Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBUATAN SABUN BATANG DARI MINYAK JELANTAH SEBAGAI UPAYA MENANGANI MASALAH LIMBAH RUMAH TANGGA DI DESA PENYASAWAN KECAMATAN KAMPAR KABUPATEN KAMPAR RA, Sayyidina Abdul Qabidhi; Tanjung, Yuliza Virliansyah; Addilah, M. Fikri; Ramadhanita, Ramadhanita; Akram, Muhammad; Mutawakkil, M. Mufid Al; Mariska, Refi; Faza, Farzana Fakhira; Fatihaturrahma, Annisya; Anggriani, Rara Dewi; Syawal, Henni
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 4 No. 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berkembangnya zaman, jenis makanan juga semakin beragam. Terutama makanan yang diolah dengan cara digoreng sehingga banyak menghasilkan minyak goreng bekas. Minyak goreng bekas (minyak jelantah) sering dipakai secara berulang atau dibuang begitu saja ke tanah/saluran pembuangan saat tidak bisa digunakan lagi. Hal ini dapat berdampak buruk pada lingkungan sekitar dan jika dilakukan secara terus menerus akan minimbulkan dampak negatif bagi kelangsungan kehidupan manusia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya penggunaan minyak jelantah secara berulang dan bahaya membuang minyak jelantah terhadap lingkungan serta solusi untuk menanggulanginya, yaitu dengan mengolah minyak jelantah menjadi sabun. Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK di Desa Penyasawan, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar. Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 26 juli s/d 10 Agustus 2022. Kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan, sosialisasi, demo pembuatan sabun, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa para peserta sangat antusias dan menyimak selama proses berlangsung, hal ini dilihat dari banyak pertanyaan dan tanggapan dari peserta terkait kegiatan ini. Setelah kegiatan ini berlangsung diharapkan masyarakat akan semakin sadar dengan bahaya penggunaan mijel dan bisa memanfaatkan mijel menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Pengembangan Jiwa Aquapreneurship dalam Usaha Budidaya Ikan Hias pada Kelompok “Duta Guppy” untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Warningsih, Trisla; Syawal, Henni; Zulkarnain, Zulkarnain; Nuraini, Nuraini; Irsya, Habib; Pertiwi, Zuwini
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.6.1.66-70

