Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru TK melalui Penggunaan Media Ajar PITARIA (Pintu Lestari Indonesia) untuk Internalisasi Budaya Daerah di Kabupaten Tanggamus Fernanda, Fitra Endi; Sakung, Nikki Tri; Kusuma, Febra Anjar; Hidayat, Karyadi
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Tanggamus dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif serta memperkenalkan budaya daerah melalui media pembelajaran yang menarik bagi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan pendekatan pelatihan dan implementasi lapangan. Kegiatan penelitian meliputi tiga tahap utama, yaitu (1) sosialisasi mengenai media pembelajaran inovatif oleh dosen Universitas Aisyah Pringsewu, (2) pelatihan pembuatan media pembelajaran Pintu Lestari Indonesia (PITARIA) menggunakan bahan sederhana, dan (3) uji coba penerapan media PITARIA di kelas untuk menilai respons dan minat siswa terhadap pembelajaran budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep media pembelajaran inovatif serta keterampilan dalam merancang media kreatif. Selain itu, penggunaan media PITARIA terbukti dapat meningkatkan ketertarikan siswa terhadap pembelajaran budaya daerah. Kendala utama penelitian ini adalah keberlanjutan program yang masih bergantung pada dukungan lanjutan dari lembaga terkait. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kompetensi guru serta penguatan pendidikan berbasis budaya daerah di tingkat pendidikan anak usia dini.
Analisis Kesenjangan Antara Teori dan Praktik Hukum Sebagai Kritik Terhadap Pemikiran Tokoh Sosiologi Hukum Atikah Ramadhani; Sabrina Birri Sintia; Najua Fauzani; Yashinta Zahra Alfitri; Komang Windasari; Malikah Alya Azzahra; Febra Anjar Kusuma; Putut Ari Sadewo; Fitrah Endi Fernanda
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qv79rs74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan antara teori dan praktik hukum sebagai bentuk kritik terhadap pemikiran tokoh-tokoh sosiologi hukum. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai problematika dalam praktik hukum, seperti disfungsi solidaritas sosial, melemahnya legitimasi hukum, dominasi pendekatan positivistik, kekakuan hukum, serta keterbatasan peran hakim dalam mewujudkan keadilan substantif. Pemikiran tokoh seperti Durkheim, Ibnu Khaldun, Weber, Comte, Ibnu Qayyim, Marx, Holmes, dan Cardozo memberikan kontribusi penting, namun memiliki keterbatasan dalam menjelaskan realitas hukum kontemporer yang kompleks. Kesenjangan antara hukum normatif dan empiris menunjukkan bahwa hukum tidak dapat dipahami secara kaku, melainkan harus kontekstual, adaptif, dan responsif terhadap dinamika sosial. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan hukum yang lebih kritis dan integratif agar hukum mampu mewujudkan keadilan sosial, memperkuat legitimasi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum.
Perkembangan Mahzab dan Aliran Sosiologi Hukum di Indonesia Laura, Prita; Ramadhani, Dina; Prianti, Desta; Puspita Sari, Dian; Maghfiroh, Luluk; Meilisa, Riska; Anjar Kusuma, Febra; Endi Fernanda, Fitra
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 2 (2026): JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA)  April 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i2.9647

Abstract

 Perkembangan sosiologi hukum di Indonesia mencerminkan interaksi dinamis antara sistem hukum dan kondisi sosial, budaya, dan struktural masyarakat plural. Dalam perspektif ini, hukum tidak hanya dipahami sebagai seperangkat aturan formal yang terkandung dalam peraturan perundang-undangan, tetapi juga sebagai fenomena sosial yang ada, berkembang, dan beroperasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Konteks sosial Indonesia yang beragam menjadikan studi tentang aliran dan mazhab pemikiran sosiologi hukum penting dalam memahami bagaimana hukum berinteraksi dengan realitas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan yurisprudensi sosiologis di Indonesia dan untuk menguji pengaruh berbagai aliran pemikiran terhadap praktik hukum dan dinamika sistem hukum nasional. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode berbasis literatur melalui tinjauan literatur sistematis dari sumber-sumber akademis yang relevan, termasuk artikel jurnal ilmiah, buku-buku akademis, dan studi-studi sebelumnya yang berkaitan dengan sosiologi hukum. Temuan menunjukkan bahwa perkembangan sosiologi hukum di Indonesia telah dipengaruhi oleh beberapa aliran pemikiran utama, termasuk sosiologi hukum klasik yang menekankan hubungan antara hukum dan struktur sosial, realisme hukum yang memandang hukum sebagai praktik yang dibentuk melalui proses peradilan dan keputusan pengadilan, dan pemikiran hukum progresif yang menempatkan hukum sebagai sarana untuk mencapai keadilan substantif. Selain itu, sistem hukum Indonesia dicirikan oleh pluralisme hukum, yang tercermin dalam koeksistensi hukum negara, hukum adat, dan hukum agama dalam masyarakat. Kondisi ini menunjukkan bahwa hukum terkait erat dengan nilai-nilai sosial, praktik budaya, dan hubungan kekuasaan yang berkembang dalam masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan sosiologis terhadap hukum penting untuk memahami dinamika hukum secara lebih komprehensif dan untuk mendorong reformasi hukum yang lebih responsif, kontekstual, dan berorientasi pada keadilan sosial.      
STRUKTUR SOSIAL DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM: KONSEP, FUNGSI, DAN DINAMIKA DALAM MASYARAKAT Mila Agustin; Nourel Islamay Diandra; Nadya Mahamida; Laila Fatia Maharani; Sinta Bella Farah Kirani; Perina Dwi Astuti; Febra Anjar Kusuma; Rima Yuni Saputri
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 2 (2026): JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA)  April 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i2.9666

