Claim Missing Document
Check
Articles

Correlation Beetwen Body Mass Index, Macro Nutrition Intake (Energy, Protein, Fat, Carb) with Vo2Max Value on Employees of Aisyah Pringsewu University in 2021 Muharramah, Alifiyanti; Komala, Ramadhana; Dewi, Afiska Prima; Wati, Desti Ambar; Febriani, Wiwi
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No S1 (2022): Suplement 1
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.766 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7iS1.1299

Abstract

Fitness and health are important aspects that must be owned by a person. One of the things is cardiovascular fitness (cardiorespiratory) because it is known to affect individual fitness levels for a person, for fitness measurements it can be expressed by maximum oxygen volume (VO2max). One of the factors that cause heart disease is low cardiorespiratory fitness. The purpose of this study was to determine the relationship between body mass index, macronutrient intake and the VO2max value of Aisyah Pringsewu University Employees in 2021. The design of this study used a cross-sectional. The number of research samples was 78 consisting of 30 men and 48 women with an average age of 30.81 ± 6.58 years. Fitness was measured using the 20-Meters Shuttle Run Test. The results of statistical analysis showed that there was a significant relationship between body mass index and VO2max value (p less than 0.05), and there was no relationship between macronutrient intake and VO2max value (p less than 0.05). In conclusion, body mass index has a significant relationship with the vo2max value in employees. However, there was no significant relationship between macronutrient intake. Abstrack: Kebugaran dan kesehatan adalah aspek penting yang harus dimiliki oleh seseorang. Salah satu hal yaitu kebugaran jantung paru (kardiorespirasi) karena diketahui dapat mempengaruhi tingkat kebugaran individu bagi seseorang, untuk pengukuran kebugaran dapat dinyatakan dengan volume oksigen maksimal (VO2max). Salah satu faktor penyebab terjadinya penyakit jantung yaitu rendahnya kebugaran kardiorespiratori. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetetahui hubungan indeks massa tubuh, asupan zat gizi makro dengan dengan nilai VO2max pada Karyawan Universitas Aisyah Pringsewu Tahun 2021. Desain penelitian ini menggunakan Cross Sectional.  Jumlah sampel penelitian sebesar 78 yang terdiri dari 30 laki laki dan 48 perempuan dengan usia rata rata 30,81 ± 6,58 tahun. Kebugaran diukur menggunakan 20-Meters Shuttle Run Test. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan nilai VO2max (p kurang dari 0,05), serta tidak ada hubungan antara, asupan zat gizi makro dengan nilai VO2max (p kurang dari 0,05). Kesimpulannya indeks massa tubuh memiliki hubungan yang bermakna dengan nilai vo2max pada karyawan. Tetapi, asupan zat gizi makro tidak terdapat hubungan yang signifikan.
The Relationship Between Emotional Eating And Nutritional Status In Women Of Reproductive Age In The Rimau Islands, Sumur Village Sofyan Musyabiq Wijaya; Ramadhana Komala; Sutarto Sutarto; Syahrul Hamidi Nasution
Jurnal Gizi Prima (Prime Nutrition Journal) Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Gizi Prima (Prime Nutrition Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jgp.v8i1.395

Abstract

Background: The group of women of childbearing age is one of the phases to prepare a quality next generation. Inadequate food intake can cause problems with Chronic Energy Deficiency (KEK) in women of childbearing age. In women, the presence of depressive symptoms worsens the relationship between emotional eating and food intake. This study aimed to determine the relationship between emotional eating and the level of nutritional adequacy in women of childbearing age in the Rimau Islands, Sumur Village, South Lampung.Research Methods: This study used a cross-sectional or cross-sectional design. Researchers used the Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ), translated into Indonesian, specifically for Emotional Eating The nutritional status of young women can be seen from the Body Mass Index (BMI).Research Result: This study included 20 of the 30 respondents who attended. The statistical test for emotional eating on nutritional status (obesity) has no relationship with the p-value (0.766).Conclusion: This study concludes that there is no relationship between emotional eating and Nutritional Status.
Edukasi Identifikasi Bahaya Potensial dan Masalah Kesehatan di Lingkungan Kerja pada Industri Pisang Goreng Beku di Kota Bandar Lampung Dian Isti Angraini; Ramadhana Komala; Fitria Saftarina; Novita Carolia; Zenith Puspitawati; Akhmad Rizki Farhan
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.607

