Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Customer Relationship Management dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan pada Hotel The 101 Bali Fontana Seminyak Wiguna, I Kadek Dwi Arta; Mertayasa, I Gede Agus; Susanto, Putu Chris
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 3 No. 3 (2024): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v3i3.3516

Abstract

Pada era globalisasi ini semakin ketatnya persaingan bisnis. Perusahaan harus mulai fokus pada penyampaian nilai (value) dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Dalam penelitian ini dibahas, mengenai Strategi Customer Relationship Management Dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan Pada Hotel The 101 Bali Fontana Seminyak. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan merancang strategi Customer Relationship Management Dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan Pada Hotel The 101 Bali Fontana Seminyak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan responden sebanyak 20 orang. Alat analisis yang digunakan adalah Analisis SWOT yang terdiri dari Matriks IE, IFAS/EFAS, matriks SWOT/TOWS. Berdasarkan penelitian IFAS/EFAS skor internal yakni 3,39 dan skor eksternal yakni 3.23. Skor tersebut dijabarkan kedalam matriks IE (Internal Eksternal). Sehingga Diketahui posisi hotel The 101 Bali Fontana Seminyak berada pada growth strategy. Melalui analisis SWOT diperoleh strategi yang dapat dilakukan dalam meningkatkan loyalitas pelanggan di Hotel The 101 Bali Fontana Seminyak, antara lain strategi SO dapat dilakukan dengan meningkatkan intensitas promosi melalui platform online dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, strategi ST dapat dilakukan dengan tetap menjaga dan meningkatkan kualitas produk maupun jasa, merangkul kompetitor dengan cara membangun hubungan partnership yang dapat menguntungkan kedua belah pihak, strategi WO dengan cara memberikan pelatihan secara rutin kepada seluruh karyawan hotel terkait dengan penerapan software dan teknologi pendukung CRM yang digunakan dalam ruang lingkup kerja, strategi WT dapat dilakukan dengan melakukan persaingan harga antar kompetitor secara sehat, memantau perkembangan trend yang diminati oleh wisatawan secara berkala.
Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Tamu Menginap di Grand Kuta Hotel and Residence Kuta Bali Ador, Fransisko Edwarino; Utama, I Gusti Bagus Rai; Susanto, Putu Chris
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i1.3837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah ada pengaruh secara parsial dan simultan antara reliability, responsiveness, assurance, ampethy, dan tangibles terhadap kepuasan tamu menginap di Grand Kuta Hotel and Residence Kuta Bali. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 100 orang menggunakan non probalility sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis menyatakan secara parsial reliability (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y) di Grand Kuta Hotel and Residence. Hal ini dapat dilihat dari koefisien regresi  yang ditemukan bernilai positif sebesar 0,270. Secara parsial responsiveness (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y) di Grand Kuta Hotel and Residence. Hal ini dapat dilihat dari koefisien regresi  yang ditemukan bernilai positif sebesar 0,234. Secara parsial assurance (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y) di Grand Kuta Hotel and Residence. Hal ini dapat dilihat dari koefisien regresi  yang ditemukan bernilai positif sebesar 0,199.  Secara parsial empathy (X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y) di Grand Kuta Hotel and Residence. Hal ini dapat dilihat dari koefisien regresi  yang ditemukan bernilai positif sebesar 0,200. Secara parsial tangibles (X5) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y) di Grand Kuta Hotel and Residence. Hal ini dapat dilihat dari koefisien regresi  yang ditemukan bernilai positif sebesar 0,360. Secara simultan reliability (X1), responsiveness (X2), assurance (X3), empathy (X4), tangibles (X5), berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y) Harris Hotel and Residences Riverview Kuta. Hal ini dibuktikan dengan analisis regresi berganda Y = -1,087 + 0,270 (X1) + 0,234 (X2) + 0,199 (X3) + 0,200 (X4) + 0,360 (X5). Analisis determinasi berganda reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangibles memberikan kontribusi sebesar 53,4% terhadap kepuasan pelanggan Grand Kuta Hotel and Residence.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasaan Wisawan terhadap Daya Tarik Wisata Goa Rangko di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur Jepapu, Maria Fransiska Novalri; Utama, I Gusti Bagus Rai; Susanto, Putu Chris
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i1.3839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi kepuasan wisatawan terhadap Daya Tarik Wisata Goa Rangko di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 85 orang responden. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah non probability sampling yaitu accidental sampling, dalam metode ini responden diambil secara acak saat bertemu dengan peneliti dan dijadikan sebagai sampel, jika dirasa orang yang kebetulan ditemui itu sebagai sumber data. Setelah data terkumpul, selanjutnya data tersebut diuji menggunakan analisis faktor dengan taraf signifikan sebesar 0,5 atau 5%. Hasil dari pengujian ini menghasilkan 2 faktor yang mempengaruhi kepuasaan wisatawan terhadap Daya Tarik Wisata Goa Rangko dengan satu faktor utama yaitu pemandangan alam dan transportasi. Faktor tersebut memiliki pengaruh signifikan yang paling dominan terhadap faktor-faktor yang paling mempengaruhi Kepuasan wisatawan terhadap Daya Tarik Wisata Goa Rangko di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Hal ini dibuktikan dengan nilai eigenvalues yang didapatkan sebesar 11,787 dan mampu menjelaskan faktor sebanyak 58,933.
