Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Perubahan Garis Pantai Akibat Abrasi Dengan Citra Satelit Multitemporal (Studi Kasus: Pesisir Kabupaten Gianyar, Bali) Hariyanto, Teguh; Mukhtar, Mutia Kamalia; Pribadi, Cherie Bhekti
GEOID Vol. 14 No. 1 (2018)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v14i1.1589

Abstract

Pantai merupakan suatu kawasan peralihan atau pertemuan antara darat dan laut. Pada Kabupaten Gianyar, Bali membentang laut sepanjang selatan Pulau Bali yang merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan wilayah pesisir. Tentunya hal tersebut tidak lepas dari adanya dinamika perubahan pada fisik pantai yang disebabkan seperti pengikisan daratan oleh air laut (abrasi) maupun adanya angkutan sedimen dari darat (akresi) yang pada umumnya menjadi sorotan terhadap perubahan garis pantai. Untuk itu diperlukan penelitian guna mengetahui besarnya perubahan yang terjadi sepanjang garis pantai tahun 2002 sampai 2017 sehingga menghasilkan peta perubahan garis pantai. Metode yang digunakan adalah menggunakan interpretasi ratio pada kanal SWIR dan hijau pada citra Landsat 7 dan Landsat 8 ditambah dengan melakukan klasifikasi, dapat dilakukan untuk mengidentifikasi garis pantai beserta menganalisis besarnya perubahan yang terjadi. Hasil analisis tumpang susun identifikasi garis pantai di Kabupaten Gianyar menunjukkan luas pesisir pada tahun 2002 sebesar 42,441 km2 dan pada tahun 2017 sebesar 42,285 km2 dimana terjadi abrasi sebesar 0,195 km2 yang diakibatkan oleh faktor alam yaitu pesisir Kabupaten Gianyar berada di zona laut lepas.
OPTIMALISASI PENYEDIAAN DATA SPASIAL RESOLUSI TINGGI DENGAN PEMBANGUNAN IMAGE MAP SERVICE (STUDI KASUS: PERTAMBANGAN DAERAH SUMATERA) Hariyanto, Teguh; Anindito, Raka
GEOID Vol. 14 No. 2 (2019)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v14i2.1605

Abstract

Minyak bumi merupakan salah satu aspek dari penyumbang pemasukan terbesar di Indonesia. Hal tersebut didasarkan atas peminatan minyak bumi yang dari dalam maupun luar negeri, sehingga pergerakan harga minyak bumi cenderung meningkat. Bedasarkan fakta tersebut, perlu dilakukan eksplorasi dan eksploitasi terhadap minyak bumi secara maksimum dan optimal. Dalam pelaksanaan pengelolaan terhadap minyak bumi untuk memperoleh hasil yang maksimum, monitoring dan evaluasi merupakan proses yang sangat penting dilakukan. Peta dasar dalam bentuk bentuk data raster merupakan bentuk data yang diperlukan untuk melakukan proses tersebut. Dengan didukung oleh kemajuan teknologi saat ini, persebaran data raster guna mendukung aktivitas-aktivitas pemetaan dapat dilakukan dengan menggunakan jaringan internet. Pembangunan Image Map Service yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan membangun sebuah sistem layanan untuk persebaran data raster sebagai peta dasar dengan menggunakan metode tiling. Dengan didukung dengan diterapkannya metode tiling, maka untuk menampilkan data raster tersebut akan semakin cepat karena data raster akan menampilkan gambar bedasarkan potongan tile yang telah dibentuk pada setiap tingkat zoomingnya. Pada pengimplementasian dari pembuatan Image Map Service yang akan digunakan ini dapat dilakukan persebaran data raster secara online, sehingga mempermudah dalam proses monitoring dan evaluasi. Image Map Service ini juga di dukung dengan ditambahkannya informasi terkait lokasi dari citra tersebut.
PEMANTAUAN PERAIRAN TELUK LAMONG DENGAN PENGEMBANGAN ALGORITMA TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) DARI DATA CITRA SATELIT MULTITEMPORAL DAN DATA INSITU Hariyanto, Teguh; Krisananda, Haidar Rizqi
GEOID Vol. 14 No. 2 (2019)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v14i2.1606

