Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Analisis Permasalahan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Mayangsari, Puspitri; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Mukti, Rayi Arista; Yunizha, Thera Dies; Enjelina, Della; Irfan, Irfan; Risdalina, Risdalina
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.415

Abstract

Kurikulum Merdeka telah diperkenalkan sebagai inisiatif untuk meningkatkan relevansi dan efektivitas pendidikan di Sekolah Dasar (SD). Namun, implementasinya di lapangan menghadapi berbagai tantangan, terutama dari segi keterbatasan sumber daya dan pemahaman guru terkhusus guru yang sudah berusia tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SD. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif. Instrumen pengumpulan data yang dipakai meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi/foto. Kegiatan pengumpulan data dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung melalui jadwal yang telah terjadwal sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tantangan yang dihadapi SD Negeri 34/I Teratai dalam penerapan kurikulum merdeka, minimnya pengetahuan personal guru terkait kemerdekaan belajar, adanya kebijakan seluruh siswa naik kelas, tidak memiliki patokan khusus dalam penentuan materinya, kesulitan menyusunan modul ajar dan desain pembelajaran, serta kesulitan dalam melakukan evaluasi pembelajaran.  Pelatihan bagi guru secara rutin dapat membantu mengatasi permasalahan yang diidentifikasi dan memastikan keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka di tingkat SD.
Analisis Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Anjeliani, Silvi; Yanti, Lusi Dwi; Aisyah, Siti; Saputra, M. Riski; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Risdalina, Risdalina
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.416

Abstract

Pengenalan Kurikulum Merdeka Belajar (KMB) sebagai upaya pembaruan dalam pendidikan Indonesia menandai langkah penting dalam mengatasi tantangan perkembangan zaman. Namun, penerapan Kurikulum Merdeka di lapangan sering kali dihadapkan pada sejumlah kendala. Penelitian ini bertujuan untuk memahami tantangan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar di SD Negeri 121/I Muara Singoan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang kendala-kendala yang dihadapi dalam implementasi kurikulum tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat beberapa problematika dalam penerapan kurikulum merdeka termasuk kesulitan dalam penyusunan modul ajar, kurangnya pemahaman mengenai konsep kurikulum merdeka, dan kesulitan dalam mengembangkan model pembelajaran berbasis Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Selain itu, guru juga jarang menggunakan media dan alat peraga dalam pembelajaran karena keterbatasan sumber daya dan keterampilan dalam pembuatan alat peraga. Diperlukan upaya lebih lanjut dalam memberikan pelatihan dan sumber daya kepada guru untuk meningkatkan efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah dasar.
Problematika Pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka Viqri, Denada; Gesta, Lara; Rozi, M. Fattur; Syafitri, Arini; Falah, Andy Makarim; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Risdalina, Risdalina
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.419

Abstract

Kurikulum Merdeka menawarkan berbagai kesempatan belajar ekstrakurikuler, dengan konten yang dirancang secara optimal untuk memberikan siswa banyak kesempatan untuk memperkuat dan mengeksplorasi topik. Untuk lebih memenuhi kebutuhan dan minat siswa mereka, guru dapat menyesuaikan pelajaran mereka dengan memilih dari berbagai alat bantu instruksional. Kurikulum merdeka sendiri menampilkan pembaruan dari kurikulum sebelumnya, khususnya di bidang IPA dan IPS menjadi IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). Tujuan mempelajari sains dalam kurikulum ini adalah untuk menumbuhkan keterampilan inkuiri, memahami diri sendiri dan lingkungannya, serta memperluas pengetahuan dan konsep pembelajaran. Minat alami siswa tentang dunia di sekitar mereka terusik oleh pendidikan ilmiah. untuk menyadari peristiwa yang terjadi di sekitarnya.
Pengembangan Vidio Animasi Pembelajaran Menggunakan Media Canva Pada Materi Lapisan Bumi di Kelas 5 Sekolah Dasar yulieta, alya; Arum Sari, Sukma; Mailani, Karitka; Desma Natalia, Mutia; Dari, Wulan; Risdalina, Risdalina
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2024): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jtpd.v3i1.38332

