p-Index From 2021 - 2026
9.635
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Scriptura MediaTor: Jurnal Komunikasi JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Jurnal Studi Komunikasi dan Media Jurnal Master Pariwisata (JUMPA) Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Promosi Pendidikan Ekonomi Jurnal Sosioteknologi Widyariset SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Kajian Komunikasi Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ProTVF Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi JRK (Jurnal Riset Komunikasi) Panggung PRofesi Humas SEIKO : Journal of Management & Business JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JURNAL PETIK JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI PRoMEDIA AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Common Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Permukiman Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi) M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Kajian Jurnalisme To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat DIALEKTIKA PERSPEKTIF Wellness And Healthy Magazine Widyariset Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Fakultas Teknik UNISA Kuningan Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional MAHESA : Malahayati Health Student Journal Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Visi Komunikasi Scriptura: Jurnal Ilmiah Komunikasi Tedc Indonesian Journal of Community Empowerment eProceedings of Management Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Media Akademik (JMA) Panggung Jurnal Istimā, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat: Inklusi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pendidikan MIPA J-Sil (Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan) Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan Proceeding of Community Service and Engagement
Claim Missing Document
Check
Articles

WASTEWATER SPECIFIC EMISSION FACTOR FROM COMMUNAL WASTEWATER TREATMENT PLANT (WWTP) Reni Nuraeni; Amallia Ashuri
Widyariset Vol 4, No 1 (2018): Widyariset
Publisher : Pusbindiklat - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.961 KB) | DOI: 10.14203/widyariset.4.1.2018.37-48

Abstract

Greenhouse gasses (GHG) that produced by anaerobic digestion of wastewater consists of CH4 gas and NO2 gas. Beside the data of specific activity, the specific emission factor also plays important part to determinate GHG emission. The aim of this paper is to know specific emission factor value from communal wastewater treatment plant (WWTP), as an input to determinate GHG emission for determination of GHG emission reduction rate. The data was collected by taking sample of BOD, CH4 gas, and CO2 gas from communal WWTPs. Sampling location were communal WWTPs in Jakarta City, Bandung City, and Yogyakarta City. Those WWTPs using anaerobic baffle reactor as their treatment system with capacity varied between 40-200 EP. The parameters were BOD and CH4 that measured using grab sampling in the morning and evening. Data analyzed by quantitative methods. The specific emission factor value was determined from CH4 gas measurement which affected by wastewater treatment unit dimension, gas catcher chamber, and air suction pump capacity. The analysis results showed specific emission factor for communal WWTPs from the three cities is 0.00171 kg CH4/kg BOD. The value has bid difference when compared to IPCC’s default that is 0.48 kg CH4/kg BOD. This is due to the formation of CH4 gas and CO2 gas was strongly influenced by environmental condition in real time condition. This factor is not taken into consideration in IPCC’s default.
Motivasi Wartawan Menjadi Anggota Kelompok Kerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat Kadia Sandi; Reni Nuraeni
PRofesi Humas Vol 2, No 2 (2018): PRofesi Humas
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.331 KB) | DOI: 10.24198/prh.v2i2.12618

Abstract

Wartawan adalah orang yang melakukan pekerjaan kewartawanan dan atau tugas-tugas jurnalistik secara rutin. Dalam menjalankan tugas sebagai pencari berita, seorang wartawan biasanya ikut bergabung ke dalam sebuah kelompok kerja wartawan. Salah satu kelompok kerja wartawan adalah kelompok kerja (POKJA) wartawan Gedung Sate yang sengaja dibentuk dalam instansi pemerintahan. Kegiatan Pokja wartawan Gedung Sate akan mengacu kepada pemberitaan tentang roda pemerintahan maupun kegiatan pemerintahan, yang disebarluaskan demi kepentingan masyarakat. Anggota kelompok kerja wartawan pemerintah provinsi terbanyak saat ini adalah kelompok kerja Gedung Sate yaitu sebanyak 53 anggota. Hal ini didasari dengan adanya motivasi yang berasal dari individu baik melalui internal maupun eksternal. Motivasi individu yang berasal dari internal merupakan keinginan seseorang untuk mendapatkan sesuatu yang berasal dari dalam diri individu tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis permasalahan tentang motivasi yang diberikan oleh pemerintahan Gedung Sate dalam sebuah kelompok kerja mempengaruhi wartawan untuk bergabung ke dalam kelompok kerja wartawan Gedung Sate. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yakni berasal dari berbagai sumber baik observasi langsung kelapangan, wawancara dengan narasumber, studi dokumentasi yang berasal langsung dari sumber serta arsip kepustakaan seperti mengumpulkan berbagai tulisan yang terkait. Paradigma yang digunakan adalah paradigma postpositivisme mengharuskan hubungan antara pengamat atau peneliti dengan objek atau realitas yang diteliti tidaklah bisa dipisahkan. Penelitian ini akan ditelaah melalui teori motivasi Mashlow terdapat lima kebutuhan yang berasal dari internal manusia yaitu kebutuhan psikologis, kebutuhan kemanan, kebutuhan sosial, kebutuhan penghargaan, dan kebutuhan aktualisasi diri.
MEDIA KAMPANYE PEMELIHARAAN ALIRAN SUNGAI CITARUM DI DESA SUKAMUKTI KECAMATAN KATAPANG KABUPATEN BANDUNG Reni Nuraeni; Dini Salmiyah; Idola Perdini Putri; Ratih Hasanah; Gede Agung Ary; Yuyun Siti Rohmah
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2019): Charity - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v2i1.2062

