Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Berbasis Merill's First Principles of Instruction Dalam Mata Pelajaran Al-Quran Hadist Meli Tri Khasanah; Jasiah
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i1.615

Abstract

Pembelajaran Al-Qur'an Hadist di MTs Darul Amin Palangkaraya menghadapi berbagai tantangan, termasuk rendahnya perhatian siswa terhadap nilai-nilai spiritual, kesulitan dalam memahami materi, serta rendahnya motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul ajar berbasis Merrill’s First Principles of Instruction, yang mencakup lima prinsip utama: pembelajaran berbasis masalah, aktivasi pengetahuan awal, demonstrasi, aplikasi, dan integrasi ke kehidupan nyata. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D), dengan fokus pada tahap analisis kebutuhan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membutuhkan modul ajar yang interaktif, kontekstual, dan mampu menyesuaikan dengan kemampuan siswa. Siswa membutuhkan pembelajaran yang lebih menarik serta aktivitas yang mendukung pengembangan karakter dan keterampilan sosial. Dengan menerapkan prinsip-prinsip Merrill’s First Principles of Instruction, modul ajar dapat membantu meningkatkan pemahaman, motivasi, dan keaktifan siswa dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadist.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN VIRTUAL REALITY HAJI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MTS MUSLIMAT NU Hidayatulah Akbar Pratama; Muhammad Ainur Rafiq; Yuliana; Selfi Arine; Jasiah
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i1.774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media Virtual Reality (VR) Haji dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fikih di MTs Muslimat NU. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design, melibatkan 18 siswa kelas IX yang dibagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen menggunakan media VR Haji, sementara kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai post-test kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol (rata-rata peningkatan 4,944 poin; p < 0.05). Selain itu, penggunaan VR juga meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi manasik haji. Dengan demikian, penggunaan media VR Haji terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif dan psikomotorik siswa serta dapat menjadi alternatif pembelajaran interaktif dalam pendidikan agama Islam. Disarankan agar madrasah mulai mengintegrasikan media berbasis teknologi, khususnya VR, dengan menyediakan pelatihan guru dan perangkat yang memadai
Character Building in Elementary Schools: A Study of Parental Involvement in Character Education Muhammad Rifki Fatahillah; Jasiah; Santiani
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v8i4.1848

Abstract

This study examines the impact of parental involvement on character development in students at SDN 1 Basungkai. The aim of this research is to understand the contribution of parental involvement in fostering discipline, responsibility, and moral values among students, while also addressing the lack of research on the structural role of parents in character education. A qualitative descriptive approach was used, with data collection through interviews and observations to explore the interactions between parents, teachers, and students. The findings indicate that parental involvement has a positive influence on students' character development. However, informal forms of involvement, such as brief visits to the school and casual discussions with teachers, have limited long-term effects. Barriers such as work commitments and complex family situations also restrict the consistency of parental involvement. Nevertheless, this study highlights that structured collaboration between parents and schools through regular communication can enhance the effectiveness of character formation in children. The limitation of this study lies in its qualitative data from a single school, which affects the generalizability of the results. Future research is recommended to incorporate quantitative analysis in various school settings to strengthen and broaden these findings
Pengembangan Media dan Hasil Belajar Peserta Didik melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Septia, Gita; Jasiah
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i3.2085

Abstract

Pendidikan di era abad 21 menuntut integrasi antara teknologi dan pedagogi yang mampu menstimulasi kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan berbagai media pembelajaran interaktif yang berbasis pada model Problem Based Learning (PBL) serta dampaknya terhadap hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah sintesis dari berbagai penelitian pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model ADDIE, 4D, dan Borg & Gall. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi media pembelajaran seperti aplikasi mobile, flipbook digital, video animasi, dan multimedia interaktif dengan sintaks PBL terbukti valid dan praktis untuk digunakan. Temuan utama menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar peserta didik, yang dibuktikan dengan perolehan skor N-Gain dalam kategori sedang hingga tinggi. Selain itu, penggunaan media berbasis masalah ini mampu meningkatkan motivasi, keaktifan, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam memecahkan masalah kontekstual.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS WORDWALL UNTUK EVALUASI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI PALANGKA RAYA Zaidan Naufal Raseuki; Jasiah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/1n05j777

