p-Index From 2021 - 2026
7.337
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Alchemy : Journal of Chemistry JURNAL RISET BISNIS DAN MANAJEMEN Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Jurnal Al-Ijtimaiyyah Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Pendas mahakam : jurnal pendidikan dan pembelajaran Sekolah Dasar Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Manuju : Malahayati Nursing Journal JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Jurnal Literasiologi Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Journal of Food and Culinary Jurnal Sosial Humaniora Sigli Hikmah Maspul Journal of Community Empowerment Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal ABDIMAS (Pengabdian kepada Masyarakat) UBJ MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian JURNAL ILMU KEBIDANAN eScience Humanity Journal Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Innovative Food Technology and Agricultural Product Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Indonesian Journal of Library and Information Science (IJLIS) Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Midwifery Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Midwifery Journal

Pengaruh Teknik Pijat Bayi Terhadap Perkembangan Motorik Dan Peningkatan Berat Bayi Pada Pmb Ni Wayan Richa Desiyanti, S.Tr.Keb Tahun 2021 Sari Nainggolan, A.Triska Oktavika; Rosmiyati, Rosmiyati; Suharman, Suharman; Fitria, Fitria
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i1.9529

Abstract

Background: According to the Indonesian Ministry of Health that in 2010, 11.5% of children under five in Indonesia experienced growth and development disorders. While the data shows the total index of child development in Indonesia includes 88.3% and Lampung 85.%. (Riskesdas, 2018).Objective: The purpose of this study is to find out whether in doing baby massage is able to improve motor development and increase the baby's weight.Methods:Research used quantitatively, sampling techniques are generally done randomly with a pre-experimental design, experimental with one group pretest-posttest research design using a sample of as many as 20 babies. The study was conducted in June and July 2021, this study was in PMB Ni Wayan Richa Desiyanti, S.Tr.Keb Central Lampung.Result:The results of this study from 20 respondents averaged motor development before intervention of 0,30 standard errors of 0,050 lowest average results or minimum results of 0 and the highest results or maximal results of 1. While the average weight score before the intervention of 7.33 standard errors amounted to 0.247 the lowest average result or minimum result was 6 and the highest blood pressure result or maximal result of 9. Motor mean values after 0,05, SE 0,050 min 0 and max 1. While the weight after 0,05, SD 0,224, SE 0,050 min 0 and max 1.Conclusion: It can be concluded that the results of the t wilcoxon obtained p value0,000< α (0.05) means that H0 is rejected and Ha is accepted, which means there is an influence on the technical impact of baby massage on motor development and weight gain aged 4-12 months.Suggestion: Suggestions that the elderly and the community are able to apply baby massage to increase the child's motor development and baby's weight.Keywords: Baby, Baby Massage, Motor Development, Weight Gain Latar Belakang: Data nasional Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia bahwa pada tahun 2010, sebesar 11,5% anak balita di Indonesia mengalami kelainan pertumbuhan dan perkembangan. Sedangkan data menunjukan total indeks perkembangan anak di Indonesia mencakup 88,3% dan Lampung 85,% . (Riskesdas, 2018).Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah dengan di lakukan baby massage mampu meningkatkan perkembangan motorik dan meningkatkan berat badan bayi.Metode: Penelitian yang di gunakan kuantitatif, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random dengan desain pre-experimental  design, experimental dengan desain penelitian One Group pretest-posttest dengan menggunakan sampel sebanyak 20 bayi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni dan bulan Juli tahun 2021, Penelitian ini di PMB Ni Wayan Richa Desiyanti, S.Tr.Keb Lampung Tengah.Hasil: Hasil penlitian ini dari 20 responden nilai rata-rata perkembangan motorik sebelum intervensi sebesar 0,30 standar eror sebesar 0,050 hasil rata-rata terendah atau hasil minimal yaitu sebesar 0 dan hasil tertinggi atau hasil maximal sebesar 1. Sedangkan hasil nilai rata-rata berat badan sebelum intervensi sebesar 7,33 standar eror sebesar 0,247 hasil rata-rata terendah atau hasil minimal yaitu sebesar 6 dan hasil tekanan darah tertinggi atau hasil maximal sebesar 9. Nilai mean motorik setelah 0,05, SE 0,050 min 0 dan max 1. Sedangkan berat badan setelah 0,05, SD 0,224, SE 0,050 min 0 dan max 1.Kesimpulan: Dapat di simpulkan hasil uji wilcoxon didapat p value 0,000<α (0,05) artinya H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada pengaruh teknik baby massage terhadap perkembangan motorik dan kenaikan berat badan bayi usia 4-12 bulan.Saran: Saran agar oang tua dan masyarakat mampu menerapkan baby massage agar meningkatkan perkambangan motorik anak dan berat badan bayi.Kata Kunci: Bayi, Baby Massage, Perkembangan Motorik, Kenaikan Berat Badan
JUS SEMANGKA MEMPENGARUHI PENURUNAN TEKANAN DARAH TERHADAP PENDERITA HIPERTENSI PADA LANSIA Suharman, Suharman; -, Septiana; Rosmiyati, Rosmiyati
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 2 (2021): Vol.1 No.2 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i2.3345

