Claim Missing Document
Check
Articles

PSIKOEDUKASI KESEHATAN MENTAL: STRATEGI REGULASI EMOSI UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS ANAK PANTI ASUHAN AL-HIKMAH SEMARANG Adzwa Izzaniya; Asfia’ul Auliya; Mohammad Aria Eka Pranata; Erfina Narsi Agustin; Latifatun Nisa; Dewi Ambarwati; Inas Dzihni Zahiroh; Dewi Khurun Aini
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gtwc8z82

Abstract

Anak panti asuhan sering kesulitan mengelola emosi akibat keterbatasan dukungan emosional dan pengalaman kehilangan pengasuhan, yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Kegiatan ini bertujuan membantu anak-anak Panti Asuhan Al-Hikmah mengenali dan mengatur emosi melalui psikoedukasi kesehatan mental. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Service-Learning dilakukan secara Promotif (SL) dengan desain pre-test dan post-test yang melibatkan 10 anak berusia 12–16 tahun. Intervensi mencakup pemberian materi mengenai jenis-jenis emosi, cara memahami perasaan, serta strategi regulasi sederhana seperti menarik napas, berhenti sejenak, ekspresi emosi melalui menggambar, dan bercerita mengenai gambar yang telah dibuat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman anak dalam mengenali dan mengelola emosi secara sehat. Anak belajar bahwa mengatur emosi bukan menekan perasaan, tetapi mengendalikan respons dengan tenang. Mereka mulai menerapkan teknik coping dan lebih berani mengekspresikan perasaan melalui gambar. Temuan ini menegaskan bahwa psikoedukasi dengan pendekatan SL dalam upaya promotif efektif meningkatkan kesadaran emosional dan kesejahteraan psikologis anak panti asuhan.
Psikoedukasi Expressive Writing sebagai Strategi Coping untuk Membangun Resiliensi Emosional Anak Panti Asuhan Wikrama Putra Semarang Arrayan Mukti; Hana Fitri; Isna Laily Istiqomah; Selfi Ana Andriyanti; Ainnayya Nayla Daffani; Muhammad Fitahul Fikri; Allaiya Talent; Tribuana Tunggal Dewi; Dewi Khurun Aini
Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kese
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/dinsos.v2i4.2639

Abstract

Children living in orphanages face various psychological pressures, such as the loss of attachment figures, unstable social dynamics, and difficulty expressing emotions adaptively. These conditions require appropriate coping strategies to build emotional resilience. This community service activity utilizes a Service Learning (SL) approach, which integrates academic learning with community service. It aims to provide psychoeducation on emotions and coping strategies, and implements expressive writing as a means of emotional processing. The activity methods included interactive lectures, a pretest and posttest to measure understanding, an expressive writing therapy session, and a reflective interview at the end of the activity. Results showed an increase in understanding of emotions and coping strategies, as evidenced by improved posttest scores. Furthermore, expressive writing helped children express previously suppressed emotions, reduced psychological tension, and fostered a sense of relief, calm, and insight into personal problems. Overall, expressive writing has proven effective as a coping strategy in building emotional resilience in orphanage children, and the Service Learning approach has the potential for sustainable application in psychosocial support programs.
Analisis Kecerdasan Emosional Mahasiswa Ditinjau dari Keikutsertaan Organisasi di Semarang Hasna Laila Dhiaulhaq Al Madafi; Jihan Maila Nuril Bahar; Dewi Khurun Aini
Schema: Journal of Psychological Research (Vol. 9, No. 02, November 2024) SCHEMA : Journal of Psychological Research
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/schema.v9i02.4130

Abstract

Kecerdasan emosional (EQ) adalah aspek penting dari kemampuan individu untuk mengidentifikasi, memahami, dan mengelola emosi mereka, serta emosi orang lain dalam berbagai situasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kecerdasan emosional mahasiswa yang berorganisasi dan tidak mengikuti organisasi kemahasiswaan di Semarang. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan untuk mengumpulkan data dari 122 mahasiswa yang dipilih secara acak dari berbagai universitas. Hasil dari penelitian ini akan memberikan wawasan tentang korelasi antara kecerdasan emosional dan keterlibatan dalam organisasi. Temuan dari penelitian ini akan memberikan kontribusi pada literatur yang ada tentang kecerdasan emosional dan signifikansinya dalam lingkungan akademis dan sosial. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dalam kecerdasan emosional antara kedua kelompok, yang mengindikasikan bahwa keterlibatan dalam organisasi tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap kecerdasan emosional. Perbedaan individu, seperti temperamen, pola asuh, dan usia mungkin berperan dalam membentuk kecerdasan emosional.
Penyuluhan Kenali dan Kelola Emosi Melalui "inilah aku, diriku, dan emosiku" Pada Anak-anak Sekolah Dasar Aufa Rizqia Sahna; Fajar Fatikasari; Uti Aenika; Azizah Nur Rahmawati; Eka Nur Azizah; Dewi Khurun Aini
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i3.640

