Claim Missing Document
Check
Articles

THE ROLE OF THE INTERACTIVE ENGLISH YOUTUBE CHANNEL IN IMPROVING ENGLISH LANGUAGE SKILL I Made Prinata Kusuma; I Nengah Iwan Darmawan; Putu Chris Susanto
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.394 KB)

Abstract

ABSTRACTYouTube is one of the most visited video sharing platforms in the world. YouTube, as the number two most popular site in the world (Alexa, 2017) has also become a site that helps improve English language skills. On YouTube, we can watch various types of videos. This research explores and analyzes the types of video content uploaded by the Interactive YouTube Channel, whether there are five aspects of basic competence in English, and how their subscribers interact in the comments section whether the content is useful or not. Researchers used a descriptive qualitative research design in this study. The research findings show that the interactive English Channel uploads five aspects of Basic English competencies, namely speaking, vocabulary, pronunciation, listening, and grammar. The interaction of the subscribers was enthusiastic, with 400 positive comments submitted by the subscribers. With that many comments, Interactive English Channel took the time to reply or just to give a "like". It proves that this channel is very useful for its subscribers in improving their English language skills.Keyword: YouTube, English learning, English language skill
ANALISIS VERBAL DAN VISUAL TERHADAP KOMPLEKSITAS HUBUNGAN DALAM FILM PENDEK “PRIA” Ni Putu Sintya Puspita Sari; Aditya Permana Putra Tanaya; Putu Chrisma Dewi; Putu Chris Susanto
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.004 KB)

Abstract

ABSTRAKArtikel ini membahas tentang hubungan kompleksitas secara verbal dan visual antara karakter dalam film pendek “Pria” (Aditya, 2017). Penulis menelaah hubungan antara tokoh utama Aris dan ibunya, yang berkaitan dengan kepercayaan budaya Jawa tentang hubungan anak dengan orang tua yang bersifat absolut. Sebuah film pendek dapat menjadi visualisasi dari kehidupan nyata dan sebagai media dalam mempresentasikan sebuah nilai budaya dari suatu budaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif tematik. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah mencatat dan menganalisis setiap percakapan yang berlangsung antar tokoh yakni Ibu dan Aris, dari sisi verbal dan visual. Berdasarkan telaah yang dilakukan, penulis menemukan kompleksitas hubungan antara tokoh Ibu dan Aris dalam film pendek “Pria”, serta pengaruh nilai-nilai kebudayaan yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari serta pengambilan keputusan individu yang sedang berada pada sebuah persimpangan jalan kehidupan.Kata Kunci : kompleksitas hubungan, analisis verbal, analisis visual, film pendek, nilai kebudayaan.
RESPON KONSUMEN GENERASI Z INDONESIA TERHADAP FENOMENA MCDONALD’S BTS MEAL I Ketut Ady Merta Antara; Ni Kadek Sukma Ade Suwandewi; Ni Kadek Putri Juni Cahyanti; Made Yuyun Handaresta; I Ketut Suartana; Putu Chris Susanto
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.797 KB)