Abstract

Aquapreneurship adalah wirausaha yang bergerak dibidang budidaya perikanan. Duta Guppy merupakan kelompok kewirausahaan yang bergerak dalam bidang budidaya ikan hias yang diketuai oleh Dimas Gusriansyah. Kelompok Duta guppy memiliki indukan dewasa sebanyak 10 pasang, indukan remaja sebanyak 50 pasang. PKM ini bertujuan untuk mengembangkan jiwa aquapreneurship dalam budidaya ikan hias pada kelompok “Duta Guppy” sehingga meningkat skill dan keterampilan serta inovatif dalam berwirausaha. Pada kegiatan ini menghadapi beberapa tantangan utama, termasuk tingkat kematian benih yang tinggi, keterbatasan wadah pemeliharaan, serta teknik pemasaran dan pengelolaan keuangan yang masih sederhana. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim PKM melaksanakan serangkaian pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada manajemen penanganan penyakit, manajemen usaha, cara pembuatan proposal, serta pembukuan usaha. Pelatihan yang diberikan mencakup pembuatan proposal untuk pendanaan, pemanfaatan jamu fermentasi untuk kesehatan ikan, dan manajemen kelompok serta motivasi usaha. Sebagai bentuk dukungan konkret, tim juga memberikan bantuan berupa rak display akuarium untuk meningkatkan presentasi produk dan daya tarik visual dalam pemasaran. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra dalam mengatasi gangguan pada ikan dan kemampuan membuat proposal untuk bantuan pembiayaan.
Budidaya Ikan Lele (Clarias sp.) dengan Sistem Bioflok Kusai, Kusai; Warningsih, Trisla; Syawal, Henni; Diharmi, Andarini; Iriani, Dian; Putra, Sanjaya Mandala; Oktavianti, Mila; Heriyanti, Heriyanti; Siregar, Cici YP
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Bioflok adalah salah satu dari sekian banyak strategi pemeliharaan yang diterapkan untuk meningkatkan produktivitas ikan lele. Teknologi Bioflok pada kegiatan ini berupaya untuk menekan konsumsi air yang dibutuhkan selama budidaya, menekan kuantitas limbah yang dihasilkan, serta meningkatkan produktivitas ikan lele yang dihasilkan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang mendalam terkait budidaya ikan. Pemahaman yang lebih baik mengenai budidaya ikan lele serta meningkatkan kemampuan produksi. Metode kegiatan ini dimulai dengan perencanaan, pelaksanaan, refleksi, laporan serta pendampingan dan evaluasi kegiatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah budidaya ikan lele dengan sistem bioflok dapat mengembangkan skill yang berkaitan dengan kewirausahaan berbasis perikanan seperti budidaya ikan, pengolahan produk perikanan, pengemasan produk serta manajemen pemasaran produk perikanan tersebut. Budidaya Lele sistem bioflok merupakan inovasi baru yang memiliki keunggulan dapat diterapkan di lahan yang sempit serta dapat mengolah air limbah secara biologis.
BUDIDAYA CACING SUTRA (Tubifek sp) SEBAGAI MAKANAN LARVA IKAN Nuraini, Nuraini; Nasution, Syafruddin; Tanjung, Afrizal; Syawal, Henni
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 1 No. 1 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan 10 Mei – 25 Juli 2019 di Balai Benih Ikan Ryan Farm, Limbungan Rumbai yang diikuti oleh petani ikan, mahasiswa kukerta terintegrasi dan tim pengabdian yang berjumlah 20 orang. Tujuan Kegiatan Pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani ikan tentang budidaya cacing sutra, sehingga tidak tergantung lagi kepada musim di alam. Sedangkan manfaatnya diharapkan dengan pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh oleh peserta maka dapat memanfaatkan unit pembenihan Ryan Farm untuk pengembangan budidaya cacing sutra sampai memproduksinya akibatnya tentu produksi larva ikan dapat meningkat yang akhirnya dapat meningkatkan income bagi masyarakat setempat. Kegiatan praktek budidaya cacing sutraini dilakukan langsung oleh para peserta. Dimulai dengan praktek pembuatan media cacing sutra kemudian dilanjutkan dengan budidaya cacing sutra diwadah baskom tahu ukuran 35x28x11 cm selama 3 minggu. Hasil yang diperoleh adalah setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan maka berdasarkan kuisioner yang diajukan ternyata terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat petani ikan tentang budidaya cacing sutra 90% sedangkan setelah dilakukan budidaya cacing sutra selama 3 minggu maka diperoleh cacing sutra seberat 109 g/wadah. Permasalahan yang ditemui selama praktek adalah tumbuhnya populasi cacing darah di wadah media budidaya cacing sutra.
Pencegahan Penyakit Motile Aeromonas septicemia pada Ikan Jambal Siam (Pangasianodon hypophthalmus) menggunakan Larutan Kulit Nanas (Ananas comosus) Ulandari, Ulfa; Syawal, Henni; Lukistyowati, Iesje
South East Asian Aquaculture Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seaqu.2.2.68-77

