Claim Missing Document
Check
Articles

Dari Payango Hingga Mo Mayango: Nilai Karakter dalam Pembelajaran IPS Moha, Lulun; Rosidi, Moh. Imron
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai karakter yang terkandung dalam tradisi payango dalam konteks pembelajaran IPS. Payango adalah sebuah tradisi yang dijalankan oleh masyarakat Gorontalo untuk menentukan titik pusat rumah dan struktur bangunan yang akan berdampak pada kualitas hunian yang akan ditempati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam tradisi payango terdapat nilai-nilai moral dan karakter yang positif, seperti semangat gotong royong, aspek keagamaan, dan toleransi, yang memiliki relevansi kuat dengan pembelajaran IPS. Oleh karena itu, tradisi payango merupakan langkah yang sangat penting bagi masyarakat Gorontalo ketika mereka ingin membangun rumah baru, karena payango bertujuan untuk menciptakan kondisi di mana penghuni rumah dapat hidup dengan damai, merasa aman, dan agar rumah tersebut tidak mudah rusak.
HARMONI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KURIKULUM MERDEKA Fitroh, Ismaul; Rosidi, Moh. Imron
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.22230

Abstract

Abstrak: Tujuan penulisan artikel untuk mengkaji nilai-nilai Pancasila yang terdapat dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, misalnya buku dan artikel dari jurnal yang terbit pada tahun 2014 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Kurikulum Merdeka terdapat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang terdiri dari beberapa kegiatan yakni (1) Pertukaran pelajar; (2) Magang/praktik kerja; (3) Asistensi mengajar di satuan Pendidikan; (4) Penelitian/riset; (5) Proyek kemanusian, (6) Kegiatan wirausaha; (7) Studi/proyek independent. (8) Membangun desa/kuliah kerja nyata tematik. Banyaknya kegiatan yang ada dalam MBKM tenyata memuat nilai-nilai Pancasila diantaranya adalah: (1) Landasan Filosofis Pancasila; (2) Pembentukan Karakter; (3) Penguatan Identitas Kebangsaan; (4) Pendidikan Demokratis; (5) Mengatasi Tantangan Sosial.Abstract: The purpose of writing an article is to examine the values of Pancasila contained in the Independent Curriculum. This research uses a qualitative method with a literature study approach. Data is obtained from various scientific sources, such as books and articles from journals published from 2014 to 2023. The results showed that in the Independent Curriculum there is the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program which consists of several activities, namely: (1) Student exchange; (2) Internship/work practice; (3) Teaching assistance in educational units; (4) Research; (5) Humanitarian projects, (6) Entrepreneurial activities; (7) Independent study/project. (8) Build villages/thematic community service program. The number of activities in MBKM actually contains the values of Pancasila including: (1) Philosophical Foundation of Pancasila; (2) Character Building; (3) Strengthening National Identity; (4) Democratic Education; (5) Overcoming Social Challenges.
Exploring Perspective of Local Tourists About City Branding: Study on Gorontalo As Serambi Madinah and Manokwari As Kota Injil Juniarti, Gita; Sulistijowati, Rieny; Thomas, Abdul Wahab; Rosidi, Moh. Imron
Jurnal Bina Praja Vol 15 No 1 (2023): City Branding
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.15.2023.29-42

Abstract

City branding is an object contested by various cities and regencies in Indonesia. The goal was to introduce their identity of them, so strong branding could be the basis for marketing tourism from the city. Therefore, the purpose of this study was to examine the perspectives of domestic tourists about city branding that use religion as the basis for their branding. This study analyzes the perspectives of tourists who visit Gorontalo City and Manokwari Regency. Gorontalo has the branding Serambi Madinah, and Manokwari is famous with Kota Injil as its branding. This study uses a qualitative approach and descriptive analysis based on Tourism Consumption Behavior (TCB) and critical questions for developing a city brand strategy. This study was conducted in 19 days, from 1 February to 20 February 2023, by interviewing tourists who visited Gorontalo City and Manokwari Regency. Literature studies also support the discussion in this study. The results showed that Gorontalo City, which has Serambi Madinah branding, has not attracted tourists' attention to sites, mosques, and religious festivals held in Gorontalo City. Tourists prefer to travel to the coast of Tomini Bay, such as Pulo Cinta and Botubarani Whale Sharks. Meanwhile, tourists visiting Manokwari have a more perspective that Manokwari is Kota Injil, where the bible first entered Papua through Manokwari. Several factors can also influence city branding: local history, culture, natural resources, and religion. Local wisdom is also essential to support the city's branding.
Sijamuwangi: A Utilization of Virtual Treasures as A Resource for Learning History Rosidi, Moh Imron; Fitroh, Ismaul; Juniarti, Gita
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5261

Abstract

The purpose of this study is to know the historical heritage collection at the Blambangan Museum, Banyuwangi Regency through Sijamuwangi application media and its utilization for a history learning source. While the problems studied in this study are: (1) what items from the collection of historical heritage in the Blambangan Museum are available to be accessed by using Sijamuwangi application? (2) how to use Sijamuwangi application as a source of history learning?. The research method applied in this study is literature method where the research material/research data needed are obtained from the library source in forms of books, documents, journals, encyclopaedias, articles and other source related to this study. According to the research results, the Blambangan Museum that integrated to the Sijamuwangi application collects a large amount of historical relics which can be utilized as a source of historical learning to learn about development of the social life, government, and culture during the period of Hindu-Buddha kingdoms in Indonesia.
SOSIALISASI MENINGKATKAN LITERASI MEMBACA SISWA DI SMP NEGERI 2 GORONTALO Fitroh, Ismaul; Rosidi, Moh. Imron; Juniarti, Gita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25453

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai kegiatan pengabdian masyarakat yang terkait dengan upaya sosialisasi meningkatkan literasi membaca siswa di SMP Negeri 2 Gorontalo. Sosialisasi ini merupakan bentuk edukasi dan penyuluhan tentang literasi membaca kepada siswa dengan tujuan agar mereka memiliki kemampuan literasi yang tinggi sehingga dapat berpikir kritis dan memperoleh hasil belajar yang memuaskan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup penyampaian materi melalui ceramah, tanya jawab, dan evaluasi. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah pemahaman siswa tentang definisi literasi, jenis-jenis literasi, faktor penyebabnya rendahnya literasi, dampak yang ditimbulkan jika memiliki literasi yang rendah, serta upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca. Kegiatan ini juga membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, mampu berkomunikasi dengan baik serta berkolaborasi bersama siswa yang lain tanpa terjadi perpecahan.
MOOSOA: JEJAK BUDAYA DAN TRADISI PENUH MAKNA Tapoto, Rahmat; Rosidi, Moh. Imron
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25476

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui lebih dalam tentang tradisi Moosoa suku Saluan di Kecamatan Batui Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah. Tradisi Moosoa di dalam kehidupan masyarakat merupakan suatu aspek yang sangat penting dan merupakan hak asasi setiap individu. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Moosoa merupakan perkawinan yang dilakukan oleh suku Saluan yang tahapannya meliputi: 1. Mompokilawa (Lamaran), 2 Molato (Diskusi Keluarga Tentang Biaya Nikah). 3. Membuat Sindua (Membuat Mas Kawin), 4. Moosoa (Pernikahan). Tradisi Moosoa memiliki makna dan nilai-nilai budaya yang luhur dan perlu dilestarikan oleh generasi muda saat ini.
MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN: PERAN VITAL PROFESI GURU DI INDONESIA Ismail, Ismail; Iskandar, Iskandar; Rosidi, Moh. Imron
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.28203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi profesionalisme guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan siswa di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan seorang guru profesional dapat terlihat dari kualitas proses pembelajaran, penguasaan terhadap kompetensi guru, dan kemampuan guru dalam mengelola aktivitas dan hasil belajar siswa. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap adanya berbagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme guru.
PERAN ORANG TUA DALAM MENGOPTIMALKAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA PERWANIDA Fikri, Mu'tasim; Rosidi, Moh. Imron; Fitroh, Ismaul; Wijaya, Sugeng Hendra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam mengoptimalkan perkembangan sosial emosional anak usia (5-6) tahun di Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari tiga orang tua yang memiliki anak usia (5-6) tahun. Teknik pengumpulan data melaluiobservasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif model Miles dan Huberman, yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data mengggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam mengoptimalkan perkembangan sosial emosional anak yaitu orang tua berperan sebagai pembimbing, orang tua sebagai fasilitator, dan orang tua sebagai motivator.
Digital Storytelling for Social Justice: Empowering Students to Address Inequality through Creative Narratives Moh. Imron Rosidi; Ismaul Fitroh; Samavia Zia
Educational Dynamics: International Journal of Education and Social Sciences Vol. 2 No. 1 (2025): January: Educational Dynamics: International Journal of Education and Social Sc
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/educationaldynamics.v2i1.256

Abstract

This study investigates the use of digital storytelling (DST) as an educational strategy to enhance students’ critical thinking, empathy, and social awareness, particularly in addressing social injustice issues. Despite the growing emphasis on social justice education, traditional teaching methods often fail to engage students meaningfully or to connect personal experiences with broader societal contexts. This research aims to explore how DST can foster reflective learning, empathy, and social responsibility among students. A qualitative methodology was employed, involving data collection through student-created narratives, content analysis using ATLAS.ti, and thematic coding to identify recurring patterns and insights. The findings reveal that DST significantly improves students’ critical thinking skills and emotional engagement, allowing them to articulate personal experiences while understanding social structures and injustices. Students demonstrated increased empathy and the ability to link creative narratives with real-world social issues. Comparative analysis indicates that DST offers advantages over conventional pedagogical methods by promoting interactive, reflective, and socially conscious learning. The study concludes that integrating digital storytelling into educational practices can effectively cultivate socially aware, empathetic, and creative learners, thereby contributing to a more just and inclusive educational environment.
Exploring Teachers' Digital Pedagogical Competency and Its Effect on Learning Outcomes in Rural and Urban Schools Moh. Imron Rosidi; Mu'tasim Fikri; Tanveer Shah
Educational Dynamics: International Journal of Education and Social Sciences Vol. 1 No. 1 (2024): January: Educational Dynamics: International Journal of Education and Social Sc
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/educationaldynamics.v1i1.266

Abstract

This study explores the relationship between teachers' digital pedagogical competency and student learning outcomes in both rural and urban schools. A descriptive survey design, utilizing correlational and regression analyses, was employed to examine this relationship. Data were collected from teachers using a structured questionnaire assessing their digital competence, while student learning outcomes were measured through academic performance records. The results revealed significant differences between urban and rural schools in terms of teachers’ digital competence, with urban teachers demonstrating higher levels of digital skills. A positive correlation was found between teachers' digital competence and student learning outcomes, particularly in urban schools, where digital tools were more readily available. The regression analysis further confirmed that digital competence was a significant predictor of student achievement, with urban schools outperforming rural ones even after controlling for teacher experience. The study suggests that infrastructure availability, teacher training, and institutional support play crucial roles in enhancing digital competence, particularly in rural schools, where such resources are often limited. These findings underscore the need for policy reforms that ensure equitable access to digital tools and professional development opportunities for teachers across both rural and urban settings. Recommendations include targeted interventions for rural schools to bridge the digital divide and improve student learning outcomes through enhanced teacher digital competencies.
Co-Authors Abdul Wahab Syakhrani Abdul Wahab Syakhrani Abdul Wahab Thomas ADE RISNA SARI Ade Risna Sari Agus Hidayat Agus Hidayat Agus Rofi'i Agus Rofi'i Ainur Ridho Andi Fitriani Djollong Andi Fitriani Djollong Anggraeni, Lussy Arrazaq, Naufal Raffi Arvy N. Osma Aslan Aslan Aslan Aslan Aslan Aslan Aura Aprilianti Katili Bahtiar Afwan Buruji, Yuliyanti Dadang Muhammad Hasyim Dicky Fadlan Hafiz Pulukadang Didik Cahyono Disman Disman Disman Eka Selvi Handayani Eka Selvi Handayani Eliagus Telaumbanua Erlina Wiyanarti Euis Kusumarini Euis Kusumarini Fadli, Muhammad Rijal Fikri, Mu'tasim Hapudin, Muhammad Soleh Haryanto Haryanto Haryanto, Haryanto Hasan, Renol Herlina Heru Widoyo Iis Husnul Hotimah Irvan Tasnur Iskandar Iskandar Iskar Dai Iskayanti A. Umar Ismail Ismail Ismail Ismail Ismaul Fitroh Iyad Abdallah Al- Shreifeen Iyad Abdallah Al- Shreifeen Iyan Setiawan Jefri Rieski Triyanto Joko Sugiarto Joko Sugiarto Juniarti, Gita Junus, Hasnawati Kokom Komalasari Kokom Komalasari Latief, Nur Fitri Mardiyah A.S. Taulama Masrukhan Masrukhan Melyana R Pugu Moha, Lulun Mohammad Fakhry Mu'tasim Fikri Muhammad Hanif Muhammad Khoiri Muhammad Khoiri Mujazi Mukni'ah Mukni'ah Mustopa Mustopa Mustopa Nadira A. Jaya Najamuddin Petta Solong Nanang Abdillah Nanda W. Kountu Nofridayati Nofridayati Nofridayati Noviandri, Yandy Novianti Sisilia Nur Indawati Udin Nurfadila Perengki Yansah Perengki Yansah Pujiyana , Pujiyana Rieny Sulistijowati Rismiwati Rismiwati, Rismiwati Robby Cahyadi Robby Cahyadi Rosyid, Ainur Samavia Zia Sarini N. Laindjong Sariyatun, S Sawitri Sawitri Setiawan, Johan Sri Lusiana M. Laisa Suparno Suparno Tanveer Shah Tapoto, Rahmat Viona Corrnellya Putri Kodestama Wahyudin Tuke Waluyo, Herman J. Wardatul Ilmiah Wardatul Ilmiah Widjanarko Widjanarko Widjanarko Wijaya, Sugeng Hendra Wisnu Wardoyo Wisnu Wardoyo Yadi Suryadi Yadi Suryadi Yasin Muhammad Syibli Yasin Muhammad Syibli