Abstract

Background : Hypertension or high blood pressure is a condition when blood flows through blood vessels with greater strength than usual. Handling that can be done in addition to pharmacological therapy is to use non-pharmacological therapy or complementary therapy. One of the preventative measures to reduce blood pressure is by consuming watermelon. Purpose : know the effect of watermelon juice on blood pressure reduction in patients with hypertension at Bhayangkara Hospital, Bandar Lampung in 2020. Method : This type of research is quantitative research design with a quasi-experimental approach. The population in this study were all elderly people with hypertension at the Bhayangkara Hospital in Bandar Lampung as many as 46 people. Sample 16 people, the sampling technique used was purposive sampling Data collection using observation sheets and data analysis used was the T-dependent test. Result : showed that the average frequency distribution of blood pressure before giving Watermelon Juice was 150 mmHg, with SD 5.7, systolic value = 140-160 mmHg and diastole value = 80-100. The frequency distribution of average blood pressure after administration of Watermelon Juice was 119 mmHg, with SD 10.7 of systole = 100-138 and diastole = 77-99. Conclusion There is an influence of consumption of Watermelon Juice on the reduction in blood pressure in the elderly (p value 0,000 <0.05). Suggestions For the elderly and the community, for the community and family can apply appropriate herbal treatments to treat hypertension symptoms, one of which is to consume watermelon juice to reduce high blood pressure levels, so it can reduce the use of pharmacological drugs that have side effects..  Keywords: watermelon juice, hypertension, elder people ABSTRAK Latar belakang : Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi ketika darah mengalir melalui pembuluh darah dengan kekuatan yang lebih besar dari biasanya.  Berdasarkana hasil pra survey di Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung pada bulan februari 2020 didapatkan jumlah laki-laki 102 orang dan perempuan 67 orang, dari 169 orang terdapat 46 orang mengalami hipertensi. Tujuan penelitian adalah diketahui Pengaruh Pemberian Jus Semangka Terhadap Penurunan Tekanan Darah Terhadap penderita Hipertensi di Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung tahun 2020.Metode :  Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang mengalami hipertensi di Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung sebanyak 46 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dengan jumlah sampel 16 orang,  Teknik sampling yang digunakan purposive sampling Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa data yang digunakan adalah uji  T-dependent.Hasil : hasil penelitian didapatkan bahwa distribusi frekuensi rata-rata tekanan darah sebelum pemberian Jus Semangka adalah 150 mmHg, Distribusi frekuensi Rata-rata tekanan darah sesudah pemberian Jus Semangka adalah 119 mmHg,Kesimpulan Ada pengaruh konsumsi Jus Semangka terhadap penurunan tekanan darah pada lansia (p value 0,000 < 0,05).Saran bagi lansia dan masyarakat, dapat mengkonsumsi Jus Semangka dengan dosis Jus Semangka sebanyak 2 kali perhari atau 1000 gram perhari selama 7 hari serta mengikuti penyuluhan-penyuluhan tentang pencegahan tekanan darah tinggi untuk menambah pengetahuan lansia tentang penanganan penurunan tekanan darah tinggi. sehingga dapat mengurangi penggunaan obat-obatan farmakologi yang ada efek sampingnya. Kata Kunci  : Jus Semangka, Hipertensi, Lansia
PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH BIT DENGAN PENINGKATAN HB PADA REMAJA PUTRI Zuhraini, Rani; Anggraini, Anggraini; Kurniasari, Devi; Suharman, Suharman
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 3 (2021): Vol 1.No.3 September 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i3.5221

