p-Index From 2021 - 2026
10.516
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VA JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo) JEB17 : Jurnal Ekonomi dan Bisnis QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal EMT KITA Mazahib PEDAGOGI IKRA-ITH Informatika : Jurnal Komputer dan Informatika JURNAL KAJIAN TEKNIK ELEKTRO Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Pemerintahan dan Politik Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS Jurnal Suara Hukum Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan IJORER : International Journal of Recent Educational Research Bulletin of Computer Science Research Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara International Journal Education and Computer Studies International Journal of Management Science and Information Technology (IJMSIT) Journal of General Education and Humanities Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Berdikari : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Abdimas Indonesian Journal Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS) Al Tahdzib: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Indonesian Journal Economic Review (IJER) Jurnal Manajemen Sistem Informasi Jurnal Mahasiswa Entrepreneur KAMI MENGABDI JRIIN :Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Jurnal Informatika Polinema (JIP) JESKaPe: Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi kawanad Journal Innovations Computer Science PANDAWA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Sistem Komputer (SISKOM) Jurnal Manajemen dan Teknologi Computer Journal Design Journal Journal Dekstop Application (JDA) Al-Ridha Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Bersama: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Membangun Generasi Anti-Korupsi: Pelatihan Integritas untuk Siswa SMAN 1 Batu Setowara, Subhan; Salam, Abdus; Iradhad Taqwa Sihidi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMAN 1 Batu sebagai salah satu sekolah unggulan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas. Namun, pemahaman siswa mengenai pendidikan antikorupsi masih cenderung normatif dan belum terinternalisasi dalam perilaku sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang konsep, bentuk, serta dampak korupsi melalui pelatihan integritas berbasis pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, penyampaian materi interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, serta refleksi bersama. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, catatan lapangan, dan umpan balik lisan dari 20 siswa peserta kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk korupsi, termasuk praktik dalam kehidupan sehari-hari, serta meningkatnya partisipasi aktif selama diskusi. Sebagian besar siswa mampu mengidentifikasi perilaku tidak jujur di lingkungan sekolah dan menyampaikan komitmen untuk menerapkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan transparansi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan interaktif lebih efektif dalam mendorong internalisasi nilai integritas dibandingkan metode ceramah satu arah. Dengan demikian, pelatihan integritas berbasis partisipasi dapat menjadi strategi edukatif yang relevan dalam membentuk karakter antikorupsi pada generasi muda.
Pemberdayaan Ibu-Ibu Kebersihan Melalui Pelatihan Kewirausahaan Dipondok Modern Al-Rifa’ie Salam, Abdus; Nur Aini, Silvi; Nadira, Febriati; Nur Latifa, Amalia; Mahardika Prasetya, Arya
Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/0km94449

Abstract

The Community Service and Empowerment Lecture Program (KP2M) was implemented as a concrete form of providing real contributions to improving the economic welfare of the community, especially for the cleaning staff of the Al-Rifaie Modern Islamic Boarding School. This (KP2M) activity was implemented to provide practical skills-based entrepreneurship training, focusing on making simple food products such as chocolate rolled omelettes and mayo spring rolls. This training lasted for five days, using a participatory approach through lectures, interactive methods, direct demonstrations, and independent practice. The results of the Community Service and Empowerment Lecture Program (KP2M) showed that this training significantly improved the community through cooking skills, displayed community enthusiasm during the training, and showed a strong interest in starting a home business independently.This training also provides technical skills and has a positive psychological impact, increasing participants' confidence in building businesses. Challenges in this KP2M activity include limited equipment for direct demonstrations and a limited timeframe. Overall, the program has been effective in encouraging community economic empowerment, particularly for women of lower productive age. Therefore, it is recommended that supporting facilities be improved and the program extend for more optimal and sustainable results.
Peningkatan Pengetahuan Orang Tua Murid tentang Penanganan Tersedak melalui Penyuluhan Demonstratif Teknik Heimlich Maneuver di TK Aisyiyah 31 Banjarmasin Salam, Abdus; Satriani, Desy; Wulan, Diah Retno; Daud, Izma; Julianto, Julianto; Aprilia, Hanura; Noorkhalilati, Noorkhalilati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.24124

