p-Index From 2021 - 2026
7.772
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Jurnal Penelitian Pendidikan An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari\'ah Jurnal Mitra Pendidikan Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Jurnal Basicedu FIKRAH AT-TA`DIB NISBAH: JURNAL PERBANKAN SYARIAH Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Al-Amwal BIOSFER : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah Al Maal: Journal of Islamic Economics and Banking Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Attadib: Journal of Elementary Education Kasaba: Jurnal Ekonomi Islam As-Syar'i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Mimbar Kampus Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Jurnal Basicedu YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains Concept: Journal of Social Humanities and Education KOLONI Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Indonesian Research Journal on Education An Nuqud: Journal of Islamic Economics Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah Jurnal Riset Sistem Informasi Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah At-Tadris: Journal of Islamic Education Al-Infaq : Jurnal Ekonomi Islam Fikrah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Mizan: Journal of Islamic Law
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH AMPAS TEH TERFERMENTASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI HIJAU PADA TANAH ALLUVIAL Dwi Estiani; DINI ANGGOROWATI; AHMAD MULYADI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ampas teh terfermentasi terhadap pertumbuhan dan hasil sawi hijau pada tanah alluvial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan empat ulangan dan masing – masing ulangan terdiri dari 3 sampel tanaman. Total dari seluruh sampel penelitian adalah 72 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah         t0 (tanpa ampas teh terfermentasi), t1 (200 g/polybag ampas teh terfermentasi),           t2 (400 g/polybag ampas teh terfermentasi), t3 (600 g/polybag ampas teh terfermentasi), t4 (800 g/polybag ampas teh terfermentasi), dan t5 (1.000 g/polybag ampas teh terfermentasi). Variabel pengamatan yaitu volume akar, luas daun, berat kering, jumlah daun dan berat segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ampas teh terfermentasi berpengaruh nyata terhadap volume akar, luas daun, berat kering, jumlah daun dan berat segar tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ampas teh terfermentasi berpengaruh baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Pemberian ampas teh terfermentasi t5 (1.000 g/polybag ampas teh terfermentasi) adalah dosis yang terbaik  untuk pertumbuhan dan hasil sawi hijau pada tanah alluvial. Kata Kunci : Alluvial, Ampas Teh Terfermentasi, Sawi Hijau
SEX RATIO, GROWTH PATTERN, AND REPRODUCTIVE POTENTIAL OF THE BEARDLESS BARD (ANEMATICHTHYS APOGON) FROM THE TELABANG RIVER IN THE SUBAH VILLAGE TAYAN HILIR SANGGAU RECENCY sofia yunita; widadi padmarsari soetignya; ahmad mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31972

Abstract

ABSTRACT The beardless barb (Anematichthys apogon) is one of the dominant fish species in the Telabang River, Subah Village, Tayan Hilir, Sanggau Regency. However, there is little biological information, one of the important aspects of reproduction to help plan fisheries management. The main objective of this study was to determine some aspects of the reproductive biology, namely sex ratio, growth pattern, and fecundity. Biweekly sampling was conducted by using purposive sampling method from Juli to September 2018. The result showed that significant sex ratio was 2,2 : 1 (male : female). The significant different of sex ratio from the total length structure are fish measuring 60-69, 70-79, 80-89, 100-109, 110-119, and 120-129 mm. The relationship of total length and total weight was showing positive allometric of growth pattern for males (b = 3,44) and the combination of males and females (b = 3,41), meanwhile found the isometric pattern of growth for females (b = 3, 07). The total fecundity was about 430-1.703 eggs and relative fecundity is about 42 to 199,65 eggs/gram total weight of fish. The relationship between total fecundity with length and total weight showed that total fecundity had no relationship to the length and total weight of the beardless bard.  iiKeyword : Reproductive Biology, Fecundity, Allometric, Isometric.
erdahermwan@gmail.com Erda Hermawan; Ahmad Mulyadi; Sri Rahayu
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36509