Abstract

Backgrund :The prevalence of anemia in Indonesia is 21.7%. The prevalence of anemia in women is higher than in men. Based on the results of a pre survey conducted on 6 female students of Bandar Lampung 14 high school about adolescent anemia, it was found that 4 respondents (60%) did not understand well what anemia was in adolescents, and there were anemia symptoms such as anemic, weak, tired, lethargic, after hemorrhoid examination. Hb values are varied, which is 8.5-10.6 mg / dl while the remaining 2 people (20%) can understand anemia in adolescent anemia, and do not find anemia symptoms in these students. The purpose of this study is to know the effect of giving beet juice with increased Hb in adolescent girls at SMAN 14 Bandar Lampung in 2019Purpose :It is known that there is an effect of giving beet juice with an increase in Hb in girls in SMAN 14 Bandar Lampung in 2019Methode :Quasi Experimental research design with one group pretest - posttest design approach. The population in this study was the first and second grade teenage girls at SMAN 14 Bandar Lampung in 2019 as many as 49 people. The sampling technique uses purposive sampling technique. The independent variable (independent) is beet juice, while the dependent variable is the Hb level, univariate data analysis to determine the average hemoglobin level before and after administration of beet juice, bivariate data analysis using T-test dependent test.Result :The results of this study are known that the average Hb in adolescent girls before being given beetroot juice is equal to 10.682 gr / dl. The average after being given beet juice is 11,088 gr / dl. It is known that there is an effect of giving beet juice with an increase in Hb in adolescent girls at SMAN 14 Bandar Lampung in 2019, t test was obtained (p value 0.001 <a 0.05). Suggestions in this study are for young women to consume beet juice as a way to increase hemoglobin levels.Conclusion :There is an effect of giving beet juice with an increase in Hb in girls in SMAN 14 Bandar Lampung in 2019Suggestions are expected to consume 250 ml of beetroot juice 1 time / day, for 7 days to overcome the occurrence of anemia. Keywords            : Beet juice, Adolance, Haemaglobin ABSTRAK : PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH BIT DENGAN PENINGKATAN HB PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 14 BANDAR LAMPUNG TAHUN 2019Latar Belakang :Prevalensi anemia diIndonesia yaitu 21,7%. Prevalensi anemia pada perempuan lebih tinggi dibanding laki-laki. Berdasarkan hasil pre survey yang dilakukan terhadap 6 siswi SMA 14 Bandar Lampung tentang anemia remaja, didapat 4 responden (60%) tidak memahami dengan baik apa anemia pada remaja, dan terdapat gejala anemia seperti anemis, lemah, letih, lesu, setelah dilakukan pemeriksaan Hb didapat nilai Hb yang bervariasi yaitu 8.5-10.6 mg/dl sedangkan 2 orang sisanya (20%) dapat memahami anemia pada anemia remaja, dan tidak ditmukan gejala anemia pada siswi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui ada pengaruh pemberian jus buah bit dengan peningkatan Hb pada remaja putri di SMAN 14 Bandar Lampung Tahun 2019Tujuan :Diketahui ada pengaruh pemberian jus buah bit dengan peningkatan Hb pada remaja putrid di SMAN 14 Bandar Lampung Tahun 2019Metode :Rancangan penelitian Quasi Eksperimental dengan pendekatan one group pretest – posttest design. Populasi dalam penelitian  ini adalah remaja putri kelas 1 dan 2 di SMAN 14 Bandar Lampung Tahun 2019 sebanyak 49 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Variabel bebas (independen) yaitu Jus buah bit, sedangkan variabel terikat (dependen) yaitu Kadar Hb, analisa data univariat untuk mengetahui rata-rata kadar hemoglobin sebelum dan setelah pemberian jus buah bit, analisa data bivariat menggunakan uji T-test dependent.Hasil :Hasil penelitian ini adalah diketahui rata-rata Hb pada remaja putri sebelum diberikan jus buah bit yaitu sebesar 10,682 gr/dl. Rata-rata sesudah  diberikan jus buah bit sebesar 11,088 gr/dl. Diketahui ada pengaruh pemberian jus buah bit dengan peningkatan Hb pada remaja putri di SMAN 14 Bandar Lampung Tahun 2019, uji t didapat (p value 0,001 <a 0.05). Kesimpulan :Ada pengaruh pemberian jus buah bit dengan peningkatan Hb pada remaja putrid di SMAN 14 Bandar Lampung Tahun 2019Saran diharapkan untuk mengkonsumsi jus buah bit 1 kali/ hari sebanyak 250ml, selama 7 hari untuk mengatasi terjadinya anemia.  Kata Kunci          : Jus buah bit, Remaja, Hemaglobin
PERBEDAAN PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN MENGGUNAKAN TOPIKAL ASI DAN METODE KERING TERHADAP LAMA PELEPASAN TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DI BPM WILAYAH KERJA PUSKESMAS DAYAMURNI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT TAHUN 2019 Septiawati, Dewi; Suharman, Suharman
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 1 (2021): Volume 1 Nomor 1,Maret 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i1.3458