Abstract

Pencegahan Motile Aeromonas Septicemia pada jambal siam (Pangasianodon hypophthalmus) dapat dilakukan dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh ikan dengan larutan kulit nanas (Ananas comosus). Penelitian dilakukan pada Oktober 2021-Februari 2022 di Laboratorium Penyakit Ikan dan Parasit, Departemen Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Perlakuan yang digunakan adalah Kn: Kontrol negatif (tanpa perendaman dalam larutan nanas dan tidak diuji terhadap  bakteri Aeromonas hydrophila, Kp: Kontrol positif (tanpa perendaman dalam larutan nanas tetapi bakteri A. hydrophila yang ditantang, P1: perendaman ikan siam jambal dengan larutan kulit nanas pada dosis 1600 ppm dan challenge diuji dengan bakteri A. hydrophila, P2: perendaman ikan siam jambal dengan larutan nanas pada dosis 1600 ppm dan tantangan diuji dengan bakteri A. hydrophila, P3: perendaman ikan jambal siam dengan larutan nanas pada dosis 2000 ppm dan ditantang dengan  bakteri A. hydrophila. Dosis terbaik larutan kulit nanas adalah 1800 ppm, yang ditunjukkan dengan total eritrosit 252,17 x 104 sel/mm3, kadar hemoglobin 9,73 g/dL, nilai hematokrit 39,00%, sintasan 96,67% dan kualitas air selama suhu penelitian berkisar antara 27,6-28,3oC, pH 6,3-8, DO 3,42 – 4 mg/L, dan NH3 0,01-0,02 mg/L
Sensitivity of Terminalia catappa L. Toward Aeromonas hydrophila Purba, Andre Manusun; Riauwaty, Morina; Syawal, Henni
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 25 No. 2 (2020): June
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.25.2.166-122

Abstract

Terminalia catappa is commonly present in tropical area and its can be used for increasing pH in fish culture and it also be used as disinfectant. The aimed of this study was to obtain a dose of T. catappa leaf solution which was able to inhibit the growth of Aeromonas hydrophila. This research was conducted from April to August 2019, at the Laboratory of Parasites and Fish Diseases, Department of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine, Riau University. The method used in this study is an experimental method, namely disk diffusion KIRBY-BAUER to see the sensitivity of T. catappa leaf solution against A. hydrophila. The Kirby-Bauer method uses a 6 mm diameter blank disk, to reduce the level of error, then it is repeated three times. The treatments applied were K: Control (Oxytetracycline) at a dose of 30 µg / disk, P1: Giving T. catappa leaf solution 100% dose, P2 (90%), P3 (80%), P4 (70%), P5 (60%) , P6 (50%), P7 (40%), P8 (30%), P9 (20%), P10 (10%) P11 (9%), P12 (8%), P13 (7%), P14 (6%), P15 (5%), P16 (4%), P17 (3%), P18 (2%), P19 (1%). The results showed that the T. catappa leaf solution was able to inhibit the growth of A. hydrophila bacteria at doses of 100-2% with inhibitory zone diameters of 13.9-6.5 mm.
Erythrocyte Profile of Pangasius hypophthalmus Feed with Rhizophora Apiculata Leaf Extract and Maintained in Net Cages Zissalwa, Fricilia; Syawal, Henni; Lukistyowati, Iesje
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 25 No. 1 (2020): Februari
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.25.1.70-78

Abstract

Rhizophora apiculata leaf extract has benefits as an herbal supplement that can be added to feed, because it have componds like flavonoid, tannins, saponins, terpenoids, and steroids that can improve the health of jambal fish (Pangasius hypophthalmus). This research was carried out in August to October 2019. The aim of the research was to obtain the best dose of R. apiculata leaf extract added to feed to improve the health of jambal fish as seen from total erythrocytes, hemoglobin levels, hematocrit levels, and erythrocyte morphology. The method was used an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) one factor of four treatment levels consisting of P0: without the addition of extracts; P1: (1.5 mg/kg); P2: (1.7 mg/kg); and P3: (1.9 mg/kg) and repeated three times so that it takes 12 units of the experiment. Maintenance is carried out for 60 days in cages net with a size of 1x1.5x1 m3 out three times, at the beginning of maintenance, 30th day, and 60th day. The best dose was in the P2 treatment (1.7 mg/kg) seen in total erythrocytes 2.57x106 cells/mm3, hemoglobin level 13.13 g/dL, hematocrit value 38.43%, absolute weight growth 38.93 g, survival rate 97,33%, and showed normal erythrocyte morphology, it was supported by water quality during the reasearch such as DO 6.4-6,9 mg/L, pH 6.1-6.8, temperature 28.2 29.50C, and ammonia 0.04-0.08  mg/L. The Blood tests were carried.
Description of Leukocytes Pangasius hypophthalmus which is Fed with Extracts of Mangrove Leaf (Rhizophora apiculata) and Maintained in The Floating Cages Rahmadona, Zikra; Syawal, Henni; Lukistyowati, Iesje
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 25 No. 1 (2020): Februari
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.25.1.79-87