Abstract

Perairan Teluk Lamong Surabaya termasuk perairan yang tercemar berat oleh limbah domestik, limbah industri, limbah pertanian, dan limbah tambak. Pencemaran laut merupakan salah satu masalah yang mengancam bumi ini. Kondisi ini menyebabkan terganggunya kelangsungan hidup biota yang ada disekitarnya, seperti pada perikanan, ekosistem pesisir, dan laut (mangrove, padanglamun, terumbu karang) yang berdampak lebih luas terhadap penurunan pendapatan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidupnya pada produktivitas hayati di wilayah pesisir dan pantai. TSS (Total Suspended Solid) merupakan salah satu parameter penentu kualitas air. Metode penginderaan jauh dengan citra satelit dapat menjadi solusi untuk melakukan penelitian TSS. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer berupa data insitu pada tanggal 27 Agustus 2017 dan data sekunder berupa citra satelit Landsat-8 tahun 2014, 2015, 2016, 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada pengolahan citra satelit Landsat 8 menggunakan 3 algoritma yaitu, algoritma Budiman, algoritma Parwati, algoritma Laili, kemudian dilihat korelasi linier antara data citra dan insitu menggunakan uji korelasi. Data hasil korelasi terbaik adalah algoritma Budiman dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,853 Hasil pengolahan data didapatkan nilai TSS bervariasi antara 1-472 mg/L. Status mutu air perairan Teluk Lamong Surabaya berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 115 tahun 2003 pada Pantai Timur Surabaya rata-rata berada pada nilai 0 <= indeks pencemaran <= 1 yang berarti memenuhi baku mutu (kondisi baik).
CHANGES OF LAND USE MONITORING WITHIN FOREST AREA Pribadi, Cherie Bhekti; Hariyanto, Teguh; Kurniawan, Akbar; Amriana, Yessherly
GEOID Vol. 15 No. 1 (2019)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v15i1.1644

Abstract

Pasrujambe District is one of sub-districts in Lumajang Regency which has a forest area. Forests are main source of life for people who live in surrounding villages, start from farming, logging, taking firewood, gathering, and grazing their livestock in forest areas. This phenomenon cannot be avoided from use of forest land for the other land functions, both for settlements, agriculture and other regions. Therefore, it’s needed to be related to changes of land use in forest areas. In this study an evaluation of distribution and extent of land use functions in Pasrujambe District forest area was carried out using 2 (two) methods, namely object-based classification methods and interpretation methods (digitized on screen). The results show us that there are changes of land use in forest areas in 2017, such as industries, plantations, agricultures, plantations, bushes and settlements with total area of 3764.38 Ha and for agricultural land use such as lakes, grasslands and rivers with total area of 799.41 ha
ANALISA PEMANTAUAN PERKEMBANGAN PEKERJAAN SURVEI TOPOGRAFI SEISMIK PT PERTAMINA EP SECARA ONLINE MENGGUNAKAN OPERATION DASHBOARD Hariyanto, Teguh; Pribadi, Cherie Bhekti; Harmasdiyono, Rino
GEOID Vol. 15 No. 1 (2019)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v15i1.1645

Abstract

PT Pertamina EP adalah perusahaan yang menyelenggarakan kegiatan usaha di sektor hulu bidang minyak dan gas bumi, meliputi eksplorasi dan eksploitasi. Survei seismik adalah tahapan awal dalam pencarian minyak dan gas di bawah permukaan bumi. Tahapan pelaksanaan survei seismik meliputi pekerjaan topografi (pengukuran lintasan, rintis, dan bridging), pemboran (drilling) dengan pengisian bahan peledak (preloading), perekaman data (recording), dan pengolahan data seismik yang dilakukan di lokasi survei. Pemantauan kegiatan survei seismik dilakukan secara intensif dan efektif oleh PT Pertamina EP untuk mendapatkan kualitas data yang baik.Pada penelitian ini, penulis mendokumentasikan inovasi mengenai pembuatan Operation Dashboard berbasis aplikasi WebGIS untuk monitoring aktivitas survei seismik PT Pertamina EP. Aplikasi tersebut dibangun secara enterprise menggunakan piranti lunak dari Esri untuk menampilkan informasi spasial kepada pengguna. Data yang bersifat dinamis juga dapat diimplementasikan menggunakan tools update hosted layer to ArcGIS OnlineHasil dari penelitian ini adalah aplikasi WebGIS yang dapat diakses oleh user secara real time dan komunikatif dalam bentuk Operation Dashboard. Total pekerjaan kemajuan pengawasan topografi survei seismik pada bulan April 2017 (4 bulan pengerjaan lapangan) adalah selesai 23%. Dengan penggunaan aplikasi Operation Dashboard, progress monitoring survei seismik dapat dilakukan secara efisien, keamanan data terjaga, dan kualitas akuisisi data seismik dilapangan khususnya data topografi dapat diperoleh sesuai standar yang berlaku di PT Pertamina EP.
PERHITUNGAN INTENSITAS GEMPA BUMI BERDASARKAN NILAI PGA (PEAK GROUND ACCELERATION) MENGGUNAKAN DATA GEMPA BUMI MULTI-EVENT (STUDI KASUS: KABUPATEN PANDEGLANG, BANTEN) Hariyanto, Teguh; Bioresita, Filsa; Safitri, Chomia Nilam
GEOID Vol. 15 No. 2 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v15i2.1651