The Influence of Electronic Word of Mouth (eWOM), Product Quality and Price on Consumer Purchasing Decisions at Warung Sika, Canggu, North Kuta: Pengaruh Electronic Word Of Mouth (eWOM), Kualitas Produk, dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen di Warung Sika, Canggu, Kuta Utara Maharani, Ni Putu Cipta; Adinegara, I Gusti Ngurah Joko; Susanto, Putu Chris
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 2 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i2.4319

Abstract

Warung Sika adalah sebuah UMKM yang bergerak di bidang industri makanan, berlokasi di Jl Tanah Barak no45 Canggu, Kuta Utara. Di tengah semakin maraknya persaingan usaha kuliner, segmentasi pasar dan jenis makanan yang dijual hampir sama dengan pesaing usaha di sekitarnya. Warung Sika memiliki keunggulan dari sisi produk yang segar dan berkualitas, harga yang bersaing, dan digital presence yang baik terutama di Instagram. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh eWOM, kualitas produk, dan harga secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian konsumen di Warung Sika. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel ditentukan berdasarkan rumus Slovin yakni diperoleh 100 orang responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji F dan Uji T pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial eWOM berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Warung Sika, dibuktikan dengan thitung 3,749 > ttabel 1,661 dengan nilai signifikasi 0,000 (p < 0,05). Sementara itu, kualitas produk secara parsial ditemukan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Warung Sika, dibuktikan dengan thitung 2,104 > ttabel 1,661 dengan nilai signifikasi 0,038 (p < 0,05). Secara parsial, harga juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Warung Sika, dibuktikan dengan thitung 2,700 > ttabel 1,661 dengan nilai signifikasi 0,008 (p < 0,05). Secara simultan, penelitian menemukan bahwa eWOM, kualitas produk, dan harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Warung Sika, dibuktikan dengan Fhitung 54,668 > Ftabel 2,467 dan nilai signifikasi 0,000 (p < 0,05). Hasil ini berarti bahwa semakin baik eWOM yang terjalin, semakin baik kondisi kualitas produk dan semakin baik persepsi harga yang terbentuk di Warung Sika maka keputusan pembelian konsumen akan semakin meningkat.
