Claim Missing Document
Check
Articles

Enhancing Student Preparedness Through Disaster Simulation On Campus Saputra, Andi; Novalia, Vera; Utariningsih, Wheny; Zara, Noviana
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 9 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14635871

Abstract

This community service program aims to enhance student preparedness in facing disasters through the implementation of disaster simulations on campus. In an era marked by the increasing frequency and intensity of natural disasters, it is crucial for students as the younger generation to possess adequate knowledge and skills related to disaster mitigation and response. The methods used in this program include theoretical education, practical training, and disaster simulation involving realistic scenarios. The results of the program indicate a significant improvement in students' knowledge, skills, and awareness regarding disasters. The simulation also strengthens coordination among students, faculty, and other stakeholders in handling emergency situations. Thus, this program makes a tangible contribution to creating a disaster-resilient campus environment.
Upaya Pengelolaan Hipertensi Stage II dengan Pendekatan Pelayanan Dokter Keluarga pada Pasien Perempuan Usia 45 Tahun di Puskesmas Meurah Mulia Kabupaten Aceh Utara Ami, Ghisca Chairiyah; Zara, Noviana; Debbyousha, Maulina; Fauzan, Rivhan; Novalia, Vera; Utariningsih, Wheny; Nasution, Muhammad Husni Fansury; Surayya, Rahmi; Rizaldi, Muhammad Bayu; Fauzan, Ahmad
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 3 No. 6 (2024): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v3i6.10108

Abstract

Hipertensi adalah faktor risiko yang dapat dicegah untuk penyakit kardiovaskular (CVD; termasuk penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, infark miokard, fibrilasi atrium, dan penyakit arteri perifer), penyakit ginjal kronis (PGK) dan gangguan kognitif, dan merupakan penyebab utama penyumbang semua penyebab kematian dan kecacatan di seluruh dunia. Pasien Perempuan berusia 45 tahun mengeluhkan nyeri kepala yang telah dirasakannya sejak 1 minggu yang lalu. Nyeri kepala terutama dirasakan saat pasien keletihan. Selain itu pasien juga mengeluhkan nyeri kuduk dan nyeri ulu hati. Pasien mengatakan bahwa pasien telah di diagnosis Hipertensi oleh dokter dan pasien rutin mengkonsumsi obat antihipertensi untuk mengontrol tekanan darah nya. Pasien memiliki pola hidup yang tidak sehat yaitu seringkali mengkonsumsi makanan berlemak dan berminyak. Pasien di diagnosis dengan Hipertensi stage II. Terapi yang digunakan pada pasien yaitu Amlodipin 1x10mg dan Ranitidin 2x1, pasien juga dianjurkan untuk memperbaiki pola hidupnya. Data primer diperoleh melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik dengan melakukan kunjungan rumah, mengisi family folder, dan mengisi berkas pasien. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik awal, proses, dan akhir kunjungan secara kuantitatif dan kualitatif. Diperlukan berbagai pendekatan untuk melakukan tatalaksana komprehensif terhadap masalah kesehatan, baik secara medikamentosa dan non medikamentosa serta edukasi untuk memperbaiki kualitas hidup dan mencegah komplikasi yang lebih lanjut pada pasien.
Studi Kasus Stunting pada Anak Usia 18 Bulan di Desa Kayee Panyang Puskesmas Bayu Kabupaten Aceh Utara Tahun 2022 Jannah, Jauza Raudhatul; Zara, Noviana; Mauliza, Mauliza; Surayya, Rahmi; Rizaldy, Muhammad Bayu; Siregar, Sarah Rahmayani; Fona, Tischa Rahayu; Al Muqsith, Al Muqsith; Fauzan, Ahmad; Syafridah, Anita
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 3 No. 6 (2024): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - November 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v3i6.10041