Abstract

Anak-anak pada fase sekolah dasar berada pada periode penting dalam tahap perkembangan mereka. Aspek-aspek perkembangan yang perlu diperhatikan pada tahap ini adalah perkembangan bahasa, emosi dan sosial. Aspek emosi bagi anak sekolah dasar menjadi penting untuk diperhatikan, karena pada fase ini anak mulai berinteraksi secara intens dengan teman sebaya dan orang dewasa. Emosi yang sulit dikelola dapat menjadi salah satu gangguan mental yang serius, sehingga penting bagi anak untuk memiliki kemampuan pengelolaan emosi yang baik. Penyuluhan ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum, Semarang. Dengan menggunakan metode pendekatan Service Learning (SL), melibatkan 30 orang peserta penyuluhan. Penyuluhan ini dilakukan dengan tujuan sebagai salah satu upaya preventif untuk mencegah agresivitas pada anak sekolah dasar. Hasil yang diperoleh penyuluhan ini memberikan pengaruh positif bagi siswa. Abstrak Children in the elementary school phase are important period in their developmental stage. Aspects of development need to be considered at this stage, such as language, emotional and social development. Emotional aspects for elementary school children are important to note, because in this phase children begin to interact intensely with peers and adults. Emotions that are difficult to manage can become one of the serious mental disorders, so it is important for children to have good emotional management skills. This counseling was conducted at Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum, Semarang. By using the Service Learning (SL) approach method, involving 30 counseling participants. This counseling was conducted with the aim of being one of the preventive measures to prevent aggressiveness in elementary school children. The results obtained by this counseling have a positive influence on students.
Pengaruh Efikasi Diri Terhadap Kesiapan Pembelajaran Mandiri Mahasiswa Di Jawa Tengah Siti Robaiyani; Karyati Nurhaliza; Dewi Khurun Aini
Psikologi Prima Vol. 7 No. 1 (2024): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v7i1.5024

Abstract

Independent learning readiness is needed for students due to student-focused learning. However, some students need higher self-learning readiness. This is certainly an obstacle for students when participating in learning activities. The purpose of this study is to empirically examine the effect of self-efficacy on the readiness of students in central java to learn independently. This research is quantitative with an inferential approach. This study used a quantitative approach involving 101 students from central java. The research scale used is independent learning readiness and self-efficacy scales. The data obtained were then analyzed using simple linear regression techniques. The statistical results analyzed using spss showed a significance value of 0.000 <0.05. From these results, self-efficacy has a positive and significant effect on students' readiness for independent learning in central java.
Gambaran Kepercayaan Diri pada Anak Bungsu Rantau Aqim Laila; Cahya Arofatun Nisa; Hidayatus Sibyan; Muhammad Alaudin Candra Pratama; Dewi Khurun Aini
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/7fxbb053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana anak bungsu membangun kepercayaan diri mereka saat menjalani kehidupan sebagai perantau di dunia universit as. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, yang bertujuan untuk menggali pengalaman subjektif para subjek dalam mengembangkan kepercayaan diri mereka ketika jauh dari keluarga. Penelitian melibatkan lima anak bungsu berusia antara 20 hingga 25 tahun, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan Descriptive Phenomenological Analysis (DPA). Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman merantau berkontribusi terhadap peningkatan kepercayaan diri anak bungsu melalui proses adaptasi dan otonomi. Rasa percaya diri ini tampak dalam keyakinan terhadap kemampuan diri, sikap optimis, objektivitas dalam pengambilan keputusan, tanggung jawab, serta kemampuan untuk menghadapi tekanan emosional dengan cara yang rasional. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pengalaman merantau merupakan konteks yang krusial dalam membentuk kepercayaan diri anak bungsu yang lebih mandiri, adaptif, dan bertanggung jawab.
Analisis Penyebab Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Organisatoris Fakultas Psikologi dan Kesehatan Sayyid Rahmat Prayitno; Nida Adella Ul Khusna; Dewi Khurun Aini
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2, Nomor 2, Juli 2024
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v2i2.1449

