p-Index From 2021 - 2026
14.231
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Pendidikan Dasar Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Wahana Didaktika Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya REFLEKSI EDUKATIKA KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra JURNAL KONSELING GUSJIGANG Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Budaya Nusantara JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Education Technology Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Prakarsa Paedagogia Jurnal Educatio FKIP UNMA Attractive : Innovative Education Journal PROGRES PENDIDIKAN Pustaka : Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Inovasi Penelitian Indonesian Values and Character Education Journal WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Kulturistik : Jurnal Bahasa dan Budaya TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra Jurnal Komunitas Bahasa Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia REDUPLIKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Comprehensive Science Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia Jurnal Basicedu Indonesian Journal of Education and Social Science Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Sastra Indonesia Jurnal Guru Indonesia Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Inovasi Pendidikan Buletin Ilmiah Pendidikan Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Journal Sains and Education Literatur : Jurnal Bahasa dan Sastra Mantra Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya) JGSD : Jurnal Guru Sekolah Dasar Jurnal Tradisi Lisan Nusantara Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya PESHUM Jurnal Cahaya Edukasi Soko Guru: Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesian Language Education and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Nilai Religi Dalam Cerita Lisan Nyai Sabirah di Desa Bakaran Wetan, Juwana, Pati Oktaviana Dwi Rahmadhani; Melinda Khoiriyah Ningrum; Sherly Arinda May Listy; Inez Avista Rini; Mohammad Kanzunnudin
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): April : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v3i1.2086

Abstract

The purpose of this study is to find the myth, form, and content contained in the folklore of Nyai Sabirah in Bakaran Wetan Village, Juwana Sub-district, Pati Regency, Central Java. The reason for this research is that researchers are interested in myths, customs and traditions in Bakaran Wetan Village. The theory used is Alan's theory where an activity that builds the structure of the Nyai Sabirah story. The research method is descriptive qualitative research, which is located in Bakaran Wetan Village. The data collection technique uses interviews, analysis, direct observation, recording, and recording. Data analysis techniques used with interactive analysis techniques. Then to test the validity of the data using source triangulation. The conclusion of this research is that people in Bakaran Wetan Village still believe in the origin of Nyai Sabirah Folklore. In the folklore of Nyai Sabirah has religious values including faith, love of peace, self-confidence, and firm stance. Although the community believes in the folklore of Nyai Sabirah, the community does not associate God Almighty.
ANALISIS NILAI SOSIAL PADA TRADISI MERON PATI DALAM CERITA RAKYAT KARYA KANZUNUDDIN Maharani, Titis Puspita; Amalia, Indi; Parasdika, Nayala Intani; Kanzunnudin, Mohammad
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1786

Abstract

This study aims to analyze the social value of Axel Olrix's narrative structure in the story of the Meron tradition in Sukolilo, Pati, Central Java in Kanzunnudin's East Coast folklore. The Meron tradition is a celebration of the Prophet Muhammad's birthday that is full of local cultural meanings. With a descriptive qualitative approach, data were taken from Kanzunnudin's work entitled “East Coast Folklore” and analyzed through reduction, presentation, and conclusion drawing. The results show that this story contains the value of leadership, mutual cooperation, religiosity, cultural preservation, and collective identity of the community. Axel Olrix's narrative structure also follows typical oral patterns such as clear opening-closing, strong main character, repetition, and contrast. These findings confirm that folktales such as Suro Kadam function as a tool for social value education as well as a reinforcement of the community's cultural identity. Its preservation is important to maintain the continuity of local traditions and characters.
ANALISIS KEPRIBADIAN TOKOH DATUK IDA GURNADI DALAM CERITA RAKYAT DESA SINGOROJO KABUPATEN JEPARA Hidayatullah, Romadhoni Shiddiqi; Hidayah, Siti Nur; Kanzunnudin, Mohammad
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2026): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v9i1.33293

