p-Index From 2021 - 2026
7.373
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara Pedagogi : Jurnal Penelitian Pendidikan Kontinu: Jurnal Penelitian Didaktik Matematika Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Pi: Mathematics Education Journal Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal SOLMA Jurnal Ilmiah Soulmath : Jurnal Edukasi Pendidikan Matematika Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya EDUPEDIA JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT) Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Simki Pedagogia EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Abdimas Bina Bangsa Journal for Lesson and Learning Studies Participative Journal (PJ) : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Cakrawala Pendas Journal of Innovation and Research in Primary Education Pi: Mathematics Education Journal Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Eduvest - Journal of Universal Studies GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Innovation and Teacher Professionalism Media Pendidikan Matematika Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI
Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Student Errors in Solving Numeracy Literacy Problems of Graph Representation Model in Elementary School Intan Sari Rufiana; Slamet Arifin; Mohammad Yusuf Randy; Fierda Nursitasari Amaliya
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 11 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v11i2.18720

Abstract

AbstractThis study aims to describe the types of student errors in solving numeracy literacy problems of graph representation models. This study used a mixed methods research design with a sequential exploratory type. The data collection techniques used were tests and interviews. The participants in this study were 30 elementary school students tested and six students selected by purposive sampling to be interviewed. The results showed that students experienced conceptual errors and procedural errors. In conceptual errors, 40% of students make errors in reading data, 43% between data, and 60% of students make errors beyond data. Conceptual errors occur when students cannot understand the context of the problem, cannot read the data, do not master the basic concepts of statistics, and do not understand number patterns. In procedural errors, 63% of students make errors in reading data, 73% of students make errors in reading between data, and 80% of students make errors in reading beyond data. Procedural errors occur when students are wrong in choosing the solution procedure, calculating, and predicting. Therefore, educators need to design appropriate learning strategies to minimize errors made by students in numeracy literacy questions on graph representation models, such as applying contextual learning-based numeracy problems.Keywords: student errors, graphic literacy, numeracy literacy, elementary school. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal literasi numerasi model representasi grafik. Penelitian ini menggunakan desain penelitian mixed methods dengan tipe eksploratori sekuensial. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Partisipan dalam penelitian ini adalah 30 siswa sekolah dasar yang dites dan enam siswa yang dipilih secara purposive sampling untuk diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesalahan konseptual dan kesalahan prosedural. Pada kesalahan konseptual, 40% siswa melakukan kesalahan dalam membaca data, 43% di antara data, dan 60% siswa melakukan kesalahan di luar data. Kesalahan konseptual terjadi ketika siswa tidak dapat memahami konteks soal, tidak dapat membaca data, tidak menguasai konsep dasar statistika, dan tidak memahami pola bilangan. Pada kesalahan prosedural, 63% siswa melakukan kesalahan dalam membaca data, 73% siswa melakukan kesalahan dalam membaca antar data, dan 80% siswa melakukan kesalahan dalam membaca di luar data. Kesalahan prosedural terjadi ketika siswa salah dalam memilih prosedur penyelesaian, menghitung, dan memprediksi. Oleh karena itu, pendidik perlu merancang strategi pembelajaran yang tepat untuk meminimalisir kesalahan yang dilakukan siswa dalam soal literasi numerasi pada model representasi grafik, seperti menerapkan soal literasi numerasi berbasis pembelajaran kontekstual.Kata kunci: kesalahan siswa, literasi grafik, literasi numerasi, sekolah dasar.
TRANSFORMASI ASESMEN MULTILITERASI: MENGUKUR CRITICAL THINKING DAN DIGITAL FLUENCY SISWA SEKOLAH DASAR DI ERA GENERATIVE AI Setianingsih Setianingsih; Intan Sari Rufiana; Sri Rahayuningsih
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.10888

Abstract

The emergence of Generative Artificial Intelligence (Gen-AI) in elementary education has introduced the Pseudo-Digital Fluency phenomenon, a condition in which students appear technically proficient with digital tools but lack depth in critical thinking and information validation. This study aims to develop and validate a Multimodal-Based Multiliteracy Assessment Model capable of authentically measuring Critical Thinking and Digital Fluency among elementary school students in the Gen-AI era. This study employed a mixed methods approach integrating Research and Development (R&D) procedures using the ADDIE model with qualitative analysis. A limited field trial was conducted with 28 Phase B students (Grade 4) at SD Negeri 1 Sukosari in the 2025/2026 academic year. Content validity was assessed by two expert validators using Aiken's V index, while reliability was measured through inter-rater Percentage of Agreement. The results indicate that the developed assessment model achieved a highly feasible validity coefficient (Aiken's V = 0.89). Field trials revealed that students' ability to independently cross-check AI-generated information was the most critical weakness (71.50%), while their digital ethical resilience scored in the very high category (85.75%). The multimodal portfolio rubric demonstrated high reliability with an inter-rater agreement coefficient of 89.28%. As a transformative solution, this study produced the Digital Sandwich Strategy, integrating Scenario-Based Assessment, Digital Portfolio, and Metacognitive Reflection to ensure human reasoning remains central to the learning process amid advancing AI technology. ABSTRAK Munculnya Generative Artificial Intelligence (Gen-AI) di lingkungan pendidikan dasar memunculkan fenomena Pseudo-Digital Fluency, yakni kondisi di mana siswa tampak mahir secara teknis dalam mengoperasikan alat digital, namun mengalami defisit dalam kemampuan berpikir kritis dan validasi informasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji Model Asesmen Multiliterasi Berbasis Multimodal yang valid dan reliabel untuk mengukur Critical Thinking dan Digital Fluency siswa sekolah dasar secara autentik di era Gen-AI. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods yang mengintegrasikan prosedur Research and Development (R&D) model ADDIE dengan analisis kualitatif. Uji coba terbatas dilakukan pada 28 siswa Fase B (Kelas 4) di SD Negeri 1 Sukosari tahun ajaran 2025/2026. Validitas isi instrumen diuji oleh dua pakar menggunakan indeks Aiken's V, sedangkan reliabilitas diukur melalui Percentage of Agreement antar-penilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model asesmen yang dikembangkan memperoleh koefisien validitas sangat layak (Aiken's V = 0,89). Uji coba lapangan mengungkap bahwa kemampuan validasi silang (cross-check) siswa terhadap luaran AI merupakan titik lemah yang paling kritis (71,50%), sementara ketahanan etis digital siswa berada pada kategori sangat tinggi (85,75%). Reliabilitas rubrik portofolio multimodal terbukti tinggi dengan koefisien kesepakatan antar-penilai sebesar 89,28%. Sebagai solusi transformatif, penelitian ini menghasilkan Strategi Digital Sandwich yang mengintegrasikan Scenario-Based Assessment, Digital Portfolio, dan Refleksi Metakognitif untuk memastikan nalar manusiawi tetap menjadi pusat proses belajar di tengah dominasi teknologi AI.
Co-Authors Abdur Rahman As’ari Achmad Noerkhaerin Putra Ade Eka Anggraini Agus Harianto Agus Subiyakto Ainun Naziya Rohmah Ainur Rofiqi Ali Shodikin Alif Mudiono Amaliya, Fierda Nursitasari Amaliya, Fierda Nursitasari Andini, Fahrany Wahyu Anita Dewi Utami Anjali, I Gusti Agung Shomia Annisa, Selfiana Arta Ekayanti, Arta Asrofah, Fitrika Lailatul Astika Berliana Wanti Astri Wuryani Atikah Nur Izzah Aynin Mashfufah Cholis Sa’dijah Daimaturrohmatin Daimaturrohmatin Danang Tria Wibowo Denis Indria Tarelluan Dewi , Elsa Haruna Dewi, Elsa Haruna Dian Ratna Sari Diyah Puspita Sari Dwi Avita Nur Hidayah Elsa Haruna Dewi Fadhillah, Alfiah Lailatul Faizah, Siti Fatchur Rahman Taufiq Fatikh Inayahtur Rahma Fauziah, Nanda Nissa FAUZIYAH Fierda Nursitasari Amaliya Firsa Damayanti Gatut Iswahyudi Hardhita, Rizki Septa Herawati, Megania Herini, Muji Hery Susanto Imam Rofiki Imam Suyitno Imelda Dastania Pradani Islami, Kaisra Alfikri Istiqomah, Roshydatul Iswahyudi, Gatut Izzati, Aulia Al Tsani Jemeo, Maria Kurniati Khasanah, Kholidatul Khusniah, Navik Lathiful Anwar Makbul Muksar Mardhatillah Mardhatillah Mardhatillah, Mardhatillah Mardiyana Mardiyana Mariani, Sijah Mirayanti Mohamad Aminudin Mohammad Yusuf Randy Muhammad Kharis Muhibuddin Fadhli Munawaroh, Ika Tri Murti, Ajeng Krisna Mustafidah, Fina Zulfa Naana, Tesya Mahdaniya Ode Naning Tyas Ayu Hera Warsito Ningsih, Tutut Hartina Ilmiah Novitasari, Herawati Nur Inayah Ahlan Nurhidayah, Dwi Avita Nurlaili, Amaliya Islami Nursitasari Amaliya, Fierda NURUL AZIZAH Nurul Hidayati Nurzatulshima Kamaruddin Ode Naana, Tesya Mahdaniya Oktaviani Adhi Suciptaningsih Pawartani, Transita Punaji Setyosari Purwanti, Peni Putri, Fivi Intan Permata Putri, Novi Rahmadhani Radeni Sukma Indra Dewi Ratna Ekawati Ratna Ekawati Ratna Ekawati Ratna Ekawati, Ratna Ekawati Reginta Syafira Anggari Riska Pristiani Ronald Ronald Rudi Prasetyo Salam, Haerul Setianingsih Setianingsih Setianingsih Setianingsih, Setianingsih Shirly Rizki Kusumaningrum Sholihah, Mar`atus Shoolikhah, Luthfiya `Aqidatu Siti Faizah Siti Lami'ah Siti Salwa Lita Azizah Siti Umayah, Siti Situmorang, Raja Uruk Slamet Arifin Slamet Arifin SOLICHAH, ELIS NOVIATUS Sri Rahayuningsih Sri Rahayuningsih Subanji Subanji Sumaji Sumaji Sumaji Sumarno . Suyono Suyono Suyono Suyono Tesya Mahdaniya Ode Naana Transita Pawartani Tri Handayani Tri Wahyuni, Yeni Trinuryono, Sabekti Utami, Ririn Puji Vinarahmah, Aula Rizqi Wahyu Nurlaili WAHYUDI Wahyudi Wahyudi Sastro Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyuni, Yeni Tri Waliah, Diyah Rutin Wanti, Astika Berliana Wicaksono, Adyatma Nugrahsanto Widiasih, Widiasih Wiwin Nafidatul Marifah Wulantar, Veny Yeni Kartika Dewi Yeni Kartika Dewi Yuwiarti, Ika