Abstract

Pisang mudah dibudidayakan di Lampung sehingga banyak industri yang mengolah pisang. Bahaya potensial hampir ada di setiap tempat kerja termasuk industri pengolahan pisang beku, berupa bahaya fisika, biologi, kimia, ergonomi, maupun psikososial. Pajanan bahaya potensial secara berlebihan menjadi potensi risiko masalah kesehatan sehingga diperlukan upaya untuk mengidentifikasi dan menganalisisnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengedukasi para pekerja di industri pengolahan pisang beku di Kota Bandar Lampung dalam mengidentifikasi bahaya potensial dan masalah kesehatan di lingkungan kerja. Metode yang akan dilakukan adalah dengan edukasi melalui ceramah, simulasi, dan konsultasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari dan berlokasi di industri pengolahan pisang beku “A” Kota Bandar Lampung. Peserta berjumlah pada 18 orang yang merupakan staf dan pimpinan industri tersebut. Hasil evaluasi pelaksanaan pengabdian didapatkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta sebanyak 94,4% menjadi pemahaman yang baik, 5,6% peserta memiliki pemahaman cukup baik, dan tidak ada peserta memiliki pemahaman yang kurang. Hasil kegiatan ini mendapatkan bahwa bahaya potensial yang ada berasal dari ergonomi dan pimpinan industri tersebut telah berupaya meningkatkan fasilitas dan lingkungan kerja di rumah produksi yang lebih ergonomis untuk mencegah masalah kesehatan pada pekerja. Kegiatan edukasi ini bermanfaat dan dapat mencegah pekerja mengalami masalah kesehatan atau penyakit akibat kerja. Bananas are easy to cultivate in Lampung so many industries process bananas. Potential hazards exist in almost every workplace, including the frozen banana processing industry, in the form of physical, biological, chemical, ergonomic, and psychosocial hazards. Excessive exposure to potential hazards is a potential risk of health problems, so efforts are needed to identify and analyze it. The purpose of this activity is to educate workers in the frozen banana processing industry in Bandar Lampung City in identifying potential hazards and health problems in the workplace. The method that will be used is education through lectures, simulations and consultations. This activity was carried out for 3 days and was located in the frozen banana processing industry "A" in Bandar Lampung City. Participants totaled 18 people who were staff and leaders of the industry. The results of the evaluation of community service found that there was an increase in the participants knowledge by 94.4% to a good knowledge, 5.6% of the participants had a fairly good knowledge, and no participants had a poor knowledge. The results of this program found that the potential hazards that exist stem from ergonomics and the industry leader has worked to improve the facilities and work environment in production houses to be more ergonomic to prevent health problems in workers. This educational activity is useful and can prevent workers from experiencing health problems or occupational diseases.
HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN PROTEIN, VITAMIN A, DAN PENGETAHUAN IBU BALITA USIA 24-59 BULAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DESA RAWA SELAPAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2021 Sari, Artika; Abdullah; Prima Dewi, Afiska; Rica Pratiwi, Amali; Komala, Ramadhana
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.66 KB) | DOI: 10.30604/jnf.v5i1.550

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Anak stunting merupakan indikasi kurangnya asupan gizi, baik secara kuantitas maupun kualitas yang tidak terpenuhi. Kecamatan Candipuro memiliki kasus stunting tertinggi kedua di Lampung Selatan yaitu sebesar 11,7 %, jumlah kasus tertinggi terdapat di Desa Rawa Selapan sebesar 9,72%. Dari hasil prasurvey pada 10 balita stunting di Desa Rawa Selapan diperoleh rata-rata memiliki tingkat kecukupan protein, vitamin A yang kurang dari AKG dan pengetahuan ibu rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecukupan protein, vitamin A, dan pengetahuan ibu balita usia 24-59 bulan dengan kejadian stunting di Desa Rawa Selapan Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021. Desain yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 118 balita. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan yang bermakna pada tingkat kecukupan protein dengan p.value: 0,006, tingkat kecukupan vitamin A dengan p.value: 0,001, pengetahuan ibu dengan p.value: 0,049 dengan kejadian stunting.
HUBUNGAN STATUS GIZI (IMT/U) DAN TINGKAT PERSENTASE LEMAK TUBUH DENGAN KEJADIAN MENARCHE PADA SISWI KELAS 5 DAN 6 SD NEGERI 2 BAKAUHENI TAHUN 2021 Indriyani; Prima Dewi, Afiska; Abdullah; Muharramah, Alifiyanti; Komala, Ramadhana
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.838 KB) | DOI: 10.30604/jnf.v5i1.551