Abstract

ABSTRAKPenggunaan boyband BTS asal Korea Selatan sebagai brand ambassador menu McDonald’s BTS Meal menimbulkan fenomena yang menghebohkan seluruh dunia termasuk Indonesia sejak 26 Mei 2021, akibat antusiasme para Army (fanbase BTS) khususnya dari kalangan generasi Z. Gerai McDonald’s yang menjual menu BTS Meal mengalami antrian panjang dan para Army berburu kemasannya untuk dikoleksi maupun dijual kembali dengan harga hingga jutaan rupiah. Penelitian ini menganalisis respon konsumen generasi Z terhadap McDonald’s BTS Meal dan alasan konsumen rela mengantri menunggu lama hanya untuk mendapatkannya, serta persepsi nilai timbal balik yang diperoleh setelah mengkonsumsi produk tersebut. Riset kualitatif deskriptif ini menggunakan metode photo elicitation untuk memperoleh pendapat melalui wawancara, penulis menampilkan tiga foto terkait fenomena McDonald’s BTS Meal sebagai visualisasi dengan dua belas butir pertanyaan semi-terstruktur terhadap delapan orang partisipan yang tergolong sebagai penggemar maupun bukan penggemar BTS. Pemilihan partisipan berdasarkan purposive sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian ini dari partisipan fans BTS mengungkapkan bahwa para Army merespon cepat dan antusias dengan langsung datang membeli karena ketersediaan BTS Meal yang terbatas. Bias Army dengan BTS menjadi alasan untuk rela mengantri lama agar bisa mensupport idolanya. Mereka juga memperoleh manfaat merasa senang dan lebih dekat dengan BTS.Kata kunci: Generasi Z, McDonald’s, BTS Meal, perilaku konsumen, photo elicitation
ANALYSIS OF VISUAL ELEMENTS AND RESPONSES OF GENERATIONS Z ON INDOMIE ADVERTISING VIDEO Ida Bagus Made Juliana Raditha Oka; Ni Kadek Wulan Pangastika; Diniati Andre Come Rihi; Putu Chrisma Dewi; Putu Chris Susanto
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.312 KB)

Abstract

ABSTRACTVideo advertising is an advertisement for a product or service that uses video to promote the product. Video advertising becomes one of the marketing methods in the form of videos that are more interesting and memorable for the public. Video advertising is slowly increasing its popularity and is clearly on its way to bring the next big thing in the marketing world, a lot of products, companies and services use this method to introduce their product to the customer. This study aims to analyze one particular advertising media in the form of video used by Indomie in everyday life using visual Element analysis, and examine the responses of Indonesian Generation Z and millennial on that video using a photo elicitation interview and analyze it with a descriptive approach. Then, video elicitation interviews were conducted with four participants to further explore the effectiveness of the visual elements from the perspective of Generation Z using the Hierarchy of Effects model of determining advertising effectiveness, paying close attention to the response on the meaningfulness and perceived sincerity of the advertising campaign. The two-step descriptive analysis found that while the conative stages are not. At the end, the slogan of Indomie is more perceived as interesting and memorable, but the meaning of the video is so clear it makes the participants more understanding about what the Indomie brand wants to say.Keywords: visual analysis, media and culture, advertising, Generation Z
PENERAPAN PEMBELAJARAN CAMPURAN DAN KONTEN BELAJAR BAHASA INGGRIS MELALUI INSTAGRAM DI KAMPUNG INGGRIS PARE Ni Luh Putu Krisma Dewi; Ester Tande; Putu Chris Susanto; Ni Made Diana Erfiani
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.525 KB)

Abstract

ABSTRAKPada era digital, teknologi dapat dijadikan alat untuk membantu proses pendidikan sebagai inovasi untuk belajar bahasa inggris yang dilakukan oleh Kampung Inggris untuk mencapai tujuan praktis dalam pembentukan pengetahuan melalui media sosial Instagram. Penelitian ini bertujuan mencari konten untuk mempelajari bahasa inggris di Instagram kampung inggris dan mengetahui tingkat pembentukan pembelajaran campuran yang dilakukan oleh kampung inggris. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan melakukan oberservasi 2 akun Instagram kampung inggris, membuat data statistik dari jumlah suka, komentar, tayangan dan observasi kegiatan pembelajaran di website kampung inggris selanjutnya dikategorikan ke setiap model S/A/M/R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data statistik di 2 Instagram kampung inggris, Pola kosakata (vocabulary) sebagai konten pembelajaran bahasa inggris dengan engagement tertinggi dari 4 pola lainnya yaitu kategori foto berjumlah 1.876 dan video berjumlah 2.377 dengan rata-rata 5.709 suka, 250 komentar dan 44.086 kali tayangan. Analisa terhadap S/A/M/R menunjukan bahwa pembentukan pembelajaran campuran masih pada tingkatan Substitusi dengan menggunakan sarana yang berbeda dalam proses pembelajaran, tingkat Augmentasi menggunakan Instagram sebagai alat alternatif mendukung pembelajaran di kelas sedangkan pada tingkat Modifikasi dan Redifinisi belum adanya pembentukan yang ditemukan. Maka dari itu, peneliti memberikan strategi-strategi yang dapat digunakan kampung inggris untuk mencapai tingkat modifikasi dan redifinisi.Kata kunci: Model SAMR, Instagram, Pembelajaran Campuran.
RESPON KONSUMEN GENERASI Z TERHADAP PENGGUNAAN ARTIS KOREA SEBAGAI BINTANG IKLAN E-COMMERCE INDONESIA Nikita Febri Leana; Ni Putu Siska Yanti; I Made Agus Riski Andika; Ni Nyoman Erlinda Dewi; Bagastya Christian Santoso; Putu Chris Susanto
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.029 KB)