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan media pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis video animasi dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi lapisan bumi. Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan 4D, yang terdiri dari tahap pendefenisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan(develop),dan tahap penyebaran (disseminate). Penelitiani ni bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan rancangan vidio animasi pembelajaran (2)Mendeskripsikan hasil validasi pengembangan vidio animasi,dan (3)Mengetaui ekfektifitas vidio animasi pembelajaran yang dikembangankan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode wawancara dan pengisian angket. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) evaluasi penggunaan media yang dilakukan oleh pakar media dan pakar material termasuk dalam klasifikasi yang sangat andal; 2) penerimaan dari peserta didik dan pendidik terhadap media pembelajaran yang baru dibuat sangat positif sehingga media dianggap sangat fungsional; 3) Tingkat dorongan pendidikan di antara kelas yang menggunakan media animasi (MA) melampaui kelas yang tidak menggunakan media animasi (TMA) pendidikan berbasis video animasi yang dibuat melalui model 4D telah terbukti valid, fungsional, dan efisien untuk tujuan pendidikan.
Pendidikan Global Di SD: Mengatasi Tantangan Lokal Dengan Pendekatan Internasional Aulia Argierta; Luvita Anggraini; Zahratul Jannah; Yuliana Damayanti; Risdalina, Risdalina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19817

Abstract

Di tengah cepatnya perubahan zaman, anak-anak Sekolah Dasar dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti makin pudarnya kecintaan terhadap budaya sendiri, keterbatasan dalam mengakses teknologi, serta rendahnya motivasi belajar dan pemahaman tentang dunia. Penelitian ini dilakukan untuk mencari tahu bagaimana prinsip dan praktik pendidikan global dapat diterapkan di sekolah dasar guna menjawab tantangan-tantangan tersebut. Dengan menggunakan metode studi literatur dari berbagai jurnal yang relevan, penelitian ini menemukan bahwa pendidikan global bisa menjadi jembatan penting dalam membentuk cara berpikir siswa yang lebih terbuka, memperkuat karakter, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Kesimpulannya, pendekatan pendidikan global yang berpijak pada nilai-nilai lokal dapat menjadi langkah nyata untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna bagi generasi muda.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN IPA TERPADU TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA RISDALINA, RISDALINA; YUSNAIDAR, YUSNAIDAR
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i4.2693

Abstract

Cognitive abilities are very important for students to master because they relate to students' way of thinking at various cognitive levels. The facts that occur in the field are that teachers only train cognitive abilities up to understanding level (C2), students' cognitive ability scores are low, and students are rarely involved in practical activities. For this reason, it is necessary to address how to improve students' cognitive abilities. The scientific approach and integrated science learning are considered to be able to improve students' cognitive abilities. Integrated science learning is science learning that is holistic and meaningful for students so that it is easier to understand. Apart from that, a scientific approach can be presented using experimental methods. Therefore, this research aims to determine the effect of the scientific approach in integrated science learning on students' cognitive abilities. This research uses a weak experimental design method, the one group pretest-posttest design type. The research was conducted at one of the state junior high schools in Bandung City with 25 class VII H students as samples. The research instruments used were pretest and posttest cognitive ability questions. The pretest and posttest results of students' cognitive abilities were analyzed using the paired t-test, obtaining a significance value of 0.0005 on sig. (2-tailed), this shows that the scientific approach in integrated science learning with the webbed model has a significant effect on increasing students' cognitive abilities. ABSTRAKKemampuan kognitif sangat penting untuk dikuasai oleh siswa karena berkaitan dengan cara berfikir siswa dalam berbagai tingkatan kognitif. Fakta yang terjadi di lapangan, guru hanya melatihkan kemampuan kognitif sampai level memahami (C2), skor kemampuan kognitif siswa rendah, dan siswa jarang dilibatkan pada kegiatan praktikum. Untuk itu perlu diatasi bagaimana untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Pendekatan saintifik dan pembelajaran IPA terpadu dianggap dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Pembelajaran IPA terpadu merupakan pembelajaran IPA yang holistik dan bermakna bagi siswa sehingga lebih mudah untuk dipahami. Selain itu pendekatan saintifik bisa disajikan menggunakan metode eksperimen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan saintifik dalam pembelajaran IPA terpadu terhadap kemampuan kognitif siswa. Penelitian ini menggunakan metode rancangan weak experimental tipe the one group pretest-posttest design. Penelitian dilakukan di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung dengan 25 orang siswa kelas VII H sebagai sampel. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal pretest dan posttest kemampuan kognitif. Hasil pretest dan posttest kemampuan kognitif siswa dianalisis menggunakan uji paired t-test didapat nilai signifikansi 0,0005 pada sig. (2-tailed), hal ini menunjukkan bahwa pendekatan saintifik dalam pembelajaran IPA terpadu model webbed secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan kognitif siswa.
ASPEK-ASPEK PENYEBAB KESULITAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Ervina Septiwi; Eko Kuntarto; Risdalina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 4 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i4.18807