Abstract

ABSTRACTInformation about the stock of mangrove crabs (Scylla tranquebarica) in West Kalimantan is still very minimal, especially in Kubu Village, Kubu District. The purpose of this study is to estimate the stock of S. tranquebarica the catch of the fishermen from the Village of Kubu sub-District, Kubu Kubu Raya District of West Kalimantan Province. The method used for sampling was the Census method in which the samples to be observed were all the catch of mangrove crabs in 2 (two) collectors in Kubu Village. Sampling of S. tranquebarica was carried out at once time interval in biweekly for 4 (four) months. This study was conducted in September-December 2018. Based on the results of the study, S. tranquebarica which was caught during the study were 413 crabs, in which male crabs were caught of 301 crabs and female crabs of 112 crabs. The distribution of the frequency width of the carapace of male crabs observed ranges from 95-60 mm with a weight of 185-1279 grams, while the females range from 100 to 150 mm and the weight of the 214-962 grams. The relationship of the width and the weight of S. tranquebarica male is allometrik positive, the female is isometric. The width of the asimptotik (L∞) S. tranquebarica males 242 mm, females 165 mm, coefficient of growth (K) male 0.15 per year, the female 0,39 per year. The natural mortality of males 0.236 females 0.492 male arrest mortality of 0.421 females 0.483. The exploitation rate of male crabs is 0.640 per year while females are 0.495 annually which means that males crabs have been over-exploited while females have not been over-exploited. Keywords: Stock estimation, Scylla tranquebarica, Width and weight relationship  
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH PADA BERBAGAI MACAM KOMPOSISI MEDIA SECARA HIDROPONIK MUHAMMAD RUSLI; DINI ANGGOROWATI; AHMAD MULYADI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22408

Abstract

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAHPADA BERBAGAI MACAM KOMPOSISI MEDIA SECARA HIDROPONIKMuhammad Rusli 1), Dini Anggorowati 2), Ahmad Mulyadi 2)1) Mahasiswa Fakultas Pertanian dan 2) Dosen Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dan mengetahui komposisi media tanam yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah secara hidroponik. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 13 april sampai 11 juni 2017, penelitian dilaksanakan di Jalan Tanjung Raya 1, Kecamatan Pontianak Timur. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf α = 5%. Perlakuan terdiri dari 6 taraf yaitu (A= 100% media arang sekam, B= 80% arang sekam : 20% cocopeat, C= 60% arang sekam : 40% cocopeat, D= 40% arang sekam : 60% cocopeat, E= 20% arang sekam : 80% cocopeat dan F= 100% media cocopeat) dan perlakuan ini diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah secara hidroponik, komposisi media 40% arang sekam : 60% cocopeat merupakan komposisi media yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah secara hidroponik. Kata Kunci: Komposisi Media, Bawang Merah, Hidroponik
THE DIVERSITY OF HAULS OF TRAWL FISHERMEN ON FISH DISEMBARKATION IN MUARA KAKAP DISTRICT OF KUBU RAYA WEST KALIMANTAN Joko Apriyadi; Ahmad Mulyadi; Sri Rahayu
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.36505

Abstract

ABSTRACT It has been widely known that the Indonesian enormous fish diversity has reached over 300 species of both breams and sea breams (DKP, 2007). The diversity itself, based on LIPI (2010) has contained about 4000-6000 species all over the territorial waters. There are over 2917 species of breams identified in South East Asia (Kottelat et al 1993). This study is aimed at investigating the diversity of species of hauls of the trawl fishermen on fish disembarkation in Muara Kakap. The method of the study is purposive random sampling with random interviewee. The data was collected as primary and secondary data. The primary data was the fishermen hauls including the number and type. The secondary data was the number of regular hauls, annual hauls, decreasing hauls, the caught-hauls data from Marine and Fisheries Office of West Kalimantan Province as well as the data of rainfall and tide from BMKG. This study was conducted on March until May 2019. Based on the research findings, obtained 26 species of 21 families. 5 species of daily hauls are gelame ketupat (Nibea soldado), ikan selangat (Anodotosma chacunda), ikan gelame bungketo (Pennahia anea), ikan belanak (Mugil dussumieri). The biggest of family Scianidae were found 3 species while Lutjanidae 2 species. The diversity index during the study (H’) was 2,47 classified as average while domination index (C) was 0,12 which means none of the species are dominating. Keywords: Species Composition, District, Scianidae, Lutjanidae
THE EFFECT OF SLUDGE ON GROWTH AND YIELD OF PLANT EGGPLANT ON ALLUVIAL SOIL SITO PAULUS; Henny Sulistyowati; Ahmad Mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25356