Abstract

 Social structure is a fundamental concept in the study of sociology of law that explains relatively stable patterns of social relationships within society, including the arrangement of institutions, roles, statuses, and norms that guide human interaction. This article aims to analyze the concept of social structure, its functions within the legal system, and the dynamics that influence social life in a more comprehensive manner. The method used is qualitative research with a literature review approach, drawing on recent and relevant scientific sources to ensure the validity and depth of analysis. The results of the study indicate that social structure plays a crucial role in creating social order, maintaining stability, regulating the distribution of roles and responsibilities, and functioning as an effective mechanism of social control through both formal and informal legal norms, while also shaping how laws are formed, implemented, and enforced within society. In addition, the dynamics of social structure—driven by factors such as social change, modernization, technological advancement, and globalization—significantly influence the evolution and adaptation of legal systems, creating both challenges and opportunities in achieving justice and legal certainty. Therefore, understanding social structure from the perspective of sociology of law is essential for developing a legal system that is responsive to societal changes, ensures fairness, and supports social integration within an increasingly complex society.
Peran Guru Pendidikan Pancasila Dalam Menumbuhkan Kepercayaan Diri (Self Confidence) Peserta Didik Di Smpn 1 Sukoharjo Farida, Zahra Nur; Pitoewas, Berchah; ., Rohman; Putri, Devi Sutrisno; Kusuma, Febra Anjar
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 4 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the role of Pancasila Education teachers in fostering self-confidence in students at SMP Negeri 1 Sukoharjo. Self-confidence is a crucial aspect influencing students' courage to express opinions, participate in learning, and believe in their abilities. This study employed a descriptive method with a quantitative approach. The study population was 256 eighth-grade students, with a sample of 64 respondents determined using proportionate random sampling. Data collection was conducted through questionnaires and interviews, and data analysis was conducted using SPSS. The results indicate that Pancasila Education teachers play a significant role in fostering student self-confidence, with indicators as educators (95.31%), facilitators (82.81%), and evaluators (87.50%). Students' self-confidence levels were also high, with indicators of courage to express opinions (87.50%), active participation in learning (71.88%), and confidence in their abilities (90.62%). Therefore, Pancasila Education teachers play a crucial role in fostering student self-confidence through active and participatory learning.
Gerakan Pelajar Bijak Digital: Membangun Kesadaran Hukum Melalui Penggunaan Media Sosial yang Bijak di Lingkungan Sekolah Anis Sri Wijayanti; Febra Anjar Kusuma; Puspita Sari; Ahmad Rama; Sifah Maharani; Rozalia Rozalia; Naela Faiza Khaerani; Enggy Yose; Mutiara Putri Syahrani; Desvika Putri Lailani; Rezky Tania; Sella Agri Bardana; Susilo Susilo
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zrkqqa55

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital telah membawa dampak signifikan pada kehidupan pelajar, khususnya dalam penggunaan media sosial. Pelajar yang belum memiliki kesadaran hukum dan literasi digital yang baik rentan terhadap berbagai penyalahgunaan media sosial seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, dan pelanggaran privasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan sosialisasi “Gerakan Pelajar Bijak Digital: Membangun Kesadaran Hukum Melalui Penggunaan Media Sosial yang Bijak di Lingkungan Sekolah” di SMP Negeri 10 Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan edukasi interaktif. Subjek sasaran adalah siswa kelas VII dan VIII yang berjumlah 64 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi, sebagian besar siswa memiliki pemahaman yang rendah tentang etika digital dan aturan hukum di media sosial. Setelah mengikuti sosialisasi, siswa mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai etika bermedia sosial, perlindungan privasi, bahaya cyberbullying, dan konsekuensi hukum berdasarkan UU ITE. Kegiatan ini berhasil membangun kesadaran hukum dan tanggung jawab digital pelajar serta mendorong terciptanya lingkungan digital yang aman, sehat, dan positif di lingkungan sekolah.
Konstruksi Makna dan Realitas Sosial dalam Perspektif Interaksionisme Simbolik dan Postmodernisme Rezky Tania; Susan Febriyanti; Rozalia Rozalia; Andita Novaliana; Ayu Nur Safitri; Aftesia Labira Lauli; Febra Anjar Kusuma; Dian Permata Sari; Karyadi Hidayat
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/t833gd54

