Claim Missing Document
Check
Articles

UJI PERBEDAAN PENDAPATAN USAHATANI MANGGA GEDONG GINCU DI KECAMATAN MAJALENGKA KABUPATEN MAJALENGKA Muhamad Irvan Rachman Maulana; Trisna Insan Noor; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 10, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i1.8832

Abstract

Agribisnis mangga gedong gincu saat ini  masih menghadapi risiko usaha yang belum mampu dihindari oleh produsen. Pproduksi tanaman mangga gedong gincu bersifat musiman, sehingga mangga tidak tersedia sepanjang tahun walaupun permintaannya sepanjang tahun. Agar produksi usahatani bisa dilakukan sepanjang tahun petani harusmenerapkan off season untuk memenuhi semua permintaan ini. Teknologi yang dilakukan agar bisa memproduksi di luar dari waktu produksi alaminya di sebut off season. Adapun identifikasi masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: 1. Bagaimana pendapatan usaha mangga pada saat on season dan off season 2. Bagaimana perbandingan pendapatan saat on season dengan off season Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Jumlah petani mangga di Desa Sidamukti yang menerapkan off season yaitu sebanyak 172 orang, selanjutnya dengan rumus slovin diperoleh sampel petani sebanyak 63 orang. Meskipun sama-sama menguntungkan, pendapatan usahatani mangga off season lebih tinggi dibandingkan on season. Hal ini dipengaruhi oleh harga pada saat off season lebih tinggi. Usahatani mangga pada kedua musim tersebut mengumntungkan terlihat dari nilai RC ratio yang lebih tinggi . Selama on season, nilai RC sebesar 3,19. Sedangakan pada saat Off Season sebesar 4,50. Hasil dari Uji-T menunjukkan bahwa hasil rata-rata pendapatan per pohon petani gedong gincu berbeda saat on season dan off season.
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK PERTANIAN GUNA MENJADIKAN DESA TAHAN PANGAN Trisna Insan Noor; Lies Sulistyowati; Eka Purna Yudha; Zumi Saidah; Samuel Lantip Wicaksono; Muthiah Syakirotin; I Putu Sindhu Respati Widhiguna
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.9911

Abstract

Ketahanan pangan adalah konsep esensial yang perlu diwujudkan dan dijamin bagi seluruh lapisan masyarakat. Tercapainya ketahanan pangan pada rumah tangga petani ditopang oleh tingkat pendapatan yang diterima oleh tumah tangga petani. Oleh karenanya perlu ditingkatkan jumlah pendapatan yang diterima rumah tangga petani melalui peningkatan nilai tambah produk petani. Tulisan ini ini bertujuan untuk menggambarkan manfaat pelatihan peningkatan nilai tambah dalam meningkatkan pendapatan petani untuk mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga petani. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Ciganjeng, pada Unit Pengolahan Usaha Kelompok Tani Taruna Mekar Bayu. Kegiatan ini menggunakan metode pemberdayaan partisipatif yakni penyuluhan dan pelatihan, metode pendampingan, dan fasilitasi. Hasil dari pengabdian ini yakni didapati nilai tambah sebesar Rp4.833,00 pada produk keripik pisang, Rp18.250,00 pada produk seroja, dan Rp26.383,00 pada produk rempeyek per proses produksi. Keuntungan yang diperoleh kelompok tani sebesar 71,7% dari produk keripik pisang, 41,55% dari produk seroja, dan 49,46% dari produk rempeyek. Disimpulkan bahwa pengabdian dalam bentuk pelatihan peningkatan nilai tambah pada produk pertanian  olahan Unit Pengolahan Usaha Kelompok Tani Taruna Mekar Bayu berhasil dan memberdayakan rumah tangga petani dalam aspek daya beli melalui peningkatan pendapatan.
Geographically Weighted Regression (GWR) Model of Bandung Regency Food Security during the Covid-19 Pandemic Muthiah Syakirotin; Tuti karyani; Trisna Insan Noor
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 7 No 1 (2023): MARCH
Publisher : Kadiri University - Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v7i1.2633

