p-Index From 2021 - 2026
7.483
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) UNEJ e-Proceeding IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Al Ishlah Jurnal Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Taman Cendekia : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Abdimas Dewantara Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmu Budaya Jurnal Dinamika Sosial Budaya Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Instructional Development Journal Kawruh : Journal of Language Education, Literature and Local Culture Cokroaminoto Journal of Primary Education Indonesian Journal of Innovation Studies Journal of General Education and Humanities Tamansiswa International Journal in Education and Science (TIJES) Indonesian Journal of Learning and Educational Studies Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika Research in Science and Mathematics Education Jurnal Pendidikan MIPA
Claim Missing Document
Check
Articles

KESIAPAN GURU SD dalam TRANSFORMASI DIGITAL: ANALISIS PELATIHAN, INOVASI, dan TANTANGAN IMPLEMENTASI di KAPANEWON BANGUNTAPAN Jeni Hartanti; Akbar Al Masjid; Ana Fitrotun Nisa; Berliana Henu Cahyani; Elyas Djufri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36522

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the relationship between digital training, teacher innovation, and the challenges of implementing digital platforms among elementary school teachers in Kapanewon Banguntapan, Bantul Regency. The advancement of technology in the Education 5.0 era requires teachers to adapt to digital-based learning, although limitations such as infrastructure, digital literacy, and institutional support remain obstacles. The study employed a quantitative approach with a descriptive survey method. The sample consisted of 22 elementary school teachers selected through purposive sampling. The research instrument used a Likert-scale questionnaire (1–5) encompassing three main variables: digital training (X₁), teacher innovation (X₂), and implementation challenges (Y). Data were analyzed using Jamovi through reliability tests, descriptive statistics, and Pearson correlation. Simulated results indicated that all variables had high reliability (α > 0.8). Descriptive results showed that digital training (M = 4.23, SD = 0.45) and teacher innovation (M = 4.10, SD = 0.52) were in the high category, while implementation challenges (M = 2.91, SD = 0.60) were in the low category. Pearson’s correlation analysis revealed a significant positive relationship between digital training and teacher innovation (r = 0.56, p < 0.01) and a significant negative relationship between digital training and implementation challenges (r = –0.42, p < 0.05). These findings highlight the importance of continuous digital training to enhance innovation and reduce barriers in technology based learning. Keywords: digital training, teacher innovation, implementation challenges, digital platform, elementary education ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pelatihan digital, inovasi guru, dan tantangan implementasi platform digital pada guru sekolah dasar di Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul. Kemajuan teknologi di era Pendidikan 5.0 menuntut guru untuk beradaptasi dengan pembelajaran berbasis digital. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan sarana, literasi digital, dan dukungan institusional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Sampel penelitian terdiri atas 25 guru sekolah dasar yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian menggunakan angket skala Likert 1–5, mencakup tiga variabel utama: pelatihan digital (X₁), inovasi guru (X₂), dan tantangan implementasi (Y). Data dianalisis menggunakan aplikasi Jamovi melalui uji reliabilitas, analisis deskriptif, dan korelasi Pearson. Hasil simulasi menunjukkan bahwa semua variabel memiliki reliabilitas tinggi (α > 0,8). Secara deskriptif, pelatihan digital (M = 4,23; SD = 0,45) dan inovasi guru (M = 4,10; SD = 0,52) berada pada kategori tinggi, sedangkan tantangan implementasi (M = 2,91; SD = 0,60) berada pada kategori rendah. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif signifikan antara pelatihan digital dan inovasi guru (r = 0,56, p < 0,01) serta hubungan negatif signifikan antara pelatihan digital dan tantangan implementasi (r = –0,42, p < 0,05). Hasil ini menegaskan pentingnya pelatihan digital berkelanjutan untuk meningkatkan inovasi dan mengurangi hambatan guru dalam penggunaan teknologi pembelajaran. Kata Kunci: pelatihan digital, inovasi guru, tantangan implementasi, platform digital, pendidikan dasar
English Private Tutoring dan Keterlibatan Orang Tua: Studi Kasus Pembelajaran Bahasa Inggris pada Siswa Late-Start Learner Apriliani, Silvi; Pratomo, Wachid; Al Masjid, Akbar; Fitrotun Nisa, Ana; Henu Cahyani, Berliana; Djufri, Elyas
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 11 No 2 (2025): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/gq4s2t41