Abstract

ABSTRAK Tersedak (choking) merupakan kondisi kegawatdaruratan pada anak usia dini yang berpotensi menimbulkan kematian apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Tingginya risiko tersedak pada anak prasekolah dipengaruhi oleh keterbatasan kemampuan motorik anak serta rendahnya keterampilan orang tua dan guru dalam melakukan pertolongan pertama yang sesuai prosedur medis. Panduan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang sebagai upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan berbasis demonstrasi langsung teknik heimlich maneuver. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan orang tua dan guru TK dalam menangani kejadian tersedak pada anak usia dini. Metode Penelitian yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan disertai demonstrasi langsung dan praktik berkelompok, dengan desain evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di TK Aisyiyah 31 Kota Banjarmasin dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri dari orang tua murid dan guru TK. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan peserta, di mana kategori pengetahuan dan keterampilan “Baik” meningkat dari 12% pada pre-test menjadi 92% pada post-test, serta tidak ditemukan lagi peserta pada kategori Kurang dan Cenderung Kurang. Metode demonstrasi langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman kognitif dan keterampilan psikomotorik peserta. Penyuluhan kesehatan dengan metode demonstrasi langsung efektif meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan mitigasi choking emergency pada anak usia dini, sehingga layak direkomendasikan sebagai model edukasi berkelanjutan di lingkungan pendidikan anak. Kata Kunci: Tersedak, Himlick Manuver, Keperawatan Gawatdarurat.   ABSTRACT Choking is an emergency condition in early childhood that can potentially cause death if not treated quickly and appropriately. The high risk of choking in preschool children is influenced by their limited motor skills and the low level of skills of parents and teachers in providing first aid in accordance with medical procedures. This community service activity guide is designed as a promotional and preventive effort through health education based on direct demonstrations of the Heimlich maneuver technique. This activity aims to improve the knowledge, skills, and preparedness of parents and kindergarten teachers in handling choking incidents in young children. Health education accompanied by direct demonstrations and group practice was used, with a pre-test and post-test evaluation design. The activity was carried out at Aisyiyah 31 Kindergarten in Banjarmasin City, involving 50 participants consisting of parents and kindergarten teachers. The evaluation showed a significant improvement in participants' abilities, with the “Good” category for knowledge and skills increasing from 12% in the pre-test to 92% in the post-test, and no participants remaining in the ‘Poor’ and “Tending to be Poor” categories. The live demonstration method proved effective in improving participants' cognitive understanding and psychomotor skills. Health education using the direct demonstration method is effective in improving preparedness and mitigation skills for choking emergencies in young children, making it a recommended model for continuing education in early childhood education settings. Keywords: Choking, Heimlich Manoeuvre, Emergency Nursing.
Peningkatan Pengetahuan Lansia tentang Pengelolaan Kecemasan Melalui Dzikir Sayyidul Istighfar dengan Dukungan Teman Sebaya di PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru Shafira, Yulia; Zahratunnida, Zahratunnida; Salam, Abdus; Putra, Zahra Ramadhan Ananda; Ramadhan, Muhammad Nizar; Lisnawati, Lica
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24311