Abstract

The construction of meaning and social reality is a process in which individuals and groups actively construct an understanding of the social world through interactions and symbols. From a symbolic interactionist perspective, meaning is understood as the result of individual interpretations formed through social interactions using symbols such as language, gestures, and actions. Meanwhile, from a postmodernist perspective, social reality is understood as something that is not singular and objective, but relative, variable, and influenced by media and technological advances. This study aims to analyze the construction of meaning and social reality by combining these two perspectives in the context of modern life. The method used is a qualitative approach with a descriptive-analytical type through a literature review of various related scientific sources. The results show that meaning and social reality are formed through social interactions and are also influenced by digital media, which expands and accelerates the construction process. Social media plays a significant role in shaping identities, perceptions, and social realities, such as beauty standards, concepts of success, and ideal lifestyles. Therefore, a critical attitude and media literacy are needed so that individuals can understand and filter the reality constructed in social life.
Mazhab dan Aliran Sosiologi Hukum: Perspektif Teoretis dan Relevansinya dalam Kajian Hukum Kontemporer Ratri Pramudita; Enggy Yose; Hendi Efrianto Harianja; Nayla Azizah; Yuninda Fikri; Mutiara Putri Syahrani; Febra Anjar Kusuma; Susilo Susilo
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3kv46784

Abstract

The sociology of law as a scientific discipline has developed through various schools and currents of thought that offer diverse theoretical perspectives on the relationship between law and society. This study aims to analyze the main schools and currents in the sociology of law, including the positivist school, the sociological jurisprudence school, the critical legal studies school, and the feminist legal theory school, as well as their relevance to contemporary legal studies. Using a normative-empirical legal research method with a conceptual and comparative approach, this study finds that each school offers a unique contribution to understanding the dynamics of law in social life. The positivist school emphasizes the autonomy and certainty of law, while the sociological jurisprudence school bridges formal law and social reality. Critical legal studies question the neutrality of law, and feminist legal theory reveals gender biases in the legal system. In the context of contemporary legal studies in Indonesia, the integration of these schools is relevant for overcoming the limitations of a purely normative approach and producing law that is more responsive to social needs and justice.
Interaksionisme Simbolik dan Teori Postmodernisme dalam Memahami Realitas Sosial Masyarakat Modern Dhea Novitasari; Adinda Salsabila Rizki O; Lisa Lorensa; Martika Suci Ristyawati; Chaca Alfarica Cahyani; Febra Anjar Kusuma; Fitra Endi Fernanda
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/kz3d3g90

Abstract

Teori dalam bidang sosial sangat penting sebagai dasar untuk memahami berbagai fenomena yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, meliputi perilaku individu, proses interaksi sosial, serta pembentukan makna sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dua pendekatan teoritis yang memiliki pengaruh dalam sosiologi, yakni interaksionisme simbolik dan postmodernisme. Interaksionisme simbolik menegaskan bahwa individu adalah aktor aktif yang menciptakan makna melalui interaksi sosial dengan menggunakan simbol-simbol dalam komunikasi sehari-hari. Di sisi lain, postmodernisme muncul sebagai kritik terhadap modernisme dengan menolak adanya kebenaran tunggal dan menekankan bahwa realitas sosial bersifat beragam, dinamis, serta dibentuk dari berbagai perspektif yang dipengaruhi oleh budaya, media, dan hubungan kekuasaan. Metodologi yang diterapkan dalam artikel ini adalah dengan studi literatur yang menganalisis berbagai sumber yang relevan terkait kedua teori tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa interaksionisme simbolik berkontribusi dalam memahami pembentukan makna di tingkat mikro, sementara postmodernisme memberikan kerangka untuk memahami kerumitan dan keberagaman realitas sosial di tingkat makro. Oleh karena itu, kedua teori ini saling melengkapi dalam menjelaskan kompleksitas dinamika kehidupan masyarakat modern.  
Kajian Historis Sosiologi Hukum dan Perkembangannya dalam Sistem Hukum Nadiyah Salamah; Febra Anjar Kusuma; Putut Ary Sadewo; Rizka Maydikta; Marsela Marsela; Naela Faiza Khaerani; Dini Apriliani; Irma Yunita
Jurnal Ilmu Pendidikan Pancasila, Kewarganegaraan, dan Hukum Vol. 3 No. 1 (2026): PAKEHUM- April
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/pakehum.v3i1.1403