Abstract

Sungai Citarum sebagai sungai terkotor di dunia menimbulkan kekhawatiran tentang perusakan alam di Indonesia. Aliran sungai ini menjadi nafas kehidupan bagi masyarakat Jawa Barat dan DKI Jakarta. Berbagai problematika muncul dari sungai CItarum, mulai dari konflik masyarakat, pemerintah hingga donor. Usaha untuk mevitalisasi sungai ini sudah ada sejak tahun 2004, namun hingga saat ini kualitas sungai ini masih memprihatinkan. Dalam upaya memperbaiki kualitas Sungai Citarum diperlukan strategi komunikasi kepada masyarakat melalui media kampanye pemeliharan aliran Sungai Citarum. Lokasi yang dijadikan objek dalan pengabdian masyarakat adalah Desa Sukamukti Kecamatan Kabupaten Bandung. Foto dan video dari kegiatan membersihkan lingkungan merupakan media yang digunakan sebagai salah satu sarana sosialisasi dalam rangka memberikan informasi kepada warga dalam hal kebiasaan membuang sampah sampai pada kegiatan membersihkan lingkungan yang dapat diakses melalui instagram.
The Meaning of Motivation in the Netflix Documentary Serial “The Last Dance” (John Fiske Semiotic Analysis) Muhammad Daffa Hauzan; Reni Nuraeni
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 2 (2022): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i2.5287

Abstract

This study discusses the meaning of motivation, especially in the documentary film The Last Dance using John Fiske's semiotics method. Motivation based on Maslow's hierarchy of needs coded in the documentary film The Last Dance is categorized into three levels of needs, namely social needs, self-esteem needs, and self-actualization needs. The purpose of this study is to determine the meaning of motivation at the level of reality, the level of representation, and the level of ideology. This study uses a qualitative method, which is a research approach based on phenomenology and an interpretive paradigm. In this study, the subject used is the Netflix documentary series The Last Dance which consists of 10 episodes. Meanwhile, the objects in this study are signs that contain the meaning of motivation in the documentary film The Last Dance. Data collection techniques used are documentation studies, literature studies, and online data searches. This study concludes that the level of reality that displays the motivation of social needs in the form of the film shows Michael Jordan's relationship with his Chicago Bulls teammates and family. The motivation for self-esteem needs is shown by the appearance and speech of the characters in the film, which focuses more on Air Jordan shoes. Meanwhile, the motivation for self-actualization needs shows Michael Jordan's hard work to practice his basketball skills. Furthermore, the level of representation in The Last Dance film, motivational social needs, self-esteem needs, and self-actualization needs are shown by shooting techniques in the form of long shots, medium shots, close-ups, conversations, and backsounds as well as editing that combines footage and interviews. And the last is the ideological level, the motivation of social needs shows the meaning that the relationships and interactions carried out by Michael Jordan are based on love and feelings of not wanting to be underestimated. The ideology that emphasizes the motivation for self-esteem needs is the popularity of the Air Jordan shoe brand as a form of appreciation from the world community for Michael Jordan's achievements. And the ideology displayed in the motivation for self-actualization needs is Michael Jordan's efforts to always improve and develop his basketball skills.
STRATEGI PROGRAMMING RADIO KOMUNITAS (Studi Kasus Radio Komunitas Seni Budaya (RKSB) Ujung Berung Kota Bandung) Reni Nuraeni; Fauzia Octaviani; Agus Aprianti
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 2 No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v2i1.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa strategi programming Radio Komunitas Seni Budaya. Penelitian ini berfokus pada strategi programming program di Radio Komunitas Seni Budaya. Strategi yang digunakan untuk mendukung penelitian ini adalah strategi programming Radio Komunitas Seni Budaya (RKSB) Ujung Berung Bandung.Hasil penelitian dan analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa Radio Komunitas Seni Budaya belum sempurna dalam menerapkan teori tentang strategi programming menurut Sydney tersebut. Dalam Kesesuaian, program disiarkan per-tiga jam dan prime time terletak pada jam 15:00 – 18:00 dan setelah jam 19:00. Dalam Membangun Kebiasaan, Radio Komunitas Seni Budaya melakukan pemberitahuan jadwal program yang disiarkan dengan diiringi jingle.Dalam Pengontrolan Aliran Pendengar, Radio Komunitas Seni Budaya menyebutkan nama pendengar yang mengirim SMS atau menelepon saat program mengudara. Dalam Pemeliharaan Sumber Daya Program, materi program diperoleh dari sumbangan masyarakat Ujungberung. Dalam Daya Tarik yang Luas, Radio Komunitas Seni Budaya menyajikan program live on air.Kesimpulan dari penelitian ini, strategi programming ini dirasa belum tepat untuk diterapkan di radio komunitas karena sebuah radio komunitas harus memiliki sumber daya manusia dan perlengkapan yang memadai untuk bisa merumuskan strategi program yang sempurna.
PENGELOLAAN KESAN MAHASISWA PENGGUNA OOTD STYLE DI INSTAGRAM Mochamad Adam Fauzi; Reni Nuraeni
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 3 No 2 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v3i2.782