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami strategi pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa late start learner atau mengalami keterlambatan belajar khususnya pada mata pelajaran bahasa Inggris di jenjang sekolah dasar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi english private tutoring dan keterlibatan orang tua dalam pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa sekolah dasar yang mengalami late start learner. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk memetakan proses pembelajaran english private tutoring, pengalaman belajar siswa dan peran orang tua secara sistematis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran english private tutoring yang dilakukan dengan strategi fun learning menggunakan aktivitas cut and glue worksheet, kuis, dan media audio visual berupa video dapat meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa. Tutor english private tutoring mengintegrasikan prinsip differented insruction dan scaffolding sebagai dasar pedagogis untuk menyesuaikan konten, proses, dan tingkat kesulitan pembelajaran dengan kemampuan siswa. Keterlibatan aktif orang tua dalam mempersiapkan mental anak, mengingatkan jadwal belajar, serta memberi motivasi berperan penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran. Peningkatan terlihat pada kemampuan siswa dalam aspek pemahaman materi, penguasaan kosa kata dasar, kemampuan menanggapi instruksi sederhana dan kelancaran membaca kalimat pendek. Kesimpulannya, english private tutoring yang didukung keterlibatan orang tua terbukti mampu meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris siswa late start learner.
Peningkatan Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar melalui Pendekatan Berbasis Proyek di SD IT Hidayatullah Mirawati, Eka Ima; Masjid, Akbar Al; Pardimin, Pardimin
Instructional Development Journal Vol 8, No 3 (2025): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v8i3.38546

Abstract

By using a project-based method, this classroom action research seeks to ascertain if sixth-grade students at SD IT Hidayatullah have improved their literacy and numeracy abilities. Three cycles of preparation, action execution, observation, and reflection encompass the research. 28 sixth graders in the even semester of the 2024–2025 school year served as the research subjects. Teacher interviews, project performance evaluations, and observations were used to gather data. The findings demonstrate how project-based learning can improve students' active participation, comprehension of texts, and practical application of numeracy principles. The average literacy and numeracy scores in the first cycle were 72.8 and 70.4, respectively; in the second cycle, they increased to 86.2 and 83.7. In cycle III there was a significant increase in literacy, increasing to 100 and numeracy 98.8. This increase demonstrates the effectiveness of the project approach as a contextual and meaningful learning strategy
Gamification in L2 Vocabulary Acquisition for Primary Education: A Systematic Literature Review (2019–2024) Fitri Budiarti; Akbar Al Masjid; Elyas Djufri
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.8918

Abstract

The acquisition of second language (L2) vocabulary in primary education faces significant hurdles due to cognitive demands and declining student engagement. This Systematic Literature Review (SLR) evaluates the effectiveness, motivational impact, and implementation challenges of integrating gamification into L2 vocabulary learning for primary students. Guided by PRISMA protocols, 25 high-impact journal articles published between 2019 and 2024 were analyzed. The results indicate that gamification significantly enhances both short-term recall and long-term retention compared to conventional methods. Key findings reveal that the "Points, Badges, and Leaderboards" (PBL) triad effectively satisfies psychological needs for competence and autonomy, while immediate feedback loops are critical for maintaining a "flow" state. Furthermore, gamification reduces "Foreign Language Anxiety" by creating a safe-to-fail environment. Despite challenges such as the "novelty effect" and infrastructure gaps, the study concludes that pedagogical integration—where teachers mediate digital tools is the primary driver of success. These findings offer a robust framework for educators to optimize early childhood language acquisition through gamified blended learning.
Penerapan Kegiatan Outdoor Activity untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SDN 358 Pangkasalu Indrianto, Iin; Masjid, Akbar Al; Nisa, Ana Fitrotun; Cahyani, Berliana Hanu
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7441