Abstract

Stunting adalah masalah nutrisi kronis yang disebabkan oleh multifaktorial dan terjadi pada lintas generasi. Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan (growth faltering) akibat akumulasi ketidak cukupan nutrisi yang berlangsung lama mulai dari kehamilan sampai usia 24 bulan. Keadaan ini diperparah dengan tidak terimbanginya kejar tumbuh (catch up growth) yang memadai. Selama 20 tahun terakhir, penanganan masalah stunting sangat lambat. Masyarakat di Indonesia sering menganggap tubuh pendek atau tinggi merupakan keturunan. Penelitian membuktikan bahwa faktor keturunan hanya berkontribusi 15%, sementara faktor yang paling besar berkaitan dengan nutrisi, hormon pertumbuhan, dan infeksi berulang. Penelitian ini merupakan sebuah studi kasus terhadap seorang anak balita An. F perempuan berusia 18 bulan di Desa Kayee Panyang Bayu tahun 2022. Studi kasus ini dilakukan dengan cara observasi pasien melalui pendekatan home visit. stunting ditegakkan berdasarkan anamnesa dan pemeriksaan fisik. Setelah diagnosis ditegakkan pasien diberikan edukasi dan tatalaksana secara komprehensif. Dilakukan edukasi tentang stunting dan pemberian berupa nutrisi seperti PMT, susu, multivitamin untuk mempertahankan BB normal dan tumbuh kembang sesuai usia. Kesimpulan studi kasus ini didapatkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak tersebut, diantaranya adalah tingkat pengetahuan, pola asuh ibu, ekonomi keluarga, dan kurangnya promosi kesehatan.
Studi Kasus Gizi Buruk dan Stunting pada Anak Usia 14 Bulan di Desa Blang Dalam Baroh Puskesmas Nisam Tahun 2022 Nashirah, Arini; Arif, Muhammad Fathul; Zara, Noviana; Fardian, Nur; Fitriani, Julia; Mardiati, Mardiati; Sayuti, Muhammad; Sahputri, Juwita; Khairunnisa, Khairunnisa; Nabiilah, Anis En
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 3 No. 5 (2024): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Oktober 20
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v3i5.10113

Abstract

Gizi buruk adalah kondisi kekurangan energi dan protein tingkat berat akibat kurang mengkonsumsi makanan yang bergizi dan menderita sakit yang begitu lama. Gizi buruk umumnya terjadi pada anak usia di bawah lima tahun (Balita) yang disebabkan oleh banyak faktor. Gambaran dari status gizi buruk yang kronik sejak awal kehidupan dapat menyebabkan stunting. Indonesia merupakan negara dengan prevalensi stunting kelima terbesar di dunia, sehingga penurunan prevalensi balita stunting menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. Faktor kurangnya asupan makanan dan penyakit infeksi menjadi resiko utama terjadinya stunting. Oleh karena itu, dalam upaya penatalaksaan penyakit dibutuhkan peran keluarga untuk mencapai  tujuan terapi yang maksimal. Penelitian ini merupakan sebuah studi kasus terhadap seorang anak balita An. A laki-laki berusia 14 bulan di Desa Blang Dalam Baroh tahun 2022. Studi kasus ini dilakukan dengan cara observasi pasien melalui pendekatan home visit. Diagnosis gizi buruk dan stunting ditegakkan berdasarkan anamnesa dan pemeriksaan fisik. Setelah diagnosis ditegakkan pasien diberikan tatalaksana secara komprehensif. Dilakukan edukasi dan pemantauan pada anak dan keluarga dengan hasil perbaikan di akhir kunjungan. Pada kunjungan pertama didapatkan BB pasien 5,5 kg, kunjungan kedua 5,45 kg, kunjungan ketiga 6,85 kg. Kesimpulan studi kasus ini didapatkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kejadian gizi buruk dan stunting pada anak tersebut, diantaranya adalah tingkat pengetahuan, pola asuh ibu, ekonomi keluarga, dan kurangnya promosi kesehatan.
Hubungan Status Gizi dan Asupan Protein dengan Kadar Hemoglobin Calon Pendonor di UDD PMI Aceh Utara Yulianti, Sri; Ilhami Surya Akbar , Teuku; Zara, Noviana
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2187