Abstract

Pandeglang Regency is located in the southern coast of Java Island which is adjacent to the megathrust subduction zone. This zone originates from the meeting of the Indo-Australian Plate which is subducted under the Eurasian Plate. So that it can cause frequent earthquakes due to the movement of the plunging plates. Other than that, Pandeglang Regency is also bordered by the Sunda Strait in the western part where the region has Mount Krakatau which has the potential to cause earthquakes due to volcanic eruptions. For this reason, an analysis of the calculation of earthquake intensity in Pandeglang Regency is needed as an initial step in disaster mitigation. This process uses multi-event earthquake data in the period of 2010 - 2018 and using the earthquake intensity calculation method which is calculated based on the PGA (Peak Ground Acceleration). The range of earthquake intensity in Pandeglang Regency is V - VII MMI with the largest percentage (91.463%) is VI MMI with area of 2513,526 km 2 . While the smallest percentage (0.301%) is V MMI with area of 8.27 km 2 . Districts in Pandeglang Regency which have the highest intensity of earthquakes are Angsana, Cibitung, Cimanggu, Pagelaran, Panimbang, Patia, Sindangresmi, Sobang, and Sukaresmi Districts.
Analisis Potensi Tanah Longsor Menggunakan Sistem Informasi Geografis dan Analytical Hierarchy Process (AHP) (Studi Kasus: Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi) Prasindya, Permata; Hariyanto, Teguh; Kurniawan, Akbar
GEOID Vol. 16 No. 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v16i1.1664

Abstract

Tanggal 22 Juni 2018 terjadi bencana banjir bandang yang disebabkan oleh tanah longsor di kawasan lereng Gunung Raung di Kecamatan Songgon. Bencana ini menyebabkan ratusan orang mengungsi dan merusak 328 unit rumah. Adanya bencana tersebut, diperlukan analisis terhadap penyebab terjadinya tanah longsor serta melakukan pencegahan dan mitigasi dengan pemetaan potensi tanah longsor. Penelitian ini menggunakan metode analisis Sistem Informasi Geografis (SIG) dan pembobotan Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan narasumber pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banyuwangi dan Dosen Teknik Geofisika ITS. Parameter penyebab tanah longsor yang digunakan mengacu pada Permen PU No. 22/PRT/M/2007, parameter tersebut antara lain kemiringan lereng, kondisi tanah, batuan penyusun lereng, kondisi hidrologi, curah hujan, kerentanan gerakan tanah dan tutupan lahan. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa dengan metode AHP, kerentanan gerakan tanah mempunyai pengaruh lebih besar terhadap tanah longsor dengan bobot sebesar 34%, diikuti dengan parameter lain yaitu kemiringan lereng 17%, jenis tanah 14%, curah hujan 14%, jenis batuan 12%, kerapatan sungai 5% dan tutupan lahan 4%. Selanjutnya, didapatkan tiga kelas potensi tanah longsor yaitu potensi rendah sebesar 9.527,09 Ha, potensi sedang sebesar 8.410,19 Ha dan potensi tinggi sebesar 3.283,23 Ha dengan daerah yang berpotensi tinggi terhadap potensi tanah longsor yaitu Desa Bayu dan Desa Sumberarum di Kecamatan Songgon.On June 22 2018, there was a flash flood disaster caused by landslides on the slopes of Mount Raung in Songgon Sub-District. This disaster caused hundreds of people to flee and damaged 328 housing units. The existence of this disaster requires an analysis of the causes of landslides as well as prevention and mitigation by mapping the potential for landslides. This research uses Geographical Information System (GIS) analysis method and weighting of Analytical Hierarchy Process (AHP) with the resource persons of the Banyuwangi Regional Disaster Management Agency and Geophysical Engineering lecturers-ITS. The parameters that cause landslides used refer to Permen PU No. 22 / PRT / M / 2007, these parameters include slope, soil conditions, rock making up slopes, hydrological conditions, rainfall, soil movement vulnerability and land cover. The results of this study found that with the AHP method, soil movement susceptibility has a greater effect on landslides with a weight of 34%, followed by other parameters, namely 17% slope, 14% soil type, 14% rainfall, 12% rock type. , 5% river density and 4% land cover. Furthermore, three classes of landslide potential were obtained, namely low potential of 9,527.09 hectares, medium potential of 8,410.19 hectares and high potential of 3,283.23 hectares with areas that have high potential for landslides, namely Bayu Village and Sumberarum Village in Songgon Sub-District.
Cloud Geospasial Self-Managed Services untuk Katalog Data Seismik dan Nonseismik Migas PT Pertamina Hulu Energi Kusumah, Rifqi Rabbani; Hariyanto, Teguh; Kurniawan, Akbar
GEOID Vol. 16 No. 1 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v16i1.1676