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan untuk menguji sejauh mana penerapan kegiatan Outdoor Activity dapat meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi Bagian-bagian Tumbuhan dan Fungsinya di kelas IV SDN 358 Pangkasalu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan pembelajaran Outdoor Activity dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 358 Pengkasalu. Penelitian menggunakan desain Kemmis dan McTaggart dengan empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa, terdiri dari 11 laki-laki dan 14 perempuan, dengan fokus pada materi “Bagian-bagian Tumbuhan dan Fungsinya”. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas siswa, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Analisis dilakukan secara kuantitatif untuk mengukur ketuntasan belajar dan kualitatif untuk menilai keaktifan serta partisipasi siswa. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan bertahap dari Siklus I hingga Siklus III. Pada Siklus I, rata-rata aktivitas siswa 70,17% dengan 52% siswa tuntas; Siklus II meningkat menjadi 73,68% dengan 68% siswa tuntas; dan pada Siklus III rata-rata aktivitas mencapai 94,73% dengan 84% siswa tuntas dan nilai rata-rata kelas 84, memenuhi target ketuntasan klasikal ≥75%. Penelitian ini membuktikan bahwa model Outdoor Activity efektif meningkatkan keaktifan, motivasi, dan pemahaman siswa, serta menciptakan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna.
Pengaruh Penggunaan Media Kartu Kata terhadap Kemampuan Menulis Permulaan Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Ta'gan, Puspita; Masjid, Akbar Al; Cahyani, Berliana Henu; Nisa, Ana Fitrotun
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7450

Abstract

Kemampuan menulis permulaan merupakan fondasi penting bagi keberhasilan literasi siswa di jenjang berikutnya, sehingga diperlukan media pembelajaran yang efektif untuk mendukung penguasaannya sejak dini. Salah satu media yang dianggap mampu memfasilitasi proses tersebut adalah media kartu kata. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk melihat dan mengetahui pengaruh media kartu kata terhadap kemampuan menulis permulaan siswa kelas I SDN 97 Bure Tanete. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, yaitu pemberian tes dengan menggunakan sistem pretest dan posttest. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling yaitu mengambil semua sampel yang ada. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas I SDN 97 Bure Tanete. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yaitu pretest dan posttest. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah nilai rata-rata pada pretest siswa adalah 60,35. Nilai posttest siswa adalah 80,20. Nilai signifikan p = 0,000 yang artinya taraf nilai signifikan pada p < 0,05. Maka hipotesis pada H0 ditolak dan hipotesis pada H1 diterima, yang artinya media kartu kata berpengaruh terhadap kemampuan menulis permulaan siswa kelas I SDN 97 Bure Tanete. Capaian pembelajaran yang dapat mencapai kategori tuntas, kemudian gain ternormalisasi 0,7 berada pada kategori tinggi. Sehingga penggunaan media kartu kata dapat mempengaruhi kemampuan menulis permulaan siswa kelas I SDN 97 Bure Tanete.
Inovasi pengolahan kelapa menjadi kripker coconut untuk memberdayakan enterpreneurship masyarakat Al Masjid, Akbar; Iis, Narahmalia; Fadilla Putri, Ariesta; Suhailee, Sohnui
ABDIMAS DEWANTARA Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v9i1.18147