Abstract

ABSTRAK Hemoglobin (Hb) adalah protein yang banyak mengandung zat Fe atau besi. Faktor yang berperan dalam memengaruhi kadar hemoglobin di antaranya adalah status gizi dan asupan protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Status Gizi dan Asupan Protein dengan Kadar Hemoglobin Calon Pendonor di UDD PMI Aceh Utara. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Seluruh calon pendonor yang berjumlah 97 responden merupakan populasi. Hasil penelitian, responden paling banyak memiliki kadar hemoglobin normal dengan jumlah 88 orang (90,7%), responden paling banyak memiliki status gizi gemuk berat dengan jumlah 41 orang (42,3%), dan responden paling banyak memiliki asupan protein cukup dengan jumlah 80 orang (82,5%). Uji analisis statistik chi square dalam menentukan hubungan antara status gizi dengan kadar hemoglobin mendapatkan nilai p>0,05, dan hubungan antara asupan protein dengan kadar hemoglobin mendapatkan nilai p <0,05. Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan kadar hemoglobin dan terdapat hubungan antara asupan protein dengan kadar hemoglobin pada calon pendonor di UDD PMI Aceh Utara. Kata kunci : Hemoglobin; protein; status gizi ABSTRACT Hemoglobin is an iron-rich protein. Nutritional status and protein intake are two variables that influence hemoglobin levels. The purpose of this research was to see if there was a relationship between potential donors' nutritional status and protein intake and their hemoglobin levels at BDU IRC Aceh Utara. A cross-sectional approach was used in this study. The population in this study was all potential donors, totaling 97 respondents. The study's findings revealed that the majority of respondents had normal hemoglobin levels (88 people, or 90.7%), the majority of respondents had nutritional status with severe obesity (41 people, or 42.3%), and the majority of respondents had sufficient protein intake (80 people, or 82.5%). The chi square statistical test yielded a value of p> 0.05 in determining the relationship between nutritional status and hemoglobin levels, and a value of p< 0.05 in determining the relationship between protein intake and hemoglobin levels. The study concluded that there is no relationship between nutritional status and hemoglobin levels in potential donors at BDU IRC Aceh Utara, however there is a relationship between protein intake and hemoglobin levels. Keywords: Hemoglobin; protein; nutritional status
Efektivitas Short Education Movie dan Media Poster terhadap Pengetahuan dalam Pencegahan Penyakit Infeksi Menular Pasca Bencana Banjir pada Masyarakat di Desa Binaan Keutapang Lhoksukon Aceh Utara Zara, Noviana; Novalia, Vera; Utariningsih, Wheny; Yuziani, Yuziani; Meutia, Zahra; Imanda, Fetty
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i1.2715

Abstract

Aceh merupakan salah satu provinsi yang sangat rawan terjadi bencana alam, khususnya bencana banjir. Banjir memberikan berbagai macam dampak bagi masyarakat, diantaranya muncul berbagai macam penyakit infeksi menular pasca banjir seperti infeksi pernapasan akut, demam berdarah, malaria, diare, penyakit kulit, dan lainnya. Pengetahuan masyarakat berpengaruh terhadap sikap dan tindakan yang dilakukan untuk mencegah penyakit menular akibat banjir. Lhoksukon merupakan salah satu kabupaten yang ada di Aceh utara yang sering terkena dampak bencana banjir karena berada pada jenis tanah inceptisol, dengan tekstur tanah yang halus dan tidak jauh dari sungai Krueng Keureuto sehingga perlu adanya promosi kesehatan untuk meningkatkan kesehatan pasca bencana banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian edukasi dengan media audiovisual dan media poster tentang pencegahan penyakit pasca bencana banjir. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah quasy eksperimen dengan one-group pretest- postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di Desa Keutapang. Sampel penelitian ini adalah masyarakat Desa Keutapang yang hadir disaat penelitian. Sampel diambil dengan menggunakan purpose sampling. Alat pengukuran berupa kuesioner dengan skala skala Gutman. Data dianalisis dengan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa video lebih efektif dibandingkan media poster.
Pengaruh Media Audio Visual terhadap Tingkat Pengetahuan Hipertensi pada Keluarga Binaan di Desa Uteunkot Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Indira Fatma, Danisa; Zara, Noviana; Ikhsan, Maulana
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i2.2832

