Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Layanan Upaya Berhenti Merokok di Puskesmas: Literature Review Dessie Natalia Mayang Sari; Endah Labati Silapurna; Eko Suhartono; Didik Dwi Sanyoto; Fauzie Rahman
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.23804

Abstract

ABSTRACT Smoking contributes to the risk of developing non-communicable diseases (NCDs) such as hypertension, chronic obstructive pulmonary disease (COPD), coronary heart disease (CHD), and stroke. In 2023, Indonesia had approximately 70 million active smokers, with 56.5% aged 15–19 years. Smoking cessation is difficult due to nicotine dependence. Although smoking cessation services (Upaya Berhenti Merokok/UBM) are provided free of charge at primary health centers (Puskesmas), their utilization remains low, indicating barriers at both individual and health system levels. This study aims to identify factors influencing the utilization of smoking cessation services at primary health centers. A literature review was conducted using electronic databases, particularly Google Scholar, covering publications from 2020 to 2025. The search employed the keyword “utilization of smoking cessation services at primary health centers.”The findings indicate that smoking cessation services at primary health centers face multiple challenges. Factors influencing utilization include individual motivation, knowledge of smoking risks, social support, the role of health workers, and satisfaction with health services. The utilization of smoking cessation services is strongly influenced by a combination of individual, social, and health system factors. Strengthening health worker involvement, enhancing public awareness, and improving service quality are essential to increase service utilization at primary health centers. Keywords: Smoking Cessation, Primary Health Centers, Health Workers, Motivation, Service Utilization.  ABSTRAK Merokok merupakan faktor risiko terjadinya Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Penyakit Jantung Koroner (PJK), dan stroke. Pada tahun 2023, terdapat sekitar 70 juta perokok aktif di Indonesia, dengan 56,5% di antaranya berusia 15–19 tahun. Berhenti merokok bukan hal yang mudah karena adanya ketergantungan nikotin. Meskipun layanan Upaya Berhenti Merokok (UBM) telah disediakan secara gratis di puskesmas, tingkat pemanfaatannya masih tergolong rendah, yang menunjukkan adanya hambatan baik dari sisi individu maupun sistem pelayanan kesehatan. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan layanan Upaya Berhenti Merokok (UBM) di puskesmas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan mengakses artikel ilmiah melalui database Google Scholar dari tahun 2020 hingga 2025. Proses pencarian dilakukan menggunakan kata kunci “pemanfaatan layanan upaya berhenti merokok di puskesmas”. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan UBM di puskesmas masih menghadapi berbagai tantangan. Pemanfaatan layanan dipengaruhi oleh faktor individu (motivasi dan pengetahuan), faktor sosial, serta peran dan dukungan tenaga kesehatan. Keberhasilan pemanfaatan layanan UBM sangat dipengaruhi oleh faktor individu, sosial, dan dukungan tenaga kesehatan. Oleh karena itu, penguatan peran tenaga kesehatan, peningkatan edukasi masyarakat, serta perbaikan kualitas layanan perlu dilakukan untuk meningkatkan pemanfaatan layanan upaya berhenti merokok di puskesmas. Kata Kunci: Layanan Upaya Berhenti Merokok, Puskemas, Peran Tenaga Kesehatan, Motivasi Klien, Pemanfaatan Layanan.