Abstract

This study aims to analyze the personality of Datuk Ida Gurnadi as portrayed in the folklore of Singorojo Village, Jepara Regency, and its relevance to character education. The folklore analyzed is derived from the book Cerita Rakyat Pesisir Timur written by Mohammad Kanzannudin (2023), which presents the life journey of Ida Gurnadi as an important figure in the formation of Singorojo Village. This research employs a descriptive qualitative method with a literary studies approach. The data consist of narrative elements, events, and characters’ actions that reflect the personality of Datuk Ida Gurnadi, which are analyzed through data reduction, classification, and interpretation. The findings reveal that Datuk Ida Gurnadi exhibits religiousness, responsibility, and courage as core personality traits, reflected in his attitudes and social roles within the community. These values are relevant to character education and can be integrated into Indonesian language and literature learning, particularly through the use of folklore as contextual teaching material. The implications of this study indicate that folklore can serve as an effective learning medium for instilling character values while enhancing students’ literary appreciation and understanding of local culture.
Nilai Sosial Cerpen “Rumah yang Terang” karya Ahmad Tohari dalam Kajian Sosiologi Sastra Suhaibatul Musdalifah; Azka Ilham Najan; Anfa Nurul Aizzatinni'mah; Elmeriana Ximenes Pinto; Mohammad Kanzunnudin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai sosial yang terkandung dalam cerita pendek “Rumah yang Terang” karya Ahmad Tohari menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Sastra merupakan refleksi kehidupan manusia yang mencatat realitas sosial dan nilai-nilai yang hidup di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra Wellek dan Warren. Sumber data primer adalah cerita pendek “Rumah yang Terang” dari kumpulan cerita pendek Senyum Karyamin (1989), sedangkan data sekunder berasal dari buku-buku teori dan penelitian sebelumnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan catatan, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita pendek "Rumah yang Terang" mengandung sembilan nilai sosial, yaitu: (1) pengabdian, (2) saling membantu, (3) kekerabatan, (4) kepedulian sosial, (5) disiplin, (6) empati, (7) keadilan, (8) toleransi, (9) kerja sama. Nilai-nilai ini mencerminkan dinamika sosial masyarakat pedesaan Jawa dan menggambarkan konflik antara nilai-nilai tradisional dan tekanan modernisasi. Cerita ini menunjukkan kontras antara nilai-nilai pengabdian dan kekerabatan yang kuat dari tokoh utama dan memudarnya nilai-nilai saling membantu dan toleransi dalam lingkungan sosial. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi sosiologi sastra di Indonesia dan memperkaya pemahaman tentang peran karya sastra dalam membentuk dan mencerminkan nilai-nilai sosial masyarakat.
Potret Kehidupan Sosial Masyarakat Pedesaan Dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari Devi Ayu Rizkiyanda; Isnaini Habibatuzzahra; Nailur Rosyidah; Mohammad Kanzunnudin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14446

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan potret kehidupan sosial masyarakat pedesaan yang tercermin dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan sosiologi sastra, penelitian ini menganalisis kondisi sosial, nilai budaya, serta kritik sosial yang direpresentasikan melalui tokoh dan peristiwa dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Dukuh Paruk hidup dalam kemiskinan struktural, keterbatasan pendidikan, serta ketergantungan kuat pada tradisi lokal, terutama tradisi ronggeng sebagai simbol budaya sekaligus praktik sosial yang memuat eksploitasi perempuan. Struktur sosial masyarakat yang hierarkis dan patriarkal membentuk relasi kuasa yang timpang antara laki-laki dan perempuan. Selain itu, peristiwa politik nasional seperti G30S turut membawa dampak signifikan terhadap kehidupan sosial masyarakat desa. Ahmad Tohari melalui narasinya menampilkan kritik sosial terhadap kemiskinan, subordinasi perempuan, dan benturan antara tradisi serta modernitas. Dengan demikian, novel ini tidak hanya menyajikan realitas sosial pedesaan, tetapi juga menghadirkan refleksi kritis terhadap kondisi sosial-budaya Indonesia.
Pengungkapan Nilai Budaya dalam Naskah Drama “RT Nol RW Nol” karya Iwan Simatupang Zumala’in Nuriyasari; Binti Tsaniatul Wakhidah; Selfi Ananda Putri; Mohammad Kanzunnudin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14467

