Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Proses Alih Fungsi Lahan Padi Sawah di Kelurahan Kersanegara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat Prilly Martunisa; Trisna Insan Noor
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v2i1.2038

Abstract

ABSTRAKPertanian selama ini hanya dihargai karena kemampuannya menghasilkan bahan pangan, sandang dan papan. Selain itu, pertanian juga memberikan berbagai jasa/fungsi positif di bidang sosial budaya, ekonomi dan lingkungan yang dikenal dengan multifungsi pertanian dan belum banyak diketahui masyarakat. Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perekonomian banyak terjadi alih fungsi lahan terutama lahan padi sawah untuk berbagai kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor dan faktor dominan yang mempengaruhi terjadinya alih fungsi lahan padi sawah. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Teknik pengambilan data dilakukan adalah wawancara kepada 45 orang petani yang pernah melakukan alih fungsi lahan padi sawah. Desain penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan alat bantu SPSS version 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur petani, pendapatan petani, luas kepemilikkan lahan, sistem waris, pengaruh tetangga yang mengalihfungsikan lahannya, pengaruh pengusaha/investor, keadaan lingkungan, kebijakan pemerintah dan pendidikan petani secara keseluruhan memberikan pengaruh nyata terhadap alih fungsi lahan padi sawah. Variabel umur petani dan luas kepemilikkan lahan menjadi faktor yang dominan terhadap terjadinya alih fungsi lahan padi sawah.Kata kunci: faktor-faktor, alih fungsi, lahan padi sawahABSTRACTAgriculture has been only valued for its ability to produce primary needs of human being. In addition, agriculture also provides a range of positive services / functions at socio-cultural, economic and environmental fields known as multifunctional agriculture and have not been known to the public yet. Along with the raising population and the growth of economic, there has been occured many land conversion, particularly for paddy fields as it for several needs. This land conversion is caused by several factors. The purpose of this research is to identify the factors as well as to find the dominant among them that affect the land conversion of paddy fields. This research was conducted in Kelurahan Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. In this research, the data was collected by interviewing 45 farmers who ever did changes to the utility of paddy land. The design of this study is quantitative descriptive. Data analysis using multiple linear regression with SPSS version tool 24. This research shows the results that the age of farmers, farmers income, land ownership, inheritance systems, the influance of neighbors that also converted land, influence of investors, environmental conditions, government policies and farmer education generally gives a real effect on the conversion of paddy land. After all, the age of farmers and the land ownership become the dominant factor toward the land conversion that occured.Keywords: factors, land conversion, paddy field
INTRODUKSI INOVASI PEMANFAATAN VIRTUAL REALITY SEBAGAI MEDIA PENYULUHAN PERTANIAN Introduction of Virtual Reality Utilization as a Agricultural Extension Media arif prastiyanto; iwan setiawan; trisna insan noor
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.145 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v13i1.68