Abstract

The Covid-19 pandemic has had an impact on changes in people's economic activities, leading to an increase in the poverty rate. This has an impact on people's ability to obtain safe and sufficient food. The food security status of the city/district does not always guarantee that each individual is food secure because each region has different characteristics. The diversity of each village has the effect of variance in food security results. This study aims to model the influence of the Covid-19 Pandemic and food security indicators in Bandung Regency using Geographically Weighted Regression (GWR). This research was conducted in Bandung Regency in 280 villages. The design used in this research is descriptive quantitative. The data source used was secondary data on food security in Bandung Regency. The results showed that the influence of the percentage of the population infected with Covid-19 on food security was greatest in the southern area of Bandung Regency, and the value of the Local R2 coefficient of the influence of indicators in the calculation of the food security composite was highest in Nagreg District.
Variables Influencing the Potency of Community Based Coffee Agro-Tourism in Mount Galunggung, Tasikmalaya, Indonesia Nurhana Jafaruddin; Trisna Insan Noor; Tuti Karyani
Pelita Perkebunan (a Coffee and Cocoa Research Journal) Vol 36 No 3 (2020)
Publisher : Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iccri.jur.pelitaperkebunan.v36i3.454

Abstract

Tourist attraction which located in the area of Mount Galunggung, Tasikmalaya Regency offers a variety of tourist destinations. The Mount Galunggung tourismarea is currently adding some tourist destinations, such as the development of coffee agro-tourism which involves the community, namely coffee farmers. However, the potential for coffee tourism still requires good planning and designing. The involvement of all stakeholders to support the development of coffee agro-tourism is expected to make coffee agro-tourism sustainable. The aims of this study were to analyze the factors which affect the development of coffee agro-tourism and to design a model for developing community-based coffee agro-tourism. The research design mixed method of census and Partial Least Square. The number of respondents was 142 that consisted of the community involved in the development of agro-tourism in Sukaratu District. The results of this study showed that the coffee plantation supported the existence of coffee agro-tourism in Galunggung tourism area. The characteristics of variable, agro-tourism resources institutional support and the potential of agro-tourism affected community-based agro-tourism. The model of community-based coffee agro-tourism development in Mount Galunggung tourism area is implemented by maximizing the input of community characteristics agro-tourism institutional support, and agro-tourism resources, especially the variable of agro-tourism potential so it can produce output for developing community-based agro-tourism potential. This output later will affect outcomes such as the enhancement income of farmers and local communities, the enhancement of coffee productivity, absorption of local labor, socio-cultural preservation, and the established cooperation between stakeholders.
Economic Efficiency of Rice Farming: A Performance Difference among Agricultural Insurance Participant and Non-participant Farmer Eva Helmy; Lies Sulistyowati; Trisna Insan Noor; Iwan Setiawan
AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research Vol. 9 No. 1: January-June 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/agraris.v9i1.108

Abstract

Agricultural insurance is a risk-sharing business arrangement to protect farmers who encounter problems with adverse selection and moral hazards caused by asymmetric information. This situation leads to market inefficiencies since people with more information commonly take advantage of less informed people. This study aimed to compare the performance difference in the economic efficiency of rice farming between Rice Farming Insurance (RFI) participants and non-participant farmers. Primary data were collected from 202 farmers in Tangerang Regency. The marginal value product–marginal factor cost (MVP-MFC) approach was utilized to estimate resource use efficiency in rice production. The t-test was applied to determine differences in input allocation. The MVP-MFC discovered that the use of seeds was efficient for RFI participant farmers. Meanwhile, land, organic fertilizer, and pesticide had not been efficient, and inputs of inorganic fertilizer and labor were inefficient. Conversly, non-participant farmers indicated that the use of land, seeds, organic fertilizers, and pesticides had not been efficient, but the use of inorganic fertilizers and labor was inefficient. However, the comparison test revealed no difference in the input allocation efficiency between RFI participants and non-participant farmers. Hence, innovation in media and extension methods were required to change farmers’ behavior. Government policies were also necessary to ensure the availability of inputs. In addition, avoiding adverse selection and moral hazards in agricultural insurance was required to identify hazardous groups.
Tingkat Mitigasi Rumah Tangga Petani Padi Sawah Terdampak Banjir di Provinsi Jawa Barat Noor, Trisna Insan; Sulistyowati, Lies; Tridakusumah, Ahmad Choibar; Yudha, Eka Purna; Febriyanti, Tenisya; Syakirotin, Muthiah; Wicaksono, Samuel lantip
Agrikultura Vol 34, No 3 (2023): Desember, 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v34i3.50261