Abstract

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai perusahaan holding yang mempunyai 52 Anak Perusahaan Hulu memerlukan teknologi terkini dalam melakukan manajemen data. Salah satu manajemen data yang dilakukan untuk kegiatan evaluasi pematangan propsek migas berupa data seismik dan nonseismik. Permasalahan yang terjadi adalah data-data tersebut masih berupa laporan kertas dan spreadsheet yang kompleks. Kondisi tersebut akan menyulitkan analyst di PT Pertamina Hulu Energi untuk mengintegrasikan dan meninjau kembali data-data tersebut. Oleh karena itu pada penelitian ini akan memanfaatkan cloud geospasial self-managed services untuk katalog data seismik dan nonseismik. Pengumpulan data seismik dan nonseismik akan disesuaikan sesuai standar yang ada. Kemudian katalog data seismik dan nonseismik masuk ke perangkat lunak sistem informasi geografis untuk dilakukan publish data ke cloud geospasial yang bersifat online. Dari sistem online tersebut akan dikembangkan aplikasi untuk menunjang manajemen katalog data seismik dan nonseismik berupa web app, operations dashboard, dan story maps. Web app berguna untuk menampilkan web map, dan melakukan query. Operations Dashboard berguna untuk menampilkan infografik progress pengisian data. Story maps berguna untuk melihat ringkasan singkat hasil studi nonseismik. Dalam penerapannya sistem cloud geospasial akan berfungsi sebagai storage pengumpulan data yang bisa dilakukan update secara berkala dan hanya dapat diakses oleh PT Pertamina Hulu Energi.PT Pertamina Hulu Energi (PHE) as a holding company that has 52 upstream subsidiaries requires the latest technology in data management. One of the data management carried out to evaluate oil and gas prospects is in the form of seismic and nonseismic data. The problem is that the data is still in the form of paper-based reports and complex spreadsheets. This condition will make it difficult for analysts at PHE to integrate and review these data. Therefore, this research will utilize geospatial cloud self-managed services for seismic and nonseismic data catalogs. Seismic and nonseismic data collection will be adjusted according to standards. Then the seismic and nonseismic data catalogs enter the geographic information system software to publish data to the online geospatial cloud. From this online system, an application will be developed to support management of seismic and nonseismic data catalogs likes a web app, operations dashboard, and story maps. Web app is useful for displaying web maps, widgets, and performing queries. Operations Dashboard is useful for displaying infographics of data entry progress. Story maps are useful for viewing a brief summary of the results of a nonseismic study. In its application, the geospatial cloud system will function as data collection storage that can be updated regularly and can only be accessed by PHE.
Analysis of Urban Built-up Expansion Based on Combination of Spectral Indices in Surabaya City Ramadhan, Fendra Dwi; Hariyanto, Teguh; Handayani, Hepi Hapsari
GEOID Vol. 17 No. 1 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v17i1.1702