Abstract

ABSTRACT Having been built for decades, the extension of Indonesian agriculture has actually begun to materialize as a modern form of counseling. This achievement was driven by the birth of Law No. 16 of 2006 on SP3K based on the spirit of decentralization, democracy, and participatory. One of today's emerging technology trends is virtual reality, a technology that allows users to interact with existing environments in a virtual world simulated by a computer, so that it feels inside the environment. The potential application of virtual reality in agriculture is quite large, but so far the utilization of virtual reality in the field of agriculture, especially as a media of agricultural extension has not existed in Indonesia. The purpose of this research is to introduce virtual reality technology through smartphone as an alternative of agricultural extension media to extension workers who are conducting training in BBPP Lembang. The research design used is descriptive quantitative, with experimental technique, using the model of One Group Pretest Posttest Design The analysis results show that most extension counselors have heard, seen and been interested in virtual reality. However, most have never tried and used the virtual reality tool. Information about virtual reality is mostly obtained through internet, social media, and television. According to the instructor's perception, virtual reality is easy to learn, easy to use and useful so that they are interested in teaching others, especially farmers during counseling as teaching aids or media counseling. Keywords: innovation, media, extension, agriculture, virtual reality ABSTRAK Setelah dibangun puluhan tahun, penyuluhan pertanian Indonesia sesungguhnya telah mulai mewujud sebagai bentuk penyuluhan yang modern. Prestasi ini didorong oleh kelahiran UU No 16 tahun 2006 tentang SP3K yang berbasiskan semangat desentralisasi, demokratis, dan partisipatif. Salah satu tren teknologi yang berkembang saat ini adalah virtual reality, sebuah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan lingkungan yang ada dalam dunia maya yang disimulasikan oleh komputer, sehingga merasa berada di dalam lingkungan tersebut. Potensi penerapan virtual reality bidang pertanian cukup besar, namun sejauh ini pemanfaatan virtual reality di bidang pertanian khususnya sebagai media penyuluhan pertanian belum ada di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengintroduksi teknologi virtual reality melalui smartphone sebagai alternatif media penyuluhan pertanian kepada para penyuluh yang sedang melaksanakan diklat di BBPP Lembang.Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan teknik eksperimen, menggunakan metode Pre-Experimental Design, dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar penyuluh pernah mendengar, melihat dan tertarik virtual reality. Akan tetapi sebagian besar belum pernah mencoba dan menggunakan alat virtual reality tersebut. Informasi mengenai virtual reality sebagian besar mereka dapatkan melalui internet, media sosial, dan televisi. Menurut persepsi penyuluh, virtual reality mudah dipelajari, mudah digunakan dan bermanfaat sehingga mereka tertarik untuk mengajari orang lain terutama petani pada saat penyuluhan sebagai alat peraga/media penyuluhan. Kata kunci: inovasi, media, penyuluhan, pertanian, virtual reality Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 13 No.1 Mei 2018
Ketahanan Pangan Sebelum dan Selama Pandemi Covid-19 di Kabupaten Bandung Muthiah Syakirotin; Tuti Karyani; Trisna Insan Noor
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 27 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.27.3.472

Abstract

The World Food Programme said that in 2020 there were 768 million people who experienced chronic hunger due to the increase in world poverty during the Covid-19 pandemic. In facing the spread of Covid-19, the agricultural sector is a priority because it is directly related to national food security. As a national food barn, West Java is affected by the increase in poor people. Pada in 2021, Bandung Regency experienced extreme poverty, which is 2.64%; this will affect food security in particular, in terms of affordability. Therefore, the availability of accurate and fast food security information is needed to prevent and handle food insecurity in order to provide direction and recommendations for preparing programs and policies, especially during the Covid-19 pandemic. This study was based on analyzing differences in food security before and during the Covid-19 Pandemic in Bandung Regency regarding food availability, affordability, and utilization. The analysis used a descriptive quantitative method with a paired sample t-test. The data source is secondary data from the Food Security and Vulnerability Atlas report of Bandung Regency. The analysis shows a noticeable difference between the food security of Bandung Regency before and during the Covid-19 pandemic, namely the decrease in the composite value of food security, especially in affordability. The most significant average increase occurred in the lowest welfare ratio indicator in 2020. Keywords: food security, Covid-19
Relationship between Fisherman's Characteristics and Livelihood Assets with Fisherman's Household Livelihood Strategy Demi Ilavy Maudi; Trisna Insan Noor; Eliana Wulandari
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 3 (2022): Budapest International Research and Critics Institute August
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i3.5912

Abstract

Pangandaran Regency is one of the new autonomous regions that has potential for fisheries resources in the southern part of West Java, however, the contribution of capture fisheries to GRDP in Pangandaran Regency is still relatively low. The majority of fishermen in Pangandaran Regency, especially in Cijulang District, are traditional fishermen and not all fishermen have the facilities and infrastructure that can support them in catching fish, such as equipment and boats. This research formulates a strategy for fishermen's livelihood to remain sustainable, based on the basic capital which is the potential driver and obstacle in the life of fishermen. The methodology used in this research is a survey with sampling withproportionate stratified random sampling technique. Meanwhile, the formulation of the development model was analyzed using the Structural Equation Model (SEM) with PLS analysis tools. The results showed that most of thefishermen are dominated by fishermen of productive age with the status of fishermen who own boats and fishing gear with more than 30 years of experience as fishermen, andformal education level at the elementary level, but always attends counseling, and has a number of family dependents as many as 2-3 people. In general, the average livelihood assets, namely natural capital (56.14 %), human capital (88.25 %), financial capital (72.59 %), social capital (81.26 %), and physical capital (68 ,78 %). Meanwhile, cumulatively, the highest percentage of household mobility/migration strategies is (71.81%), accumulation (68.97%), survival (60.92%), consolidation (39.68%), and diversification (37.13%). Andthere is a relationship between the characteristics of fishermen and livelihood assets on the livelihood strategies of fishermen.
ANALISIS KETERKAITAN SEKTOR PERTANIAN, DAMPAK PENYEBARAN DAN DAMPAK PENGGANDA, SERTA DAMPAK PERMINTAAN AKHIR DALAM PEREKONOMIAN DI KABUPATEN TASIKMALAYA R.Sana Aulia Salsabila; Trisna Insan Noor; Tuti Karyani
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 8, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v8i2.7105

Abstract

Tasikmalaya Regency has an agricultural sector which plays a fairly high role in the regional economy. The area of paddy fields is the area that dominates other garden sectors. Therefore, the objectives to be achieved in this study are to analyze the linkages of the agricultural sector, the impact of the spread and the impact of the multiplier, as well as the impact of final demand on the economy in Tasikmalaya Regency. The research method used in this research is descriptive quantitative method. The data used is secondary data, namely input-output table data in Tasikmalaya Regency in 2020. While the analysis used is input-output analysis. The results of this study indicate that the agricultural sector has an important role for the economy in Tasikmalaya Regency when viewed from the structure of the economy. Based on the input-output analysis, the value of the linkage, the impact of the spread and the impact of the multiplier obtained by the agricultural sector has a high value. The agricultural sector has the ability to increase the growth of other sectors, both upstream and downstream. while based on the leading sector, the agricultural sector is the second priority after the wholesale and retail trade sector.
INCOME ANALYSIS OF AGROINDUSTRI BANANA SALE IN CIAMIS REGENCY Yuda Yulian; Trisna Insan Noor; Muhammad Nurdin Yusuf
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 10 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.917 KB) | DOI: 10.31949/agrivet.v10i1.2804

Abstract

Banana is one of the agricultural commodities whose existence is abundant and widely spread throughout Indonesia which can be processed into various derivative products, one of which is banana sale. This study aims to analyze the income of banana sale agroindustry in Ciamis Regency. The research was designed using a qualitative descriptive method with the type of case study on banana sale agroindustry in Margajaya Village, Sukadana District as one of the centers of banana sale production in Ciamis Regency. The data analyzed were primary data obtained through interviews using previously prepared questionnaires. The analysis used includes the analysis of costs, revenues, and revenues. The results showed that the total cost incurred by the banana sale agroindustry was 4,146,500, - and received an income of Rp 6,000,000, - so that an income of Rp 1,853,500, - was obtained in one production process.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL AGROINDUSTRI SERAT SABUT KELAPA (COCO FIBER) (Studi Kasus di CV AIS, Desa Winduraja Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis) Lutvia Nurul Awwaliyah; Trisna Insan Noor; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i3.8774

Abstract

Agroindustri adalah kegiatan yang mengolah atau memproses hasil pertanian sebagai bahan baku barang setengah jadi maupun barang langsung dipakai. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen karena adanya industri pengolahan produk pertanian. Serat sabut kelapa (coco fiber) yang berbentuk seperti rambut panjang dan pada umumnya berwarna coklat atau berwarna kuning keemasan merupakan sabut kelapa yang sudah di proses melalui penggiling. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Kelayakan finansial pada agroindustri serat sabut kelapa (coco fiber) di Desa Winduraja Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis, dan (2) Pengembalian modal usaha agroindustri serat sabut kelapa (coco fiber)  di Desa Winduraja Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Data yang diperoleh terdiri dari data primer dan data sekunder. Penelitian ini dilaksanakan di agroindustri CV AIS di Desa Winduraja Kecamatan Kawali yang dipilih secara disengaja dengan pertimbangan bahwa di Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis merupakan agroindustri serat sabut kelapa produksi terbesar. Hasil penelitian diketahui bahwa: (1) Biaya penerimaan usaha agroindustri serat sabut kelapa (coco fiber) di Desa Winduraja Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis per tahun adalah Rp. 1.205.568.000 (2) NPV sebesar Rp. 533.398.215,96 (3) Nilai IRR yang diperoleh sebesar 244% (4) Nilai Net B/C  sebesar 2,46 (5) Nilai Gross B/C yang diperoleh sebesar 1,14 (6) Payback Periode yaitu 1 tahun 5 bulan maka usaha agroindustri serat sabut kelapa (coco fiber) di Desa Winduraja Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis layak untuk diusahakan.
RENTABILITAS DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA AGROINDUSTRI KERIPIK KACA Muhammad Taufik; Trisna Insan Noor; Ane Novianty
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i3.8123