Abstract

Pemanasan global telah memberikan dampak pada pertanian, salah satunya peningkatan intensitas banjir khususnya di daerah aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat mitigasi rumah tangga petani padi sawah yang terdampak banjir dilihat dari perspektif sosial ekonomi, sosiologi, dan spasial di daerah aliran sungai citanduy. Data diperoleh melalui survey terhadap 306 orang responden petani yang tersebar di lokasi studi yang dipilih dengan teknik proportional random sampling, serta melalui wawancara mendalam yang dilakukan dengan para informan kunci yang terdiri dari ketua kelompok tani, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemerintah setempat. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat mitigasi rumah tangga petani termasuk kategori sedang (3,29), yang dipengaruhi oleh tingkat ketinggian lokasi pemukiman. Semakin rendah elevasi, maka semakin tinggi tingkat mitigasinya. Para petani lebih mementingkan mitigasi non struktural (3,04) dibandingkan dengan mitigasi struktural (3,16). Penelitian ini menyarankan kolaborasi dari berbagai pihak terkait dari mulai kelompok tani hingga ke pemangku kebijakan dalam merancang, mengembangkan, dan menerapkan upaya-upaya mitigasi baik stuktural maupun non struktural. 
ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU, PENDAPATAN DAN KELAYAKAN PADA USAHA KECAP CAP JAGO DI DESA CIBENDA KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN Hena, Elma Riri; Noor, Trisna Insan; Andrie, Benidzar Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12532

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui 1) Persediaan bahan baku Kecap Cap Jago Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. 2) Pengeluaran, dan keuntungan Kecap Cap Jago Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Ciamis. 3) R/C pada Agroindustri Kecap cap Jago di Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode studi kasus. Data menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik penarikan sampel pada lokasi penelitian ini adalah secara sengaja (purposive sampling). Data yang digunakan untuk memberikan gambaran umum mengenai identitas responden meliputi aspek umur, keadaan Pendidikan, pengalaman berusaha, dan tanggungan keluarga. Hasil penelitian menunjukan : 1) Persediaan bahan baku usaha kecap cap jago Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. 2)  Analisis usaha agroindustri kecap cap jago meliputi 4 analisis biaya yaitu : 1) Analisis Biaya Total yang di keluarkan dalam satu kali proses produksi sebesar Rp 4.477.583,3  yang terdiri dari biaya tetap sejumlah total Rp 23.043,04 dan biaya variabel total sejumlah Rp 4.454.540,26. 2) Analisis Penerimaan dengan  mengalikan hasil produksi dengan harga jual dan memperoleh penerimaan sebersar Rp 6.084.000. 3) Analisis Pendapatan di hitung dengan mengurangi total penerimaan dengan total biaya maka akan mengetahui jumlah yang diperoleh sebesar Rp 1.720.786,86 4) Analisis BEP Produksi 249 botol dari jumlah produk 338 dan BEP harga Rp 13.247 dari harga Rp 18.000. maka dari itu kecap cap jago layak untuk diusahakan karena BEP produk dan BEP harga lebih kecil dari jumlah aslinya.  5)Analisis Kelayakan R/C Rasio diperoleh sebanyak 1,39 dari biaya yang dikeluarkan sebesar 1. Maka agroindustri kecap cap jago di Desa Cibenda dikatakan layak untuk diusahakan karena nilai R/C lebih dari 1. Kata Kunci : Persediaan dan Pendapatan, Kecap Cap Jago, Kelayakan
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI JERUK (Suatu Kasus di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis) Aziz, Fajar Munawar; Isyanto, Agus Yuniawan; Noor, Trisna Insan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.7612

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: (1) Nilai Net Present Value (NPV) usahatani jeruk di Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. (2) Nilai Net B/C usahatani jeruk di Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. (3) Nilai internal Rate of Return (IRR) usahatani jeruk di Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. (4) Lama Payback Period usahatani jeruk di Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. (5) Tingkat sensitivitas usahatani jeruk di Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis.Metode penelitianya yaitu menggunakan metode survei dengan mengambil kasus dan datanya yaitu primer dan data sekunder, untuk teknik penarikan sampel sendiri yaitu dengan metode secara sengaja (purposive sampling).Hasil penelitian menunjukkan:Nilai NPV (Net Present Value), B/C dan Net B/C usahatani jeruk selama 10 tahun di Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis yaitu > 1 artinya usaha layak diusahakan. Nilai IRR (Internal Rate of Return) usahatani jeruk selama 10 tahun di Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis yaitu 48 % artinya tingkat pengembalian modal usaha sebesar 48 % jadi usahanya layak.Lama PP (Payback Period) usahatani jeruk di Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis yaitu 4 tahun.
KESEJAHTERAAN PETANI PADI SAWAH PADA DAERAH RAWAN BANJIR Sharhana, Nabila Della Nur; Noor, Trisna Insan; Kusumo, Rani Andriani Budi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.11609

Abstract

Lahan padi sawah Desa Ciganjeng berada pada daerah rawan banjir sehingga berpotensi menurunkan pendapatan rumah tangga petani padi sawah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesejahteraan rumah tangga petani padi sawah pada daerah rawan banjir di Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik penelitian survei. Responden berjumlah 74 orang yang ditentukan secara acak sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga petani padi sawah Desa Ciganjeng termasuk dalam kategori tingkat “kesejahteraan tinggi” berdasarkan BPS dalam SUSENAS 2016. Tingkat kesejahteraan bukan diperoleh dari pendapatan usahatani padi namun penyumbang terbesarnya adalah dari indikator-indikator eksternal.
STRUKTUR DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI KOPI DI KECAMATAN SUKARATU KABUPATEN TASIKMALAYA Hikayat, Yayat; Noor, Trisna Insan; Setia, Budi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.8426