Abstract

Menarche merupakan menstruasi yang pertama kali terjadi yang menandakan seorang perempuan sudah memasuki masa pubertas. Namun belakangan ini terjadi pergeseran usia menarche kearah yang lebih muda, Ststus gizi dan lemak tubuh merupakan faktor yang dapat mempengaruhi pergeseran usia menarche. Hasil prasurvey yang dilakukan terdapat 32 siswi yang sudah mengalami menarche usia 10-11 tahun dengan status gizi normal 9 siswi, menarche di usia 10-12 tahun dengan status gizi overweight, 21 siswi dan 2 siswi dengan status gizi gemuk. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan status gizi (IMT/U) dan tingkat persentase lemak tubuh dengan kejadian menarche pada siswi kelas 5 dan 6 SD Negeri Bakauheni Tahun 2021. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional mengunakan total sampling. Subjek atau populasi adalah siswi kelas 5 dan 6 SD, objek penelitian adalah usia menarche, status gizi (IMT/U) dan peresentase lemak tubuh. Penelitian telah dilakukan di SD Negeri 2 Bakauheni pada bulan November – Desember 2021. Data menarche diperoleh dengan mengunakan kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai karakteristik responden, status menarche, status gizi dan riwayat penyakit, sedangkan data Indeks Massa Tubuh dengan melakukan pengukuran berat badan menggunakan timbangan injak, untuk memperoleh tinggi badan digunakan microtoise, untuk mengukur tingkat persentase lemak tubuh digunakan alat BIA. Hasil penelitian analisis univariat didapatkan 32 responden dengan status gizi normal sebanyak 17 (53,1%), responden dengan persentase lemak tubuh normal sebanyak 18 (56,3%), dan responden dengan kejadian menarche dini sebanyak 17 (53,1%). Ada hubungan status gizi (p-value = 0,000) r= 0,786, dan persentase lemak (p-value = 0,002) r= 0,716 dengan kejadian menarche pada siswi kelas 5 dan 6 SD Negeri Bakauheni Tahun 2021. Saran diharapkan untuk peneliti selanjutnya menggunakan desain penelitian yang lebih baik seperti kohort ataupun case control serta menambahkan variabel, pola konsumsi dan asupan gizi lain dalam penelitian.
HUBUNGAN ASUPAN ZAT BESI DAN KEPATUHAN KONSUMSI SUPLEMENTASI TAMBAH DARAH DENGAN NILAI HB IBU HAMIL DI PUSKESMAS SIMPUR TAHUN 2021 Yulianti, Ari; Rica Pratiwi, Amali; Abdullah; Muharramah, Alifiyanti; Komala, Ramadhana
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.021 KB) | DOI: 10.30604/jnf.v5i2.770