Abstract

ABSTRAK Instagram menjadi sebuah media sosial yang digandrungi oleh kaum remaja khususnya mahasiwa. OOTD Style menjadi sebuah trend fashion yang terus berkembang mengikuti zaman dengan menunjukkan outfit yang dipakainya di hari itu. Permainan peran dilakukan oleh mahasiswa pengguna OOTD Style melalui pengelolaan kesan yang dibuat untuk dapat tampil sebaik-baiknya hingga mendapatkan predikat sebagai mahasiswa yang fashionable. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui penampilan panggung depan dan panggung belakang serta mendeskripsikan pengelolaan kesan mahasiswa pengguna OOTD Style yang di repost oleh akun @ootdupi di media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan format deskriptif dengan pendekatan dramaturgi berdasarkan paradigma konstruktivis. Informan terdiri dari tiga informan utama dan satu informan pendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa image yang dibangun oleh mahasiswa pengguna OOTD Style yaitu melalui dramaturgi dan pengelolaan kesan di Instagram sebagai panggung depannya. Kesan fashionable ditunjukkan oleh ketiga informan melalui pemilihan outfit yang dipakai hingga berbagai macam hal penunjang lainnya agar foto outfit of the day yang ditunjukkan ketiga informan di Instagram terlihat lebih menarik. Kata Kunci: Pengelolaan Kesan, Dramaturgi, Instagram, OOTD Style
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM TUGAS JURNALISTIK Reni Nuraeni
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 3 No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v3i1.806

Abstract

Media sosial hadir sebagai perkembangan teknologi, sebagai media baru media sosial diadopsi dan dimanfaatkan dalam semua bidang, tidak terkecuali dalam tugas jurnalistik. Media sosial dijadikan jurnalis sebagai ide atau topik awal dalam pencarian berita. Penelitian ini membahas mengenai peran media sosial dalam tugas jurnalis dengan meneliti pemanfaatan media sosial dalam tugas jurnalistik dan bentuk tanggung jawab jurnalis pada pemberitaan yang bersumber dari media sosial dengan studi kasus tugas jurnalistik jurnalis media cetak dan online Kota Bandung. Menggunakan teori Gate Keeping akan dan menganalisis dari penerapan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Dapat disimpulkan bahwa semua jurnalis di Kota Bandung memanfaatkan media sosial sebagai data awal pencarian informasi dan untuk menguji kebenaran dan keabsahan informasi yang didapatkan dilakukan check dan recheck ke lapangan dengan melakukan wawancara dengan narasumber dan langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP)
Strategi Edukasi Kebudayaan Sunda Pada Saung Angklung Udjo Reni Nuraeni; Ananda Rayhan; Nadya Winefadila
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 7 No 1 (2021): FEBRUARI 2021
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v7i1.3649