Abstract

The urban built-up land indicates the physical changes of the city that represent the development indicator in the city of Surabaya. The expansion of urban built-up land needs to be monitored to control and direct urban areas development. In this study, the identification of urban built-up land was conducted by applying a combination of algorithm-based spectral indices consisting of combination A (UI – NDVI – MNDWI) and combination B (NDBI – NDVI – MNDWI) with the spatial expansion analysis that focused on the speed of the urban built-up land expansion and the direction of change of the urban built-up object. Based on the results, the proposed spectral indices combination able to identify the urban built-up land pixels including bare land that free of vegetation and water body object. The pattern of the urban built-up land direction shows a tilt toward the west and east side of the city of Surabaya, while the speed of change shows that combination A and combination B have the same trend, there are a decreasing number of built-up land from 2015 to 2017 and an increasing number of built-up land from 2017 to 2019.
Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam Pemetaan Potensi Banjir Berbasis Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus: Kota Malang, Jawa Timur) Ramadhani, Dwi; Hariyanto, Teguh; Nurwatik , Nurwatik
GEOID Vol. 17 No. 1 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v17i1.1708

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia. Menurut catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah terjadi 1080 bencana banjir di Indonesia sepanjang tahun 2020. Pada tanggal 18 Januari 2021, Kota Malang diguyur hujan dengan intensitas tinggi sehingga terjadi bencana banjir dan tanah longsor yang menyebabkan satu orang hilang dan 260 rumah terendam banjir. Dengan adanya bencana tersebut maka diperlukan analisis terhadap penyebab terjadinya banjir serta melakukan pencegahan dan mitigasi dengan pemetaan potensi banjir. Penelitian ini menggunakan metode pembobotan Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan narasumber pegawai BAPPEDA Kota Malang, pegawai DPUPRPKP Kota Malang, dan pegawai BPBD Kota Malang. Parameter yang digunakan antara lain ketinggian lahan, kemiringan lereng, jenis tanah, tutupan lahan, histori banjir, curah hujan, dan kerapatan sungai. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa curah hujan memiliki pengaruh lebih besar terhadap banjir dengan bobot sebesar 50%, diikuti dengan parameter lain yaitu kemiringan lereng 15%, tutupan lahan 11%, kerapatan sungai 10%, histori banjir 7%, ketinggian lahan 4%, dan jenis tanah 3%. Kemudian didapatkan tiga kelas potensi banjir yaitu potensi tinggi sebesar 3,04 km2, potensi sedang sebesar 90,42 km2, dan potensi rendah sebesar 9,41 km2. Wilayah yang berpotensi tinggi terhadap banjir adalah Kelurahan Kelurahan Arjosari, Purwodadi, Pandanwangi, Purwantoro, Sawojajar, Bunulrejo, Blimbing, Jatimulyo, Tlogomas, Lowokwaru, Dinoyo, Ketawanggede, dan Penanggungan.
Co-Authors Achmad Frandik Achmad Frandik, Achmad Adang Hambali, Adang Adelia Grafitasari ADITYA NUGRAHA Aditya Nugraha Agung Budi Cahyono ahmad yani Akbar Kurniawan Akbar Kurniawan Akbari , Aulia Mustika Al Amin, Rizkulloh Nurfauzi Alhadir Lingga Amriana, Yessherly Amriana, Yessherly Anak Agung Sagung Ratih Prameswari Andie Setiyoko Anindito, Raka Anindito, Raka Anindityo Budi Suryo Anindityo Budi Suryo, Anindityo Budi Anita Dwijayanti Anita Dwijayanti, Anita Anwar, Nadjadji Arief Darmawan Arief Yusuf Effendi Arifin, Bambang Samsul Artama , Putu Asep Karsidi, Asep