Abstract

This research aims to describe the types of difficulties students face in writing poetry in fifth grade elementary school, the causes of these difficulties, and the strategies implemented by teachers to address students' challenges in writing poetry. This research was conducted at SD Negeri 110/I Tenam from August 9, 2024, to September 9, 2024. The researchers used a qualitative approach with a case study research type. The research respondents are the students of class VB and the teacher of class VB at SD Negeri 110/I Tenam. The data collection methods in this research are observation, questionnaires, and interviews. The results of this research reveal the types of difficulties students face in writing poetry, namely: difficulties in formulating ideas/themes, difficulties in arranging vocabulary, difficulties in creating figurative sentences, difficulties in using rhyme, and difficulties in the structure of poetry writing. The causes of students experiencing difficulties in writing poetry can be attributed to two factors: internal factors, which include a lack of understanding of poetry writing, insufficient language skills, a lack of practice in writing poetry, and a lack of motivation to write poetry. Meanwhile, external factors include conventional teaching methods, less engaging learning media, underutilization of libraries, and a lack of support from the family environment. The strategies implemented by teachers to address students' difficulties in writing poetry are: providing motivation to students, offering poetry writing exercises, and guiding students in learning how to write poetry.
MENINGKATKAN MOTIVASI PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV DI SDN 112/I PERUMNAS Ema Nur Amalia; Meideka Sapriani; Arrum Dwi Wahyuni; Risdalina; destrinelli
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.26871

Abstract

This study aims to improve students’ learning motivation in the Indonesian language subject through the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model supported by audio-visual media in grade IV at SDN 112/I Perumnas. The background of this research is the low level of student motivation, as indicated by a lack of interest, enthusiasm, responsibility, and satisfaction in participating in the learning process. This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of two meetings. Data were collected through observations based on five indicators of learning motivation. The results of the study showed a significant increase in students’ motivation after the implementation of the PBL model with audio-visual media support. In the pre-action stage, the average motivation was in the low category with a percentage of 49%. After the first cycle, it increased to 60.8% (moderate category), and in the second cycle, it rose to 81.25% (good category). The application of the PBL model encouraged students to be more active, interested, and responsible in learning activities, while audio-visual media helped enhance students’ understanding and interest in the subject matter. Thus, it can be concluded that the Problem Based Learning model supported by audio-visual media is effective in improving students’ learning motivation and is recommended as an innovative learning strategy for primary education.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS III SDN 186/I SRIDADI Aziza Maharani; Barokah, Tetty; Sari, Maya; Putri, Nadia; Risdalina, Risdalina; Destrinelli
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.26884

Abstract

This study aims to improve student learning activeness through the implementation of the cooperative learning model Team Games Tournament (TGT) in the subject of Natural and Social Sciences (IPAS) for Grade III students at SDN 186/I Sridadi. The research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 16 third-grade students. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The results showed that the implementation of the TGT model significantly increased student learning activeness. In Cycle I, student activeness was categorized as "low," with only 12.5% of students actively participating. After improvements were made in Cycle II, the number of active students increased to 87.5%, with overall activeness rated as "good." The TGT model, which integrates elements of games, teamwork, and competition, effectively created an engaging and collaborative learning environment that encouraged student participation. Thus, the TGT model proved effective as an alternative instructional strategy to enhance student engagement in IPAS lessons and other subjects at the elementary level.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH MATERI PENGURANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Khatimah, Husnul; Ananda, Niken; Salmanabila Pharsa, Azzahra; Risdalina, Risdalina; Destrinelli, Destrinelli
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.26907