Abstract

Wanita hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan masalah gizi terutama terhadap hemoglobin darah, rendahnya nilai HB selama kehamilan dipengaruhi beberapa faktor salah satunya adalah kurangnya konsumsi asupan zat besi dan faktor kepatuhan konsumsi suplementasi tambah darah selama kehamilan. Berdasarkan data laporan tahunan di puskesmas simpur tahun 2020 nilai Hb rendah ibu hamil sebesar 23,92%. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan asupan zat besi dan suplementasi tambah darah dengan nilai HB ibu hamil di puskesmas Simpur tahun 2021 Penelitian dengan desain cross sectional dengan teknik simple random sampling.. Jumlah sampel 63 orang. Variabel penelitian yang digunakan meliputi variabel independen dan variabel dependen. Variabel independen dalam penelitian ini Asupan Zat Besi dan kepatuhan konsumsi suplementasi tambah darah.Instrumen yang digunakan yaitu pemeriksaan laboratorium dan recall 24 jam. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah nilai HB ibu hamil Analisis data univariat dan bivariat. Analisis bivariat penelitian ini menggunakan Uji Korelasi Spearman. Dengan nilai Hb rata-rata 10,9 mg/dL Hasil penelitian menyimpulkan ada hubungan bermakna antara asupan zat besi (p<0,00) dengan nilai HB ibu hamil, dimana rata-rata asupan zat besi ibu hamil 22,9 mg. Serta ada hubungan yang bermakna antara kepatuhan konsumsi suplementasi tambah darah dengan nilai HB ibu hamil (p<0,00), rata-rata kepatuhan konsumsi suplemetasi tablet tambah darah sebsar 23 tablet/bulan.
Hubungan Status Gizi, Persen Lemak Tubuh, RLPP, dan Asupan Natrium dengan Hipertensi pada Wanita Lansia Adistira, Ross Mellyana; Komala, Ramadhana; Abdullah, -; Muharramah, Alifiyanti
Jurnal Gizi Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Gizi UNIMUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jg.11.2.2022.60-67

Abstract

With age, the ability of body tissues decreases gradually in maintaining normal functions. Hypertension or the “silent killer” is state of blood pressure ≥140/≥90 mmHg. The worst consequence is death. The purpose is to know correlation of nutritional status, body fat percentage, waist-to-hip ratio (WHR), and sodium intake with hypertension in elderly women at Posyandu Lansia Gading Rejo, Lampung. Design of research was cross sectional with Simple Random Sampling technique. The research subjects were 76 people. Height was measured using a microtoice, body weight and body fat percentage using Bioelectrical Impedance Analyze (BIA), WHR using met-line, sodium intake using the Semi Quantitative-Food Frequencies Questionnaire. The data that has been obtained then tested for normality of the data with the Kolmogorov-Smirnov test and continued with the Spearman Rank Correlation Coefficient test. Based on the Spearman Rank Correlation test, there was a significant relationship between; nutritional status with hypertension (p=0,000 r=0,425), body fat percentage with hypertension (p=0,001 r=0,376), WHR with hypertension (p=0,012 r=0,268), and sodium intake with hypertension (p=0,000 r=0,496). The conclusion is nutritional status, percent body fat, waist-tohip ratio, and sodium intake have a significant relationship with hypertension in elderly women.Keywords: body fat percentage, elderly of woman, hypertension, nutritional status, sodium intake, waist-to-hip ratio
FAKTOR –FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI DI DESA KARANG ANYAR, KECAMATAN JATI AGUNG Wijaya, Sofyan Musyabiq; Komala, Ramadhana; Nasution, Syahrul Hamidi; Febriyani, Wiwi
Darussalam Nutrition Journal Vol. 8 No. 1 (2024): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v8i1.10963

Abstract

Latar Belakang: Pada masa remaja, kecenderungan untuk memilih makanan yang tidak sehat dan perilaku makan yang tidak teratur dapat berdampak negatif pada kesehatan dan status gizi. Salah satu perilaku makan yang sering terjadi pada remaja adalah meal skipping atau melewatkan waktu makan. Tujuan:  mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada remaja putri.  Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Waktu Penelitian ini adalah 6 bulan, yaitu mulai April hingga Oktober 2023. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Karang Anyar, Lampung Selatan. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah semua Remaja Putri yang bersekolah di SMA dan sederajat di Karang Anyar. Pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis chi square. Jumlah sampel yang ikut dalam penelitian ini berjumlah 25 orang dari rumus Lemeshow. Hasil: Indeks Massa Tubuh kurang 13 orang (52%)  dan normal 12 orang (48%). Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan(p <0,05) sedangkan untuk kelengkapan jenis makanan, kebiasaan jajan, pengetahuan,  dan gangguan makan tidak mempengaruhi status gizi remaja putri (p > 0,05). Simpulan: penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dan kebiasaan diet terhadap status gizi, serta tidak adanya hubungan antara jenis makanan, kebiasaan makan, dan gangguan makan terhadap status gizi remaja putri di Karang Anyar.
POTENSI BUAH NAGA MERAH SEBAGAI ANTI DIABETES DAN PEMELIHARAAN KESEHATAN: SEBUAH TINJAUAN Febriani, Wiwi; Komala, Ramadhana; Yunianto, Andi Eka
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v2i3.349