Abstract

Kegiatan menunda-nunda sesuatu atau dalam hal ini kaitannya dengan tugas akademik oleh seseorang yakni disebut sebagai perilaku prokrastinasi. Sebagian besar hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan dalam menyelaraskan peran antara mahasiswa dengan seorang yang berorganisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab prokrastinasi akademik mahasiswa organisatoris. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini merupakan mahasiswa aktif Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Angkatan 2022. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Sampling Quota. Hal ini dilakukan dengan mengambil sampel dari total keseluruhan populasi yang ada dengan sejumlah 6 informan/subjek meliputi 3 prodi Psikologi dan 3 prodi Gizi dengan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan yakni; 1) Mahasiswa aktif Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo Semarang Angkatan 2022, 2) Mahasiswa yang sedang ikut/berkecimpung dalam suatu komunitas organisasi. Teknik Pengumpulan Data yang dilakukan dalam penelitian ini yakni menggunakan teknik yaitu wawancara dengan jenis semi-terstruktur. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik pada mahasiswa organisatoris disebabkan atas (3) faktor utama yakni; 1) takut gagal (fear of failure), 2) tidak menyukai tugas (aversive of the task), 3) pengambilan resiko yang berlebihan.
Co-Authors Abadi, Auliya Rahma Abdul Malik Karim Amrullah Adhitama, Muhammad Fachri Adzwa Izzaniya Afifah Rahmania Agni Setianingrum Ahyauddin, M. Mawahib Ainnayya Nayla Daffani Aisyah Aisyah Aisyah Allaiya Talent Amalia Zulfa Amelia, Risqi Falah Ana Fitria Ana Nur Khasanah Angky Melani Anita Rosita Dewi Indriani Anjani, Nafadhilla Refie Annisa, Ishma Apriya Sani Maulina Aqim Laila Arrayan Mukti Aryani, Mirsa As-Suhaily, Muhammad Zainur Rahman Asfia’ul Auliya Asri, Adinda Ratu Kencana Astutik, Eka Wulan Asyikhah, Dewi Aufa Rizqia Sahna Aula, Salwa Tadzkirotul Azaria, Ummi Nabila Azizah Nur Rahmawati Baehaqi Baidi Bukhori Cahya Arofatun Nisa Chatarina Umbul Wahyuni Choiril Anwar Darmuin, Darmuin Dewi Ambarwati Dewi Nabela Sofya El-Fikri Dewi Nabela Sofya El-Fikri Dewi, Dinda Amalia Diana Anindita Eka Nur Azizah Eka Wulan Astutik El-Fikri, Dewi Nabela Sofya Erfina Narsi Agustin Fadilah, Indy Rahma Fajar Fatikasari Febby Fariska Febinnaqiyya Feyzal Rizkillah Hana Fitri Hasna Laila Dhiaulhaq Al Madafi Hidayatus Sibyan Hudayah, Melly Ikhrom Ikhrom Inas Dzihni Zahiroh Indy Rahma F Intan Nurul Azizah Ishma Annisa Isna Laily Istiqomah Istifhana, Silviana Hifnatul Jamila, Tiara Rahma Sari Nur Jazala Jihan Rufaeda Jihan Maila Nuril Bahar Karirotul Uyun, Novia Kartika, Arum Dwi Karyati Nurhaliza Khoirina Ayudia Putri Kurniawan, Ladya Ghaisani Ladya Ghaisani K Larasati, Ane Davina Latifatun Nisa Lestari, Sri Ayu Lucky Ade Sessiani M.Krisna Bagus Virgiana Mahadi, Nariswara Manzila Putri Inaaya Meitarizky, Alifia Rahma Mochammad Imron Awalludin Mohammad Aria Eka Pranata Muhammad Alaudin Candra Pratama Muhammad Fitahul Fikri Muthiazahra, Fatiha Muzayyin, Muhammad Dzuhri Nada, Sania Qotrun Nadya Aditya Ningrum Nafadhilla Refie Anjani Nandini, Bunga Kresna NASOKHA, SRI Natalia, Nia Nida Adella Ul Khusna Nikmah Rochmawati Nuha, Salma Fathiyya Nur Sultonah Nurhaliza, Karyati Nurlailita, Mazd Zahara Ghestylania Nurul Izah Oktavia, Dilla Maghdalena Pertiwi, Puspita Rimba Prayitno, Sayyid Rahmat Putri, Juliana Nur Amelia Qonita Mustika Bilqis Rachil Najma Shifa Rahma, Elfia Afifah Rahmawati, Azizah Nur Ramadhani, Okfanisa Riskia Rendisfa, Muhamad Adillah Robaiyani, Siti Rufaeda, Jazala Jihan Sahna, Aufa Rizqia Salwa Tadzkirotul Aula Sania Qotrun Nada Santoso, Salfatya Sayyid Rahmat Prayitno Selfi Ana Andriyanti Septiana Ambarwati Septianingtyas Setiyaji, Nanda Ridwan Shadrina, Aisyah Zharfa Nur Shofi Zakiyyah Jasri Sintya Dini Wilanda Siti Robaiyani Soni Setiawan Sri Ayu Lestari Sri Puji Lestari Sri Puji Lestari Stück, Marcus Sultonah, Nur Syaharani, Nabila Dhita Syahputra, Nurdian Syifa, Fitriana Aulia Tribuana Tunggal Dewi Ul Khusna, Nida Adella Uti Aenika Yusriyah, Naily Zatin, Salsabila Fithri