Abstract

                                                                              ABSTRACT Bad cord care causes the umbilical cord to become loose for a long time. The risk if the old cord is loose is the occurrence of umbilical cord infections and tetanus neonatorum. The purpose of this study is to know the differences in umbilical cord care using topical breast milk and dry method on the length of umbilical cord release in newborns in Dayamurni Community Health Center Working Area in Bulang Barat District in 2019.Quantitative research type, quasi-experimental design, population in this study were all normal newborns in the BPM Dayamurni Health Center work area where on average one month as many as 84 newborns, the sample used in this study was 60 people 30 babies the first group received intervention with topical ASI, and 30 second group infants as the control group received intervention with the dry method. data analysis using independent t-test.The results of the average umbilical cord release using topical ASI were 5.04, the mean cord release with dry treatment was 7.04, there were differences in umbilical cord care using topical breast milk and dry methods for the length of umbilical cord release in regional BPM Dayamurni Community Health Center TulangBawang Barat Work Year 2019 (p value 0.000 <alpha 0.05). Suggestions in this study are as information material that umbilical cord care using topical ASI is faster for umbilical cord release time compared to dry treatment. Keywords              : Topical ASI, Dry Care, Release Cord PERBEDAAN PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN MENGGUNAKAN TOPIKAL ASI DAN METODE KERING TERHADAP LAMA PELEPASAN TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DI BPM WILAYAH KERJA PUSKESMAS DAYAMURNI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT TAHUN 2019 ABSTRAK Perawatan tali pusat yang tidak baik mengakibatkan tali pusat menjadi lama lepas. Resiko bila tali pusat lama lepas adalah terjadinya infeksi tali pusat dan tetanus neonatorum.TujuanpenelitianiniDiketahui Perbedaan Perawatan Tali Pusat dengan Menggunakan Topikal ASI dan Metode Kering Terhadap Lama Pelepasan Tali Pusat pada bayi baru lahir di BPM Wilayah Kerja Puskesmas Dayamurni Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2019.JenisPenelitiankuantitatif, rancangan quasi eksperimen,Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi baru lahir normal yang ada di BPM wilayah kerja Puskesmas Dayamurni dimana rata-rata dalam satu bulan sebanyak 84 bayi baru lahir, sampel ang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 orang 30 bayi kelompok yang pertama mendapatkan intervensi dengan topikal ASI, dan 30 bayi kelompok yang ke dua sebagai kelompok kontrol mendapatkan intervensi dengan metode kering. analisis data menggunakan uji t-tes independent.Hasil penelitian rata-rata pelepasan tali pusat menggunakan topical ASI sebesar 