Abstract

Komoditas kopi di Indonesia memegang peranan cukup penting dalam sektor perekonomian sebagai sumber pendapatan masyarakat dan sumber pendapatan devisa negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Struktur pendapatan dan distribusi pendapatan rumah tangga petani kopi, serta 2) Tingkat ketimpangan pendapatan petani kopi di Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah survey terhadap 62 orang petani kopi dengan penentuan petani sampel menggunakan teknik Slovin pada tingkat kesalahan 10 persen. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan metode cluster random sampling. Struktur pendapatan dan distirbusi dihitung menggunakan analisis persentase sedangkan untuk analisis ketimpangan pendapatan dengan Indeks Gini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Struktur pendapatan rumah tangga petani kopi di Kecamatan Sukaratu terdiri dari usahatani (on farm dan off farm) 48,83% dan luar pertanian (non farm) 51,17%. Rata-rata pendapatan rumah tangga petani kopi Rp. 3.591.602 per bulan dengan proporsi pendapatan kepala keluarga 75,86% dan anggota keluarga 24,14%. 2).Tingkat ketimpangan distribusi pendapatan rumah tangga petani kopi di Kecamatan Sukaratu berdasarkan indikator nilai gini berada pada kategori rendah dengan nilai indeks Gini Rasio sebesar 0,13. Ketimpangan distribusi pendapatan petani sampel di Kecamatan Sukaratu apabila mengacu pada ketimpangan distribusi pendapatan petani sampel menurut bank dunia, maka termasuk kedalam kategori rendah, karena kelompok 40% petani yang berpendapatan rendah menguasai lebih dari 17% jumlah keseluruhan pendapatan. Berdasarkan nilai rata-rata pendapatan petani kopi di Kecamatan Sukaratu termasuk kedalam golongan pendapatan sedang yaitu antara Rp.2.000.000 sampai dengan Rp.4.000.000.Kata Kunci : kopi, struktur pendapatan, distribusi pendapatan
Co-Authors Aam Rosmiati Abid Ubaidillah Ade Dini Ade Irawan Adi Nugraha Adiyoga, Witono Afriliyendra Putri Bestari Agit Purnama Agriani Hermita Sadeli Agus Hidayah Mulyana Agus Yuniawan Isyanto Agustina, Fiska Ayu Nur Ahmad Choibar Tridakusumah Ai Helmi Aii Anggraenii Aisy, Rifda Rihadatul Aji Nursidiq Aji Nursidiq Akbar, Akhmad Hidayat Nurul Ambawana, Rega Andrean Djanuandra Andrianto, Ridwan Andrie, Benidzar M Andrie, Benidzar Muhammad ANDY MULYANA Ane Novianty Ane Novianty Anggia Adita Mawarsari Aning Srimulyati Anisa Puspitasari, Anisa Anne Charina Anne Herlindawati Annisa Fitriah Anwar, Fahmi Lutfi Apan Apandi Apriandi, Acep Apriantika, Rika Argandi, Syaeful Argandi, Syaeful Argit Surya Mukti Ari Nurcahya ARIF BAHTIAR Artama, Thomas Rizki Asa Alfrida Asep Gun Gun Asep Sunjaya Asep Taopik Asma Hasanah Astari Avisha Audy Dzuhrinia Azis Pamungkas Aziz, Fajar Munawar Aziz, Saepul - Azizah Fitria Wijayanti Belinda Dwi Astuti Beni Gunawan Benidzar M. Andrie Bintang Gentzora Bintang Maulana Gentzora Br Tarigan, Anggreni Karolin Budi Seta Budi Setia Budi Setia budi setia Budi Setia Citra Kurnia Putri D Yadi Heryadi Darti Ina Dede Kurniawan Dede Sudradjat Dede Sudrajat Dedi Djuliansah, Dedi Deiswika Nurhalisa Demi Ilavy Maudi Denny Razzianto Depi Irawan Desi Aryani desi aryani Desi Dwi Djayanti Deti Ratna Suminar Dewi, Hermala Dhifa Prilia Purnomo Dias Cakra Supriatna Diky Rustandy Djayanti, Desi Dwi Dona Setia Umbara Drajat, Luthfi Zakaria Dzulfikar, Rifky Fauzi Eddy Renaldi Eddy Renaldy Eka Purna Yudha Elan Darisman Eliana Wulandari Elis Sulistiana khoerunisa Elly Rasmikayati Elvira Aulia Hasanah Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah Ernah Ernah, Ernah Erwin Erwin Eti Suminartika Eva Helmy Fadilah, Albar Fahran Al-fajar Fahri, Rizki Muhamad Fakhmi Rahmadi Faujatul Hasanah Febhy Anjani Poetri Febriyanti, Tenisya Fitri Kartikasari Fitri Yani Fitriana Deswika Gema Wibawa Mukti Gina Siti Nurwardani H. Budi Setia Hadi Permana Hasanudin, Raden Fabian Mochamad Hedi Nur Hidayat Hena, Elma Riri Hendar Nuryaman Hepi Hapsari Hesty Nurul Utami Hidayat, Anwar Hikayat, Yayat Hisworo, Haura Daffiah I Putu Sindhu Respati Widhiguna Ida Hadianti Ida Marina, Ida Iis Ratnawati Ikhsani, Fajriati Ikrima Rosmala Ilham Baihaki Indra Lesmana Indrawibawa, Diky Irfan Nasrulloh Isma Zakiatul Huda Ismanto, Rafly Iswara, Riska Girani Ivanka Marayandini Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jajang Sauman Hamdani Jajat Hidayatulloh Juansah, Hanif Rafly kalfin Kalfin Karica, Karica Karlina, Nanih Kustiwa Adinata Kusuma, Farisha Ardra Latif, Egi Abdul Latif, Totoh Abdul Lia Kirana Lies Sulistoyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lismawati Lismawati Lucyana Trimo Lucyana Trimo, Lucyana Lutvia Nurul Awwaliyah M Eka Supratman Maharani, Santi - Maharresti Aziziah Mahra Arari Heryanto Mala Nurjanah Maman Haeruman Karmana Martunisa, Prilly Meddy Rachmadi meiza magfira Mela Rahmawati Mia Kurniasih Apriliani Mohamad Arief Setiawan Muhamad Anwar Muhamad Irvan Rachman Maulana Muhamad Nurdin Yusuf Nainggolan, Mai Fernando Nanda Aini Damayanti Nelin Aguslina nelis marlina solihat Nisrina Guzmarani Nita Agresia Sijabat Nizar Fauzi Ramdani Nova Elfrida Manullang Novianty, Ane Nugraha, Leo Fatra Nuneng Nuraeni Nur Aziz, Mochammad Feisyal Nur Kholis Majid Nur Syamsiah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nuraeni, Suci Nurbillah, Redha Faridah Nurhana Jafaruddin Nurhana Jafaruddin Nurseto, Hardian Eko Nursidiq, Aji Ogi Suprayogi Pandi Pardian Poetro, Adlan Gustav Alviano Popi Puspita prastiyanto, arif Pratiwi, Angkit Prilly Martunisa Priska, Paskalia Riris Putra, Ade Fikri Maulana Putri, Andiani Aulia Putri, Rifa Fajriani R.Sana Aulia Salsabila Rahmat Gunawan Rainasiar, Ana Ramdani, Panji Rana Komala Rani Andriani Budi Kusumo Reza Siti Umaroh Rian Kurnia Rian Kurnia, Rian Rian Supriatna Rima Permatasari Rina Nuryati Rina Nuryati Rina Nuryati, Rina Rini Nuraini Riska Mellyana Aprilia Riski Ramadani Risma Dwijayanti Rizkya Adzhura Puteri Setiawan Roni Fadli Ronnie S. Natawidjaja Ronnie Susman Natawidjaja Salimah, Alya Izzati Samuel Lantip Wicaksono Samuel Lantip Wicaksono Santoso, Putri Pratiwi Dewi Sayid Nurahman, Ivan Septiani, Yeyet - Setia, Budi SETIAWAN, IWAN Sharhana, Nabila Della Nur Sigit Pujar Prayitna Silfia Muhaemin Shaleh Silke Stoeber Siti Nuraeni Solehudin, Cecep Azis Sri Wani Nopiani Stephani Gunawan, Stephani Suardi, Tennisya Febriyanti Sudama, Farhan Shidiq Sudradjat Sudradjat Sudrajat Sudrajat Sugiharti, Eva Ratna Sulistyodewi Nur Wiyono SUPYANDI, DIKA Syaeful Argandi Syaeful Argandi Syahira, Nur Syakirotin, Muthiah Syifa Herliani T. Syaiful Azwar Tennisya Febriyanti Suardi Tiktiek Kurniawati Tomy Perdana Tridakusumah, Achmad Choibar Trimo, Lucyana Trimo, Lucyana Tualar Simarmata Tuti Karyani Tuti Karyani Velanda Ahtayary Putri Wahyudin Wahyudin Wawan Hermawan Wella Tessalonika Ambarita Wibawa, Diky Indra Wibowo, Ady Wicaksono, Samuel Lantip Widhiguna, I Putu Sindhu Respati Witono Adiyoga Wiwit Asriani Yosini Deliana Yuda Yulian Yuliana Ataribaba Yuni Rahmah Nur Aqli Yustty Afifah Nur Aini Zulfikar Zulfikar Zumi Saidah