p-Index From 2021 - 2026
11.143
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Journal of Food and Pharmaceutical Science Jurnal Ilmiah Farmasi Microbiology Indonesia ASPIRATOR Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Pharmaciana: Jurnal Kefarmasian Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Jurnal Kimia dan Kemasan Planta Tropika Lentera Pustaka MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Wiyata : Penelitian Sains dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Journal of Pharmacopolium Sains Natural: Journal of Biology and Chemistry Media Ilmu Kesehatan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PengaMAS Jurnal Kreativitas PKM FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JURNAL FARMASI GALENIKA To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pharmacoscript ad-Dawaa : Journal of Pharmaceutical Sciences Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Community Empowerment Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Jurnal Kimia dan Kemasan J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Jurnal Farmasi Galenika Jurnal abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi dan Kesehatan ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Diseases Studies Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice)
Claim Missing Document
Check
Articles

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI PADA EKSTRAK KULIT BUAH ALPUKAT (Persea americana Mill) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT Silvyana, Annysa Ellycornia; Warti, Lia; Nurhayati, Nunung; Atmodjo Reubun, Yonathan Tri; Yuliana, Anna; Iskandar, Choirunnisa; Suripah, Suripah; Zahra, Aliyah; Khayla, Rahmalia Putri
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i1.917

Abstract

Latar belakang: Kandungan flavonoid, fenol, steroid, dan alkaloid pada kulit buah alpukat (Persea americana Mill) yang berpotensi sebagai antibakteri penyebab jerawat. Jerawat umumnya terjadi pada remaja dan muncul di wajah, bahu, dada, serta punggung atas. Penyebab utamanya adalah bakteri S. Epidermidis, S. aureus dan P. acnes. Tujuan: Untuk menentukan konsentrasi optimal ekstrak kulit alpukat sebagai antibakteri terhadap S. Epidermidis, S. aureus dan P. acnes menggunakan metode KHM dan KBM, serta melakukan uji parameter spesifik dan nonspesifik. Metode: Metode ini menentukan Konsentrasi Hambat Minimum menggunakan microplate 96-well dengan Nutrient Broth untuk S. epidermidis dan S. aureus, serta Brain Heart Infusion Broth untuk P. acnes. Campuran diinkubasi pada 37°C (aerob 24 jam untuk S. epidermidis dan S. aureus; anaerob 72 jam untuk P. acnes), lalu diamati kekeruhannya. Konsentrasi Bunuh Minimum ditentukan dari sampel KHM tidak keruh, dengan inkubasi ulang untuk melihat konsentrasi terendah yang membunuh 99,9% bakteri. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah alpukat)  dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus pada konsentrasi 25.000 ppm, terdapat aktivitas antibakteri S. epidermidis pada konsentrasi 25.000 ppm, dan pada bakteri P. acnes  aktivitas antibakteri terjadi pada konsentrasi 50.000 ppm. Simpulan: Ekstrak kulit buah alpukat memiliki aktivitas antibakteri penyebab jerawat.
UJI POTENSI ANTIMIKROBA EKSTRAK BIJI BUAH KUP ( Syzygium polycephalum Miq. ) Yuliana, Anna; Rahmiyani, Ira; Nurfauziyah, Annisa
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Farmasi Galenika Vol 8 No 2
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v8i2.190