Abstract

Drama as a literary work does not merely present plot and conflicts but also reflects the cultural values embedded within a society. The script RT Nol RW Nol by Iwan Simatupang portrays the life of a marginalized community living under a bridge, facing severe social, economic, and physical limitations. This study aims to reveal the cultural values expressed in the drama and examine how these values are internalized through dialogue, character interactions, and the social dynamics developed throughout the narrative. This research employs a descriptive qualitative method with a cultural value approach. Data were collected using reading and note-taking techniques on selected excerpts of the drama, then analyzed through descriptive and interpretative procedures to uncover the cultural meaning embedded within the characters’ actions and dialogues. The findings show that the script contains material, vital, and spiritual values that represent the identity and social reality of impoverished communities. These values are manifested through depictions of economic hardship, solidarity among characters, and internal reflections that serve as their mental resilience. Additionally, the values of truth, aesthetics, morality, and religiosity enrich the cultural representation found in the drama. The study concludes that drama functions as a reflective medium that illustrates cultural values and serves as an educational tool for understanding the existence and social dynamics of marginalized communities within the Indonesian context.
Perubahan Nilai Sosial dalam Cerpen Dari Masa ke Masa Karya A.A. Navis Rahardian fajrul falah; Dea Sholihatun Ni'mah; Jenia evelin luthfianingtyas; Mohammad Kanzunnudin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16626

Abstract

Penelitian ini membahas perubahan nilai-nilai sosial dalam cerpen Dari Masa ke Masa karya A.A. Navis melalui pendekatan sosiologi sastra. Cerpen tersebut merefleksikan pergeseran nilai religius, moral, budaya, dan kemanusiaan yang terjadi dalam masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Minangkabau, akibat pengaruh modernisasi dan perubahan pola hidup. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis isi teks secara mendalam melalui teknik baca-catat dan studi pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa Navis menampilkan konflik nilai antara generasi tua dan muda, serta menggambarkan melemahnya nilai-nilai tradisional seperti religiusitas, gotong royong, kesederhanaan, dan empati. Melalui gaya satire dan realisme sosial, Navis menghadirkan kritik terhadap masyarakat modern yang cenderung pragmatis dan individualistis. Temuan penelitian menegaskan bahwa karya sastra berfungsi sebagai cermin sosial yang mengungkap transformasi nilai dalam masyarakat dan memberikan peringatan moral agar kemajuan zaman tetap diimbangi dengan pelestarian nilai-nilai luhur budaya dan kemanusiaan.
SIKAP KERJA SAMA SISWA PADA PEMBELAJARAN SOSIAL MELALUI MODEL THINK PAIR SHARE (TPS) khusna, Fina Lailatul; purbasari, imaniar; Kanzunnudin, Mohammad
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.4636

Abstract

Study aims to describe and analyze how much the improvement in student collaborative abilities use Think Pair Share (TPS) model in my hero theme social learning 2019/2020. student look passive in learning and low levels of student cooperation that can be seen in the absence of activities to help and motivate each outher among group members, in addition it looks student who lack appreciation among individuals in the group. This class action research was counducted in fourth grade students with 18 research subjects. This class action research two cycles, each cycle consisting of two meetings. Each cycle consists of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The results showed an increase in learning. This can be seen from the fulfillment of the follow indicators of success, Cooperative attitude of students in learning action cycle I obtained an average percentage success of 61% the category (good) and an increase in the second cycle of 84% category (good). 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDE INQUIRY DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI PANAS DAN PERPINDAHANNYA KELAS V DI SEKOLAH DASAR Christanti, Emy; Murtono, Murtono; Kanzunnudin, Mohammad
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 4 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v4i2.5959

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan pengaruh penggunaan model pembelajaran Guide Inquiry dan Problem Based Learning terhadap peningkatan  berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V sekolah dasar di Gugus Wijayakusuma. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantiatif, dengan jenis quasy eksperimen. Variabel x1 adalah model pembelajaran guide inquiry dan variabel X2 adalah model problem solving problem dan variabel Y adalah kemampuan berfikir kritis siswa kelas V di Sekolah dasar. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengamatan. Adapuan analisis data menggunakan teknik uji homogenitas, uji normalitas, uji independen sampel t test. Hasil penelitian (1) terdapat pengaruh model pembelajaran guide Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada mata pelajaran IPA materi panas dan perpindahannya berdasarkan hasil uji independen sampel t-test dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai t-hitung 3,389 > t-tabel 1,697, (2) terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learningterhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V Pada mata pelajaran IPA materi panas dan perpindahannya berdasarkan hasil uji independen sampel t-test dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai t-hitung 3,389 > t-tabel 1,697, (3) terdapat perbedaan pengaruh model pembelajaran guide inquirydan problem based learningdan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V berdasarkan hasil uji independen sampel t-test dengan nilai means pada kelas eksperimen 1 adalah 72,64  dan kelas eksperimen 2 adalah 77,56. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran pembelajaran problem based learning lebih unggul digunakan dalam pembelajaran IPA dalam meningkatkan berfikir kritis siswa di kelas V sekolah dasar.Kata Kunci: guide inquiry problem based learning, kemampuan berfikir kritis
Perilaku Bullying pada Anak Usia Sekolah Dasar di Desa Gribig, Kudus Aristiani, Novia; Kanzunnudin, Mohammad; Fajrie, Nur
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 4 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v4i2.5989

