Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Patria Educational Journal

Analisis muatan profil pelajar pancasila pada cerdas cergas berbahasa dan bersastra indonesia SMA/SMK kelas X Kurnianti, Florensia Dita Dwi; Hermawan, Agus; Sa'diyah, Lailatul; Hadi, Saptono
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 3 No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v3i3.1167

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi profil pelajar Pancasila yang termuat pada buku “Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/SMK Kelas X” sebagai bentuk pengaplikasian Kurikulum Merdeka Belajar. Hal ini penting dilakukan sebab siswa dan guru perlu mengetahui sejauh mana pengaplikasian kurikulum dalam buku tersebut agar dapat menggunakan bahan ajar secara optimal. Mengingat tidak adanya pemaparan secara tertulis dan rinci terkait hal tersebut pada buku yang diterbitkan sebagaii bahan ajar. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ada dua, dokumentasi dan teknik catat. Instrumen pengumpulan data menggunakan rubrik analisis dokumen yang tersusun berdasarkan kajian pustaka tentang muatan profil pelajar Pancasila yang terdiri dari enam dimensi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif deskriptif bersifat induktif. Alurnya terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku tersebut mengandung muatan profil pelajar Pancasila dengan dominasi dimensi Bernalar Kritis dan Kreatif. Abstract: This research aims to describe the implementation of the Pancasila student profile contained in the book "Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/SMK Kelas X" as a form of application of the Merdeka Belajar Curriculum. This is important because students and teachers need to know the extent of the application of the curriculum in the book so that they can use the teaching materials optimally. Given that there is no written and detailed explanation regarding this in the book published as teaching material. The method applied in this research is descriptive qualitative research. There are two data collection techniques used, documentation and note-taking techniques. The data collection instrument used a document analysis rubric which was compiled based on a literature review of the content of the Pancasila student profile consisting of six dimensions. Data analysis in this study used inductive descriptive qualitative analysis techniques. The flow consists of data reduction, data presentation, and data verification. The results showed that the book contains the content of the Pancasila student profile with the dominance of the Critical and Creative Reasoning dimension.
Analisis wacana ekokritik: Representasi alam dan ideologi pembangunan dalam pidato Menteri Pertanian “Amran Sulaiman” (tentang penurunan harga pupuk 20%) Lestari, Dian Nur; Hadi, Saptono; Hermawan, Agus; Ansori, Redhitya Wempi
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v6i1.2621

Abstract

This study analyzes ecological discourse in a speech by the Minister of Agriculture, Amran Sulaiman, regarding a policy to reduce fertilizer prices by 20%. Employing a descriptive qualitative approach with Garrard’s ecocritical framework, the study examines how nature is represented within a narrative of productivity. The findings reveal a discursive contradiction: on the one hand, the policy is positioned as support for farmers; on the other hand, it reinforces an anthropocentric development ideology that views nature merely as a commodity input. The study further shows that government narratives remain dominated by a technocentric logic, which has the potential to trigger long-term environmental degradation in pursuit of short-term economic stability.
Alih kode dan campur kode dalam Akun Tiktok Kang Dedi Mulyadi (KDM) Bulan Oktober-Nopember 2025 Salsabila, Fitri; Hadi, Saptono; Hermawan, Agus; Sagita, Reni Maisatus
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v5i2.2619

Abstract

Abstrak: Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan menganalisis fenomena sosiolinguistik berupa alih kode dan campur kode dalam konten TikTok Kang Dedi Mulyadi (KDM) periode Oktober-November 2025. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat pada unggahan video terpilih. Hasil penelitian mengungkap bahwa penggunaan bahasa didominasi oleh percampuran unsur bahasa Sunda ke dalam bahasa Indonesia untuk membangun kedekatan emosional dan menegaskan identitas kultural. Temuan menunjukkan bahwa praktik lingual ini bukan sekadar interferensi bahasa, melainkan strategi komunikasi politik yang efektif untuk menjangkau audiens akar rumput. Penelitian ini berimplikasi pada pemahaman dinamika bahasa di media sosial kontemporer. Abstract: This descriptive qualitative study aims to analyze a sociolinguistic phenomenon in the form of code-switching and code-mixing in TikTok content by Dedi Mulyadi (KDM) during the period of October–November 2025. The data were collected using observation and note-taking techniques on selected video uploads. The findings reveal that language use is dominated by the mixing of Sundanese elements into Indonesian to build emotional closeness and reinforce cultural identity. The study also shows that this linguistic practice is not merely a form of language interference, but rather an effective political communication strategy to reach grassroots audiences. This research contributes to a deeper understanding of language dynamics in contemporary social media.
Ekokritik puisi Made Adnyana Ole: Studi interseksionalitas kerusakan lingkungan dan ketidakadilan sosial “dongeng dari Utara” Siswanto, Puji; Hadi, Saptono; Hermawan, Agus; Yulianto, Agus
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 5 No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v5i3.2624