Abstract

Kota Bandung mempunyai ciri khas dan budaya yang berbeda dengan kota lainnya mempunyai banyak tempat wisata yang salah satunya tempat edukasi melestarikan budaya sunda. Saung Angklung Udjo adalah lokasi tujuan wisata sekaligus tempat belajar kebudayaan sunda karena wisatawan bukan hanya disuguhkan kebudayaan sunda akan tetapi langsung bisa belajar dan berinteraksi mempelajari tarian maupun bermain angklung bersama wisatawan lainnya. Dalam proses edukasi budaya sunda, harus dilakukan strategi agar mudah dipahami komunikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi yang Saung Anglung dalam kegiatan ekusi budaya sunda menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pencarian informasi pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Berdasarkan proses pengamatan dan wawancara memperlihatkan bahwa dengan kegiatan pertunjukan merupakan strategi yang efektif dalam memberikan edukasi kepada kalangan pelajar yang dianggap sebagai sasaran utama kegiatan edukasi. Selain itu juga kekuatan media sosial seperti instagram, youtube, facebook dijadikan sarana informasi untuk menyebarkan informasi budaya sunda. Kata Kunci: strategi komunikasi, kebudayaan, edukasi, saung angkung
STRATEGI KOMUNIKASI DINAS PEMUDA, OLAHRAGA, KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN PARIWISATA DI KABUPATEN BANYUMAS Prabawati Yusandra Maudyakasih; Reni Nuraeni
Scriptura Vol. 8 No. 1 (2018): JULY 2018
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.722 KB) | DOI: 10.9744/scriptura.8.1.14-21

Abstract

Kabupaten Banyumas memiliki banyak potensi wisata untuk dibangun dan dikembangkan menjadi daerah wisata dan festival kebudayaan. Untuk itu diperlukan strategi komunikasi untuk merencanakan dan manajemen komunikasi agar masyarakat datang berwisata ke Kabupaten Banyumas. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis strategi komunikasi dalam meningkatkan pariwisata di Kabupaten Banyumas. Objek penelitian dilakukan pada DINPORABUDPAR Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan model strategi komunikasi menurut Cangara. Paradigma penelitian yang digunakan merupakan paradigma konstruktivis.  Hasil penelitian menemukan bahwa DINPORABUDPAR Kabupaten Banyumas mencari fakta mengenai lingkungan atau latar belakang masyarakat kemudian melakukan riset bedasarkan teori-teori yang ada; membentuk tim PPID dan mengikutsertakan para Blogger lokal untuk ikut mempromosikan wisata yang ada melalui media online; memposting konten mengenai wisata yang ada di Kabupaten Banyumas; mengukur jumlah wisatawan yang datang disetiap objek wisata dan event; setiap objek wisata memberikan laporan untuk dilakukan perekapan data untuk laporan jumlah wisatawan di setiap tahunnya
Representation of the Role of a Mother in the Mother's Version of Dancow Advertising is Not Perfect but Mother's Love Always is there Rafi Nafis; Reni Nuraeni
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 2 (2022): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i2.5418