Abstract

This study aims to analyze The Bully of elementary school students in Gribig village. This research uses narative of qualitative research methods. The data collection technique used in this study was data triangulation, namely observation, in-depth interviews and documentation. The subjects studied were students, parents and teachers in Gribig village. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusion. The forms of bullying include physical, verbal, and psychological or mental behavior. The explanation of the forms of bullying in Gribig Village is among others: (1) Verbal bullying is a form of bullying behavior that is captured through the sense of hearing. Verbal bullying includes calling, yelling, insulting, humiliating in public and slandering. (2) Physical bullying is a form of bullying behavior that can be seen directly by the sense of sight due to direct contact between the behavior and the victim. (3) Physical bullying is a form of bullying behavior that can be seen directly by the sense of sight due to direct contact between the behavior and the victim. Researchers categorized the characteristics between child victims of bullying and children of bullies in Gribig Village, as follows: (1) Children who are targets of bullying tend to be passive, submit to others, feel unworthy and will not retaliate if they receive unpleasant treatment. In addition, children who are anti-aggressive behavior, withdraw from social interactions, are socially quiet, and easily anxious are included in the child victims of bullying. (2) Children who do bully behavior toward other children. The characteristics of bullies include being physically stronger than other students, less able to understand and feel what others feel, having a positive attitude of violence, being aggressive towards peers and adults, being close to the perpetrator, being less able to control themselves, not being willing to obey social norms, often coercive victims, come from a violent authoritarian family, and there is a history of bullying.
Co-Authors Adiwibowo, Arif Afifah, Siti Nur Agus Darmuki Agus Darmuki Agustin, Silvia Devi Ahdi Riyono Ahdi Riyono Ahmad Abdul Chamid Ahmad Hilal Madjdi, Ahmad Hilal Aini Noor Khofifah Akbar, Muhammad Rafi Alyaningrum, Dia Amalia, Indi Amalleina Fatiha Amanda Niagara Adriatik Amanda, Niken Amelia, Nasywa Azka Aminah Aminah Ananta Yulianti, Aulia Anfa Nurul Aizzatinni'mah Angelina Putri Adelia Paramitha Anggita Mega Satria Anisa Apriliani Anisatun Hidayatullah Apiriliyani, Nania Rizka Aprilita, Alin Annisa Arceli R. Millan Arinda Indiwara Arini Septiyan Irawati Aristiani, Novia Arnolia, T. Rizkia Arum Kamila Astuti, Nur Kusuma Atiqoh, Farikhatul Aulia, Miftahul Auliya Putri Rahmawati Az-Zahrah, Sagita Shofa Azka Ilham Najan Binti Tsaniatul Wakhidah Christanti, Emy Dea Sholihatun Ni'mah Destiana Putri Devi Ayu Rizkiyanda Dewi, Nurika Dicky Amirul Hasan Dika Aida Husna Dwi Kurniati Widiastuti Dwi Meilinda Nur Haliza Dwi Nor Halisa Edi Kurniawan Eka Ardini, Fitri Eka Ernawati Eka Putri, Hasna Dyah Elisa Septiana Elmeriana Ximenes Pinto Emilia Ulfa Emy Christanti Erlyn Dwi Larasati Fadhilah, Wiwit Syafa’atul Fahmi, Aditya Yusron Faizah, Listiya Fara Fatika