Abstract

Abstrak: Artikel ini mengeksplorasi interseksionalitas antara kerusakan lingkungan dan ketidakadilan sosial dalam puisi Dongeng dari Utara karya Made Adnyana Ole. Menggunakan kerangka ekokritik, penelitian ini menganalisis bagaimana teks sastra berfungsi sebagai "arsip forensik" yang mengungkap penindasan berlapis berdasarkan gender, kelas sosial, dan geografi. Temuan menunjukkan bahwa degradasi ekologis di wilayah "Utara" merupakan manifestasi kapitalisme predatoris yang memarjinalkan nelayan dan petani. Krisis ini mengakibatkan alienasi ruang hidup dan terputusnya warisan ekologis antargenerasi. Penelitian menyimpulkan bahwa restorasi alam harus inklusif terhadap keadilan sosial guna mencegah gentrifikasi hijau oleh elit kekuasaan. Abstract: This article explores the intersectionality between environmental degradation and social injustice in the poetry collection Dongeng dari Utara by Made Adnyana Ole. Using an ecocritical framework, the study analyzes how literary texts function as a “forensic archive” that reveals layered oppression based on gender, social class, and geography. The findings indicate that ecological degradation in the “North” region is a manifestation of predatory capitalism that marginalizes fishermen and farmers. This crisis leads to the alienation of living spaces and the disruption of intergenerational ecological heritage. The study concludes that environmental restoration must be inclusive of social justice to prevent green gentrification by the ruling elite.
Co-Authors Abda Abda Agus Hermawan Agus Hermawan Agus Hermawan Agus Hermawan Agus Yulianto Ahmad Ainurofiq, Ahmad Alfin Luluk Camalia Anastacia, Laura Anggoro, Arya Annafis, Hasna Ulya Ansori, Redhitya Wempi Ansori, Redhitya Wempi Anuar, Hajar ASEF WILDAN MUNFADLILA Astuti, Rini Budi Aurura, Garnish Teantine Awaludin, Nur Ahmad AYU LESTARI Azizah, Laily Nur Azizah, Salma Nur Azzahra, Gabrielle Widhan Budi Hastuti Damayanti, Alfina Dani, Nofa Istia Frisna Rahma Dewi Kusumaningsih Dinanti, Adityas Arum Dinar Sari Cahyaningrum Wahyuni Doni, Adi Setyo Rahmatu Enggal Chairyadi ESTU RETNANINGTYAS N Fatria, Arqom Eka Fatria, Nur Arqom Eka Fauzen, Nur Ridwan Fera Ermawati, Atalia Galuh Tyasing Swastika Harwida, Gleydis Hary, Valentino Hiqmah, Milatul Huda, Moh Sulhi Iksanudin, Moh. Juli Yani Juli Yani KAMALIA, ALFIN LULUK Kamari, Azlan Karomah, Siti Kharisma Novita Sari Khoir, Ilya Saniyatul Khoirun Nasikin, Fitria Kholik Khusni'ah, Imroatul Kirmala, Indri Kurnia Wati, Zahra Kurnia, Raihan Daffa Kurnianti, Florensia Dita Dwi Lailiyah, Faizatul Lailiyatus Sa'diyah Lailiyatus Sa’diyah Lestari, Dian Nur Lestariningsih Lestariningsih Lia Puspitasari Liswati, Khoerotun Nisa M. Ridwan Majid, Sulistiya Abd MARIA BINTANG Martanisa, Mutiah Mayasaroh, Wingki Moh Zainudin Mufa'idah, Zanis Nur Mulyono, Enggal Chairyadi Nanang Tri Widodo Nisriyah, Safarin Noviawati, Elis Novila, Evita Nugroho, Adit Nur Arqom Eka Fatria Nurani, Aldina Dwi Nurroudhlotiningtyas, Tejayani Pratama, Tiara Dewi S. Pratama, Tiara Dewi Salindri Primasari, Yusniarsi Puji Siswanto Qomariyatus Sholihah Rahma, Syafa Muthi’atur Ramadhani, Salma Aqilah Rasmaya Niruri Risang Narendra Risfa Fuadatun Nadlifah Rita Rakhmawati, Rita Roidah, Hasna Roziah, Roziah Sa'diyah, Lailatul Sa'diyah, Lailiyatus Sa.’diyah, Lailiyatus Sa’diyah, Lailiyatus Sagita, Reni Maisatus Salsabila, Fitri Sari, Meysha Prastika Sa’diyah, Lailiyatus Siadari, Kristy Linosi siti fadilah Siti Karomah Soerja Koesnarpadi Sri Muryati Sri Utami Sri Utami Sri Wahono Saptomo Supriarno Supriarno Syaiful Choiri Tertibi, Yaoma Titik Sudiatmi Tsiqotul Ma’wa Valentino Hary Wahyuni, Dinar Sari C Wahyuni, Dinar Sari C. Warsiman Wempi Ansori, Redhitya Wulandari, Selvina Junia Yulia Tutik Nurfia Yulia Tutik Nurfia Yusmah Yusmah