Abstract

The phenomenon of women as mothers who work and educate children has its own challenges. A mother is required to maintain communication with her child and also be professional at work. The mother can be the head of the family who has responsibility for the family, by managing all household matters including children, and this shows the importance of a mother in the family other than the father. Seeing how women as mothers are represented in a media and considering the progress of a mother's representation in the general world, the researchers are interested in seeing how mass media such as advertisements on YouTube describe the role of a mother. This makes advertising through YouTube more accessible to the wider community and in large numbers. In addition, making advertisements on YouTube will be able to be enjoyed by the public for a longer time because the duration of the video is longer than other social media or television. In this study, the researcher used a qualitative research method with a semiotic theory approach of Roland Barthes. The subject of the research focuses on the representation of the role of a mother in the Dancow version of the Mother Not Perfect But Mother's Love is Always There. Researchers have determined 8 scenes / scenes to identify research problems. The researcher's goal in determining these scenes is to fit the research focus that has been discussed in the previous chapter. The researcher analyzed 8 scenes of Dancow's milk commercial, Mother's version is not perfect but Mother's Love is always there to analyze the representation of a mother's role.
Co-Authors Abdul Fadli Kalaloi Adi Bayu Mahadian Adi Wiguna ADRIO KUSMAREZA ADIM Agus Aprianti Ahmad, Annisa Nuraini Ahsan, Nur Isya Awaliah Ai Suryani AINA, QORRI Al Jupri Alila Pramiyanti Amallia Ashuri Ananda Rayhan Anisa Diniati Annisa, Ulfah Anwari, Bunga Rachmilia Putri Aprilia Shesarita Arina, Jia Aristima, Iqbal Asep Sapei Astuti, Sri Wahyuning Azaria, Rahma Azmikanaura, Hassya Bobbi Rahman Dadang Juandi Damayanti, Desi Deddy Sofyan, Deddy Denisa, Alya Dety Mulyanti Dewi Puannandini Dewi, Martha Wida Kusuma Dewi, Ni Wayan Vidya Warimaga Dewi, Ranti Santika Dian Mardiani, Dian Dimas Satrio Wijaksono Dinda, Nasywa DINDIN DIMYATI Dini Salmiyah Eka Tri Wulandari, Eka Tri Ekasatya Aldila Afriansyah Elah Nurlaelah Elis Hastuti Elis Hastuti Elsa Noviani Eska, Fulky Irham Prasetyo Fanji Fakhru Zaman Farah Dhiba Putri Liany Fauzan, Muhammad Rizki Fauzia Octaviani Fikri Fikri Fildzah Jonerd Ramadhani Finola Marta Putri Fiona Suwana Fiqie Lavani Melano Fitrijani Anggraini Fitrijani Anggraini, Fitrijani Freddy Yusanto Gede Agung Ary Hadid, Al Araaf Nur Hanifah, Hilmi Ramdayani Fauziah Nur Harmika Pradnya Rosediana Hasanudin Hasanudin Hesty Marwani Siregar Huwaidi, Muhammad Hasyim Idola Perdini Putri Ihsan Hadiansah Indah, Mellyana Indah, Puspita Ira Dwi Mayangsari Irena Puji Luritawaty Iriani, Lia Yulia Irna Yuniar IYAM MARYATI Jaelani, Jeje Jalesita Putri Pramitha Jarnawi Afgani Dahlan Jejen Jejen, Jejen Kadia Sandi Kastaman, Kastaman Ketut Chintya Adnyaswari Kristiantoro , Julian Lalana, Siti Akilah Labitta Larasati Indhita Sugianto Lesi, Alpia Nadia Lesmana, Andi Lestari, Liya Manggala, Trisna Saputra Marhami, Marhami Maryani Maryani Maudyakasih, Prabawati Yusandra Medawaty, Ida Meiske Widyarti Meitha Dwi Lestari Miftakhul Fikri Mochamad Adam Fauzi Muhammad Daffa Hauzan Muhammad Zaidan Ar Rauf Muhammad, Iryana Muriah, Muriah Mutmainah, Nur Afifah N. Nurjanah Nabila Syawitri Nadya Winefadila Nadya Winefadila Neng Sri Lathifah Zulfa Nisriina, Mayzahra Rosema Nofha Rina Noordina, Mega Achdisty Nurazhari, Luthfiah Nurjanah Nurmeliyanti, Astri Permatasari, Rani Prabawati Yusandra Maudyakasih Pramitha, Jalesita Putri Pratiwi, Dinni Nurul Prayogo, Dimas Ageng Priendamingtyas, Ajeng Puannandini, Dewi Asri Puji Savvy Dian Faizati Puspitarini, Dinda Sekar Puspitasari, Nitta Qomaruddin, Daffaa Esh-Shidqy Rafi Nafis Rah Utami Nugrahani Rah Utami Nugrahani Raihanah, Yasmin Neza Rana Akbari Fitriawan Rani Martalisa Taorina Raswyshnoe Boing Kotjoprayudi Ratih Hasanah Sudrajat Renzakiatus, Rizki Resya Fikriyah Febriyanti Rima Aksen Cahdriyana Rindi Antika Rizca Haqqu Rizky Rosjanuardi Rostina Sundayana Rozaq, Miftahul Saadah Saadah, Saadah Sardin Shalsyabilla, Shafira Silmi Salimah Simorangkir, Noel Yecsen Siti Maesaroh Sri Darwati Sudartono, Tiris Sumia, Sumia Sundari, Asri Supriyadi Supriyadi Syauqina Dixian Modjo Sylvie Nurfebiaraning Talisadika Serrisanti Maifa Tarida Elisabet Christina S Tasya Arlina Thoibah, Sufaira Tiara Angelica Tita Melia Milyane Tonra, Wilda Syam Wahyu Setiawan Widayanti, Asti Widia Adha Putri Afriady Willy Abdul Ghany Wulan Purnama, Wulan Wulandari, Riana Trisna Yasinta Firdaus Yulinawati, Alti Yuni Nurhalimah YUYUN SITI ROHMAH Zahra Auliya Sofyan Zaxrie, Shifa Ainun Zhafran, Tandya Rayhan