Abstract

Hipertensi adalah penyakit tidak menular dan masih menjadi salah satu perhatian pada permasalahan kesehatan di dunia maupun Indonesia, hal ini dikarenakan kasus hipertensi yang masih tinggi. Hasil Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2018 mencatat bahwa prevalensi hipertensi mencapai 34,1%, angka ini meningkat tajam dari 25,8% pada tahun 2013. Tercatat dalam data Riskesdas tahun 2019 bahwa Lhokseumawe berada pada posisi ke-5 kasus hipertensi di Provinsi Aceh. Dengan tingginya kasus hipertensi maka diperlukan pengetahuan tentang hipertensi. Promosi kesehatan dengan media audio visual adalah salah satu usaha meningkatkan pengetahuan individu membantu pembentukan tindakan dalam pencegahan ataupun pengendalian hipertensi. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh dari media audio visual terhadap tingkat pengetahuan keluarga terkait hipertensi pada Keluarga Binaan di Desa Uteunkot. Penelitian ini melibatkan 51 responden menggunakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu one group pretest and posttest design. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa karakteristik responden mayoritas berumur 17-25 tahun, berjenis kelamin perempuan, bekerja, serta berpendidikan tinggi. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang hipertensi setelah dilakukannya intervensi yaitu dalam kategori baik sebesar 94,1%. Berdasarkan uji Wilcoxon, penggunaan media audiovisual memiliki pengaruh terhadap pengetahuan hipertensi dengan p yaitu 0,000. Kesimpulan penelitian yaitu adanya pengaruh media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan tentang hipertensi di Keluarga Binaan Desa Uteunkot, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
Pengaruh Media Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Dalam Penanganan Diare Pada Anak Pasca Banjir Di Desa Keutapang Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara Meutia, Zahra; Zara, Noviana; Putri, Baluqia Iskandar
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i2.2912

Abstract

Diare adalah suatu kondisi sindrom diare akut, yang dapat disertai atau tidak disertai muntah, dan diduga disebabkan oleh kolonisasi patogen pada saluran pencernaan. Diare didefinisikan sebagai keluarnya tinja encer lebih dari 3 kali sehari, dengan atau tanpa darah dan lendir. Pada bayi, diare ditandai dengan frekuensi buang air besar lebih dari 4 kali sehari, dengan konsistensi tinja yang encer, mungkin berwarna hijau, dan dapat mengandung lendir atau darah. Penyebab diare dapat bervariasi, termasuk infeksi, malabsorpsi, dan faktor makanan, yang seringkali terkait dengan perilaku manusia. Pada tahun 2022, terdapat 1.949 kasus diare pada balita di Lhosukon dan 3.653 kasus pada anak-anak di atas 5 tahun, yang dikaitkan dengan kejadian banjir di wilayah tersebut pada tahun yang sama. Banjir dapat menyebabkan dampak pasca bencana, termasuk meningkatnya prevalensi penyakit seperti diare. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan tujuh penyakit yang sering muncul akibat banjir, termasuk diare, leptospirosis, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), penyakit kulit, penyakit saluran pencernaan, tifoid, dan penyakit menular seperti demam berdarah atau malaria. Diare merupakan salah satu penyakit yang paling umum terjadi setelah bencana banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbedaan pengetahuan ibu tentang penanganan diare sebelum dan setelah adanya promosi kesehatan di Desa Keutapang. Penelitian ini bersifat quasi-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan 81 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum promosi kesehatan, sebagian besar ibu (60,5%) memiliki pengetahuan yang cukup, sedangkan setelah promosi kesehatan, sebagian besar ibu (96,3%) memiliki pengetahuan yang baik. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan P-value < 0,05, mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari promosi kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang penanganan diare di Desa Keutapang. ABSTRAK Diare adalah suatu kondisi sindrom diare akut, yang dapat disertai atau tidak disertai muntah, dan diduga disebabkan oleh kolonisasi patogen pada saluran pencernaan. Diare didefinisikan sebagai keluarnya tinja encer lebih dari 3 kali sehari, dengan atau tanpa darah dan lendir. Pada bayi, diare ditandai dengan frekuensi buang air besar lebih dari 4 kali sehari, dengan konsistensi tinja yang encer, mungkin berwarna hijau, dan dapat mengandung lendir atau darah. Penyebab diare dapat bervariasi, termasuk infeksi, malabsorpsi, dan faktor makanan, yang seringkali terkait dengan perilaku manusia. Pada tahun 2022, terdapat 1.949 kasus diare pada balita di Lhosukon dan 3.653 kasus pada anak-anak di atas 5 tahun, yang dikaitkan dengan kejadian banjir di wilayah tersebut pada tahun yang sama. Banjir dapat menyebabkan dampak pasca bencana, termasuk meningkatnya prevalensi penyakit seperti diare. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan tujuh penyakit yang sering muncul akibat banjir, termasuk diare, leptospirosis, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), penyakit kulit, penyakit saluran pencernaan, tifoid, dan penyakit menular seperti demam berdarah atau malaria. Diare merupakan salah satu penyakit yang paling umum terjadi setelah bencana banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbedaan pengetahuan ibu tentang penanganan diare sebelum dan setelah adanya promosi kesehatan di Desa Keutapang. Penelitian ini bersifat quasi-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan 81 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum promosi kesehatan, sebagian besar ibu (60,5%) memiliki pengetahuan yang cukup, sedangkan setelah promosi kesehatan, sebagian besar ibu (96,3%) memiliki pengetahuan yang baik. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan P-value < 0,05, mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari promosi kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang penanganan diare di Desa Keutapang. Kata kunci : Anak, banjir, bencana, diare, infeksi
Pengaruh Media Auiovisual Terhadap Pengetahuan Personal hygiene Pasca Bencana Banjir Pada Masyarakat Desa Blang Perlak Dusun Uroeng Bak U Kabupaten Bireuen Imanda, Fetty; Zara, Noviana; Utariningsih, Wheny
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i2.2914