Abstract

ABSTRAK Lanjut usia merupakan fase kehidupan yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang berpotensi menimbulkan kecemasan. Kondisi ini sering diperberat oleh keterbatasan dukungan spiritual dan interaksi sosial, terutama pada lansia yang tinggal di panti rehabilitasi sosial. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu mengelola kecemasan adalah terapi dzikir yang dipadukan dengan dukungan teman sebaya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia dalam pengelolaan kecemasan melalui terapi dzikir Sayyidul Istighfar dengan dukungan teman sebaya di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Banjarbaru. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif melalui penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan tanda vanda-vital, pengkajian HARS, serta praktik dzikir bersama dengan pendampingan. Evaluasi dilakukan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dengan desain pre-testdan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh 30 lansia penghuni PPRSLU. Terjadi peningkatan pengetahuan lansia mengenai pengelolaan kecemasan serta penurunan tingkat kecemasan setelah intervensi. Terapi dzikir Sayyidul Istighfar yang dikombinasikan dengan dukungan teman sebaya efektif membantu menurunkan kecemasan lansia dan layak direkomendasikan sebagai intervensi spiritual-sosial berkelanjutan di panti rehabilitasi sosial. Kata Kunci: Dzikir Sayyidul Istighfar, Kecemasan, Teman Sebaya, Keperawatan Gerontik.  ABSTRACT Old age is a phase of life marked by physical, psychological, and social changes that may increase anxiety among elderly individuals. This condition is often worsened by limited spiritual support and reduced social interaction, particularly for elderly people living in social rehabilitation centers. One non-pharmacological approach that may help manage anxiety is dzikir therapy combined with peer support. This community service activity aimed to improve elderly individuals’ knowledge of anxiety management through Sayyidul Istighfar dzikir therapy supported by peer interaction at the Budi Sejahtera Banjarbaru Elderly Social Protection and Rehabilitation Center (PPRSLU). The method used was participatory education through health counseling and assessment of vital signs, HARS assessment, as well as guided group dhikr practice with accompaniment. Evaluation was conducted using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) with a pre-test and post-test design. This activity involved 30 elderly residents of PPRSLU. The intervention showed an increase in participants’ knowledge regarding anxiety management and a reduction in anxiety levels after the implementation of dzikir therapy with peer support. Sayyidul Istighfar dzikir therapy combined with peer support is effective in enhancing knowledge and reducing anxiety among elderly individuals. This approach is recommended as a sustainable spiritual and social intervention to support mental health in elderly social rehabilitation centers. Keywords: Sayyidul Istighfar Dzikir, Anxiety, Peers, Geriatric Nursing.
Dimensi Psikologis Fenomena Racun Sangga: Identifikasi Pengalaman Korban dan Peran Budaya Kalimantan Amalia, Amalia; Sugita, Ananda Yasfa Nurhaliza; Jannah, Hamidatul; Salam, Abdus; Ariadi, Herman
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24111

Abstract

ABSTRACT The Racun Sangga phenomenon is a traditional belief of the Kalimantan people that reflects the interconnection between psychological, cultural, and spiritual aspects in understanding suffering. This study aims to: (1) identify the psychological experiences of Racun Sangga victims (2) analyze the role of Kalimantan culture in shaping the meaning of illness and the healing process. The study uses a qualitative approach with a phenomenological and ethnographic design, through in-depth interviews and live-in at a village in Kalimantan. In-depth interviews with seven informants consisting of victims, psychologists, traditional healers, and spiritual experts. Data were collected through in-depth interviews and field observations and analyzed using data triangulation. The results of the study reveal four main themes: (1) victims experience mental disorders, changes in perception, and physical complaints that are felt physically even though no clear medical cause has been found; (2) treatment is carried out through psychological and spiritual approaches, including cognitive therapy, transpersonal therapy, ruqyah practices, and family support; (3) Racun Sangga is understood as part of the social and cultural reality of Kalimantan society, passed down from generation to generation; and (4) treatment practices are based on moral values and spirituality that reject revenge. These findings indicate that Racun Sangga can be understood as a cultural concept of distress, meaning that its understanding and treatment require an interdisciplinary approach that is sensitive to the local cultural and spiritual context. Keywords: Racun Sangga, Cultural Concepts of Distress (CCD), Psychological Experience, Phenomenology, Interdisciplinary Approach.  ABSTRAK Fenomena Racun Sangga merupakan kepercayaan tradisional masyarakat Kalimantan yang merefleksikan keterkaitan antara aspek psikologis, budaya, dan spiritual dalam memahami penderitaan. Penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi pengalaman psikologis korban Racun Sangga (2) menganalisis peran budaya Kalimantan dalam membentuk pemaknaan terhadap penyakit dan proses penyembuhan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi dan etnografi, melalui wawancara mendalam dan live-in di salah satu desa di Kalimantan. Wawancara mendalam dengan 7 informan yang terdiri atas korban, psikolog, dukun dan ahli spiritual. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan serta dianalisis dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: (1) korban mengalami gangguan pikiran, perubahan persepsi, dan keluhan fisik yang dirasakan secara nyata meskipun tidak ditemukan penyebab medis yang jelas; (2) penanganan dilakukan melalui pendekatan psikologis dan spiritual, termasuk terapi kognitif, transpersonal, praktik ruqyah, serta dukungan keluarga; (3) Racun Sangga dipahami sebagai bagian dari realitas sosial dan budaya masyarakat Kalimantan yang diwariskan secara turun-temurun; dan (4) praktik penanganan dilandasi oleh nilai moral dan spiritualitas yang menolak balas dendam. Temuan ini menunjukkan bahwa Racun Sangga dapat dipahami sebagai Cultural Concepts of Distress, sehingga pemahaman dan penanganannya memerlukan pendekatan interdisipliner yang sensitif terhadap konteks budaya dan spiritual lokal. Kata Kunci: Racun Sangga, Cultural Concepts of Distress (CCD), Pengalaman Psikologis, Fenomenologi, Pendekatan Interdisipliner.
Aplikasi Pemantauan Pengelolaan Data Sampah Kabupaten Indramayu Menggunakan Metode Scrum Mulyani, Esti; Fauzi, Rizal; Fauzan Ishlakhuddin; Marjani Santosa, Yaqutina; Salam, Abdus; Rijal, Muhammad
Jurnal Informatika Polinema Vol. 12 No. 2 (2026): Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v12i2.8993