Abstract

This research aims to obtain the best dose of sludge on the growth and yield of plant eggplant in alluvial soil. The research was conducted at Parit Haji Husin 1 street, Sejahtera narrow street, Bangka Belitung Laut Village, Pontianak Southeastern District, Pontianak City for about 4 months starting from March 18th until July 7th, 2017. The design used in this research was Completely Randomized Design consisting of five treatment dose of sludge, four replicates, and four sample plant. The treatment in mean here is 180 g sludge/polybag, 540 g sludge/polybag, 900 g sludge/polybag, 1.260 g sludge/polybag, and 1.650 g sludge/polybag. The variables observed in this research is height plant, volume roots, weight dry plant, amount of fruit plant, weight fruit per plant, weight per fruit, length fruit, and diameter of fruit. The research results show that sludge influential real to height plant, weight dry plant, and length fruit, and influential not real to volume roots, amount of fruit plant, weight fruit per plant, weight per fruit, and diameter of fruit. Based on the result of the research it can be concluded that the giving of sludge with dose of 900 g/polybag or equal to 25 ton/ha is an dose effective for the growth and yield of plant eggplant in alluvial soil.
Keanekaragaman Jenis Ikan Hasil Tangkapan Bagan Tancap Di Pulau Penata Kecil Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang Syukur Adnan; Inpurwanto Inpurwanto; Ahmad Mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i3.40528

Abstract

Pulau Penata Kecil merupakan salah satu pulau kecil yang terdapat di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang, Pulau ini memiliki luas ±60,7Ha dan di huni oleh penduduk musiman sebanyak ±250 jiwa. Pulau Penata Kecil memiliki potensi perikanan pelagis yang cukup tinggi, kondisi yang demikian mengundang masyarakat nelayan untuk memanfaatkan sumberdaya tersebut, Salah satu alat tangkap yang digunakan nelayan untuk menangkap ikan pelagis kecil adalah bagan tancap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis, indeks keanekaragaman dan indeks dominansi ikan hasil tangkapan bagan tancap di Pulau Penata Kecil Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan menggunakan 6 buah bagan tancap, pengambilan sampel dilakukan dengan waktu hauling berbeda yaitu sebelum tengah malam dan sesudah tengah malam berdasarkan jarak bagan tancap dari bibir pantai. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh 16 spesies yang dikelompokan menjadi 14 famili, dan jenis ikan terbanyak di dominasi oleh familia Carangidae sebanyak 3 spesies dan ikan yang sering tertangkap selama penelitian adalah teri (Stelephorus indicus), ikan selar kuning (Selaroides leptolepis), dan ikan petek (Gazza dentex). Indeks keanekaragaman stasiun 1-3 berturut-turut 0,93, 0,92, 0,92 dan secara keseluruhan stasiun di peroleh nilai yaitu 0,87 yang dikategorikan tinggi dan indeks dominansi pada stasiun 1-3 berturut-turut 0,06, 0,07, 0,07 dan secara keseluruhan stasiun diperoleh nilai yaitu 0,12 yang dikategorikan rendah atau tidak ada jenis yang mendominasi. Kata Kunci : Komposisi jenis, Indeks Kenaekaragaman, dan Indeks Dominansi
Inventory And Characterization natural Orchid in Riam Nyalo, Ongkol Padang village, Landak District Julius Serendifity; Chairani Siregar; Ahmad Mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3992