5,04, rata-rata pelepasan tali pusat dengan perawatan kering sebesar 7,04, Ada Perbedaan Perawatan Tali Pusat dengan Menggunakan Topikal ASI dan Metode Kering Terhadap Lama Pelepasan Tali Pusat di BPM Wilayah Kerja Puskesmas Dayamurni Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2019( p value 0.000 < alpha 0,05).Saran dalam penelitian ini adalah sebagai bahan informasi bahwa perawatan tali pusat dengan menggunakan topical ASI lebih cepat untuk waktu pelepasan tali pusat dibandingkan dengan perawatan kering. Kata Kunci            : Topikal ASI, Perawatan Kering, PelepasanTali Pusat
Co-Authors -, Septiana Achyar Ardat, Muh Afifah, Azzah Afnita Nur Amalina Ahyar Ardat, Muh Akbar Akbar Akbar, Muh Rizky Akbar, Muh. Rezky Alrizwan, U. Ari Anggi Anggraini, Anggi Anggraini Anggraini Anjas, Nirma Septia Ramlan Ardat, Muh. Achyar Aryawati, Wayan Assidiq, Ilham Astari Rusdin, Rista Astin, Nur Astriana Astriana, Astriana Aulia, Aulia Badi, Muslim Badrut Tamam Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baharuddin Basri Basri Boby Cahyady Cahyanti, Ice Cennawati, Cennawati Dalima, Dalima Djamaluddin, Erwin Eka Mahmud, M Ekajayanti Kining Elfrida Ratnawati ELIHAMI, ELIHAMI Erawadi Erawadi, Erawadi Ermasari, Anisa Evrianasari, Nita Fitria Fitria Hajrawati, Hajrawati Haliq, Muh Idham Hasan, Khairuddin Herdiyani, Yuni Herjiden Herjiden Hermawan, Desi Himelda, Tia Aulia Nashawa Ihsan, Ahmad Nurul ilmi , Nur Indah Permata Sari Izzati, Nuril Khoirunisa Josi, Josi Jusran Jusran Khojir Kurniasari, Devi Lana Santika Nadia Lusiono, Eko Febri M. Harun, M. M. Yunus Sudirman Magdalena Magdalena Maimuna Nontji Mariza, Ana Maternity, Dainty Maulana, Heru Muh. Achyar Ardat Muhammad Burhan Muhammad Firdaus Muhammad Priya Permana, Muhammad Priya Niar, Niar Novalina, Fera Nugroho, Awan Nur Afni Nur Rohman NurAfni NurAfni Nurhapisah, Nurhapisah Nurliani Nurliani Nursyawal Nacing Nurul Isnaini Nurul Mukhlisah, Nurul Oktaviyani, Dwi PRATAMA, IFAN ADI Puspariny, Cynthia Putranti, Latifah Rahmat Kurniawan Rahmat Pamuji Rahmawati, Rahmawati Ratnaningsih, Tri Astuti Restu, Muhammad Rezky, Ainur Risma Risma, Risma Rismawar, Rismawar Rohana, Syarifah Rosmiana, Sri Rosmiyati Rosmiyati Rusdin, Rista Astari Rusman, Haerusman S, Netty S, Putriyani Saleh, Sitti Fithriani Samodro, Guntur Santoso, Muhammad Dwi Saputra, Aidil Sari Nainggolan, A.Triska Oktavika SATRIYAS ILYAS Septia Ramlan, Nirma Septiawati, Dewi Shidqia, Aida Rahman Sipayung, Helmi Rosdelina SITI HALIMAH LAREKENG, SITI HALIMAH Siti Julaeha, Siti Sri Harmini Suhardi Suhardi Sumarsana, Tejo Sunarti, Maria Magdalena Suparman Suparman Surnasih, Sunarsih Susilawati, Susilawati Sutakwa, Adi Sy. Rohana Syahriani Syahriani, Syahriani Syamsuddin, Agustan Syamsul, Nurafni Syarifah, Atika Nur Tahang, Sunardi Triana, Melia Trisnawaty AR Utami, Vida Wira Widiawati, Wilda Widyanto, Nonok Yuli Yantina Yuliasari, Dewi Yuviska, Ike Ate Zamroni Zamroni Zuhraini, Rani