Abstract

Personal hygiene adalah suatu kegiatan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan untuk mencegah terjadinya penyakit pada diri sendiri dan orang lain, baik jasmani maupun rohani. Kurangnya kebersihan diri, terutama pasca banjir menjadi penyebab timbulnya berbagai gejala penyakit. Pada tahun 2022, Kabupaten Bireuen mencatat jumlah kejadian banjir tertinggi yakni sebesar 34,45%. Hingga saat ini banjir masih sering terjadi di Indonesia yang dapat menimbulkan risiko timbulnya berbagai penyakit di masyarakat. Promosi kesehatan yang menarik dapat dilakukan melalui media audiovisual yang mempunyai keunggulan berupa tampilan gambar, animasi dan suara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media audiovisual terhadap pengetahuan personal higiene pada masyarakat yang melibatkan 51 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen one-group pretest-posttest design. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil survei menunjukkan responden perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki, yang sebagian besar merupakan remaja akhir. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan hingga 100,0% dengan kategori baik setelah dilakukan intervensi. Penggunaan media audiovisual berpengaruh terhadap pengetahuan dengan uji Wilcoxon dengan p-value sebesar 0,001. Kesimpulan penelitian ini adalah media audiovisual berpengaruh terhadap pengetahuan personal higiene pasca banjir di Desa Blang Perlak Dusun Uroeng Bak U Kabupaten Bireuen.
Pengaruh Media Audiovisual terhadap Pengetahuan Ibu tentang Status Gizi Lebih Pada Balita Khairatunnisa, Khairatunnisa; Mardiati, Mardiati; Zara, Noviana
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v8i2.3657