Abstract

Penyakit infeksi dapat disebabkan oleh jamur, virus dan bakteri. Escherichia coli, Staphylococcus aureus dan Candida albicans merupakan flora normal dalam tubuh manusia, dapat menjadi patogen apabila terjadi ketidak seimbangan dalam tubuh manusia. Tanaman kupa merupakan salah satu tanaman endemik Indonesia yang hanya ditemukan di pulau Jawa. Biji buah kupa mengandung metabolit sekunder golongan senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, polifenol, steroid, mono dan seskuiterpen yang berpotensi sebagai antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba, konsentrasi hambat minimal serta mengetahui daya hambat paling baik dari ekstrak biji buah kupa (Syzygium policephalum Miq) terhadap pertumbuhan mikroba Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Candida albicans. Ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut n-heksana, etil asetat, dan etanol 70%. Metode yang digunakan pada pengujian antimikroba adalah difusi agar sumuran. Hasil menunjukan bahwa ekstrak biji buah kupa terbukti memiliki potensi antimikroba terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Candida albicans. Ekstrak yang memiliki daya hambat terbesar terdapat pada ekstrak etil asetat. Pada ekstrak etil asetat memiliki aktivitas antimikroba terhadap Escherichia coli, Staphylococcus aureus dan Candida albicans dengan nilai KHM berturut-turut sebesar 1%, 2%, dan 24% yang setara dengan 96,71 µg/mL, 7,96 µg/mL tetrasiklin HCl dan 9,13 µg/mL nistatin.
POTENSI EKSTRAK DAUN ASAM JAWA(Tamarindus indica L.) TERHADAP Staphylococcus aureus Yuliana, Anna; Rostina, Dewi; Rahmawati R, Lina
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 8 No 3 (2021): Jurnal Farmasi Galenika Vol 8 No 3
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v8i3.198

Abstract

Daun asam jawa (Tamarindus indica Linn.) dapat digunakan sebagai obat tradisional, dan mempunyai komponen bioaktif yang dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak asam jawa yang paling baik menggunakan pelarut dengan tingkat kepolaran yang berbeda terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi agar. Penelitian ini menggunakan konsentrasi ekstrak yaitu 10-100%. Hasil uji skrining fitokimia menunjukan bahwa ekstrak etanol dan etil asetat menunjukan adanya senyawa flavonoid, dan tanin yang menunjukan bahwa kedua ekstrak ini dapat memberikan pengaruh pada bakteri Staphylococcus aureus, sedangkan pada ekstrak n-hexan tidak memberikan aktivitas antibakteri. Konsentrasi ekstrak daun asam jawa yang efektif dapat menghambat bakteri Staphylococcus aureus adalah konsentrasi 20%.
PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI BAGI REMAJA DAN IBU-IBU PENGAJIAN Yuliana, Anna; Zain, Dichy Nuryadin; Pebiansyah, Anisa; Amin, Saeful; Rahmiyani, Ira; Alifiar, Ilham; Hidayat, Taufik; Shaleha, Resha Resmawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.31854

Abstract

Abstrak: Penyuluhan kesehatan reproduksi menjadi aspek penting dalam meningkatkan Penyuluhan kesehatan reproduksi penting untuk meningkatkan pemahaman remaja dan ibu rumah tangga dalam menjaga kebersihan serta kesehatan organ reproduksi. Kurangnya pengetahuan dapat menyebabkan perilaku berisiko, termasuk penyakit menular seksual dan kehamilan dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan kesehatan reproduksi dengan menggunakan media audio visual. Metode yang digunakan terdiri dari penyuluhan langsung, tayangan audio visual dan evaluasi menggunakan pre-test dan pos-test, yang terdiri dari lima belas pertanyaan. Mitra pengabdian merupakan ibu rumahtangga dan remaja putri di lingkungan Masjid Abah Djaedi, Kota Tasikmalaya sebagnyak 76 responden. Hasil evaluasi menunjukan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata sebesar 0,83 dan masuk kedalam kategori tinggi berdasarkan kriteria N-Gain. Kegiatan ini menegaskan penggunaaan media audio visual dapat meningkatkan terserapnya informasi yang lebih efektif dan efesien terutama dalam meningkatan kesehatan reproduksi.Abstract: Reproductive health counseling is an important aspect in improving Reproductive health counseling is important to improve the understanding of adolescents and housewives in maintaining cleanliness and health of reproductive organs. Lack of knowledge can lead to risky behavior, including sexually transmitted diseases and early pregnancy. This community service activity aims to evaluate the effectiveness of reproductive health counseling using audio-visual media. The methods used consist of direct counseling, audio-visual displays and evaluation using pre-test and post-test consisting of fifteen questions. The community service partners are housewives and adolescent girls in the Abah Djaedi Mosque environment, Tasikmalaya City, as many as 76 respondents. The evaluation results showed a significant increase in knowledge, with an average value of 0.83 and entered the high category based on the N-Gain criteria. This activity confirms that the use of audio-visual media can increase the absorption of information more effectively and efficiently, especially in improving reproductive health.
PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI MELALUI APLIKASI QUIZ INTERAKTIF DAN PEMBAGIAN PAKET MENSTRUAL PAD PADA SISWI SMP Yuliana, Anna; Shaleha, Resha Resmawati; Maria, Hana Diana; Soesilo, Deffa Ambarwati; Agustiani, Cica
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26283