Abstract

ABSTRAKDunia periklanan di Indonesia sedang mengalami fenomena penggunaan artis Korea Selatan sebagai Brand Ambassador dengan mengkapitalisasi fenomena Korean wave untuk menarik minat belanja konsumen, tidak terkecuali pada industri E-commerce. Semakin maraknya trend musik Korean Pop (K-Pop) di Indonesia membuat beberapa situs marketplace Indonesia berlomba-lomba untuk berkolaborasi dengan berbagai idola asal Korea. Penelitian ini menganalisis respon konsumen generasi Z terhadap penggunaan artis Korea sebagai bintang iklan E-commerce Indonesia. Riset berbasis media visual ini dilakukan dengan menggunakan metode photo elicitation dengan butir-butir pertanyan semi-terstruktur untuk memperoleh respon kualitatif partisipan melalui wawancara. Penulis menampilkan foto terkait bintang iklan E-commerce sebagai visualisasi dengan 8 orang responden Generasi Z yang tergolong sebagai penggemar maupun non-fans artis Korea. Hasil penelitian menunjukkan respon konsumen Generasi Z terhadap penggunaan artis Korea dari perspektif yang berbeda dan bagaimana pengaruh artis Korea terhadap ketertarikan dan purchase intention terhadap perusahaan E-commerce Indonesia. Dampak positif penggunaan artis Korea sebagai Brand Ambassador Ecommerce di Indonesia dari perspektif pembeli Generasi Z, khususnya bagi penggemar (fans) K-pop mereka sangat senang bahwa idol mereka bisa menjadi Brand Ambassador E-commerce Indonesia sedangkan bagi bukan penggemar K-Pop lebih memberikan dampak netral atau cenderung positif.Kata kunci: Generasi Z, artis Korea, e-commerce, photo elicitation, perilaku konsumen
THE USE OF MOBILE -ASSISTED LANGUAGE LEARNING IN EFL TEACHING AND LEARNING: PRACTICES AND READINESS Maria Septania U. Neto; Derviana Mutiara; Putu Chris Susanto
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 3 (2020): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.312 KB)

Abstract

ABSTRACTThe aims of this study; a) to find out how EFL students and teachers use their smart devices and b) to find out the students' readiness of using Mobile Assisted Language Learning (MALL). This study to widespread use of mobile phones and portable devices it is inevitable to think of Mobile Assisted Language Learning as a means of independent learning in Higher Education. In Mobile Learning, devices like smartphones, iPod, tablet, laptop, iPad are implemented to scaffold language learning. This paper focuses on the classification of mobile apps based on primary, secondary and tertiary learners. This research uses descriptive method that aims to describe all responses given by students through given a list of questions. These studies also discussed the design, method, theory and pedagogical features that underpin the current mobile apps. Since these apps are developed to enhance the language skills of the learners, emphasis should be primarily made on the acquisition of language skills such as listening, speaking, reading and writing skills through mobile technology. Thus, the finding showed that the students have positive attitude toward MALL. All the students have smartphone to support the educational purposes inside and outside classroom.Keywords: Mobile assisted language learning (MALL), Primary, secondary and tertiary learners.
THEMATIC AND VISUAL ANALYSIS OF THE SHORT FILM “MANIPULATOR” AS A FORM OF COMMENTARY ON SOCIAL DYNAMICS Putu Eka Kharisma Dewi; Peter Wayan Minheere; Putu Chrisma Dewi; Putu Chris Susanto
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 5 (2022): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1093.004 KB)