Maharani Faroha , Dena Itsnayatul Fatimatuz Zahro, Nabila Fatmasari, Diah Fiky Herdianto Firdausi, Yukhanit Fitriana, Sania Nuranisa Gista Ayu Astriani Hadid, Zubaral Halim Suryanto Hanifah Febria Dwiyanti Hanim Aulia Maghfiroti Hasna Nur Alifah Hati, Deviana Intan Gadys Permata Heny Septyan Setiyawati Hidayatuladkia, Shella Tasya Hidayatullah, Romadhoni Shiddiqi Hisbulloh Als Mustofa Ika Oktavianti, Ika Imaniar Purbasari Indarwati, Siti Inez Avista Rini Irfai Fathurohman, Irfai Irma Yuliani Isnaini Habibatuzzahra Isti Zulfa Nida Izzatullaili Nadhifah Jenia evelin luthfianingtyas Julianto, Hehen Karina Najwa Kartika Sari, Latifah Kastatria, Noor Rina Khamdun Khofi Anan Khoirunnisa Khoirunnisa khusna, Fina Lailatul Kiswanti, Kiswanti Laras Ati, Luri Larissa Ariella, Efa Lintang Kironoratri Lita Nala Karimah Luluk Zakiatus Sholikhah Luqyana Nasywa Salma M. Ari Susendra Maharani, Fara Fatika Maharani, Titis Puspita Mahesa Ayu, Putri Jenar Masayu Adiana Larasati Maulana Ichsan Maulana, Muhammad Andrian Mayky Verra Angelia Mefiani, Sandrina Melinda Khoiriyah Ningrum Merna Yunia Artha Mifta Diana Rizki Mila Roysa, Mila Miranti, Fika Yunia Mirnawati -, Mirnawati Mita Apprillia Sari Mohammad Ridlo Monalistyani, Indah Muhammad Andrian Maulana Muhammad Gilang Ramadhan Muhammad Raikhan Albani Muna, Salsabila Nailul Murtono -, Murtono Murtono Murtono Mutadin, Ali Mutmainnah, Nabilla Muzdalifah Muzdalifah Nabila Lutfiana Nabila Siti Khoirunnisa Nabila, Mufthiri Silma Nadiah Ma’mun Nafisa, Nuroini Najmiya Nafisa, Nuroini Najmiya Nailur Rosyidah Nida Khusnun Nabila Nihayatur Rohmah, Nihayatur Nikhlah, Wardatutsani Lathifun Nimas Wulan Sari Nina Zulyana Nina Zulyana Ningrum, Tiffani Soffia Noor Khamidah Novia Aristiani Nugraheni, Luthfa Nugroho, Femas Anggit Wahyu Nur Hanifah Nur Kusuma Astuti Nurul Faizah Oktaviana Dwi Rahmadhani Oktaviana Indah Susanti Parasdika, Nayala Intani Pendit Gustanu Pramesti, Erlintang Prasetyani, Kusumaningrum Prasetyo, Arya Dicka Pratiwi , Ika Ari Priyadi Priyadi Puji Lestari, Ayu Pujiati Pujiati Pujiati Pujiati Puspitasari, Riana Dewi Putri Jenar Mahesa Ayu Putri, Nisa Wandiana Putri, Noverda Luki Rusiana Rahardian fajrul falah Raharjo, Ronal Ramdhani Alifatus Saidah Ratri Rahayu Retno Murtianingrum, Puji Retno Wulandari Retnosari, Sepdian Rif’an Ulin Nuha Rinawati Rinawati Ririn Artisari, Iik Risma Oktafia Rizqi Dian Yulia putri Rohmah, Zainur Santoso Santoso Sari, Syibilla Oktavia Malaka Savitri Wanabuliandari Sefi Nengtias Sekar Dwi Ardianti Selfi Ananda Putri Selvi Marcellia Septiana, Amelani Dwi Septina, Natasya Setiyawan Mustakul Setyanto, Beta Arif Setyawati, Lis Setyowati, Elis Sherly Arinda May Listy Shofyana, Nadia Sidiq Wahyu Kuncoro Silfiana, Tia Amanda Silvia Indriani Silvianingrum, Indah Silvy Anjani Siti Fatikhatun Nur Siti Masfuah Siti Nur Hidayah, Siti Nur Sri Utaminingsih Sri Utaminingsih Sri Widayati, Ninuk Suhaibatul Musdalifah Sutanto Sutanto Su’ad Su’ad Syarifah Nur Aulia Ulhaq, Jessica Dhiya' Virnando, Arsa Vita Apriliya Wahyu Sofyanto Wahyulianto, Andry Wawan Shokib Rondli Widiastuti, Dwi Kurniati Wieline Dewi Azzahra Wiyati, Indar Wulansari, Catur Indah Yuliani, Irma Yundari, Yundari Zulfa Arifia Rahmadani Zumala’in Nuriyasari