Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga berbasis pangan lokal: keripik jantung pisang di Desa Cipadang Rahmadhani, Eka Putri; Febriani, Wiwi; Komala, Ramadhana; Ratna, Maya Ganda; Azka, Laisa; Damayanti, Putri; Fitri, Ayu Tiara; Rahman, Sugirah Nour
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.36125

Abstract

Abstrak Penguatan ekonomi rumah tangga berperan penting dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Jantung pisang merupakan bahan lokal yang sering diabaikan, tetapi dapat diolah menjadi keripik jantung pisang yang tidak hanya bernilai gizi juga memiliki potensi ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memperkenalkan para ibu rumah tangga pada proses pengolahan jantung pisang menjadi produk pangan yang bernilai jual, sekaligus meningkatkan keterampilan kewirausahaan mereka. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025, di Balai Desa Cipadang dan diikuti oleh 30 orang ibu rumah tangga. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif dan didukung dengan booklet yang berisi panduan tentang estimasi modal usaha kecil, strategi pemasaran sederhana, serta tips dan trik untuk mengembangkan usaha kecil berskala rumah tangga. Peserta kegiatan pengabdian kepada Masyarakat mengerjakan pre test dan post test untuk menilai peningkatan pengetahuan dan minat setelah mengikuti kegiatan ini. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada nilai peserta, dengan median meningkat dari 80 menjadi 90. Enam belas peserta mengalami peningkatan nilai, tiga belas peserta masih memiliki nilai yang tetap sama baik pada pre maupun post tes, dan hanya satu peserta yang mengalami penurunan nilai. Analisis statistik mengonfirmasi bahwa peningkatan tersebut signifikan. Program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta tentang cara menciptakan nilai tambah dari jantung pisang, tetapi juga memotivasi ibu rumah tangga untuk mempertimbangkan wirausaha skala kecil. Hal ini menunjukkan potensi sumber daya lokal dalam mendukung pemberdayaan ekonomi rumah tangga yang berkelanjutan. Kata kunci: pemberdayaan ekonomi; ibu rumah tangga; jantung pisang; kewirausahaan. Abstract Strengthening household economic capacity is an important step toward improving community welfare. Banana blossoms, a locally available ingredient that is often neglected, can be transformed into banana blossom chips, providing both nutritional benefits and economic opportunities. This program was designed to introduce housewives to the processing of banana blossoms as a marketable food product while also improving entrepreneur skills. The activity took place on Saturday, August 30, 2025, at the Cipadang Village Hall and was attended by 30 housewives. Materials were delivered through an interactive lecture supported by a booklet containing guidance on small business capital estimation, simple marketing strategies, and packaging techniques. To assess the impact of the program, participants completed knowledge tests before and after the training. Results indicated a noticeable improvement in participants’ scores, with the median increasing from 80 to 90. Sixteen participants showed higher scores, thirteen remained unchanged, and only one showed a decreased result. Statistical analysis confirmed that these improvements were significant. This program not only enhanced the participants’ understanding of how to create added value from banana blossoms but also motivated them to consider small-scale entrepreneurship. It highlights the potential of local resources to support sustainable household economic empowerment and may serve as a model for similar community-based initiatives. Keywords : economic empowerment; housewives; banana blossom; enterpreneurship.
Edukasi gizi seimbang dan inovasi menu sehat kepada orang tua siswa di Desa Cipadang, Pesawaran Komala, Ramadhana; Febriani, Wiwi; Rahmadhani, Eka Putri; Angraini, Dian Isti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35633