The Influence of Competence, Leadership Style, and Work Environment on Employee Performance at Padma Resort Legian: Pengaruh Kompetensi, Gaya Kepemimpinan, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Kerja pad Padma Resort Legian Sebut, I Gusti Hugo Brandy; Sirna, I Ketut; Susanto, Putu Chris
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 2 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i2.4330

Abstract

Manajemen sumber daya manusia memegang peranan krusial dalam keberhasilan organisasi. Kinerja karyawan menjadi kunci utama untuk menciptakan keunggulan kompetitif dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kompetensi, Gaya Kepemimpinan, dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Padma Resort Legian. Populasi penelitian adalah karyawan tetap Padma Resort Legian, dengan sampel sebanyak 80 responden. Data dianalisis menggunakan metode  uji Validitas, uji Reliabilitas, yang didukung oleh uji Asumsi Klasik, uji Korelasi, Regresi Linear Berganda, dan Uji t-test dan F-test, koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan t hitung 3,784 > t tabel 1,665, sig. 0,001 (<0,05). Gaya kepemimpinan juga ditemukan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan, dengan t hitung 2,152 > t tabel 1,665, sig. 0,001 (<0,05), dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan, dengan t hitung 2,602 dengan t tabel 1,665, sig. 0,011 (<0,05). Terdapat juga hasil secara simultan bahwa kompetensi, gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan secara terhadap kinerja karyawan, dengan F hitung 195,866 > F tabel 2,72 (sig. 0,000 < 0,05), dengan nilai koefisien determinasi model sebesar 88,1%. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar Padma Resort Legian fokus pada empat area utama untuk meningkatkan kinerja karyawan. 1. meningkatkan efisiensi melalui pelatihan agar karyawan dapat bekerja lebih cepat dan tepat. 2. memastikan bahwa kualifikasi pendidikan karyawan sesuai dengan posisi yang diisi. 3. mendorong gaya kepemimpinan dengan memberikan pujian atau penghargaan kepada karyawan yang berprestasi. 4. menjaga dan meningkatkan suasana kerja yang kondusif agar karyawan merasa nyaman dan produktif dalam menjalankan tugasnya.
Factors Influencing Tourist Satisfaction in Visiting Blimbingsari Tourism Village, Jembrana Regency, Bali: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Wisatawan Berkunjung di Desa Wisata Blimbingsari, Kabupaten Jembrana, Bali Saputra, I Gede Agus Wisnu; Junaedi, I Wayan Ruspendi; Susanto, Putu Chris
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 2 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i2.4516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan wisatawan saat berkunjung ke Desa Wisata Blimbingsari, Kabupaten Jembrana, Bali. Desa ini memiliki keunikan berupa akulturasi budaya Bali dengan kehidupan masyarakat Kristen, yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 80 responden menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis faktor untuk mereduksi 16 indikator menjadi beberapa faktor utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat faktor yang memengaruhi kepuasan wisatawan, yaitu atraksi wisata, aksesibilitas, fasilitas pendukung (amenity), dan pelayanan tambahan (ancillary). Dari keempat faktor tersebut, atraksi wisata merupakan faktor paling dominan, yang mencakup pemandangan desa, gereja dengan arsitektur Bali, aktivitas budaya, dan Grojogan Waterfall. Temuan ini menunjukkan bahwa keunikan atraksi lokal menjadi unsur penting dalam membentuk kepuasan wisatawan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelola Desa Wisata Blimbingsari dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata berbasis budaya dan komunitas secara berkelanjutan. Kata Kunci: Kepuasan Wisatawan, Desa Wisata, Blimbingsari, Analisis              Faktor, Atraksi Wisata  