Abstract

Malnutrition is a disease that can be life-threatening, so it is a health problem that must be treated immediately. Around 2.8 million people die every year, Aceh is in the top 10 provinces that have children with more nutritional status in Indonesia and Lhokseumawe City is in 8th position at the Regency/City level. This problem can be overcome by increasing mothers' knowledge of using audiovisual media, this media involves the senses of sight and hearing which are able to provide optimal results.The purpose of this study is to determine the effect of audiovisual media against Mother's knowledge of more nutritional status in toddlers in the Lhokseumawe Puskesmas. The research method used is a quasi experiment using the design of One Group pretest-posttest design. The population in this study were 93 mothers who had children with more nutritional status and taken total sampling. Data was collected using the questionnaire sheet. The results of this study showed the increased knowledge of the mother's majority in the category either after the intervention. The use of audiovisual media affects knowledge based on the Wilcoxon test with a value of 0.000 (p <0.05). The conclusion of this study was that there is an influence of audiovisual media on mothers' knowledge about the nutritional status of toddlers at the Lhokseumawe City Health Center.
Co-Authors Aditya Fajar Perkasa Agiara, Lisna Ahmad Fauzan Ajeng Dwi Syafira Akbar, Muhammad Khalilul Al Muqsith, Al Muqsith Albin, Iskandar Alya Fadila Husna Ami, Ghisca Chairiyah Andi Saputra Angie Delashynta Rianda Anita Aris Anna Millizia Anna Millizia Apriani, Sri Reski Aqsha, Radhika Kharisma Dwi Aragibinafika, Aragibinafika Ardiansyah, Tgk. Fikri Ariba Nadiva Ayk, Dara Arif, Muhammad Fathul Ayuna, Della Vega Nisha Azari, Ayu Pramita Azman Bripo Balqis, Aisyah Br Tarigan, Ayu Permata Sari Chairina, Nanda Cut Asmaul Husna, Cut Asmaul Cut Ita Zahara, Cut Ita Cut Khairunnisa Danisa Indira Fatma Debbyosha, Maulina Dira Putri Nabila Fauzan, Rivhan Fitriani, Julia Fona, Tischa Rahayu Gusfanny, Dio Haifa Ayu Dinarsono Putri Harahap, Dwi Agustian Hasibuan, Aulia Arista Henny Putri Wahyuni Humairah, Helma Ikhsan, Maulana Ikhsan, Ridhalul Ilhami Surya Akbar , Teuku Imanda, Fetty Indira Fatma, Danisa Intan Zuryani Irbah, Hanadhia Ita Zahara, Cut Jannah, Jauza Raudhatul Jarita Jarita Julia Fitriany Julia Fitriany, Julia Julistia, Rini Juwita Sahputri Khaidir Khaidir, Khaidir Khairatunnisa Khairatunnisa Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Kharimah, Akhlakul Kholilullah, Vina Zaynah Lubis, Aisyah Nita Yasmin Lubis, Dzakwan Hakim M. Hafizd Fadhri Mailyn, Yaiza Aynaya Mardiati Mardiati Mardiati Mardiati Mardiati Mardiati Maulana Arya Jimbaran Maulana, Mohd Agus Maulina Debbyousha Maulina, Mutia Mauliza Mauliza Mauliza, Ade Mauliza, Mauliza Meutia Maulina, Meutia Meutia, Zahra Muhammad Alief Hawari Muhammad Arvin Harwansya Muhammad Bayu Rizaldy Muhammad Daniyal Muhammad Iqbal Muhammad Rizki Muhammad Syifa Albi Nasution Muhammad Yasir Muhammad Yasir Mulyati Sri Rahayu Mumtaz Alvira Muna, Zurratul Munthe , Kania Wiritanaya Mutia, Cut Mulya Muzainy, Nurhafizah Nabiilah, Anis En Nadia Alkhalifa Nadia Karimah Nadira , Cut Sidrah Nadira, Cut Sidrah Namira, Isra Narisha Amelia Putri Nashirah, Arini Nasution, Muhammad Husni Fansury Nina Herlina Nora Maulina Nora Maulina, Nora novalia, vera Nur Fardian Nur Fardian, Nur Nurul Afni Pohan, Adli Kurniawan Puan Nassya Amalia Islamy Puan Nassya Amalia Islmay Putri, Baluqia Iskandar Putri, Narisha Amelia Rahmi Surayya Rahmia Dewi, Rahmia Raudah Novita Putri Ridhalul Ikhsan Rinawati Rinawati Rizaldi, Muhammad Bayu Rizka, Adi Rozi, Dwi Novlita Sahputri, Juwita Saiful Ramadhan Sarah Rahmayani Siregar Sari, Bungsu Keumala Savitri, Dhannisa Ika Sawitri, Harvina Sayuti, Muhammad Septina, Viola Siratul Wahyuni Siregar, Anisah Nazrah Siregar, Dita Adhyaksa Siregar, Wina Yunida M Sri Yulianti Syafridah, Anita Teuku Ilhami Surya Akbar Teuku Yudhi Iqbal Tyahnandari, Febby Ulfa Zahara Uljannah, Annisa Utariningsih, Wheny Wahyuni, Hendra Wahyuni, Siratul Yolanda Restiani Yuziani, Yuziani Zahrawanda Ashfarina Muslim Zakiyya, Sarah Zikra Ihtasya Annabila Zilva Hayati Zirva, Afdhilla Zubir, Zubir Zuryani, Ulfa