WAGAS ANEMIA: Inovasi Berbasis Komunitas & Teknologi untuk Remaja Putri Bebas Anemia di Desa Sungai Durait Hulu: WAGAS ANEMIA: Community-Based Innovation & Technology for Anemia-Free Adolescent Girls in Sungai Durait Hulu Village Putri, Andini Octaviana; Erlyani, Neka; Wulandari, Anggun; Rahman, Fauzie; Laily, Nur; Anggraini, Lia; Hadiannor, Hadiannor; Agusetiawan, Muhammad Andrian; Navijay, Ahmad; Billa, Lisa Salsa
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1021

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang serius karena dapat menurunkan fungsi kognitif, produktivitas, serta meningkatkan risiko komplikasi reproduksi. Remaja putri rentan terhadap anemia akibat kehilangan zat besi selama menstruasi dan rendahnya pengetahuan tentang pentingnya zat besi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program WAGAS ANEMIA, inovasi berbasis komunitas dan teknologi, dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan anemia pada remaja putri di Desa Sungai Durait Hulu, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Metode yang digunakan adalah program pengabdian masyarakat dengan pendekatan interaktif meliputi penyuluhan, video edukasi, diskusi kelompok, serta pendampingan sebaya (peer educator) untuk mendampingi konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Sebanyak 49 remaja putri mengikuti kegiatan ini. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dan dianalisis dengan uji Wilcoxon serta korelasi Spearman untuk variabel demografis usia dan pendidikan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah penyuluhan, dari 65,3% menjadi 93,9% kategori baik, dengan nilai Z = -3,455 dan p = 0,001 (p < 0,05). Analisis korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara perubahan pengetahuan dengan usia (ρ = -0,043; p = 0,768) maupun pendidikan (ρ = -0,055; p = 0,701). Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas penyuluhan lebih ditentukan oleh kualitas materi, metode penyampaian, dan keterlibatan peserta daripada faktor demografis. Program WAGAS ANEMIA efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia. Strategi edukatif berbasis komunitas dan teknologi, disertai peer educator dan monitoring, menjadi pendekatan yang dapat direplikasi untuk menurunkan prevalensi anemia pada remaja putri di wilayah pedesaan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Gizi, PHBS, dan Pemanfaatan Rempah Lokal di Desa Rantau Bujur Wulandari, Anggun; Erlyani, Neka; Zwagery, Rika Vira; Rahman, Fauzie; Laily, Nur; Anggraini, Lia; Putri, Aura Salsabila Yunizar; Arifin, Muhammad; Wibowo, Yoga Putra; Navijay, Ahmad; Billa, Lisa Salsa
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1028

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan pendekatan multi-intervensi, termasuk edukasi gizi, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pemanfaatan pangan lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita melalui edukasi gizi dan PHBS, demonstrasi memasak Soto Banjar berbasis rempah lokal, serta pembentukan Pokja sebagai upaya keberlanjutan program. Kegiatan melibatkan 32 ibu yang memiliki balita stunting dan berisiko stunting. Desain menggunakan one group pre-test and post-test dengan instrumen berisi 10 pertanyaan yang mencakup aspek stunting dan PHBS. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Spearman’s rho. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 93,8% menjadi 96,9% (p=0,002) dengan hubungan signifikan antara usia dan peningkatan pengetahuan (p=0,041), sedangkan pendidikan tidak berhubungan signifikan (p=0,311). Temuan kualitatif menunjukkan seluruh peserta aktif mengikuti demonstrasi masak dan mengalami peningkatan pemahaman mengenai manfaat gizi rempah lokal dan praktik PHBS seperti cuci tangan dan sanitasi. Pembentukan Pokja Kampung Rempah Bebas Stunting memperkuat keberlanjutan program melalui pendampingan kader dan pemantauan praktik keluarga. Intervensi ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman gizi dan PHBS serta mengoptimalkan pemanfaatan rempah lokal sebagai menu bergizi, meskipun peningkatan pengetahuan kuantitatif dipengaruhi oleh ceiling effect. Dukungan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan perubahan perilaku berjalan konsisten.