Diferensiasi Pemasaran Produk Kopi Arabika UUP Catur Paramitha Melalui Packaging dan Branding dalam Menyasar Konsumen Milenial Setiawan, I Made Rai Tedy; Andityawan, I Made; Palma Dinata, I Nyoman Agus Aristya; Kompiang Adiada, Anak Agung; Ririhena, Joshua Cikal Pandawa; Susanto, Putu Chris
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 4 No. 1 (2020): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1680.479 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v4i1.1354

Abstract

ABSTRAKUUP Catur Paramitha merupakan unit usaha produktif dari Kelompok Tani Subak Abian Wana Sari Kenjung (AWSK), Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Mitra usaha tersebut sudah menghasilkan kopi dengan kualitas tinggi sebanyak 1 ton per tahun, termasuk kopi Arabika specialty yang mengikuti standar produksi yang tinggi, di antaranya harus 95% petik basah, difermentasi, dikeringkan sampai kadar air sisa 12%. Yang menjadi masalah prioritas mitra adalah merek, label, dan kemasan yang masih tradisional atau “kurang update”, sehingga masih sulit masuk ke pasar ritel atau kedai kopi high-end. Terutama bagi generasi Milenial, yang mengedepankan kemasan dan merek ketika membeli sesuatu, termasuk produk kopi. Tim Program Kreativitas Mahasiswa skema Penerapan Teknologi (PKM-T) Universitas Dhyana Pura berusaha menawarkan solusi atas permasalahan yang dihadapi mitra dengan melakukan pendampingan dalam hal packaging dan branding yang menyasar konsumen milenial. Adapun kemasan yang diterapkan adalah kemasan kopi dengan katup satu arah untuk menjaga kesegaran kopi dan mendiferensiaskannya dari produk olahan yang sudah ada. Di samping itu, labeling kopi dibuat lebih “kekinian” untuk menarik konsumen milenial. Merek yang digunakan juga merupakan sub-brand dari produksi kopi yang sudah ada, dengan memilih merek “Kopi Esa Loka” untuk mengedepankan makna bahwa produk kopi yang ditawarkan adalah single origin, serta untuk mengikuti tren penggunaan nama berbahasa Indonesia yang mudah dilafalkan oleh orang asing sekalipun. Di samping itu, tim PKM-T juga memperkenalkan produk olahan kopi cold brew sebagai salah satu alternatif pemasaran produk kopi yang sangat cocok untuk varietas Arabika terutama dari Kintamani sebagai produk kopi siap saji.Kata kunci : diferensiasi pemasaran, branding, packaging, kopi, single originABSTRACTUUP Catur Paramitha is the business extension of Subak Abian Wana Sari Kenjung (AWSK) farmers’ group in Catur Village, Kintamani Subdistrict, Bangli Regency, Bali. The co-op has been producing high quality coffee in the amount of one ton per annum, including high-quality Arabica specialty coffee produced with high standards including 95% wet picking, fermentation, and dried until 12% water content remains. The priority problem for the partner was the branding, packaging, and branding that are still not “up-to-date”, making it difficult for the coffee producer to enter the specialty and high-end coffee markets. Particularly for young Millennials, that place high importance on the packaging and branding in their purchases, including coffee. A team of students and a lecturer from Universitas Dhyana Pura (PKM-T scheme) offered a solution for this partner in terms of developing packaging and branding that target Millennials. The packaging developed used one-way valve to maintain the freshness of the coffee and differentiates the new packaging from the established ones. The labelling developed was more “up-to-date” to attract younger consumers. The team and the partner developed a sub-brand of their existing “Jempolan” brand, aimed towards the young Millennials market with the name “Kopi Esa Loka.” This brand carries the meaning of single origin, but is easy to pronounce even by foreigners. In addition, the team also introduce itsUUP Paramitra partner with cold brew as a new product developed specifically for theMillennials market.Keywords: marketing, differentiation, branding, packaging, single origin
