.94744

Abstract

Background: Sports injuries frequently occur among students during physical activities; however, many remain uninformed about proper first aid procedures, such as the RICE method (Rest, Ice, Compression, Elevation). Objective: This study aims to identify students' knowledge levels regarding first aid for sports injuries at SMA Negeri 7 Pontianak. Methods: This quantitative study employed a descriptive design using a survey method with a Guttman scale questionnaire. The sample consisted of 247 students from grades XI and XII at SMA Negeri 7 Pontianak. Results: The findings revealed that the majority of students possessed good knowledge (54.35%), adequate knowledge (43.5%), and insufficient knowledge (3.2%) regarding the RICE method. Although many students had not been directly exposed to the RICE method, they still demonstrated good knowledge, influenced by other factors such as curriculum or prior learning experiences. Conclusion: The majority of students demonstrated good knowledge regarding the RICE method.
Interprofessional Education Learning Evaluation: Based on Core Competencies Interprofessional Education Collaborative Haulaini, Shahiroh; Mita, Mita; Elvinda, Esty; Annafiatuzakiah, Annafiatuzakiah; Sinaga, Clara Ritawany
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 15, No 4
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.105581

Abstract

Background: The Interprofessional Education (IPE) Collaboration emphasizes  4 core crucial for effective collaboration   in health services. The four core competencies included values and ethics, roles and responsibilities, communication, teams, and collaboration.Objectives: This study aimed to evaluate the results of IPE learning at Tanjungpura University based on IPEC core competencies.Methods: A cross-sectional design was adopted, and data were collected through an online survey. The respondents comprised undergraduate students at the Faculty of Medicine at Tanjungpura University who had participated in IPE and were willing to fill out the questionnaire. Data were analyzedwith Jamovi software version 2.6.19 for descriptive and statistical analysis. The study examined the correlation of age, gender, and study program with IPE Core Competency statement.Results: A total of 101 respondents completed the survey, consisting of 80.20% females and 19.80% males, with an average age of 21.2 years. These respondents were enrolled in study programs of Pharmacy (85.15%), Medicine (8.9%), and Nursing (5.94%). No significant correlations were found  between age and gender with understanding of IPE Core Competencies (p-value > 0.05). However a correlation was observed between study programs and understanding of IPE Core Competencies statement "I had the opportunity to learn what interprofessional relationships are like" (p value <0.05), linked to roles and responsibilitiesConclusion:  IPE participation helps students achieve the four Core Competencies. Understanding of thsese competencies was not influenced by age or gender, but was related to study program, particularly in the core competencies of roles and responsibilities.
Co-Authors Abdul Rahman Adiningsih, Berthy Sri Utami Aditya Syamputra, Agam Agung Krisdianto, Muhammad Agustian, Ardi Aini Nurul Alfiya, Siti Ali Maulana, M. Anggraeni Aprianti, Diana Annafiatuzakiah Annafiatuzakiah Aprizal, Wahyu Arafat, Yasir Arief Andriyanto Arief Andriyanto, Arief Arisanti Yulianda, Nita Aryanti, Rahmi Audrelia, Cheryl Azizah, Imroatul Azizul Kamaludin, Muhammad budi manfaat, budi Budiharto, Ichsan Cantika, Cici Clara Ritawany Sinaga Delima Fajar Liana Dika Putri, Uray Weza Azalia Dini Septiany, Anisha Effendi, RY. Eni Pertiwi, Kusuma Ervina Lili Neri Esty Elvinda Fadilah, Rizki Faisal Kholid Fahdi Fauzan, Suhaimi Febrianty, Dwi Fharadila, Annisa Eka Filahanasari, Eka Firly, Firly Fitriani, Dina Fitriani, Yessi Fradianto, Ikbail Fradianto, Ikbal Fujiana, Fitri Gabby Novikadarti Rahmah Guntur Perkasa, Zurrich Halimah Halimah Hanafi Hanafi Hanna Hanna Haulaini, Shahiroh Hesi Eka Puteri Ihsanudin Khairul Hafsar Kindang, Ismundandar Wahyu Krisdianto, Muhammad Agung Kurniati, Vina Kusuma, Adhi Laila Fitriani Laili, Mahsiani Mina Laita, Inda Tande Lestari, Lidia Maharani, Fauziyah Mahyarudin, Mahyarudin Mamay Maysaroh, Mamay Mandjar, Sherlla Merlinda Laurencia Maulana, M. Ali Maulana, Muhammad Ali Maulidia, Aqilah Maulidia, Ika Rahmawandini Meisa, Meisa Meliani, Arsi Mentari, Delia Mohlisin, Mohlisin Muh Fahri, Muh Muhammad Luthfi Munadi, Hasan Murtilita, Murtilita Nadeak, Irma Dolsye Maria Nadia, Priska Liz Najini, Robby Nera Umilia Purwanti, Nera Umilia Novaliyosi Novaliyosi Noviani, Nabila Fitri Novikadarti Rahma, RA Gabby Novikadarti Rahma Nur Anisa Nurahayu, Nada Westy Nurlela Nurlela Nurma Izzati Nurmainah Nurmainah Nurmayani, Weni Nuruliza, Fira Nurwianti, Ismaniar Pepriyana, Adiya Prima, Irenne Agil Putri, Widiya Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahma, Athiyyah Nur Rahmaniza, Rahmaniza Rahmat Putra Perdana Rahmawati, Nadia Rahmi, Dian Ramadhan, Alvian Righo, Argitya Rofirullah, Fazrul Romsih, Oom Safitri, Nadila Saifudin, I Made Moh. Yanuar Sapar Sapar Saputra, Agus Sari, Ceria Permata Selpiani, Emerentiana Setiandika Igasi, Teguh Simanjuntak, Daddy Deo Gilbert Pamungkas Sri Wahyuni Sukarni Sukarni Sulistianingrum, Ratih Syam, Syifa Subhiyati Tafwidhah, Yuyun Tetty, Tetty Theodora, Cindy Tri Wahyuningtyas, Tri Triana, Heti Triyana Harlia Putri Uhtafiyah, Uhtafiyah Umiyanah, Umiyanah Venezuela, Fanny Wahyarti, Heni Wati, Risma Wendari, Annisa Wendy Widiyastini, Kiki Rizki Yoga Pramana Yopi Nisa Febianti Yulanda, Nita Arisanti Yunita, Evia