Abstract

Pelatihan pengolahan bahan baku makanan menjadi produk UMKM sangat mendukung kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi pengolahan makanan guna memperdayakan jiwa entrepreneurship masyarakat Temandang di Kabupaten Temangung. Dusun Temandang, Pendowo Kranggan, Temanggung mempunyai lahan pertanian dan perkebunan dengan produk kelapa yang melimpah. Setiap bagian dari pohon kelapa dapat dimanfaatkan. Kelapa (Krambil) di Desa Temandang masih dijual apa adanya atau mentah dan hanya dimasak sebagai umbu pendamping sayur atau olahan. Saat musim panen kelapa melimpah di pasaran sehingga harganya cukup murah. Selain itu kelapa juaga tidak tahan lama dan mudah membusuk. Jika dikelola dengan baik buah kelapa mempunyai potensi yang banyak dan mempunyai nilai ekonomi tinggi. Melihat potensi tersebut, maka perlu adanya usaha kreatif dan inovatif dalam pengolahan buah kelapa. Pengolahan buah kelapa menjadi keripik menjadi solusi yang ditawarkan dengan tujuan memberikan nilai tambah bagi kulit melinjo, menambah pemasukan, dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan Sasaran kegiatan ini meliputi ibu rumah tangga dan pemuda yang tertarik berwirausaha. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Hasil yang diperoleh peserta pelatihan mampu memproduksi keripik buah kelapa aneka rasa yang inovatif dan digemari oleh konsumen. Hasil penjualan keripik mampu menambah pemasukan keluarga. Abstract: Training in processing food raw materials into MSME products really supports the quality of human resources. This research aims to determine food processing innovations to empower the entrepreneurial spirit of the Temandang community in Temangung Regency. Temandang Hamlet, Pendowo Kranggan, Temanggung has agricultural land and plantations with abundant coconut products. Every part of the coconut tree can be used. Coconut (Krambil) in Temandang Village is still sold as is or raw and only cooked as a side dish for vegetables or processed vegetables. During the harvest season, coconuts are abundant on the market so the price is quite cheap. Apart from that, coconut is also not durable and rots easily. If managed well, coconuts have a lot of potential and have high economic value. Seeing this potential, there is a need for creative and innovative efforts in processing coconuts. Processing coconuts into chips is a solution offered with the aim of providing added value for melinjo skin, increasing income, and fostering an entrepreneurial spirit. The targets of this activity include housewives and young people who are interested in entrepreneurship. The methods used are counseling, training and mentoring. The results obtained by the training participants were able to produce coconut chips with various flavors that are innovative and popular with consumers. The proceeds from selling chips can increase family income.
Implementing the School Literacy Movement in IPAS (Integrated Science) Learning under the Merdeka Curriculum: A Case Study in an Indonesian Elementary School Myrtawati, Myrtawati; Al Masjid, Akbar; Nisa, Ana Fitrotun; Cahyani, Berliana Heni; Djufri, Elyas
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 1 (2026): February
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i1.1009

Abstract

A low literacy culture among Indonesian elementary students severely hampers reading comprehension and science learning outcomes in the Integrated Natural and Social Sciences (IPAS) subject under the Merdeka Curriculum. This descriptive qualitative study, using naturalistic inquiry, examines the implementation of the School Literacy Movement (GLS) in fourth-grade IPAS learning at SD Negeri Mutihan, Bantul, Yogyakarta. The main aim was to describe GLS practices, identify supporting/inhibiting factors, and formulate teacher strategies addressing literacy barriers. Purposive sampling included one principal, one fourth-grade teacher, and five students representing diverse reading abilities. Data were collected through classroom observations (3 sessions), semi-structured interviews (60-90 minutes each), and documentation analysis (lesson plans, literacy records). Interactive qualitative analysis followed Miles & Huberman's model: data reduction (coding), display (thematic matrices), and conclusion drawing (pattern verification). Triangulation ensured credibility via source, method, and time comparisons. Key findings revealed: (1) systematic 15-minute reading routines and contextual IPAS texts integration; (2) reading corners utilization despite gadget distractions; (3) low student motivation as the primary barrier countered by teacher-led creative literacy activities; (4) policy-teacher-family synergy essential for sustainability. Schools should prioritize literacy-rich IPAS environments through teacher training, parental engagement programs, and diverse science reading materials to enhance outcomes of the Merdeka Curriculum.
Android Based Differentiated Science Media for Elementary Literacy Improvement: Media Sains Berdiferensiasi Berbasis Android untuk Literasi Sekolah Dasar Bumantara, Bayu; Masjid, Akbar Al; Khosiyono, Banun Havifah Cahyo; Djufri, Elyas
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 27 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v27i1.1870

Abstract

General Background: Scientific literacy in elementary education is increasingly essential in response to technological development and digital learning environments. Specific Background: Science learning in elementary schools remains dominated by teacher-centered methods, resulting in abstract conceptual understanding that does not align with students’ concrete cognitive development stages, particularly in Earth and Moon motion topics. Knowledge Gap: Although Android-based learning media have been widely developed for science education, differentiated science media specifically designed for Earth and Moon movement materials at the elementary level remain limited. Aims: This study aimed to develop, validate, and test Android-based differentiated science learning media designed to support elementary students’ literacy skills. Results: The developed media demonstrated high feasibility, with material validity reaching 87%, media feasibility 75%, and practitioner practicality between 95–96%. Trial results showed significant improvements between pretest and posttest scores, supported by moderate N-Gain values ranging from 0.64 to 0.67 and statistically significant paired sample test results. Novelty: This study presents differentiated Android-based science media integrating visual, auditory, and kinesthetic learning modes for abstract Earth and Moon motion concepts. Implications: The findings indicate that differentiated digital science media can support concrete understanding, promote independent learning, and provide practical instructional alternatives for elementary science classrooms. Highlights • The learning media integrates differentiated visual, auditory, and kinesthetic components aligned with student learning styles• Validation results confirm high feasibility and practical classroom applicability• Trial outcomes show consistent improvement in student literacy achievement Keywords Android Learning Media; Differentiated Learning; Science Literacy; Elementary Education; Digital Learning Media
Co-Authors Amanati, Ifitiah Ari Ana Fitrotun Nisa Anang Sudigdo Anang Sudigdo, Anang Anisa Karuniawati Anjani, Chairul Kusuma Anselmus Sudirman Apriliani, Silvi Apriyani, Harita Nuzul Ardian Arief ARI SETIAWAN Ari Setiawan Arya Dani, Setyawan Ayu Rahayu Banun Hafivah Cahyo Khosiyono Banun Havifah Cahyo Khosiyono Bariyyah, Insanul Qisti Berliana Henu Cahyani Biya Ebi Praheto Budhi Setiawan Bumantara, Bayu Cahyani, Berliana Hanu Cahyani, Berliana Heni Cahyani, Berliana Heru CAHYANINGTYAS, DWI Dea Amanda Putri Dewi Wulandari Dewi, Indah Rosalina Eka Estianti, Wahyu Elyas Djufri Elyas Djufri Elysia, Helga Endah Marwanti Endah Marwanti, Endah Ermiyawati, Riris Erni Setyowati Erwinda Fitriana Fadilla Putri, Ariesta Febrianto, Rendi Fitri Budiarti Fitriana, Erwinda Handayani, Tri Emy Heny Kusuma Widyaningrum Herawati, Wahyu Dwi Heri Maria Zulfiati, Heri Maria Hidayah, Miftachul Huda, Arindra Ikhwan Nur Iis, Narahmalia Ika Dyah Kumalasari Indrianto, Iin Jatmiko Jatmiko Jeni Hartanti Khosiyono, Banun Havifah Khosiyono, Banun Havifah Cahyo Kokom Komariah Kokom Komariah Kristi Wardani Lintiasri, Suci Megawati, Ida Mirawati, Eka Ima Monika Asti Widya, Astuti Muhammad Mukhlis Muhammad, Mukhlis Mukhlis, Muhammad Murniati, Ira Myrtawati, Myrtawati Nawati, Anik Ningsih, salsadilla Maryan Nisaa’, Mutiara An Nissa, Ana Fitrotun Nugraheni, Salsabila Nurul Ramadhani Pamungkas, Onok Yayang Pardimin Pardimin, Pardimin Pradita, Ayu Surya Rahayu Retnaningsih Rahayu, Etika Gustri Retno Winarni Riza Indah Pramesti Saputra, Hanafi Arum Saputri, Tiza Ariesta Sari, Rima Devita Septi, Sam Wulan Siti Anafiah Siti Anafiah, Siti Siti Mutia Syahroh Siti Sangadah Sri Adi Widodo Sri Eko Wahyuni Sri Tavika, Harlina Evi Susanti Sudartomo Macaryus Suhailee Sohnui Suhailee, Sohnui Sumarlam Sumarlam Sumarlam Sumarlam, Sumarlam Sumarwati Suwandi, Sarwiji Ta'gan, Puspita Tri Ismiyati Tri Wulandari Trio Ardhian Trisharsiswi, Trisharsiwi Trisharsiwi Trisharsiwi, Trisharsiwi Utami, Ayuni Sri Vina Anggia Nastitie Ariawan, Vina Anggia Nastitie Wachid Pratomo, Wachid Yoga Pradana Wicaksono yuni karsih asmi Yuniastuti, Eka Zulfiani, Heri Maria