Single Origin Edu-Trekking: Pengembangan Wisata Edukasi Berbasis Kopi Gelombang Ketiga Melalui Social Influencers di Catur Kintamani Andityawan, I Made; Yuni Krisnayanthi, Ni Luh Putu; Wisnu Susila, I Kadek Edo; Adiada, Anak Agung Kompiang; Anugerah, Desrion Zakarias; Susanto, Putu Chris
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 4 No. 1 (2020): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.123 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v4i1.1355

Abstract

ABSTRAKDesa Catur, Kecamatan Kintamani merupakan desa wisata baru di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Sejak tahun 2018, Pokdarwis Desa Wisata Catur giat mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat, didukung dengan potensi alam, budaya, serta perkebunan kopi dan pengembangan herbal. Pokdarwis menggandeng tim Program Kreativitas Mahasiswa Universitas Dhyana Pura untuk mengembangkan paket wisata edukasi di Desa Catur. Bersama mitra Pokdarwis Desa Wisata Catur, tim PKM-M melakukan pengabdian masyarakat berupa pengembangan paket wisata, itinerary, modul pemandu wisata (guiding script), buku naskah cerita rakyat serta program pelatihan bagi tim pemandu wisata setempat. Paket wisata edukasi yang dikembangkan di Desa Catur adalah edu-trekking yang menggabungkan antara kegiatan menjelajah alam, yakni areal perkebunan kopi dan air terjun Tiying Seni, dengan unsur edukasi mengenai kopi single origin yang dibudidayakan dan diproduksi oleh kelompok tani (subak) di Desa Catur. Di samping itu, budidaya dan olahan tanaman herbal menjadi daya tarik yang unik untuk dikembangkan di Desa Catur. Dalam pelaksanaan PKM-M, tim juga mendampingi Pokdarwis Desa Catur dalam mempersiapkan diri dan melaksanakan lomba desa wisata tingkat Provinsi Bali—yang mana Desa Catur meraih juara II.Kata kunci: desa wisata, wisata edukasi, agro wisata kopi, wisata herbalABSTRACTCatur village in Kintamani Subdistrict is newly designated tourism village (desa wisata) in Bangli Regency, Bali since 2018. The local tourism authority is in the process of developing Community Based Tourism, supported by natural, cultural, agricultural, and herbal potentials. The community engagement team of Universitas Dhyana Pura (PKM-M) is working hand-in-hand to help the tourism village develop educational tourism package in Catur. Together, they develop a tourism package, itinerary, module for guiding script, handbook for local folklore, and traning program with local guides. The educational tourism package combines activities of nature exploration, including coffee plantation and Tiying Seni waterfall, with educational experience of single origin coffee cultivation and production in the local farming co-op. In addition, the cultivation and processing of herbal plants also become a unique attraction to be developed in Catur village. In the implementation of PKM, the team from Universitas Dhyana Pura also aided the village tourism authority to prepare for Bali province tourism competition—for which they received second place honors.Keywords: tourism village, educational tourism, coffee agriculture, herbal tourism
Pengembangan Usaha Kedai Kopi berbasis Single Origin di Desa Catur Kintamani Kabupaten Bangli Susanto, Putu Chris; Sukmana, I Wayan K Teja; Puspaningrum, Hanggaeni Dyah
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 4 No. 2 (2020): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.868 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v4i2.1367

Abstract