Abstract

ABSTRAKThe purpose of this study is to analyze how short films may become forms of media that raise and comment on controversial issues in society. The authors used descriptive analysis to analyze an Indonesian short film titled "Manipulator" by Ferry Irwandi using thematic and visual analysis, in determining whether and how short films and the development of characters within the film, can serve as a form of commentary or even criticism on social dynamics occurring in society. The short film provides an overview of how social dynamics occur through the role of everyone in a community depicted through the game "Werewolf”.Keywords: short film, social role, community, thematic analysis, visual analysis
PERSEPSI KONSUMEN MILENIAL DAN GENERASI Z TERHADAP ALTERNATIF TAS BELANJA RAMAH LINGKUNGAN Luh Putu Sulistya Ari Utami; Ni Luh Putri Sulistya Dewi; Ni Putu Candra Vania Pebrianti; Silmi Nuralvin; Putu Chris Susanto
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 4 (2021): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.906 KB)

Abstract

ABSTRAKDunia telah menghadapi persoalan yang pelik mengenai sampah plastik terutama sampahplastik yang dihasilkan dari kantong belanja sekali pakai, hal ini membuat masyarakatberalih pada sesuatu yang ramah lingkungan seperti tas kain atau yang biasa disebutdengan reusable bag. Namun, sebuah penelitian menyebutkan bahwa kantong belanjaramah lingkungan yang beredar dipasaran masih memiliki kekurangan baik dari segi desain,bahan, kegunaan, hingga efektivitasnya sebagai pengganti kantong plastik. Berdasarkanpenelitian tersebut penulis mengangkat judul “Persepsi Konsumen Milenial dan Generasi ZTerhadap Alternatif Tas Belanja Ramah Lingkungan” sebagai pengganti kantong belanja yangkurang ramah lingkungan, adapun tas yang penulis maksud adalah tas blacu dan tas rajutmultifungsi sehingga penggunaanya bisa lebih lama dan kekinian bagi generasi milenial dangenerasi Z. Penelitian dengan pendekatan kualitatif menggunakan media visual berupa foto,metode pengumpulan data dengan photo elicitation interview menggunakan daftarpertanyaan semi-terstruktuk yang melibatkan partisipan perempuan di generasi milenial dangenerasi Z. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan perspektif antaragenerasi milenial dan generasi Z sehingga menghasilkan pendapat yang beragam.Kata kunci: sampah plastik, kantong plastik, tas belanja, totebag, tas rajut
RESPON DAN PENGALAMAN KONSUMEN BERPARTISIPASI PADA MEGA SALE TANGGAL KEMBAR: STUDI KASUS PADA E-COMMERCE SHOPEE 9.9 SUPER SHOPPING DAY Ni Luh Putu Surya Ari Dewi; Ni Putu Risma Martadewi; Adeoni Korneles Mangamis; Stefany .; Putu Chris Susanto
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol 4 (2021): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.367 KB)

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi telah membawa perubahan masyarakat ke arah digital,termasuk dalam kegiatan jual beli secara daring melalui platform e-commerce yangmenawarkan kemudahan berbelanja daring. Sebagai salah satu marketplace terbesar diIndonesia adalah Shopee, yang sangat gencar melakukan promosi, termasuk kampanyesetiap tanggal kembar (tanggal dan bulan sama digitnya). Hal tersebut merupakan salahsatu cara Shopee mengkapitalisasi perilaku konsumen dalam memenuhi kebutuhan secaradaring. Salah satu kampanye tanggal kembar adalah 9.9 Super Shopping Day, yangsebenarnya diselenggarakan selama 27 hari pada tanggal 18 Agustus 2021 hingga 12September 2021 dengan promo yang berbeda-beda setiap harinya. Penelitian dilakukansecara kualitatif menggunakan metode photo elicitation interview untuk pengumpulan datadengan menggunakan pertanyaan bersifat semi-terstruktur; melibatkan 4 partisipan dariGenerasi Milenial dan 4 partisipan dari generasi Z. Penelitian ini menelaah lebih mendalamrespon dan pengalaman konsumen saat berbelanja pada Mega Sale 9.9 Super Shopping Day,dan menemukan bahwa partisipan memiliki pengalaman belanja yang berbeda-beda.Khususnya partisipan Generasi Milenial yang cenderung kritis dalam melakukan penilaianpengalaman belanja mereka. Partisipan Generasi Milenial cenderung memberikan komentarmengenai bagaimana sistem dan aplikasi Shopee itu sendiri, sedangkan Generasi Z lebihbanyak menyebutkan pengalaman belanja tidak langsung seperti lambatnya pengiriman.Kata kunci: e-commerce, Mega Sale, kampanye pemasaran daring, photo elicitation,perilaku konsumen
Co-Authors AA, 1Khoirus Sa adah Achmad Ibrahim Mashudi Adeoni Korneles Mangamis Adiada, Anak Agung Kompiang Adinegara, I Gusti Ngurah Joko Aditya Permana Putra Tanaya Aditya, I Nyoman Ewa Ador, Fransisko Edwarino Agristi, Elfrida Diva Agung Kadek Indra Palguna Agus Satyananda M Agus Satyananda Mastra Amadea, Ida Bagus Neo Kurnia Anak Agung Kompiang Adiada Anditawan, I Made Andityawan, I Made Anggreni Kaita Ana Wulang Anindya Pradipta Hutami Antikanol, Aldensia Nirati Anugerah, Desrion Zakarias Apolonia D.M Aryati Astrika Sukmaningrum Aulia Iefan Datya Ayu Savitri Merianti Dyastama Putri Bagastya Christian Santoso Bagus Oka Frenky Saputra Cakra Sagiarta Lee Carolina Widyawati Caroline Eka Mertanti Christimulia Purnama Trimurti Christina Galuh Trihardhini Crismas, Leontinus Yogista Daniel Haingu Dermawan Wuruwu Derviana Mutiara Dewa Ayu Mirah Syahrani Dewi, Putu Chrisma Diniati Andre Come Rihi Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum Dylla Hanggaeni Puspaningrum Eka Putri Suryantari Eko Sulistiyo Erawati, Ni Putu Fery Ester Tande Fajar Maulana Hidayat Feby Wulandari Fitria Wahyuni Fransesco Prasetya Bagus Gek Wulan Novi Utami Gina Ivana Mambrasar Gusti Agung Ayu Made Andhini Susila Gusti Ayu Adi Wahyu Paramitha Gusti Ngurah Joko Adi Negara I Gde Dhika Widarnandana I Gede Deddy Rahmat I Gede Neil Prajamukti Wardhana I Gede Tangkas Yoganandita I Gusti Bagus Rai Utama I Gusti Ngurah Krisna I Gusti Ngurah Manik Nugraha I Ketut Ady Merta Antara I Ketut Sirna I Ketut Suartana . I Made Agus Riski Andika I Made Andityawan I Made Arya Bayu Suta I Made Budi Harta I Made Candra Wiguna I Made Dwi Ardiada I