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) interaktif berbasis Wordwall yang dirancang untuk meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman Mahasiswa di sekolah. Wordwall merupakan aplikasi berbasis web yang menyediakan berbagai template permainan interaktif seperti kuis, crossword, anagram, dan matching yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan materi PAI. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan guru PAI akan media yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan teknologi digital, karena pembelajaran PAI selama ini sering dianggap teoritis dan kurang menarik bagi Mahasiswa. Melalui penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), peneliti merancang media pembelajaran Wordwall yang dapat digunakan pada materi akidah, akhlak, fiqih, maupun sejarah kebudayaan Islam. Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa PAI angkatan 2023 pada tahap uji coba terbatas. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli media, ahli materi, serta respon Mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media berbasis Wordwall dinilai sangat layak oleh ahli materi dengan skor rata-rata 89% dan oleh ahli media dengan skor 89%. Mahasiiswa juga memberikan respon positif, di mana 87.25% menyatakan bahwa media ini membuat pembelajaran PAI lebih menyenangkan, mudah dipahami, dan interaktif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa Wordwall dapat dijadikan salah satu solusi media digital inovatif yang mendukung pembelajaran abad 21, khususnya dalam konteks pendidikan Islam. Media ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan edukatif, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai-nilai agama yang relevan dengan kehidupan sehari-hari Mahasiswa. Dengan demikian, penggunaan Wordwall dapat dianjurkan sebagai variasi metode pembelajaran PAI di sekolah untuk mengatasi kejenuhan belajar dan memperkuat ketercapaian kompetensi kurikulum PAI.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI CAPCUT UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Muhammad Trio Mahfuzd; Jasiah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ved1yk36

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong guru untuk berinovasi dalam penyajian pembelajaran agar lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Salah satu inovasi yang relevan adalah pemanfaatan media pembelajaran berbasis video. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran menggunakan aplikasi CapCut serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data penelitian diperoleh melalui observasi, angket minat belajar, wawancara, serta validasi ahli media dan ahli materi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran berbasis CapCut dinilai sangat layak oleh ahli media dengan persentase 88% dan oleh ahli materi dengan persentase 90%. Selain itu, hasil uji coba pada siswa menunjukkan adanya peningkatan minat belajar sebesar rata-rata 34%, yang tercermin dari meningkatnya ketertarikan, fokus, antusiasme, dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media video pembelajaran berbasis CapCut efektif digunakan sebagai alternatif inovasi pembelajaran yang praktis, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar.
Wearing Muslimah Attire as an Expression of Preserving Personal Dignity and a Servant’s Obedience to Islamic Law Buyung; Jasiah
International Journal of Community Engagement Payungi Vol. 5 No. 3 (2025): International Journal of Community Engagement Payungi
Publisher : Yayasan Payungi Smart Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58879/ijcep.v5i3.117

Abstract

Clothing for a Muslim woman is not merely a covering for the body, but rather a manifestation of adherence to Islamic law, which has spiritual, moral, and social dimensions. Modern phenomena demonstrate the tension between the demands of fashion/popular culture and the principles of Islamic law regarding dress. This study aims to analyze in depth the legal status of Muslim women's dress in Islam, identify the dimensions of obedience and spirituality in the practice of covering the genitals, and examine the role of Muslim clothing as a means of maintaining self-respect (al-`iffah) amidst contemporary social challenges. This study uses the method qualitative with the approach library research And analysis of Fiqh (Islamic law). Primary data sources include the Qur'an (especially QS. An-Nur: 31 and QS. Al-Ahzab: 59) and the Hadith of the Prophet, while secondary data comes from tafsir books, classical fiqh, as well as contemporary scientific journals and literature related to the ethics of Muslim women's dress. The results of the study indicate that the obligation for Muslim women to dress according to sharia (covering all aurat except the face and palms, not tight, not transparent, not resembling men's clothing, and not excessive) is a law that qath'I (definitely) in Islam. Shar'i clothing has a dual function: as symbol of servant obedience to the command of God and as protector of self-respect
The Urgency of Islamic Education Based in Multiculturalism in Educational Institutions M.Jamaludin; Jasiah
International Journal of Community Engagement Payungi Vol. 5 No. 3 (2025): International Journal of Community Engagement Payungi
Publisher : Yayasan Payungi Smart Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58879/ijcep.v5i3.118

Abstract

The purpose of this article is to analyze and explore the urgency of implementing multicultural Islamic religious education management in Indonesia to create an inclusive and harmonious educational environment. The method used in this research is library research where the author uses a descriptive normative research approach with more emphasis on the strength of data analysis on existing data sources. What is meant by literature study is all efforts made by researchers to collect information relevant to the topic or problem that will be or is being studied. The information can be obtained from scientific books, research reports, scientific papers, theses, dissertations, regulations, provisions, yearbooks, encyclopedias, and other written sources both printed and electronic. Library research, by analyzing literature and policies related to multicultural Islamic religious education management. The results of the study indicate that the integration of multicultural values in the Islamic religious education curriculum can increase understanding and appreciation of cultural and religious diversity, as well as strengthen national unity. The urgency of multicultural Islamic religious education management in Indonesia is: 1). As an alternative means of conflict resolution, 2). To prevent students from being uprooted from their cultural roots, 3) As a foundation for developing the National Curriculum. The implications of this research emphasize the need for educational policies that support the implementation of multicultural Islamic religious education management and strengthen the capacity of teachers as agents of change in implementing multicultural principles in the classroom.
Quality Planning for Frontier, Remote, and Disadvantaged (3T) Schools in Supporting the Strengthening of Literacy and Numeracy Norhanah; Jasiah
International Journal of Community Engagement Payungi Vol. 5 No. 3 (2025): International Journal of Community Engagement Payungi
Publisher : Yayasan Payungi Smart Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58879/ijcep.v5i3.129

Abstract

School quality planning in the Frontier, Outermost, and Disadvantaged (3T) regions plays a strategic role in supporting the strengthening of student literacy and numeracy amidst limited access, infrastructure, and human resources. This article aims to analyze and describe the quality planning of 3T schools in supporting the strengthening of literacy and numeracy through a literature review. The research method used is a qualitative approach with a descriptive-analytical library research type, utilizing various relevant literature sources such as books, scientific journals, and educational policy documents. The results of the study indicate that 3T school quality planning needs to be prepared systematically and contextually through the formulation of the school's vision, mission, and objectives, analysis of student and environmental needs, literacy and numeracy program planning, strengthening teacher competencies, and ongoing monitoring and evaluation mechanisms. Stakeholder involvement and utilization of local potential are key factors in addressing the gap in education quality in 3T regions. With targeted and sustainable quality planning, 3T schools have the potential to improve the quality of literacy and numeracy learning while reducing disparities in education quality between regions.
Pengembangan Media Evaluasi Pembelajaran Berbasis Google Form untuk Meningkatkan Efektivitas PenilaianPada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di MTsN 2 Kotawaringin Timur. M. Afdhal Ridho; Jasiah
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.500

Abstract

Tujuan utama dari studi ini adalah mengembangkan alat penilaian berbasis Google Form untuk meningkatkan efesiensi evaluasi dalam mata pelajaran pendidikan agama isla (PAI) di Kotawaringin Timur. Media ini dibuat untuk mengatasi masalah evaluasi tradisional yang biasanya memakan waktu lama, kurang menarik, dan susah saat mengolah hasilnya. Jadi penelitian ini menggunakan metode Research and Development atau R&D dengan model ADDIE yang punya tahapan seperti analysis, design, development, implementation, sama evaluation. Subjeknya itu guru-guru dan siswa-siswa kelas VIII. Hasil pengembangannya menunjukkan bahwa media evaluasi berbasis Google Form ini dinilai layak dan efektif untuk digunakan. Validasi dari ahli media dan ahli materi mendapat kategori "sangat baik", sedangkan uji coba menunjukkan peningkatan akurasi dan kecepatan guru dalam menilai, serta motivasi siswa yang lebih tinggi saat mengikuti evaluasi. Dengan begitu, media ini bisa menjadi alternatif inovatif untuk mendukung penilaian pembelajaran PAI yang lebih efisien, objektif, dan menarik di era digital.