Abstract

Mangrove leaves (R.apiculata) contain flavonoid compounds, terpenoids, steroids, saponins, and tannins which function as antibacterial and can improve fish health. This research was carried out in August to October 2019. This research purpose was to know the proper dose of mangrove leaf (R. apiculata) added to the feed to improve fish health as seen from total leukocytes, leukocyte differentiation, and phagocytic activity of P. hypophthalmus. The method in this research was the experimental method using the Completely Randomized Design (CRD) with one factor, four treatment levels and three times replication, so that it takes 12 units of experiments. The treatments were P0 (feed without additional extract R. apiculata), P1, P2, and P3 feed which were given extract R. apiculata at a dose of 1,5 mg/kg, 1,7 mg/kg and 1,9 mg/kg of feed. The fish used is P. hypophthalmus size 8-10 cm with a stocking density of 50 fish/m3. Feeding three times a day at 08.00, 12.00, and 17.00. Blood testing was performed three times, namely the beginning of the 1st, 30th, and 60th day of maintenance. The results showed that the addition of extract (R. apiculata) into the feed had a significant effect on total leukocytes, leukocyte differentiation, phagocytic activity, survival rate and growth of absolute weight of P. hypophthalmus. The best dose is 1,7 mg/kg of feed with total leukocytes 11,17x104 cells/mm3,  lymphocytes 84,33%, neutrophils 6,67%, monocytes 9,00%, phagocytosis activity 35,00%, survival rate 97,33%, and absolute weight growth of 38,93g. 
Hematology and Physiology of Striped Catfish (Pangasianodon hypophthalmus) with the addition of guava leaf extract (Psidium guajava L) Pohan, Ilham Fajri; Riauwaty, Morina; Syawal, Henni
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 29 No. 3 (2024): October
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.29.3.367-374

Abstract

Striped catfish (Pangasianodon hypophthalmus) is a widely cultivated type of superior food fish. Intensive cultivation of catfish can cause disease. Feeding striped catfish with guava leaf extract is expected to reduce stress, which can be seen in striped catfish's hematological and physiological conditions. This research aims to obtain a dose of guava leaf extract (Psidium guajava L) to improve the health of striped catfish. The method used in the study was an experimental method that applied a one-factor, Completely Randomized Design (CRD) with five treatment levels. The treatment used was without adding guava leaf extract (P0); P1, P2, P3, and P4 with doses of 25, 50, 75, and 100 mL/kg feed, and all treatments were tested against Aeromonas hydrophila. The fish used in this research were 250 striped catfish seeds measuring 6-8 cm and kept for 45 days. Feeding with the addition of guava leaf extract at a dose of 75 mL/kg of feed had an influence on the hematological and physiological profile of post-challenge catfish, such as total erythrocytes of 2.40x106 cells/mm3, hematocrit 35.66%, hemoglobin levels 9.61 g/dL, total leukocytes 10.54x 104 cells/mm3, blood glucose levels of 78.00 mg/dL and phagocytic activity 35.66%. Absolute weight growth 17.76 g, feed efficiency 41.07%.
Identification of Pathogenic Bacteria in Cyprinus carpio Reared in Floating Cages Pardamean, Erikson Sahala; Syawal, Henni; Riauwaty, Morina
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 26 No. 1 (2021): February
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.26.1.26-32