Made Murna I Made Prinata Kusuma I Made Verdy Natha Biantara Putera I Nengah Iwan Darmawan I Nyoman Bontot I Nyoman Putra Nugraha I Putu Aditya Dharma Yoga I Putu Darmawijaya I Putu Darmawijaya I Putu Mario Bintang Toti I Putu Max Mahardika I Wayan Ruspendi Junaedi I Wayan Surya Aryasa Adiprawira Ida Ayu Manik Dyah Savitri Ida Bagus Made Juliana Raditha Oka Ida Bagus Made Putra Pradnyana Igo Bani Christian Indra Tirta Saman IWK Teja Sukmana Jepapu, Maria Fransiska Novalri Jessica Barbara Sinlae Kadek Resa Haditya Kadek Wahyu Suadesi Karolina Ina Kaka Komang Tri Sutrisna Agustia Komang Yuda Widiarta Kompiang Adiada, Anak Agung Krismawintari, N.P.D. Lia Sukma Dewi Listiyani Dewi Hartika Luh Diah Citra Resmi Cahyadi Luh Putu Sulistya Ari Utami Luh Putu Tri Karismawati Made Utari Made Yessi Puspitha Made Yuyun Handaresta Maharani, Ida Ayu Putu Chintya Maharani, Ni Putu Cipta Maria Septania U. Neto Martino Wibowo Melissa Koch Mertayasa, I Gede Agus Monica Wulandari Naprin, Efrasius Natasya Ivana Bunmo Ndaparoka, Iin Saputri Neil Prajamukti Wardhana Nengah Widiangga Gautama Nerissa Nadhrota Maulviyah Ni Kadek Dwi Sri Lestari Ni Kadek Indrayani Ni Kadek Putri Juni Cahyanti Ni Kadek Sukma Ade Suwandewi Ni Kadek Wulan Pangastika Ni Ketut Martini Ni Komang Puspawati Ni Luh Christine P. Suyasa Ni Luh Christine Prawita Sari Suyasa Ni Luh Christine Prawitha Sari Suyasa Ni Luh Christine Prawitha Sari Suyasa Ni Luh Juli Widyaningsih Ni Luh Putri Sulistya Dewi Ni Luh Putu Indriani Ni Luh Putu Krisma Dewi Ni Luh Putu Sri Purnama Pradnyani Ni Luh Putu Surya Ari Dewi Ni Luh Putu Windyari Pradnya Dewi Ni Luh Warini Ni Made Diah Citra Dewi Ni Made Diana Erfiani Ni Made Eka Mahadewi Ni Made Eripa Ordani Astuti Ni Made Likhita Ananda Ni Made Sindi Asih Ni Nyoman Erlinda Dewi Ni Nyoman Tri Sukarsih Ni Putu Adella Tika Pertiwi Ni Putu Anggie Kusuma Wardhani Ni Putu Artawidya Meisha Ni Putu Candra Vania Pebrianti Ni Putu Dian Sekarini Ni Putu Eka Damayanti Ni Putu Elika Crusita Dewi3 Ni Putu Elsa Sukma Dewi Ni Putu Erviani Ni Putu Evitaria Ni Putu Hari Surya Laksmi Ni Putu Indayani Ni Putu Juniantari Ni Putu Raka Laksmi Arpin Ni Putu Risma Martadewi Ni Putu Sintya Puspita Sari Ni Putu Siska Yanti Ni Putu Wiratih Putri Sadani Ni Wayan Deswiniyanti Nikita Febri Leana Nisa, Mir Atun Palma Dinata, I Nyoman Agus Aristya Peter Wayan Minheer Peter Wayan Minheere Pirmana, Putu Bagus Vanny Puspaningrum, Hanggaeni Dyah Putri, Harum Hasnatul Putu Andhika Kurniawijaya Putu Aristya Adi Wasita Putu Chrisma Dewi Putu Eka Kharisma Dewi PUTU INDAH LESTARI Putu Mayra Elkie Shafira Putu Suarmi Sri Patni Putu Wida Gunawan Rai Gilang Atmadhi Rai Gina Artaninggrum Rai Teddy Prastika Rheza Paleva Wiryadikara Ririhena, Joshua Cikal Pandawa Sani Ratna Amelia Saputra, I Gede Agus Wisnu Sari Suyasa, Ni Luh Christine Prawitha Satyananda, Agus Sebut, I Gusti Hugo Brandy Setiawan, I Made Rai Tedy Silmi Nuralvin Stefany . Suarliem, Valencia Friska Sukarsih, Ni Nyoman Tri Sukmana, I Wayan K Teja Suwianjani, Kadek Ayu Intan System, Administrator Thu Ngan Nguyen Virginia Claudia Kaunang Wayan Markus Arimatheo Wiguna, I Kadek Dwi Arta Wiguna, Sang Made Widhi Wisnu Susila, I Kadek Edo Yasa, Gede Agus Artha Yeyen Komalasari Yuni Krisnayanthi, Ni Luh Putu