Abstract

AbstrakMasalah gizi di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan seperti Desa Cipadang, Kabupaten Pesawaran, masih menjadi tantangan serius. Rendahnya pengetahuan orangtua tentang pentingnya gizi seimbang dan pola makan sehat berkontribusi terhadap tingginya angka stunting. Program Makan Bergizi Gratis yang diterapkan pemerintah merupakan langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia yang sehat, aktif, dan produktif menuju Generasi Emas 2045. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus 2025 di Balai Desa Cipadang, Kabupaten Pesawaran dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang tua. Kegiatan pengabdian berupa kegiatan edukasi mengenai gizi seimbang dan inovasi menu sehat. Evaluasi kegiatan diberikan melalui pre-test dan post-test. Metode analisis yang digunakan dalam adalah analisis deskriptif. Hasil pengabdian menunjukkan sebanyak 86,67% peserta mengalami peningkatan pengetahuan terkait gizi seimbang dan inovasi menu sehat. Nilai rata-rata dan standar deviasi skor pengetahuan orang tua sebelum edukasi yaitu 71,67 ± 13,91 poin dan sesudah edukasi sebesar 86,63 ± 11,59 poin. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya penerapan pola makan bergizi seimbang dan beragam. Pengetahuan yang meningkat ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk kebiasaan makan sehat di lingkungan keluarga. Kata kunci: edukasi; gizi seimbang; menu sehat; pengetahuan orang tua. AbstractNutritional problems in Indonesia, especially in rural areas such as Cipadang Village, Pesawaran Regency, remain a serious challenge. Low parental knowledge about the importance of balanced nutrition and healthy eating patterns contributes to high rates of stunting. The Free Nutritious Meal Program launched by the government is a strategic step to build healthy, active, and productive human resources towards the Golden Generation of 2045. This community service activity was carried out on August 30, 2025, at the Cipadang Village Hall, Pesawaran Regency, with 30 parents participating. The community service activity consisted of educational activities regarding balanced nutrition and healthy menu innovations. Evaluation of the activity was given through pre-tests and post-tests. The analytical method used in this activity was descriptive analysis. The results of the community service showed that 86.67% of participants experienced an increase in knowledge regarding balanced nutrition and healthy menu innovations. The average value and standard deviation of parental knowledge scores before education were 71.67 ± 13.91 points and after education were 86.63 ± 11.59 points. This demonstrates that the educational activity successfully increased participants understanding of the importance of adopting a balanced and varied diet. This increased knowledge is expected to be the first step in establishing healthy eating habits within the family. Keywords: education; balanced nutrition; healthy menu; parental knowledge.
Co-Authors - Abdullah AA Sudharmawan, AA Abdullah Abdullah Adistira, Ross Mellyana Afiska Prima Dewi Afiska Prima Dewi Agustina, Safitri Agustina, Safitri Akhmad Rizki Farhan Alifiyanti Muharramah Alifiyanti Muharramah Amali Rica Pratiwi Ananda Felicia Aziza Anggraini, Dian Isti Ari Wahyuni Azka, Laisa Bambang Sri Anggoro Bayu Anggileo Pramesona Budi Setiawan Cantika, Diana Helen Damayanti, Putri Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Dewi Fortuna Saraswati Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Dona Dinda Pratiwi Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Eka Putri Rahmadhani Engkus Kusdinar Achmad, Engkus Kusdinar Erfha Nurrahmawati Ety Apriliana Febriani, Wiwi Febriani Febriyani, Wiwi Fidela Anindya Atha Fitri, Ayu Tiara Fitria Saftarina Gustianing, Defy Hadi Riyadi Happy, Terza Aflika Indri Windarti Indriyani Izzati, Marwah Aulia Jeri Kurniawan Jermsittiparsert, Kittisak Jhons Fatriyadi Suwandi Karin Ariska Khairun Nisa Kittisak Jermsittiparsert KOMARUDIN Komarudin Komarudin Kukuh Adelia Leni Ervina, Leni Marcelia, Selvi Novita Carolia Nurrahmawati, Ertha Nurul Puspita Nurul Puspita, Nurul Nurwijayanti Rafi Gustra Alam Rahman, Sugirah Nour Rahmasari, Fania Asfi Ramadhan, Yasmine Aulia Rany Widyastuti Rany Widyastuti Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna Dewi Puspita Sari Ratna, Maya Ganda Reni Zuraida Rica Pratiwi, Amali Rika Lisiswanti Rika Lisiswanti Riska Nur Suci Ayu Riska Nur Suci Ayu Safitri Agustina Safitri Agustina Safitri Agustina Santi Widyawati Sari, Artika Septia Kusyani Septiani, Linda Shinta Nareswari, Shinta Silaen, David Sinaga, Fransisca T.Y. Soeprihatini, Retno Ariza Sofyan Musyabiq Wijaya Soraya Rahmanisa Sormin, Merris Hartati Subardiman, Najla Fadiyah Surriandari, Latifah Dwi Susianti, Susianti Sutarto . Sutarto Sutarto Syahrul Hamidi Nasution Syahrul Hamidi Nasution Syazili Mustofa Triyandi, Ramadhan Wati, Desti Ambar Widya Fadila Widyastuti Widyastuti Widyastuti Widyastuti Wiwi Febriani Yulianti, Ari Yunianto, Andi Eka Zefanya Angie Zenith Puspitawati Zulfikar