Abstract

Abstrak: Pemahaman tentang fungsi dan proses biologi tubuh adalah komponen penting dari perkembangan remaja. WHO mengatakan bahwa remaja berusia 10-19 tahun berada dalam fase transisi yang sangat penting sehingga akan menentukan kesehatan dan kesejahteraan mereka di masa depan. Selain itu, memahami kesehatan reproduksi membantu mereka menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan alat reproduksi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan serta edukasi melalui aplikasi quiz interaktif, dengan harapan dapat menarik minat siswi serta guru sehingga materi menjadi mudah untuk dipahami. Sasaran kegiatan ini siswi yang berada di SMP sebanyak 151 orang. Kegiatan diawal dengan pembukaan, pemgisian pre-test, pemberian materi, diskusi, pengisian post-test, pembagian menstrual pad, dan penutup. Hasil analisis data menunjukan peningkatan yang signifikan dari nilai hasil pre-test yaitu 41,73% menjadi 98,38% untuk hasil pos-test, yang terlihat adanya antusias para siswi dalam menyimak materi dengan menggunakan aplikasi quiz interaktif yang menarik sehingga membuat siswi lebih semangat untuk mempelajari tentang kesehatan reproduksi.Abstract: Understanding the function and biological processes of the body is an important component of adolescent development. Based on WHO research, that 10-19 year olds are in crucial transitional phase that will determine the future health and well-being. Besides, understanding reproductive health helps the become more aware of the importance opining hygiene and reproductive organ health. The purpose of this dedication is to provide education and understanding with interactive quiz, that are expected to attract the interest of both teachers and students so that they are easy to understand. The target of this activity is the pupils who are in the first secondary school as many as 151 people. Activities started with opening, pre-test filling, material delivery, discussion, post-test replenishment, menstrual pad division, and closing. The data analysis showed a significant increase from pre-test score 41,73% to 98,38% for post-test results, which was seen by the enthusiasm of the students in reading the material and in using an interesting interactive quiz application which mate the students more enthusiast to learn about reproductive health.
PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG OBAT GENERIK, CEK KLIK DAN DAGUSIBU Yuliana, Anna; Aprila, Zessa; Hidayah, Nauval Aqil; Zaniera, Zaniera; Aziz, Haniifa Nur; Iskandar, Natasya Tastaftiani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25428

Abstract

Abstrak: Obat Generik yaitu obat yang sudah habis masa patennya atau disebut off patent, maka dapat dibuat oleh berbagai perusahaan farmasi tanpa membayar royalti sehingga harga obatnya relatif lebih murah dibanding obat paten. Namun kepercayaan masyarakat terhadap efektivitas obat generik lebih rendah dibanding obat paten, karena menganggap bahwa harga mencerminkan kualitas obat. Maka dari itu, dilakukan penyuluhan yang betujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar tidak ragu lagi memilih obat generik yang aman serta murah. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan di Masjid Al-falah terhadap 46 orang masyarakat Desa Sindangasih, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya oleh Mahasiswa tim 1 KKN Sindangasih Universitas Bakti Tunas Husada yang beranggotakan 5 orang yang dibantu oleh dosen pembimbing lapangan dan pengurus masjid. Sebelum dilakukan pemaparan materi, terlebih dahulu masyarakat diberi kuesioner berupa pre-test lalu dilanjutkan dengan penyuluhan tentang obat generik, cek KLIK dan DAGUSIBU, kemudian diberi kuesioner kembali yaitu post-test untuk menilai peningkatan pemahaman masyarakat mengenai obat generik, cek KLIK dan DAGUSIBU. Hasil dari analisis data statistik yang diolah menggunakan metode Paired Samples T Test memperlihatkan perbedaan yang signifikan, dengan nilai Sig.(2-tailed) pada hasil pengujian sebesar 0,000 (<0,05). Hal ini menunjukan bahwa pengetahuan masyarakat meningkat sesudah materi disampaikan.Abstract: Generic drugs are drugs that have expired their patent or are called off patent, so they can be made by various pharmaceutical companies without paying royalties so that the price of the drug is relatively cheaper than patent drugs. However, public confidence in the effectiveness of generic drugs is lower than that of patented drugs, because they assume that the price reflects the quality of the drug. Therefore, counseling was conducted with the aim of increasing public understanding so that they no longer hesitate to choose generic drugs that are safe and cheap. This counseling activity was carried out at the Al-falah Mosque for 46 people of Sindangasih Village, Cikatomas District, Tasikmalaya Regency by Team 1 KKN Sindangasih students of Bakti Tunas Husada University, consisting of 5 members assisted by field supervisors and mosque administrators. Before the presentation of the material, the community was first given a questionnaire in the form of a pre-test and then continued with counseling on generic drugs, KLIK checks and DAGUSIBU, then given a questionnaire again, namely the post-test to assess the increase in community understanding of generic drugs, KLIK checks and DAGUSIBU. The results of the statistical data analysis processed using the Paired Samples T Test method showed a significant difference, with a Sig. (2-tailed) value in the test results of 0.000 (<0.05). This shows that community knowledge increased after the material was delivered.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PHBS MELALUI PERMAINAN EDUKATIF SNAKE LADDERS DAN PEMBAGIAN PAKET HYGINE SANITARY KIT PADA MDTA ISTIQOMAH KOTA TASIKMALAYA Shaleha, Resha Resmawati; Yuliana, Anna; Tisnawati, Eva; Ramdhanti, Febby Nuzuliyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26161

Abstract

Abstrak: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu bagian penting di lingkungan masyarakat salah satunya ialah lingkungan sekolah. Peran PHBS di lingkungan sekolah akan membantu dalam mengawasi kesehatan anak-anak di sekolah. Berbagai metode pendekatan dapat digunakan untuk melindungi dan meningkatkan pengetahuan kesehatan di kalangan anak-anak sekolah, salah satunya melaui media permainan snake ladders serta pemberian healthy sanitary kit dan lunch box set. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya PHBS pada anak-anak di MDTA Istiqomah melalui media pembelajaran permainan snake ladders serta didukung pembagian healthy sanitary kit dan lunch box set. Metode penyuluhan dilakukan dengan cara pemberian materi dengan menggunakan alat peraga berupa permainan edukatif snake ladders dan pemberian kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan. Kegiatan pengabdian ini melibatkan sebanyak 120 responden yang mengisi kuesioner dengan 10 pertanyaan untuk melihat perbandingan pengetahuan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) saat penyuluhan. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan signifikan dari nilai pre-test sebesar 50,83% menjadi 94% pada post-test, yang mengindikasikan bahwa penggunaan media permainan ular tangga efektif dalam meningkatkan pengetahuan responden tentang PHBS di MDTA Istiqomah.Abstract: Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is an important part of the community environment, one of which is the school environment. The role of PHBS in the school environment will help in monitoring the health of children at school. Various approaches can be used to protect and improve health knowledge among school children, one of which is through the snake ladders game media and the provision of healthy sanitary kits and lunch box sets. This community service activity aims to increase knowledge and awareness of the importance of PHBS in children at MDTA Istiqomah through the snake ladders game learning media and supported by the distribution of healthy sanitary kits and lunch box sets. The counseling method is carried out by providing material using teaching aids in the form of educational snake ladders games and providing questionnaires before and after the counseling activity. This community service activity involved 120 respondents who filled out a questionnaire with 10 questions to see the comparison of knowledge before (pretest) and after (posttest) during the counseling. The results of the data analysis showed a significant increase from the pre-test value of 50.83% to 94% in the post-test, which indicates that the use of the snake ladders game media is effective in increasing respondents' knowledge about PHBS at MDTA Istiqomah.
OPTIMASI TWEEN PADA SEDIAAN GRANUL INSTAN FOAM MAT DRYING EKTRAK BUAH HONJE LAKA (Etlingera elatior (JACK) R.M.SM.) MENGGUNAKAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN Lilis, Tuslinah; Aldy, Pangestu; Anna, Yuliana
Pharmacoscript Vol. 8 No. 1 (2025): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v8i1.1889

Abstract

Minuman jus Buah honje laka (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.) sering dikonsumsi masyarakat sebagai minuman kesehatan. Senyawa metabolit skunder yang terkandung dalam buah honje laka yang memberikan warna merah dan mempunyai efek farmakologi adalah  flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Flavonoid tidak stabil terhadap panas dan cahaya sehingga sediaan dalam bentuk sirup tidak mempunyai umur simpan lama. Dalam penelitian ini  dikembangkan dalam bentuk granul instan menggunakan metode foam mat drying untuk meningkatkan stabilitas dan memperpanjang umur simpan sediaan honje laka (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.) sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian adalah memperoleh formula granul instan yang memenuhi persyaratan granul dan potensi antioksidan. Formula sediaan granul dilakukan  optimasi dengan metode Simplex Lattice Design melalui perubahan konsentrasi  tween 80 dan tween 20. Na-CMC 0,3% ditambahkan sebagai foam stabilizer. Setiap  formula dievaluasi meliputi respon sesuai dengan persyaratan granul dan stabilitas busa. Formula terbaik diverifikasi melalui One Sample T-Test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan formula dengan Tween 80 sebesar 10% dengan nilai desirability 0,981 adalah formula terbaik. Berdasarkan formula tersebut diperoleh laju alir 5,47 g/s, kelarutan  97,37%  kadar air  3,91% dan stabilitas busa  102,78%. Metode uji aktivitas antioksidan dengan metode  DPPH ( 1,1 diphenyl -2- picrylhidrazil) diperoleh nilai IC50 yaitu sebesar  11,77 ppm menunjukkan bahwa sediaan granul instan mempunyai potensi antioksidan sangat kuat.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN KRIM PEWARNA RAMBUT DARI Monascus purpureus Anna, Yuliana; Meisya, Aulia; Resha Resmawati, Shaleha
Pharmacoscript Vol. 8 No. 1 (2025): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v8i1.1998

Abstract

Rambut merupakan satu dari beberapa elemen penting dalam penampilan seseorang dan sering kali dianggap sebagai mahkota yang mempercantik tampilan. Budaya di masyarakat rambut diberikan perhatian khusus sebagai ekspresi diri dan keindahan dimana pewarna rambut dapat dipakai sebagai tempat untuk mengekspresikan diri, dimana pewarna rambut telah dikembangkan dengan memakai pewarna alami karena dinilai lebih aman dibandingkan dengan memakai pewarna sintetik. Angkak mengandung metabolit sekunder berupa pigmen Monascus dengan tiga kelompok utama, yakni pigmen kuning, merah, dan jingga dimana angkak sendiri merupakan produk fermentasi beras Monascus sp. Tujuan dari riset ini ialah memperoleh hasil dari proses emanfaatan ekstrak pigmen merah dan pigmen kuning Monascus purpureus sebagai pewarna rambut dibuat menjadi 4 formula dimana formula 1 mengandung angkak sebanyak 10%, formula 2 mengandung angkak sebanyak 15%, dan formula 3 mengandung angkak sebanyak 20%. Formula terbaik diperoleh ada F3 dari pigmen kuning dan telah memenuhi standar menurut SNI 16-4339-1996 pada uji pH, daya sebar, dan viskositas. Untuk uji organoleptik, homogenitas, stabilitas warna pada rambut, iritasi memiliki hasil yang baik. Uji hedonik dilakukan terhadap 15 panelis dengan hasil F3 dari pigmen kuning yang paling banyak disukai.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI PADA EKSTRAK KULIT BUAH ALPUKAT (Persea americana Mill) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT Silvyana, Annysa Ellycornia; Warti, Lia; Nurhayati, Nunung; Atmodjo Reubun, Yonathan Tri; Yuliana, Anna; Iskandar, Choirunnisa; Suripah, Suripah; Zahra, Aliyah; Khayla, Rahmalia Putri
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i1.917

Abstract

Latar belakang: Kandungan flavonoid, fenol, steroid, dan alkaloid pada kulit buah alpukat (Persea americana Mill) yang berpotensi sebagai antibakteri penyebab jerawat. Jerawat umumnya terjadi pada remaja dan muncul di wajah, bahu, dada, serta punggung atas. Penyebab utamanya adalah bakteri S. Epidermidis, S. aureus dan P. acnes. Tujuan: Untuk menentukan konsentrasi optimal ekstrak kulit alpukat sebagai antibakteri terhadap S. Epidermidis, S. aureus dan P. acnes menggunakan metode KHM dan KBM, serta melakukan uji parameter spesifik dan nonspesifik. Metode: Metode ini menentukan Konsentrasi Hambat Minimum menggunakan microplate 96-well dengan Nutrient Broth untuk S. epidermidis dan S. aureus, serta Brain Heart Infusion Broth untuk P. acnes. Campuran diinkubasi pada 37°C (aerob 24 jam untuk S. epidermidis dan S. aureus; anaerob 72 jam untuk P. acnes), lalu diamati kekeruhannya. Konsentrasi Bunuh Minimum ditentukan dari sampel KHM tidak keruh, dengan inkubasi ulang untuk melihat konsentrasi terendah yang membunuh 99,9% bakteri. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah alpukat)  dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus pada konsentrasi 25.000 ppm, terdapat aktivitas antibakteri S. epidermidis pada konsentrasi 25.000 ppm, dan pada bakteri P. acnes  aktivitas antibakteri terjadi pada konsentrasi 50.000 ppm. Simpulan: Ekstrak kulit buah alpukat memiliki aktivitas antibakteri penyebab jerawat.
Co-Authors Abdurrasyid Abna, Inherni Marti Ade Yeni A Afifah, Nadya Nurul Agustiani, Cica Agustin Alfiani, Putri Ahmad Fauzi Aldiany, Elsa Aldy, Pangestu Alicia Nadira Andriyani, Yuni Aneu Nia Rolita Pasa Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Trikusuma Pratita Anis Khoirunisa Anis Khoirunisa, Anis Anisa Pebiansyah Anisa Pebiansyah Anisa Pebiansyah Anisa Pebiansyah Annisa Nurfauziyah Annisa Pebiansyah Annisa Pebiansyah ANNISA SALSABILA Annysa Ellycornia Silvyana Aprila, Zessa Aprilita Rina Yanti Ardianes Firmansya Arif Budiman Arif Budiman Atmodjo Reubun, Yonathan Tri Ayudia, Sukma Aziz, Haniifa Nur Benny Permana Brilyan Zulfikar Ar Rabbani Cindi Kartika Citra Dewi Salasanti De Hiban Fauzan Mabruro De Hiban Fauzan Mabruro Deliaz, Mochamad Fajar Dewi Rostina Dewi, Nida Puspa Dewi, Rika Zahara Dhea Sinta Nurjanah Diana Sri Zustika Dichy Nuryadien Z Dikri Fadhlurrohman Dwi Lista Ligarsari Eden, Yonatan Elin Julianti Fajar Setiawan Fajar Setiawan Fajar Setiawan FAJAR SETIAWAN Fanisa Riadhiani Farid Maulana Farid, Rifa Agnia Fathurohman, Mochamad Fathurohman, Mochamad Fauziah, Mina Fawwaz Hanifa Febriana Nur Anggraeni Febriana Nur Anggraeni Firman Gustaman Firman Gustaman Firmansya, Ardianes Fitriani Fitriani Fitriani, Windi Fujiyanti, Melia Gina Maya Lestari Gustaman, Firman Gustriani Hendy Suhendy Hendy Suhendy Heni Pujiastuti Herdiana, Yana Hermanus Ehe Hurit Hidayah, Nauval Aqil Hilman Fitriaji S P Hurit, Herman Ehe Ilham Alifiar Ilham Alifiar Ilham Alifiar Ilham Alifiar Ilham Alifiar Ilham Alifiar, Ilham Imam Asngari indra indra Indriyanti Indriyanti, Indriyanti Inherni Marti, Abna Ira Rahmiayani Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Ira, Rahmiyani Iskandar, Choirunnisa Iskandar, Natasya Tastaftiani Julianti, Elin Jutti Levita Khayla, Rahmalia Putri Khofi Siti Mukhaufillah Kiki Vidia Amelia Kristiana, Wiwin Lestari, Gina Maya Lilis Tuslinah Lilis Tuslinah, Lilis Lilis, Tuslinah Lina Rahmawati Lina Rahmawati R Lina Rahmawati R Lina Rahmawati Rizkuloh Linda Rindjani Linda Rindjani, Linda Lusi Nurdianti Lusi Nurdianti, Lusi Lusi, Nurdianti M. Faturohman Maria, Hana Diana Marlia Singgih Marlia Singgih Marlia Singgih Meisya, Aulia Melia Fujiyanti Melina Faulina Melina Faulina, Melina Melliany Rosna, Hendari Mina Fauziah Mitha Anggitha Mochamad Fajar Deliaz Mochamad Fathurahman Mochamad Fathurohman Muchammad Reza , Ghozaly Muchammad Reza Ghozaly Muhamad Rifki , Nuriman Muhamad Rifki Nuriman Muhammad Fauzan Maulana Zidane Muharam Priatna Muharam Priatna Nabila Aini, Wahyudin Nadira, Alicia Neng Widy Widiyawati Neng Widy Widiyawati Nida Nursyifa Nida Puspa Dewi Novianti, Anugrah Nunik Sri Mareta Nunung Nurhayati Nur Laili Dwi Hidayati Nur Rahayuningsih Nur Rahayuningsih, Nur Nurdianti Lusi Nurfauziyah, Annisa Nuridanti, Lusi Nuriman Muhamad Rifki Nurjahan Nurjahan Nurul Kamilah Nurul Kamilah Oktaviani Ayu Saputri Oktaviani Ayu Saputri Oktaviani, Widya Paras Layna Safa Pebiansyah, Anisa Pratita, Anindita Tri kusuma Putri Nita Raden Anisa Maharani Rahmawati R, Lina Rahmiyani Ira Ramdhanti, Febby Nuzuliyah Raras, Euis Resha Resmawati S Resha Resmawati Shaleha Resha Resmawati Shaleha Resha Resmawati, Shaleha Resha, Shaleha Rhesa Resmawati Shaleha Riadhiani, Fanisa Rida Nurihayati Rika Zahara Dewi Rinaldi, Rusdi Aris Rofi, Uyep Muhamad Rostina, Dewi Roswandi, Wemfi Riska Rukmana, Dea Helyani Rusdi Aris Rinaldi Ruswanto, Ruswanto S, Resha Resmawati Saeful Amin Saeful Amin Saeful Amin Saeful Amin Saeful Amin Saeful Amin, Saeful Safa, Paras Layna Saka Bekti Subagja Salsabila Adlina Saputri, Oktaviani Ayu Selvira Anandia Intan Maulidya Setiawan, Fajar Setiawati, Wina Aprilia Shaleha Resha Shaleha, Resha Resmawati Sinta Amelia Tri Utami Soesilo, Deffa Ambarwati Sri Adi Sumiwi Subarna, Sony Sandria Sudianto Sudianto Sudianto Sudianto Suhendy, Hendy Suhendy, Hendy Sukma Ayudia Suripah Suripah Tary Novitri Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik, Hidayat Tisnawati, Eva Tita Nofianti Tita Nofianti Tita Nofianti Tita Novianti Tresna Lestari, Tresna Tuslinah, Lilis Vera Nurviana Wahyudin Nabila Aini Wahyuni, Alia Wahyuni, Wini Warti, Lia Wemfi Riska Roswandi Widia Ningsih Widia Ningsih, Widia Widya Oktaviani Wina Aprilia Setiawati Winda Trisna Wulandari, Winda Trisna Windi Susi Indryani Wini Wahyuni Wiwin Kristiana Yana Herdiana Zahra, Aliyah Zain, Dichy Nuryadin Zaitun, Sherin Theresina Zalfa Zahira Fauziah Zaniera, Zaniera