ABSTRAKUnit Usaha Produktif (UUP) Catur Paramitha selama ini memproduksi kopi Arabika specialty dengan kualitas premium. UMKM ini bermitra dengan Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Dhyana Pura untuk merealisasi peluang dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Catur dengan membuka sebuah kedai kopi (coffee shop) di area produksi UUP Catur Paramitha. Kedai kopi ini menawarkan keunikan tersendiri karena selain pengunjung bisa menikmati kopi blend yang berasal dari satu daerah saja (single origin specialty coffee) namun juga dapat melihat langsung proses budidaya, pengolahan, dan produksi kopi yang dinikmatinya. Berdasarkan lima permasalahan mitra, Tim PKM menawarkan solusi dan melaksanakan kegiatan yaitu: (1) pendampingan perancangan konsep kedai kopi, (2) pendampingan perencanaan menu dan perancangan produk kopi serta panganan komplementer, (3) pelatihan hygiene dan sanitasi, (4) pelatihan sequence of service, dan (5) pendampingan pemasaran daring. Hasil yang didapat dari kegiatan PKM ini adalah: (1) mitra memiliki konsep kedai kopi single origin yang mengusung tema “Kopi Lokal, Cita Rasa Global”, (2) mitra memiliki menu dan resep standar untuk penyajian kopi dengan beragam metode seduh, serta mampu membuat kukis sebagai panganan pendamping/komplemen kopi, (3) mitra terlatih dalam hal hygiene pribadi dan sanitasi, (4) mitra terlatih dalam hal tata cara pelayanan tamu, dan (5) mitra memiliki media promosi daring melalui akun Instagram, laman Facebook, situs web, dan profil di Google Maps. Dampak bagi mitra adalah meningkatnya pendapatan mitra meningkat sebanyak 40% dari sebelumnya, yaitu secara langsung melalui penjualan beragam minuman berbasis kopi di coffee shop, maupun secara tidak langsung melalui peningkatan penjualan produk kopi eceran yang disediakan mitra.Kata kunci : UMKM, kedai kopi, single origin, perancangan menu, pelatihan food serviceABSTRACTUUP Catur Paramitha has been producing high quality specialty Arabica coffee. This micro enterprise partnered with community empowerment team of Universitas Dhyana Pura to actualize the opportunity to open a single origin coffee shop, in which guests can enjoy different coffee preparation method using locally produced single origin coffee. Based on the partner’s challenges, the team from Universitas Dhyana Pura conducted several steps program: (1) development of coffee chop concept, (2) menu design and product development, as well as training in cookie making, (3) training on hygiene and sanitation, (4) training on sequence of service, and (5) online marketing. The output of this program include: (1) the development of a unique coffee shop concept “Locally Farmed, Freshly Prepared, Universally Enjoyed,” (2) the development of menu and standardized recipe for coffee and accompaniment, (3) improved hygiene and sanitation practices, (4) improved sequence of service capability, and (5) online promotion through Instagram, Facebook, Google Maps, and website. The impact for the partner is the increased in sales of 40% compared to before opening the coffee shop, directly through sales of coffee beverages in the coffee shop, and indirectly through the increased sale of retail coffee products offered by the partners at the facility.Keywords: SMEs, coffee shop, single origin, menu planning, food service training
Co-Authors AA, 1Khoirus Sa adah Achmad Ibrahim Mashudi Adeoni Korneles Mangamis Adiada, Anak Agung Kompiang Adinegara, I Gusti Ngurah Joko Aditya Permana Putra Tanaya Aditya, I Nyoman Ewa Ador, Fransisko Edwarino Agristi, Elfrida Diva Agung Kadek Indra Palguna Agus Satyananda M Agus Satyananda Mastra Amadea, Ida Bagus Neo Kurnia Anak Agung Kompiang Adiada Anditawan, I Made Andityawan, I Made Anggreni Kaita Ana Wulang Anindya Pradipta Hutami Antikanol, Aldensia Nirati Anugerah, Desrion Zakarias Apolonia D.M Aryati Astrika Sukmaningrum Aulia Iefan Datya Ayu Savitri Merianti Dyastama Putri Bagastya Christian Santoso Bagus Oka Frenky Saputra Cakra Sagiarta Lee Carolina Widyawati Caroline Eka Mertanti Christimulia Purnama Trimurti Christina Galuh Trihardhini Crismas, Leontinus Yogista Daniel Haingu Dermawan Wuruwu Derviana Mutiara Dewa Ayu Mirah Syahrani Dewi, Putu Chrisma Diniati Andre Come Rihi Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum Dylla Hanggaeni