Abstract

Pengelolaan sampah di Kabupaten Indramayu masih dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel, sehingga proses pemantauan data menjadi kurang efisien, tidak terintegrasi, dan rawan kesalahan. Kondisi tersebut menyebabkan pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Unit Pelaksana Teknis Daerah mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi pengelolaan sampah secara cepat, akurat, dan menyeluruh. Keterbatasan sistem pencatatan manual juga menghambat proses evaluasi serta pengambilan keputusan oleh pihak eksekutif. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan aplikasi pemantauan pengelolaan data sampah berbasis mobile yang dapat digunakan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah di Kabupaten Indramayu untuk mendukung proses pemantauan secara terpusat dan terstruktur. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan metode Scrum yang meliputi tahapan product backlog, sprint planning, sprint development, daily meeting, sprint testing, dan sprint review. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode blackbox testing untuk memastikan seluruh fungsi aplikasi berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Selain itu, dilakukan evaluasi kepuasan pengguna menggunakan kuesioner End User Computing Satisfaction (EUCS) sebagai alat ukur tambahan terhadap kualitas sistem yang dikembangkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur utama aplikasi dapat berfungsi dengan baik dan aplikasi memperoleh tingkat kepuasan pengguna yang tinggi. Aplikasi ini mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pemantauan pengelolaan sampah dibandingkan metode manual sebelumnya. Pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan dengan menambahkan fitur analisis serta prediksi volume sampah guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih optimal.
The Impact of Spiritual-Transformational Leadership in Advancing Organizational Culture at LPD Al-Bahjah Ma’shum, M. Syamsul Ma’arif; Salam, Abdus; Subasman, Iman; Aspandi, Ade
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i2.1181

Abstract

This study addresses the growing challenge faced by Islamic da’wah institutions in balancing managerial effectiveness with the preservation of spiritual values. Many religious organizations struggle to integrate performance-based leadership with transcendental and prophetic principles, leading to either managerial stagnation or value dilution. In response to this issue, this research aims to examine how a spiritual-transformational leadership model is constructed at the Al-Bahjah Da'wah Development Institute (LPD) and how it shapes organizational culture and institutional commitment. This study employs a qualitative design grounded in a constructivist paradigm. Data were collected through systematic field observation, in-depth interviews with organizational actors, and analysis of institutional documentation. The data were analyzed using thematic interpretation involving coding, categorization, and reflective triangulation to ensure credibility and analytical rigor. The findings reveal that leadership at LPD Al-Bahjah is built on the integration of tawhid-based values, moral exemplarity (uswah), a visionary da’wah orientation, and the structured empowerment of human resources. This integration generates a religious-adaptive organizational culture characterized by collective worship practices, high member loyalty, ethical innovation, and sustained institutional growth. The study demonstrates that spiritual and transformational dimensions function synergistically rather than separately, forming a leadership model that strengthens organizational identity, commitment, and resilience amid contemporary social change.
Implementasi Sertifikasi Halal terhadap Pendapatan Pelaku Usaha Kripik Bintang Sembilan Di Bululawang Wicahyono, Agus; Kuryanto, Asib Dwi; Salam, Abdus; Hasanah, Kemala
JEB17 : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 11 No. 01 (2026): Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jeb17.v11i01.133331

Abstract

The inclusion of a halal label on products significantly influences consumer trust, which in turn positively impacts company profits. Currently, some business actors perceive halal certification merely as a fulfillment of Islamic religious obligations, while a smaller portion recognize that halal certification can also enhance business revenue. This study aims to examine the benefits experienced by the owners of Bintang Sembilan Chips in Bululawang, a business operating in the food industry, after obtaining halal certification from the Indonesian Ulema Council (MUI), using Porter’s Value Chain approach. The data collected includes the value chain, general profile of the business owners, challenges encountered, and benefits gained after obtaining halal certification, which were obtained through questionnaires. The results indicate that implementing halal standards can increase the revenue of Bintang Sembilan Chips in Bululawang. This increase is attributed to enhanced consumer trust and purchasing interest in halal-certified products, the ability to access a broader market, and opportunities to participate in government-promoted programs. Based on the economic benefits observed, it can be concluded that possessing halal certification has a positive impact on the business owners’ income. Keywords: Business Revenue, Halal Certification, Business Owner
Edukasi Phbs sebagai Upaya Pencegahan Gangguan Kulit Pada Anak di RT 7 Kuin Selatan Zahratunnida, Zahratunnida; Shafira, Yulia; Salam, Abdus; Putra, Zahra Ramadhan Ananda; Vania, Vania; Maulidya, Rena; Millati, Rida
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24946