Abstract

This study aimed to improve student engagement in mathematics learning by implementing the “Pulau Pengurangan” board game as a learning media through the Cooperative Learning Model, Make A Match type. The classroom action research was conducted in grade II of SDN 111/1 Muara Bulian during April–May 2025, consisting of two cycles, each with two meetings. Data were collected through observations based on three indicators: enthusiasm in learning, willingness to answer questions, and effort to solve problems. The results showed a significant improvement in students' learning activity. Initially, in the pre-action stage, engagement was only 46.88%. After implementing the action, it increased to 55% in Cycle I (meeting II), and finally reached 70% in Cycle II (meeting II). This study concludes that using the Pulau Pengurangan board game effectively enhances students’ active participation in mathematics learning.
Co-Authors Adelia Nur Thahira Ahmad Syarif Alfina Febrianti Alirmansyah, Alirmansyah Alya Firda, Dini Ananda, Niken Andi Gusmaulia Eka Putri Andre Pratama Sitepu Anggraini Saputri Angka Pratama, Muhammad Anjeliani, Silvi Ardya Syaqibilla Nadine Arrum Dwi Wahyuni Arsil Arum Sari, Sukma Asrial Assalwa Tazkiya. L Aulia Argierta Aulia Fitriana Adrian Aziza Maharani Barokah, Tetty Charenina Tsabitha Amanda Chatarina Umbul Wahyuni Chrilda Putri Abdi, Geby Desma Natalia, Mutia Destrinelli Destrinelli Desy Rosmalinda Dwi Wardhani, Na’imahtul Zakiyah Eka Sari, Lingga Eka. S, Rizki Eko Kuntarto Elizabeth Sitanggang, Cici Ema Nur Amalia Enjelina, Della Erlida Amnie Erlinda Amnie Ervina Septiwi Faizati umu Aimanah Falah, Andy Makarim Fatia Zulfa Nurhafifah Fatria Dewi Fitriana, Novita Gesta, Lara Hania Dwitri Fadhia Helisa Nia Anjani Husnul Khatimah Ifdah Aulia Ihsan Syah Putra Issaura Sherli Pamela Issaura Sherly Pamela J.M., Zareena Laisya Okta Preyera Lestari Ningsih, Wahidya Lingga Eka Sari Louisiana Muliawati Luvita Anggraini Mailani, Karitka Marites , Marites Del Prado Antonio Maya Sari Mayangsari, Puspitri Meideka Sapriani Melany, Sandrina Dwi MMSI Irfan ,S. Kom Muhammad fauzan Muhammad Sholeh Muhammad Sofwan Mukti, Rayi Arista Mutmainnah Mutmainnah Nabila Anastasya Nadia Putri Nadiatul Hikmah Nawang Anggi Rahmawati Negara, Melanie Cynthia Nopitasari, Nopitasari Novia, Novia Mahera Shafitri NOVITASARI Noviyanti, Silvina Nurcahyanti, Mei Nurjannah Pamela, Issaura Sherly Panjaitan, J. Manosortala Panjaitan, Mei Seven Putri Jayani Simbolon PUTRI WULANDARI Putriana Ramadhani Ramadani, Nofeni Ramadhini, Rizkya Rifda, Ridfa Afifah Rosdianah, Puput Tri Rozi, M. Fattur Ruliandari, Latifa Salmanabila Pharsa, Azzahra Saputra, M. Riski Sembiring, Rinawati Silvina Noviyanti Sintia Hepi Andini Siti Aisyah Siti Aminah Sofwan, Muhammad Sofwan Sri Harmuli Suci Hayati Suci, Suci Hayati SUSANTI Syafitri, Arini Syahrial Syahrial, Syahrial Tri Handayani, Nicky Ulfa Ramadhani valin, Valina Julia Cahyani Violita, Violita Zahyuni Viqri, Denada wirangga, ilham Wulan Dari, Wulan Yanti, Lusi Dwi Yantoro, Y Yuliana Damayanti Yuliani Cindiyana Putri yulieta, alya Yunizha, Thera Dies Yusnaidar Yusnaidar Yusnaidar, Yusnaidar Zahratul Jannah Zahyuni, Violita Zuwena Apdolipah