Abstract

Diabetes Mellitus terus menjadi permasalahan kesehatan yang sering dihadapi baik secara global maupun di Indonesia. Diabetes mellitus merupakan gangguan fisiologis yang dicirikan oleh tingkat glukosa darah yang tinggi akibat resistansi insulin, produksi insulin yang kurang memadai, atau sekresi glukagon yang berlebihan. Selain diabetes mellitus, penyakit hiperlipidemia dan stres oksidatif juga masih menjadi masalah yang ada di masyarakat. Buah naga merah merupakan buah lokal yang kaya akan kandungan gizi dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Baik daging buah maupun kulit pada buah naga merah mengandung tinggi kandungan gizi dan senyawa bioaktif. Buah naga merah kaya akan serat pangan, vitamin C, kalium, fosfor, magnesium, dan natrium. Buah naga merah juga kaya akan senyawa bioaktif, seperti total flavonoid, total fenol, dan betasianin, dalam jumlah yang tinggi. Beberapa hasil percobaan dengan menggunakan tikus menunjukkan bahwa kandungan betalains pada buah naga merah dapat berperan dalam kontrol diabetes dengan meningkatkan jumlah sel yang memproduksi insulin. Konsumsi buah naga merah juga berperan dalam antilipidemia dengan menurunkan kadar KT, LDL-K, TGA, dan meningkatkan HDL-K. Selain itu, kandungan bioaktif pada buah naga merah juga berperan mencegah terjadinya stres oksidatif. Kandungan betasianin pada buah naga merah tidak hanya berperan dalam pemeliharaan kesehatan, tetapi juga sebagai pewarna alami pada makanan.
PENINGKATAN KESADARAN REMAJA UNTUK MELAKUKAN AKTIVITAS FISIK MELALUI KEGIATAN GERAKAN EDUKASI REMAJA AKTIF, BERPRESTASI, SEHAT, MANDIRI, DAN TANGGUH Ramadhana Komala; Wiwi Febriani; Sofyan Musyabiq Wijaya; Andi Eka Yunianto; Rafi Gustra Alam
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20043

