Articles
PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM ADIWIYATA BERBASIS EKOPEDAGOGIK
Trisni Handayani;
Zulela MS;
Chrisnaji Banindra Yudha
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 13, No 1: January 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/eh.v13i1.25735
The moral degradation and character of the nation's children is increasingly worrying. This phenomenon can damage the realization of the superior generation of the nation's generation. So it takes a touch in basic education that can provide reinforcement and the formation of student character in loving the environment in a sustainable manner. This study aims to determine the effect of the Adiwiyata program on environmental education based on ecopedagogic-based care for high-class students at Cijantung 03 Jakarta Primary School The research method used is a descriptive associative quantitative approach, a simple paradigm research design. The sample used was stratified random sampling with validity testing using Pearson product-moment correlation. While the reliability test uses Alfa Cronbach. Based on the analysis of the data it can be concluded that the results of this study indicate that there is a significant influence in fostering environmental care character for schools that receive the Adiwiyata-based Ecopedagogic program including habits in maintaining the cleanliness and beauty of the school environment that has an impact on students' habits of maintaining, preserving, and discarding orderliness. rubbish and recycle the garbage in the environment
A NEW WAY TO SOLVE BASIC EDUCATION PROBLEMS IN INDONESIA IN ADAPTING TO MULTICULTURALISM
Yuyun Elizabeth Patras;
Rais Hidayat;
Edwita Edwita;
Zulela M. S.;
Gusti Yarmi
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 6, No 3 (2022): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33751/jhss.v6i3.6378
This study has the aim of describing the results of research on multiculturalism in Indonesia. The findings of the research papers will be used as the basis for finding new ways, especially for the implementation of multicultural education in the context of basic education that can be used to solve problems in education. The research method used a content analysis of 12 articles in English from 2018-2022 using the keyword "multicultural Indonesia". Research findings indicate that teachers in primary education need to adapt to multicultural developments in Indonesia to solve educational problems. New ways for teachers to promote multiculturalism include: increasing philosophical and sociological understanding of Indonesia; strengthening understanding of policies and curriculum, as well as increasing learning (pedagogy) with a multicultural orientation in the Indonesian context. The recommendation from this research is to apply the multicultural learning model in the primary education classroom.
HUBUNGAN SENSE OF HUMOR GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VI SDN 3 MENTENG: THE RELATIONSHIP BETWEEN TEACHERS' SENSE OF HUMOR TO THE MOTIVATION OF SCIENCE LEARNING STUDENTS IN CLASS VI SDN 3 MENTENG
Misyanto Misyanto;
Jullyana Arrahimi Gandrung;
Arita Marini;
Zulela Zulela
Anterior Jurnal Vol. 22 No. 2 (2023): Anterior Jurnal
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33084/anterior.v22i2.5097
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sense of humor guru terhadap motivasi belajar IPA peserta didik kelas VI SDN 3 Menteng. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar IPA peserta didik kelas VI SDN 3 Menteng. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis korelasional. Sampel yangdigunakan pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VI SDN 3 Menteng yang berjumlah 18 orang. Data diperoleh dari Angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara hubungan sense of humor guru terhadap motivasi belajar IPA peserta didik kelasVI SDN 3 Menteng dengan didapatkan hasil analisis data ????ℎ???????????????????? > ???????????????????????? pada taraf signifikansi atau 0,501 > 0,468 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. (2) Korelasi yang cukup kuat tersebut dilihat dari koefisien determinasi, yaitu sebesar 0,251 yang artinya besar pengaruh sense of humor guru terhadap motivasi belajar IPA adalah sebesar 25,1% dan 74,9% dipengaruhi oleh faktor lainnya.
PELATIHAN BAGI GURU UNTUK PENILAIAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN
Arifin Maksum;
Adi Putra;
Zulela Zulela;
Arita Marini;
Desy Safitri;
Sujarwo Sujarwo;
Nurzengky Nurzengky
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4: September 2023
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v3i4.6471
Melakukan penilaian multikultural dalam pembelajaran adalah penting karena mencerminkan dan menghargai keragaman budaya, latar belakang, dan pengalaman siswa. Ini membantu menciptakan lingkungan pembelajaran inklusif yang menghormati semua siswa, dan memperkaya proses pembelajaran dengan isu-isu budaya yang relevan. Dengan memiliki ketrampilan dalam melakukan penilaian multikultural, guru dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, mendorong partisipasi aktif siswa, dan memastikan bahwa semua siswa merasa dihargai dan diakui dalam proses penilaian tersebut. Dalam rangka meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran maka diperlukanlah suatu pelatihan bagi guru untuk melakukan penilaian multikultural dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukan bahwa pengetahuan guru mengalami peningkatan setelah mengikuti kegiatan pelatihan.
Hubungan Minat Membaca dan Kemampuan Memahami Wacana dengan Keterampilan Menulis Narasi
Anggi Purwa Nugraha;
Zulela MS;
Totok Bintoro
Indonesian Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2018): Indonesian Journal of Primary Education: June 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/ijpe.v2i1.11647
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan minat membaca dan kemampuan memahami wacana dengan keterampilan menulis narasi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Sukaraja gugus satu, dengan jumlah siswa sebanyak 112 orang siswa. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik statistik regresi dan korelasi Hasil penelitian menunjukan bahwa ada korelasi positif antara (1) Minat membaca dengan keterampilan menulis narasi (2) Kemampuan memahami wacana dengan keterampilan menulis narasi (3) Minat membaca dan kemampuan memahami wacana dengan keterampilan menulis narasi. Berarti hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara minat membaca dan kemampuan memahami wacana dengan keterampilan menulis narasi.
Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Terhadap Kecerdasan Sosio Emosional dan Prestasi Belajar IPA di Sekolah Dasar
Hana Triana;
Zulela MS;
Edwita Edwita;
Gusti Yarmi
EduBase : Journal of Basic Education Vol 4 No 1 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran quantum terhadap kecerdasan sosio-emosional dan prestasi belajar IPA siswa sekolah dasar (SD) di Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu siswa Sekolah Dasar berjumlah 80 orang di Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan jenis intrumen penelitian berupa kuisioner. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis uji validitas, uji reliabilitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran quantum memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kecerdasan sosio emosional dan prestasi belajar IPA siswa.
Pengaruh Pendidikan Karakter melalui Kemandirian Siswa terhadap Tingkat Percaya Diri Siswa Sekolah Dasar
Jayadi Jayadi;
Zulela MS;
Edwita Edwita;
Gusti Yarmi
EduBase : Journal of Basic Education Vol 4 No 1 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan pada dasarnya merupakan suatu upaya sadar untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal. pendidikan karakter, yaitu; membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik, sehingga mampu mengantisipasi gejala krisis moral dan berperan dalam rangka pembinaan generasi muda. Masa Sekolah Dasar merupakan suatu masa peralihan dari kanak-kanak awal ke masa kanak-kanak akhir sampai menjelang masa pra-pubertas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu siswa Sekolah Dasar berjumlah 40 orang di Kota Karawang. Penelitian ini menggunakan jenis intrumen penelitian berupa kuisioner. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis uji validitas, uji reliabilitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendidikan karakter memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri melalui kemandirian siswa.
Meningkatkan Literasi Digital Menggunakan Media Game Edukasi Kreatif
Mastoah, Imas;
MS, Zulela;
Sumantri, Mohamad Syarif
Ibtida'i Vol 9 No 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/ibtidai.v9i1.6316
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan game edukasi kreatif dan literasi digital pada siswa Sekolah Dasar materi bercerita dengan menggunakan media game edukasi kreatif . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian yaitu pada 30 siswa kelas IV Sekolah Dasar. Instrumen penelitian yang diberikan yaitu berupa angket skala motivasi belajar siswa yang terdiri dari 25 pernyataan yang terdiri dari 15 pernyataan positif dan 10 pernyataan negatif dengan 4 pilihan jawaban yaitu Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS), Sangat Tidak Setuju (STS). Hasil penelitian menunjukkan siswa menjawab baik dan sangat baik pada pernyataan positif dengan rata-rata yaitu mencapai 78% dengan diterapkannya media game edukasi kreatif di dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan literasi digital siswa. Sedangkan pada pernyataan negatif, presentare rata-rata menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju adalah mencapai lebih dari 22%, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Gesek meningkatkan literasi digital siswa kelas IV Sekolah Dasar.
EFFECT OF LEARNING MODEL AND LEARNING MOTIVATION AGAINST THE ABILITY TO WRITE NARRATIVES GRADE IV ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS
Ritonga, Rudi;
MS, Zulela;
Situmorang, Robinson
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.173
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap kemampuan menulis narasi siswa kelas IV di wilayah Jakarta Selatan Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan model eksperimen dengan membandingkan tiga model pembelajaran, yaitu model pembelajaran scaffolding, model pembelajaran partisipatif dan model pembelajaran learning discovery dengan variabel atribut motivasi belajar siswa. Penelitian ini diberi perlakuan dalam empat kelas sebagai sampel penelitian, yaitu dua kelas eksperimen, dan dua lagi sebagai kelas pembanding. Perlakuan pembelajaran diberikan 6 kali dengan kisaran 90 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran terhadap kemampuan menulis narasi dan terdapat perbedaan kemampuan menulis narasi siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan kemampuan menulis narasi siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. model pembelajaran yang harus digunakan dan memahami cara menyampaikan materi kepada siswa dan meningkatkan proses pembelajaran mata pelajaran sosial. Selain itu, dengan interaksi berbagai konsep tema yang telah dirumuskan, pengalaman belajar siswa menjadi lebih kaya dan mempengaruhi pola pikir untuk menyelesaikan masalah belajar siswa. Berdasarkan kondisi tersebut, jika guru mampu menerapkan konsep pembelajaran yang bermakna, mengasyikkan, mudah dipahami bagi siswa maka memiliki implikasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa sendiri
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar
Romadhon, Muhamad;
MS, Zulela
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.711
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja. Guru di SDN Sunter Jaya 03 Jakarta Utara. Populasi dalam penelitian ini ada 30 guru di Guru di SDN Sunter Jaya 03 Jakarta Utara. Hasil penelitian menunjukkan uji F diperoleh Fhitung = 10,037 dengan nilai sig = 0,03 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak. Hal ini menyatakan bahwa ada pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 15,1% sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Disimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memberikan pengaruh terhadap kinerja guru di Guru di SDN Sunter Jaya 03 Jakarta Utara. Disarankan agar kepala sekolah sebaiknya lebih memperhatikan kompensasi yang berkenaan dengan besarnya honorarium atau gaji dengan upaya yang dilakukan, pemberian insentif atau bonus yang diberikan secara adil dan pemberian kompensasi yang tepat waktu. Kepala sekolah sebagai pelaksana supervisi sebaiknya tetap menjalankan kegiatan pengontrolan terhadap ketertiban pembuatan perencanaan pengajaran yang disesuaikan dengan kurikulum yang sedang berlaku dan tidak mengurangi rutinitas kunjungan kelas yang dilaksanakan sewaktu-waktu ke kelas-kelas pada saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung.