Claim Missing Document
Check
Articles

TINGKAT PENDAPATAN PENGRAJIN BORDIR KHAS ACEH DI GAMPONG DAYAH DABOH KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR Muyassirati, Nasywa; Abdi, Abdul Wahab; Diah, Husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 3 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i3.35128

Abstract

Embroidery is one of the SMEs that is being developed in Aceh Besar. The income level of embroidery craftsmen in each region is of course different. This research aims to find out how the income level of embroidery craftsmen in Gampong Dayah Daboh, Montasik District, Aceh Besar District, the term embroidery is often also referred to as sulam or the art of decorating cloth or clothing materials using needle and thread. The population in this study are women who are members of several groups of embroidery business craftsmen in Gampong Dayah Daboh with a total of 30 active workers. Data collection techniques using questionnaires and data analysis techniques using simple statistical formulas. Data processing in this study uses descriptive statistical formulas. Based on the results of data processing, it can be concluded that those who strongly agree are 49.6%, agree 30.4%, disagree 7.6%, disagree 12.4%, and strongly disagree 0%. Based on these results, the overall level of income for embroidery craftsmen in Gampong Dayah Daboh, Montasik District, Aceh Besar District, is Rp.2,500,000, based on the BPS classification, this income is categorized in the high income category. Thus it can be concluded that Gampong Dayah Daboh embroidery craftsmen have high economic capacity.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TREFINGGER TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 KRUENG BARONA PADA MATERI PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA INDONESIA Munandar, Rizky Tri; Abdi, Abdul Wahab; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 3 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i3.35156

Abstract

Pengembangan potensi siswa menjadi manusia yang memiliki pemikiran kreatif haruslah menjadi fokus dalam pembelajaran. Dari hasil observasi tindakan awal yang dilakukan dengan guru geografi di SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya mengatakan bahwa siswa kelas XI IPS memiliki kemampuan berpikir kreatif yang masih rendah. Dilihat dari rendahnya tingkat pemahaman siswa dalam menganalisi suatu masalah, kurang berpartisipasi dalam membuat kesimpulan dan siswa kurang aktif dalam pembelajaran yang sedang berlansung. Oleh sebab itu dalam mengembangkan kemampuan untuk mendukung siswa berpikir kreatif serta mampu memecahkan permasalahan dengan menggunakan metode pembelajaran treffinger. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh positif model pembelajaran treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya pada materi persebaran flora dan fauna Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperiment dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Sampel penelitian penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas XI IPS 1 dan kelas XI IPS 2. Pengumpulan data menggunakan tes esai. Teknik analisis data yang digunakan berupa analisis kemampuan awal, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Dari hasil uji-t diperoleh thitung ttabel yaitu 2,07 1,69. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif penerapan model pembelajaran treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya pada materi Persebaran Flora dan Fauna Indonesia.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR STASIUN BMKG DENGAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL SISWA SMAN 1 INDRAPURI Huda, Nurul; Abdi, Abdul Wahab; Afriyani, Mice Putri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i2.32224

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu hal penting untuk menentukan majunya suatu bangsa. Kemajuan suatu bangsa didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, dalam usaha mencapai sumber daya manusia yang berkualitas diperlukan strategi belajar mengajar yang diharapkan mampu memberi inovasi sistem pendidikan. Upaya dalam menunjang capaian keberhasilan pembelajaran sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, peranan guru menjadi komponen penting dalam mewujudkan hal tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar geografi menggunakan sumber belajar Stasiun BMKG lebih baik dibandingkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional siswa SMAN 1 Indrapuri. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental Design, dengan jenis penelitian Nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa di kelas X IPAS SMAN 1 Indrapuri yang berjumlah 128 siswa dengan pengambilan sampel dua kelas (kelas eksperimen dan kelas konvensional). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPAS 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPAS 1 sebagai kelas konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa tes, kemudian data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai = 4,50 dan = 1,671. Sesuai dengan kriteriapengujiannya terima Ha jika atau 4,50 1,671 yang berarti Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar geografi menggunakan sumber belajar Stasiun BMKG lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar geografi menggunakan pembelajaran konvensional siswa SMA Negeri 1 Indrapuri.Kata Kunci: perbandingan, hasil belajar, geografi, Bmkg, konvensional
HUBUNGAN SELF REGULATED LEARNING DAN MOTIVASI DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMA NEGERI 7 BANDA ACEH Nabila, Nisa; Abdi, Abdul Wahab; Yulianti, Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i2.29464

Abstract

Motivasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar. Namun, dalam penerapannya, motivasi perlu diimbangi dengan perencanaan serta strategi untuk menata rencana pembelajaran dengan baik, sehingga hasil belajar meningkat. Self regulated learning dan motivasi menjadi faktor internal yang paling kuat mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self regulated learning dan motivasi dengan hasil belajar siswa SMA Negeri 7 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMA Negeri 7 Banda Aceh yang berjumlah 107 siswa. Sampel yang diambil yaitu 51 siswa. Teknik pengumpulan sampel menggunakan proportional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket. Teknik analisis data menggunakan korelasi ganda. Berdasarkan hasil analisis statistik diketahui bahwa hubungan antara self regulated learning dan motivasi dengan hasil belajar persamaan regresi ganda Y=37,2+0,19 +0,38 dapat diartikan kedua variabel bebas memberikan pengaruh positif terhadap variabel terikat. Koefisien korelasi self regulated learning dan motivasi dengan hasil belajar sebesar 0,42 cukup, korelasi self regulated learning dan hasil belajar sebesar 0,29 lemah, korelasi motivasi dengan hasil belajar sebesar 0,38 lemah, korelasi self regulated learning dan motivasi sebesar 0,31 lemah dan koefisien determinasi 17,6%. Hasil uji signifikansi menunjukkan (4,70) (3,19) pada taraf signifikan 5% sehingga tolak . Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara self regulated learning dan motivasi dengan hasil belajar siswa SMA Negeri 7 Banda Aceh.Kata Kunci: hubungan, self regulated learning, motivasi, hasil belajar, geografi
HUBUNGAN TASK COMMITMENT DAN EDUCATIONAL INTERACTION DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DEPARTEMEN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA Fithri, Salsabiila; Abdi, Abdul Wahab; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i4.25368

Abstract

Academic achievement is one of the indicators of student success. Good academic performance is expected to reflect high student quality, especially for prospective teachers who must educate future generations. Task commitment is an internal factor, while educational interaction is an external factor that can influence student academic achievement. The research problem in this study is how task commitment and educational interaction relate to the academic achievement of Geography Education students at FKIP, Syiah Kuala University. This study aims to determine the relationship between task commitment and educational interaction with student academic achievement. A quantitative correlational approach was used in this research. The population consisted of 346 active students in the Geography Education Department, with a sample of 77 students selected using proportional random sampling. Data were collected through documentation and questionnaires. The data analysis techniques used were multiple correlation and significance tests. The results showed a multiple regression equation of Y = 15.97 + 0.73X + 0.15X, indicating that both independent variables positively influence the dependent variable. The correlation coefficient between task commitment and educational interaction with academic achievement was 0.80, categorized as very strong, with a coefficient of determination of 64%. The significance test results showed Fcount (66.7) Ftable (3.12) at a 5% significance level, leading to the rejection of H. This means there is a significant relationship between task commitment and educational interaction with the academic achievement of Geography Education students at FKIP, Universitas Syiah Kuala.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE BERBANTUAN MEDIA QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X IPS SMA LABORATORIUM UNIVERSITAS SYIAH KUALA Thohirah, Afifah; Abdi, Abdul Wahab; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i4.24326

Abstract

The Everyone is a Teacher Here learning model is a cooperative approach designed to enhance students understanding actively and enjoyably, in line with competency demands. This study aims to analyze the improvement in student learning outcomes, teacher and student activities, teacher skills in managing learning, and student responses to this model. The research employs a quantitative approach in the form of classroom action research (CAR). The subjects were 30 Class X IPS students at the Laboratory High School, Syiah Kuala University. Data were collected through tests, observations, and questionnaires and analyzed using descriptive percentage statistics. The results indicate significant improvements in various aspects. Individual mastery increased from 40% (Cycle I) to 70% (Cycle II) and 93% (Cycle III), while classical mastery rose from 30% to 60% and 90%, respectively. Teacher and student activities also improved, from 70% (Cycle I) to 100% (Cycle III). Teacher skills in managing learning increased from moderate (score 2.26) in Cycle I to very good (score 3.83) in Cycle III. Additionally, 92% of students reported that this model enhanced their understanding, motivation, and enjoyment of learning.Thus, the Everyone is a Teacher Here model, supported by Quizizz Media, has proven effective in improving Geography learning outcomes among Class X IPS students at the Laboratory High School, Syiah Kuala University, while also increasing student engagement, teaching effectiveness, and creating a more interactive and enjoyable learning experience.
HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DAN MINAT BELAJAR DENGAN INDEKS PRESTASI KUMULATIF MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP USK ANGKATAN 2016-2017 Putri, Nazariah Permata; Abdi, Abdul Wahab; Furqan, Muhammad Hafizul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i3.22251

Abstract

Prestasi belajar adalah kemampuan yang dimiliki mahasiswa setelah menerima pengalaman belajar. Lingkungan belajar dan minat belajar adalah faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa. Masalah penelitian ialah apakah terdapat hubungan antaran lingkungan belajar dan minat belajar dengan indeks prestasi kumulatif mahasiswa Jurusan Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK angkatan 2016-2017. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara lingkungan belajar dan minat belajar dengan indeks prestasi mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK angkatan 2016-2017. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2016 dan 2017 Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK yang berjumlah 113 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Randam Sampling, dengan jumlah sampel 91 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan angket tertutup berbantuan media whatsapp dan google form. Analisis data dilakukan dengan penghitungan korelasi spearman rank dan uji signifikansi. Hasil penghitungan korelasi lingkungan belajar dengan indeks prestasi kumulatif sebesar 0,67, korelasi minat belajar dengan indeks prestasi kumulatif sebesar 0,66. Nilai penghitungan signifikansi lingkungan belajar dengan indeks prestasi kumulatif diperoleh sebesar 6,36 dan nilai signifikansi minat belajar dengan indeks prestasi kumulatif diperoleh sebesar 6,25 dengan Ftabel = 1,96 dengan kriteria Fhitung Ftabel sehinga Ha diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan belajar dan minat belajar dengan indeks prestasi kumulatif mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK Angkatan 2016-2017.Kata Kunci:Hubungan, Lingkungan Belajar, Minat Belajar, Indeks Prestasi Kumulatif
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MITIGASI BENCANA BERBANTUANMEDIA POP-UP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5 KOTA BANDA ACEH Mawarni, .; Abdi, Abdul Wahab; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 8, No 4 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v8i4.34342

Abstract

Penelitianinibertujuanuntukmengetahuihasilbelajarsiswa,aktivitasgurudansiswa,keterampilangurudanresponsiswa.Penelitianinimerupakanpenelitiantindakankelasdenganpendekatankuantitatifdiolahsecarastatistikdeskriptifpersentase.PopulasipenelitianadalahseluruhsiswaKelasXIIPS2SMANegeri5KotaBandaAceh berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui tes (pre-test dan post-test),observasi (lembar aktivitas guru dan siswa serta lembar keterampilan guru dalam mengelolakelas) dan angket (melihat respon siswa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) persentaseketuntasan individual terjadi peningkatan pada siklus I dari 60% menjadi 77% pada siklus II,dan 87% pada siklus III. Secara klasikal persentase ketuntasan pada siklus I mencapai 30%,pada siklus II 50% dan meningkat menjadi 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswapada siklus I dari 11 aktivitas secara keseluruhan yaitu 8 aktivitas yang sesuai dan 3 aktivitasyang tidak sesuai dengan perencanaan, siklus II yaitu semua aktivitas sesuai, dan pada siklusIII terjadi sedikit penurunan terdapat 8 aktivitas sesuai dan 3 aktivitas yang tidak sesuaiperencanaan; (3) Keterampilan guru pada siklus I memperoleh skor 3,38 dengan kategori baik,padasiklusIImemperolehskor3,71dengankategorisangatbaik,sedangkansiklusIIImemperolehskor3,82dengankategorisangatbaik;dan(4)responsiswapadaumumnya(91%)memberi respon positif dan sangat kecil (9%) siswa memberi respon tidak positif. Dapatdisimpulkan, bahwa penerapan model pembelajaran mitigasi bencana berbantuan media Pop-Up terbukti dapat meningkatkan hasil belajar geografi siswa Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 5KotaBandaAceh menjadi lebih baik
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE EXAMPLE NONEXAMPLE DENGAN TIPE INDEX CARD MATCH PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI Selvia, Syarifah Melda; Abdi, Abdul Wahab; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 8, No 4 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v8i4.34345

Abstract

Percobaan ini yang berhubungan membandingkan hasil dalam belajar siswa dari dua metode pembelajaran kooperatif yakni tipe Example NonExample dengan tipe Index Card Match. Rumusan masalah percobaan yaitu apakah hasil belajar siswa ini yang diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Example NonExample lebih baik dibandingkan dengan metode pembelajaran kooperatif tipe Index Card Match pada mata pelajaran Geografi di Kelas XI SMA Negeri 1 Meulaboh. Maksud dilakukan percobaan ini untuk melihat apakah hasil belajar belajar siswa ini yang diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Example NonExample lebih baik dibandingkan dengan metode pembelajaran tipe Index Card Match pada mata pelajaran Geografi di Kelas XI SMA Negeri 1 Meulaboh. Dalam pemeriksaan ini memakai pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen. Siswa di kelas XI SMA Negeri 1 Meulaboh sebanyak 71 siswa menjadi populasi percobaan ini. Pemilihan sampel diambil dengan cara Purposive Sampling dipakai hanya du akelas yaitu XI-IPS I 22 siswa dan kelas XI-IPS II 21 siswa. Cara mendapatkan data berbentuk tes awal dan tes akhir. Cara pengerjaan data dilakukan denga uji beda didapat thitung =6,29 ttabel =1,68 dengan tingkat signifikan 5% dan dk = 41 makanya Ha akan diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil belajar siswa ini menggunakan metode pembelajaran tipe Example NonExample lebih baik dibandingkan dengan metode pembelajaran kooperatif tipe Index Card Match pada mata pelajaran Geografi di Kelas XI SMA Negeri 1 Meulaboh
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING BERBANTUAN MEDIA FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII MTsN 3 LHOKNGA ACEH BESAR Fazri, Fazratul Ulfa; Abdi, Abdul Wahab; Yulianti, Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 8, No 4 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v8i4.34337

Abstract

Model pembelajaran Probing Prompting merupakan pembelajaran dengan cara guru menyajikan serangkaian pertanyaan yang sifatnya menuntun dan menggali, sehingga menjadi proses berpikir yang mengaitkan pengetahuan setiap siswa dan pengalamannya dengan pengetahuan baru yang sedang dipelajari. Selanjutnya siswa mengkonstruksi konsep prinsip-aturan menjadi pengetahuan baru, dengan demikian pengetahuan baru tidak diberitahukan. Media Flash Card adalah media pembelajaran dalam bentuk kartu bergambar yang ukurannya sekitar 25x30 cm. Gambar yang ada pada media ini merupakan rangkaian pesan yang disajikan dengan keterangannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon siswa terhadap pembelajaran. Subjek penelitian ini ialah siswa kelas VIII-1 MTsN 3 Aceh Besar dengan jumlah 30siswa. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar tes yaitu pre-test dan post-test, instrumen aktivitas guru dan siswa, instrumen keterampilan guru terhadap pembelajaran, dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Analisis data menggunakan statistik desktriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Ketuntasan individual pada siklus I sebesar 30%, menjadi 50% pada siklus II dan 90% pada siklus III. Ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 10%, menjadi 40% siklus II, dan 80% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat dari 4 aktivitas yang sesuai pada siklus I, menjadi 7aktivitas pada siklus II, dan menjadi 10 aktivitas pada siklus III. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari 2,53 berkategori sedang pada siklus I, menjadi 2,76 berkategori baik pada siklus II, dan 3,47 berkategori baik pada siklus III. (4) Respon siswa sebanyak 83,3% siswa menjawab Ya bahwa penerapan model pembelajaran Probing Prompting berbantuan media Flash Card merupakan model yang menyenangkan untuk diterapkan dan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari.
Co-Authors . Fajriani, . . Hasmunir, . . Irawati . Megawati . Mukhlisah . Novianti . Nurhayani . Nurlaili, . . Rasyidah . Yusriadi, . ., Hardi ., Mawardy Adelia Rahmawati Adelia, Cut Risma Afna, Nia Raudhatul Afriyani, Mice Putri Agustiana, . Alamsyah Taher, Alamsyah Amelia Fitri Amsal Amri Andika, Satria Annisa, . Anwar, Sayful Aprillia, Kintan Arif Rachman Arza, Ibnu Khattab Ati, Siti Kembang Aulia Nur Ayu Wandira Ayu, El Citra Mega Azani, Putroe Ramiya Azara, Shadrina Azizah, Rohil Al Balkis, Mutia Berliani, Kaniwa Berutu, Irwansyah Putra Bintang, Susi Paramida Cahyani, Rika Mauliza Capah, Astuti Damee, Al Rizki Darma, Melli Daska Azis Daska Aziz, Daska dedi irawan Dewi, Nurmala Sari Diah, Husna Elita, Selvina Epon Ningrum Erniati, Erniati Fadhila, Rahmatul Fajrina, Rizki Farmesa, Yogi Fazri, Fazratul Ulfa Firmansyah, Ichsan Firnanda, Zakia Fithri, Salsabiila Fitri, Hayatun . Fitri, Shintia Fitri, Wardatina Fitria, Intan Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Gadeng, Ahmad Nubli Gadeng Harahap, Imansyah Hardianti, Suci Harun, Muhammad Yusuf Hastiza, Vera Hawadah, Farisah Indah Fitriani Intan Sari Iskandar, Muhammad Juaini, Imam Jummi, Cut Vita Rajiatul Kalbadri, Muhammad Kamil, Puspita Annaba Khairunnas, . Khalida, Cut Linasari, Cut Livery, Manwar Lutfiani, Aulia M Yusuf Harun, M Yusuf M. Yusuf Harun, M. Yusuf Marlija, Esi Marzia, . Maulidian, Muhammad Okta Ridha Maulina, Indri Maulizah, . Mawarni, . Meldian, Nika Meutia, Raudha Miftahul Jannah Mirza Desfandi Mirza, Muhammad Muddasir, sayed Muftiana, Dara Muhajirah, Muhajirah Muhammad Husen, Muhammad Muhammad Reza Muhammad Rizki Mulyani Mulyani Munandar, Rizky Tri Mursalin, Wan Mursyah, Al Mutiara, Okris Muyassirati, Nasywa Muzakkir, . Nabila, Nisa Naldi, Indah Faras Fita Naufa, Wirda Naylis, Nadyatun Ningsih, Novi Anggraini Ningsih, Sri Arimbi Nisak, Khairun Novia Zalmita Nurhayani Nurul Huda Nurul Husna Oktavia, Cut Dina Patma, Munati Daqa Purnomo, Dyah Rahmani Purnomowati, Dyah Rahmani Putri, Nazariah Permata Rahmah, Nurul Rahmaini, Puji Rahmani, Dyah Rahmasari, Yuni Rahmi, Khaliza Raisa, Sitti Ramadhani, Diah Raudhatul Jannah Riani, Lindar Ridha, Musfadli Rini Yuliani Riska, Syarifah Rizfa, Fazilla Fatwa Rodyah, Yayah Ruliani, . Ruliani, Ruliani Sajidah, Cut Fairuz Sandra, Yosi Sari, Annisa Sucia Sari, Cut Ulva Mutia Sari, Inda Permata Sari, Yuni Rahmasari Satriani, Niafuri Savera, Rivatul Selvia, Suci Selvia, Syarifah Melda Sembiring, Elvi Mardiana Shidqi Iskandar, Shidqi Siti Rahayu Siti Sarah, Siti Sofiani, Eza Srimulyani, Ita Supri Ariu, Supri Suriyani, Susi Susanti, Emi Sutriani, . Syamsul Bardi, Syamsul Thaharah, Cut Titi Thamrin Kamaruddin, Thamrin Thohirah, Afifah Trimunandar, Rizky Tusyifa, Lina Wahyu Akbar Wati, Julita Wirana, Reza Yani, Maulida . Yanti Muharrami, Yanti Yassar, Muammar Yulianti Fitriani Zahara, Amelia Zahratul Idami Zubaili, Muhammad Zuhra, Khairana Zulfahmi, .