Abstract

Pathogenic bacteria is disease causing microorganisms that can attack fish and can cause mass death in cultured fish. The purpose of this study was to identify the types of pathogenic bacteria Cyprinus carpio that were reared in floating cages. This study used a survey method that is purposive sampling and the fish sample were obtained from, PLTA Koto Panjang. the fishes were identified in the Fish Parasite and Disease Laboratory, Fish and Marine Faculty, University of Riau. Fish samples used were 15-20 cm goldfish totaling 12 tails with 3 times taken from 4 different cages. The kidneys organ were examined and to find out the type the bacteria. Result shown identified of pathogenic bacteria consist of 3 types of bacteria namely Aeromonas sp., Pseudomonas sp., and Edwardsiella sp. Water quality during the study was Temperature: 27-300C, pH 6-7, DO 3.67-4.28 ppm, and ammonia 0.048-0.64 mg/L.
Co-Authors Abdul Alif Abdul Alif Addilah, M. Fikri Adelina ' Adelina, Adelin Afra Azizah Afrina Putri Afrizal Tanjung Alfian ' Alfinda, Rudi Alif, Abdul Amraini Fitri Anang Widarsa Andarini Diharmi Anderson.s, Roi Andesra, Andesra Andi Almer Farrand Noor Andre A Saragih, Andre A Andre Manusun Purba Anggriani, Rara Dewi Angraika Dirta Annisa Dwi Putri Anugrah, Rio Persal Anzila Rizki W Muharram Aprianti, Rahma Asmika Harnalin Simarmata Athif Amirah Elza Atika Talitha Erman Atria Martina Azizah, Afra Cerlina, Maya Chandra Chandra Chania Arnata Christin Natalia Cici Adliana Darfia, Novreta Dea Switzelin H Destriman Laoli Devy P Lumban Gaol Dian Fitria M Dian Iriani Dian Puspitowati Dicky Azwar Lubis Dinar Mey Jasika H Diva, Farhah Dwi Indah Fransiska Elfira Stefani Priska Eni Sumiarsih Erikson Sahala Pardamean Etri Nopilita Faira Yovanie Fandi Rahmat Farkhan, Mochammad Farrand Noor, Andi Almer Fatihaturrahma, Annisya Fauzi Ahmad Lubis Faza, Farzana Fakhira Fazira, Meisya Amanda Febi Nabila Feri Julianto Fitria Sufriyani Fransiska, Dwi Indah Fricilia Zissalwa Gaol, Devy P Lumban Ginting, Kiki Dirgantara Gunawan B S Gusriansyah, Dimas Hafil Kurnia Tama Hasbullah Zakky Hasugian, Sampang Hotramadi Herdini , Herdini Herianti Rambe Heriyanti Heriyanti, Heriyanti Herparinda Novita Husna, Hidayatul Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Iesje Lukstyowati Iesje Lukystiowati Ilham Fajri Pohan Iman, Khasan Nur Ipa, Adha Irma Yunita Irsya, Habib Irwan Effendi Iskandar Putra Isma, Muhammad Fauzan Isna Sudirman Isna Sudirman Isnaini Lidya Rizki Jampil, Tirta Herlis Jan Stepfely Simanjuntak Jaya Maruli Tamba Juniarty Manurung Juwita Lestari Karnila, Rahman Karnila Khairia, Khairia Kiky Dirgantara Ginting Kurniawan, Ahmad Juli Kusai, Kusai Latifah Hannum Lase Lestari, Rona Luksityowati, Iesje Luskityowati, Iesje M Riswan M Zaky Ditiya