Abstract

ABSTRAK Gangguan kulit merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak usia Sekolah Dasar akibat paparan debu, kotoran, keringat, dan mikroorganisme setelah bermain di luar rumah. Risiko gangguan kulit meningkat seiring dengan rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti kebiasaan tidak mencuci tangan pakai sabun, tidak segera mandi setelah bermain, serta kurang menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang sebagai upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan berbasis penyuluhan dan demonstrasi langsung penerapan PHBS. Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak usia Sekolah Dasar mengenai PHBS sebagai upaya pencegahan gangguan kulit di lingkungan RT 7 Kuin Selatan.Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan dengan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan praktik PHBS. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan dilaksanakan di Musholla Nurul Jannah RT 7 Kuin Selatan dengan melibatkan 25 anak usia Sekolah Dasar sebagai peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi PHBS. Edukasi melalui penyuluhan dan demonstrasi langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman anak tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai upaya pencegahan gangguan kulit. Kegiatan ini berpotensi memberikan dampak positif jangka panjang. Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, PHBS, Gangguan Kulit, Anak Sekolah Dasar.  ABSTRACT Skin disorders are common health problems experienced by elementary school–aged children due to exposure to dust, dirt, sweat, and environmental microorganisms after outdoor activities. The risk of skin disorders increases with the low implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), such as not washing hands with soap, not bathing immediately after playing, and poor personal and environmental hygiene. This community service activity was designed as a promotive and preventive effort through health education based on counseling and direct demonstrations of PHBS practices. Purpose: This activity aimed to improve the knowledge and understanding of elementary school–aged children regarding PHBS as an effort to prevent skin disorders in the RT 7 Kuin Selatan area.The method used was health education with a participatory approach through counseling, demonstrations, and guided practice of PHBS. Evaluation was conducted using a pre-test and post-test design to assess the increase in participants’ knowledge before and after the intervention. The activity was carried out at Musholla Nurul Jannah, RT 7 Kuin Selatan, involving 25 elementary school–aged children as participants. The evaluation results showed a significant improvement in participants’ knowledge after receiving PHBS education. Health education through counseling and direct demonstration was proven to be effective in improving children’s understanding of the importance of maintaining personal and environmental hygiene as an effort to prevent skin disorders. This activity has the potential to provide long-term positive impacts. Keywords : Clean and Healthy Living Behavior, PHBS, Skin Disorders, Elementary School Children.
Co-Authors Abdul Karim Adityo Nugroho, Adityo Afkar, M.Khadafi Agus Wicahyono Ahdiani Hayati, Lena Ahmad Hikami, Haikal Ahmad Rofii Akbar, Rasyan Akbar, Rizaldi Akmalia, Naila Febrina Al Bahri, Fauzan Putraga Al-Maamari, Abdulwahab Abdullah Alfina Almeida, Giovani Costa Alvien Septian Haerisma Amalia Amalia Amri Amin Angrian Permana, Angrian Anisa Fitria Utami Apriliani, Andhini Ariadi, Herman Arif Fauzan, Arif Asep Nugraha, Asep Asib Dwi Kuryanto Aspandi, Ade Azhari, Lukman Aziz, Muhammad Fauzan Bachrul Ulum Bahruni . Baridi, Muhammad Cahya, Ilham Dwi Darmawan Dede Rosyada Deik, Ghiyas Ahmed Dyah Ika Rinawati Ediyanto Endang Suprapti Eva Siti Ropiah Fachri, Khoerul Fadillillah, Shabian Dylan Fatani, Muhammad Fathurrahmad Fauzan Ishlakhuddin Ferdiansyah, Dimas Galih Firmansyah, Aditya Fitri Meliani, Fitri Gatra, Rahmadhan Ghazali, Ziyadul Ifdhal Habibah, Muzayyidatul Hajriyanti, Rahmi Hamonangan, Andhika Daniel Hanura Aprilia, Hanura Harry Aprianto Hasanah, Kemala Heriyani, Nofitri Hevi Kurnia Hardini Hidayat, Asep Munir Hilfanzi, Mendra Holqi, Fikri Gali Fernando Ihsanuddin Ihsanuddin Imilda Imilda, Imilda Iqbal, Taufiq Iradhad Taqwa Sihidi Irawati Irma Farnita, Irma Irmayana Irpani, Ayit Ismail Ismail Ismail Isroqunnajah Izma Daud, Izma Jajat, Dede James, Bobby James, Bobby Arvian Jannah, Hamidatul Jibril, Mohammad Julianto Julianto Khairul Amri Khana, Rajes Kristiawan, Niko Kurniawan, Muhammad Rizky Dwi Kurniawan, Wahyudi Kusuma, Pradana Jati L. Budi Handoko Latifurrahman, Aan Lisnawati, Lica Lita Permata Sari Lusiana, Erda Mabrurrosi, Mabrurrosi Maharani, Shinta Aulia Mahardika Prasetya, Arya Mahmud, Basri Marjuki Marjuki Marliani, Lina Masitha Fahmi Wardhani Maulidya, Rena Mazaya El Banna, Aini Ma’shum, M. Syamsul Ma’arif Miftahul Jannah Millati, Rida Miswar Muammar MUHAJIR Muhamad Ridwan Muhammad Faisal Muhammad Nizar Ramadhan Muhammad Riza Muhammad Wali, Muhammad Muhtadin Mujiburrahman Mujiburrahman Mulyani, Esti Mumtaz, Muhammad Reynaldi Munawir Munawir Muntasir, Muntasir Muttaqin, Muhammad Azhar Nadira, Febriati Nasir Nazariyanti Nisa, Fauzatul Laily Noorkhalilati, Noorkhalilati Nuansah, Unang Nur Aini, Silvi Nur Latifa, Amalia Nuryatimah, Yayat Oki Setiono Pasaribu, Nurliana Perani Rosyani Pernando, Frengki Puji Purwatiningsih, Aris Purwatiningsih, Aris Putra, Zahra Ramadhan Ananda Putri, EE Lailatul Qushary, Muhammad Al R, Jalaluddin Iman Rachman, Muhammad Afif Raditya, Muhammad Riza Rahma Pambudi, Aditya Rahmawati, Cut Ramadhan, Leo Berliandri Ramadhan, Muhammad Lutfi Ridwan, Jauhan Nuari Ridwan, Jauhar Nuari Rijal, Muhammad Rinah Rizal Fahmi Rizal Fauzi Sahruddin, Sahruddin Saputra, Ilyas Sari, Silvia Agustina Wulan Satriani, Desy Septarini, Ri Sabti Setowara, Subhan Setyo Wahyu Sulistyono Shafira, Yulia Siti Ropiah, Eva Sobirin Sobirin Sofyan Subasman, Iman Sugita, Ananda Yasfa Nurhaliza Suhita Whini Setyahuni Sujata, Tatang Suwandana, Endan Syafrinal, Syafrinal Syamsul Huda Syamsul Rizal Syarifuddin Syaripudin, Mohamad Syibli Maufur, Syibli Tampubolon, Parlindungan Tasti, Andi Thalita Thaariq, Ath Triwoelandari, Retno Tundo, Tundo Umyati, Umyati Vania Vania Verra, Lie Wafie, M. Sholeh Wagiman, Wagiman Wahyuni, Neneng Wali , Muhammad Wani, Cut Eva Watekhi Watekhi Wijonarko, Panji Wildanil Ghozi WINARNO Wulan, Diah Retno Yana Syafriyana Hijri Yaqutina Marjani Santosa Yunita Sari yusuf, muhammad maulana ZAHRA, RITA Zahratunnida, Zahratunnida Zain, Zahra Nasywa Zalianti, Nabila Reva Zalianti