Abstract

Inventory and Characterization of natural Orchid is an activity in order to assess whether or not the existence of orchids and identify important traits of high economic value or which is the identifier of orchids. Characterization activity on orchids do with character, stem, leaves, flowers, and roots that include shape, texture, color and size. Quantitative characters observed were the size of stems, leaves, flowers. Qualitative characters include color, texture and shape of the stem, leaves and flowers. Orchid is a very potential biological plant. Flower, nicknamed the wilderness germ is the most diverse flowering plants, good color and shape. The diversity of orchids that are in West Kalimantan gradually become extinct and scarcity of some species. Rescue effrts to is necessary. The aim of this study was determine the species and characterization of Natural orchid contained in the Riam Nyalo Ongkol Padang village, Landak District the method be used are be by exploring the whole region of 30 hectares, and puposive sampling technique. The Result found 18 species natural orchid. Keywords: Inventory; Characterization; Natural Orchid; Landak District
PENGARUH KOSENTRASI BIO-URIN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN PADA TANAH GAMBUT Sutrisno Sutrisno; Ahmad Mulyadi; Sri Rahayu
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi bio-urin sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman. Perlakuan sebagai berikut: u0= tanpa bio-urin, u1= konsentrasi 2,5% , u2= konsentrasi 5,0%, u3= konsentarsi 7,5% dan u4= konsentrasi 10%. Variabel pengamatan meliputi: kehijauan daun, luas daun, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, panjang buah dan diameter buah. Pemberian bio-urin berpengaruh pada hasil tanaman mentimun baby yaitu pada jumlah buah per tanaman dan dengan pemberian bio-urin sapi konsentrasi 2,5% per tanaman merupakan dosis yang terbaik terhadap hasil mentimun baby pada tanah gambut.       Kata kunci : Gambut, Konsentrasi Bio-Urin Sapi, Mentimun Baby      
RESPON TANAMAN KAILAN TERHADAP APLIKASI ABU KULIT KOPI DI TANAH GAMBUT Ahmad Nurdin Siregar; Rahmidiyani Rahmidiyani; Ahmad Mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman kailan terhadap aplikasi abu kulit kopi di tanah gambut dan mengetahui dosis abu kulit kopi terbaik untuk meningkatkan produksi kailan. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Waktu penelitian dilaksanakan selama 10 minggu. Penelitian dimulai pada tanggal 8 Mei 2014 sampai 15 Juli 2014. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan abu kulit kopi yang diulang sebanyak 4 kali, setiap ulangan terdiri dari 3 sampel sehingga tanaman seluruhnya berjumlah 72 tanaman.   Perlakuan yang dimaksud adalah A0 = tanpa pemberian abu kulit kopi, A1 = pemberian dengan dosis 120 g/polybag,  A2 = pemberian dengan dosis 180 g/polybag, A3 = pemberian dengan dosis 240 g/polybag, A4 = pemberian dengan dosis 300 g/polybag, dan A5 = pemberian dengan dosis 360 g/polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pH tanah setelah inkubasi, volume akar (cm3), jumlah daun (helai), jumlah klorofil (Spad Unit), luas daun (cm2), berat segar tanaman (g), dan berat kering tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan aplikasi abu kulit kopi memberikan peningkatan terhadap pH tanah tetapi tidak memberikan peningkatan terhadap volume akar, jumlah daun, jumlah klorofil, luas daun, berat segar dan berat kering tanaman. Dosis 120 g/polybag merupakan dosis efektif penggunaan abu kulit kopi di tanah gambut.   Kata kunci : Abu kulit kopi, Kailan, Tanah gambut.