Assalam, Sunan Hanif Ihsan Atik Indra Puspita Atsilah, Inas Safitri Aulia Mustika Akbari Badriya Hisniati, Sally Badrudin Bagas Tri Widodo Bagas Tri Widodo Bambang Ismanto Bangun Muljosukojo Bayu Angkusprana Saktia Bayu Angkusprana Saktia, Bayu Angkusprana Beta Rohana Budisusanto, Yanto Cahyono, Amru Estu Chadjijah, Sitti Cheri Bhekti Pribadi Cherie Bekti Pribadi Cherie Bhekti Pribadi, Cherie Bhekti Chomia Nilam Safitri Darminto , Mohammad Rohmaneo Dena Prapanca Wardhani Dewi Nur Indah Sari Dewi Nur Indah Sari, Dewi Nur Indah Dewi, Maura Sahara Dimas Ricky Pratama Dimas Ricky Pratama, Dimas Ricky Dwi Ramadhani DWI RAMADHANI Edvin Aldrian Ekaprathama, Sri Aditya Elon Fadilah Setiawan Elon Fadilah Setiawan, Elon Fadilah Elya, Herfina Evri, M Fahmi, Dede Ropi Farrel Narendra Robawa Fasya, Nizar Muhammad Fauzano Nikomaru Fendra Dwi Ramadhan Filsa Bioresita Filsa Bioresita, Filsa Fitria Rahma Frida Sidik Frida Sidik, Frida Gaina , Pretty Angelia Haidar Rizqi Krisananda Hana Sugiastu Firdaus, Hana Sugiastu Handayani , Hepi Hapsari Handayani, Hapsari Hariyanto, Irena Hana Harmasdiyono, Rino Hartatiati, Sri Suprapti Hasan Basri Helmy Mukti Wijaya Hendayani , Hendayani Hendayani Hendayani Hepi Hapsari Handayani Hepi Hapsari Handayani Hepi Hapsari Handayani, Hepi Hapsari Herfina Elya Hery Setiawan Purnawali Hidayat, Husnul Hidayat, Vlado Yusyanda Hidayatul Ummah, Nida Ihsan Pakaya Ihsan Pakaya Ihsanda, Nu'man Inas Safitri Atsilah Ipah Latipah Jaelani, Deny Ahmad Jardini, Agdya Rifananda Jerry, Dennis Khomsin Khomsin Khomsin Khomsin Khomsin, Khomsin Komarudin Komarudin Kosim, Rijal Muhamad Krisananda, Haidar Rizqi Kukuh Prakoso Sudarsono Kukuh Prakoso Sudarsono Kurniawan , Akbar Kurniawan, Akbar Kusumah, Rifqi Rabbani Laksono Trisnantoro Latri Wartika Latri Wartika, Latri Luki Indeswari Maila Zumita Maulida, Putra Maulyna Sri Agustia Maura Sahara Dewi Miftahurrahman, Miftahurrahman Mohamad Erihadiana, Mohamad Mohammad Rohmaneo Darminto Mohammad Rohmaneo Darminto Muammar Muzayyin Ramadlon Muammar Muzayyin Ramadlon, Muammar Muzayyin muhamad sadly Muhammad, Rio Mukhtar, Mutia Kamalia Mulya, Zhia Ajrin mulyono, Sidik Mutia Kamalia Mukhtar Nadirah, Nadirah Nadjadji Anwar Nadya Rizky Dahlia Nadya Rizky Dahlia, Nadya Rizky Napisah, Nina Nisak, Nur Septylia Choirotun Noorlaila Hayati, Noorlaila Nur Septylia Choirotun Nisak Nurin Hidayati Nurjaman, Irman Nurwatik , Nurwatik Nurwatik Nurwatik Nusantara, Candida Aulia De Silva Permata Prasindya Prameswari , Anak Agung Sagung Ratih Prasindya, Permata Pratomo, Danar Guruh Pratomo, Danar Guruh Pretty Angelia Gaina Pribadi , Wisnu Pribadi, Cheri Bhekti Pribadi, Cherie Bhekti Puissant, Anne Puspita, Atik Indra Putri, Indriani Kristanti Kurnia Putu Artama Ramadhan, Alfi Syahril Ramadhan, Fendra Dwi Ramadhani, Alita Tri Utami Ridiawati, Ridiawati Rina Fitryana Rina Fitryana, Rina Rino Harmasdiyono Rio Muhammad Robawa, Farrel Narendra Rochman, Asep Saepul Ropi Fahmi, Dede Rozaqi, Muhammad Abduh Sadly, M Safitri, Chomia Nilam Sarmuji Sarmuji Sarmuji, Sarmuji Setiaji, Wahyu Soleh Setiawati , Danar Linsa Solihin, Dadin Sri Aditya Ekaprathama Sri Utami Sri Utami Srimulyarini, Yenny Sudarsono, Kukuh Prakoso Sukojo, Bangun Muijo Sunu Tikno, Sunu Syaiful Budianto Syaiful Budianto Syariz, Muhammad Aldila Tamlekha, Tamlekha Trismono C. Krisna Ummah, Muftiyyatul Vera Ramandany Wahyu Soleh Setiaji Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wardhani, Dena Prapanca Widodo, Bagas Tri Wijaya, Helmy Mukti Wisnu Pribadi Yanto Budisusanto, Yanto Yuwono Zahra Rahma Larasati Zakiyah, Qiqi Yuliati Zumita, Maila