Abstract

This study aims to examine the historical development of the sociology of law and its role in the legal system. The sociology of law is a branch of science that studies the relationship between law and society, including how law is formed, implemented, and influenced by social conditions. The method used in this study is descriptive qualitative, by collecting and analyzing various library sources such as books, journals, and related documents. The results of the study indicate that the sociology of law develops in line with social changes in society, ranging from classical to modern thought that emphasizes the importance of social aspects in law enforcement. In the legal system, the sociology of law plays a role in helping to understand the effectiveness of law, public legal awareness, and social factors that influence compliance with the law. Thus, the historical study of the sociology of law provides a broader understanding of the importance of integrating legal and social aspects in creating a legal system that is just and responsive to the needs of society
Co-Authors Adinda Salsabila Rizki O Aftesia Labira Lauli Agus Ananda Agustine, Yolanda Fatima Ahmad Rama Aina, Qorry Alfiana, Shalwa Desti Ana Mentari Andita Novaliana Anis Sri Wijayanti Anisa Dwi Lestari aransyah, Ade ARI SETIAWAN Atikah Ramadhani Ayu Nur Safitri Azzahra, Annisa Salsabila Bagus Putra Setiawan Berchah Pitoewas Chaca Alfarica Cahyani Darsono Darsono Dea Azahra Destri Zadia Arini Desvika Putri Lailani Deva Diani Devi, Sandriana Dewi Ayu Nawang Dhea Novitasari Dhea Novitasi Dian Permata Sari Dian Permata Sari Diki Rahmawati Dina Ramadhani Dini Apriliani Dini Apriliani Elsa Aura Savana Enggy Yose Erniyanti Erniyanti Farida, Zahra Nur Febri Hana Nurholisah Femas Erlangga Dwi Saputra Fina Tri Nur Maharani Fitra Endi Fernanda Fitra Endi Fernanda, Fitra Endi Fitrah Endi Fernanda Hendi Efrianto Harianja Indriani Anggita Putri Ira Kurniawan Irma Yunita Izwah Marhamah Kandiri Karyadi Hidayat Komang Windasari Laila Fatia Maharani Lanang Maulana Laura, Prita Leonardus Pandu Priambodo Lisa Lorensa Maftuchin Maftuchin, Maftuchin Maghfiroh, Luluk Malikah Alya Azzahra Manurung, Dea Resman Manurung, Yosia Marsela Marsela Martika Suci Ristyawati Maulana, Bayu Akbar Meilisa, Riska Mila Agustin Muhammad Mona Adha Muhammad Mona Adha Muhammad Rizky Al-Farizi Muhisom Mutiara Putri Syahrani Nadiyah Salamah Nadya Mahamida Nadya Mahamida Naela Faiza Khaerani Najua Fauzani Nayla Azizah Nikki Tri Sakung, Nikki Tri Nourel Islamay Diandra Nugraha Gading Priandana Nurhayati Nurhayati Nurwahidin, Muhammad Pargito Pargito Perina Dwi Astuti Prakasa, Nugraha Medica Prianti, Desta Prita Laura Puspita Sari Puspita Sari, Dian Putri Sherlyana, Ninda Putri, Devi Sutrisno Putut Ari Sadewo Putut Ary Sadewo Qitallya Adinda Zahrani Ramadhani, Atikah Ramadhani, Dina Ratri Pramudita Rezky Tania Rezky Tania Rhaina Rifka Nefindia Rima Yuni Saputri Risnanda, Regi Rizka Maydikta Rizki Septia Pratiwi Rizky Wahyudi Rohman . Rohman Rohman Rohman Rohman Rozalia Rozalia Rozalia Sabrina Birri Sintia Salma Tabina SAPUTRI, RIMA YUNI Sella Agri Bardana Setiyowati, Dwi Nabila Sifah Maharani Sinta Bella Farah Kirani Sitinjak, Natanael Sujatnico Sujatnico Susan Febriyanti Susan Febriyanti Susilo Susilo Susilo Susilo Tara Marza Citra Dewi Teki Sulaksono Theresia Nicky Apika Diangera Umi Wahyutin Wilda Efendi Ruslan Yashinta Zahra Alfitri Yuninda Fikri