Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Pai) Berbasis Quizizz Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Al Fajar; Jasiah
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan mengukur efektivitas media evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis aplikasi Quizizz. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa yang disebabkan oleh metode evaluasi konvensional yang cenderung monoton. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari dua validator ahli (ahli materi dan ahli media) serta 20 siswa kelas VII SMP Negeri 1 palangka raya. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi, angket respons siswa, serta soal pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Produk media evaluasi PAI berbasis Quizizz pada materi "Meneladani Sifat-Sifat Mulia Para Rasul" berhasil dikembangkan; (2) Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase kelayakan 92% (Sangat Layak) dan validasi ahli media memperoleh 95% (Sangat Layak); (3) Terdapat peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan, dibuktikan dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 58,4 dan rata-rata nilai post-test sebesar 85,2, dengan nilai N-Gain sebesar 0,64 yang termasuk dalam kategori "Sedang". Berdasarkan temuan tersebut, media evaluasi berbasis Quizizz dinilai layak dan efektif untuk digunakan sebagai alat evaluasi alternatif dalam pembelajaran PAI guna meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
Pengembangan Media Menggunakan Kahoot Untuk Evaluasi Mata Kuliah Tentang Aqidah Ahlak Untuk Siswa Kelas 5c Pai Wahyudin, Erpin; Jasiah
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.635

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan inovasi media evaluasi pembelajaran yang interaktif dan menarik dalam mata kuliah Aqidah Akhlak pada mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI). Evaluasi konvensional seperti tes tulis dinilai kurang efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan mahasiswa di era digital. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media evaluasi berbasis aplikasi Kahoot yang layak, efektif, dan menarik untuk mengevaluasi hasil belajar mahasiswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari 30 mahasiswa Prodi PAI kelas 5C di UIN Palangka Raya, dengan dua dosen ahli (ahli materi dan ahli media) sebagai validator. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, wawancara, dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi menunjukkan media memperoleh skor rata-rata 4,65 (kategori sangat layak). Hasil uji lapangan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata mahasiswa dari 68,4 menjadi 84,7 serta respons positif terhadap kepraktisan dan daya tarik media. Mahasiswa merasa lebih termotivasi dan memahami materi melalui fitur umpan balik instan dalam Kahoot. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media berbasis gamifikasi seperti Kahoot sebagai alternatif evaluasi yang inovatif, menyenangkan, dan efektif dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di perguruan tinggi, serta pengembangan lanjutan untuk mata kuliah lain dengan integrasi sistem evaluasi daring.
Media Pembelajaran Interaktif Nearpod dalam Meningkatkan Partisipasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadis di Madrasah Endah Sucia Dewi; Jasiah
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 5 No. 2 (2025): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (Agustus)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v5i2.570

Abstract

This study aims to describe the use of Nearpod as an interactive learning medium in enhancing students’ learning participation in the Al-Qur’an Hadith subject at a Madrasah Tsanawiyah. The research employed a qualitative approach with a descriptive qualitative design. The research subjects consisted of Al-Qur’an Hadith teachers and seventh-grade students of MTsN 2 Katingan. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by triangulation to ensure data validity. The findings indicate that the use of Nearpod significantly improves the quality of the Al-Qur’an Hadith learning process. Learning activities become more engaging and student-centered, resulting in higher levels of focus, enthusiasm, and active participation among students. Interactive features such as quizzes, polls, videos, and manipulative exercises encourage student involvement in responding to questions, participating in discussions, and completing learning tasks. Furthermore, Nearpod increases students’ learning motivation and assists teachers in delivering instructional materials in a more varied and well-structured manner. Therefore, Nearpod is effective as a digital learning medium in Madrasah contexts
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS QUIZZIZ PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS VII MATERI THAHARAH SMPN 1 PALANGKA RAYA: Indonesia Ihsan, Rafi Ihsan Al Baihaqi; Jasiah
Khazanah Akademia Vol. 10 No. 01 (2026): Khazanah Akademia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jurnalkhazanahakademia.v10i01.616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat media pembelajaran berbasis Quizizz untuk siswa di kelas VII SMPN 1 Palangka Raya yang mempelajari materi Thaharah dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).  Penelitian ini dimulai dengan fakta bahwa guru menggunakan media digital yang terbatas dalam pembelajaran PAI dan minat belajar yang rendah. Metode penelitian ini adalah R&D yang menggunakan model pengembangan (Define, Design, Develop, Disseminate).  Analisis kebutuhan, perancangan media, validasi oleh ahli materi dan media, dan uji coba lapangan untuk siswa adalah semua bagian dari program.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa media berbasis Quizizz adalah alat pembelajaran interaktif yang sah dan dapat digunakan. Hasil uji coba terhadap 30 siswa menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 64,7% menjadi 86,1%, dengan peningkatan sebesar 21,4%. Sebanyak 82% siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang konsep Thaharah, dan 78% merasa lebih termotivasi untuk menggunakan media digital untuk belajar.  Hasil menunjukkan bahwa Quizizz tidak hanya meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, tetapi juga membangun karakter religius mereka dan kesadaran spiritual mereka tentang arti kebersihan dan kesucian sebagai bagian dari ibadah. Oleh karena itu, media pembelajaran berbasis Quizizz efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan minat siswa dalam materi Thaharah saat belajar PAI.
Analisis Pemanfaatan AI sebagai Media Pembelajaran Meningkatkan Motivasi Belajar PAI nurandita; jasiah
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.9841

Abstract

The development of Artificial Intelligence in education has encouraged a shift in Islamic Religious Education from conventional instruction toward more interactive, adaptive, and digitally relevant learning experiences. Previous studies have mostly discussed digital media in general, but they have not specifically examined how AI functions as a learning medium to improve motivation in Islamic Religious Education. The research problem is how the use of AI as a learning medium can increase students’ motivation in Islamic Religious Education, and the objective is to analyze its forms of use and contribution to student engagement. The data were processed through library research by selecting, reading, classifying, and interpreting Indonesian-language journals and books published between 2020 and 2025. The findings show that AI can be used to design teaching materials, quizzes, chatbots, virtual tutors, moral case studies, and instant feedback that improve attention, confidence, independence, and learning participation. This study concludes that AI is effective as a supporting medium for learning motivation in Islamic Religious Education, but teacher guidance remains necessary to ensure alignment with Islamic values, academic ethics, and moral formation.
Pemanfaatan Teknologi Digital Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam Anita Rahmah; jasiah
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.9842

Abstract

This study uses a qualitative approach with a descriptive research type. This approach was chosen to gain a deep understanding of the use of technology in the Islamic education process, both from the perspective of educators, students, and other supporting systems. Data collection was carried out through several techniques as follows: Observation: to directly observe how technology is used in learning activities, in-depth interviews: conducted with teachers, students, and institutional managers to explore perceptions, experiences, and challenges in the use of technology and documentation in the form of photos, policy documents, lesson schedules, or digital-based learning materials used in Islamic education. The collected data were analyzed using the Miles and Huberman analysis technique, namely through three stages: Data reduction: filtering and summarizing important data from the results of observations and interviews. Data presentation: compiling data in the form of descriptive narratives or tables. The results of the study can be concluded that the use of technology in Islamic education has brought significant changes in the learning process, both in terms of methods, media, and accessibility of Islamic information. Technology is an effective means of supporting learning that is more interactive, flexible, and in accordance with the needs of the times.
Peran Pendidikan Islam dalam Mengembangkan Akhlak Generasi Muda Vina Rayda Najiha; jasiah
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.9843

Abstract

Social and digital change has reshaped the behavior of young people, making moral development through Islamic education an important need in family, school, and community life. This study is necessary because discussions of Islamic education remain normative, while the connection between moral formation, digital challenges, and youth development strategies is not yet explained concretely. The first research question asks how Islamic education contributes to developing the morals of young people, and the objective is to analyze its function in cultivating faith, worship, social ethics, and moral responsibility. The data were processed through library research by examining Qur’anic verses, books, and Indonesian scholarly journals published from 2020 to 2025, then analyzed using a descriptive-qualitative approach. The findings show that Islamic education contributes through six main aspects: exemplary conduct, worship habituation, advice, supervision, religious school culture, and Islamic digital literacy. This study concludes that Islamic education can form religious, polite, disciplined, caring, and wise young people who respond responsibly to changing times.
Peran Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Rifan123Muhammad Rif`an Ilham; Jasiah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan globalisasi di era digital, khususnya dalam menjaga moral, karakter, dan spiritualitas peserta didik di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan tema pendidikan Islam dan globalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi pendidikan Islam dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan efektif melalui pemanfaatan media digital seperti YouTube, Google Classroom, Quizizz, dan platform pembelajaran lainnya. Selain memberikan dampak positif, globalisasi dan perkembangan teknologi juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti sekularisasi pendidikan, degradasi moral, penyalahgunaan media sosial, rendahnya literasi digital, serta keterbatasan kompetensi teknologi pada tenaga pendidik. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang adaptif dan inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kontekstual, serta penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Pendidikan Islam diharapkan mampu menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak, moral, dan spiritualitas yang kuat dalam menghadapi era globalisasi.
Strategi Guru Dalam Menciptakan Pembelajaran Yang Menyenangkan Reza Ade Putra; Jasiah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana cara mengajar yang menyenangkan di kelas guna meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber terkait strategi pembelajaran yang efektif dan inovatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran yang menyenangkan dapat diwujudkan melalui penggunaan metode yang variatif, seperti pembelajaran aktif, permainan edukatif, diskusi interaktif, serta pemanfaatan media teknologi. Selain itu, sikap guru yang ramah, komunikatif, dan mampu menciptakan suasana kelas yang positif juga menjadi faktor penting dalam mendukung proses belajar yang efektif. Pembelajaran yang menyenangkan terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman materi, serta menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Oleh karena itu, guru dituntut untuk terus berinovasi dalam menciptakan strategi pembelajaran yang kreatif dan adaptif sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
USE OF MEDIA USE OF MEDIA AS A LEARNING TOOL: USE OF MEDIA AS A LEARNING TOOL Susanto; Jasiah
QATHRUNÂ Vol. 13 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Penggunaan media dalam proses pembelajaran memiliki peranan penting dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas pendidikan. Media pembelajaran digunakan sebagai sarana untuk membantu guru menyampaikan materi agar lebih mudah dipahami, menarik, dan mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya penggunaan media sebagai sarana pembelajaran serta pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber terkait media pembelajaran, baik media visual, audio, audiovisual, maupun media berbasis teknologi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran dapat membantu menciptakan suasana belajar yang interaktif, meningkatkan perhatian siswa, mempermudah pemahaman konsep, serta mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Selain itu, media pembelajaran juga membantu guru dalam menyampaikan informasi secara lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, penggunaan media sebagai sarana pembelajaran sangat diperlukan untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara optimal.