Abstract

Abstrak: Masa remaja merupakan periode penting untuk membentuk gaya hidup dan perilaku menjadi aktif secara fisik. Peningkatan aktivitas fisik bagi remaja sangat penting dilakukan untuk membentuk kebiasaan olahraga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa terkait pentingnya melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari serta meningkatkan frekuensi melakukan aktivitas fisik bagi siswa melalui kegiatan “GENERASI SMART” yaitu Gerakan Edukasi Remaja Aktif, Berprestasi, Sehat, Mandiri, dan Tangguh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan di SMA Negeri 12 Bandar Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 31 orang. Kegiatan pengabdian mencakup melakukan kegiatan aktivitas fisik, penyuluhan, dan permainan aktivitas fisik (Exercise Motion Spinner Game/ EM-SG). Evaluasi kegiatan diberikan melalui pre-test dan post-test. Metode analisis yang digunakan dalam adalah analisis deskriptif dan analisis bivariat berupa paired sample t-test. Hasil pengabdian menunjukkan sebanyak 84% anak mengalami peningkatan pengetahuan terkait pentingnya aktivitas fisik. Hasil rata-rata skor pengetahuan siswa mengenai pentingnya aktivitas fisik sebelum dilakukan penyuluhan tergolong rendah yaitu 52.6 ± 8.1 poin. Pengetahuan siswa setelah penyuluhan mengalami peningkatan dengan skor rata-rata sebesar 67.9 ± 10.4 poin. Peningkatan pengetahuan siswa juga dapat terlihat dengan jelas pada rata-rata perubahan skor pengetahuan yang tinggi yakni 15.0 ± 10.4. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan skor pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah penyuluhan (p<0,05). Hal ini berarti kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai pentingnya aktivitas fisik cukup berhasil.Abstract: Adolescence is an important period for physical activity, lifestyle, and behavior. Increasing physical activity is very important for teenagers. This community service activity aims to increase students' knowledge regarding the importance of performing physical activity for at least 30 minutes per day, as well as increasing the frequency of physical activity for students through the "SMART GENERATION" activity, namely, the Active, Achievement, Healthy, Independent, and Resilient Youth Education Movement. Service activities included physical activity, nutrition education, and physical activity games (Exercise Motion Spinner Game/EM-SG). Activities were evaluated through a pre-test and post-test. The analytical methods used were descriptive analysis and bivariate analysis in the form of a paired sample t-test. The results showed that 84% of children experienced increased knowledge regarding the importance of physical activity. The average score of students' knowledge regarding the importance of physical activity before counseling was low, namely 52.6 ± 8.1 points. Students' knowledge after counseling increased, with an average score of 67.9 ± 10.4 points. The increase in students' knowledge can also be clearly seen in the high average change in knowledge scores, namely 15.0 ± 10.4. The statistical test results showed that there was a significant difference in the knowledge scores before and after counseling (p<0.05). This means that community service activities regarding the importance of physical activity were successful.
Co-Authors - Abdullah AA Sudharmawan, AA Abdullah Abdullah Adistira, Ross Mellyana Afiska Prima Dewi Afiska Prima Dewi Agustina, Safitri Agustina, Safitri Akhmad Rizki Farhan Alifiyanti Muharramah Alifiyanti Muharramah Amali Rica Pratiwi Ananda Felicia Aziza Anggraini, Dian Isti Ari Wahyuni Azka, Laisa Bambang Sri Anggoro Bayu Anggileo Pramesona Budi Setiawan Cantika, Diana Helen Damayanti, Putri Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Dewi Fortuna Saraswati Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Dona Dinda Pratiwi Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Eka Putri Rahmadhani Engkus Kusdinar Achmad, Engkus Kusdinar Erfha Nurrahmawati Ety Apriliana Febriani, Wiwi Febriani Febriyani, Wiwi Fidela Anindya Atha Fitri, Ayu Tiara Fitria Saftarina Gustianing, Defy Hadi Riyadi Happy, Terza Aflika Indri Windarti Indriyani Izzati, Marwah Aulia Jeri Kurniawan Jermsittiparsert, Kittisak Jhons Fatriyadi Suwandi Karin Ariska Khairun Nisa Kittisak Jermsittiparsert KOMARUDIN Komarudin Komarudin Kukuh Adelia Leni Ervina, Leni Marcelia, Selvi Novita Carolia Nurrahmawati, Ertha Nurul Puspita Nurul Puspita, Nurul Nurwijayanti Rafi Gustra Alam Rahman, Sugirah Nour Rahmasari, Fania Asfi Ramadhan, Yasmine Aulia Rany Widyastuti Rany Widyastuti Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna Dewi Puspita Sari Ratna, Maya Ganda Reni Zuraida Rica Pratiwi, Amali Rika Lisiswanti Rika Lisiswanti Riska Nur Suci Ayu Riska Nur Suci Ayu Safitri Agustina Safitri Agustina Safitri Agustina Santi Widyawati Sari, Artika Septia Kusyani Septiani, Linda Shinta Nareswari, Shinta Silaen, David Sinaga, Fransisca T.Y. Soeprihatini, Retno Ariza Sofyan Musyabiq Wijaya Soraya Rahmanisa Sormin, Merris Hartati Subardiman, Najla Fadiyah Surriandari, Latifah Dwi Susianti, Susianti Sutarto . Sutarto Sutarto Syahrul Hamidi Nasution Syahrul Hamidi Nasution Syazili Mustofa Triyandi, Ramadhan Wati, Desti Ambar Widya Fadila Widyastuti Widyastuti Widyastuti Widyastuti Wiwi Febriani Yulianti, Ari Yunianto, Andi Eka Zefanya Angie Zenith Puspitawati Zulfikar