Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Neraca

Perseroan Terbatas dalam UU Perseroan Terbatas Dalam Pandangan Islam Hudaya, Fadli Hudaya; Saebani, Saebani; Fathurrahman, Muhammad
Neraca Vol. 21 No. 1 (2025): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/neraca.v21i1.2110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan perbedaan antara Perseroan Terbatas dan syirkah dengan cara melakukan perbandingan secara konsep antara Perseroan Terbatas (PT) yang diatur dalam Undang-Undang No.40 Tahun 2007 dan konsep Syirkah (Partnership) yang diatur dalam hukum Muamalah Islam. UU PT merupakan kerangka hukum yang mengatur karakteristik Perseroan Terbatas, konsep tanggungjawab terbatas (limited liability), proses pendirian Perseroan Terbatas, modal dan saham perseroan, organ perseroan, penggabungan, peleburan dan pengambilalihan, pemeriksaan dan pembubaran perseroan dalam Perseroan Terbatas. Sedangkan Syirkah, sebagai bagian dari fiqh muamalah yang mengatur tentang karakteristik syirkah, proses pembentukan syirkah, ketentuan tentang pelaku akad, modal dan tenaga yang diakadkan serta syaratnya, pembagian bagi hasil dan bagi kerugian, serta pembubaran syirkah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metodologi penelitian content analysis (analisis isi) pada konsep Perseroan Terbatas yang diatur dalam UU No 40 Tahun 2007 dan konsep syirkah yang terdapat di dalam literatur muamalah Islam.  Pendekatan yang dilakukan adalah grounded theory (teori mengakar) dengan cara mengumpulkan dan menganalisa konsep PT yang terdapat di dalam UU No 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan konsep syirkah yang terdapat dalam literatur muamalah Islam salah satu an-Nizhom al-Iqtishodiy fi al-Islam karya Taqiyuddin an-Nabhaniy. Hasil Penelitian menunjukkan sementara bahwa Perseroan Terbatas (PT) berdasarkan UU No 40 tahun 2007 berbeda dengan syirkah dalam literatur Muamalah Islam, perbedaan itu terdapat dalam beberapa hal yaitu pertama, pembentukan akad PT belum memenuhi syarat pembentukan sebuah akad dalam muamalah Islam sebagaimana akad syirkah. Kedua, Pembentukan PT tidak memenuhi konsep at-tashorrufat dalam Islam. Ketiga, hubungan antara direktur dan pemilik modal dibangun pada akad upah mengupah (ijarah) bukan akad bagi hasil dan bagi rugi (syirkah). Keempat, pembebanan kerugian tatkala pailit dalam PT yang dibebankan pada direktur hingga harta milik pribadinya tidak sesuai dengan pembebanan kerugian dalam syirkah, yang mana status direktur adalah pihak yang menerima gaji (wage/salary) bukan pihak yang menerima bagi hasil (profit sharing) sebagaimana di dalam syirkah.   REFERENSI Ziyad Ghazal. (2010). Masyru’ Qanun al-Buyu’ fi ad-Daulah al-Islamiyyah, Oman: Daar al-Wadhoh. Yusuf As-Sabatin. (2022). al-Buyu’ al-Qadimah wa al-Mu’ashirah wa al-Burashat al-Mahalliyyah wa al-Dauliyyah, (tt: Maktabah Syamilah). Ali al-Khafif. (2009). as-Syirkat fi al-Fiqh al-Islamiy, Qahiroh: Dar al-Fikr wa al-‘Arobiy. Taqiyuddin an-Nabhaniy. (2004). an-Nizhomu al-Iqtishodiy fi al-Islami, Beirut: Daar al-Ummah. Ainul Yaqin, (2019). Perseroan Terbatas Syariah: Konsep dan LegalitasnyaPerspektif Hukum Islam. Mahkamah Jurnal Kajian Hukum Islam, 4 (1).
Co-Authors . Apriansyah Ade Heri Mulyati, Ade Heri Agus, Muhammad Abduh Akram Agustino Zulys Ahmad Jupri Ahmad, Afifah Anwari Mattali Al Husnah, Miftah Alfauzi, Ikhsanurdien Alhasbi, Faruq Anna Permanasari Anwar, Najih Arif Darmawan Aryati, Ida Awanda, Misuki Ayu Lestari, Putri Baidhowi Billah, Salsa Destiyana, Stevany Dewanto, Muhammad Arif Bagus Didik Hariyanto Djoroho, Theresia G Dwinanto, Irwin Dwiyana, Amelia Eka Herlina Fahrurrozi, F Falni, Falni Fatmawati, Nur Aisyah Fauzi, Zaini Fauziah, Zahra Nur Fernayanan, Riyanti Firdaus, Danar Restu Firdaus, Muhamad Iqbal Ansori Fredy Jhon Philip Sitorus Gayatri, Baiq Alon Pramudhya Ghofar, Abd Hanifah, Aniqah Hanum, Siti Zaida Hendiyani, Rani Henny Purwaningsih Hudaya, Fadli Hudaya Ibad, Taqwa Nur Irianti, Septi Ismail Djakaria Jannah, Eka Yuni Nur Jannatun, Baiq Haulia Jarnuzi Gunlazuardi Java, Abyanuddin Al Jeki Purnama Putra Kabir, Abyan Jausan Kahar, Muhammad Syahrul Koramen Haulian Sirait Kurniawan, Reggiene La Aba Laksmi Subadra, Ni Putu Ayu Leny Heliawati Linda Jati Kusumawardani Liswara, Musa Ahmad M. Zainuddin Maharani, Restu Dewinta Manalu, Keren Mardiman Mardiman, Mardiman Maulani, Mustamina Maulida, Khoviva Megan, Aspasia Asprila Mimin Kusmiyati, Mimin Mirna Ari Mulyani Misdalena, Felly Mufasiroh, Hanif Fika MUHAMMAD ALI Muhammad Fachmi MUHAMMAD TAUFIK Mulia, Reski Mursito, Bambang Musa’ad, Faida Neliwati Noer, Zikri Nugraha, Yoga Nuraeni, Verlita Nurhayati Nurhayati NURUL HIDAYAH Patricia, Cicilia Benita Putri Permanasari, Arlina Puji Astuti Purwantiningsih Sugita Putra, Bela Janare Putri, Nabila Amalia Rahmatullah Bin Arsyad Rahmawati, Miftah Sigit Rasiwan, Iwan Rohmawati, Indi Rozi, Tapaul Rusani, Irna Saebani Saebani, Saebani Saleha, Isma Muslihati Salsabila, Filzah Maharani Sangadji, Zulkarnain Saputra, Ranu Arya Sarawa, Sarawa Sarira, Regina Amelia Setiawan, Aep Siahaan, Lolo Ferdinan Siregar, Annisa Novita Putri Siti Fatimah Subando, Joko - Sujendra, Ida Bagus Alit Sukresna, Yobi Suparman Suswandari Sutanto Sutanto Suwanta, Deni Maulana Syahrial, Agan Syahril Alzahri, Syahril Tasa, Tyan Taufik Taufik Teguh Hidayat Iskandar Alam Tri Aminingsih Trisnawati, Nika Fetria Uge, Sarnely Ulfah, Yetty Faridatul Umala, Moh usep suhendar Usep Suhendar Virasanty Muslimah Widoyo, Agus Fatuh Wiryan, Lalu Wiwi Siswaningsih Yules Pramona Zulkarnain Yulian Syahputri Zulfiani, Rena