Co-Authors Adenan Adenan, Adenan Adi Nugroho Adi Nugroho Adila, Nor Azizah Afifah, Halisyah Nur Agung Biworo Agus Muhammad Ridwan Agusetiawan, Muhammad Andrian Akbar, Alfito Dodi Forsatama Alfanie, Iwan Ali Faisal, Muhammad Alifa Nayla, Nurul Alisa, Fitralina Nur Alkamaliah, Fitrya Hayati  Andini Octaviana Putri Andini Octaviana Putri Andini Octaviana Putri, Andini Octaviana Anggrainy, Helena Puteri Anggun Wulandari Anggun Wulandari Anjani, Ratna Ari Yunanto Ari Yunanto Arifa, Salsabila Arifin Syamsul Arjan Arkasi Assyaida, Muhammad Abdus Salam Atikah Rahayu Aulia Noor Azmi Ayu Riana Sari Azizah, Dhiya Alfi Azmiyannoor, Muhamad Azmiyannoor, Muhammad Azwari, Ayu Riana Sari Bahrul Ilmi Billa, Lisa Salsa Cahyani, Sulis Chairul Ramadhan Chellyadiza, Alfitri Dessie Natalia Mayang Sari Deswandya Azzahra Dian Rosadi Dian Rosadi Dian Rosadi Dian Rosadi, Dian Diauddin Didik Dwi Sanyoto Edi Setiawan Ekawati, Norliana Eko Suhartono Eko Suhartono Endah Labati Silapurna Erma Widyastuti Fahrini Yulidasari Fahrini Yulidasari Fahrini Yulidasari Fahrini Yulidasari Faisal, Muhammad Ali Farid Ilham Muddin Fatimah Azzahra Fawati Titi Suyana Fawwaz, Nur Aisha Febriyan Ichlasul Imam Fika Nurhidayah Filsahani, Nuraida Keisya Firdha Yuserina Fitri Azzizatul Ni'mah Fitriani Fitriani, Nur Nadya Fitriyani Fitriyani Grace Siama Juwita, Grace Siama Hadiannor, Hadiannor Hamdanah Hamdanah Hayyana, Nawwara Heppy Dwiyana Afika Herawati Herawati Husaini Husaini Husnul Fatimah Istiana Iwan Aflanie Jannah, Alya Miftahul Jannah, Nidaul Jayadi, Yusef Dwi Jinan, Raudatul Keisya Filsahani, Nuraida Khadafi, Muhammad Zainal Lenie Marlinae Lenie Marlinae Lenny Octavianty, Lenny Lestari, Faetria Lia Anggraini Lisa Fitriani Luh Putu Ratna Sundari Maman Saputra Maman Saputra, Maman Marhal, Ridwan Marlina Azzahra Meitria Syahadatina Meitria Syahadatina Noor Meitria Syahadatina Noor Melati Noormaulidya Putri Mia Wiritaniya Minasari, Minasari Mirhansyah Mirhansyah, Mirhansyah Mohammad Bakhriansyah Mohammad Bakhriansyah Mohammad Isa Muddin, Farid Ilham Muhamad Muslim Muhammad Abdan Shadiqi Muhammad Abdus Salam Assyaida Muhammad Arifin Muhammad Azmiyannoor Muhammad Naufal Nur Hakim Muhammad Rudiansyah Muhammad Syarif Mulia Wati, Ratna Navijay, Ahmad Nayla, Nurul Alifa Neka Erlyani Neka Erlyani Nina Ulfatin Khaira Nita Pujianti Noor Ahda Fadillah Noorsyifa Nor Annisa Noryani, Tuti Nur Laily Nur Laily Nur Laily Nur, Aprilia Artati Nuralpisah, Nuralpisah NURUL HIDAYAH Octaviana Putri, Andini Palindangan Tambing, Angelia Ivana Prasetio, Diki Bima Prastya, Septyan Eka Puspa Rani Putri, Aura Salsabila Yunizar Putria, Evita Panca Rahayu Rahayu Rahma, Amelia Rahmadani, Oktaviani Lativa Rahmat Nur Fadilah Rahmatullah, Mohammad Dede Raisya, Raisya Rakhmy Aprillisya Riana Riana Ridhani, Gusti Al Azmi Akhmad Ridwan, Agus Muhammad Rifani, Rizqi rizhariaqi, Mahwa Rizki, Shofa Yulia Rosihan Adhani, Rosihan RR. Ella Evrita Hestiandari Safinatusyifa Amini Sai'dah, Habibah Sari, Ayu Riana Sasikarani Sasikarani Seambaga, Alvian Aditya Selviana, Rizka Elma Sepdavayatie, Chossy Setiawan, Muhammad Irwan Shafarina, Helmaria Siti Maimunah Siti Rahmi Soesanto, Bayu Sovi Reviana Putri Sri Rejeki Sri Wulandari Suharton, Eko Syamsul Arifin Syamsul Arifin Tamtama, Tatang Triawanti Triawanti Vina Yulia Anhar Wati, Ratna Mulia Wenda, Yonesi Wetha Exavarani Susanto Wibowo, Yoga Putra Yolanda, Zuhrufa Wanna Yulianti Yulianti Yusef Dwi Jayadi Yustikasari, Intan Yustin Ari Prihandini Zahra, Novyananda Aulya Zainal Khadafi, Muhammad Zairin Noor Zairin Noor Zuhrufa Wanna Yolanda Zuhrufa Wanna Yolanda Zwagery, Rika Vira