Puspaningrum Eka Putri Suryantari Eko Sulistiyo Erawati, Ni Putu Fery Ester Tande Fajar Maulana Hidayat Feby Wulandari Fitria Wahyuni Fransesco Prasetya Bagus Gek Wulan Novi Utami Gina Ivana Mambrasar Gusti Agung Ayu Made Andhini Susila Gusti Ayu Adi Wahyu Paramitha Gusti Ngurah Joko Adi Negara I Gde Dhika Widarnandana I Gede Deddy Rahmat I Gede Neil Prajamukti Wardhana I Gede Tangkas Yoganandita I Gusti Bagus Rai Utama I Gusti Ngurah Krisna I Gusti Ngurah Manik Nugraha I Ketut Ady Merta Antara I Ketut Sirna I Ketut Suartana . I Made Agus Riski Andika I Made Andityawan I Made Arya Bayu Suta I Made Budi Harta I Made Candra Wiguna I Made Dwi Ardiada I Made Murna I Made Prinata Kusuma I Made Verdy Natha Biantara Putera I Nengah Iwan Darmawan I Nyoman Bontot I Nyoman Putra Nugraha I Putu Aditya Dharma Yoga I Putu Darmawijaya I Putu Darmawijaya I Putu Mario Bintang Toti I Putu Max Mahardika I Wayan Ruspendi Junaedi I Wayan Surya Aryasa Adiprawira Ida Ayu Manik Dyah Savitri Ida Bagus Made Juliana Raditha Oka Ida Bagus Made Putra Pradnyana Igo Bani Christian Indra Tirta Saman IWK Teja Sukmana Jepapu, Maria Fransiska Novalri Jessica Barbara Sinlae Kadek Resa Haditya Kadek Wahyu Suadesi Karolina Ina Kaka Komang Tri Sutrisna Agustia Komang Yuda Widiarta Kompiang Adiada, Anak Agung Krismawintari, N.P.D. Lia Sukma Dewi Listiyani Dewi Hartika Luh Diah Citra Resmi Cahyadi Luh Putu Sulistya Ari Utami Luh Putu Tri Karismawati Made Utari Made Yessi Puspitha Made Yuyun Handaresta Maharani, Ida Ayu Putu Chintya Maharani, Ni Putu Cipta Maria Septania U. Neto Martino Wibowo Melissa Koch Mertayasa, I Gede Agus Monica Wulandari Naprin, Efrasius Natasya Ivana Bunmo Ndaparoka, Iin Saputri Neil Prajamukti Wardhana Nengah Widiangga Gautama Nerissa Nadhrota Maulviyah Ni Kadek Dwi Sri Lestari Ni Kadek Indrayani Ni Kadek Putri Juni Cahyanti Ni Kadek Sukma Ade Suwandewi Ni Kadek Wulan Pangastika Ni Ketut Martini Ni Komang Puspawati Ni Luh Christine P. Suyasa Ni Luh Christine Prawita Sari Suyasa Ni Luh Christine Prawitha Sari Suyasa Ni Luh Christine Prawitha Sari Suyasa Ni Luh Juli Widyaningsih Ni Luh Putri Sulistya Dewi Ni Luh Putu Indriani Ni Luh Putu Krisma Dewi Ni Luh Putu Sri Purnama Pradnyani Ni Luh Putu Surya Ari Dewi Ni Luh Putu Windyari Pradnya Dewi Ni Luh Warini Ni Made Diah Citra Dewi Ni Made Diana Erfiani Ni Made Eka Mahadewi Ni Made Eripa Ordani Astuti Ni Made Likhita Ananda Ni Made Sindi Asih Ni Nyoman Erlinda Dewi Ni Nyoman Tri Sukarsih Ni Putu Adella Tika Pertiwi Ni Putu Anggie Kusuma Wardhani Ni Putu Artawidya Meisha Ni Putu Candra Vania Pebrianti Ni Putu Dian Sekarini Ni Putu Eka Damayanti Ni Putu Elika Crusita Dewi3 Ni Putu Elsa Sukma Dewi Ni Putu Erviani Ni Putu Evitaria Ni Putu Hari Surya Laksmi Ni Putu Indayani Ni Putu Juniantari Ni Putu Raka Laksmi Arpin Ni Putu Risma Martadewi Ni Putu Sintya Puspita Sari Ni Putu Siska Yanti Ni Putu Wiratih Putri Sadani Ni Wayan Deswiniyanti Nikita Febri Leana Nisa, Mir Atun Palma Dinata, I Nyoman Agus Aristya Peter Wayan Minheer Peter Wayan Minheere Pirmana, Putu Bagus Vanny Puspaningrum, Hanggaeni Dyah Putri, Harum Hasnatul Putu Andhika Kurniawijaya Putu Aristya Adi Wasita Putu Chrisma Dewi Putu Eka Kharisma Dewi PUTU INDAH LESTARI Putu Mayra Elkie Shafira Putu Suarmi Sri Patni Putu Wida Gunawan Rai Gilang Atmadhi Rai Gina Artaninggrum Rai Teddy Prastika Rheza Paleva Wiryadikara Ririhena, Joshua Cikal Pandawa Sani Ratna Amelia Saputra, I Gede Agus Wisnu Sari Suyasa, Ni Luh Christine Prawitha Satyananda, Agus Sebut, I Gusti Hugo Brandy Setiawan, I Made Rai Tedy Silmi Nuralvin Stefany . Suarliem, Valencia Friska Sukarsih, Ni Nyoman Tri Sukmana, I Wayan K Teja Suwianjani, Kadek Ayu Intan System, Administrator Thu Ngan Nguyen Virginia Claudia Kaunang Wayan Markus Arimatheo Wiguna, I Kadek Dwi Arta Wiguna, Sang Made Widhi Wisnu Susila, I Kadek Edo Yasa, Gede Agus Artha Yeyen Komalasari Yuni Krisnayanthi, Ni Luh Putu