Co-Authors ., Bahagia Abd. Ghofur Abdilah, Muhammad Rai Abdul Karim Halim Abduloh, Fauzan Ridho Abrista Devi Adhiningsih, Salfania Rahmatul Ahmad Nurdin Siregar Ahmad Shobari Ahmad Sobari Aisya, Tsania Nurma Aldeana Meliani Andry Kurniawan Anita Rahayu Annisa Yuliawati Arhab, Muhammad Fawwazul Arhab Ari Arian Taga Arian Taga Ariyanti Ariyanti Ayi Abdurahman Sayani Bahagia Bahagia Bahagia Bahagia Bahrum Subagiya Bunga Nur Fauziyah Chairani Siregar Chodidjah Makarim Diana Rizky Lubis Dila Luthfiatussa’dyah Dini Anggorowati Dwi Estiani Dwi Noviani Eep Syaepulloh Endin Mujahidin Erda Hermawan Ersi Ersi Fachrudin Majeri Mangunjaya Fadinda Nurhaliza Fahmi Irfani Fajar Royan Safarullah Fanny Akmal Fathir Farhan Dwi Aditya Farhan Maulana Fatikhah Fatikhah Fauziyah, Bunga Nur Fenti Fenti Fikri, Muhammad Zul Firdaus, Intan Nourmalena Fitri Nurul Fauziah Hafiz Maulana Muttaqin Hakiem, Hilman Hakiem, Hilman Hasbi Indra Hayatun Nupus, Syifa Henny Sulistyowati Hidayah Baisa Hilman Hakiem Hilman Hakim Hilmin Hilmin Hofi, Abdul Husna, Miftahul Ibdalsyah Ibdalsyah Iin Nuryani Ikhwan Hamdani Ikwan Hamdani Ilham Saputra Imam Muaziz Indry Nirma Yunizul Pesha Inpurwanto Inpurwanto Isnaini Lailatul Rohmah Joko Apriyadi Julius Serendifity Khaerun Nisa Khaidir Fadil Kharisma, Mahesa Rana Kholil Lil Nawawi KRISTOTRI SUDARTO GULTOM Lisnawati , Santi Lula Akmal Afifah Mamed Hilman Hakim Mangunjaya, Fachrudin Majeri Marlian Arif Nasution Mar’ie Muhammad Meilisa Sajdah Mimi Halimah muchri insiardi Muham Mamed Irsyad Muhammad Fadil Muhammad Ihsan Ar-Rofie Muhammad Irsyad Muhammad Julian Muhammad Rai Abdilah Muhammad Rusli Muhammad Zul Fikri Mulisin, Sofian Mulki, Muhammad Ilham Maulana Mutia Irmayanti Nabila Maharani Najibah, Rifdah Nida Hafia Noor Isna Alfaien Nurdiana Fitri Arifah Nurfahmi, Rizka Ilhami Nurgilang, Yayu Siti Nurul Ismailiah Oking Setia Priyatna Oktariani, Nadia Pesha, Indri Pesha, Indry Nirma Yunizul Priyatna, Oking Setia Purnama Purnama Putra, Ari Andika Rabiatul Adawiyah Rahmadani Rahmadani Rahmidiyani Rahmidiyani Randi Sutandi Ratna Purnama Sari Ratna Purnama Sari Reni Sinta Dewi Resmi Windarwati Retno Triwoelandari Reza Fauzi Ikhsan Rifka Nurul Izzah Rika Paujiah Rinienta Andiani Risma Nur Maulidya Rismaningsih, Siswi Salati Asmahasanah Salfania Rahmatul Adhiningsih Salsabila Hasibuan Saniatul Hajiah Siregar Saniatul Hajiah Siregar SANTI LISNAWATI Sayani, Ayi Abdurahman Sholatiah Hannum Siregar, Saniatul Hajiah SITO PAULUS Sofia Yunita solihah, siti alis Sri Rahayu SRI RAHAYU Suhandi, Tjetjep Supandi, Gurnita Abi Sutisna Sutisna Sutisna Sutisna Sutisna Sutisna Sutrisno Sutrisno Suyud, Suyud Syaepulloh, Eep Syahid Madalena Syahrudin . Syahrudin Syahrudin Syarifah Gustiawati Syarifah Gustiawati Syarifah Gustiawati Mukri Syukur Adnan Teguh Gunawan Timbul Surya Akbar Lubis Tjetjep Suhandi Tohir Solehudin Triwoelandari, Retno Ulfat Ahmad Nurlette Wanda Natasya Putri Drajat WIDADI PADMARSARI SOETIGNYA Yayu Siti Nurgilang Yono Yono Yono, Yono Yusuf Ibrahim Zakiyah Rangkuti