Abstract

Besarnya keuntungan yang diterima digunakan sebagai tolak ukur dalam melihat perkembangan agroindustri Keripik Kaca dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri keripik kaca “Olahan Lembur” 2). Rentabilitas pada agroindustri keripik kaca “Olahan Lembur” 3). Penyerapan tenaga kerja pada agroindustri Keripik Kaca “Olahan Lembur” di Desa Margajaya Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2021. Responden dalam penelitian ini adalah pemilik agroindustri “Olahan Lembur”. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif  dan metode penelitian yang digunakan bersumber dari data primer dan data sekunder. Teknik penarikan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam satu minngu proses produksi menghasilkan keripik kaca sebanyak 750 kg dengan harga Rp 18.000,00. Berdasarkan hasil perhitungan biaya total Rp. 11.376.445,87, penerimaan 13.500.000,00 pendapatan 2.123.554,13. Rentabilitas 0,19% dari total biaya yang dikeluarkan, banyaknya tenaga kerja yang terserap dalam satu kali proses produksi agroindustri keripik kaca sebanyak 19 orang dengan penyerapan tenaga kerja 0,56%.
STRATEGI PEMASARAN USAHA KEDAI KOPI DALAM MENGHADAPI SITUASI PANDEMI COVID-19 Yustty Afifah Nur Aini; Trisna Insan Noor
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i3.8100

Abstract

The Celcius Coffee merupakan suatu kedai kopi yang berada di Kota Cianjur dan mampu mempertahankan eksistensinya dari tahun 2016 hingga saat ini. Dibalik keberhasilannya, The Celcius Coffee mengalami penurunan pada omzet penjualan akibat terjadinya pandemi Covid-19. Penyebab lain dari omzet penjualan yang menurun yaitu adanya peraturan terkait pembatasan jam operasional, perubahan lingkungan usaha, jumlah konsumen sedikit, dan ketatnya persaingan dengan usaha sejenis. Dengan demikian, pihak manajemen The Celcius Coffee memerlukan formulasi strategi yang tepat dalam menghadapi masa pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kegiatan pemasaran The Celcius Coffee, menyusun alternatif strategi pemasaran yang sesuai dengan The Celcius Coffee, dan mengkaji prioritas alternatif strategi pemasaran yang dapat diimplementasikan oleh The Celcius Coffee. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dan teknik studi kasus. Metode yang digunakan untuk mengolah data ialah analisis deskriptif dan analisis formulasi strategi, dengan menggunakan alat analisis berupa matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan matriks QSP. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa The Celcius Coffee berada pada posisi V yakni hold and maintain sehingga strategi yang dapat dilakukan ialah penetrasi pasar dan pengembangan produk. Prioritas alternatif strategi yang dapat diimplementasikan oleh The Celcius Coffee sesuai dengan perolehan matriks QSP pada urutan pertama yaitu melakukan inovasi produk secara berkala dengan nilai TAS 6,541.
STRUKTUR DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI BUAH MANGGIS Nizar Fauzi Ramdani; Trisna Insan Noor; Ivan Sayid Nurahman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i3.8432

Abstract

Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) struktur pendapatan, (2) distribusi pendapatan, dan (3) tingkat kesejahteraan rumah tangga petani buah manggis di Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini adalah survei dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik penarikan sampel responden menggunakan simple random sampling yaitu sebanyak 27 responden petani manggis. Hasil penelitian menunjukan : (1) Pendapatan petani dari usaha buah manggis terbesar (95,85%), pendapatan non-manggis (2,58%), pendapatan off farm (0,37%) dan pendapatan non farm (1,18%). Rata-rata pendapatan keluarga adalah Rp. 1.656.590 per bulan. (2) Distribusi pendapatan menunjukkan ketimpang rendah dengan indeks gini sebesar 0,06 artinya angka gini ratio tersebut menunjukkan bahwa tidak terjadi ketimpangan pendapat. (3) Berdasarkan kriteria 11 indikator kesejahteraan dari BPS dalam Susenas 2011 menunjukkan 100% rumah tangga petani buah manggis di Desa Bantarkalong termasuk dalam golongan kesejahteraan tinggi.
Co-Authors Aam Rosmiati Abid Ubaidillah Ade Dini Ade Irawan Adi Nugraha Adiyoga, Witono Afriliyendra Putri Bestari Agit Purnama Agriani Hermita Sadeli Agus Hidayah Mulyana Agus Yuniawan Isyanto Agustina, Fiska Ayu Nur Ahmad Choibar Tridakusumah Ai Helmi Aii Anggraenii Aisy, Rifda Rihadatul Aji Nursidiq Aji Nursidiq Akbar, Akhmad Hidayat Nurul Ambawana, Rega Andrean Djanuandra Andrianto, Ridwan Andrie, Benidzar M Andrie, Benidzar Muhammad ANDY MULYANA Ane Novianty Ane Novianty Anggia Adita Mawarsari Aning Srimulyati Anisa Puspitasari, Anisa Anne Charina Anne Herlindawati Annisa Fitriah Anwar, Fahmi Lutfi Apan Apandi Apriandi, Acep Apriantika, Rika Argandi, Syaeful Argandi, Syaeful Argit Surya Mukti Ari Nurcahya ARIF BAHTIAR Artama, Thomas Rizki Asa Alfrida Asep Gun Gun Asep Sunjaya Asep Taopik Asma Hasanah Astari Avisha Audy Dzuhrinia Azis Pamungkas Aziz, Fajar Munawar Aziz, Saepul - Azizah Fitria Wijayanti Belinda Dwi Astuti Beni Gunawan Benidzar M. Andrie Bintang Gentzora Bintang Maulana Gentzora Br Tarigan, Anggreni Karolin Budi Seta Budi Setia Budi Setia budi setia Budi Setia Citra Kurnia Putri D Yadi Heryadi Darti Ina Dede Kurniawan Dede Sudradjat Dede Sudrajat Dedi Djuliansah, Dedi Deiswika Nurhalisa Demi Ilavy Maudi Denny Razzianto Depi Irawan desi aryani Desi Aryani Desi Dwi Djayanti Deti Ratna Suminar Dewi, Hermala Dhifa Prilia Purnomo Dias Cakra Supriatna Diky Rustandy Djayanti, Desi Dwi Dona Setia Umbara Drajat, Luthfi Zakaria Dzulfikar, Rifky Fauzi Eddy Renaldi Eddy Renaldy Eka Purna Yudha Elan Darisman Eliana Wulandari Elis Sulistiana khoerunisa Elly Rasmikayati Elvira Aulia Hasanah Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah Ernah Ernah, Ernah Erwin Erwin Eti Suminartika Eva Helmy Fadilah, Albar Fahran Al-fajar Fahri, Rizki Muhamad Fakhmi Rahmadi Faujatul Hasanah Febhy Anjani Poetri Febriyanti, Tenisya Fitri Kartikasari Fitri Yani Fitriana Deswika Gema Wibawa Mukti Gina Siti Nurwardani H. Budi Setia Hadi Permana Hasanudin, Raden Fabian Mochamad Hedi Nur Hidayat Hena, Elma Riri Hendar Nuryaman Hepi Hapsari Hesty Nurul Utami Hidayat, Anwar Hikayat, Yayat Hisworo, Haura Daffiah I Putu Sindhu Respati Widhiguna Ida Hadianti Ida Marina, Ida Iis Ratnawati Ikhsani, Fajriati Ikrima Rosmala Ilham Baihaki Indra Lesmana Indrawibawa, Diky Irfan Nasrulloh Isma Zakiatul Huda Ismanto, Rafly Iswara, Riska Girani Ivanka Marayandini Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jajang Sauman Hamdani Jajat Hidayatulloh Juansah, Hanif Rafly kalfin Kalfin Karica, Karica Karlina, Nanih Kustiwa Adinata Kusuma, Farisha Ardra Latif, Egi Abdul Latif, Totoh Abdul Lia Kirana Lies Sulistoyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lismawati Lismawati Lucyana Trimo Lucyana Trimo, Lucyana Lutvia Nurul Awwaliyah M Eka Supratman Maharani, Santi - Maharresti Aziziah Mahra Arari Heryanto Mala Nurjanah Maman Haeruman Karmana Martunisa, Prilly Meddy Rachmadi meiza magfira Mela Rahmawati Mia Kurniasih Apriliani Mohamad Arief Setiawan Muhamad Anwar Muhamad Irvan Rachman Maulana Muhamad Nurdin Yusuf Nainggolan, Mai Fernando Nanda Aini Damayanti Nelin Aguslina nelis marlina solihat Nisrina Guzmarani Nita Agresia Sijabat Nizar Fauzi Ramdani Nova Elfrida Manullang Novianty, Ane Nugraha, Leo Fatra Nuneng Nuraeni Nur Aziz, Mochammad Feisyal Nur Kholis Majid Nur Syamsiah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nuraeni, Suci Nurbillah, Redha Faridah Nurhana Jafaruddin Nurhana Jafaruddin Nurseto, Hardian Eko Nursidiq, Aji Ogi Suprayogi Pandi Pardian Poetro, Adlan Gustav Alviano Popi Puspita prastiyanto, arif Pratiwi, Angkit Prilly Martunisa Priska, Paskalia Riris Putra, Ade Fikri Maulana Putri, Andiani Aulia Putri, Rifa Fajriani R.Sana Aulia Salsabila Rahmat Gunawan Rainasiar, Ana Ramdani, Panji Rana Komala Rani Andriani Budi Kusumo Reza Siti Umaroh Rian Kurnia Rian Kurnia, Rian Rian Supriatna Rima Permatasari Rina Nuryati Rina Nuryati Rina Nuryati, Rina Rini Nuraini Riska Mellyana Aprilia Riski Ramadani Risma Dwijayanti Rizkya Adzhura Puteri Setiawan Roni Fadli Ronnie S. Natawidjaja Ronnie Susman Natawidjaja Salimah, Alya Izzati Samuel Lantip Wicaksono Samuel Lantip Wicaksono Santoso, Putri Pratiwi Dewi Sayid Nurahman, Ivan Septiani, Yeyet - Setia, Budi SETIAWAN, IWAN Sharhana, Nabila Della Nur Sigit Pujar Prayitna Silfia Muhaemin Shaleh Silke Stoeber Siti Nuraeni Solehudin, Cecep Azis Sri Wani Nopiani Stephani Gunawan, Stephani Suardi, Tennisya Febriyanti Sudama, Farhan Shidiq Sudradjat Sudradjat Sudrajat Sudrajat Sugiharti, Eva Ratna Sulistyodewi Nur Wiyono SUPYANDI, DIKA Syaeful Argandi Syaeful Argandi Syahira, Nur Syakirotin, Muthiah Syifa Herliani T. Syaiful Azwar Tennisya Febriyanti Suardi Tiktiek Kurniawati Tomy Perdana Tridakusumah, Achmad Choibar Trimo, Lucyana Trimo, Lucyana Tualar Simarmata Tuti Karyani Tuti Karyani Velanda Ahtayary Putri Wahyudin Wahyudin Wawan Hermawan Wella Tessalonika Ambarita Wibawa, Diky Indra Wibowo, Ady Wicaksono, Samuel Lantip Widhiguna, I Putu Sindhu Respati Witono Adiyoga Wiwit Asriani Yosini Deliana Yuda Yulian Yuliana Ataribaba Yuni Rahmah Nur Aqli Yustty Afifah Nur Aini Zulfikar Zulfikar Zumi Saidah