Putra M. Riswan M. Yanda, M. Yanda Manurung, Juniarty Mariana Lumban Tungkup Mariska, Refi Marwati ' Masjudi, Heri Maulina Sawitri Maya Cerlina Maytra Wirdona Meisya Amanda Fazira Melin Siburian Memi Martin Ilmayati Mery Sukmiwati Mesi Susanti Mochammad Farkhan Morina Riauwaty Muhamad Latiful Khobir Muhammad Akram Muhammad Arga Saputra Muhammad Arga Saputra Muhammad Arga Saputra Muhammad Azaldin Muhammad Muhajir Muhammad Muhajir, Muhammad Mulyadi Mulyadi Mutawakkil, M. Mufid Al Mutiara Mutiara Nabellia Nabellia Nabellia, Nabellia Nabila, Febi Nasril Ismail NASTITI KUSUMORINI Nelli Karolina Sitorus Niken Ayu Pamukas Novike Zullanda Selvi, Novike Zullanda Novita, Herparinda Novreta Ersyi Darfia Nur Addini Nur Aini Nur Asiah Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurfitri, Maya Nurhasan Nurhasan Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Oktavianti, Mila Pakpahan, Poltak Panggabean, Devi Yunita Pardamean, Erikson Sahala Pertiwi, Zuwini Poltak Pakpahan Poltak Pakpahan Pristiana, Aris Purba, Andre Manusun Purba, Yoshua Dewaman Mangapul Putra, Mutlas Ade Putra, Sanjaya Mandala Putri Noviayu Salsabila Hendri Putri, Annisa Dwi Putri, Atika Putri, Mega Novia Putri, Rianti RA, Sayyidina Abdul Qabidhi Rabil Yusuf Rabil Yusuf Rahmadona, Zikra Rahmat Iman Mainil Ramadhanita, Ramadhanita Rebeka Valensia Rhino Pamungkas Riauwaty , Morina Ridho Aldiokta RIDWAN AFFANDI Rika Sinaga Rinaldi Rinaldi Rini Mastuti Rio Persal Anugrah Risman Ferdiansyah Riswan, M Riva Mutiara Rizka Hasanah Rizki Putra Rizvi, Fharisa Nabila Rona Lestari Ronal Kurniawan Roslina ' Rudi Alfinda Saberina Hasibuan Sagitha Aulya Fanny Tanjung Salsabila Hendri, Putri Noviayu Santa, Santa Santikawati, Susi Sarah Pabiola Saragih Siallagan, Romensius Anggi AW Siburian, Melin Sihaloho, Rosalinda Simalango, Cindy Naomi Fadilla Christine Simanjuntak, Jan Stepfely Sinaga, Tomuso Angdi Suryani Siregar, Cici YP Siregar, Desty Sahroni Siregar, Morina Riauwaty Sri Wahyuni Suci Wulandari Sudirman, Isna Syafriadiman, Syafriadiman Syafruddin Nasution Syahputra, Mohamad Ardani Syahrul Hidayat Syaieba, Mutiara Tamba, Jaya Maruli Tanjung, Yuliza Virliansyah Telaumbanua, Siti Tia Suherianti Tjipto Leksono Tjipto Leksono Tomuso Angdi Suryani Sinaga Trisla Warningsih Tungkup, Mariana Lumban Ulandari, Ulfa Unggul Fitrah Heriadi Usman M Tang Usman M Tang Usman Muhammad Tang Vekri Ramadhi Wasmen Manalu Widarsa, Anang Wijaya, Rahmat Santosa Windarti Windarti Yetti Elfina Yetti Elfina S Yoshua Demawan Mangapul Purba Yosri Yosri Yovanie, Faira Yuharmen - Yuliati Yuliati Yulyawati Yulyawati Yunita Paramitha Hasibuan Yusni Ikhwan Yusni Ikhwan Siregar Yusuf, Rabil Zebua, Ratna Dewi Zikra Rahmadona Zissalwa, Fricilia Zulaiha ' Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain